Você está na página 1de 3

Catatan Kuliah - JC Dr.

Setiawan Aslim, SpOg -1-

Abortus
Definisi abortus: Pengeluaran janin dari tubuh ibu pada saat di mana ia belum bisa hidup di luar tubuh ibu Secara medis, biasanya digunakan patokan berat badan janin kurang dari 500 g Ada 2 macam abortus: 1. Abortus spontan 2. Abortus disengaja Menurut UU Indonesia batasan abortus adalah 1000 g Berat badan 500 g sebanding dengan kehamilan 22 minggu Patologi : o Biasa terjadi perdarahan di decidua basalis o Sekitarnya terjadi nekrosis shg janin (sebagian atau seluruhnya) terlepas dari uterus dan menjadi benda asing bagi uterus o Karena adanya benda asing ini, uterus akan berkontraksi utk mengeluarkan benda asing ini o Hasil yang dikeluarkan adalah janin + darah Setelah aborsi, 2 minggu kemudian sudah bisa berovulasi Makin tua umur, abortus makin sering terjadi. Demikian juga dengan semakin banyak anak, abortus juga akan semakin sering terjadi Wanita < 20 tahun abortus 12% Wanita > 40 tahun abortus 26% Ada juga kasus pada wanita yang mengira dirinya menstruasi, ternyata itu bukan darah mens tetapi ia mengalami abortus Umumnya abortus terjadi pada kehamilan 12 minggu Semakin tua umur kehamilan, kemungkinan abortus makin kecil Bila kehamilan kurang dari 12 minggu janin sudah mati dulu di dalam baru keluar Bila kehamilan lebih dari 12 minggu janinnya masih hidup ketika keluar, matinya di luar Penyebab abortus: o Faktor janin Pertumbuhan zigot abnormal ; biasanya embrio akhirnya mati dan terjadi abortus Gangguan pembelahan kromosom 50 60% abortus dini disebabkan karena kelainan kromosom. Akan tetapi kelainan kromosom tidak selalu mengalami abortus o Faktor ibu Infeksi karena Toxoplasma gondii atau herpes simplex Kelainan endokrin ; contoh DM tak terkontrol Kekurangan progesteron Pengaruh obat dan lingkungan

Catatan Kuliah - JC Dr. Setiawan Aslim, SpOg -2-

Merokok Cafein (sehari minum lebih dari 4 cangkir) Alkohol Radiasi (sinar x) Trauma Bisa karena operasi laparotomy. Contohnya terkena appendicitis, lalu dioperasi bahayanya bisa terjadi abortus. Operasi apapun di daerah abdominal bisa risiko abortus Trauma fisik Kelainan uterus Contohnya ada myoma uteri (tumor pada uterus sehingga uterus asimetris) Perlengketan intra uteri ASAERMAN SYNDROME Contohnya akibat infeksi setelah kuretase. Kadang melekat tidak begitu luas sehingga masih bisa terjadi fertilisasi tapi tidak bisa terjadi nidasi sehingga terjadi abortus Gangguan pertumbuhan uterus (jadi tidak normal)

Inkompetensi cervix Cervix longgar (tidak sempit lagi) sehingga mudah janin jatuh/ tidak tertahan di dalam. Therapynya : bisa dijahit, dan bayi dilahirkan melalui sectio cecaria Penyebabnya: - curettage (krn perlukaan, infeksi) - operasi konisasi (cervix diangkat)

Pembagian abortus (abortus alami) Secara klinis : 1. Abortus imminens Ancaman terjadinya abortus Hamil muda terjadi perdarahan, janin masih baik/ hidup, cervix masih tertutup 50% kasus (dengan keadaan spt di atas) akan terjadi abortus HCG < 1000 mIU akan terjadi abortus Therapy: istirahat dan biasanya diberikan progesteron 2. Abortus incipiens Akan terjadi abortus tapi belum, cervix sudah Tanda : pada wanita hamil muda, ada perdarahan, ternyata cervix sudah terbuka Tidak bisa ditahan lagi, jadi dikeluarkan saja 3. Abortus incompletus

Catatan Kuliah - JC Dr. Setiawan Aslim, SpOg -3-

Janin sudah keluar sebagian Bisa terjadi shock karena hipovolemik 4. Abortus completus Tidak perlu therapy Untuk mencegah infeksi diberi antibiotik Janin sudah keluar semua, sudah bersih Missed Abortion : janin sudah mati tapi masih ada di dalam uterus selama beberpa minggu Abortus recurrent : o abortus berulang o spontan bisa terjadi sampai 3 kali atau lebih (baik incompletus maupun completus) o biasa terjadi karena incompetent cervix atau ada imunologi reaction Abortus buatan: o Therapeutic abortion Legal di Indonesia Indikasinya : 1. Kehamilan yang membahayakan keselamatan jiwa ibu 2. kehamilan akibat perkosaan (tapi UU di Indonesia tidak boleh) 3. bayi yang dilahirkan akan cacat o Elective abortion Dilarang di Indonesia Ilegal Bisa dengan obat-obatan Janin mati di dalam lalu diberi obat kontraksi uterus utk mengeluarkan janin Cara lain dengan infus oxitocin atau prostaglandin Bisa juga dengan abortus operative D & C = Dilatation and Curettage Dilatase dengan dilatator (ada dlm berbagai ukuran) Bila tidak berhasil dengan dilatator maka digunakan tanaman = Laminaria Stick (kayu) Laminaria stick ini dibiarkan di cervix selama 1 malem. Sifat khusus tanaman ini adalah bila terkena basah akan mengembang (kayu)