Você está na página 1de 6

BAB V ANALISA KEBUTUHAN

5.1. Functional Requirement

Kebutuhan fungsional yang harus ada dalam sistem yang akan dibuat ini adalah sebagai berikut: 1. Sistem harus dapat meningkatkan akurasi laporan terhadap stock barang. 2. Sistem harus dapat menangani proses penjualan dalam pemberian harga barang yang relevan kepada konsumen. 3. Sistem harus dapat menangani membantu dalam kegiatan pengendalian dan pengawasan 4. Sistem harus dapat meningkatkan proses pelaporan secara cepat dan akurat. 5. Sistem mebantu dalan proses pelayanan yang cepat terhadap konsumen

5.2. Nonfunctional Requirement

Kebutuhan nonfungsional adalah kebutuhan tambahan yang tidak memiliki input, proses, dan output. Namun demikian, kebutuhan nonfungsional ini sebaiknya dipenuhi, karena akan sangat menentukan apakah sistem ini akan digunakan user atau tidak. Kebutuhan nonfungsional ini dapat dikategorikan berdasarkan PIECES framework.

Berdasarkan perfomancenya, sistem diharapkan dapat

mempersingkat waktu yang

dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap pekerjaan. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin besar troughput yang dapat dihasilkan. Peningkatan kecepatan dan troughput ini diharapkan dapat terjadi pada semua proses/pekerjaan. Besarnya peningkatan ini tergantung pada jenis proses/pekerjaannya. Peningkatan kecepatan dan troughput untuk beberapa proses dapat dilihat pada System Improvement Objective pada pembahasan sebelumnya. Selain itu, dengan di bangunnya sistem baru, akurasi terhadap pengelolaan stock obat menjadi tepat.

Kebutuhan nonfungsional berdasarkan information dari PIECES framework adalah terintegrasinya data, terutama dalam penyampaian informasi untuk harga barang yang telah

ditetapkan kepada konsumen. Degan eadanya integrasi data ini diharapkan pengelolaan data tersebut akan lebih mudah dan cepat, terutama dalam penetepan harga obat. Sistem yang baru juga diharapkan dapat mencegah terjadinya redundancy data dan dapat menjaga akurasi dan konsistensi data. Akurasi dan konsistensi data sangat dibutuhkan untuk mencegah kesalahan penetapan harga obat. Akurasi data dapat dijaga dengan meminimalisasi terjadinya kesalahan dalam pencatatan, sedangkan konsistensi dapat dijaga dengan perancangan dan implementasi database yang baik. Penetapan harga barang dikelola oleh apoteker pengelola apotek Hal ini dapat dilakukan dengan pemberian login kepada beberapa apoteker pengelola apotek yang ertindak sebagai user.

Kebutuhan nonfungsional dari segi ekonomi adalah lambannya dalam pengelolaan data sehingga mempengaruhi dalam proses pelaporan data. Dalam proses pengelolaan data untuk menghasilkan sebuah laporan yang akurat terkadang terjadi kesalahan akibat sistem yang belum terkomputerisasi. Antara pendataan barang dan pelaporan terkadang tidak seimbang (balance) yang mengakibatkan terjadinya selisih. Dari segi ekonomi, hal ini membuat suatu kerugian apabila laporan tidak akurat. Selain itu, penggunaan kertas yang berlebihan akibat proses pencatatan yang sering terjadi kesalahan dan juga pemborosan tempat pada media penyimpanan.

Kebutuhan nonfungsional dari segi pengontrolan sistem yang diinginkan user antara lain adalah pengendalian dan pengawasan terhadap kinerja dan pengelolaan data beserta stock barang di apotek abadi. Belum adanya sistem yang saling terintegrasi mengakibatkan kurangya pengawasan yang baik untuk apotek ini. Pemilik apotek yang merupakan pemilik sistem sulit untuk mengendalikan data. Hal ini juga berhubungan langsung dengan stock obat yang tersedia di apotek. Stock obat yang masih dengan metode pencatatan sulit untuk dikendalikan. Akibatnya, sering terjadi kesalahan yang disebabkan oleh manusia (human error) seperti lupa mencatat, duplikasi pencatatan, dan sebagainya. Dengan adanya sistem ini, diharapkan kontrol dan pengawasan terhadap data di Apotek Abadi ini dapat berjalan baik dan menghindari kekosongan terhadap stock barang.

Kebutuhan dari segi efisiensi yaitu dalam proses pengolahan data untuk transaksi penjualan dan pengelolaan stock barang yang sering terjadi duplikasi data. Melalui sistem yang dibuat, efesiensi dan akurasi terhadap data akan terwujud dan mampu memperbaiki kinerja di apotek yang sebelumnya masih menggunakan sistem yang belum terkomputerisasi.

