P. 1
Tugas Microprocessor

Tugas Microprocessor

|Views: 81|Likes:
Publicado porCIe RaGil

More info:

Published by: CIe RaGil on Apr 07, 2012
Direitos Autorais:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2012

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

MASALAH Sejak perkembangan komputer penyimpanan program pada sekitar 1950-an, telah terjadi sejumlah inovasi penting dalam bidang organisasi dan arsitektur komputer. Walaupun tidak memuat seluruh inovasi tersebut, berikut ini akan diuraikan beberapa kemajuan yang besar dalam bidang komputer sejak kelahirannya. · Family Concept : diperkenalkan oleh IBM dengan system/360-nya pada 1964, dan kemudian diikuti oleh DEC dengan PDP-8-nya. Konsep keluarga (Family Concept) melepaskan arsitektur mesin dari implementasinya. Sejumlah komputer yang yang karakteristik kinerja dan harganya berlainan dengan arsitektur yang sama telah ditawarkan kepada pengguna. Perbedaan harga dan kinerja terjadi karena adanya perbedaan implementasi dari arsitektur yang sama. · Microprogrammed Control Unit : Dibuat oleh Wilkes pada 1951, dan pertama kali diluncurkan oleh IBM pada S/360 pada 1964. Pemrograman mikro mempermudah pekerjaan perencanaan dan implementasi unit control dan mempermudah konsep keluarga. · Cache Memmory : Pertama kali diperkenalkan secara komersial pada mesin IBM S/360 model 85 pada 1968. Penambahan model ini kedalam hirarki memory telah berhasil meningkatkan kinerja secara dramatis. · Pipelining : Suatu cara unutk menerapkan paralelisme kedalam sifat sekuansial penting bagi program instruksi mesin. Contoh – contohnya adalan pengolahan pipelining dan vector. · Multiple Processor : kategori ini mencakup sejumlah organisasi dan tujuan. Dan salah satu bentuk evolusi komputer yang dirasakan adalah evolusi bahasa pemrograman. Dengan semakin murahnya harga perangkat keras, harga perangkat lunak relatif telah mengalami peningkatan. Pada waktu yang bersamaan, kurangnya pemrogram telah mengakibatkan harga perangkat lunak semakin mahal. Akibaynya, biaya terbesar dalam siklus kehidupan sistem dihabiskan untuk keperluan perangkat lunak, bukannya perangkat keras. Sebagai tambahan terhadap biaya dan ketidaknyamanan tersebut, terhadap elemen ketidakreabilitasan, adalah suatu hal yang umum bagi pemrogram, baik system maupun aplikasi, untuk terus mengandung bug – bug baru setelah dioperasikan beberapa lama.

Bahasa – bahasa tingkat tinggi (HLL-High Level Language) ini memungkinkan program dapat mengekspresikan algoritma lebih singkat. proses pengulangan dan mode-mode pengalamatan kompleks sehingga struktur data dan akses array dapat dikombinasikan dengan sebuah instruksi. Karakteristik CISC yg "sarat informasi" ini memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil. lusinan mode pengalamatan dan bermacam – macam statemen HLL yang diimplementasikan didalam perangkat keras. Untuk mengurangi kesenjangan ini. Sebagai contoh implementasi perangkat keras tersebut adalah instruksi mesin CASE pada VAX.feature pentingnya meliputi set – set instruksi yang banyak.PEMECAHAN Sebagai jawaban dari para peneliti dan industri adalah dengan membuat program bahasa tingkat tinggi yang lebih baik dan lebih kompleks. dan seringkali mendukung secara alami penggunaan pemrograman secara terstruktur. dan penggunaan memory akan semakin berkurang. para perancang menjawabnya dengan arsitektur.. yaitu perbedaan antara operasi – operasi yang disediakan HLL dengan operasi – operasi yang disediakan oleh arsitektur komputer. program mesin yang berukuran besar. yang dikenal sebagai semantic gap. yaitu bagaimana cara untuk membuat set-set instruksi untuk mempermudah pemrograman level tinggi dengan menyediakan instruksi "level tinggi" seperti pemanggilan procedure. lebih memperhatikan rincian. Feature. banyak arsitek komputer mencoba menjembatani celah semantik. Tanda – tanda adanya gap ini dinyatakan dengan terjadinya ketidakefisienan eksekusi. Solusi ini menimbulkan masalah lainnya. ALAT Sebelum proses RISC didesain untuk pertama kalinya. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat. . dan kompleksitas kompiler.

