Você está na página 1de 4

Artikel Tentang Stone Column

Beberapa dekade terakhir penggunaan stone colums mengalami peningkatan dalam perbaikan tanah
lunak untuk menaikkan daya dukung tanah dan untuk mengurangi settlements. Teknik perbaikan
tanah dengan menggunakan stone column ini sangat baik untuk digunakan pada struktur yang
memiliki area yang luas seperti tanki penyimpanan minyak, timbunan, dan struktur lain yang mungkin
memiki penurunan yang besar.
Stone column merupakan salah satu teknik perbaikan tanah untuk meningkatkan Daya dukung tanah
pada tanah lunak. Secara umum proses konstruksi stone column yaitu dengan membuat lubang pada
tanah yang ingin ditingkatkan daya dukungnya selanjutnya kedalam lubang tersebut dimasukkan
material granular (coarse agregat) dengan berbagai ukuran. Rasio perbedaan ukuran tersebut
ditentukan berdasarkan criteria design yang diinginkan. Biasanya seiring dengan dimasukkannya
material granular dilakukan proses penggetaran yang dilakukan oleh vibroflot yang digunakan pada
proses vibroflotation sehingga material granular yang berada di lubang terseubt tersebut bisa
semakin memadat. Sehingga berdasarkan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan Stone Colum
adalah salah satu teknik perbaikan tanah dengan cara memasukkan material gravel (coarse agregat)
yang dipadatkan sehingga daya dukung tanah disekitarnya meningkat.

Bandar udara internasional


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pemandangan Terminal 2, Bandar Udara Internasional Taiwan Taoyuan

Suatu bandar udara internasional merupakan sebuah bandar udara yang dilengkapi dengan
fasilitas Bea dan Cukai dan imigrasiuntuk menangani penerbangan internasional menuju dan
dari negara lainnya. Bandara sejenis itu umumnya lebih besar, dan sering
memiliki landasan lebih panjang dan fasilitas untuk menampung pesawat besar yang sering
digunakan untuk perjalanan internasional atau antarbenua. Bandara internasional sering
menangani penerbangan domestik (penerbangan yang terjadi di satu negara) juga penerbangan
internasional. Di beberapa negara kecil kebanyakan bandar udara merupakan internasional,
sehingga konsep suatu "bandara internasional" memiliki makna kecil. Di negara-negara tersebut,
terdapat sebuah sub-kategori bandar udara internasional terbatas yang menangani penerbangan
internasional, tetapi terbatas pada tujuan jarak pendek (umumnya karena faktor geografi) atau
campuran bandara sipil/militer.
Banyak bandara yang memberikan penerbangan internasional terjadwal memiliki kata
"internasional" pada nama resminya, tetapi yang lain, termasuk bandara besar seperti Bandar
Udara London Heathrow, tidak. Kebalikannya, beberapa bandara yang menyebut
dirinya bandara internasional, khususnya di kota-kota kecil Amerika Serikat, kenyataannya tidak
memiliki penerbangan sipil maskapai internasional terjadwal tetapi memiliki fasilitas bea cukai
dan imigrasi yang melayani penerbangan sewaan, kargo dan umum. Dalam hal ini layanan bea
cukai dan imigrasi hanya tersedia dengan peringatan resmi selama beberapa jam. Contohya
seperti Bandar Udara Internasional Gerald R. Ford di Grand Rapids, Michigan, Bandar Udara
Internasional Gary/Chicago di Gary, Indiana.
Bandara lainnya yang sebelumnya melayani penerbangan internasional sekarang melayani
penerbangan domestik (lalu lintas internasional telah dialihkan ke bandar udara yang lebih baru
dan besar di daerah itu) tetapi menggunakan kata "internasional" pada namanya. Contohnya
seperti:

Bandar Udara Internasional Tokyo (Haneda), di Tokyo, Jepang, digantikan oleh Bandar
Udara Internasional Narita

Bandar Udara Taipei Songshan di Taipei, Taiwan (yang berarti "Bandar Udara
Internasional Taipei" dalam bahasa Tionghoa), digantikan oleh Bandar Udara Internasional
Taoyuan.

Bandar Udara Internasional Gimpo di Seoul, Korea Selatan, digantikan oleh Bandar
Udara Internasional Incheon

Bandar Udara Internasional Shanghai Hongqiao di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok,


digantikan oleh Bandar Udara Internasional Pudong.

