Você está na página 1de 6

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN PEMASARAN PADA

KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ASURANSI OLEH CALON


TERTANGGUNG DI PT. ASURANSI CENTRAL ASIA

ARNOLD ARZELAN
8335154461

I.

PENDAHULUAN
Kebutuhan akan jasa asuransi kini makin dirasakan, baik oleh
perorangan maupun dunia usaha di Indonesia. Asuransi merupakan sarana
finansial dalam tata kehidupan rumah tangga, baik dalam menghadapi
resiko yang mendasar seperti resiko kematian, atau dalam menghadapi
resiko atas harta benda yang dimiliki. Demikian pula dunia usaha dalam
menjalankan kegiatannya menghadapi berbagai resiko yang mungkin
dapat mengganggu kesinambungan usahanya.
Dengan mulai
membaiknya iklim dan minat masyarakat dalam bidang asuransi
mengakibatkan tingkat persaingan di dunia asuransi menjadi semakin
ketat. Strategi pemasaran merupakan salah satu senjata bagi perusahaan
untuk menghadapi persaingan pasar.
Kegiatan pemasaran sebagai salah satu kegiatan operasional
perusahaan merupakan hal penting guna meningkatkan volume penjualan
serta mengenalkan barang atau jasa yang akan ditawarkan kepada
masyarakat. Pemasaran adalah salah satu hal yang paling nyata terlihat
dan berada dalam semua fungsi yang dilakukan dalam bisnis. Suatu
produk tidak akan dibeli bahkan tidak dikenal apabila konsumen tidak
mengetahui kegunaan, keunggulan, dimana produk dapat diperoleh dan
harga produk tersebut. Untuk itulah konsumen yang menjadi sasaran
produk perusahaan perlu diberikan informasi yang jelas dan lengkap.
Pemasaran adalah proses sosial yang dengan proses satu individu dan
kelompok untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan
dengna menciptakan, menawarkan dan secara bebas mempertukarkan
produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain. Bagaimanapun juga,
keputusan konsumen dalam menjatuhkan pilihan sangat dipengaruhi oleh
persepsi yang ada dibenaknya.
PT. Asuransi Central Asia atau yang lebih dikenal sebagai ACA berdiri
sejak tanggal 29 Agustus 1956. Hingga saat ini ACA telah memainkan
peran yang tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia.
Disamping usaha konvensional yang dijalankan oleh perusahaan, ACA
telah masuk ke asuransi mikro dengan jaringan distribusi luas, yang
mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok nusantara. Dengan
premi rendah, jaminan sederhana namun pasti.
Berdasarkan uraian di atas, maka tentunya ACA harusnya sudah
melakukan pemasaran yang baik atas produknya. Oleh karena itu, maka
saya akan mencoba menganalisis manajemen pemasaran yang telah
dilakukan ACA dalam pemasaran produknya.

II.

IDENTITAS PRODUK

Pada saat ini ACA menyediakan beberapa layanan jasa asuransi guna
memenuhi
kebutuhan
konsumen.
Perusahaan
tersebut
sangat
memperhatikan setiap rincian yang ada dalam setiap kegiatan guna
mendukung dalam memberikan proses pelayanan yang profesional.. Produk
asuransi andalan ACA adalah ASRI (asuransi properti), OTOMATE (asuransi
kendaraan bermotor), dan produk asuransi mikro seperti asuransi demam
berdarah. Adapun produk lain yang ACA miliki antara lain asuransi properti,
konstruksi, pengangkutan, rangka kapal, New Travel Safe (asuransi
perjalanan), Medi+ (asuransi kesehatan), Wellwoman (asuransi kanker
wanita), asuransi kecelakaan diri, asuransi tanaman, dsb.
Produk - Produk Asuransi di PT. ACA :
- Asuransi Kebakaran :
Asuransi ini sebagai proteksi atas bangunan, perabotan rumah tangga,
perlengkapan rumah, mesin, dll yang disebabkan karena kebakaran, petir,
ledakan, asap dan akibat kejatuhan pesawat terbang.
- Asuransi Pencurian dan Pembongkaran :
Asuransi yang memberikan perlindungan atas Hilangnya barang-barang
akibat pencurian yang didahului tindakan kekerasan atau paksaan atau
diikuti oleh perusakan terhadap bangunan. Selain itu, dijamin pula
rusaknya barang-barang atau bangunan akibat tindakan kekerasan
tersebut.
- OTOMATE :
Asuransi Kendaraan dengan fasilitas mobil Pengganti, Road Side
Assistance, New for Old, valet service, mobile claim dan ambulans.
- Asuransi Kontruksi :
Asuransi yang menjamin Kerugian yang dialami pemilik proyek selama
dalam proses pembangunan infrastruktur teknik sipil akibat dari bencana
alam, kebakaran, ledakan, kelalaian pekerja, kurang cakapnya pekerja,
penggunaan bahan yang keliru
- Asuransi Pengangkutan :
Asuransi yang menjamin kerugian yang terjadi atas barang-barang yang
diangkut dari satu tempat ke tempat lain
- Asuransi Rangka Kapal :
Asuransi yang melindungi pemilik kapal atas kemungkinan terjadinya
tanggung jawab hukum pada pihak ketiga, kerugian pada harta benda
milik pihak ketiga, luka badan dan meninggalnya awak kapal pada kapal
sendiri dan kapal lain yang bertubrukan, kerusakan pada cargo, biaya

penarikan kapal (wreck removal), biaya - biaya hukum dan pencemaran air
laut (polusi) yang disebabkan oleh pengoperasian kapal.
- Asuransi Demah Berdarah :
Asuransi yang memberikan perlindungan dari risiko penyakit demam
berdarah
- Asuransi New Travel Safe :
Asuransi yang memberikan perlindungan selama melakukan perjalanan
mulai dari biaya pengobatan di luar negeri, kecelakaan diri, keterlambatan
penerbangan, hingga kehilangan bagasi
- Asuransi Tanaman :
Asuransi yang menjamin kerugian yang dialami oleh tanaman perkebunan
tersebut di atas terhadap akibat dari Kebakaran atau yang dipersamakan
dengan kebakaran seperti petir, peledakan, kejatuhan pesawat terbang.
- Asuransi Kanker Wanita (WellWoman) :
Asurnasi yang memberikan manfaat khusus bagi wanita yang terdiagnosa
kanker pada organ kewanitaan dengan manfaat santunan maksimal
sampai dengan Rp 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah).

