Você está na página 1de 10

ANALISIS DATA

TANGGAL/
PENGELOMPOKAN DATA
MASALAH
JAM
25-01-2016 DS
:
ibu
mengatakan Kurangnya
10.30
kehamilannya 40 minggu, pengetahuan
setelah periksa kebidan, bidan

KEMUNGKINAN
PENYEBAB
Kurang
informasi
tentang kelainan letak
pada kehamilan

mengatakan bahwa bayi yang


ada

dikandungnya

letak

sungsang. Ibu merasa takut dan


khawatir dengan kondisi bayi
yang dikandungnya.
HPHT: 25-04-2015
DO:
Abdomen:
I = BSC
A = DJJ 128 x/menit
P = redup
P = L1: pertengahan pusat-px
L2: puka
L3: Letak sungsang
presentasi bokong
L4: belum masuk PAP
TFU = 33 cm
TTV= TD: 120/80 mmHg
N: 94 x/menit
RR: 20 x/menit
T: 36,5 oC
TB: 162 cm
BB: 75 kg

Pola

nafas

tidak Tekanan

rahim

pada

25-01-2016
10.30

DS: ibu kadang-kadang merasa efektif

diafragma

sesak
DO:
DO:
Abdomen:
I = BSC
A = DJJ 128 x/menit
P = redup
P = L1: pertengahan pusat-px
L2: puka
L3: Letak sungsang
presentasi bokong
L4: belum masuk PAP
TFU = 33 cm
TTV= TD: 120/80 mmHg
N: 94 x/menit
RR: 20 x/menit
T: 36,5 oC
TB: 162 cm
BB: 75 kg
DS: ibu merasa cepat lelah dan

25-01-2016
10.30

pinggang terasa sakit


DO:
Abdomen:
I = BSC
A = DJJ 128 x/menit
P = redup
P = L1: pertengahan pusat-px
L2: puka
L3: Letak sungsang
presentasi bokong
L4: belum masuk PAP

keletihan

perubahan bentuk dan


berat badan

TFU = 33 cm
TTV= TD: 120/80 mmHg
N: 94 x/menit
RR: 20 x/menit
T: 36,5 oC
TB: 162 cm
BB: 75 kg

DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN / MASALAH KOLABORATIF BERDASARKAN


URUTAN PRIOTITAS

NO

TGL / JAM

1.

25-01-2016
10.30

DIAGNOSA KEPERAWATAN /
MASALAH KOLABORATIF
Kurangnya pengetahuan ibu berhubungan dengan
kurang informasi tentang kelainan letak pada
kehamilan

2.

3.

25-01-2016
10.30

25-01-2016
10.30

Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan tekanan


rahim pada diafragma
keletihan berhubungan dengan perubahan bentuk
dan berat badan

PARAF

PELAKSANAAN

MASALAH KEP /
TGL/JAM
KOLABORATIF
Kurangnya pengetahuan 25-01-2016
10.30
ibu berhubungan dengan
kurang informasi tentang
kelainan

letak

pada

TINDAKAN
1. Menjelaskan kepada ibu mengenai
kedaan yang dialami terutama keadaan
fisik dan keadaan umum ibu dan janin
R: ibu mengerti penjelasan petugas
kesehatan
2. Menganjurkan

kehamilan

PARAF

ibu

untuk

sesering

mungkin melakukan posisi nungging


(knee chest) 5-15 menit/hari
R: ibu kooperatif terhadap anjuran
petugas kesehatan
3. Memberikan health education tentang
pola makan gizi seimbang dan personal
hygiene
R: ibu kooperatif
1. Berikan healt education pada klien
tentang kedaan yang menimbulkan
Pola nafas tidak efektif
berhubungan
tekanan

Rahim

25-01-2016
dengan
10.30
pada

diafragma

sesak
R: Ibu mendengarkan penjelasan tenaga
kesehatan
2. Menganjurkan klien untuk tidur pada
posisi semi fowler
R: Ibu kooperatif
3. Megajarkan ibu tehnik relaksasi nafas
dalam
R: ibu

kooperatif

dan

mengikuti

perintah petugas kesehatan


1. Mengukur tanda-tanda vital
TD: 120/80 mmHg
N: 94 x/menit
RR: 20 x/menit
T: 36,5 oC
keletihan

berhubungan

2. Menanjurkan ibu untuk membatasi

dengan perubahan bentuk 25-01-2016


10.30
dan berat badan

aktifitas dengan istirahat yang cukup


R: ibu mengerti penjelasan tenaga
kesehatan
3. Berikan

health

education

tentang penyebab keletihan pada masa


kehamilan

dan

aktivitas

yang

dilakukan saat hamil


R: ibu mengerti penjelasan tenaga
kesehatan
4. Menganjurkan klien untuk menhgindari
mengangkat benda berat
R: ibu kooperatif

