Você está na página 1de 6

Hari, Tanggal : Senin, Ella Rahmadani Irvan Raditya P Khafit Pratama Novi Shelvia Afin Arie A M.

e A M. Afif Aziz Asisten Prakikum: G74080027 G74080019 G74080054 G74080058 G74080021 G74080059 Rekan Kerja : G64090013

Fahman Haqqi

TEKNIK VAKUM

WULANDARI G64090112

DEPARTEMEN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

TUJUAN Memahami proses pemvakuman, mampu mengoperasikan peralatan pemvakuman, mengkalibrasi dan menganalisa tekanan residu pada sistem vakum. ALAT DAN BAHAN Pompa vakum Leybold TRIVAC Type D1, 6B Alat ukur tekanan McLeod Tabung vakum beserta perlengkapannya Termometer Timer(Stopwatch) Cawan Bahan-bahan: Vacum Grease, air, alcohol, dry ice/es, etanol

TEORI Vakum merupakan suatu keadaan suatu ruangan tanpa materi (secara teori). Akan tetapi, secara praktik, ruangan vakum tanpa materi belum pernah ditemukan,maka secara praktik, ruang vakum didefinisikan sebagai ruangan yang memiliki tekanan yang berbeda jauh dengan tekanan atmosfer (tekanan lebih rendah). Untuk membuat suatu ruangan vakum, dapat digunakan suatu pompa vakum. Pompa tersebut memiliki prinsip pemindahan molekul gas atau uap darisebuah ruang yang dibatasi. Pada keadaan vakum, sebuah ruang akan memiliki tekanan yang sangat rendah sehingga sembarang partikel di ruang tersebut tidak memengaruhi proses yang terjadi pada ruang vakum. Beberapa jenis pompa yang dapat membuat suatu ruangan vakum adalah : a. Pompa vakum mekanik dengan tekanan residu 10-2 sampai dengan 10-3 mmHg. Pompa ini digunakan untuk pemvakuman awal bagi operasi pompa vakum tinggi.Pada dasarnya, pompa vakum ini bekerja dengan menggunakan prinsip pompa piston yaitu dengan cara memasukkan gas dengan volum yang besar dan memiliki tekanan yang rendah, lalu mengeluarkan gas tersebut ke atmosfir dengan pengurangan volum secara kontinu. b. Pompa vakum ion dengan tekanan residu 10-8 sampai dengan 10-10 mmHg. Pompa ion ini terdiri dari katoda dingin dan filamen panas. Pada katoda dingin, elektron-elektron dilepaskan dari katoda ke anoda akibat tegangan tinggi dan kemudian dijebak oleh medan magnetik didalam volum aktif pada pompa c. Pompa vakum difusi dengan tekanan residu 10-5 sampai dengan 10-8 mmHg.Pompa ini biasanya digunakan oleh bahanyang tekanan penguapannya sangat rendah sekali. Prinsip kerja dari pompadifusi ini adalah dengan cara mengalirkan uap sangat cepat yang diperoleh darimendidihkan minyak organik atau merkurikemudian termampatkan ketika bertumbukan dengan dinding pompa yang didinginkan.

PROSEDUR 1. Bersihkan bagian-bagian nsistem vakum yang akan digunakan 2. Rangkai bagian-bagian tersebut menjadi sebuah sistem vakum 3. Buka kran tabung agar udara bertekanan ruang masuk ke tabung 4. Tutup kran tersebut, hidupkan pompa vakum. Catat tekanan dan temperature pada saat tertentu dengan interval waktu yan tetap (makin banyak data pencatatan makin baik). 5. Ulangi langkah No.4, tapi didalam tabung vakum diletakkan cawan berisi beberapa tetes air. 6. Ulangi langkah No.4, tapi didalam tabung vakum diletakkan cawan berisi secawan ethanol 25%. 7. Ulangi langkah No.4, tapi didalam tabung vakum diletakkan cawan berisi secawan aseton. DATA Tinggi Tabung = 19 cm Diameter lingkaran = 20.5 cm
t (detik) udara kosong (mmBar) Air (mmBar) Etanol (mmBar) 0 5 10 15 20 30 40 50 60 75 90 105 120 135 150 165 180 195 210 225 1000 960 920 880 840 720 560 440 360 260 200 160 140 120 100 100 80 80 80 60 1000 840 760 600 560 440 360 280 240 180 160 140 120 100 100 80 80 80 60 60 1000 840 700 620 540 420 340 280 240 180 160 140 120 100 100 80 80 60 60 60

