PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibarengi dengan berkembangnya dan meningkatnya gaya hidup manusia semakin besar pula sampah yang dihasilkan. Selain itu pula industry semakin banyak bermunculan dalam skala besar maupun kecil. Perkembangan industri dapat membawa dampak bagi kehidupan manusia. Dampak positif yaitu membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Hal tersebut memang diharapkan oleh masyarakat dalam meningkatkan kualitas dan kenyamanan hidup. Sedangkan dampak negatifnya yaitu berupa limbah dan sampah yang dapat mencemari lingkungan sekitar. Bahkan tak disadari produksi limbah yang dihasilkan memiliki dampak yang cukup banyak terhadap lingkungan. Limbah yang dikeluarkan oleh industri biasanya berupa limbah cair dan limbah padat yang dalam hal ini termasuk sampah. Para pelaku industry di Indonesia kadang mengesampingkan pengelolaan lingkungan yang menghasilkan berbagai jenis-jenis limbah dan sampah. Limbah bagi lingkungan hidup sangatlah tidak baik untuk kesehatan maupun kelangsungan kehidupan bagi masyarakat umum, limbah padat yang di hasilkan oleh industri-industri sangat merugikan bagi lingkungan umum jika limbah padat hasil dari industri tersebut tidak diolah dengan baik untuk menjadikannya bermanfaat. Begitu pula dengan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga tak terhitung jumlahnya. Berbagai kajian studi telah dilakukan untuk dapat mempelajari serta memberikan solusi tentang permasalahan sampah. Sampah telah menjadi momok yang terus menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Tentunya sangat diperlukan suatu upaya khususnya dari masyarakat ataupun pelaku industri untuk memecahkan masalah limbah. Salah satu jenis sampah yang cukup membahayakan adalah sampah anorganik yang sangat sulit terurai dalam tanah. Apabila tidak dicarikan solusinya tentunya ini akan mengancam lingkungan hidup. Berdasarkan latar belakang yang tersebut perlu dilakukan kajian mendalam tentang dampak sampah serta cara-cara pengolahan limbah padat. Hal ini akan dijabarkan lebih lanjut dalam bagian pembahasan.

serta caracara penanggulangan atau solusi menangani masalah sampah.2 Ruang Lingkup Pembahasan Ruang lingkup pembahasan laporan ini adalah mengenai dampak sampah. Mahasiswa umumnya dapat memahami dan mempelajari tentang dampak umum yang disebabkan sampah. 3. . 2. Untuk membantu mahasiswa memahamni permasalahan yang ditimbulkan oleh sampah bagi manusia dan lingkungan.4 Manfaat Penulisan Adapun manfaat penulisan laporan ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk membantu mahasiswa menyalurkan ide-ide dalam mensolusikan 1. Untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa khusunya yang mendapat tugas pembuatan laporan ini serta mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Teknik Penyehatan Lingkungan dalam memahami dan mempelajari tentang dampak sampah. serta cara-cara penanggulangan atau solusi menangani masalah sampah.3 Tujuan Penulisan Penulisan laporan ini mempunyai tujuan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. 1. Mahasiswa dapat membekali diri dengan pengetahuan tentang sampah sehingga nantinya dapat memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan sampah. 2.1.

