Você está na página 1de 28

| 


 |   
  

        || | 
   

 
 |     
|
|    
   

Disusun oleh :

INGGIH PITUTUR : J110070002


SINTA ANGRA HENI : J110070052
ANGGI BARITA KUSUMA W : J110070053
AKHMAD ALFAJRI AMIN : J110070058

DEPARTMENT OF PHYSICAL THERAPY


MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA
DEFENISI
÷ 
         
   
      
  

÷ 
 
     
   
      
  
        

     
   

    
 
     

 
 ! "
DEFENISI
Frozen shoulder adalah kondisi dengan etiologi
tidak jelas yang di golongkan dari beberapa
kehilangan yang progresive dalam gerakan
shoulder joint baik aktif maupun pasive atau
keduanya, dengan gejala klinis yang timbul
seperti keterbatasan ROM, nyeri, dan
kelemahan otot. (J- Yang dkk:2007)
?N? OMI ER??N
?N OMI ER??N
?N? OMI ER??N
E IOLOGI
Dewasa ini penyebab dari Frozen Shoulder
(‰   
belum diketahui secara pasti
namun kemungkinan merupakan suatu
kelanjutan dari suatu reaksi radang dan trauma.
C   
dapat juga timbul karena
sindroma missuse dan disuse. Kemungkinan lain
c   
dapat disebabkan karena
immobilisasi lama, trauma, fraktur humeri,
hemiplegi, ‰  ‰   ‰ ‰  
  , ulmonary disease (  paru,  ‰
 ),       dan kelainan kelenjar
tyroid(Mudatsir:2002)
? OLOGI
roses ÿ   sendiri terdiri atas 3 fase antara lain:
(1) Fase   dimana berlangsung sekitar 2 ʹ 8 bulan dan nyeri
memburuk pada malam hari dan progresif terjadi
penurunan lingkup gerak sendi.
(2) Fase ÿ   atau kaku berlangsung sekitar 4 ʹ 12 bulan
dimana nyeri mulai berkurang namun terjadi penurunan
lingkup gerak sendi sampai 50% dibanding lengan yang
sehat karena selama periode nyeri jarang atau tidak
digunakan sehingga terjadi perlengketan jaringan.
(3) Fase ‰
 terjadi 12 ʹ 42 bulan. Saat fase ini terjadi
sedikit peningkatan lingkup gerak sendi bila dibantu dengan
latihan-latihan peningkatan lingkup gerak sendi.
G?S FISIO ER?I
ugas fisioterapi adalah memberikan pelayanan
professional yang bertanggung jawab pada
kesehatan individu, keluarga, masyarakat,
untuk mengembangkan, memelihara dan
memulihkan gerak dan fungsi tubuh
sepanjang daur kehidupan dengan
menggunakan penanganan secara manual,
peningkatan gerak, peralatan ( fisik,
elektroterapeutis dan mekanis ), latihan
fungsi, komunikasi (Menkes, R.I 2007).
L?ND?S?N G?S D?N WEWEN?NG
FISIO ER?I
1363/Menkes/SK/XII/2001 Yang isinya sebagai berikut :
(1)kemampuan melakukan justifikasi profesi, (2)
kemampuan melakukan proses fisioterapi sampai
dengan evaluasi, (3) kemampuan analisis yang
kompleks, (4) kemampuan melakukan pengukuran
fisioterapi, (5) kemampuan mendidik, (6)
kemampuan manajerial di bidang fisioterapi, (7)
kemampuan menjaga mutu pelayanan fisioterapi, (8)
kemampuan komunikasi, interaksi dan diskusi
dengan profesi kesehatan lain dan (9) kemampuan
melakukan penelitian.
S ? S KLINIS
KE ER?NG?N MM ENDERI ?
Nama : Ny. Lusina ri Siwi
mur : 51 ahun
No Reg : 070897127
Jenis kelamin : perempuan
?gama : Islam
ekerjaan : IR (ibu rumah
tangga)
D? ?-D? ? MEDIS RM? S?KI
?lamat : kecandran Indah 4/5
(Diagnosa Medis, Catatan Klinis, Medika
Sidomukti Salatiga
mentosa, asil Lab, Foto Rontgen, dll)

Diagnosa medis : Frozen Shoulder Sinistra

Medika mentosa:
Meloxicam 150mg 3xsehari
Ranitidine 3x sehari
Mef acid 2x sehari
1,6,b12 2xsehari
„ 
        
             

 „
„
„       ! "         
  #!    $ % %  &&'()  
      !      " "    (
„&                  
&"!    (

 „*
  " !   " " &   
  " 
*   #+'
„&  &#,'
!  #+'
„ 
     &    " "    !   
" &  ! (




-

  &   "  % !     " (  .
 +     /  "%/ !   
     " !   !    /  "   "
     &  &   ! "    

  „
-) „0
1(  „
*
2
    134564""
   789" 
!  ! ::95" 
 "!  3;%
   
    
:(
 „

#
  * "'


    & " !  &  
    ! & !  &  
    &!<<    &$ !  & 
 

* "
    $  !     "   &  
  "! "     &     


  „


&     

!" !  && "( $!  


