Você está na página 1de 1

ALIRAN ROMANTISME

Romantisme adalah corak dalam seni rupa yang berusaha menampilkan hal-hal yang
fantastik, irasional, indah dan absurd. Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang
tragedi yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita roman.
Penggambaran obyeknya lebih sedikit dari kenyataan, warna yang lebih meriah, gerakan
yang lebih lincah, pria yang lebih gagah, wanita yang lebih cantik dsb.
Tokoh-tokohnya antara lain: Eugene Delacroix, Theodore Gericault dan Jean Baptiste.
Dari Indonesia sendiri ada Raden Saleh yang lebih dikenal dengan aliran Romantismenya.
Ciri - ciri :
1. Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional.
2. Penuh gerak dan dinamis.
3. Warna bersifat kontras dan meriah.
4. Pengaturan komposisi dinamis.
5. Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
6. Kedahsyatan melebihi kenyataan
Contoh :

The Third of May, 1808


Lukisan The Third of May, 1808 yang
dibuat tahun 1814 karya Francisco Goya
(1746-1828),
merupakan
peringatan
tentang peristiwa hukuman mati terhadap
orang-orang Spanyol, yang melakukan
perlawanan terhadap tentara Perancis di
Madrid. Goya melukiskan orang-orang itu
dengan penuh kekuatan emosi, dengan
mengolah
unsur
gelap-terang.
Ia
menggambarkan figur tentara Perancis
seperti robot, mengarahkan senapannya
pada tawanan yang tampak tidak bisa berkutik lagi. Di sini tidak terdapat kesan heroik pada
orang-orang Spanyol itu, tetapi kengerian sebagai korban ketidakadilan.