240 255 270

60 60 60

60 60 -

60 -

PENGOLAHAN DATA Volume Tabung = volume tabung + volume setengah lingkaran = (22/7 x 10.252 x 19 ) + (1/2 x 4/3 x 22/7 x 10.253) =6273.73 + 2254.29 =8528.02 cm3

Kurva Tekanan vs Waktu


800 700 Tekanan (mmHg) 600 500 400 300 200 100 0 0 50 100 150 Waktu (s) 200 250 300 Kosong Air Ethanol

Kurva ln vs t (kosong)
6 4 Ln 2 0 -2 0 50 100 150 t (sekon) 200 250 y = 0.0206x - 0.106

Kurva ln vs t (air)
6 ln 4 2 0 0 50 100 150 200 250 t (sekon) y = 0.0201x + 0.3046

Kurva ln vs t (etanol)
5 ln y = 0.0207x + 0.2927 0 0 50 100 t (sekon) 150 200

Kurva Q vs P (kosong)
Q (cm2 mmHg/sekon) 400000000 200000000 0 0 200 y = 413705x - 1E-07 R = 1 400 P (mmHg) 600 800

Kurva Q vs P (air)
Q (cm2 mmHg/sekon) 400000000 200000000 0 0 200 y = 423996x + 9E-08 R = 1 400 P (mmHg) 600 800

Kurva Q vs P (ethanol)
Q (cm2 mmHg/sekon) 400000000 200000000 0 0 200 400 P (mmHg) y = 411706x R = 1 600 800

PEMBAHASAN Vakum merupakan suatu keadaan suatu ruangan tanpa materi (secara teori). Akan tetapi, secara praktik, ruangan vakum tanpa materi belum pernah ditemukan,maka secara praktik, ruang vakum didefinisikan sebagai ruangan yang memiliki tekanan yang berbeda jauh dengan tekanan atmosfer (tekanan lebih rendah). Untuk membuat suatu ruangan vakum, dapat digunakan suatu pompa vakum. Pompa tersebut memiliki prinsip pemindahan molekul gas atau uap darisebuah ruang yang dibatasi. Pada keadaan vakum, sebuah ruang akan memiliki tekanan yang sangat rendah sehingga sembarang partikel di ruang tersebut tidak memengaruhi proses yang terjadi pada ruang vakum. Cairan-cairan yang mengalami pemvakuman dalam suatu ruang akan berubah menjadi upp, itu disebabkan karena tekanan udara diluar ruangan lebih tinggi dibandingkan dalam ruang pemvakuman. Pada percobaan ini zat yang mudah menguap adalah etanol. Hal ini dikarenakan etanol memiliki kerapatan zat yang lebih renggang dibandingkan dengan air sehingga mudah menguap apabila berada pada tekanan yang rendah. Hal ini juga disebabkan oleh titik didih etanol (78 oC) yang lebih rendah daripada air (100 oC). Saat air berada pada tabung vakum, terdapat gelembung udara yang muncul, hal ini dikarenakan air menguap di tekanan rendah. KESIMPULAN Pemvakuman terjadi apabila tekanan dalam suatu ruang lebih rendah daripada tekanan lingkungannya. Pompa vakum mengeluarkan udara pada tabung sehingga tekanan udara semakin rendah. Zat cair yang berada pada tekanan rendah akan mengalami penguapan. Etanol lebih mudah menguap daripada air karena molekul etanol lebih renggang daripada air. DAFTAR PUSTAKA Fauzi, Lukwono, dkk. 2010. Teknik Vakum. Bandung:ITB