Você está na página 1de 50

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Materi Kelas VIII PERTUMBUHAN

1 Yaitu proses pertambahan jumlah, bentuk, ukuran serta fungsi sel akibat adanya pembelahan sel. 2 Bersifat kuantitatif, dapat diukur dengan suatu alat ukur tertentu, serta dapat terlihat secara fisik. 3 Bersifat irreversibel 4 Untuk tanaman dapat diukur dengan Auksanometer (busur tumbuhan pada tanaman). Untuk manusia dan hewan dengan menggunakan alat ukur yang beragam.

PERKEMBANGAN
1 Yaitu proses menuju kedewasaan (kematangan pada sel). 2 Bersifat kualitatif dan tidak dapat diukur dengan suatu alat. 3 Ditandai dengan berfungsinya alat-alat reproduksi pada makhluk hidup. 4 Untuk tanaman dengan keluarnya bunga serta buah. Untuk manusia dan hewan dengan mulai berfungsinya alat reproduksi yaitu menghasilkan sel gamet jantan (sperma) dan sel gamet betina (ovum), serta melangsungkan keturunan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup A. FAKTOR DALAM 1. Genetika 1 Yaitu ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat keturunan 2 Dibedakan menjadi 2 yaitu genotip (yaitu sifat yang tidak tampak dari luar tubuh makhluk hidup) dan fenotip (yaitu sifat fisik yang tampak dari luat tubuh makhluk hidup).

Contoh : 0 Rambut lurus keriting 1 Kulit hitam putih 2 Rasa buah manis asam 3 Batang tumbuhan panjang pendek 4 Bulu mata tebal tipis, dll 2. Hormon Yaitu senyawa kimia yang terdiri dari protein yang berfungsi sebagai zat perangsang/mengaktifkan sel-sel untuk bertumbuh dan berkembang. Biasanya terdapat hampir di semua makhluk hidup. Untuk tumbuhan disebut dengan FITOHORMON. Pada hewan dan manusia biasanya hampir sama tipe hormonnya, seperti : a. GH = Growth Hormone, bila kelebihan hormon ini akan mengakibatkan pertumbuhan raksasa/luar biasa yang disebut dengan Gigantisme b. Tiroksin = Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar Tiroid dan berfungsi untuk mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Bila kekurangan horomon ini pada masa kanak-kanak akan menyebabkan pertumbuhan yang lambat dana mental yang terbelakang yang disebut dengan Kretinisme. c. FSH = Folikel Stimulating Hormone, yaitu horomon yang berfungsi untuk meranagsang pembentukan folikel sel ovum. d. Androgen = Hormon yang dapat memperlihatkan ciri-ciri sekunder untuk pria e. Estrogen = Hormon yang dapat memperlihatkan ciri-ciri sekunder pada wanita

f. Neuropeptida = semacam horomon pada hewan tingkat rendah, yang berfungsi untukmerangsang pertumbuhan dan regenerasi. Pada tumbuhan , fitohormon ditemukan pertama kali pada ujung koleoptil tumbuhan Avena sativa, oloeh Friedrich August Ferdinand Went, seorang warga negara Belanda pada tahun 1863-1935.

Macam FITOHORMON adalah :

a. AUXIN/IAA Banyak ditemukan di bagian ujung tunas dan ujung akar Berfungsi untuk : Merangsang perpanjangan sel Merangsang pembentukan bunga dan buah Merangsang perpanjangan titik tumbuh Menggiatkan sel-sel kambium untuk membentuk sel-sel baru. b. GIBERELIN Ditemukan pertama kali oleh Fujikuroi Kurusawa (1926) pada jamur parasit tanaman padi yaitu Giberella fujikuroi/Fusarium moniliformae. Berfungsi untuk ; Merangsang aktivitas jaringan kambium Merangsang pertumbuhan lebih cepat. Merangsang tumbuhan lebih ceat tinggi dari normal. Merangsang pertumbuhan bunga lebih cepat Menghambat pertumbuhan biji/dormansi biji.

1. 2. 3. 4. 5.

c. SITOKININ

Ditemukan pertama kali pada batang tembakau

1. 2. 3. 4.

Berfungsi untuk : Merangsang pembelahan sel pada tunas Merangsang pertumbuhan ke arah lateral dari pucuk Merangsang pelebaran daun Merangsang pertumbuhan akar

d. KALIN Berfungsi untuk :merangsang pembentukan organ Macamnya adalah : KAULOKALIN yaitu berfungsi untuk merangsang pembentukan batang RHIZOKALIN yaitu berfungsi untuk merangsang pembentukan akar FILOKALIN yaitu berfungsi untuk merangsang pembentukan daun. ANTHOKALIN yaitu berfungsi untuk merangsang pembentukan bunga

1. 2. 3. 4.

e. ASAM ABSISAT Yaitu hormone yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan tanaman dengan cara memperlambat metabolisme tanaman , melalui proses dormansi. Dormansi tumbuhan seperti dengan menggugurkan daun dan memperlambat metabolisme tumbuhan. Berperan pada saat lingkungan tidak menguntungkan, seperti musim kemarau atau dingin. Pada tanaman tertentu dengan menggugurkan daun untuk mempertahankan kehidupan. f. ASAM TRAUMALIN Berfungsi untuk memperbaiki pelukaan yang terjadi pada tumbuhan dengan membentuk jaringan kalus. Jaringan kalus inilah yang akan menutup luka tersebut sehingga tumbuhan tidakakanmati tetapi meempebaiki diri dengan jaringan yang baru. Kemampuan tanaman untuk memperbaiki bagian tubuhnya yang terlukaa disebut

restitusi/regenerasi. g.. ETILEN Merupakan hormon yang berbentuk gas. Hormon ini berfungsi untuk mempercepat pematangan buah dan memperkuat batang. Dapat berinteraksi dengan hormone lain dan memiliki fungsi yang khusus. Seperti berinteraksi dengan hormone auxin, maka akan dapat memacu proses pembungaan pada tanaman nanas dan mangga. Saat berinteraksi dengan hormone giberellin, maka dapat mengatur perbandingan antara bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan monoceus. h. DORMIN Merupakan hormone yang berfungsi mengatur proses pengguguran daun pada tanaman semak atau tumbuhan berkayu. Cara kerja hormone ini bertolak belakang dengan hormone giberellin dan sitokinin. B. FAKTOR LUAR 1. SUHU Dibedakan menjadi 3 yaitu : a. Suhu minimum yaitu suhu yang berada dikisaran bawah dari keadaan normal yang memungkinkan makhluk hidup untuk bertumbuh dan berkembang. b. Suhu optimum yaitu suhu yang palingbaikuntuk makhluk hidup bertumbuha dan berkembang c. Suhu maksimum yaitu suhu yang berada di kisaran atas dari keadaan normal yang memungkinkan makhluk hidup untuk bertumbuh dan berkembang. 2. CAHAYA Merupakan faktor yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan. Faktor ini juga dapat menjadi faktor penghambat pertumbuhan dan perkembangan makhluk.

Pada Tumbuhan Setiap tumbuhan tidak sama dalam menanggapi respon terhadap lamanya penyinaraan serta intensitas cahaya yang diterima. Keadaan ini disebut dengan Fotoperiodisme. Hal ini dikendalikan oleh pigmen warna yang mengabsorpsi cahaya,yaitu pigmen fitokrom. Berdasarkan peristiwa fotoperiodisme ini maka tumbuhan dibedakan menjadi : a. Tumbuhan berhari pendek, contohnya : Dahlia, Ester, krisantinum, Stroberi b. Tumbuhan berhari panjang, contohnya : bayam, Selada, Gandum dan Kentang Contoh lainnya adalah peristiwa ETIOLASI pada tumbuhan yang memungkinkan tumbuhan tumbuh dengan cepat di daerah yang kekurangan cahaya. Tanaman yang mengalami etiolasi akan memperlihatkan gejala klorosis pada batang, daun dan akar. Sehingga kalau dibiarkan akan mati. 3. KELEMBABAN Terbagi mejadi 2 macam yaitu : a. Kelembaban Udara yang berperanan terhadap proses transpirasi yang berkaitan dengan penyerapan unsur hara dalam tanah. Kelembaban udara yang tinggi akan dapat mendukung proses pertumbuhan. b. Kelembaban Tanah yang berperanan dalam kandungan unsur hara/zat organik dan anorganik yang terkandung dalam tanah. Aerasi yaitu banyaknya jumlah udara yang terdapat dalam tanah.. Hal ini berguna untuk mempertinggi aktivitas metabolisme tumbuhan. 4. AIR Air merupakan faktor vital bagi makhluk hidup, terutama bagi tumbuhan. Tetapi bila terlalu banyak atau sedikit akan memperlihatkan gejala ketidaknormalan. Begitu juga

dengan hewan dan manusia,akan mengalami dehidrasi bila kekurangan cairan dalam tubuhnya. Dan hal ini akan mengganggu metabolisme tubuh. 5. HARA MINERAL Hara mineral banyak terdapat dalam tanahm dan merupakan unsur hara yanbg lengkap. Tanah yang kekurangan unsur hara dapat dibantu dengan proses pemupukan yang sseuai dengan ukuran dan kondisi tanah tersebut. Unsur hara dalam tanah lebih banyak diperlukan bagi tumbuhan dari pada hewan dan manusia.Unsur hara dapat dibedakanmenjadi : a. Hara makro/makronutrien b. Hara mikro/mikronutrien c. Hara tambahan Untuk manusia dan hewan mineral ini di dapatkan dari air serta bahan makanan yang masuk dalam sistem pencernaan. Apabila kekurangan mineral dapat ditambahkan dengan memperbanyak makanan yang banyak mengandung mineral yang dibutuhkan sesuai dengtan kebutuhan. 6. MAKANAN Pada manusia dan hewan didapatkan dari lingkungan sekitar. Untuk manusia makanan yang baik meliputi 4 sehat 5 sempurna untuk mendukung semua pertumbuhan serta perkembangan organ tubuh. Makanan bagi hewan dan manusia dapat menghasilkan energi yang akan digunakan untuk melakukan aktivitas dalam kehidupannya. Salah satunya ada aktivitas sel-sel tubuh dalam metabolisme dalam tubuh untuk bertumbuh dan berkembang. Sedangkan untuk tumbuhan dengan melakukan fotosintesis dan asupan unsur hara serta air yang masuk dalam tubuh. Hasil dari fotosintesis inilah yang akan membuat tumbuhan dapat bertumbuh dan berkembang. 0 AKTIVITAS FISIK

Untuk manusia dan hewan bila melakukan aktivitas fisik yang berat maka akan memerlukan energi yang besar pula sehingga jika asupan makanan yang ada sedikit atau kurang akan dapat meng ganggu proses pertumbuhan dan perkembangan.