gas. zat. seperti bakteri. 18/1999 Jo. energy. Air limbah industri maupun rumah tangga (domestik) apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Penurunan kualitas lingkungan tersebut diakibatkan tidak terkendalinya pembuangan limbah dan emisi gas dari kegiatan industry. dan padat. virus. • Pengertian Baku Mutu Lingkungan Limbah dapat menimbulkan dampak negative apabila jumlah atau konsentrasinya di lingkungan telah melebihi baku mutu. Penyakit non infektius adalah penyaakit aakibat pencemaran limbah industry yang mengandung logam-logam berat. 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup mendefinisikan baku mutu lingkungan sebagai ukuran batas atau kadar mahluk hidup. industry berkembang dengan pesat. atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsure pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsure lingkungan hidup. Salah satu upaya untuk menanggulangi pencemaran lingkungan perlu baku mutu lingkungan. UU RI No. baku mutu lingkungan adalah ambang batas/batas kadar maksimum suatu zat atau . Limbah dari kegiatan industry dapat berupa limbah cair. dan parasit. mengetahui dampaknya terhadap kesehatan. Pada saat ini. Penyakit infektius adalah penyakit akibat pencemaran limbah rumah tangga yang mengandung mikroorganisasi.1 Pengertian Limbah Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Limbah adalah bahan buangan tidak terpakai yang berdampak negatif terhadap masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Penyakit yang terkait erat dengan dampak air limbah dapat diklasifikasikan menjadi penyakit non infektius dan infektius.KAJIAN PUSTAKA 2. Pencegahan dan penanggulangan dampak air limbah terhadap kesehatan dapat dilakukan dengan mengidentifikasi jenis limbah. limbah didefinisikan sebagai sisa atau buangan dari suatu usaha dan/atau kegiatan manusia. Dengan kata lain.PP 85/1999. Hal itu dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan. dan cara pengolahannya.

Dalam kehidupan manusia. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. B. baku mutu udara emisi. baku mutu air laut. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Untuk baku mutu emisi sumber tidak bergerak tertuang dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Baku mutu lingkungan mencakup baku mutu limbah padat. 13/MENLH/3/1995. yaitu batas kadar yang diperbolehkan untuk suatu zat atau bahan pencemar terdapat di dalam air. atau gas. yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. yaitu golongan A. dalam proses-proses alam tidak ada sampah. sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri (dikenal . terutama gas. Baku mutu air pada sumber air. industry dan tenaga listrik.komponen yang diperbolehkan berada di lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negative. Air golongan A adalah air yang dapat digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa harus diolah terlebih dahulu. Air golongan B adalah air yang dapat digunakan sebagai air baku untuk diolah sebagai air minum dan keperluan rumah tangga. Baku mutu udara aambien adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di udara karena tidak menimbulkan gangguanterhadap mahluk hidup dan/atau benda. Peraturan perundangan dan ketentuan lain tentang lingkungan hidup untuk penetapan baku mutu lingkungan tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. cair. Baku mutu limbah cair adalah batas yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dibuang dari sumber pencemaran ke badan air sehingga tidak mengakibatkan dilampauinya baku mutu air. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir. tetapi air tetap dapat digunakan sesuai dengan kriterianya. C dan D. Adapun baku mutu udara emisi adalah batas kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dikeluarkan dari sumber pencemar ke udara sehingga tidak mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien 2. dan baku mutu air pada sumber air. air pada sumber air dibedakan menjadi empat golongan. Air golongan D adalah air yang dapat digunakan untuk keperluan pertanian dan dapat dimanfaatkan untuk usaha perkotaan. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Menurut kegunaannya. baku mutu limbah cair. Air golongan C adalah air yang dapat digunakan untuk keperluan perikanan dan peternakan. 51/MENLH/10/95. Sampah merupakan konsep buatan manusia.2 Pengertian Sampah Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Pencemaran udara di lingkungan dapat dibedakan menjadi baku mutu udara ambient dan baku mutu udara emisi.

dapat diurai (degradable) 2. Sampah Konsumsi . Di luar kehidupan liar. misalnya daun-daun kering di lingkungan pemukiman. Sampah konsumsi 4. Sampah anorganik . Sampah manusia 3. Sampah Manusia Sampah manusia (Inggris: human waste) adalah istilah yang biasa digunakan terhadap hasilhasil pencernaan manusia. Sampah pertambangan Berdasarkan sifatnya 1. manufaktur. Jenis-jenis sampah Berdasarkan sumbernya 1.tidak terurai (undegradable) Sampah Alam Sampah yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami. dan konsumsi. Sampah organik . sampah-sampah ini dapat menjadi masalah. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing). seperti feses dan urin. seperti halnya daun-daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. Sampah industri 6. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu. Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air.juga dengan sebutan limbah). Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Sampah alam 2. dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. misalnya pertambangan. Sampah nuklir 5.