Dari segi service, sistem diharapkan memiliki tampilan yang user friendly, yaitu dengan menggunakan GUI. Tampilan yang user friendly dapat memudahkan user dalam mempelajari, memahami, dan menggunakan sistem. Tampilan data pada sistem juga diharapkan terstruktur dengan baik, sehingga mudah dibaca.

Kebutuhan nonfunctional yang telah diuraikan di atas dapat dirangkum dalam tabel di bawah ini, dengan klasifikasi PIECES framework:

Jenis Kebutuhan Non-Functional


1. Perfomance
-

Penjelasan

Pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan dengan cepat

Akurasi terhadap data tepat

2. Information

Menghasilkan

informasi

yang

tepat

kepada konsumen Sistem yang sudah saling terintegrasi dengan baik 3. Economic Data yang konsisten Informasi yang relevan Penghematan biaya operasional Biaya yang dibutuhkan untuk

pengembangan sistem tidak melebihi budget yang sudah ditentukan 4. Control Pengendaian kinerja apotek Pengwasan terhadap pengelolaan data dan stock obat 5. Eficiency Membuat log dari setiap aktivitas user. Melakukan back up terhadap data Mengurangi duplikasi data Menghasilkan laporan yang cepat dan akurat

6. Service

Memberikan pelayanan yang baik dan tepat kepada konsumen

Menggunakan GUI yang bersifat user friendly

Tabel 1. Klasifikasi Kebutuhan Nonfunctional berdasarkan PIECES

5.3. Prioritas Kebutuhan

5.3.1. Mandatory Requirement

Fungsi-fungsi yang harus ada dalam prototipe sistem versi 1.0 sebagian besar merupakan kebutuhan fungsional.mandatory requirement dari sistem ini adalah: 1. Sistem harus dapat menangani akurasi pengelolaan stock obat . 2. Sistem harus dapat menangani dalam memberikan informasi yang tepat dan relevan kepada konsumen. 3. Sistem harus dapat menangani proses pengawasan dan pengendalian terhadap pengelolaan data dan informasi 4. Sebuah sistem informasi pelaporan baik stock obat, transaksi penjualan, data dokter,dan sebagainya. 5. Sistem harus mendukung proses bisnis dengan memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen 6. Data harus konsisten

5.3.2. Desirable Requirement

Desirable requirement adalah kebutuhan yang tidak harus dipenuhi pada prototipe versi 1.0. Desirable requirement tidak terlalu penting, namun harus ada pada sistem (versi terakhir prototipe). Berikut ini adalah desirable requirement dan prioritasnya masing-masing:

No 1
Desirable Requirement Memberikan data pengelolaan stock obat yang akurat

Prioritas 1

Pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat sampai dengan 60% untuk memperbaiki sistem yang belum terkomputerisasi sebelumnya

Data terintegrasi (terutama antara apoteker pengelola apotek beserta jajarannya) untuk membanyu kinerja sistem di apotek abadi.

Mencegah terjadinya redundancy data.

Data harus akurat, yaitu dengan meminimalisasi terjadinya kesalahan pencatatan data.

Mengurangi biaya operasional pada sistem yang belum terkomputerisasi

Biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan sistem tidak melebihi budget yang sudah ditentukan

9 10 11

Membuat log dari setiap aktivitas user. Memiliki backup data Meningkatkan keamanan data, pengendalian, dan pengawasan terhadap pengelolaan data dan informasi

3 2 1

12 14 15

Mengurangi duplikasi data akibat kesalahan dalam pencatatan Memberikan data-data yang akurat pada hasil pelaporan Data yang ditampilkan harus mudah dibaca dan terstruktur.

2 2 3

16.

Sistem harus user friendly (menggunakan GUI), sehingga memudahkan user dalam mempelajari, memahami, dan menggunakannya.

Tabel 2. Prioritas User Requirement

Keterangan : Prioritas 1 diberikan kepada kebutuhan yang bukan merupakan mandatory requirement yang paling dibutuhkan dan memberikan peran paling signifikan pada sistem yang baru. Prioritas 2 diberikan kepada kebutuhan yang bukan merupakan mandatory requirement yang cukup dibutuhkan dan memberikan peran cukup signifikan pada sistem yang baru. Prioritas 3 diberikan kepada kebutuhan yang bukan merupakan mandatory requirement yang tidak terlalu dibutuhkan pada sistem yang baru., tetapi tetap dibutuhkan untuk mendukung sistem tersebut.