seperti pengambilan dari memory. bisa terdapat ratusan instruksi program . sementara keluarga prosesor RISC hanya digunakan pada workstation yang biasanya memiliki lingkup aplikasi yang lebih sempit. Karena itulah maka keluarga prosesor CISC lebih banyak digunakan dalam komputer pribadi dimana aplikasinya lebih luas. Cyrix). Instruksi sederhana membutuhkan ruang penyimpanan 8 bit. dan menampilkan hasilnya.BAB II LANDASAN TEORI CISC merupakan kepanjangan dari Complex Instruction Set Computing atau Complex Instruction Set Komputer (CISC. Pada arsitektur CISC seperti Intel x86. CISC yang merupakan kebalikan dari RISC. Sehingga hal tersebut akan mengurangi kecepatannya. yang diperkenalkan pada tahun 1978. . sementara instruksi yang paling kompleks mengkonsumsi sebanyak 120 bit. instruksi set yang didukung oleh kedua prosesor tersebut menggunakan instruksi RISC yang lebih efisien dalam menangani data. menyimpan nilai. operasi aritmetika. dan 3Dnow! pada prosesor keluaran AMD. Chip Intel x86 merupakan chip dari jenis CISC karena ia menggunakan set instruksi kompleks. Diantara kelebihan dan kekurangan dari arsitektur RISC dan arsitektur CISC sampai sekarang masih menjadi sebuah perdebatan. Bila semua instruksi panjangnya sama. Ada juga teknologi yang menggabungkan kedua arsitektur tersebut. "Kumpulan instruksi komputasi kompleks") adalah sebuah arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah. dan penyimpanan ke dalam memory. Arsitektur berbasis CISC juga memungkinkan para perancang prosesor untuk menambahkan set instruksi tambahan untuk keperluan tertentu disamping set instruksi standar yang sudah ada. Di lain pihak. Para pesaing Intel seperti Cyrix dan AMD juga telah menggunakan chip RISC tetapi ia telah dilengkapi dengan penukar (converter) CISC. Lucunya. banyaknya instruksi dalam CISC dapat mengurangi kecepatannya. instruksi sederhana akan memboroskan memori.perintah-perintah sederhana yang menyuruh sistem menambah angka. biasanya digunakan pada keluarga processor untuk PC (AMD. semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. misalnya set instruksi MMX (Multimedia Extension) yang ditambahkan pada prosesor buatan Intel. contohnya : Prosesor Intel dan AMD yang dijual secara komersil sekarang adalah pengembangan dari prosesor x86 yang menggunakan basis prosesor CISC.

Jumlah transistor dalam keping sebuah prosesor terus meningkat dari waktu ke waktu. Dalam sebuah prosesor 8088 (PC-XT) dengan clock speed 5 MHz yang diperkenalkan pada 1979. Sehingga seolah-olah prosesor dapat menyelesaikan satu instruksi / beberapa set instruksi . menampung 29.000.000 transistor seukuran 0. Salah satu faktor penentu kecepatan sebuah prosesor adalah jumlah transistor yang berada didalamnya. setiap instruksi dapat dieksekusi secara simultan dalam tingkatan (stage) yang berbeda.18 mikron kedalam keping chip yang luasnya tidak berubah. transistor yang digunakan berupa tabungtabung hampa udara. beberapa set instruksi dapat dijalankan dalam waktu yang bersamaan. biar pun setiap instruksi dapat membutuhkan 5 clock cycle.8 mikron pada 60 MHz.BAB III PEMBAHASAN Mengenal Lebih Dekat Prosesor Mikro Bila sebuah komputer diibaratkan sebagai tubuh manusia. tapi dapat menampung sampai jutaan transistor. pada era prosesor 80486.5 GHz. Lebih banyak transistor juga memungkinkan berkembangnya teknologi pipelining. Berikutnya. Sedangkan transistor pada komputer masa kini berupa rangkaian silikon yang tersusun sebagai sebuah IC (Integrated Circuit) yang berada dalam keping sebuah prosesor. yang jumlah transistornya menjadi 1. Intel berhasil menjejalkan 42.000 transistor dengan ukuran 3 mikron lebih tipis dari rambut manusia yang tebalnya 100 mikron.000 dengan ukuran 0.5 mikron yang bekerja pada clock speed 6 MHz. Era Pentium oleh Intel tahun 1993 melipatgandakan jumlah transistor menjadi 3. Makin cepat prosesor yang digunakan sebuah PC. Dengan demikian. Keping IC ini cuma berukuran tidak lebih dari satu inchi persegi (kira-kira seukuran kuku ibu jari). seiring dengan kemajuan dalam bidang desain dan pabrikasi prosesor. Jumlah transistor sedemikian mendongkrak clock speed prosesor tersebut hingga diatas 1.200. Jumlah ini meningkat sangat tajam pada generasi prosesor keluaran Intel selanjutnya hingga pada keluarga prosesor Pentium 4. Dalam arsitektur pipeline. maka makin kencang kerja PC tersebut. maka prosesor mikro (processor) adalah otaknya.000 dengan ukuran 1 mikron dan bekerja dengan clock speed 25 MHz.000 transistor dengan ukuran 1. Kecepatan sebuah komputer sebagian besar bergantung kepada kecepatan prosesor yang terpasang didalamnya. Pada komputer tempo dulu seperti ENIAC. Peningkatan yang signifikan terjadi pada pada era prosesor 80286 (PC-AT) menjadi 134.100.

