Você está na página 1de 3

apakah setiap transformasi memiliki titik tetap?

transformasi T(x,y)=(x + 4, y - 3) tidak memiliki titik tetap tetapi memiliki garis tetap.
Bukti:
Misalkan P(x,y) titik tetap
Maka T(P) = (x + 4, y - 3) = P=(x,y) x + 4 = x 4 = 0 y 3 = y -3 = 0 Jadi T tidak
punya titik tetap
misalkan T(x,y) = (2x + y, x - y)
2x + y = x dan x - y = y maka
x + y=0
x2 y=0+
y=0 dan x=0
2 x + y=2
x y = y
Jadi T hanya punya satu titik tetap yaitu (0,0) Misalkan A=(x,y) suatu titik tetap, maka

berlaku (x,y)=(y, 4x) sehingga berlaku x=y dan y=4x diperoleh x=0 dan y=0 ; berarti titik
(0,0) merupakan satu-satunya titik tetap.
Apakah setiap transformasi memiliki garis tetap?
Diketahui T(x,y) = (y, 4x) apakah merupakan garis tetap?
misal ax + by + c = 0 garis tetap maka:
T(x,y) = (y, 4x) = (x, y) diperoleh : y = x ; x =

1
y'
4

maka:
ax + by + c = 0

ay c 0

14
bx
4bx + ay + 4c = 0

Dalam KBBI trasformasi diartikan sebagai perubahan rupa (bentuk, sifat, fungsi dan
sebagainya). Sedangkan menurut ari (2013 : 189) menyatakan transformasi sama dengan pemetaan.
Jadi dapat disimpulkan trasformasi adalah pemetaan yang merubah letak atau bentuk. Contoh ketika
kita melihat objek katakanlah

ABC

tetap pada posisinya maka ketika

posisi maka perpindahan tersebut adalah hasil dari transformasi.


Definisi
Trasformasi bidang berarti sebuah aturan yang memasangkan setiap
titik pada bidang denga titik yang berbeda atau titik itu sendiri.

ABC

berpindah

1. Pencerminan
2.
Definisi
Suatu transformasi pada suatu bidang V adalah suatu fungsi bijektif
dari V ke V.
Sehingga dalam penulisan yang lain, dapat dinyatakan T: V V merupakan transformasi jika T
merupakan fungsi bijektif, dengan V = {(x,y) | x,y R}. Berkenaan dengan definisi transformasi
yang merupakan fungsi bijektif, perlu terlebih dahulu ditegaskan tentang pengertian fungsi, fungsi
injektif (satu-satu), fungsi surjektif (pada/onto).
Definisi : suatu fungsi f dari himpunan A kedalam himpunan B, adalah suatu yang memasangkan
setiap anggota A dengan tepat satu ke anggota B. Dengan notasi matematika dapat dituliskan f : A
B merupakan fungsi jika a, b di A, a = b maka f(a) = f(b).

Transformasi linier
Definisi
Jika f :V W adalah sebuah fungsi dari ruang fektor V ke dalam ruang vektor W, maka F
di sebut transformasi linier (pemetaan linier) jika :
1. F(u+v) = F(u) + F(v), untuk semua vektor u dan v di V
2. F(ku) = kf(u) untuk semua vektor u di dalam V dan semua skala k
Contoh
Misal F:R2 R3 adalah sebuah fungsi yang didefinisikan oleh:
F(x,y) = (x, x+y, x-y)
Bukti bahwa F adalah transformasi linier.
Jawab:
Misalkan u = (x1,y1) dan v = (x2, y2) maka u + v =(x1 + x2, y1 + y2).
F(u) = F(x1,y1) = (x1, x1 + y1, x1-y1)
F(v) = F(x2,y2) = (x2,x2 + y2, x2-y2)
F(u) + F(v) = (x1,x1+y1,x1-y1)+(x2,x2+y2,x2-y2)
= (x1+x2,x1+x2+y1+y2,x1+x2-y1-y2)
Dan,
F(u+v) = (x1+x2,[x1+x2]+[y1+y2], [x1+x2]-[y1=y2])
= (x1,x1 + y1, x1-y1)+(x2,x2+y2,x2-y2)
= (x1+x2,x1+x2+y1+y2,x1+x2-y1-y2)
= f(u) + F(v) Syarat (i) dipenuhi.
Misalkan k adalah sebuah skalar, ku = (kx1, ky1), maka
F(ku) = (kx1, kx1 +ky1, kx1 ky1)
= k(x1,x1+y1,x1 y1)
= k f(u) syarat (ii) dipenuhi.
Jadi F adalah sebuah transformasi linier

http://kbbi.web.id/transformasi
https://www.academia.edu/11860499/pengertian_transformasi_dan_jenis-jenisnya