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN


Diawali dengan proses perkecambahan biji, yaitu proses pertumbuhan dna perkembangan biji atau spora menjadi kecambah (semai muda). Pertumbuhan terminal Yaitu pertumbuhan yang terjadi pada daerah-daerah tertentu sperti ujung tunas dan ujung akar. Pembagian daerah pertumbuhan pada akar adalah : 0 Dareah titik tumbuh 1 Daerah meristematik 2 Daerah pemanjangan 3 Daerah diferensiasi Dibedakan menjadi 2 macam yaitu : 1. Pertumbuhan Primer Yaitu pertumbuhan yang terjadi akbiat aktivitas pembelahan sel-sel yang berada di dareah meristematik baik di daerah ujung tunas dan ujung akar. Sifat dari pertumbuhan ini adalah vertikal, dengan memperlihatkan perpanjangan pada bagian ujung tunas dan ujung akar. Biasanya dijumpai pada tanaman secara umum, seperti Monokotil. 2. Pertumbuhan Sekunder Yaitu pertumbuhan yang terjadi akibat dari aktivitas pembelahan sel-sel jaringan kambium pada bagian kortex.

0 1 2 0

0 Jaringan kambium mempunyai sifat membelah kedua arah, ke arah dalam akan membentuk jaringan Xylem dan ke arah luar akan membentuk jaringan Phloem. 1 Sifat dari pertumbuhan ini adalah secara horizontal, dengan memperlihatkan pertambahan ukuran diameter pada daerah batang. 2 Biasanya dapat dijumpai pada tanaman Gymnospermae dan Dikotil. Pertumbuhan Lingkaran Tahun .1 Merupakan akibat dari proses pertumbuhan jaringan kambium yang membentuk suatu lingkaran pada bagian batang tumbuhan. Lingkaran tahun ini dapat digunakan untuk mengetahui lamanya usia atau umur suatu tumbuhan dengan melihat besarnya diamater batang. .2 Jaringan kambium pada setiap tumbuhan sangat berbeda dan ditentukan oleh kondisi lingkungan tempat tumbuhan itu berada serta iklim/musim yang terjadi. .3 Untuk pertumbuhan jaringan kambium di negara 4 musim, jaringan kambium yang terbentuk tidak begitu kentara sekali lingkarannya, sedangkan di negera dengan 2 musim akan telihat sangat jelas. Untuk negara di 2 musim itu juga ada perbedaan yang nyata antara musim penghujan dengan musim kemarau. .4 Lingkaran Tahun yang terbentuk pada musim penghujan, selnya cenderung untuk membelah lebih giat dan menghasilkan sel dengan ukuran yang besar. Keberadaan sel satu dengan lainnya saling rapat sehingga akan membentuk lingkaran tahun yang nyata/kentara sekali. .5 Sedangkan Lingkaran Tahun yang terbentuk pada musim kemarau, selnya cenderung lebih lambat dalam membelah.Sel yang dihasilkan cenderung lebih kecil dan keberadaannya lebih renggang satu dengan yanag lain. Akibatnyaa lingkaran tahun yang terbentuk menjadi tipis/tidak begitu jelas/samar dan kadang terputus.

Metamorfosis/Metabola Yaitu merupakan proses perubahan bentuk tubuh dari zigot sampai dengan masa dewasa yang melalui fase-fase tertentu. Biasanya terjadi pada hewan Amphibia dan Insecta. Dibedakan menjadi 3 macam yaitu : a. Holometabola yaitu perubahan bentuk tubuh dari zigot sampai dewasa yang berbeda nyata/jelas. Fasenya : telur nympha pupa imago Contohnya : 0 Rana sp/Katak

1 2 3 4

Drosophylla melanogaster/Lalat buah Nyamuk Lebah Kupu-kupu

b. Hemimetabola ayitu perubahan bentuk tubuh dari zigot sampai dewasa yang tidak berbeda nyata/tidak jelas. Fasenya : telur nympha imago Contohnya : 0 Lipas/Kecoak 1 2 Jangkrik Belalang

c. Ametabola yaitu makhluk hidup tidak mengalami proses peubahan bentuk tubuh sama sekali dari zigot sampai dewasa. Fasenya : Telur imago Contohnya : 0 Lepisma sp/Kutu buku

Metagenesis Yaitu proses pergiliran keturunan antara fase vegetatif dengan fase generatif. Biasanya terjadi pada tumbuhan (Bryophyta dan Pterydophyta) dan dapat juga pada beberapa hewan tingkat rendah (Coelenterata). a. Tumbuhan Mempunyai 2 macam generasi dalam daur hidupnya, yaitu generasi gametofit yaitu generasi yang dapat menghasilkan sel gamet (sel kelamin).Selain itu ada juga generasi sporofit yaitu generasi yang dapat menghasilkan spora. Metagenesis Bryophyta spora protonema Gametofit diploid Antheridium Archegonium (n) Sporangium haploid Sel sperma Sel ovum Sporofit (Sporogonium) Zygot (2n) `

Metagenesis Pterydophyta Homospora spora protalium (2n) Antheridium Archegonium (n) Sporangium Sporofil Sel sperma Sel ovum Sporofit Zygot (2n) Metagenesis Pterydophyta Heterospora mikrospora makrospora mikroprotalium makroprotalium antheridium archegonium Zygot Sporofit Mikrosporofil makropsorofil Mikropsorangium makrosporangium `

b. Hewan Biasanya terjadi pada hewan Phyllum Coelenterata dari kelas Skyphozoa yaitu seperti Aurellia auriculata, dan kelas Hydrozoa yaitu Obelia sp dan Hydra sp serta Phyllum Protozoa dari kelas Sporozoa yaitu Plasmodium sp. Metagenesis pada Colenterata mempunyai 2 macam fase atau bentuk tubuh yaitu fase medusa yaitu fase yang memungkinkan hewan untuk bergerak bebas dan berkembang biak secara generatif. Sedangkan fase polip yaitu fase yang tidak memungkinkan hewan untuk bergerak bebas, sehingga hanya melekat pada substrat di dasar laut/perairan. Fase ini melakukan perkembangbiakan secara vegetatif. Bagan/Skema Metagenesis Obelia sp Medusa tua/dewasa Sel ovum sel sperma Medusa Planula Gonangium Polip muda Polip dewasa Polip pemakan `

Bagan/Skema Metagenesis Aurellia auriculata Medusa tua/dewasa Sel ovum sel sperma Ephyra Planula Polip muda Skifistoma Strobila Bagan/Skema Metagenesis Plasmodium sp Dalam usus nyamuk aliran darah Anopeles sp betina Gametosit Sel ovum sel sperma (jantan dan betina) Zygote Merozoit Sporozoit Sel hati manusia sel darah merah ` SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

MATERI 4 KELAS VIII Merupakan proses perubahan atau pemecahan zat makanan dari molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana dengan menggunakan enzyme dan organ-ogran pencernaan. Zat makanan yang dicerna akan diserap dalam bentuk yang lebih sederhana. Proses pencernaan makanan yang terjadi dalam tubuh dibantu dengan enzyme untuk mempercepat proses. Enzyme ini dihasilkan oleh organorgan pencernaan dan jenisnya tergantung dari bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. Proses pencernaan dibedakan menjadi : makanan berdasarkan jenisnya

1. Pencernaan fisik yaitu proses perubahan zat makanan dari molekul kompleks menjadi molekul sederhana dengan bantuan alat atau organ pencernaan. 2. Pencernaan kimiawi yaitu proses perubahan zat makanan dari molekul kompleks menjadi molekul sederhana dengan bantuan zat kimia berupa enzim. 3. Pencernaan biologis yaitu proses perubahan zat makanan dari molekul komplaeks menjadi molekul sederhana dengan bantuan mikrorganisme dalam tubuh. Macam pencernaan beradasarkan tempat terjadinya : 1. Pencernaan Intraseluler/intrasel yaitu proses perubahan zat makanan dari molekul kompleks menjadi molekul sederhana

dengan bantuan enzim di dalam sel organisme. Ex : pada Invertebrata seperti Amoeba sp, Paramaecium sp dll. 2. Pencernaan Ekstraseluler/ekstrasel yaitu proses perubahan zat makanan dari molekul kompleks menjadi molekul sederhana dengan bantuan enzim yang ada di dalam saluran pencernaan. Setelah itu sari-sarinya akan diserap masuk dalam serap masuk dalam sel. Ex : pada Vertberata termasuk manusia. Sistem pencernaan manusia dibagi besar yaitu : menjadi 2 bagian

1. Tractus digestivus/saluran pencernaan yang terdiri dari alat/organorgan pencernaan. 2. Glandula digestivus/kelenjar pencernaan yang terdiri dari enzimenzim pencernaan yang dihasilkan oleh kelenjar/organ pencernaan. BAHAN MAKANAN Makanan adalah bahan-bahan yang dapat dimakan dan diperlukan oleh tubuh agar makhluk hidupa dapat bertahan hidup. Bahan makanan yang dikonsumsi terdiri dari zat-zat makanan Zat makanan berdasarkan jumlahnya dibedakan menjadi 2 yaitu : 1. Makronutrien yaitu zat makanan yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak/besar, seperti Karbohidrat, Protein, Lemak/Lipid dan Air. 2. Mikronutrien yaitu zat makanan yang diperluklan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit/kecil, seperti Vitamin dan Mineral. Zat makanan secara umum dibedakan menjadi 2 yaitu : 1. Zat makanan utama/pokok yaitu zat makanan yang dibutuhkan paling utama oleh tubuh, meliputi Karbohidrat, Proteind dan Lipid/Lemak. 2. Zat makanan tambahan yaitu zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh selain zat makanan pokok, meliputi Air, Vitamin dan Mineral. Fungsi zat makanan bagi tubuh manusia : 1. 2. 3. 4. 5. Menghasilkan energy yang diperlukan untuk aktivitas tubuh. Pertumbuhan dan pembentukan sel-sel baru. Pemeliharan sel/jaringan dan penggantian sel-sel yang telah rusak. Pengaturan proses metabolisme dalam tubuh Pelindung tubuh dari berbagai macam penyakit.

