Você está na página 1de 2

MUI Fatwakan Ada Praktik Syirik di Makam Mbah Priok | Republika Online http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/10/08/1...

Minggu, 10 Rajab 1432 / 12 Juni 2011 | 19:11

HOME

NASIONAL

INTERNASIONAL

DUNIA ISLAM

EKONOMI

EKONOMI SYARIAH

SEPAKBOLA

LAINNYA

Home Dunia Islam Islam Nusantara

MUI Fatwakan Ada Praktik Syirik di Makam Mbah Priok


Selasa, 10 Agustus 2010 06:19 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengeluarkan fatwa syirik terhadap praktik ziarah di Makam Habib Hasan Alhadad atau Mbah Priok. "Ada penyimpangan dalam ibadah yang mengarah pada perbuatan syirik," kata Ketua MUI Pusat, Ma'ruf Amien, usai konferensi pers di Islamic Center, Koja, Jakarta, Senin (9/8). Menurut Ma'ruf, MUI tidak akan mengeluarkan fatwa untuk melarang seluruh kegiatan yang dilakukan para peziarah. "Hanya yang menyimpang saja," ujarnya. Mengeluarkan fatwa merupakan salah satu rekomendasi dari tim pengkaji kasus makam ini. Kajian tersebut menemukan, bahwa ada beberapa kegiatan dalam ziarah yang tidak sesuai syariat Islam. MUI pun memberi contoh beberapa hal yang berbau syirik. "Misalnya pengelola mengharuskan peziarah berpakaian serbaputih, tidak boleh bercelana panjang, dan meninggalkan makam harus dengan berjalan mundur," ujar Ketua Tim Pengkaji, Syafi'i Mufid, di tempat yang sama.

KH Ma\'ruf Amien

TERKAIT :
PBNU : Infotainment tidak Haram MUI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pemilukada Langsung Sahal Mahfudh Terpilih Lagi Jadi Ketua MUI MUI Haramkan Nikah Wisata MUI Keluarkan Fatwa Haram Ubah Jenis Kelamin

Terkini

Terpopuler

Mata Rantai Cek Pelawat Bisa Terputus Jika Nunun Hilang Yuk Lihat 110 Foto Bung Karno yang Langka SBY Bertemu PM Singapura, Tapi Kok tak Bahas Soal Ekstradisi Koruptor? Pemerintah Belum Pastikan Perubahan BPIH 2011 Rencana Kenaikan Tarif Angkot di Bekasi Menuai Protes

Ia juga menyebutkan peziarah mengultuskan makam tersebut secara berlebihan. "Peziarah meyakini air mineral yang dibawa ke makam bisa membawa berkah, bahkan disamakan dengan air zamzam," paparnya. Selain itu, hasil kajian juga menunjukkan beberapa materi ceramah para peziarah yang menyimpang dari syariat Islam, seperti pernyataan 'Mbah Priok akan hadir dan kembali ke dunia bersama kita (umat), minum kopi, dan makan bersama kita'. Bahkan ada pula penjelasan 'nanti kalau kita mati akan dijemput oleh Habib Hasan dan Rasulullah SAW'. Redaktur: Arif Supriyono Reporter: c26 STMIK AMIKOM
Share

2077 reads 0

ghazawa, Rabu, 1 September 2010, 04:14 masyarakat tradisional yang belum banyak menggunakan akalnya ya seperti itu...
Balas

abu merapi, Jumat, 20 Agustus 2010, 20:30 makan nasi juga bisa syirik kalo salah niat...
Balas

Abusamman, Selasa, 17 Agustus 2010, 05:08 Tunggu Sebentar! Jangan buru2 bilang syirik dulu. Syirik itu kerjaan hati. Tidak dilihat Zhahir. Jika syirik itu dinilai zhahir, maka sujudnya para malaikat kepada Nabi Adam pun syirik. Jika betul ini fatwa MUI, maka berarti MUI sudah kemasukan definisi syirik ala Wahhabiyyah..
Balas

Wilayah :
Minggu, 12 Jun 2011 19:11:29 embed

Subuh Dhuhur Ashar Maghrib Isya

04:38:13 11:55:20 15:16:16 17:48:48 19:03:29

syukriansyah, Jumat, 13 Agustus 2010, 16:16 Sedih dan miris melihat keadaan umat islam skarang ini,sdah tidak bisa membedakan mana kemusyrikan dan mana yang termasuk nilai ibadah, dari anak-anak kecil sudah diajarkan musyrik oleh mereka yang mengerti tentang Islam,datang ke makam bukan sebagai Ibrah/pelajaran namun cari Berkah,pemuka Islam hrs turun,but where?
Balas

aBDULLAH, Kamis, 12 Agustus 2010, 16:01 Nau'dzubillah min Dzalik "sudah mulai banyak kesyirikan, dan manusia sudah terbiasa dengan kesyirikanya (Sholat di Kuburan, meminta berkah orang yg sudah mati,mengagungkan seorang ahli ibadah atau ahli ilmu yg sudah meninggal secara berlebihan,, "Ingatlah Adzab Allah itu Dekat"
Balas 1 2 3

1 of 2

6/12/2011 7:14 PM

MUI Fatwakan Ada Praktik Syirik di Makam Mbah Priok | Republika Online http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/10/08/1...

Isi Komentar
Nama Komentar Home Ekonomi Nasional Internasional Dunia Islam Ekonomi Syariah Sepakbola Otomotif Forum

Email

Pendidikan Senggang Olahraga Trendtek Konsultasi Video Gaya Hidup

Jurnal Haji Republika Koran E-paper Tarif Iklan @newsroom Arsip Tokoh Perubahan

* Silahkan mengisi kode keamanan Jumlah karakter tersisa: 320 atau login dengan Mahaka ID Anda

REPUBLIKA COMPANY

CONTACT US

ABOUT US

TERM OF USE

PRIVACY POLICY

Follow Us :

2 of 2

6/12/2011 7:14 PM