Oleh karena itu sampah nuklir disimpan ditempat-tempat yang tidak berpotensi tinggi untuk melakukan aktifitas tempat-tempat yang dituju biasanya bekas tambang garam atau dasar laut (walau jarang namun kadang masih dilakukan). . Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri. Sampah Nuklir Sampah nuklir merupakan hasil dari fusi nuklir dan fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidupdan juga manusia.Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang. Meskipun demikian. dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah.

botol. sisa sayuran. • 3. Sampah berbahaya contoh : Baterei. Menjadi sumber polusi dan pencemaran tanah. air dan udara . Rumah Tangga 2. sampah restoran. kaleng. dll yang tidak dapat mengalami pembususkan secara alami. Pertanian 3. besi. karet. Tempat berkembang dan sarang dari serangga dan tikus 2. sampah dibedakan menjadi tiga jenis yaitu : • • 2. Pasar dll. Perkantoran 4. 1. rempah-rempah atau sisa buah dll yang dapat mengalami pembusukan secara alami. Secara garis besar. jarum suntik bekas dll Permasalahan Sampah:: Secara umum pembuangan sampah yang tidak memenuhi syarat kesehatan lingkungan akan dapat mengakibatkan : • • 1. botol racun nyamuk. Sumber-sumber sampah • • • • • • 1. plastik. Perusahaan 5. Sampah Anorganik/kering Contoh : logam.PEMBAHASAN DAMPAK SAMPAH DAN SOLUSINYA 3. Sampah organik/basah Contoh : Sampah dapur.1 Dampak Sampah Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Rumah Sakit 6.

kecoa. merusak estetika kota. meningkat akibat sampah yang menggunung. antara lain sakit gangguan pernafasan. Pembuangan sampah‐sampah ke sungai.. Disaat musim hujan tiba. sungai tidak bisa menahan air sungai yang deras dan akhirnya terjadilah pengikisan tanah dan sangat tidak sanggup menahan tekanan air tadi dan lalu mencari daratan baru.Mungkin ini yang menjadi pangkal masalah. kolera. dll karena faktor pembawa penyakit tersebut. terhadap kesehatan. dan lingkungan secara keseluruhan. komunitas. Menjadi sumber dan tempat hidup kuman-kuman yang membahayakan kesehatan. Kegagalan dalam pengelolaan sampah berimbas pada menurunnya kualitas kesehatan warga masyarakat. disentri. yang akhirnya meluap kepermukaan dan akan menyebabkan banjir. Apalagi ada juga yang membuang limbah manusia ke sungai.. tapi dalam jangka waktu yang panjang cara seperti ini sebenarnya merugikan individu yang bersangkutan. Begitupun dampak dari sampah yang dibakar. karena polusi ini perlahan‐lahan akan membuat sebagian orang yang seharusnya hidup sehat menjadi sakit. Pembuangan sampah dan limbah ke sungai akan mengakibatkan terhambatnya proses air tanah. tapi bagaimana dengan masyarakat yang tinggal didaerah atau rumahnya jauh dari jangkauan tim gerak pembersihan sampah. Hal ini bisa mengakibatkan meningkatnya penyakit infeksi saluran pencernaan.• 3. mungkin pembakaran sampah di pekarangan rumah lebih praktis. Bahkan menurut ahli kesehatan. Polusi yang kelihatannya sedikit ini lama‐lama menjadi bukit. tifus. Apalagi kalau ada sampah‐sampah plastik yang tidak bisa diuraikan oleh tanah.mengakibatkan dampak buruk yaitu pertama. akan mengakibatkan menumpuknya sampah dan limbah. lalu tim gerak pembersihan sampah mengambil secara rutin. Karena tidak menutup kemungkinan masyarakat tersebut membuang sampah ke sungai‐sungai terdekat atau hanya ditumpuk begitu saja atau dibakar. . polusi sampah. dsb Pembuangan sampah yang selama ini banyak dilakukan adalah dengan ditumpuknya dipinggir jalan. meningkatnya penyakit demam berdarah. Apakah mereka tidak menyadari pentingnya air sungai bagi kehidupan masyarakat di desa‐desa. dan dalam jangka panjang dapat mempengaruhi arus investor ke daerah. Dampak Lingkungan Kotor dan Polusi Sampah Permasalahan mengenai sampah merupakan hal yang sangat membutuhan perhatian khusus karena sampah menjadi persoalan nasional. akan menyebabkan pencemaran terhadap air sungai tersebut. khususnya di TPA. terutama lalat.

