Você está na página 1de 20

Sistem Persamaan Linier

Homogen
Sistem persamaan linear Homogen merupakan kasus
khusus dari Sistem persamaan linear biasa A x = b untuk
kasus b = 0 . Karena bentuknya yang demikian maka
pastilah pada matriks diperbesar [A | b ] setelah dilakukan
eliminasi GaussJordan kolom terakhirnya akan selalu nol
sehingga penyelesaian dari SPL akan selalu ada . Ada dua
macam penyelesaian dalam SPL homogen ini yaitu trivial (
tak sejati ) dan tak trivial ( sejati ).
Diketahui sistem persamaan linier homogen


Dilakukan operasi baris elementer


Pada matriks yang terakhir terlihat bahwa semua kolom matriks A
memiliki satu utama. Sehingga penyelesaiannya adalah trivia
(tunggal), yaitu
(
(
(

=
(
(
(

(
(
(


0
0
0
1 3 2
1 2 1
0 2 1
z
y
x
| |
(
(
(

(
(
(

(
(
(


0
0
0
1 0 0
0 1 0
0 0 1
~
0
0
0
1 1 0
1 0 0
0 2 1
~
0
0
0
1 3 2
1 2 1
0 2 1
~ B A
(
(
(

=
(
(
(

0
0
0
z
y
x
Contoh
x 2y = 0
2x + y = 0

4x + 2y = 0
2x + 4y = 0

x + 3y 2z = 0
3x + 5y + 6z = 0
2x + 4y + 3z = 0
x + y = 0
2x + 2y = 0

-x + 2y + 3z = 0
-x + 5y + z = 0
3x 6y 9z = 0
Perhatikan !
x 2y = -4
2x + y = -3

4x + 2y = 60
2x + 4y = 48
x + 3y 2z = 2
3x + 5y + 6z = 9
2x + 4y + 3z = -6


Invers Matriks
Jika A dan B adalah matriks persegi
yang berordo sama, sedemikian
sehingga hasil kali AB = BA = I,
dengan I matriks identitas maka B
adalah invers dari A dan sebaliknya,
yaitu B = A
-1
atau A = B
-1
.
Contoh
Diketahui P =

Dan Q =

Tunjukkan bahwa kedua matriks saling
invers
(


5 3
7 4
(

4 3
7 5
Determinan
Definisi determinan
Misalkan A matriks bujur sangkar , fungsi determinan A sering dituliskan
sebagai determinan ( disingkat det(A) atau |A| ) didefinisikan sebagai jumlah
semua hasil kali elementer bertanda dari A .
Jika A berukuran nxn , maka hasil kali elementer dari matriks A akan
berbentuk :
a
1p1
.a
2p2
a
npn
dimana p
1
p
2
p
n
merupakan permutasi dari bilangan
bilangan 1,2,, n. Tanda dari a
1p1
.a
2p2
anpn sendiri ditentukan dari
banyaknya bilangan bulat besar yang mendahului bilangan yang lebih kecil (
banyaknya invers ) pada bilangan p
1
p
2
p
n
, jika banyaknya invers adalah ganjil
maka tandanya negatif ( ) dan jika sebaliknya tandanya positif ( + ).
Contoh
Diketahui A =

Tentukan det(A) !
(

d c
b a
Jawab
Banyaknya permutasi 1,2 ( karena A berukuran
2x2 ) = 2 yaitu 12 dan 21
Pada bilangan 12 akan didapatkan banyaknya
invers = 0 sehingga tanda untuk hasil kali
elementer a11.a22 adalah (+) , sedangkan untuk
hasil kali elementer a12.a21 akan bertanda
() karena pada bilangan 21 terdapat satu angka
bulat yang mendahului angka yang
lebih kecil.
Jadi det(A) = + a11.a22 a12.a21 = ad bc

Contoh