Syarat makanan yang baik adalah :

1. 2. 3. 4.

Makanan harus higienis. Makanan harus bergizi. Makanan harus mudah dicerna. Makanan harus cukup mengandung vitamin dan mineral.

ZAT MAKANAN 1. KARBOHIDRAT Tersusun dari Carbon (C), Hidrohen (H) dan Oksigen (O). Berdasarkan susunan molekulnya dibedakan menjadi : Monosakarida Satu gugus Disakarida Dua gugus Polisakarida Lebih dari 19 gugus laktosa, Amilum (tepung/pati), selulosa, glikogen

Hal Gugus gula Contoh

Glukosa, fruktosa, Sukrosa, galaktosa, manosa maltosa

a. b. c. d.

Berfungsi sebagai : Penghasil energy. Setiap 1 gram karbohidrat mengandung sebesar 4,1 kalori. Menjaga keseimbangan asam dan basa di dalam tubuh. Bahanpembentuk senyawa organik lain, seperti Protein dan Lipid/Lemak. Berperan penting dalam metabolisme tubuh.

Diserap dengan mudah oleh tubuh dalam bentuk yang paling sederhana yaitu glukosa (C6H10O6). Kadar glukosa normal dalam tubuh berkisar 70 100 mg/100 ml darah. Bila kadar glukosa dibawah normal disebut hipoglikemia dan bila diatas batas normal disebut hiperglikemia. Kelebihan glukosa akan disimpan dalam hepar/hati dalam bentuk glikogen. Pengujian zat makanan : a. Dengan pemberian reagen Benedict (berupa larutan). Setelah melalui proses pemanasan akan menunjukkan warna merah batabila zat makanan mengandung glukosa. b. Dengan pemberian reagen Amilum/iodium (berupa larutan). Zat makanan akan berubah menjadi ungu kehitaman bila mengandung amilum. Kelainan yang dialami adalah : a. Marasmus merupakan penyakit kekurangan karbohidrat. Sering terjadi pada balita (umur 1 tahun). Dengan cirri berkurangnya kandungan lemak dibagian bawh kulit, merasa kelaparan, dan abanyak menangis/cengeng.

b. Galaktosemia merupakan penyakit kelebihan karbohiodrat dari jenis galaktosa yabg tinggi dalam darah. Merupakan penyakit bawaan. Dapat menyebabkan rendahnya tingkat kecerdasan anak serta gangguan dlam berbicara. 2. PROTEIN Tersusun dari unsur-unsur C, H, O dan Nitogen (N). Beberapa protein juga mengandung Phosphor (P), dan Sulfur/belerang (S). Penyusun paling sederhana adalah asam amino yang akan mudah diserap oleh tubuh. Berdasarkan macam asam amino dibedakan menjadi : Kriteria Proses Asam amino esensial Asam amino nonesensial Tidak dapat diproses Dapat diproses dalam secara alami oleh tubuh. tubuh secara alami. Harus dibantu dari makanan. Triptofan, valin, isolisin, Alanin, asparagin, metionin, fenilalanin, glutamine, glisin, prolin, threonin, leusin, khusus serin, sistein, asam untuk bayi yaitu arginin aspartat, tirosin. dan histidin.

Jenis

Berdasarkan sumbernya dibedakan menjadi :

a. Protein nabati yaitu protein yang berasal dari tumbuhan. Ex : kacangkacangan dan sayuran. b. Protein hewani yaitu protein yang berasal dari hewan. Dikenal sebagai First Class Protein, karena memiliki asam amino yang lengkap. Ex : Ikan, Telur, keju, susu, daging dll). Dalam 1 gram protein mengandung 4,1 kalori. Kebutuhan protein manusia adalah 1gr/kg berat badan. Kebutuhan rata-rata orang Indonesia adalah 46,2 gram/orang/hari. Fungsi protein yaitu : a. Penghasil energy b. Perbaikan dan pemelihraan sel yang rusak dan pembangun sel. c. Pengatur, penjaga keseimbangan asam-basa dan cairan dalam jaringan dan pembuluh darah. d. Pengatur dan melaksanakan metabolisme tubuh. e. Membantu tubuh dalam menghancurkan atau menetralkan zat asing yang masuk dalam tubuh. f. Penghasil substansi penting seperti hemoglobin, enzim,antibody dan hormone.

Kelebihan asam amino tidak dapat disimpan karena bersifat racun yaitu Ureum (NH3). Dan diolah dengan cepat oleh hati serta dikeluarkan oleh ginjal dalam bentuk urine. Kekurangan kalori dan protein (KKP) yang terberat adalah HO (hunger oedema )/busung lapar. Ada 2 macam HO yaitu : a. Marasmus gizi dengan gejala : Atrofi (otot mengecil). Hampir tidak ada lemak dalam lapisan bawah kulit. Raut muka lebih tua. Berat badan kurang dari 60% berat normal.

b. Kwashiorkor dengan gejala : Terjadi oedema pada kaki. Raut muka tampak memelas. Bentuk muka bundar mengilap. Rambut mudah rontok dan berwarna pirang. Otot tidak berkembang dengan baik. Perut buncit.

Faktor yang mempengaruhi kebutuhan protein adalah berat badan, usia, jenis kelamin, sifat protein yang dikonsumsi, kehamilan, keadaan sakit, sedang menyusui. Dapat diuji dengan pemberian reagen Biuret (larutan) dan akan memperlihatkan perubahan warna ungu muda jika mngandung protein. 3. LIPID/LEMAK Tersusun dari unsure C, H, O. Perbedaan dengan karbohidrat adalah kandungan Oksigennya lebih sedikit dan jumlah Hidrogennya lebih banyak. Lipid disimpan di bawah kulit dan setiap 1 gram mengandung 9,3 kalori. Merupakan sumber energy yang terbesar bagi tubuh. Diserap oleh tubuh dalam bentuk asam lemak dan gliserol. Dapat disimpan oleh tubuh bila kelebihan lemak, dibagian bawah kulit. Berdasarkan sumbernya dibagi menjadi : a. Lemak nabati yaitu lemak yang berasal dari tumbuhan. Ex : kelapa, kemiri, alpukat, durian, biji bunga matahari, kacang tanah, dll. b. Lemak hewani yaitu lemak yang berasal dari hewan. Ex : daing, telur, susu, ikan segar, keju, mentega dll.

Berdasarkan tingkat kejenuhannya dibagi menjadi : a. Asam lemak jenuh yaitu asam lemak yang dapat disintesis sendiri oleh tubuh dengan bahan baku dari makanan. Umumnya berbentuk padat dan terdapat pada hewan. Ex : asam stearat, asam palmitat, asam kaprilat dll. b. Asam lemak tidak jenuh yaitu asam lemak yang tidak dapat disintesis sendiri oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari luar/bahan makanan. Umumnya berbentuk cair dan terdapat pada lemak nabati Ex : asam oleat, asam linoleat.

Fungsi lemak yaitu : a. b. c. d. e. f. Sumber energy terbesar. Pelarut vitamin A, D, E dan K. Pelindung organ dalam tubuh. Pelindung tubuh dari suhu rendah. Cadangan makanan yang disimpan di bagian bawah kulit. Komponen bagian sel tertentu seperti membrane sel.

Jumlah lemak yang dibutuhkan oleh tubuh sekitar 20 25 % dari jumlah kalori yang dibutuhkan tiap hari. Pengujian zat makanan : a. Lemak sederhana dengan pemberian larutan zat makanan dalam kertas minyak. Bila bagian kertas yang ditetesi tersebut tembus cahaya maka mengandung lemak sederhana. b. Lemak kompleks dengan pemberian larutan etanol dalam zat makanan. Setelah dikocok/aduk maka akan terlihat endapan putih keabu-abuan yang merupakan indicator adanya lemak kompleks.

4. AIR Merupakan komponen terbesar penyusun tubuh manusia, sekitar 60-70% dari berat badan. Setiap hari tubuh membutuhkan sekitar 4 liter air atau 16 gelas ukuran sedang (250 ml). Sumber air didapatkan dari minuman, makanan, sayuran dan buah. Fungsi air yaitu : a. b. c. d. Pelarut zat makanan dalam tubuh. Pelarut zat-zat sisa metabolisme. Pengangkut hasil metabolisme ke seluruh tubuh. Mempertahankan suhu tubuh.