yaitu: RISC (reduce Instruction Set Komputer) dan CISC (Complex Instrution Set Komputer). . Set instruksi terdiri dari kode operasi (opcode) dan operand. Dengan harga memori yang semakin murah. Banyak type dari set instruksi sebuah CPU seperti: data processing. Definisi Set Instruksi Set instruksi adalah kode-kode dari instruksi-instruksi (instruction mesin) yang dapat diterjemahkan dalam bahasa mesin (machine language). data movement. Asalkan segala sesuatu tetap sama. Type-type tersebut merupakan dasar dari type-type saat ini dan setiap CPU baik Intel dan AMD akan berbeda-beda. dan control. Ada dua model set instruksi yang menjadi dasar dari mesin (CPU) saat ini. Kriteria Rancangan Untuk Format – Format Instruksi Ketika suatu tim rancangan komputer harus memilih format – format instruksi untuk mesinnya. data storage. jika itu karena bukan fakta bahwa software mengalami perubahan lebih cepat daripada penurunan harga memori. dengan syarat arsitektur tersebut dan perusahaan mengembangkannya mampu bertahan cukup lama agar arsitektur tersebut bisa bertahan lama. Setiap CPU memiliki berbeda-beda set insruksinya tergantung dari bagaimana arsitektur CPU dibuat. instruksi – instruksi singkat lebih bagus daripada instruksi – instruksi panjang. apakah anda sudah mengenal apa yang dinamakan Set Instruksi?? Dalam pembahasan selanjutnya. faktor ini mungkin kurang penting di masa mendatang. karena set instruksi yang menjadi acuan seorang programmer untuk memprogram mesin tersebut. akan diterangkan sedikit tentang Set Instruksi. Kesulitan dalam membuat pilihan ini tidak boleh dianggap mudah. Perbedaan dari set instrusi akan memberikan perbedaan karakteristik dari sebuah CPU. Sebuah program yang berisi n instruksi 16 bit membutuhkan hanya separuh ruang memori sebanyak yang dibutuhkan n instruksi 32 bit. mereka harus mempertimbangkan sejumlah faktor. seorang programmer akan kesulitan memprogram jika tidak mengetahui arsitektur CPU. Keputusan mengenai format instruksi harus dibuat sejak dini dalam merancang sebuah komputer baru. Set instruksi tersebut yang nantinya menjadi bahan dasar dari proses CPU. Kemampuan untuk menambah instruksi – instruksi baru dan memanfaatkan kesempatan – kesempatan lain yang muncul selama jangka waktu yang lama sangatlah penting. Efisiensi dari suatu level set instruksi tentu sangat bergantung pada teknologi yang akan digunakan untuk mengimplementasikan teknologi tersebut.setiap satu clock cycle. kumpulan instruksi bisa bertahan selama 20 tahun atau lebih. Jika komputer tersebut berhasil secara komersial. Namun.

jika diperlukan. langkah – langkah tersebut adalah : 1. 3. 7. untuk mencapai ukuran instruksi yang singkat. Kendala bandwidth bukan hanya berlaku pada memori utama. harus mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan untuk mendekodekan dan menjalankan instruksi – instruksi tersebut. Rangkaian langkah – langkah ini sering disebut sebagai siklus baca-decode-execute. Mengambil word tersebut. Komputeer – komputer zaman dahulu memiliki instruksi yang sederhana dan dalam jumlah yang kecil. Menjalankan Instruksi CPU menjalankan setiap instruksi dalam beberapa langkah kecil. Menentukan jenis instruksi yang baru saja diambil. dan membawanya kedalam sebuah register CPU. Jelasnya. Setiap memori memiliki sebuah bandwidth yang ditentukan oleh teknologi dan rancangan pembuatannya. telah diketahui bahwa instruksi – instruksi yang lebih rumit sering membuat program – program . 5. Adanya permintaan untuk komputer – komputer yang lebih unggul telah menghasilkan instruksi – instruksi individu yang lebih unggul pula. Salah satu kelemahan umum pada prosesor – prosesor bersumber dari ketidakmampuan system memori untuk mensuplai instruksiinstruksi dan operand – operand secepat prosesasor menggunakan mereka.Di sisi lain. Sejak awal. 2. Kembali ke langkah 1 untuk memulai menjalankan instruksi selanjutnya. Pertumbuhan mengesankan dalam kecepatan prosesor selama dekade terakhir ini tidak diimbangi oleh peningkatan serupa dalam bandwidth memori. ditentukan dimana instruksi tersebut berada. Menjalankan instruksi. Oleh karena itu. dengan menggunakan instruksi – instruksi singkat justru mungkin akan semakin menyulitkan unutk mendekode atau melengkapi instruksi – instruksi tersebut. Alasan lain untuk mengurangi panjang instruksi menjadi semakin penting berkat adanya prosesor – prosesor yang lebih cepat dan mempunyai lebar pita memori (jumlah bit bit per detik yang dapat disuplai oleh memori) yang lebih cepat pula. 4. Jika instruksi tersebut menggunakan sebuah word dalam memori. Mengambil instruksi berikutnya dari memori dan membawanya kedalam register instruksi. tetapi juga pada semua cache. Mengubah PC (Program Counter = Pencacah Program) agar menunjuk ke instruksi selanjutnya. 6. Langkah – langkah ini sangat penting bagi pengoperasian semua komputer.

