Você está na página 1de 2

KEGIATAN : PEMBANGUNAN TURAP/TALUD/BRONJONG PENAHAN TEBING SUNGAI

PEKERJAAN : PEMBANGUNAN BRONJONG / BARAU TEBING SUNGAI KAYAN RT. 03 NANGA MAU KAYAN HILIR
LOKASI : KECAMATAN KAYAN HILIR
SUMBER DANA : DANA ALOKASI UMUM ( DAU )
TAHUN ANGGARAN : 2013
I. URAIAN UMUM
a. Pekerjaan Persiapan

-
-
-
-
d. Dokumentasi
II. LINGKUP PEKERJAAN
I. Mobilisasi dan Demobilisasi
II. Pengadaan Tiang Baja Profil WF - 150 x 150 dan Pengadaan Bronjong Kawat Pabrikasi
-
-
-
III.Galian Tanah
-
-
-
Pemesanan dan pembelian di pabrik baja di Jakarta, sesuai spesifikasi dan bentuk yang disyaratkan.
Pada pekerjaan ini,untuk Tiang Baja Profil yang disyaratkan adalah besi Bj.33 (Fe.310) tegangan
leleh 200 Mpa dan tegangan dasar 133,3 Mpa Profil WF - 150 x 150.Sedangkan untuk Kawat Bronjong
yang disyaratkan adalah,Bronjong Kawat pabrikasi/ayaman mesin (mekanis) standar SNI,dengan ukuran
bronjong kawat dan kemasan 2 x 1 x 0,5 m dengan diameter kawat 2,70 mm bergalvanis tebal mesh 8 x
10 cm.
Lingkup pekerjaan ini adalah terdiri dari :
Tenaga kerja meliputi ; Pekerja (Tukang Gali )dan Mandor
alat yang di gunakan adalah alat - alat bantu.
Sebelum memulai kegiatan pekerjaan fisik terlebih dahulu dilakukan kegiatan mobilisasi peralatan,
personil, penyiapan fasilitas kontrakor, fasilitas direksi dan komunikasi elektronik. Untuk peralatan
maupun bahan yang digunakan di mobilisasi sesuaikan dengan yang tercantum serta jadwal pengadan yang
telah direncanakan. Untuk Base Camp / Kantor lapangan dan lain-lain, ditempatkan pada daerah yang
strategis yaitu pada daerah yang aliran airnya cukup lancar dan mudah dijangkau untuk memperlancar
suplai logistik dan bahan bakar, serta dapat melakukan monitoring pelaksanaan pekerjaan dengan
leluasa.
LAMPIRAN 5 PENAWARAN
METODE PELAKSANAAN
Metode Pelaksanaan ini disajikan seabagai kerangka acuan dari pelaksanaan pekerjaan dilapangan guna
tercapainya efektifitas dan efisiensi kerja secara tepat waktu dan tepat mutu.
Setelah diterimanya Surat Perintah Mulai Kerja dan Surat Penyerahan Lapangan, maka diteruskan dengan
menelaah dan menganalisa lebih detail mengenai item-item pekerjaan maupun teknik pelaksanaan kegiatan.
Pelaksanaan Persiapan terdiri dari :
Menyusun rencana kerja sesuai daftar kuantias pekerjaan yang ada.
Menetapkan dan menyusun personil yang akan ditugaskan / ditempatkan dilapangan.
Menyiapkan administrasi dan melakukan koordinasi dengan Pihak Proyek.
Mengecek gambar rencana / gambar kerja, menyesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada.
Foto Visual 0 % diambil pada titik yang telah ditentukan oleh direksi, minimal satu titik pengambilan dan
tidak berubah sehingga didapatlah satu titik yang sama untuk pengambilan foto pada kondisi 50 % dan 100
%.
Foto visual diambil berdasarkan stasiun (STA) yang direncanakan akan dikerjakan. Setiap stasiun berjarak
50 m atau 100 m sesuai dengan gambar kerja.
Pekerjaan galian tanah dilaksanakan sesuai dengan Ukuran,Dimensi, Bentuk,spesifikasi Teknis dan
gambar rencana yang telah ditentukan,untuk semua pekerjaan yang mengharuskan dilakukannya
penggalian tanah. Tanah hasil galian dibuang dan diratakan disekitar lokasi galian,sedangkan tanah
yang akan digunakan lagi sebagai bahan timbunan hasil galian ditempatkan terpisah dari bahan
galian lainnya.
Meliputi :
Setelah seluruh ketentuan dan syarat-syarat serta administrasi beres,maka pihak Pabrik akan
mengirim Tiang Baja dan Bronjong Kawat Pabrikasi tersebut ke Pontianak melalui jasa expedisi
berupa angkutan laut,dan akan di simpan sementara di pelabuhan pontianak sambil mengurus berkas-
berkas administrasi yang diperlukan. Untuk opengiriman dari pabrik di Jakarta menuju pelabuhan
Pontianak memerlukan waktu kurang lebih Seminggu.
Setelah itu dari Pelabuhan Pontianak Tiang Baja dan Bronjong Kawat Pabrikasi tersebut akan di
angkut menuju Sintang melalui Jalan atau angkutan Darat,dan sesampai di Sintang lansung di antar