Pengeluaran air dari tubuh dalam bentuk keringat dan urine. Tetapi bila pengeluaran cairan terlalu berlebihan akan mengakibatkan dehidrasi yaitu keadaan kekurangan cairan dengan tanda rasa haus yang sangat. 5. VITAMIN Merupakan senyawa organic yang berasal dari makanan dan sangat dibutuhkan oleh pertumbuhan, walaupun dalam jumlah sedikit. Fungsi vitamin yaitu : a. b. c. d. e. Mengaktifkan biokatalisator (enzim). Pelindung dan pengatur kerja alat-alat tubuh. Mempertahankan fungsi jaringan supaya normal. Pertumbuhan dan pembentukan sel. Membantu metabolisme tubuh. Berdasarkan kelarutannya dibagi menjadi :

a. Larut dalam lemak yaitu vitamin A, D, E, dan K. b. Larut dalam air yaitu vitamin B dan C. Kekurangan vitamin akan menyebabkan avitaminosis dan kelebihan vitamin akan menyebabkan hipervitaminosis yaitu penimbunan vitamin di dalam tubuh dan akan menyebabkan gejala keracunan. Uji vitamin C dapat dengan pemberian larutan blue indofenol. Akan ada perubahan warna biru menjadi merah muda dan akhirnya tidak berwarna. Semakin banyak larutan blue indofenol yang diberikan maka semakin sedikit kandungan vitamin C. 6. MINERAL Merupakan zat kimia yang terdapat di dalam bahan makanan dan diperlukan oleh tubuh. Fungsi mineral yaitu pengatur dan pembangun metabolisme tubuh. Berdasarkan jumlahnya dibedakan menjadi : a. b. Mikrolemen yaitu mineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, tetapi kehadirannya sangat dibutuhkan oleh tubuh. Ex : Ferum (Fe), iodium (I), Fluor (F), Zenc (Z). Makroelemen yaitu mineral yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak. Ex : Calcium (Ca), Natrium (Na), Phosphor (P), Kalium (K), Chlorida (Cl), Magnesium (Mg), Sulfur (S).

7. SERAT MAKANAN

Fungsi serat makanan yaitu merangsang aktivitas saluran pencernaan sehingga memperlancar proses pembuangan sisa-sisa pencernaan. Serat makanan banyak menyerap air sehingga membuat makanan menjadi lebih lunak dan mudah dicerna. Serat makanan banyak dijumpai di sayur-sayuran seperti buncis, ercis, bayam, kangkung dan sawi. Serta buah-buahan seperti apel, papaya, jeruk, pisang, semangka. Juga terdapat di dalam kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang merah.

ORGAN PENCERNAAN MANUSIA 1. Mulut/cavum oris Terjadi pencernaan secara mekanik, kimiawi. Terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah.

a. Gigi /dens Merupakan alat pencernaan yang bertugas secara mekanik. Terdapat 4 jenis gigi yaitu gigi taring (dens caninus) berfungsi untuk merobek/mencabik makanan. Gigi seri (dens inscisivus) berfungsi untuk memotong makanan. Gigi geraham depan (dens premolare) dan geraham belakang (dens molare) yang keduanya berfungsi untuk menghaluskan makanan. Terdapat 2 macam rumus gigi yaitu : Rumus gigi orang dewasa : M P C I I C P M 3 2 1 2 2 1 2 3 atas ka/ki _______________________________________________________ 3 2 1 2 2 1 2 3 bawah ka/ki Rumus gigi anak-anak : P C I I C P 2 1 2 2 1 2 ____________________________________________ 2 1 2 2 1 2 Catatan : ka = kanan dan ki = kiri atas ka/ki bawah ka/ki

Struktur anatomi gigi terdiri dari : Mahkota gigi/korona yaitu merupakan bagian yang tampak dari luar. Meliputi email gigi dan tulang gigi (yang tersusun atas zat dentin). Leher gigi/kolum yaitu merupakan bagian gigi yang terlindung dari dalam gusi. Meliputi sumsum gigi/pulpa, gusi dan pembuluh saraf, pembuluh darah. Akar gigi merupakan bagian yang tertanan dalam rahang. Meliputi pembuluh darah, tulang gigi dan pembuluh saraf.

b. Lidah/lingua Merupakan organ yang terletak di dasar mulut yang kaya akan otot. Permukaannya kaya akan papilla/tonjolan lidah yang sangat banyak mengandung kuncup pengecap. Berfungsi untuk : Pengaduk makanan. Membantu proses penelanan makanan. Sebagai alat/organ pengecap. Membantu membersihkan rongga mulut. Membantu untuk berbicara/bercakap-cakap.

Terbagi menjadi beberapa daerah rasa antara lain asin, manis, asam dan pahit.

c. Kelenjar ludah/glandula salivales Menghasilkan air liur/air ludah/salivayang bersifat pekat dan licin. Saliva ini banyak mengandung lendir atau musin dan enzim ptyalin/amylase. Enzim ptialin memiliki pH sekitar 6,8 7,0 dengan suhu 37o C. Fungsi air liur/saliva : Mempermudah proses penelanan dan pencernaan makanan. Melindungi selaput mulut.

Mencerna makanan secara kimiawi. Terdiri dari 3 macam kelenjar ludah berdasarkana letaknya : Glandula parotis yaitu kelenjar ludah yang terletak di belakang telinga. Menghasilkan ludah berbentuk cair yang disebut serosa. Merupakan kelenjar ludah terbesar. Glandula submandibularis yaitu kelenjar ludah yang terletak di bawah rahang bawah. Menghasilkan air dan lendir yang disebut seromucus. Glandula sublingualis yaitu kelenjar ludah yang terletak di bawah lidah. Menghasilkan getah yang sama dengan glandula submandibularis. Kelainan yang dialami adalah Parotitis merupakan penyakit peradangan pada mulut yaitu pada kelenjar ludah. Yang diakibatkan oleh infeksi virus sehingga menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri. Dikenal dengan penyakti gondongan.

2. Farink Merupakan organ penghubung antara rongga mulut dengan kerongkongan/oesophagus. Serta merupakan pertemuan antara tractus digestivus dengan saluran respirasi. Disebut juga sebagai pangkal esophagus. Di bagian dalam terdapat amandel/tonsil yaitu merupakan kumpulan kelenjar limpayang banyak mengandung limfosit. Pada bagian yang menuju trachea ada klep yang namanya epiglottis dan lubangnya disebut dengan glotis.

3. Oesophagus/kerongkongan Merupakan saluran yang menghubungkan tekak dengan ventriculus dengan panjang sekitar 20 25 cm. Gerakan menelan makanan yang terjadi di esophagus merupakan gerakan peristaltic/peristalsis yaitu gerakan otot dinding saluran pencernaan (kaya akan otot polos) yang berupa

gerakan kembang kempis atau gerak meremas-remas makanan dalam bentuk bolus.

4. Ventriculus/lambung Merupakan organ kantung besar yang terletak di rongga perut agak ke kiri. Terbagi menjadi 3 bagian utama : a. Cardiac merupakan bagian atas ventriculus yang berhubungan dengan esophagus dan hepar. b. Fundus merupakan bagian tengah ventriculus yang bentuknya membulat. c. Pylorus merupakan bagian bawah ventriculus yang berhubungan dengan intestinum tenue. Otot pada ventriculus :

a. Otot lingkar/sfingter cardiac yang berfungsi menjaga makanan agar tetap berada di dalam ventriculus dan tidak kembali ke esophagus dan cavum oris. Otot ini terletak diujung ventriculus di daerah cardiac. b. Otot lingkar/sfingter pylorus yang berfungsi mengatur makanan agar ke luar dari ventriculus dan masuk ke intestinum tenue tepatnya duodenum. c. Otot memanjang yang terletak berdekatan dengan cardiac. d. Otot melingkar yang bersebelahan dengan otot memanjang. e. Otot menyerong yang bersebelahan dengan otot melingkar. Ketiga otot ini, memanjang, melingkar dan menyerong menyebabkan ventriculus berkontraksi. Fungsi ventriculus yaitu : a. Menyimpan makanan dalam kurun waktu 2 5 jam. b. Mengaduk makanan (dengan gerakan meremas). c. Mencerna makanan dengan bantuan enzim. Makanan yang masuk dari oesophagus adalam bentuk bolus akan dicerna dengan bantuan enzim menjadi bubur

makanan/chime/kim. Kapasitas lambung orang dewasa adalah 1 liter /hari. Untuk mempermudah penyerapan. Enzim yang dihasilkan : a. HCl/asam chlorida/asam lambung berfungsi sebagai desinfektan yaitu membunuh kuman-kuman, mengasamkan makanan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. b. Renin berfungsi untuk mengendapkan kasein (protein susu). Kasein akan diubah oleh pepsin menjadi pepton. c. Pepsinogen, akan aktif bila dalam bentuk pepsin. Pepsin berfungsi untuk mencerna protein menjadi pepton dan proteosa. d. Lipase berfungsi untuk mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol. e. Hormone gastrin berfungsi untuk sekresi getah lambung. f. Lendir/musin berfungsi melindungi sel-sel di permukaan lambung terhadap kerusakan akibat kerja dari HCl. Kelainan yang dialami : a. Gastritis akut adalah peradangan pada vebtriculus yang disebabkan oleh keracunan makanan. Penyebab racun pada makanan adalah bakteri Clsotridium botulinum, Salmonella thyphosa, dan Staphyllopcoccus sp. b. Gastritis kronis (maag) adalah peradangan pada ventriculus yang disebabkan oleh tekanan jiwa serta waktu makan yang tidak teratur, sehingga penghasilan asam lambung menjadi meningkat. Dapat juga disebabkan oelh infeksi bakteri Helicobacter pylori. c. Menurunnya produksi getah lambung. 5. Intestinum tenue/usus halus Merupakan saluran panjang sekitar 8,25 m dan dibagi menjadi 3 bagian utama yaitu : a. Duodenum/usus duabelas jari merupakan usus halus yang berbatasan dengan ventriculus. Terjadi proses oemecahan lemak dan karbohidrat. Panjangnya sekitar 25 cm/0,25 m. b. Jejunum/usus kosong merupakan usus halus yang berbatasan langsung dengan duodenum dan ileum. Disini tidak terjadi proses penyerapan dan pencernaaan makanan. Panjangnya sekitar 7 m.

c. Ileum/usus penyerapan merupakan usus halus yang berbatasan dengan jejunum dan intestinum crassum. Disinilah terjadi penyerapan sari-sari makanan. Panjangnya sekitar 1 m. Terjadi proses pencernaan secara kimiawi. Memiliki struktur yang berlekuk yang disebut dengan vili atau jonjot usus. Vili berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan sari-sari makanan. Di dalam vili terdapat pembuluh darah yang berfungsi untuk mengangkut glukosa, asam amino, vitamin dan mineral ke seluruh tubuh. Selain itu juga terdapat pembuluh kil/pembuluh limfe/pembuluh getah bening yang berfungsi untuk mengangkut asam lemak dan gliserol menuju vena cava bawah tulang selangka. Dalam duodenum memiliki dua saluran yaitu saluran empedu dan saluran pancreas yang banyak mengandung enzim. Dinding usus halus menghasilkan getah usus halus yang bersifat basa dan dihasilkan setiap hari sebanyak 3 liter. Enzim tersebut yaitu : a. Enterokinase yaitu berfungsi untuk mengubah enzim tripsonogen menjadi tripsin dan erepsinogen menjadi erepsin. b. Erepsin yaitu berfungsi untuk mengubah pepton menjadi asam amino. c. Disakarase yaitu berfungsi untuk mengubah disakarida menjadi monosakarida. Macamnya sukrase berfungsi untuk mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Maltase berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa dan glukosa. Lactase berfungsi untuk mengubah laktosa menjadi galaktosa dan glukosa. d. Lipase usus berfungsi untuk memecahkan lemak menjadi asam lemak dan gliserin/gliserol. Kelainan yang dialami adalah : a. Sindroma malabsorbsi meruapakan defisiensi/kekurangan daya serap terhadap asam amino akbiat usus yang dipotong. b. Tifus adalah penyakit peradangan pada intestinum tenue karena infeksi dari bakteri. Contohnya adalah bakteri Clsotridium botulinum, Salmonella thyphosa, dan Staphyllopcoccus sp. c. Disentri yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti Mycobacterium dysentriae atau Amoeba histolytica yang terdapat pada makanan atau minuman yang tercemar.

6. Kelenjar Pankreas Terletak dekat ventriculus (rongga perut sebelah kiri) yaitu diantara duodenum dan limpa. Dengan apanjang sekitar 15 cm dan lebar 5 cm. Kelenjar pancreas menghasilkan hormone insulin yang berfungsi untuk mengatur (menurunkan) kadar gula dalam darah. Berfungsi untuk menghasilkan getah pancreas yang banyak mengandung enzim. Enzim tersebut yaitu : a. Amylopsin/amylase pancreas berfungsi untuk mengubah amilum menjadi maltose. b. Steapsin/lipase pancreas berfungsi untuk mengubah lipid menjadi asam lemak dan gliserol. c. Tripsinogen dengan bantuan enterokinase akan diubah menjadi tripsin. Tripsin berfungsi untuk memecahkan pepton menjadi asam amino. d. Karbohidrase pancreas berfungsi mengubah disakarida menjadi monosakarida. Disakarida yang penting adalah maltase, sukrase, lactase. e. Garam NaHCO3 dan bersifat basa yang berfungsi untuk menetralkan keasamaan kim/chyme yang keluar dari ventriculus. 7. Hepar/hati Merupakan kelenjar pencernaan yang terbesar dalam tubuh dengan berat sekitar 2 kg dan berwarna kemerahan. Terletak di dalam rongga perut sebelah kanan, di bawak sekat rongga dada. Menghasilkan cairan empedu (bilus) yang ditampung dalam kantung empedu (vesica felea). Setiap hari vesica felea menghasilkan 0,5 liter cairan empedu. Empedu mengandung :

a. Garam kholat yang berfungsi : Mengaktifkan lipase pancreas. Menurunkan tekanan permukaan butir-butir lemak sehingga dapat diemulsikan dalam pencernaan.

Bersenyawa dengan asam lemak membentuk senyawa yang mudah larut dalam air dan mudah diserap. b. Natrium karbonat berfungsi mengatur keasaman empedu sehingga membuat pH empedu menjadi 7, 1 8,5. c. Kolesterol merupakan lemak netral yang memiliki daya larut sangat kecil dalam air. Merupakan prekusor dari aktivitas steroid seperti vitamin dan hormone. Empedu menghasilkan :

a. Menghasilkan zat warna empedu (bilirubin an biliverdin). b. Menghasilkan garam empedu. Empedu berfungsi : pencernaan

a. Untuk mengemulsikan/memecahkan lemak. b. Membunuh kuman-kuman dalam saluran bagian atas. Hepar berfungsi :

a. b. c. d. e. f.

Menghasilkan cairan empedu. Menawarkan racun. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen (gula otot). Mengubah provitamin A menjadi vitamin A. Menjaga keseimbangan zat makanan dalam darah. Mengubah kelebihan asam amino menjadi urea untuk dikeluarkan dari tubuh.

8. Intestinum crassum/usus besar Merupakan saluran panjang dengan permukaan dinding yang mengalami penyempitan dan penonjolan serta merupakan terusan dari usus halus. Dibedakan menjadi 3 bagian besar yaitu :

a. Caecum/sekum merupakan pertemuan antara usus halus dan usus besar. Pada bagianujung sekum terdapat tonjolan kecil yang disebut umbai cacing/appendiks

b. Colon/kolon/usus tebal merupakan bagian yang lebih tebal dan menyempit dengan banyak tonjolan pada bagian pemukaannya. Terbagi menjadi 3 bagian/daerah yaitu : Intestinum pars ascendens/bagian yang naik. Bagian mendatar. Intestinum pars descendens/bagian yang menurun. c. Rectum/rectum/poros usus merupakan bagian terakhir dari usus besar. Proses yang terjadi di Colon adalah adanya pencernaan secara biologis dengan bantuan bakteri Escherichia coli yang bertugas untuk membusukkan makanan, membentuk vitamin K dan menghambat pertumbuhan bakteri yang bersifat pathogen. Sisa makanan yang telah dibusukkan akan dibentuk menajdi feces dan akan masuk dalam rectum. Proses yang terjadi di rectum adalah pergerakan feces secara peristaltic yang dikendalikan oleh otot polos dan akhirnya akan menuju anus (lubang pelepasan akhir). Proses perjalanan makanan untuk sampai di usus besar membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam. Usus besar dapat menyimpan makanan dalam kurun waktu 24 jam. Kelainan yang dialami :

a. Konstipasi/sembelit merupakan kesulitan buang air besar karena kerja intestinum crassum yang terlalu cepat dalam menyerap air, sehingga menyebabkan feces menjadi keras. b. Diare merupakan buang air besar yang terlalu encer karena adanya/masuknya kuman/mikroba dalam intestinum crassum, sehingga intestinum crassum tidak dapat menyerap air dengan baik/penyerapam air berjalan lambat. Hal ini mengakibatkan feces menjadi lebih lunak dan berair. c. Appendicitis merupakan peradangan yang terjadi pada umbai cacing akibat adanya sisa makanan yang masuk atau zat makanan yang tidak tercerna dengan baik masuk ke dalamnya. 9. Anus/lubang pelepasan

Merupakan lubang pada ujung saluran pencernaan. Terjadi proses perjalanan terakhir dari feces yang telah dibentuk di colon. Proses pengeluaran feces melalui anus disebut Defekasi. Macam otot yang dimiliki oleh anus adalah : a. Otot sphincter internus merupakan otot bagian dalam yang kerjanya tidak dipengaruhi oleh kehendak/diluar kesadaran. b. Otot sphincter eksternus merupakan otot bagian luar yang kerjanya dipengaruhi oleh kehendak/secara sadar. Kontraksi otot ini dapat menahan feces untuk keluar tetapi dalam waktu yang pendek/tidak lama.

ZAT ADITIF Pengertian menurut WHO dan FAO yaitu bahan-bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dalam jumlah yang sedikit. Tujuannya adalah untuk menambahkan cita rasa, warna, bentuk, tekstur serta mempertahannkan lamanya penyimpanan. Pengertian menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No.329/Menkes/PER/XII/76 yaitu bahan yang ditambahkan dan dicampurkan sewaktu pengolahan makanan untuk meningkatkan mutu serta kualitas makanan. Jenis Zat Aditif secara umum 1. Pewarna yaitu digunakan untuk memberikan warna yang menarik untuk makanan. 2. Pemanis yaitu untuk memberikan rasa manis pada makanan. 3. Pengawet yaitu untuk memberikan waktu yang lama dalam penyimpanan makanan. 4. Penyedap yaitu memberikan cita rasa yang lebih baik pada makanan. Macam Zat Aditif 1. Zat Aditif Alami Merupakan zat yang ditambahkan pada makanan yangh berasal dari bahan alami/alam. Kelebihannya adalah lebih aman untuk dikonsumsi Macamnya :

a. Pewarna Ex :

Wortle untuk memberikan warna jingga atau orange. Daun suji untuk memberikan warna hijau. Kunyit untuk memberikan warna kuning. Cabai untuk memberikan warna merah. Gula merah/gula aren untuk memberikan warna coklat. Kekurangan pewarna alami : Sering memberikan rasa khas yang tidak diinginkan, sperti kunyit. Konsentrasi pigmen rendah, sehingga memerlukan banyak bahan. Stabilitas pigmen rendah. Keseragaman warna kurang baik. Pigmen alami yang sering digunakan : Antosianin Memberikan warna merah, orange dan biru. Banyak terdapat pada anggur, stroberi, rasberi, apel dan bunga. Mudah larut dalam air dan stabil dalam asam.

Karetenoid Memberikan warna kuning, merah dan orange. Banyak terdapata pada wortel, tomat, cabai, minyak sawit, jagung, daun-daunan, ikan salmon. Peka terhadap proses oksidasi. Tidak larut dalam air tetapi dalam lemak.

Klorofil Membrikan warna hijau. Peka terhadap cahaya dan asam. Banyak terdapat pada daun berwarna hijau.

daunan

Kurkumin Memberikan warna kuning. Banyak terdapat dalam kunyit. Digunakan untuk makanan dan minuman yang tidak beralkohol.

b. Pemanis Ex : Gula merah/gula aren yang bebas dari zat tambahan/zat kimia. c. Pengawet Ex : Es berguna untuk mengawetkan daging danikan. Gula digunakan untuk mengawetkan buah buahan yang sudah diolah seperti selai, sirup dan manisan. Garam digunakan untuk mengawetkan ikan dan telur. Pemberian garam ini bertujuan untuk membunuh mikroorganisme sehingga makanan tidak cepat busuk. d. Penyedap rasa Ex :

Merica/lada Disebut juga sebagai raja rempah-rempah. Ada 2 macam yaitu merica hitam yang diproduksi dari buah merica yang setengah masak dan setengah kering. Sedangkan merica putih diproduksi dari buah merica yang hampir masak dan kulitnya yang kering dikupas. Memiliki rasa pedas/hangat.

Cengkih Adalah kuncup kering dari pohon cengkih. Memiliki sensai agak pedas, harum dan segar. Dapat juga untuk obat pencernaan dan sakit gigi.

Pala dan fuli Keduanya merempah yang berasal dari Maluku. Pala segar dibungkus oleh cangkang segar yang berwarna coklat dan daging buah berwarna kemerahan yang disebut fuli. Dipakai untuk kaldu yang lezat dan masakan manis.

Jahe Adalah rimpang dengan sensasi pedas. Dipakai dalam keadaan segar, kering serta bentuk bubuk. Digunakan untuk masakan manis serta gurih.

Cabai Terdiri dari 2 macam, cabai merah dan hijau. Memberikan sensasi pedas dan merangsang. Digunakan dalam bentuk segar dan kering.

Kayu manis Adalah bagian kulit kayu yang kering dan tergulung pada tunas pohon kayu manis. Dipakai dalam bentuk batangan serta bubuk. Digunakan untuk pembuatan kue, biscuit serta makanan yang manis.

2. Zat Aditif Buatan Merupakan zat yang senagaja dibuat/sintetis dari bahan kimia yang hampir mirip dengan yang alami. Kelemahannya bila digunakan dalam jumlah yang banyakakan membahayakan kesehatan manusia. Kelebihan zat ini : Lebih praktis dan mudah didapat. Lebih tahan lama. Memiliki tingkat kemurnian yang tinggi. Harganya relative murah.

Macamnya : a. Pewarna Zat pewarna yang diijinkan di Amerika Serikat (sesuai dengan peraturan Food and Drug Act pada tahun 1906) yaitu : Orange no 1

Erythroosin Ponceau 3R Amaranth Indiigotine Napthtol-Yellow Light green Zat pewarna yang diijinkan di Indonesia yaitu :

Carmoisine memberikan warna merah. Amaranth memberikan warna merah. Erythrosine memberikan warna merah. Sunsetyellow FCF memberikan warna orange. Tartrazine memberikan warna kuning. Quineline Yellow memberikan warna kuning. East green FCF memberikan warna hijau. Brilliant blue FCF memberikan warna biru. Indigocarmine (indigotine) memberikan warna biru. Violet GB memberikan warna ungu. Penggolongan zat warna :

FD & C Color adalah pewarna untuk makanan, obat-obatan dan kosmetik. D & C adalah pewarna untuk obat-obatan dan kosmetik. Ext D & C (dalam jumlah terbatas) yang digunakan untuk obat-obatan luar dan kosmetik.

b. Pemanis Ex : Sakarin Berbentuk kriistal putih. Memiliki tingkat rasa manis 500 kali dari manis gula pasir.

ADI (Acceptable Daily Intake) adalah 1 gram.

Aspartam Berbentuk serbuk putih, tidak berbau dan bersifat higroskopik Memiliki tingkat rasa manis 200 kali dari rasa manis gula pasir. ADI adalah 40 mg . Tidak boleh dicampur dengan makanan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamat).

Sorbitol Diolah dari buah cherry, plum, apel, pir, lumut dan rumput laut.

Siklamat Memiliki tingkat rasa manis 50 kali dari rasa manis gula pasir. Di Amerika Serikat, pengguanaan siklamat sudah dilarang karena bersifat karsinogenik.

Dulsin Memiliki tingkat rasa manis 250 kali dari rasa manis gula pasir. Pemakaian zat ini sudah dilarang oleh Departemen Kesehatan RI.

c. Pengawet Bahan pengawet organic Asam sorbat

Digunakan untuk mencegah pertumbuhan kapang dan bakteri. Berbentuk natrium sorbat dan Kalium sorbat karena lebih mudah larut dalam air.

Cuka Merupakanlarutan 4% asam asetat dalam air. Digunakan untuk mencegah pertumbuhan kapang.

Garam propionate Berbentuk Natriumd an Kalium propionate, karena lebih mudah larut dalam air. Digunakan untuk mengawetkan roti dan kue kering.

Asam benzoate Benzoate aktif dalam larutan asam. Berbentuk garam yaitu natrium benzoate karena kelarutannya lebih besar. Bila digunakan lebih dari 250 ppm akan menimbulkan alergi serta iritasi lambung.

Zat pengawet anorganik Sulfit Sulfit berbentuk Natrium sulfit dan Kalium sulfit. Aktif dalam larutan asam. Dapat digunakan untuk menghambat

pertumbuhan

hasilnya akan

mikroorganisme. Dapat bereaksi dengan gugus karbonil dan mengikat melanoidin sehingg adapat mencegah warna coklat pada makanan.

Natrium nitrit (NaNO3) Digunakan untuk mempertahankan warna daging agar tetap merah dan segar. Untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Akan berikatan dengan asam amino atau amida dan membentuk turunan nitrosoamina yang bersifat toksik. Untuk mencegah dapat digunakan dalam dosis rendah (sekitar 40 ppm) dan menambahkan vitamin C atau vitamin E akan menghambat pembentukan nitrosoamina.

d. Penyedap rasa Pemberi cita rasa Pemberi cita rasa Senyawa flavormatik (rasa mirip buah) Vanillin Benzaldehide Aldehida sinamat Mentol Diasetil Eugenol Benzilasetat Amil asetat Amil kaproat Propil asetat Etil asetat Penguat cita rasa Aroma Vanili Cherry, almond Kayu manis, kola Mint Mentega Rempah-rempah Stroberi Pisang Apel, nenas Pir Arbei

Dapat menimbulkan potentiator) Ex :

rasa

enak

(flavor

MSG (Monosodium Glutamat) merupakan garam natrium dari asam glutamate. Berbentuk Kristal monohidrat.

e. Pemutih Digunakan untuk memutihkan makanan agar terlihat bersih. Ex : hydrogen peroksida, oksida klor, benzoil peroksida (C6H5CO)2. Bahan makanan yang sering menggunakan bahan pemutih adalah gula pasir, terigu, keju.

f. Asidulan (pengatur keasaman) Digunakan untuk mengasamkan, menetralkan dan mempertahankan derajat keasaman. Bahan ini bersifat sinergis terhadap antioksidan dalam mencegah ketengikand an reaksi pencokelatan. Terdiri dari asam organic seperti asam asetat, laktat, sitrat, asam fumarat, asam malat, asam suksinat dan asam tartrat. Dan satu-satunya asam anorganik yang dipakai adalah asam fosfat.

g. Pengembang adonan Bahan pengembang yang dipakai ini menggunakan bahan-bahan kimia untuk menghasilkan CO2. Ex : natrium bikarbonat (NaHCO3).

h. Zat antigumpal

Digunakan untuk mencegah penggumpalan makanan yang berupa bubuk. Biasanya ditambahkan pada bahan makanan yang berbentuk tepung atau butiran yang bersifat higroskopis untuk mempertahankan sifat butirannya. Ex : Kalium aluminium silikat digunakana pada garam meja. Aluminium silikat digunakan pada susu. Kalium stearat digunakan pada tepung dalam proses pengolahan. Kalsium silikat efektif menyerap minyak, sering juga dipakai untuk camouran tepung atau rempah-rempah yang mengandung minyak atsiri.

Contoh bahan yang tidaklarut dalam air tetapi mempunyai daya serap air yang besar, yaitu : i. Antioksidan Digunakan untuk mencegah dan menghambat oksidasi oleh oksigen di udara. Ex : Butil hidroksi anisol (BHA) pada makanan kaleng, kentang, minyak goring dan lemak. Butil hidroksi toluene (BHT) pada makanan kaleng, kentang, minyak goreng, mentega dan lemak. Asam askorbat (atau dalam bentuk garam kalium, natrium dan kalsium) pada buah kalengan, daging olahan dan kaldu. Kalsium fosfat. Magnesium silikat. Magnesium karbonat. Natrium silikoaluminat.

j. Sekuestran Merupakan bahan yang dapat mengikat ion logam yang tidak dikehendaki dalam makanan. Digunakan untuk mencegah oksidasi yang dapat menyebabkan perubahan warna dan aroma. Ex : asam sitrat, fosfat, kalsium sitrat (pada es krim).

k. Zat pengeras Digunakan untuk mengeraskan atau mencegah melunakan bahan makanan. Ex : Ammonium aluminium sulfat pada acar mentimun botol. Kalium glukonat pada buah kaleng.

