Você está na página 1de 2

AKHLAK MULIA:

Bismillahirrahmannirrahim...................

Undang Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat (3) menyebutkan, Pemerintah mengusahakan dan menyelanggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang

meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang. Pasal 31 ayat (5) menyebutkan, Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dengan menjunjung tinngi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Jabaran Undang Undang Dasar 1945 tentang pendidikan dituangkan dalam Undang Undang Nomor 20 tahun 2003 dalam pasal 3 menyebutkan bahwa, Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Undang Undang tersebut sangat jelas dan gamblang. Tidak diragukan, bahwa pendidikan seharusnya menciptakan manusia yang bisa membangun peradaban dunia selaras dengan misi diciptakannya, yaitu menjadi khalifah Allah di muka bumi. Seorang khalifah tentu dituntut mempunyai sifat-sifat terpuji mencontoh sifat-sifat Allah dan namanama-Nya yang indah (asmaul husna). Seorang khalifah wajib menjunjung tinggi nilainilai kemanusiaan dan memanusiakan manusia. Seorang Khalifah harus mempunyai kepribadian mulia dan berakhlak karimah. Nah....!!! Seperti apa proses pendidikan yang bisa mengantarkan manusia menjadi khalifah Allah? Sabda Nabi Muhammad SAW, Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat. Himbauan ini tentu saja ditujukan kepada para orang tua, agar anak-anak mereka diberi pelajaran dan pendidikan sejak didalam perut ibunya. Caranya dengan memberi makanan yang halal dan baik, juga memperdengarkan bacaan ayat-ayat Al-Quran yang

terbukti sangat berpengaruh bagi sistem kerja sel-sel didalam otak. Aktivitas ini diyakini banyak kalangan bisa mengaktifkan otak kanan dan kiri janin. -------------------------------------- kembangkan oleh penyaji ---------------------------------------

Membincangkan akhlak mulia sebagai tujuan pendidikan membersitkan harapan, bahwa generasi Indonesia di masa yang akan datang akan semakin baik. Ini tidak berarti bahwa manusia Indonesia yang hidup saat ini, bukan generasi yang baik. Bukan begitu maksudnya, hanya saja kita harus menerima kenyataan bahwa telah terjadi penurunan tingkat kualitas manusia Indonesia secara signifikan, bukan kualitas dalam lapangan ilmu dan tekhnologi, tapi kualitas dalam segi yang lain, yakni kualitas rohani. Menjadikan peserta didik berakhlak mulia merupakan sebuah keharusan. Oleh karena itu hanya dengan akhlak mulia karakter bangsa akan terbentuk sempurna. Manusiamanusia yang berada di Indonesia akan menjadi insan kamil, yaitu manusia yang beraktifitas sesuai dengan fitrah insaniah-Nya. Tentu saja sangat menggembirakan ketika akhirnya Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional, menyadari perlunya mengangkat kembali Pendidikan Akhlak Mulia. Dan mulai tahun 2011, Kementerian Pendidikan Nasional mengembangkan kurikulum berbasis akhlak mulia sebagai upaya membangun karakter bangsa. Caranya yaitu dengan menanamkan moralitas dan akhlak mulia dalam berbagai mata pelajaran yang diajarkan dikelas kepada peserta didik. -------------------------------------------- kembangkan oleh penyaji --------------------------------Catatan: Signifikan = lumayan = membadai Insan kamil = manusia sempurna