Dengan demikian. ia harus kembali ke pernyataan setelah panggilan tersebut. Prosedur itu bisa memanggil prosedur – prosedur lain. jika prosedur memanggil prosedur lain. Dalam Java. Instruksi – instruksi yang lebih complex masih dapat dijalankan dengan baik karena pelaksanaan – pelaksanaan operasi individu kadang – kadang dapat ditumpangtindihkan atau dapat juga dijalankan secara parallel dengan menggunakan hard ware berbeda. biaya tambahan hardware ini tidak menjadi masalah. atau stack. komputer – komputer mahal dan berkinerja tinggi tampaknya memiliki lebih banyak instruksi daripada komputer – komputer murah. Tuntutan ini juga berlaku untuk komputer – komputer murah pada satu sisi. akan sangat berguna apabila memperhatikan cara implementasi operasi – operasi ini secara efisien. Dalam skema ini. karena setiap prosedur memiliki ruang untuk satu alamat kembali. dengan instruksi yang dapat dijalankan pertama ditempatkan di kata kedua. Karena itu. Suatu prosedur adalah sekelompuk instruksi – instruksi yang menjalankan tugas tertentu dan dapat dipanggil dari beberapa tempat dalam program. Suatu perkembangan kecil adalah meminta instruksi panggilan prosedur menyimpan alamat kembali dalam word pertama dari prosedur itu. istilah yang digunakan adalah metode. terutama ketika menunjuk ke program – program bahasa asembli. Ketika prosedur telah menyelesaikan tugasnya. Adanya perkembangan software memerlukan persyaratan – persyaratan kompatibilitas instruksi dalam mengimplementasikan instruksi – instruksi kompleks. Alamat kembali bisa ditempatkan pada salah satu dari tiga tempat : memori. Kemudian prosedur itu dapat kembali dengan mencabangkan secara langsung ke kata pertama atau jika hardware menempatkan opcode untuk cabang di kata pertama bersama dengan alamat kembali. dengan membuat cabang secara langsung ke kata tersebut. alamat kembali harus ditranmisikan ke prosedur atau disimpan di tempat lain sehingga alamat tersebut dapat dilokasikan ketika tiba waktunya untuk kembali. register. di sisi lain adanya pertimbangan biaya yang cukup tinggi. Jika porsedur itu . Procedure Call Procedure call merupakan operasi yang paling banyak membutuhkan waktu dalam program – program yang di kompilasi. Istilah soubroutine sering digunakan daripada istilah procedure. Untuk komputer – komputer mahal berkinerja tinggi. Jadi. Jelas sekali solusi terburuk adalah menempatkan alamat tersebut kedalam lokasi memori tunggal yang bersifat tetap. panggilan kedua akan menyebabkan alamat kembali dari prosedur pertama akan hilang.dijalankan lebih cepat meskipun masing – masing instruksi mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dijalankan.