III.

PEMBAHASAN

Dalam mencapai strategi pemasaran yang tepat yang telah diterapkan


ACA, kita dapat melihat dari faktor bauran pemasaran (Marketing Mix).
Faktor-faktor yang membentuk bauran pemasaran umumnya dikategorikan
menjadi empat variabel (4P) yaitu product (produk), price (harga), place
(tempat/distribusi) dan promotion (promosi) .
1.Produk
ACA dalam memasarkan produknya memfokuskan pada penjualan produk
asuransi umum/kerugian. Produk asuransi ini meliputi produk-produk yang
telah disebutkan di atas. Dapat kita lihat bahwa ACA memiliki banyak produk
asuransi yang tidak dimiliki oleh asuransi lain, seperti misalnya asuransi
DBD, asuransi tanaman dan asuransi kanker wanita. Meskipun premi yang
dihasilkan tidak sebesar produk yang lain, namun produk-produk inilah yang
menjadi daya tarik ACA.
2.Harga
Harga dalam asuransi diwujudkan dalam bentuk tingkat premi (premium
rates). Dalam industri asuransi, keputusan penetapan harga yaitu premi
berkaitan dengan premi yang sesuai dengan kebijakan, bunga yang
dikenakan untuk standar pembayaran premi dan fasilitas kredit dan komisi
yang dikenakan untuk underwriting dan konsultasi. Secara teori strategi
yang dapat diterapkan perusahaan adalah menetapkan premi lebih tinggi
atau lebih rendah berdasarkan tingkatan atau standar dari pemegang polis.

Perusahaan akan selalu mengambil langkah yang aman demi kelangsungan


kehidupan perusahaan, sehingga tidak mengalami kerugian serta tidak
kehilangan konsumen dengan berpindah ke produk pesaing lainya.
3.Distribusi / Tempat
Berdasarkan pengamatan, mekanisme distribusi yang telah dilakukan oleh
ACA yaitu sistem keagenan, yang mana merupakan ciri khusus distribusi
pada perusahaan asuransi.
Factor penunjang lainnya ialah seperti letak kantor operasional ACA. Sejauh
ini, ACA telah memiliki kantor pusat yang beroperasi di Slipi, Jakarta dan
memiliki 42 kantor cabang yang tersebar di Indonesia. Hal ini akan
memudahkan bagi para konsumen yaitu pemegang polis yang ingin mencari
informasi lebih lanjut mengenai produk asuransi.
4.Promosi
Promosi merupakan suatu kegiatan yang bersifat mengajak atau membujuk
agar konsumen tertarik dengan produk yang ditawarkan.
ACA selalu mengadakan promosi untuk membantu meningkatkan angka
produk penjualan seperti:
- Personal selling, dimana penawaran premi dilakukan oleh para agen yang
intensif dan focus dalam melakukan penawaran agar seorang calon
konsumen mencoba produk dari ACA
- Mengikuti event-event seminar yang berhubungan dengan asuransi.
Promosi yang dilakukan ACA adalah sebagai sponsor seminar-seminar
tersebut. Kesempatan yang diperoleh melalui kegiatan seminar yaitu
kemudahan dalam membagikan brosur kepada peserta seminar sehingga
diharapkan relatif mudah menjaring konsumen baru yang datang pada
acara seminar tersebut.
- ACA juga melakukan promosi melalu media social seperti facebook,
twitter, instagram dll. Yang mana media social pada saat ini merupakan
suatu hal yang sangat umum dan hampir semua orang menggunakaanya.
Penggunaan media social untuk promosi dianggap cukup efektif karena
tidak memerlukan biaya yang besar.

PENGARUH NAMA PERUSAHAAN (BRAND)


PT. ACA telah berdiri selama 60 tahun , maka seharusnya kualitas produk
yang disediakan tidak perlu diragukan lagi. PT. ACA yang sebelumnya
merupakan milik Bank BCA (yang sekarang telah dimiliki oleh Djarum)
merupakan salah satu perusahaan asuransi ternama di Indonesia. Karena

sudah memiliki nama, maka ACA tidak perlu lagi melakukan promosi /
iklan besar-besaran (contoh : iklan di media elektronik, banner, dll). Secara
tidak langsung, para customer / tertanggungnya lah yang mempromosikan
ACA ke masyarakat. Bisa melalu rekomendasi atau mungkin Word of Mouth
(WOM)

IV.

KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ACA


secara keseluruhan sudah menerapkan strategi bauran pemasaran, yaitu
ACA telah memiliki produk asuransi yang beragam, dengan premi atau harga
yang relatif terjangkau, menerapkan promosi yang fokus dan terarah melalui
seminar-seminar, mendistribusikan produk melalui jalur distribusi personal
selling yang memadai dan romosi melalu media social. Aspek promosi lebih
mendapatkan prioritas dibandingkan dengan aspek bauran pemasaran
lainnya karena dianggap dapat meluaskan jangkauan calon pemegang polis.
Untuk lebih meningkatkan volume penjualan, perusahaan perlu memiliki
alternatif media lain untuk tujuan promosi sebagai pendorong.