Você está na página 1de 14

Aplikasi Asam Basa

Oleh:
Grace Fortunatus Raharjo
611510011

Fakultas Sains dan Teknologi


Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung
2015

Aplikasi Asam Basa

Oleh:
Grace Fortunatus Raharjo
611510011

Fakultas Sains dan Teknologi


Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung
2015
i

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
karena atas berkat dan
rahmat-Nya, penulis dapat menyelesikan karya tulis yang berjudul
Aplikasi Asam Basa.
Penulis juga berterima kasih kepada Ibu Zuri, selaku Dosen Universitas
Machung yang telah
membimbing dan membantu penulis dalam menyelesaikan karya tulis ini.
Selain itu, penulis
juga berterima kasih kepada keluarga dan teman yang telah mendukung
dalam penulisan
karya tulis ini.
Penulis berharap dengan dibuatnya karya tulis ini, pembaca dapat
mengetahui tentang
pengertian asam dan basa, dan aplikasinya dalam kehidupasn sehari-hari.
Penulis berharap karya tulis ini dapat menambah pengetahuan
pembaca. Pembaca dapat
memberikan kritik dan saran terhadap penulisan karya tulis ini. Jika ada
kesalahan kata dalam
karya tulis ini, penulis mohon maaf.

Malang, 31 Oktober 2015

Penulis

ii

DAFTAR ISI
Halaman
judul
.i
Kata
Pengantar
..ii
Daftar
Isi
iii
BAB

I
PENDAHULUAN
1

1.1

Latar

Belakang
..1
1.2 Rumusan
Masalah
..1
1.3 Tujuan
.1
1.4 Manfaat
.1
BAB
PEMBAHASAN
.1-7

II

2.1

Pengertian

Asam

dan

Basa
1-4
2.2

Penerapan

Asam

dan

Basa..
5-7
BAB

III

PENUTUP
8

iii

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang

Dalam kehidupan ini, siapa yang tidak mengetahui tentang asam dan
basa. Asam dan basa berperan sangat besar dalam kehidupan setiap
orang. Kita berinteraksi dengan asam dan basa setiap hari. Salah satu

contohnya adalah makanan yang kita konsumsi. Sebagian besar bersifat


asam, sedangkan pembersih yang kita gunakan (sabun, detergen, dll.)
bersifat basa. Enzim-enzim dan protein dalam tubuh kita juga bersifat
asam.
Selain itu, asam dan basa sangat mempengaruhi kondisi lingkungan.
Keasaman tanah akan berpengaruh terhadap kondisi tumbuhan yang ada
di atasnya. Kualitas air juga dapat ditentukan dengan mengukur tingkat
keasamannya. Suatu daerah yang dilanda hujan asam akan mengalami
kerusakan lingkungan yang cukup buruk.
Kebanyakan asam dan basa (yang belum bercampur dengan senyawa
lain) di alam berupa liquid (larutan). Karena bentuk inilah yang mudah
untuk direaksikan dengan senyawa lainnya. Meskipun asam dan basa
yang kita konsumsi sehari-hari berupa padatan seperti makanan dan
sabun, namun pada akhrinya membutuhkan reaksi atau dicampur dengan
air ( agar lebih mudah diserap atau digunakan).
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Bagaimana pengertian asam dan basa ?
1.2.2

Bagaimana manfaat asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari ?