jadi tanggungjawab untuk menyimpannya di sebuah tempat yang aman diserahkan kepada prosedur itu. skema ini tidak akan berjalan. Di samping itu. alamat kembali itu secara otomatis akan disimpan sedemikian rupa sehingga tidak menghancurkan alamat – alamat kembali sebelumnya. sangat penting baik bagi teoris maupun para pemrogram praktik. Hal terbaik yang bisa dilakukan instruksi panggilan prosedur atas alamat kembali adalah mendorongnya ke sebuah stack. Dengan cara ini. . Instruksi – instruksi ini dikumpulkan dalam sekumpulan register yang disebut penyangga prabaca. rekursi tidak menimbulkan masalah tertentu apapun. dan prosedur C memanggil prosedur A (rekursi tidak langsung atau daisy-chain). Kemampuan sebuah prosedur untuk memanggil dirinya sendiri. ia harus menempatkan alamat kembali disebuah tempat berbeda setiap kali ia dipanggil. dan prosedur B memanggil prosedur C. jika prosedur A memanggil prosedur B. Kemajuan yang lebih besar adalah meminta instruksi panggilan prosedur menempatkan alamat kembali didalam sebuah register. skema ini juga akan gagal. ketika sebuah instruksi dibutuhkan. membaca dan pelaksanaan actual. Ketika prosedur tersebut selesai. dimana masing – masing bagian ditangani oleh seperangkat hardware khusus. Oleh karena itu. sehingga instruksi – instruksi tersebut akan selalu siap ketika mereka dibutuhkan. instruksi tersebut biasanya dapat segera diambil dari penyangga prabaca daripada menunggu sebuah memori membaca hingga selesai.memanggil dirinya sendiri. Untuk mengatasi masalah ini. Jika panggilan prosedur semacam ini ada. yang disebut rekursi. ia mengeluarkan alamat kembali tersebut dari stack dan memasukkannya kedalam pencacah program. karena alamat kembali yang pertama akan dihancurkan oleh panggilan kedua. komputer – komputer generasi IBM Strech (1959) telah memiliki kemampuan untuk mengambil terlebih dahulu instruksi – instruksi dari memori. Jika prosedur itu rekursi. dan keseluruhan bagian tersebut dapat beroperasi secara parallel. Konsep pipeline menjelaskan startegi ini lebih jauh. system prabaca membagi pelaksanaan instruksi menjadi dua bagian. Pelaksanaan instruksi sering dibagi kedalam banyak bagian dan bukan hanya kedalam dua bagian saja. Pipelining Telah lama diketahui bahwa membaca instruksi dari memori merupakan hambatan utama dalam hal kecepatan untuk menjalankan suatu instruksi.

akan berada pada situasi di mana akan lebih mudah untuk meningkatkan performansi dengan tidak menggunakan instruksi yang kompleks (seperti instruksi pemanggilan procedure). Satu alasan mengenai hal ini adalah karena set-set instruksi level-tinggi. VAX. Terakhir. tetapi dengan menggunakan urutan instruksi yang sederhana. terutama dengan menjalankan instruksi tersebut. varian Motorola 68000 . Tahap 2 mendekodekan instruksi tersebut. Setelah ditemukannya CISC. tahap 5 menulis hasilnya kembali ke register yang sesuai. terutama dengan menjalankan operand – operand pada jalur data. banyak desain yang memberikan hasil yang lebih baik dengan biaya yang lebih rendah. Instruksi-instruksi yang tersedia bertujuan untuk memudahkan para programmer untuk mengembangkan aplikasi untuk plattform CISC. baik itu dari register – register maupun memori. arsitektur kompleks yang didesain dengan kurang baik (yang menggunakan kode-kode mikro untuk mengakses fungsi-fungsi hardware). Oleh karena itulah. yang sering disandikan (untuk kode-kode yang kompleks). Tahap 1 mengambil instruksi dari memori dan menempatkannya dalam sebuah penyangga sampai instruksi itu dibutuhkan. dan CPU AMD dan Intel x86. pemikiran untuk menggunakan desain RISC muncul pada pertengahan tahun 1970 (Pusat Penelitian Watson IBM 801 . Tahap 4 sebenarnya melaksanakan pekerjaan menjalankan instruksi tersebut. dan juga mengakibatkan pemrograman level tinggi menjadi lebih sederhana. Apa CISC Itu ?? Complex Instruction Set Computing disingkat CISC merupakan rangkaian instruksi built-in pada processor yang terdiri dari perintah-perintah yang kompleks.membaca instruksi Mendekode Instruksi Membaca operand Menjalankan instruksi Menulis kembali ke register Gambar diatas mengilustrasikan sebuah pipeline dengan lima unit. menentukan jenisnya dan operand apa yang dibutuhkan instruksi tersebut. mengakibatkan semakin sempitnya peluang ditemukannya cara-cara alternatif untuk optimisasi perkembangan prosesor.IBMs). PDP-11. tetapi pada kenyataannya tidaklah selalu demikian. Oleh karena itu arsitektur -arsitektur ini memerlukan penanganan yang lebih terfokus pada desain prosesor. Contoh-contoh prosesor CISC adalah System/360. . Pada saat itu di mana jumlah transistor cukup terbatas. Tahap 3 melokasi dan mengambil operand – operand. atau lima stage (5 tahap). akan menjadi cukup sulit untuk diterjemahkan kembali dan dijalankan secara efektif dengan jumlah transistor yang terbatas. Contohnya.

