Você está na página 1de 2

ALAT KONTRASEPSI Pengguanaan alat kontrasepsi merupakan bagian dari kegiatan perencanaan dalam berkeluarga (Keluarga Berencana) dimana

tujuan dari pengguanaan alat kontrasepsi adalah untuk mengendalikan kehamilan. Pribahasa banyak anak banyak rizki sudah tidak dapat lagi diterapakn di zaman sekarang ini. Keluarga sejahtera merupakan keluarga yang mampu merencanakan berbagai hal mengenai masa depan keluarga, termasuk kehamilan. Sekarang saatnya kita merencanakan dengan baik masa depan keluarga, termasuk jumlah anak. Kontrasepsi adalah alat untuk mencegah kehamilan tanpa tidak melakukan hubungan intim. Alat kontrasepsi ada yang bersifat permanen dan sementara (tidak pemanen). Sehingga jika pada saat tertentu dikehendaki kehamilan efek kontrasespsi dapat dicegah. Secara garis besar kerja alat kontrasepsi dibagi menjadi dua, ada yang bersifat menghalangi (perintang) dan yang bekerja secara hormonal. Alat kontrasepsi juga ada yang husus digunakan oleh pria dan husus untuk wanita. Berikut adalah beberapa macam alat kontrasepsi yang dipakai dan beredar dipasaran: Alat kontrasepsi kondom Alat kontrasepsi diafragma Alat kontrasepsi susuk KB Alat kontrasepsi suntikan KB (KB suntik) Alat kontrasepsi pil KB Pada kesempatan ini, akan dijelaskan lebih mendetail mengenai kondom dan cara penggunaanya. Kondom adalah suatu alat kontrasepsi berupa sarung dari karet yang diselubungkan ke organ intim lelaki, yang bekerja dengan cara mencegah sperma bertemu dengan sel telur sehingga tidak terjadi pembuahan. Kondom merupakan salah satu metode pencegahan kehamilan yang sering di-gunakan. Kondom juga bisa digunakan untuk melindungi pasangan dan diri sendiri dari virus HIV dan penyakit menular seksual. Tapi apakah pemakaian kondom cukup aman dan efektif untuk melindungi Anda dari kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit? Aman atau efektifnya pemakaian kondom sebagai alat pencegah kehamilan dan pencegah penyebaran penyakit ternyata tergantung pada cara pemakaiannya. Jika kondom dipakai secara tepat dan benar, maka kondom akan dapat melindungi Anda dan pasangan dari hal-hal tersebut. Jika

dipakai secara asal-asalan, ada kemungkinan kegagalan penggunaan kondom, yakni meski sudah digunakan, tetap saja Anda dapat hamil atau terinfeksi penyakit menular seksual. Penggunaan kondom yang benar adalah memakaikannya pada organ intim pria yang ereksi.Sisakan ruangan di bagian paling ujung kondom untuk menampung sperma, caranya dengan menjepit bagian paling ujung kondom dengan jari saat memakai kondom tersebut. Setelah terjadi ejakulasi dan sperma keluar dan ditampung oleh kondom tersebut, segera tarik penis dari vagina selama penis masih ereksi. Karena kalau penis sudah tidak dalam keadaan ereksi, kondom akan menjadi longgar dan sperma yang sudah tertampung tadi bisa merembes keluar dan dapat membuahi. Kesalahan pemakaian kondom yang lain adalah membuat kondom robek, misalnya karena kena kuku atau ikut robek saat membuka plastiknya. Kondom yang sobek tidak akan melindungi dengan sempurna, karena itu Anda dan pasangan harus memperhatikan dengan baik instruksi pemakaiannya. Selain itu ada kemungkinan juga kondom yang Anda gunakan bersama pasangan memiliki cacat produksi, maka perhatikan dengan seksama sebelum digunakan. Kondom yang sudah digunakan harus segera dibuang dan tidak boleh dipakai lagi. Perhatikan juga tanggal kadaluarsanya, karena berkaitan dengan elastisitas kondom tersebut. Yang terakhir adalah Anda lebih baik memilih kondom yang terbuat dari bahan lateks karena dapat melindungi lebih baik dari bahan-bahan yang lain. Menurut penelitian, kondom terbukti memiliki kemungkinan kegagalan sebesar 2-3%. Berarti dari 100 wanita yang pasangan yang menggunakan kondom saat bercinta, 2-3 wanitanya terbukti hamil. Karena itu, untuk meningkatkan efektifitas kondom, lebih baik gunakan bersama-sama dengan alat kontrasepsi lain, misalnya spermisida. Spermisida adalah senyawa kimia yang berfungsi membunuh sperma, bentuknya bisa berupa jeli, krem, sampai busa atau tablet yang harus dimasukkan ke dalam vagina. Saat ini terdapat banyak kondom dengan bentuk, tekstur, dan rasa yang bervariasi yang dirancang untuk menambah kepuasan dan kenyamanan dalam bercinta. Silakan bereksperimen dengan aneka kondom tersebut, namun tetap perhatikan cara pemakaiannya, agar Anda dan pasangan terlindungi dengan maksimal.