"(!! 
    !  && & "  (
„


 &<!  &    &"   


  „
 „*

(  $

  -  
0    $ ,
  0 =
    $ ,
  0 +
&&    0 +
&&    0 +
&& 0 ,
&&   $ +
)(  $

  -  
0    $ ,
  0 =
    $ ,
  0 +
&&    0 +

&&    0 +

  $   && 0 ,


   " &&   $ +
  &"   >  

     
0  , ,
  , =
  , ,
  , +
&&    , +
&&    , +
&& , ,
&& , +
 <   

MOVEMENT MUSCLE INERVASI GRADE


Shoulder Flexion ?nterior Deltoid, C5-6 : ?xilary n. 4
Supraspinatus, C6-C7 :
Choracobrachialis Musculocutaneous n.
Shoulder Extension Latissimus dorsi, teres C5-6 : Subscapular n. 4
major, posterior deltoid C6-8 : hoaracodorsal n.
Shoulder ?bduction Midle Deltoid, C5-6 : Suprascapular n. 4
Supraspinatus C5-6 : ?xilary n.
Shoulder orizontal ?D osterior Deltoid C5-6: ?xilary n. 4
Shoulder orizontal ?DD ectoralis Major C5-7 : Lateral ectoral n. 4
C8- 1 : Medial  n.
Shoulder External Infraspinatus, eres C5-6 : Suprascapular n. 4
Rotation Minor ?xilary n.
Shoulder Internal Subscapularis C5-7 : Lateral ec n. 4
Rotation C5-6 : Subscapular n.
C6-8 : horacodorsaln.
C8- 1 : M. ectoral n.
-


GERAKAN ROM PASIEN ROM NORMAL   „


 
S 50-0-110 50-0-70 *  "  
F 80-0-20 170-0-75 2*

F(s90) 80-0-20 90-0-80


1(    
R(s90) 40-0-30 :(      
3(    
8(        
(   <!  
;(   <!  
?(    
7(      

 ! "  "  .


  " :
    8
    ;
  „
„-0% 
-%
  
-
& $  ""! " <  > ! .  !  
 ! &   ""!   . "   !
  ! &   " " "&/    "   

  „
„ 0
-
*  "  
** „

0: tidak di bantu 10: Dengan bantuan penuh

 << " 4

 && !   4

 "  .   ! .  4

".  !  4

 " <  ! .  4

 "     ;

 ">     14

         4


 „
 @* 

  „

#* -A

'


0„
& !  #,'
  ! &   &!<$&B & 
 $ <#+'
*&!  #,'
    
  -

  / " &<! "

A& < $"


A! <& <

!" &&
    
    0

*
  !" 
&&

& > 
    
  <9 " "-
 "
& 
   
 ! /# %
% . 
*'
*-

0
- 

 
1(  !     &   
 
:(
!" && "( $!   "(!!  *
)
3(     !  &  
   !
8(  .    -
" 
(  .    
 &

0A--
1(   "  " "    "   
     
:(   "  "  <    <
" 
3(   " ""! " ">     
8(   !   
 
 |

@    
  5"     !  &  
 " -!  &  
  5"   !" &&
    . 
@   . 
  "  " $  * "" " 

 

   


&>/ * "


9< < & >% o)     
!  9 < o  "       
" o  &        
"
o !  9< <
  o " "  $ C
D
   "   2*

    <     


-  "   & &"  
*  "  
* 9
 
--

 „
0
- 
E& /" 
E&  " 

&>/   "
E& $ & " 
A   <     &    
E& <&" <" 
!  
 ! !     
)        ! 
9< <
& > !
    "!  &  ! !    
>#    '     " "    
  "    " "      !
 !      !    ! "  <& ! 
   <    : F  !   "
   #" 79'  1 " 
 $
   -&   $

 < && $ "    


           . 
   !"
   !      . 

  "       " " 
 !         !
   "   $$ < %
  %  $<& !  && !! 
  $! 
 $ "   "&" 
   !"
   + " &"  
 !
  &&  . 
  ! .   !     
 . 
2


/    "   2*

  1 : 3 8 
*" : : 3 : 1
  8 3 3 : :
  ; ; 8

8 
/ -  "   & &"  
 4+4+11
0 64+4+:4
1  :  3  0#
64' 144+4+:4

 4+4+114
 4+4+11
 4+4+11 #
4'  4+4+34
0 74+4+:4 0 7 +4+:4 0 64+4+:4
0#
64' 74+4+:4 0#
64' 144+4+:4 0#
64' 144+4+:4
#
4' 84+4+34 #
4'  4+4+34 #
4'  4+4+34  

 4+4+11
0 64+4+:4
0#
64' 144+4+:4
#
4'  4+4+34
  „
„ 0
-
*  "  
** „

0: tidak di bantu 10: Dengan bantuan penuh

AKTIFITAS T1 T2 T3 T4 T5

 << " 4 4 4 4 4

 && !   4 4 4 4 4

 ".  ! .  4 4 4 4 4

 ".  !  4 4 4 4 4

 "<  ! .  4 4 4 4 4

 "     ; ; 8

 ">    14 14 7 7 ?
  |  
  "   
>  " 1.   " 
&  $&B &      " !   $& !
   " !  
     
     $ & 
&""  

 |   
  „-*
 

@  )-„* 
 *  - 
A--
  „ „„@--)G-
@   
  „ 
 
 „„„ „
*