yaitu RISC (Reduced Instruction Set Komputer) dan CISC (Complex Instruction Set Komputer). Para perancang mikroprosesor mencari kinerja lebih bagus di dalam keterbatasan teknologi kontemporer. AMD. setelah melihat perkembangan lebih lanjut dari desain dan implementasi baik CISC dan RISC. yang diperkenalkan pada tahun 1978. menyimpan nilai dan menampilkan hasilnya. Chip Intel x86 merupakan chip dari jenis CISC karena ia menggunakan set instruksi kompleks. yaitu hanya instruksi-instruksi dasar yang dibutuhkan saja. Konsep CISC lebih menekankan untuk menyediakan kapasitas yang dibutuhkan dengan cara yang lebih efisien. meskipun efisiensi tertingginya hanya saat digunakan pada subset x86 yang sederhana (mirip dengan set instruksi RISC. tetapi tanpa batasan penyimpanan/pengambilan data dari RISC). Prosesor bertipe RISC dirancang untuk memiliki sedikit set instruksi. Cyrix). sehingga mencapai performansi tinggi pada subset instruksi yang lebih besar. seperti 486 dari Intel. maka prosesor dapat bekerja dalam kecepatan yang lebih tinggi. Dengan sedikit instruksi. prosesor dapat dibedakan menjadi 2 tipe. Cyrix. banyaknya instruksi dalam CISC dapat mengurangi kecepatannya. bisa terdapat ratusan instruksi program perintah .Istilah RISC dan CISC saat ini kurang dikenal.perintah sederhana yang menyuruh sistem menambah angka. Berbeda dengan konsep RISC. biasanya digunakan pada keluarga processor untuk PC (AMD. prosesor dengan konsep CISC memiliki set instruksi yang jauh lebih kompleks. CISC merupakan pendekatan dominan karena menghemat memori. Prosesor yang digunakan dalam komputer pribadi masa kini. Berdasarkan set perintah didalamnya. CISC yang merupakan kebalikan dari RISC. Implementasi CISC paralel untuk pertama kalinya. Para pesaing Intel seperti Cyrix dan AMD juga telah menggunakan chip RISC tetapi ia telah dilengkapi dengan penukar (converter) CISC. umumnya berbasis CISC. Intel Pentium misalnya. Banyaknya instruksi yang tersedia memudahkan para programmer mengembangkan aplikasi untuk plattform CISC. Prosesor CISC Set instruksi sangatlah berpengaruh terhadap kinerja sebuah prosesor. memori diukur dengan kilobyte dan sangat mahal saat itu. Prosesor-prosesor modern x86 juga telah menyandikan dan membagi lebih banyak lagi instruksi-instruksi kompleks menjadi beberapa "operasi-mikro" internal yang lebih kecil sehingga dapat instruksi-instruksi tersebut dapat dilakukan secara paralel. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC. dan IBM telah mendukung setiap instruksi yang digunakan oleh prosesor-prosesor sebelumnya. Di lain pihak. Pada arsitektur CISC seperti Intel x86. Bila semua instruksi . Pada tahun 1970-an misalnya.

instruksi akan membaca dua nilai dan menyimpannya ke 2 register yag berbeda. Instruksi sederhana membutuhkan ruang penyimpanan 8 bit. akan diambil alih oleh software. instruksi CISC yang lebih panjang akan lebih kompleks. Karena panjang kode instruksi relatif pendek. Padahal instruksi berbasis prosesor. atau instruksi yang kompleks. melakukan perkalian operan di unit eksekusi dan kemudian mengambalikan lagi hasilnya ke register yang benar. Jadi instruksinya cukup satu saja. MULT dalam hal ini lebih dikenal sebagai “complex instruction”. Walaupun instruksi dengan panjang bervariasi lebih sulit diproses oleh chip. Kelebihan dan kekurangan dari dua arsitektur tersebut sering menjadi perdebatatan diantara para ahli. Alhasil diperoleh akumulasi kecepatan untuk prosesor CISC. . Bagaimanapun. dari segi kecepatan memang RISC lebih unggul. untuk memelihara kompatibilitas software.panjangnya sama. maka untuk fungsi-fungsi lanjutan yang lebih kompleks. Bekerja secara langsung melalui memori komputer dan tidak memerlukan instruksi lain seperti fungsi baca maupun menyimpan. hanya sedikit saja dari RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut. sebuah prosesor CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus. Satu kelebihan dari sistem ini adalah kompailer hanya menerjemahkan instruksi-instruksi bahasa tingkat-tinggi ke dalam sebuah bahasa mesin. yang kita beri nama MULT. Sementara untuk fungsi yang sama. Saat dijalankan. Hal ini bisa tercapai dengan cara membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan menjalankan beberapa rangkaian operasi. sementara instruksi yang paling kompleks mengkonsumsi sebanyak 120 bit. contohnya : Prosesor Intel dan AMD yang dijual secara komersil sekarang adalah pengembangan dari prosesor x86 yang menggunakan basis prosesor CISC. walaupun keuntungan awalnya yaitu menghemat memori tidaklah penting sekarang. Ada juga teknologi yang menggabungkan kedua arsitektur tersebut. instruksi sederhana akan memboroskan memori. CISC atau RISC? Di atas kertas. Lantas mana yang lebih baik. Untuk tujuan contoh kita kali ini. namun dari segi kinerja sesungguhnya belum tentu. chip x86 seperti Intel Pentium III dan AMD Athlon harus bekerja dengan instruksi CISC yang dirancang pada tahun 1980-an. instruksi set yang didukung oleh kedua prosesor tersebut menggunakan instruksi RISC yang lebih efisien dalam menangani data. prosesor berbasis CISC dapat memanfaatkan instruksinya sendiri. Lucunya. Hal ini disebabkan keluarga prosesor RISC hanya menyediakan instruksi untuk fungsi-fungsi dasar. Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu perintah cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. lebih cepat dijalankan ketimbang instruksi berbasis software.