kelokasi Pekerjaan yaitu di sungau kayan RT.03 Nanga Mau di Kecamatan Kayan Hilir. Untuk
pengiriman atau mobilisasi dari Pontianak menuju Lokasi kerja memerlukan waktu kurang 3 hari.
IV. Pengisian Batu Belah 10/15 ke Bronjong
-
-
-
V. Pemancangan Tiang Baja Profil WF - 150 x 150
-
-
-
-
-
-
VI. Pemotongan Tiang Baja Profil WF - 150 x 150
-
-
-
-
-
-
VII Timbunan Tanah
-
-
-
-
-
-
-
-
PENUTUP
1.
2.
3.
Tenaga kerja meliputi ; Pekerja (Tukang Batu )dan Mandor
alat yang di gunakan adalah alat - alat bantu.
Setelah Kawat Bronjong disusun dan di tempatkan sesuai gambar rencana pada tebing sungai, dan
Kokoh, maka dapat dilanjutkan dengan pengisian Kawat Bronjong menggunakan Batu belah. Pengisian
Bronjong dilakukan secara keras dan Homogen,pengisian menggunakan Batu Belah uk.10/15 cm, untuk
celah-celah Batu yang tidak rata, maka dapat diisi menggunakan batu pecah berbagai ukuran maximun
uk.20x20x25 cm sehingga didapat struktur susunan batu yang kokoh dan kuat serta saling mengikat
satu sama lain.
NAMA JELAS
alat yang di gunakan adalah Mesin Las dan alat bantu.
Pemancangan dilakukan dengan menggunakan Alat pancang ( Mekanis )
Tenaga kerja meliputi ; Pekerja, Mandor, Tukang dan Kepala Tukang.
alat yang di gunakan adalah Alat Pancang dan alat - alat bantu.
Tenaga kerja meliputi ; Pekerja (Tukang Gali )dan Mandor
alat yang di gunakan adalah alat - alat bantu.
Pekerjaan ini mencakup pengambilan, pengangkutan, penghamparan dan pemadatan tanah hasil galian
sebelumnya dan yang disetujui oleh Direksi untuk kontruksi urugan.
Pemancangan Tiang Baja Profil tiap titik yang telah ditentukan sepanjang 3,00 meter dengan jarak
pemancangan 1,00 meter dan kedalaman 2,50 meter, atau sesuai gambar rencana dan Spesifikasi teknis
yang telah disyaratkan.
Pemotongan Tiang Baja dilakukan apabila terjadi kelebihan ukuran Tiang Baja atau Perapian kepala
Tiang baja untuk kemudahan pemasangan dan Pemancangan Tiang itu sendiri.
Untuk upah pemotongan di hitung per 5 (lima) batang.
JABATAN
Bahan-bahan yang dipergunakan harus berkualitas baik sesuai dengan persyaratan.
Demikian persyaratan Teknis / Bestek pekerjaan ini dibuat untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana
mestinya dengan penuh rasa tanggung jawab
Sintang, 16 Oktober 2013
Penawar,
PT/CV
Semua sisa-sisa bahan bangunan / alat-alat bantu harus dikeluarkan dari kompleks / lokasi pekerjaan
segera setelah pekerjaan selesai atas biaya kontraktor.
Semua ketentuan yang belum tercantum di dalam persyaratan ini akan dijelaskan kemudian.
Timbunan tanah tidak boleh dipasang, dihampar atau dipadatkan sewaktu hujan, dan pemadatan tidak
boleh dilaksanakan setelah hujan atau lainnya bila kadar air material diluar rentang yang
ditentukan (berlebihan).
Sebelum pekerjaan timbunan dilakukan, kondisi tanah dasar (existing) dari galian tanah yang akan
di timbun atau di urug, harus dibersihkan terlebih dahulu dari akar-akar pohon, tumbuh-tumbuhan
ataupun tunggul-tunggul kayu serta kondisinya kering.
Penimbunan tanah harus dilakukan lapis demi lapis, urugan tidak boleh dipasang dalam lapisan yang
lebih dari 20 cm tebal padat dan tidak juga dalam lapis yang kurang dari 10 cm tebal padat.
Meliputi Pemotongan dan Upah Pemotongan.
Tenaga kerja meliputi ; Pekerja, Mandor, Tukang Las dan Kepala Tukang.
Bahan yang digunakan adalah; Kawat Las dan Air Keras.
Untuk upah pemancangan berdasarkan jumlah pemancangan tiang per meter panjang.
Pekerjaan galian tanah dilaksanakan sesuai dengan Ukuran,Dimensi, Bentuk,spesifikasi Teknis dan
gambar rencana yang telah ditentukan,untuk semua pekerjaan yang mengharuskan dilakukannya
penggalian tanah. Tanah hasil galian dibuang dan diratakan disekitar lokasi galian,sedangkan tanah
yang akan digunakan lagi sebagai bahan timbunan hasil galian ditempatkan terpisah dari bahan
galian lainnya.
Meliputi Pemancangan dan Upah Pemancangan.