EVALUASI

MASALAH KEP /
KOLABORATIF

TGL / JAM

Kurangnya pengetahuan ibu 25-01-2016


11.00
berhubungan
dengan

CATATAN PERKEMBANGAN
S: ibu mengatakan bahwa sudah
mengerti tentang kondisi yang

kurang informasi tentang

dialami dan merasa lebih tenang

kelainan

setelah diberikan penjelasan oleh

letak

pada

kehamilan

petugas kesehatan
O: ibu mulai tersenyum
A: Masalah belum teratasi
P: intervensi dilanjutkan dirumah

Pola nafas tidak efektif


berhubungan
tekanan

rahim

25-01-2016
11.00

dengan
pada

diafragma

S: ibu mengetahui penyebab sesak


nafas

ketika hamil dan ibu bisa

melakukan tehnik nafas dalam


O: frekuensi nafas pasien normal 20
x/menit
A: Masalah belum teratasi
P: intervensi dilanjutkan dirumah

keletihan

berhubungan 25-01-2016
11.00
dengan perubahan bentuk
dan berat badan

S: ibu mengetahui bahwa orang hamil


harus membatasi aktifitas yang berat
O: TD: 120/80 mmHg
N: 94 x/menit
RR: 20 x/menit
T: 36,5 oC
A: Masalah belum teratasi
P: Ibu rawat inap 2 hari lagi untuk
menjalani SC di RS dr. Soebandi
Jember

PARAF

PERENCANAAN
N
O
1.

DIAGNOSA KEPERAWATAN /
TUJUAN DAN
RENCANA TINDAKAN
RASIONAL
MASALAH KOLABORATIF
KRETERIA HASIL
Kurangnya
pengetahuan
ibu Tujuan:
1. Jelaskan kepada ibu mengenai 1. Dengan menjelaskan
berhubungan

dengan

kurang Ibu mengerti kondisi

keadaan

yang dialami terutama

fisik dan keadaan umum ibu dan

informasi tentang kelainan letak yang dialami dan ibu

keadaan fisik dan keadaan umum

janin, maka ibu akan mengerti

pada kehamilan

ibu dan janin

dan

tidak

takut

dan

kondisi

TTD

khawatir
Kriteria hasil:
Ekspresi wajah ibu
ceria dan ibu bisa
tersenyum lagi

kecemasan

ibu

akan

berkurang
2. Gerakan
2. Anjurkan

ibu

mungkin
nungging

untuk

sesering

melakukan

posisi

(knee

chest)

5-15

menit/hari

yang

dilakukan

ibu

hamil dengan posisi nungginng


(knee

chest)

grafitasi
kepala

ditambah

akan
janin

gaya

menyebabkan
lebih

fleksi,

penekanan dapat menyebabkan


putaran

persentasi

bokong

menjadi persentasi kepala


3. Ibu
3. Memberikan

health

education

tentang pola makan gizi seimbang


dan personal hygiene

lebih

mengerti

tentan

kebutuhan gizi ibu hamil dan


lebih

ibu

kebersihan

lebih
khusunya

genetalia dan payudarah

menjaga
alat

1. Informasi yang adekuat dapat


membawa klien lebih kooperatif
2.

Pola

nafas

berhubungan

tidak
dengan

efektif Tujuan:
tekanan pola

rahim pada diafragma

nafas

1. Berikan healt education pada


klien

efektif
kriteria hasil:

klien

tentang

kedaan

yang

menimbulkan sesak
2. Ajurkan klien untuk tidur pada
posisi semi fowler

dalam memberikan terapi


2. Jalan nafas yang longgar dan
tidak

ada

sumbatan

proses

respirasi dapat berjalan dengan


lancar.
3. Dengan teknik relaksasi yang

sesak berkurang

tepat dapat mengoptimalkan pola


3. Ajarkan pada ibu tentang teknik
relaksasi

untuk

nafas klien

meningkatkan

pola napas. Spesifikan teknik


yang digunakan, misal: napas
dalam

3.

keletihan

berhubungan

dengan Tujuan:

perubahan bentuk dan berat badan

Setelah dilakukan
tindakan

1. Mengetahui kondisi klien


2. Menghemat
energi

1. Ukur tanda-tanda vital


2. Anjurkan ibu untuk membatasi
aktifitas dengan istirahat yang
cukup

keperawatan
diharapkan klien
mampu mengetahui

dan

menghindari pengeluaran tenaga


terus

menerus

dapat

meminimalkan kelelahan uterus


3. Informasi yang adekuat dapat
membawa pasien lebih kooperatif

3. Berikan

health

education

dalam memberikan terapi

aktifitas yang bisa

tentang penyebab keletihan pada 4. Aktivitas

dan boleh dilakukan

masa kehamilan

kriteria hasil :
a. mampu
mengidentifikasi
faktor-faktor
yang
menyebabkan
keletihan
b. klien beraktivitas
sesuai
kemampuannya

dan aktivitas

yang dilakukan saat hamil


4. Anjurkan
klien
untuk
menghindari mengangkat benda
berat

sebelumnyya

yang

ditoleransi

mungkin

tidak

dimodifikasi untuk klien yang


beresiko