1.3 Tujuan
1.3.1 Agar kita dapat membedakan antara asam dan basa
1.3.2 Mengetahui aplikasi dalam kehidupan sehari-hari

1.4 Manfaat
Untuk memberikan pemahaman yang tepat tentang asam dan basa
Dapat membedakan antara asam dan basa
1

BAB II

PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Asam dan Basa
Asam merupakan salah satu penyusun dari berbagai bahan makanan dan
minuman, misalnya cuka, keju, dan buah-buahan. Menurut Arrhenius,
asam adalah zat yang dalam air akan melepaskan ion H+. Jadi, pembawa
sifat asam adalah ion H+ (ion hidrogen), sehingga rumus kimia asam
selalu mengandung atom hidrogen.
Sifat-sifat asam:
1. Rasanya masam ketika dilarutkan dalam air
2. Asam terasa menyengat saat disentuh, terutama bila asam tersebut
adalah asam kuat
3. Dari segi reaktivitasnya, asam bereaksi kuat dengan kebanyakan
logam, atau bersifat korosif terhadap logam
4. Dari segi daya hantar listriknya, asam walaupun tidak selalu ionik, ia
bersifat elektrolit atau dapat menghantarkan arus listrik.
Basa (Hidroksida)
Dalam keadaan murni, basa umumnya berwujud Kristal padat dan bersifat
kaustik.
Basa jika dilarutkan dalam air dapat elepaskan ion OH-(hidroksida).
Sifat-sifat basa:
1. Rasanya pahit
2. Terasa licin seperti sabun saat disentuh
3. Dari segi reaktivitasnya, senyawa basa bersifat kaustik yaitu dapat
merusak kulit jika senyawa basa tersebut berkadar tinggi

4. Basa juga merupakan senyawa elektrolit atau dapat menghantarkan


arus listrik

Teori Asam dan Basa


Asam merupakan zat yang memiliki sifat-sifat yang
spesifik,

misalnya

memiliki

rasa

asam,

dapat

merusak

permukaan logam juga lantai marmer atau biasa disebut


korosif.

Asam

juga

dapat

bereaksi

dengan

logam

dan

menghasilkan gas Hidrogen, sebagai indikator sederhana


terhadap senyawa asam, dapat digunakan kertas lakmus,
dimana asam dapat mengubah kertas lakmus biru menjadi
merah. Asam klorida dalam geteh pencernaan dilambung,
asam asetat sebagai asam penyusun dalam cuka, asam
karbonat yang memberikan rasa segar dalam minuman
berkarbonat, dan asam sitrat yang dikandung dalam berbagai
jeruk.
Basa merupakan zat yang memiliki sifat sifat yang
spesifik, seperti lilin. Jika mengenai kulit kulit dan terasa getir,
serta dapat mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.
Banyak orang mengenali bau rangsang yang kuat (dari) basa
amonia, lazim digunakan dalam bentuk larutan air dan
berbagai cairan pembersih sebagai pemati hama.
Teori Arrhenius

Menurut Arrhenius (1884), asam adalah zat yang


melepaskan ion H+ atau H3O+ dalam air. Sedangkan basa
adalah senyawa yang melepas ion OH- dalam air. Bila asam
dan basa direaksikan, maka produk yang akan terbentuk
adalah senyawa netral (yang disebut garam) dan air. Reaksi
ini disebut sebagai reaksi pembentukan garam atau reaksi

penetralan, yang akan mengurangi ion H+ dan OH- serta


menghilangkan sifat asam dan basa dalam larutan secara
bersamaan. Jika asam yang bereaksi dengan basa adalah
asam poliprotik,

maka akan dihasilkan lebih dari satu jenis

garam. Misalnya pada rekasi antara NaOH dengan H2SO4.

Teori Brnsted-Lowry
Teori Brnsted-Lowry adalah teori mengenai asam basa
yang

digagaskan

oleh

Johannes

Nicolaus

Brnsted

dan

Thomas Martin Lowry pada tahun 1923 secara terpisah. Dalam


teori ini, asam Brnsted didefinisikan sebagai sebuah molekul
atau ion yang mampu melepaskan atau "mendonorkan" kation
hidrogen (proton, H+), dan basa Brnsted sebagai spesi kimia
yang mampu menarik atau "menerima" kation hidrogen
(proton).
Reaksi Asam-Basa dalam Larutan Garam dalam Air
Dalam air murni terdaat ion H + (atau H3O+) dari ion OHdalam konsentrasi yang sama, yang sangat kecil. Bila
konsentrasi H+ sama dengan konsentrasi OH-

maka larutan

disebut netral. Jika konsentrasi H + lebih tinggi daripada


konsentrasi

OH-,

maka

larutan

itu

bersifat

asam.

Jika

konsentrasi OH- lebih tinggi daripada konsentrasi H+, larutan


bersifat basa.Larutan air dari garam-garam dapat bersifat
asam, basa atau netral, bergantung pada garamnya. Suatu
larutan air (dari) ammonium klorida, NH4Cl, memerahkan
lakmus biru; jadi, lrutan ini bersifat asam. Suatu larutan air
(dari) natrium asetat, NaC2H3O2, mempunyai efek sebaliknya
dan membirukan lakmus merah; jadi larutan ini bersifat basa.
Suatu latutan air (dari) natrium klorida, NaCl, atau ammonium

asetat, NH4C2H3O2, tak mempunyai pengaruh pada lakmus dan


mestilah bersifat netral. Untuk menerangkan perbedaan ini,
haruslah

diperhatikan

reaksi

kation

atau

anion

(atau

keduanya) dari suatu garam dengan air, suatu proses yang


dikenal sebagai hidrolisis.