Beberapa bandara internasional juga melayani sebagai "hub", atau tempat di mana penerbangan
tidak langsung dapat mendarat dan penumpang berganti pesawat. Bandar udara internasional
sering terdapat cabang maskapai, dan kebanyakan diantaranya luar negeri.
Penumpang yang berganti ke penerbangan domestik dari sebuah penerbangan internasional
diharuskan membawa bagasi merka yang sudah dicek melalui Bea dan Cukai dan mengecek
ulang di counter maskapai domestik, membutuhkan waktu yang lama selama proses itu. Dalam
beberapa hal di Eropa bagasi dapat dikirim ke tujuan akhir bahkan apabila itu merupakan
penerbangan domestik.
Pada sejumlah hal, pelancong dan pesawat dapat melewati Bea dan Cukai dan imigrasi di
bandara keberangkatan. Seperti contohnya, Amerika Serikat memiliki petugas bea cukai dan
imigrasi di beberapa bandara Kanada. Ini membolehkan penerbangan dari bandar udara
tersebut terbang menuju bandara AS yang tidak memiliki fasilitas bea cukai dan imigrasi. Bagasi
dari penerbangan tersebut juga dapat dikirim ke tujuan akhir di AS melalui bandar udara masuk.

Suatu bandar udara domestik merupakan sebuah bandar udara yang hanya menangani
penerbangan domestik atau penerbangan di negara yang sama. Bandara domestik tidak
memiliki fasilitas bea cukai dan imigrasi dan tidak mampu menangani penerbangan menuju atau
dari bandara luar negeri.
Bandara tersebut umumnya memiliki landasan pendek yang hanya dapat
menangani pesawat jarak pendek/menengah dan lalu lintas regional. Di beberapa negara,
bandar udara sejenis itu tidak memiliki pemeriksaan keamanan / detektor logam, tetapi
pemeriksaan seperti itu telah diadakan beberapa tahun belakangan ini.
Kebanyakan bandara kotamadya di Kanada dan Amerika Serikat masuk dalam kelompok ini. Di
bandara internasional di Kanada, terdapat terminal domestik yang menangani penerbangan
di Kanada (terbang dari satu kota Kanada ke kota lainnya).
Beberapa negara kecil tidak memiliki bandar udara domestik umum, atau bahkan penerbangan
domestik umum, contohnya Belgia dan Singapura.

Fasilitas bandar udara[sunting | sunting sumber]


Fasilitas bandar udara yang terpenting adalah:
Sisi Udara (Air Side)[sunting | sunting sumber]

Runway atau landas pacu yang mutlak diperlukan pesawat. Panjangnya landas pacu
biasanya tergantung dari besarnya pesawat yang dilayani. Untuk bandar udara perintis yang

melayani pesawat kecil, landasan cukup dari rumput ataupun tanah diperkeras (stabilisasi).
Panjang landasan perintis umumnya 1.200 meter dengan lebar 20 meter, misal melayani
Twin Otter, Cessna, dll. pesawat kecil berbaling-baling dua (umumnya cukup 600-800 meter
saja). Sedangkan untuk bandar udara yang agak ramai dipakai konstruksi aspal, dengan
panjang 1.800 meter dan lebar 30 meter. Pesawat yang dilayani adalah jenis turbo-prop atau
jet kecil seperti Fokker-27, Tetuko 234, Fokker-28, dlsb. Pada bandar udara yang ramai,
umumnya dengan konstruksi beton dengan panjang 3.600 meter dan lebar 45-60 meter.
Pesawat yang dilayani adalah jet sedang seperti Fokker-100, DC-10, B-747, Hercules, dlsb.
Bandar udara international terdapat lebih dari satu landasan untuk antisipasi ramainya lalu
lintas.

Apron atau tempat parkir pesawat yang dekat dengan terminal building,
sedangkan taxiway menghubungkan apron dan runway. Konstruksi apron umumnya beton
bertulang, karena memikul beban besar yang statis dari pesawat.

Untuk keamanan dan pengaturan, terdapat Air Traffic Controller, berupa menara khusus
pemantau yang dilengkapi radio control dan radar.

Karena dalam bandar udara sering terjadi kecelakaan, maka disediakan unit
penanggulangan kecelakaan (air rescue service) berupa peleton penolong dan pemadam
kebakaran, mobil pemadam kebakaran, tabung pemadam kebakaran, ambulans, dan
peralatan penolong lainnya.

Juga ada fuel service untuk mengisi bahan bakar avtur.

Sisi Darat (Land Side)[sunting | sunting sumber]

Terminal bandar udara atau concourse adalah pusat urusan penumpang yang datang
atau pergi. Di dalamnya terdapat pemindai bagasi sinar X, counter check-in, (CIQ, Custom Inmigration - Quarantine) untuk bandar udara internasional, dan ruang tunggu (boarding
lounge) serta berbagai fasilitas untuk kenyamanan penumpang. Di bandar udara besar,
penumpang masuk ke pesawat melalui garbarata atau avio bridge. Di bandar udara kecil,
penumpang naik ke pesawat melalui tangga (pax step) yang bisa dipindah-pindah.

Curb, adalah tempat penumpang naik-turun dari kendaraan darat ke dalam bangunan
terminal

Parkir kendaraan, untuk parkir para penumpang dan pengantar/penjemput, termasuk


taksi