DAFTAR PUSTAKA
Ahmad. 2003. Kamus Lengkap Kedokteran Edisi Revisi. Gitamedia Press-Surabaya. Furqonita, D. 2007. Seri PIA BIOLOGI SMP Kelas VIII. Penerbit Quadra dari YudhistiraJakarta. Kadaryanto et al. 2006. BIOLOGI 2, Mengungkap Rahasia Alam Kehidupan, SMP Kelas VIII. Penerbit Yudhistira-Jakarta. Lawrence, E. 1991. Hendersons Dictionary of : Biological Terms Tenth Edition. Longman Scientific & Technical. Longman Group UK Limited-England. Lestari, S. Omegawati, W.H. dan Kusumawati, R. 2007. IPA BIOLOGI Eksplorasi Kelas VII untuk SMP dan MTs. Penerbit Intan Pariwara-Klaten. Prawirohartono, S. dan Hadisumarto, S. 1999. Sains BIOLOGI-2b Untuk Kelas 2 Tengah Tahun Kedua Sesuai Kurikulu, 1994. Penerbit Bumi Aksara-Jakarta. Purwanto, B. dan Nugroho, A. 2007. Belajar Ilmu Alam dan Sekitarnya 2. Penerbit Tiga Serangkai Pustaka Mandiri-Solo. Saktiyono. 2004. Sains BIOLOGI SMP Untuk Kelas VIII. Penerbit Esis dari Penerbit Erlangga-Jakarta. Tim IPA SMP/MTs. 2007. Ilmu Pengetahuan Alam 2 Untuk SMP/MTs Kelas VIII. PT. Galaxy Puspa Mega-Bekasi. Tim BIOLOGI SMU. 1997. Pegangan Belajar BIOLOGI 2 Untuk SMU 2, Caturwulan 1, 2 dan 3, Berdasarkan Kurikulum 1994. PT. Galaxy Mega Puspa-Bekasi. DARAH

Darah adalah cairan yang terdapat pada semua hewan tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahanbahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo- atau hematoyang berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah. Pada serangga, darah (atau lebih dikenal sebagai hemolimfe) tidak terlibat dalam peredaran oksigen. Oksigen pada serangga diedarkan melalui sistem trakea berupa saluran-saluran yang menyalurkan udara secara langsung ke jaringan tubuh. Darah serangga mengangkut zat ke jaringan tubuh dan menyingkirkan bahan sisa metabolisme. Pada hewan lain, fungsi utama darah ialah mengangkut oksigen dari paru-paru atau insang ke jaringan tubuh. Dalam darah terkandung hemoglobin yang berfungsi sebagai pengikat oksigen. Pada sebagian hewan tak bertulang belakang atau invertebrata yang berukuran kecil, oksigen langsung meresap ke dalam plasma darah karena protein pembawa oksigennya terlarut secara bebas. Hemoglobin merupakan protein pengangkut oksigen paling efektif dan terdapat pada hewan-hewan bertulang belakang atau vertebrata. Hemosianin, yang berwarna biru, mengandung tembaga, dan digunakan oleh hewan crustaceae. Cumi-cumi menggunakan vanadium kromagen (berwarna hijau muda, biru, atau kuning oranye).

Darah manusia
Darah manusia adalah cairan jaringan tubuh. Fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme, dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Hormonhormon dari sistem endokrin juga diedarkan melalui darah. Darah manusia bewarna merah, antara merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua apabila kekurangan oksigen. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin, protein pernapasan (respiratory protein) yang mengandung besi dalam bentuk heme, yang merupakan tempat terikatnya molekul-molekul oksigen. Manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang berarti darah mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung. Darah dipompa oleh jantung menuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis, lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Setelah itu darah dikirimkan ke seluruh tubuh oleh saluran pembuluh darah aorta. Darah mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh melalui saluran halus darah yang disebut pembuluh kapiler. Darah kemudian kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena cava superior dan vena cava inferior. Darah juga mengangkut bahan bahan sisa metabolisme, obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk diuraikan dan ke ginjal untuk dibuang sebagai air seni.

[sunting] Komposisi
Darah terdiri daripada beberapa jenis korpuskula yang membentuk 45% bagian dari darah. Bagian 55% yang lain berupa cairan kekuningan yang membentuk medium cairan darah yang disebut plasma darah. Korpuskula darah terdiri dari:

Sel darah merah atau eritrosit (sekitar 99%). Eritrosit tidak mempunyai nukleus sel ataupun organela, dan tidak dianggap sebagai sel dari segi biologi. Eritrosit mengandung hemoglobin dan mengedarkan oksigen. Sel darah merah juga berperan dalam penentuan golongan darah. Orang yang kekurangan eritrosit menderita penyakit anemia.

Keping-keping darah atau trombosit (0,6 - 1,0%) Trombosit bertanggung jawab dalam proses pembekuan darah.

Sel darah putih atau leukosit (0,2%)

Leukosit bertanggung jawab terhadap sistem imun tubuh dan bertugas untuk memusnahkan benda-benda yang dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh, misal virus atau bakteri. Leukosit bersifat amuboid atau tidak memiliki bentuk yang tetap. Orang yang kelebihan leukosit menderita penyakit leukimia, sedangkan orang yang kekurangan leukosit menderita penyakit leukopenia. Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung :

albumin bahan pembeku darah immunoglobin (antibodi) hormon berbagai jenis protein berbagai jenis garam

[sunting] Kesehatan
Luka bisa menyebabkan kehilangan darah yang parah. Trombosit menyebabkan darah membeku, menutup luka kecil, tetapi luka besar perlu dirawat dengan segera untuk mencegah terjadinya kekurangan darah. Kerusakan pada organ dalam bisa menyebabkan luka dalam yang parah atau hemorrhage. Hemofilia merupakan kelainan genetik yang menyebabkan kegagalan fungsi dalam pembekuan darah seseorang. Akibatnya, luka kecil dapat membahayakan nyawa. Leukemia merupakan kanker pada jaringan tubuh pembentuk sel darah putih. Penyakit ini terjadi akibat kesalahan pada pembelahan sel darah putih yang mengakibatkan jumlah sel darah putih meningkat dan kemudian memakan sel darah putih yang normal. Pendarahan hebat, baik karena kecelakaan atau bukan (seperti pada operasi), dan juga penyakit darah seperti anemia dan thalassemia, yang memerlukan transfusi darah. Beberapa negara mempunyai bank darah untuk memenuhi permintaan untuk transfusi darah. Penerima darah perlu mempunyai jenis darah yang sama dengan penyumbang. Darah juga merupakan salah satu "vektor" dalam penularan penyakit. Salah satu contoh penyakit yang dapat ditularkan melalui darah adalah AIDS. Darah yang mengandung virus HIV dari makhluk hidup yang HIV positif dapat menular pada makhluk hidup lain melalui sentuhan antara darah dengan darah, sperma, atau cairan tubuh makhluk hidup tersebut. Oleh karena penularan penyakit dapat terjadi melalui darah, objek yang mengandung darah dianggap sebagai biohazard atau ancaman biologis. Dalam berbagai kepentingan diagnosis penyakit, tekanan darah memiliki peranan yang amat penting.

[sunting] Kepercayaan

Karena darah memiliki fungsi penting yang besar terhadap kehidupan, darah dikaitkan dengan beberapa kepercayaan.

Umat Kristen percaya bahwa anggur upacara Ekaristi melambangkan darah Yesus Kristus yang ditumpahkan untuk menebus dosa manusia. Vampir adalah makhluk fiksi yang dipercayai terus hidup dengan menghisap darah orang yang masih hidup. Agama Islam melarang penganutnya memakan/meminum darah. Dalam teori Abad Pertengahan salah satu dari empat unsur badan, darah dikaitkan dengan unsur api dan riang dan pelahap yang dikenali sebagai mempunyai perwatakan "berdarah".

Transfusi darah adalah proses menyalurkan darah atau produk berbasis darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah berhubungan dengan kondisi medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel darah merah. Donor darah adalah proses dimana penyumbang darah secara suka rela diambil darahnya untuk disimpan di bank darah, dan sewaktu-waktu dapat dipakai pada transfusi darah. Untuk menekankan pentingnya persediaan darah hasil sumbangan, Palang Merah Australia menyampaikan bahwa "80% orang Australia akan membutuhkan transfusi darah suatu saat pada hidup mereka, tetapi hanya 3% yang menyumbang darah setiap tahun". Menurut palang merah di Amerika Serikat, 97% orang kenal orang lain yang pernah membutuhkan transfusi darah. Dan menurut survei di Kanada, 52% orang Kanada pernah mendapatkan transfusi darah atau kenal orang yang pernah. Donor darah biasa dilakukan rutin di pusat donor darah lokal. Dan setiap beberapa waktu, akan dilakukan acara donor darah di tempat-tempat keramaian, misalnya di pusat berbelanja, kantor perusahaan besar, tempat ibadah, serta sekolah dan universitas. Pada acara ini, para calon pendonor dapat menyempatkan datang dan menyumbang tanpa harus pergi jauh atau dengan perjanjian. Selain itu sebuah mobil darah juga dapat digunakan untuk dijadikan tempat menyumbang. Biasanya bank darah memiliki banyak mobil darah. PERKEMBANGAN MANUSIA Bawah Lima Tahun atau sering disingkat sebagai Balita merupakan salah satu periode usia manusia setelah bayi sebelum anak awal. Rentang usia balita dimulai dari dua sampai dengan lima tahun,atau biasa digunakan perhitungan bulan yaitu usia 24-60 bulan. Periode usia ini disebut juga sebagai usia prasekolah.