2.2 Penerapan Asam dan Basa


Asam merupakan salah satu senyawa yang memiliki peranan yang sangat
penting dalam
kehidupan.
NAMA ASAM
a. Asam dalam tubuh(lambung):
Asam klorida
b. Asam dalam industri
Asam sulfat

Asam nitrat

Asam klorida

FUNGSI
Mematikan bakteri dalam makanan
Menciptakan kondisi yang sesuai
untuk memulai pencernaan protein

Membuat pupuk
Baterai mobil
Membuat pupuk
Bahan peledak
Membersihkan logam pada proses
penyepuhan

c.

Asam dalam obat-obatan


Asam borat
Asam salisilat(aspirin)
Asam cuka

Pencuci mata
Meredakan sakit kepala
Mengobati sengatan tawon(basa dari
sengatan awon dinetralkan dengan
asam cuka

d.

Asam di laboratorium:asam

Membuat suasana asam dalam larutan


Menetralkan larutan yang bersifat

basa
Untuk direaksikan dengan zat lain
Mengawetkan makanan

klorida,asam sulfat,asam asetat,


e.

asam nitrat
Asam dalam makanan: asam
benzoat, asam propionat, asam
sorbat

Meskipun asam adalah senyawa yang sangat berguna, tetapi asam juga
dapat

menimbulkan

berbagai

kerusakan

pada

bahan-bahan

yang

dikenainya karena asam bersifat korosif. Salah satunya adalah peristiwa


hujan asam.
5

Berikut adalah beberapa dampak yang ditimbulkan oleh hujan asam:


a. mungubah pH tanah sehingga kondisinya tidak sesuai dengan
tumbuhan dan mengakibatkan pohon/tanaman mati.
b. dapat menghilangkan unsur-unsur hara dalam tanah sehingga
mengurangi kesuburan
tanah.
c. mengubah pH air sehingga dapat mematikan ikan-ikan dan biotabiota air.
d. merusak bangunan, terutama yang terbuat dari batu pualam
(karbonat dan logam
Seperti halnya asam, basa juga banyak kita jumpai dalam kehidupan
sehari-hari. Para ibu
rumah tangga menggunakan abu gosok untuk mencuci piring. Basa dalam
abu gosok dapat
bereaksi dengan kotoran berupa lemak/minyak , sehingga menjadi larut.
Sedangkan, untuk
mencuci piring yang sangat berminyak perlu menggunakan sabun. Sabun
dapat melarutkan
lemak dan minyak. Para penderita magh selalu minum obat berupa
magnesium hidroksida

atau aluminium hidroksida.

NAMA BASA
a. Basa dalam

pembersih rumah

minyak,sehingga dapat

tangga
Soda api(natrium

digunakan untuk
membuka sahran bak

hidroksida)

FUNGSI
Melarutkam lemak dan

mandi yang mampet


Membersihkan oven

pemanggang
Menghancurkan
selulosa, sehingga dapat

Kalsium hidroksida

membuka saluran toilet

yang tertutup bahan tisu

Amonia

b. Basa dalam industri


Kalium hidroksida

bangunan yang terdapt

dan natrium
hidroksida

dan kertas
Bahan membuat

pada semen
Membersihkan kaca
Memersihkan muka

Menetralkan tanah

Kalsium hidroksida

pertanian yang kelebihan

asam
Bahan untuk membuat

sabun,kertas dan rayon


Bahan untuk membuat
pemutih

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Asam dan basa berperan sangat besar dalam kehidupan. Sebagian
besar kegiatan kita tidak terlepas dari penggunaan asam dan basa.
Misalnya makanan yang kita makan sebagian besar bersifat asam dan
sabun yang kita gunakan bersifat basa. Penggunaan asam dan basa juga
dapat digunakan dalam obat yang kita konsumsi. Jadi peran asam dan
basa dalam kehidupan kita sehari-hari sangat besar.