Você está na página 1de 6

ANGGARAN DASAR

HASIL KONGRES 2010


DRAF PENYEMPURNAAN
ANGGARAN DASAR
BAB I
NAMA, WAKTU DAN KEDUDUKAN
Pasal 1
1. Organisasi ini bernama Gerakan Pemuda Sehat disingkat GPS
2. GPS didirikan di Jakarta pada hari Jumat, Tanggal 28 Oktober 2005 dengan jangka waktu
yang tidak terbatas.
3. GPS tingkat pusat berkedudukan di Ibukota Negara, dan dapat membentuk kepengurusan di
seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
4. Bilamana diperlukan dapat membentuk kepengurusan di Luar Negeri
BAB II
AZAS DAN SIFAT
Pasal 2
Organisasi ini berasaskan PANCASILA
Pasal

Organisasi ini bersifat kebangsaan, independen, kepemudaan yang profesional

BAB III
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 4
1. Meningkatkan kesejahteraan, memperbaiki taraf kehidupan, menumbuhkan kemandirian serta
memberdayakan generasi muda dalam berbagai profesi dan potensi kreatif yang dimiliki.
2. Menumbuhkan prakarsa, meningkatkan kemampuan, mensinergikan kepentingan dan
kebutuhan masyarakat, khususnya pemuda dalam berbagai aspirasinya untuk memperoleh dan
memanfaatkan hak-hak ekonomi; hukum; sosial; politik dan budaya.
3. Mendorong diperolehnya akses pendidikan, pelayanan kesehatan dan sosial yang baik sebagai
hak dasar warga negara demi terbangunnya pemuda yang sehat lahir dan batin serta berdaya
guna bagi masyarakat dan bangsa.
4. Berpartisipasi di dalam usaha peningkatan pengetahuan dan wawasan gender, serta usaha
pemberdayaan perempuan dan perlidungan anak.
5. Berpartisipasi aktif dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan Indonesia dalam rangka
mewujudkan sistem pemerintahan yang demokratis, berkeadilan, menghargai pluralitas dan Hak
Asasi Manusia (HAM) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

6. Menjalin kerjasama dengan berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta yang
mempunyai visi, persepsi dan misi yang sama untuk bersama-sama mendorong serta
memberdayakangenerasi muda guna menjadi manusia yang tangguh dalam rangka meningkatkan
harkat dan martabat.

BAB IV
USAHA-USAHA
Pasal 5
Untuk mencapai maksud dan tujuanya (BAB III, Pasal 4),organisasi ini melakukan usaha-usaha
dalam bidang sebagai berikut :
1. Peningkatan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
2. Pendidikan dan pelatihan profesi.
3. Pemberdayaan ekonomi terutama bagi pemuda.
4. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
5. Pengembangan jaringan dan kemitraan.
BAB V
KEANGGOTAAN
Pasal 6
Keanggotaan dalam organisasi ini adalah pemuda-pemudi Indonesia, dari beragam profesi, latar
belakang pendidikan dan potensi kreatif yang dimiliki tanpa membedakan suku, agama, ras
maupun bahasa.
BAB VI
KEKAYAAN ORGANISASI
Pasal 7
Kekayaan Organisasi terdiri dari :
a. Iuran anggota
b. Bantuan pemerintah, aparatur pemerintah, masyarakat dan badan-badan lain yang menaruh
minat terhadap pengembangan organisasi dan bersifat tidak mengikat
c. Zakat, Infaq, Shodaqoh, Hadiah, Hibah biasa, Hibah wasiat dan Wakaf
d. Pendapatan-pendapatan lain yang sah, legal serta tidak mengikat
BAB VII
KEPENGURUSAN
Pasal 8
Struktur kepengurusan organisasi ini terdiri dari :
1. Majelis Pimpinan Pusat (MPP)
2. Majelis Pimpinan Wilayah (MPW)
3. Majelis Pimpinan Cabang (MPC)
4. Majelis Pimpinan Anak Cabang (MPAC)
5. Majelis Pimpinan Cabang Istimewa (MPCI)

BAB VIII
PERMUSYAWARATAN
Pasal 9
Permusyawaratan dalam organisasi ini terdiri dari :
1. Kongres
2. Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS)
3. Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS)
4. Konferensi Wilayah (KONFERWIL)
5. Musyawarah Pimpinan Wilayah (MUSPIMWIL)
6. Musyawarah Kerja Wilayah (MUSKERWIL)
7. Konferensi Cabang (KONFERCAB)
8. Musyawarah Pimpinan Cabang (MUSPIMCAB)
9. Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB)
10. Musyawarah Kerja Pimpinan Anak Cabang

BAB IX
WADAH PENGEMBANGAN KADER DAN PROFESI
Pasal 10
1. Wadah pengembangan Kader dan profesi disingkat KADAP.

2. Wadah ini adalah badan semi otonom yang dibentuk disetiap jenjang kepengurusan guna
menunjang program dan tugas keorganisasian yang bersifat khusus dalam kerangka
pengembangan kader dan profesi.
BAB X
ATURAN PERUBAHAN PERALIHAN
Pasal 11
Anggaran dasar ini dapat dirubah oleh forum kongres dengan ketentuan sebelumnya telah
dilakukan kajian yang mendalam dan komprehensif dalam berbagai forum yang khusus diadakan
untuk itu serta mendapat dukungan dan persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) suara
yang hadir.
Pasal 12
Apabila GPS terpaksa harus dibubarkan harus dengankeputusan kongres, maka hak milik dan
kekayaan organisasi akan diputuskan oleh forum kongres.