Tapi kemudian disadari bahwa mendesain instruksi – instruksi dengan kinerja yang baik harus . pada 1981. Hampir tidak seorangpun berpikir tentang upaya untuk mendesain mesin – mesin yang lebih sederhana. Misalnya set instruksi MMX (Multimedia Extension) yang ditambahkan pada prosesor buatan Intel. karena keberadaan interprenter. komentar – komentar bermunculan dan orang lain mulai meneliti arsitektur – arsitektur yang sama.Arsitektur berbasis CISC juga memungkinkan para perancang prosesor memperbanyak set instruksi tambahan untuk keperluan tertentu. Satu kelompok yang menentang trend tersebut dan mencoba memadukan sebagian dari ide – ide dari Seymor Cray dalam sebuah komputer berkinerja tinggi. Pada awalnya perhatian utama diberikan kepada seberapa cepat suatu instruksi menyelesaikan proses implementasi. Karena CPU – CPU ini tidak harus disesuaikan kembali dengan produk – produk yang telah ada. Meskipun IBM tidak pernah memasarkan mesin ini. yang dinamakan 801. Prosesor – prosesor baru ini sangat berbeda dibanding prosesor – prosesor komersial dewasa ini. Para perancang mencoba untuk menutupi “perbedaan semantik” antara mesin apa yang dapat menjalankan instruksi – instruksi dan bahasa – bahasa pemrograman tingkat tinggi apa yang dibutuhkan. Karena itulah maka keluarga prosesor CISC lebih banyak digunakan dalam komputer pribadi karena aplikasinya lebih luas. Setahun kemudian. Mereka menggunakan istilah RISC untuk konsep ini dan menamakan chip CPU mereka RISC I yang langsung disusul oleh RISC II. telah dilakukan eksperimen – eksperimen dengan instruksi – instruksi yang sangat kompleks. dan 3Dnow pada prosesor keluaran AMD. dan hasil – hasilnya tidak dipublikasikan hingga beberapa tahun kemudian. dan lain – lain yang kurang berkinerja tinggi. sama seperti sekarang tidak banyak penelitian yang dilakukan untuk mendesain system – system pengoperasian. dipimpin oleh John Cocke di IBM. jaringan – jaringan. para perancang mereka bebas untuk memilih perangkat – perangkat instruksi baru yang akan memaksimalkan kinerja system seluruhnya. suatu kelompok di Barkeley yang dipimpin oleh David Patterson da Carlo Sequin mulai merancang keeping VLSI CPU yang tidak menggunakan interpretasi. di Standford John Hennesy mendesain dan membuat sebuah chip yang agak berbeda yang dinamakannya MIPS. RISC VS CISC Selama akhir 1970-an. dan prosesor – prosesor word. Pada tahun 1980. Sementara keluarga prosesor RISC hanya digunakan pada workstation yang biasanya memiliki lingkup aplikasi yang lebih sempit. Disamping set instruksi standar yang sudah ada. Upaya ini menghantar ke upaya pengenbangan sebuah mini komputer eksperimental.

Pendapat para pendukung RISC ini adalah bahwa meskipun sebuah mesin RISC membutuhkan empat atau lima instruksi untuk menjalankan apa yang dilakukan mesin CISC hanya dengan satu instruksi saja. Jumlah ini jauh lebih kecil disbanding jumlah 200 hingga 300 pada komputer – komputer tertentu seperti DEC VAX dan mainframe – mainframe IBM yang berukuran besar. Jika instruksi – instruksi RISC 10 kali lebih cepat (karena instruksi – insterusi tersebut tidak diimplementasikan). Mereka mengklaim bahwa cara paling tepat untuk mendesain komputer adalah menyediakan sejumlah instruksi kecil sederhana yang beroperasi dalam satu siklus jalur data yakni. mesin – mesin RISC (seperti DEC Alpah) akan mengungguli mesin – mesin CISC (seperti Intel Pentium) di pasaran. Berapa lama waktu yang diberikan instruksi kurang menjadi masalah dibanding berapa banyak instruksi yang dapat dimulai per detik. karakteristik – karakteristik yang menarik perhatian banyak banyak kalangan adalah jumlah instruksi yang tersedia relative sedikit. meskipun namanya tidak berubah. Intel telah mampu memanfaatkan ide – ide yang sama. Hal ini belum pernah terjadi. yang dilawan dengan CISC. Hasil nyatanya adalah bahwa instruksi – instruksi bisa menjadi lebih cepat . terda[pat isu mengenai kompatibilitas mundur dan dana software miliaran dollar yang telah diinvestasikan perusahaan – perusahaan untuk jalur porduksi Intel. mengambil dua register. bahkan dalam suatu arsitektur CISC. Singkatnya. kira – kira sekitar 50. dan mainframe – mainframe IBM yang berukuran besar). Pada saat pertama kali prosesor – prosesor sederhana ini pertama kali dirancang. CPU – CPU Intel berisi sebuah inti RISC yang menjalankan instruksi – instruksi paling sederhana (dan sangat umum) dalam satu siklus jalur data saja. segelintir orang berpikir bahwa ukuran perangkat instruksi merupakan suatu isu utama. Penting juga untuk diperhatikan bahwa dewasa ini kecepatan memori utama telah melampaui kecepatan control store yang dikhususkan hanya untuk membaca. Mengapa tidak? Pertama. Seorang mungkin beranggapan bahwa dengan mempertimbangkan keunggulan – keunggulan kinerja dari teknologi RISC. Kedua. yang merupakan kepanjuangan dari Complex Instruction Set Computer. Kini. sekaligus mengimplementasikan instruksi – instruksi yang lebih kompleks dengan cara CISC biasa. dengan para pendukung RISC menyerang tatanan yang telah mapan (VAX. maka RISC jauh lebih unggul. Intel. Kepanjangan dari RISC adalah Reduce Instruction Set Komputer.didasarkan pada seberapa cepat suatu instruksi dapat di mulai. menggabungkan kedua register tersebut dan menyimpan kembali hasilnya dalam sebuah register. yang mengejutkan. perang pendapatpun timbul. Dimulai dengan 486.

.dan instruksi – instruksi yang kurang biasa menjadi lebih lambat. Meskipun pendekatan tiruan ini tidak secepat seperti sebuah desain RISC murni. pendekatan ini menghasilkan kinerja keseluruhan yang kompetitif asalkan software yang lama tetap dapat diaplikasikan dan tidak berubah.

CISC merupakan kepanjangan dari Complex Instruction Set Computing atau Complex Instruction Set Komputer (CISC.BAB IV PENUTUP Kesimpulan Set instruksi adalah kode-kode dari instruksi-instruksi (instruction mesin) yang dapat diterjemahkan dalam bahasa mesin (machine language). hanya sedikit saja dari RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksiinstruksi tersebut. Arsitektur berbasis CISC juga memungkinkan para perancang prosesor memperbanyak set instruksi tambahan untuk keperluan tertentu. "Kumpulan instruksi komputasi kompleks") adalah sebuah arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah. Karena panjang kode instruksi relatif pendek. Untuk fungsi-fungsi lanjutan yang lebih kompleks. seperti pengambilan dari memory. dan penyimpanan ke dalam memory. Set instruksi tersebut yang nantinya menjadi bahan dasar dari proses CPU. Satu kelebihan dari sistem ini adalah kompailer hanya menerjemahkan instruksiinstruksi bahasa tingkat-tinggi ke dalam sebuah bahasa mesin. yang kita beri nama MULT. Disamping set instruksi standar yang sudah ada. semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu perintah cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Prosesor CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus. lebih cepat dijalankan ketimbang instruksi berbasis software (RISC). operasi aritmetika. Setiap CPU memiliki berbeda-beda set insruksinya tergantung dari bagaimana arsitektur CPU dibuat. CISC dapat memanfaatkan instruksinya sendiri. yaitu: RISC (reduce Instruction Set Komputer) dan CISC (Complex Instrution Set Komputer). . CISC yang menggunakan instruksi berbasis prosesor. Ada dua model set instruksi yang menjadi dasar dari mesin (CPU) saat ini.

total. Andrew S.staff.php http://www.wordpress. Jilid 1.id/blog/index.staff. 2001. Organisasi Komputer Terstruktur.ac. Tanembaum.suaramerdeka.cc/?p=40 http://buku.id/2008/10/17 http://irfrans1987.id/ http://www. Andrew S. Jilid 2.co.or.cc/ .anwarfuadi.ugm. Salemba Teknika.savitri.co.id/info_buku.DAFTAR PUSTAKA Tanembaum. 2002.com/harian/0409/27 http://margono. Salemba Teknika. http://agfi.com/2008/12/05/risc-cisc-pipelining http://intan.php?id=1202&judul=Kamus%20Komputer%20dan%20Tek nologi%20Informasi' http://www.anwarfuadi.ac.uns. Organisasi Komputer Terstruktur.web.

You're Reading a Free Preview

Descarregar
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->