1. Ciri khas perkembangan balita 1. 1. Perkembangan fisik

Pertambahan berat badan menurun, terutama diawal balita. Hal ini terjadi karena balita memnggunakan banyak energi untuk bergerak.

1. 2. Perkembangan psikologis 1. 2. 1. Psikomotor


Terjadi perubahan yang cukup drastis dari kemampuan psikomotor balita yang mulai terampil dalam pergerakannya (lokomotion). Mulai melatih kemampuan motorik kasar misalnya berlari, memanjat, melompat, berguling, berjinjit, menggenggam, melempar yang berguna untuk mengelola keseimbangan tubuh dan mempertahankan rentang atensi. Pada akhir periode balita kemampuan motorik halus anak juga mulai terlatih seperti meronce, menulis, menggambar, menggunakan gerakan pincer yaitu memegang benda dengan hanya menggunakan jari telunjuk dan ibu jari seperti memegang alat tulis atau mencubit serta memegang sendok dan menyuapkan makanan kemulutnya, mengikat tali sepatu.

1. 2. 2. Aturan
Pada masa balita adalah saatnya dilakukan latihan mengendalikan diri atau biasa disebut sebagai toilet training. Freud mengatakan bahwa pada usia ini individu mulai berlatih untuk mengikuti aturan melalui proses penahanan keinginan untuk membuang kotoran.

1. 2. 3. Kognitif

Pada periode usia ini pemahaman terhadap obyek telah lebih ajeg. Balita memahami bahwa obyek yang diaembunyikan masih tetap ada, dan akan mengetahui keberadaan obyek tersebut jika proses penyembunyian terlihat oleh mereka. Akan tetapi jika prose penghilangan obyek tidak terlihat, balita mengetahui benda tersebut masih ada, namun tidak mengetahui dengan tepat letak obyek tersebut. Balita akan mencari pada tempat terakhir ia melihat obyek tersebut. Oleh karena itu pada permainan sulap sederhana, balita masih kesulitan untuk membuat prediksi tempat persembunyian obyek sulap. Kemampuan bahasa balita bertumbuh dengan pesat. Pada periode awal balita yaitu usia dua tahun kosa kata rata-rata balita adalah 50 kata, pada usia lima tahun telah menjadi diatas 1000 kosa kata. Pada usia tiga tahun balita mulai berbicara dengan kalimat sederhana berisi tiga kata dan mulai mempelajari tata bahasa dari bahasa ibunya. contoh kalimat Usia 24 bulan: "Haus, minum" Usia 36 bulan:"Aku haus minta minum"

1. 2. 4. Sosial dan individu

Pada periode usia ini balita mulai belajar berinteraksi dengan lingkungan sosial diluar keluarga, pada awal masa balita, bermain bersama berarti bersama-sama berada pada suatu tempat dengan sebaya, namun tidak bersama-sama dalam satu permainan interaktif. Pada akhir masa balita, bermain bersama berarti melakukan kegiatan bersama-sama dengan melibatkan aturan permainan dan pembagian peran. Balita mulai memahami dirinya sebagai individu yang memiliki atribut tertentu seperti nama, jenis kelamin, mulai merasa berbeda dengan orang lain dilingkungannya. Mekanisme perkembangan ego yang drastis untuk membedakan dirinya dengan individu lain ditandai oleh kepemilikan yang tinggi terhadap barang pribadi maupun orang signifikannya sehingga pada usia ini balita sulit untuk dapat berbagi dengan orang lain. Proses pembedaan diri dengan orang lain atau individuasi juga menyebabkan anak pada usia tiga atau empat tahun memasuki periode negativistik sebagai salah satu bentuk latihan untuk mandiri.

2. Pendidikan dan pengembangan


Cara belajar yang dilakukan pada usia prasekolah ini melalui bermain serta rangsang dari lingkungannya, terutama lingkungan rumah. Terdapat pula pendidikan di luar rumah yang melakukan kegiatan belajar lebih terprogram dan terstruktur, walau tidak selamanya lebih baik.

2. 1. Bermain

Permainan peran, melatih kemampuan pemahaman sosial contoh: permainan sekolah, dokter-dokteran, ruman-rumahan dll Permainan imajinasi melatih kemampuan kreativitas anak Permainan motorik, melatih kemampuan motorik kasar dan halus. Motorik Kasar contoh: spider web, permainan palang, permainan keseimbangan dll Motorik halus: meronce, mewarnai, menyuap

DEWASA Istilah dewasa menggambarkan segala organisme yang telah matang, tapi lazimnya merujuk pada manusia: orang yang bukan lagi anak-anak dan telah menjadi pria atau wanita dewasa. Kedewasaan dapat didefinisikan dari aspek biologi, hukum, karakter pribadi, atau status sosial. Berbagai aspek kedewasaan ini sering tidak konsisten dan kontradiktif. Seseorang dapat saja dewasa secara biologis, dan memiliki karakteristik perilaku dewasa, tapi tetap diperlakukan sebagai anak kecil jika berada di bawah umur dewasa secara hukum. Sebaliknya, seseorang dapat secara legal dianggap dewasa, tapi tidak memiliki kematangan dan tanggung jawab yang mencerminkan karakter dewasa. "Dewasa" kadang juga berarti "tidak dianggap cocok untuk anak-anak", terutama sebagai suatu eufimisme yang berkaitan dengan perilaku seksual, seperti hiburan dewasa, video

dewasa, majalah dewasa, serta toko buku dewasa. Tetapi, pendidikan orang dewasa hanya berarti pendidikan untuk orang dewasa, dan bukan spesifik pendidikan seks. MASA TUAMasa tua merupakan masa sekitar masa hidup manusia. Orang tua memiliki kemampuan regeneratif yang terbatas dan lebih mudah terserang penyakit. Untuk biologi penuaan lihat senescence. Di dunia Barat seseorang dianggap tua ketika mereka mencapai umur 60-65 tahun. Beberapa pemerintah menawarkan pensiun masa tua, dan rencana pensiun. Masa pensiun adalah masa di mana akhir kerja seseorang. Dalam abad ke-20 dan abad ke-21, peningkatan dalam gizi dan perawatan kesehatan telah memperpanjang harapan hidup. P[UBERTASPubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur delapan hingga sepuluh tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Pada cewek pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah. [1] . Kini, dikenal adanya pubertas dini pada remaja. Penyebab pubertas dini ialah bahwa bahan kimia DDT sendiri, DDE, mempunyai efek yang mirip dengan hormon estrogen. Hormon ini diketahui sangat berperan dalam mengatur perkembangan seks wanita [2] .

1. Ciri pubertas
Seorang anak akan menunjukkan tanda-tanda awal dari pubertas, seperti suara yang mulai berubah, tumbuhnya rambut-rambut pada daerah tertentu dan payudara membesar untuk seorang gadis. Untuk seorang anak perempuan, tanda-tanda itu biasanya muncul pada usia 10 tahun ke atas dan pada anak laki-laki, biasanya lebih lambat, yaitu pada usia 11 tahun ke atas [3] . Perubahan fisik yang terjadi pada masa pubertas bertanggung-jawab atas munculnya dorongan seks. Pemuasan dorongan seks masih dipersulit dengan banyaknya tabu sosial, sekaligus juga kekurangan pengetahuan yang benar tentang seksualitas. Namun sejak tahun 1960-an, aktivitas seksual telah meningkat di antara remaja; studi akhir menunjukkan bahwa hampir 50 persen remaja di bawah usia 15 dan 75 persen di bawah usia 19 melaporkan telah melakukan hubungan seks [4] .

2. Penyebab munculnya pubertas


Penyebab munculnya pubertas ini adalah hormon yang dipengaruhi oleh hipofisis (pusat dari seluruh sistem kelenjar penghasil hormon tubuh). Berkat kerja hormon ini, remaja memasuki masa pubertas sehingga mulai muncul ciri-ciri kelamin sekunder yang dapat membedakan antara perempuan dan laki-laki. Dengan kata lain, pubertas terjadi karena

tubuh mulai memproduksi hormon-hormon seks sehingga alat reproduksi telah berfungsi dan tubuh mengalami perubahan. Hormon seks yang mempengaruhi perempuan adalah estrogen dan progesteron yang diproduksi di indung telur, sedangkan pada laki-laki diproduksi oleh testis dan dinamakan testosteron. Hormon-hormon tersebut ada di dalam darah dan mempengaruhi alat-alat dalam tubuh sehingga terjadilah beberapa pertumbuhan [1] . REMAJA Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Di masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak - anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak - anak menuju dewasa. Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 12 tahun sampai 21 tahun. Dari bahasa inggris "teenager" yakni manusia usia 13-19 tahun. BAYI Air susu ibu atau ASI adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. ASI diproduksi karena pengaruh hormon prolactin dan oxytocin setelah kelahiran bayi. ASI pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit. Bila ibu tidak dapat menyusui anaknya, harus digantikan oleh air susu dari orang lain atau susu formula khusus. Susu sapi tidak cocok untuk bayi sampai berusia 1 tahun. Bayi merupakan manusia yang baru lahir sampai umur 1 tahun, namun tidak ada batasan yang pasti. Pada masa ini manusia sangat lucu dan menggemaskan tetapi juga rentan terhadap kematian. Kematian bayi dibagi menjadi dua, kematian neonatal (kematian di 27 hari pertama hidup), dan post-neonatal (setelah 27 hari). Pemberian makanan dilakukan dengan penetekan atau dengan susu industri khusus. Bayi memiliki insting menyedot, yang membuat mereka dapat mengambil susu dari buah dada. Bila sang ibu tidak bisa menyusuinya, atau tidak mau, formula bayi biasa digunakan di negara-negara Barat. Di negara lain ada yang menyewa "perawat basah" (wet nurse) untuk menyusui bayi tersebut. Bayi tidak mampu mengatur pembuangan kotorannya, oleh karena itu digunakanlah popok.