artinya dapat menimbulkan kanker. Chikungunya dan lain‐lain. amoniak dan asap di udara. Macam pencemaran udara yang ditimbulkannya misalnya mengeluarkan bau yang tidak sedap. Lingkungan yang kotor dan polusi sampah inilah.Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan hidup belum optimal bahkan cenderung banyak masyarakat yang mengabaikannya. sedangkan ditinjau dari segi keindahan. Dampak Sampah Terhadap Lingkungan Uraian materi Pembuangan sampah yang tidak memenuhi persyaratan dapat menimbulkan dampak negative pada lingkungan. Pembakaran sampah dapat meningkatkan karbonmonoksida (CO). Sehingga hal ini banyak menimbulkan bencana seperti banjir. gas belerang. tentu saja menurunnya estetika (tidak sedap dipandang mata). asap yang ditimbulkan dari bahan plastik ada yang bersifat karsinogen. Pencemaran Lingkungan Sampah dari berbagai sumber dapat mencemari lingkungan. Pencemaran darat yang dapat ditimbulkan oleh sampah misalnya ditinjau dari segi kesehatan sebagai tempat bersarang dan menyebarnya bibit penyakit. . Bahan-bahan pencemar yang masuk kedalam air tanah dapat muncul ke permukaan tanah melalui air sumur penduduk dan mata air. Macam pencemarann perairan yang ditimbulkan oleh sampah misalnya terjadinya perubahan warna dan bau pada air sungai. Asap di udara. Untuk itu perlu penyadaran lebih mendalam kepada masyarakat agar mereka mau dan peduli terhadap lingkungan hidup. berhati-hatilah dalam membakar sampah. Masalah lingkungan adalah masalah kita bersama yang harus kita jaga kebersihan dan kesehatannya. Bahkan lingkungan yang buruk juga menimbulkan berbagai macam penyakit di masyarakat seperti Demam Berdarah ( DB). debu gas-gas beracun. tanah longsor. Lingkungan Sehat adalah Lingkungan Bebas Polusi. Jika bahan pencemar itu berupa B3 (bahan berbahaya dan beracun) mislnya air raksa (merkuri). yang menyebabkan masyarakat tidak menyadari hidup sehat dan akhirnya melimpahkan masalah ke pemerintah setempat. penyebaran bahan kimia dan mikroorganisme yang terbawa air hujan dan meresapnya bahan-bahan berbahaya sehingga mencemari sumur dan sumber air. Melalui perawatan rutin setiap hari jangan menunggu lingkungan rusak dan merugikan kita bersama. baik lingkungan darat. Dampak yang ditimbulkan sampah antara lain : 1. udara maupun perairan. karbondioksida (CO2) nitrogen-monoksida (NO).

jam tangan) mengandung merkuri atau cadmium. Penyumbatan Saluran Air dan banjir Sampah jalanan dan rumah tangga sering bertaburan dan jika turun hujan akan terbawa ke got/sungai. karena dapat menyebabkan gangguan pada syaraf. Adanya hewan-hewan penyebar penyakit tersebut mudah tersebar dan menajalar ke lingkungan sekitar. tikus. dan malaria. 2. maka akan berbahaya bagi manusia. sepatu menyala. 4. Penyakit-penyakit itu misalnya kolera. Penyebab Penyakit Tempat-tempat penumpukan sampah merupakan lingkungan yang baik bagi hewan penyebar penyakit penyakit misalnya : lalat. cadmium.chrom. Misalnya pada awalnya tetangga yang merasa dirugikan melaporkan kepada RT atau yang berwenang. tipus. Baterai bekas (untuk senter. Kondisi yang demikian perlu di ubah agar terjadi hal yang sebaliknya. timbale. cacat pada bayi. banyak got di musim hujan menjadi mampet karena penduduk membuang sampah disembarang tempat. dan bakteri patogen (penyebab penyakit). Selanjutnya ketua RT pejabat memanggil warganya untuk bermusyawarah dan mengadakan penyuluhan kebersihan. Kerukunan Permasalahan sampah dapat berkaitan dengan nilai kerukunan. Kesanggupan . akibatnya sungai tersumbat dan timbul banjir. Kebiasaan membuang sampaj di sungai dihilangkan. 3. diare. Dampak Sosial Terhadap masyarakat 1. nyamuk. kerusakan sel-sel hati atau ginjal. Hal yang demikian ini dapat menimbulkan keretakan hubungan antara tetangga. Orang yang sering membuang sampah di sekitar tempat tinggalnya dan mencemari ligkungan dapat menimbulkan ketidaksenangan tetangganya. disentri. atau sebaliknya justru dapat menambah kerukunan. jangan di buang disembarang tempat karena B3 didalamnya dapat meresap ke sumur penduduk. Selanjutnya banjir dapat menyebarkan penyakit. Akhirnya perlu diadakan gotong royong melakukan pembersihan lingkungan agar setia warga merasa bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya. kamera. 2. yakni dapat semakin meningkatkan kerukunan.