BAB XI
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 13
1. Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran ini, diatur dalam anggaran rumah tangga.
2. Anggaran dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkan ANGGARAN DASAR
BAB I
NAMA, WAKTU DAN KEDUDUKAN
Pasal 1
1. Organisasi ini bernama Gerakan Pemuda Sehat disingkat GPS,
2. GPS didirikan di Jakarta pada hari Jumat, Tanggal 28 Oktober 2005 dengan jangka waktu
yang tidak terbatas,
3. GPS berkedudukan di Ibukota Negara, dan dapat membentuk kepengurusan di seluruh wilayah
Negara Kesatuan Republik Indonesia,
4. Apabila diperlukan dapat membentuk kepengurusan di Luar Negeri.
BAB II
AZAS DAN SIFAT
Pasal 2
Organisasi ini berasaskan PANCASILA
Pasal

Organisasi ini bersifat kebangsaan, independen, kepemudaan yang profesional

BAB III
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 4
1. Meningkatkan kesejahteraan, memperbaiki taraf kehidupan, menumbuhkan kemandirian serta
memberdayakan angkatan muda dalam berbagai profesi dan potensi kreatif yang dimiliki.
2. Mendorong diperolehnya akses pendidikan, pelayanan kesehatan dan sosial yang baik sebagai
hak dasar warga negara demi terbangunnya pemuda yang sehat lahir dan batin serta berdaya
guna bagi masyarakat dan bangsa.
3. Berpartisipasi di dalam usaha peningkatan pengetahuan dan wawasan gender, serta usaha
pemberdayaan perempuan dan perlidungan anak.

4. Menjalin kerjasama dengan berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta yang
mempunyai visi, persepsi dan misi yang sama untuk bersama-sama mendorong serta
memberdayakan angkatan muda guna menjadi manusia yang tangguh dalam rangka
meningkatkan harkat dan martabat.
BAB IV
USAHA-USAHA
Pasal 5
Untuk mencapai maksud dan tujuannya, organisasi ini melakukan usaha-usaha dalam bidang
sebagai berikut :
1. Peningkatan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
2. Pendidikan dan pelatihan profesi.
3. Pemberdayaan ekonomi terutama bagi pemuda.
4. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
5. Pengembangan jaringan dan kemitraan.
BAB V
KEANGGOTAAN
Pasal 6
Keanggotaan dalam organisasi ini adalah angkatan muda Indonesia, dari beragam profesi, latar
belakang pendidikan dan potensi kreatif yang dimiliki tanpa membedakan suku, agama, ras
maupun bahasa.
BAB VI
KEKAYAAN ORGANISASI
Pasal 7
Kekayaan Organisasi terdiri dari :
a) Iuran anggota
b) Bantuan pemerintah, aparatur pemerintah, masyarakat dan badan-badan lain yang menaruh
minat terhadap pengembangan organisasi dan bersifat tidak mengikat
c) Zakat, Infaq, Shodaqoh, Hadiah, Hibah biasa, Hibah wasiat dan Wakaf
d) Pendapatan-pendapatan lain yang sah, serta tidak mengikat
BAB VII
KEPENGURUSAN
Pasal 8
Struktur kepengurusan organisasi ini terdiri dari :
1. Majelis Pimpinan Pusat (MPP)
2. Majelis Pimpinan Wilayah (MPW)
3. Majelis Pimpinan Cabang (MPC)
4. Majelis Pimpinan Anak Cabang (MPAC)
5. Kelompok Kerja Kecamatan (POKJA)

6. Majelis Pimpinan Cabang Istimewa (MPCI) bila diperlukan


BAB VIII
PERMUSYAWARATAN
Pasal 9
Permusyawaratan dalam organisasi ini terdiri dari :
1. Kongres
2. Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS)
3. Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS)
4. Konferensi Wilayah (KONFERWIL)
5. Musyawarah Pimpinan Wilayah (MUSPIMWIL)
6. Musyawarah Kerja Wilayah (MUSKERWIL)
7. Konferensi Cabang (KONFERCAB)
8. Musyawarah Pimpinan Cabang (MUSPIMCAB)
9. Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB)
BAB IX
WADAH PENGEMBANGAN KADER PROFESI
Pasal 10
Disetiap tingkatan dapat dibentuk Badan-Badan sebagai wadah pengembangan kader profesi
berdasar minat dan bakat.
BAB X
ATURAN PERUBAHAN PERALIHAN
Pasal 11
Anggaran dasar ini dapat dirubah oleh forum kongres dengan ketentuan sebelumnya telah
dilakukan kajian yang mendalam dan komprehensif dalam berbagai forum yang khusus diadakan
untuk itu serta mendapat dukungan dan persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) suara
yang hadir.
Pasal 12
Apabila GPS terpaksa harus dibubarkan harus dengan keputusan kongres, maka hak milik dan
kekayaan organisasi akan diputuskan oleh forum kongres.
BAB XI
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 13
1. Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran ini, diatur dalam anggaran rumah tangga.
2. Anggaran dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkan