P. 1
Undang-Undang Kepabeanan (Dalam Satu Naskah)

Undang-Undang Kepabeanan (Dalam Satu Naskah)

|Views: 2.107|Likes:
Publicado porYudha Nur Rahmani

More info:

Categories:Types, Legal forms
Published by: Yudha Nur Rahmani on Jun 01, 2011
Direitos Autorais:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2015

pdf

text

original

(1)Untuk kepentingan pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan larangan dan
pembatasan, instansi teknis yang menetapkan peraturan larangan dan/atau pembatasan
atas impor atau ekspor wajib memberitahukan kepada Menteri.
(2)Ketentuan mengenai pelaksanaan pengawasan peraturan larangan dan/atau pembatasan

UU 10/1995

UU 17/2006

56

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dengan atau berdasarkan peraturan
menteri.

(3)Semua barang yang dilarang atau dibatasi yang tidak memenuhi syarat untuk diimpor atau
diekspor, jika telah diberitahukan dengan pemberitahuan pabean, atas permintaan importir
atau eksportir:
a.dibatalkan ekspornya;
b.diekspor kembali; atau
c.dimusnahkan di bawah pengawasan pejabat bea dan cukai
kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
(4)Barang yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor atau diekspor yang tidak diberitahukan
atau diberitahukan secara tidak benar dinyatakan sebagai barang yang dikuasai negara
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68, kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penjelasan Pasal 53
Ayat (1)

Sesuai dengan praktik kepabeanan internasional, pengawasan lalulintas barang
yang masuk atau keluar dari daerah pabean dilakukan oleh instansi pabean.
Dengan demikian, agar pelaksanaan pengawasan peraturan larangan dan
pembatasan menjadi efektif dan terkoordinasi, instansi teknis yang bersangkutan
wajib menyampaikan peraturan dimaksud kepada Menteri untuk ditetapkan dan
dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ayat (2)

Cukup jelas.

Ayat (3)

Barang yang dilarang atau dibatasi impor atau ekspornya yang tidak memenuhi
syarat yaitu barang impor atau ekspor yang telah diberitahukan dengan
pemberitahuan pabean, tetapi tidak memenuhi persyaratan sebagaimana diatur
dalam ketentuan larangan atau pembatasan atas barang yang bersangkutan.
Yang dimaksud dengan diberitahukan dengan pemberitahuan pabean dalam pasal
ini dapat berupa pemberitahuan kedatangan sarana pengangkut, pemberitahuan
impor untuk dipakai, dan pemberitahuan ekspor barang.
Permintaan importir atau eksportir untuk membatalkan ekspornya, mereekspor,
atau memusnahkan tidak dapat disetujui jika peraturan perundang-undangan yang
berlaku menetapkan lain.

Ayat (4)

Yang dimaksud dengan ditetapkan lain berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku yaitu bahwa peraturan perundang-undangan yang
bersangkutan telah mengatur secara khusus penyelesaian barang impor yang
dibatasi atau dilarang, misalnya impor limbah yang mengandung bahan berbahaya
dan beracun.
Penerapan sanksi administrasi pada ayat ini tidak mengurangi ketentuan pidana.

Bagian Kedua

UU 10/1995

57

Pengendalian Impor atau Ekspor Barang
Hasil Pelanggaran Hak Atas Kekayaan Intelektual

You're Reading a Free Preview

Descarregar
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->