· Timbulan sampah dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus. kotor dan berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata. dan tidak membuang sampah yang tergolong bahan beracun dan berbahaya (B3) ke sembaranga tempat. menjaga kebersihan lingkungannya. mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman. rendahnya produktivitas) Dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan baik adalah sebagai berikut: a. dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi.Setiap warga hendaknya memiliki kesanggupan untuk menempatkan sampah pada tempatnya. yang berarti devisa negara juga menurun. Menurunnya kualitas lingkungan Menurunnya estetika lingkungan Timbulan sampah yang bau. Hal penting disini adalah meningkatnya pembiayaan-pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak mau kerja. d. Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun. Maka yang dipentingkan adalah kesadaran dan kesanggupan. 5. bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buuk karena sampah bertebaran dimana-mana. Terhambatnya pembangunan negara Dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan. memisahkan sampah yang terurai dan yang tidak teruai. . b. juga bukan merupakan pekerjaan yang mustahil untuk dilakukan. Pekerjaan tersebut bukanlah pekerjaan yang sulit dilakukan. Dampak Sampah Terhadap Keadaan Sosial Ekonomi · Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat . Gangguan Kesehatan: · Timbulan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi. · Memberikan dampak negative terhadap kepariwisataan. · Pengelolaan sampah tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. c.

dapat direduksi hingga mencapai 25%. b. maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti filosofi pengelolaan sampah. Pemanfaatan sampah organik. terdiri atas: 1). maka pengelolaannya akan menjadi lebih mudah dan baik.1. baik secara langsung maupun tidak langsung. Gb.2 Solusi Penanganan Sampah Pengelolaan Sampah Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan. Proses Pembuatan Kompos 2). serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit. seperti composting (pengomposan). Proses Pemilahan Sampah Gb. Filosofi pengelolaan sampah adalah bahwa semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya. Berdasarkan hasil. Sampah yang mudah membusuk dapat diubah menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk melestarikan fungsi kawasan wisata.2. penelitian diketahui bahwa dengan melakukan kegiatan composting sampah organik yang komposisinya mencapai 70%. Pemanfaatan sampah anorganik. Pencegahan dan Pengurangan Sampah dari Sumbernya Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik disetiap kawasan yang sering dikunjungi wisatawan. Pemanfaatan Kembali Kegiatan pemanfaatan sampah kembali. .3. Tahapan Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan adalah: a.

tetapi menimbulkan resiko karena berjnagkitnya penyakit menular. sisa sampah akhir yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan lagi hanya sebesar ± 10%. d. koran bekas. Mengurangi biaya angkut sampah ke TPS. serta memperkecil permasalahan sampah yang saat ini dihadapi oleh banyak pemerintah daerah. atau kertas daur ulang. pengelolaan TPA menjadi tanggung jawab masing-masing Pemda. sebenarnya sampah tidak dimusnahkan secara langsung. mengurangi luasan kebutuhan tempat untuk lokasi TPS. Tata cara Pemusnahan sampah Beberapa cara pemusnahan sampah yang dapat dilakukan secara sederhana sebagai berikut : a. Penumpukan. kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung. akan memberikan banyak manfaat. namun dibiarkan membusuk menjadi bahan organik. harus dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). plastik. Tempat Pembuangan Sampah Akhir Sisa sampah yang tidak dapat dimanfaatkan secara ekonomis baik dari kegiatan composting maupun pemanfaatan sampah anorganik. Di Indonesia. Pengelolaan sampah yang dilakukan. kaleng. . jumlahnya mencapai ± 10%. gelas dan botol air minum dalam kemasan. botol. Sedangkan pemanfaatan kembali secara tidak langsung. menyebabkan pencemaran. Dengan metode ini. c.Pemanfaatan kembali secara langsung. sederhana. Tidak memerlukan TPS yang luas. Metode penumpukan bersifat murah. Menjaga keindahan. Mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah. terutama bau. c. Kegiatan ini tentu saja akan menurunkan biaya pengangkutan sampah bagi pengelola kawasan wisata alam. b. sehingga pengelola wisata dapat mengoptimalkan penggunaan pemanfaatan kawasan. misalnya menjual barang bekas seperti kertas. misalnya pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari barang bekas. diantaranya adalah: a. Dengan pengelolaan sampah yang baik. kotoran dan sumber penyakit dana badanbadan air.

Lingkungan asri (bersih. Sampah kertas : Daur Ulang 1. 4. pengumpulan . namun cara ini memerlukan areal khusus yang sangat luas. Botol Bekas wadah kecap. pemrosesan. 2. koran. Sampah basah : Kompos dan makanan ternak 2. terutama kertas bekas di kantor. kardus kecualai kertas yang berlapis minyak. Pembakaran. Sampah basah dapat diolah menjadi kompos. 3. Kertas. Mengehemat Energi 3. majalah. Plastik bekas wadah shampoo. Metode ini hampir sama dengan pemupukan.nyaman) . air mineral. Material yang dapat didaur ulang : Manfaat pengelolaan sampah • • • • • 1. Sampah kering : Dipakai kembali dan daur ulang 3. Harus diusahakan jauh dari pemukiman untuk menhindari pencemarn asap. Mengehemat sumber daya alam 2. tetapi cekungan yang telah penuh terisi sampah ditutupi tanah. Cara pengkomposan meerupakan cara sederhana dan dapat menghasilkan pupuk yang mempunyai nilai ekonomi. Metode ini dapat dilakuakn hanya untuk sampah yang dapat dibakar habis. creamer dll baik yang putih bening maupun yang berwarna terutama gelas atau kaca yang tebal. o o o o o Pemanfaatan Sampah: Daur ulang Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan.sehat. o o o o 1. jerigen. Pengkomposan. ember dll 6. Menguranagi uang belanja 4. “Sanitary Landfill”. bau dan kebakaran. d. bekas kemasan kue dll. Besi bekas rangka meja. pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai. saos.b. c. Aluminium bekas wadah minuman ringan. besi rangka beton dll 5. Menghemat lahan TPA 5. sirup.

id/ .jala-sampah.or. fanta 200 Sumber koperasi pemulung 2003 sumber : panduan ibu pada http://www.NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 JENIS BARANG LAPAK HARGA/KG Gelas Aqua 1600 Kaleng Oli 1500 Ember biasa 1100 Keras (kaset. sprite. botol kecap) 150 Ember hitam (anti pecah) 800 Botol Aqua 700 Putian (botol bayclin. yakult. infus) 1600 Kardus 500 Kertas Putih 700 Majalah 350 Koran 500 Duplek (kardus tipis) 150 Semen 400 Besi Beton 700 Besi super 450 Besi pipa 250 Tembaga super 8000 Tembaga bakar 7000 Aluminium tebal 6000 Aluminium tipis 4000 Botol air besar 400 Botol bir kecil.

PENUTUP Pengelolaan sampah yang dilakukan. . Mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah. Tidak memerlukan TPS yang luas. Mengurangi biaya angkut sampah ke TPS. d. c. Menjaga keindahan. kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung. sehingga pengelola wisata dapat mengoptimalkan penggunaan pemanfaatan kawasan. b. akan memberikan banyak manfaat. diantaranya adalah: a.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.