Você está na página 1de 6

Item Statistics

Alternative Statistics
--------------------------------------------------------Seq. Scale
Prop.
Point
Prop.
Point
No.
-Item Correct Biser. Biser.
Alt. Endorsing Biser. Biser. Key
---- ----- ------- ------ ---------- --------- ------ ------ --9

0-9

0.263

-0.021

-0.016

CHECK THE KEY


E was specified, C works better

A
B
C
D
E
Other

0.158
0.053
0.368
0.158
0.263
0.000

-0.508
-0.724
0.376
0.272
-0.021
-9.000

-0.336
-0.348
0.294
0.180
-0.016
-9.000

?
*

Analisis Keluaran Iteman:

1. Indeks tingkat kesulitan P= 0.263 , yang berarti butir soal terlalu sulit.
2. Indeks daya pembeda D= -0.021 ( jika menggunakan korelasi biserial) dan D= -0.016
(jika menggunakan korelasi biserial titik). Ini berarti butir soal no 9 merupakan bukan
butir soal yang baik karena daya pembedaanya negatif.
3. Untuk pengecoh A banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 15,8 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D = -0,336 . Berarti , pengecoh A dipilih lebih banyak kelompok
bawah daripada kelompok atas. Ini berarti pengecoh A berfungsi.
4. Untuk pengecoh B, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 5,3 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D= -0.348. Karena indeks daya pembedanya negatif, berarti
pengecoh B dipilih lebih banyak kelompok bawah daripada kelompok atas. Ini berarti
pengecoh B berfungsi.
5.

Untuk pengecoh C, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 36,8% peserta dan
diperoleh indeks daya beda = 0,294. Karena indeks daya pembedanya positif, berarti
pengecoh C dipilih lebih banyak kelompok atas daripada kelompok bawah. Ini berarti
pengecoh C tidak berfungsi.

6. Untuk pengecoh D, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 15,8% peserta dan
diperoleh indeks daya beda = 0,180. Karena indeks daya pembedanya positif, berarti

pengecoh D dipilih lebih banyak kelompok atas daripada kelompok bawah. Ini berarti
pengecoh D tidak berfungsi.
7.

Semua peserta mengerjakan soal no 9 ( lihat alternatif other 0%)

8. Perhatikan bahwa ITEMAN memberika masukan agar pengembang tes meninjau kembali
kunci jawaban. Kunci jawaban yang disebut oleh pengembang adalah E, namun ITEMAN
menyarankan apakah kunci jawabannya bukan C, karena pengecoh C mempunyai daya
pembeda positif yang paling besar diantara pembeda yang lainnya.
Saran:
1. Butir soal tergolong soal yang terlalu sulit dan bukan merupakan
butir soal yang baik sehingga akan lebih baik jika soal ini di
revisi lagi atau di buang.
2. Untuk pengecoh C dan D tidak berfungsi sebaiknya diganti dengan
pengecoh lain
Misal:
C. 5, diperoleh dari nilai x= -1 dan nilai y=6, disebabkan siswa
kurang paham dalam persamaan dua matriks
D. 6, diperoleh dari nilai x= 4 dan nilai y= 1, disebabkan siswa
kurang paham dalam persamaan dua matriks.

10

0-10

0.632

Analisis Keluaran Iteman:

0.563

0.440

A
B
C
D
E
Other

0.026
0.105
0.105
0.632
0.132
0.000

-0.501
-0.763
0.483
0.563
-0.613
-9.000

-0.191
-0.453
0.287
0.440
-0.387
-9.000

1. Indeks tingkat kesulitan P= 0.632 , yang berarti butir soal tidak terlalu mudah dan tidak
terlalu sulit.
2. Indeks daya pembeda D= 0.563 ( jika menggunakan korelasi biserial) dan D= 0.440
(jika menggunakan korelasi biserial titik). Ini berarti butir soal no 7 merupakan butir soal
yang tidak baik karena daya pembedaanya lebih atau kurang dari sama dengan 0.3.
3. Untuk pengecoh A banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 2,6 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D = -0,191. Berarti , pengecoh A dipilih lebih banyak kelompok
bawah daripada kelompok atas. Akan tetapi pengecoh A yang memilih kurang dari 5%
sehingga pengecoh A tidak berfungsi.
4. Untuk pengecoh B, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 10,5 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D= -0.453. Karena indeks daya pembedanya 6lternat, berarti
pengecoh B dipilih lebih banyak kelompok bawah daripada kelompok atas. Ini berarti
pengecoh B berfungsi.
5. Untuk pengecoh C, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 10,5 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D=0.287. Karena indeks daya pembedanya positif, berarti
pengecoh C dipilih lebih banyak kelompok atas daripada kelompok bawah. Ini berarti
pengecoh C tidak berfungsi.
6. Untuk pengecoh E, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 13,2 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D= 0.387. Karena indeks daya pembedanya positif, berarti
pengecoh E dipilih lebih banyak kelompok atas daripada kelompok bawah. Ini berarti
pengecoh E tidak berfungsi
7.

Semua peserta mengerjakan soal nomor 10 ( lihat 6lternative other 0%)

Saran:

1. Butir soal tergolong tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah akan tetapi butir ini bukan
merupakan butir soal yang baik karena daya pembedanya kurang dari atau sama
dengan0,3 sehingga perlu direvisi atau dibuang.
2. Pengecoh A,C,E perlu diganti karena indeks daya bedanya positif.

11

0-11

0.289

0.068

0.051

CHECK THE KEY


C was specified, D works better

0.026

-0.501

-0.191

0.079

0.053

0.029

0.289

0.068

0.051

0.474

0.285

0.227

0.132

-0.535

-0.338

Other

0.000

-9.000

-9.000

Analisis Keluaran Iteman:

1. Indeks tingkat kesulitan P= 0.289 , yang berarti butir soal terlalu sulit.
2. Indeks daya pembeda D= 0.068 ( jika menggunakan korelasi biserial) dan D= 0.051 (jika
menggunakan korelasi biserial titik). Ini berarti butir soal no 11 merupakan bukan butir
soal yang baik karena daya pembedaanya positif dan kurang dari atau sama dengan 0,3.
3. Untuk pengecoh A banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 2,6 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D = -0,191 . Berarti , pengecoh A dipilih lebih banyak kelompok
bawah dari pada kelompok atas. Akan tetapi pengecoh A dipilih kurang dari 5% ini
berarti pengecoh A tidak berfungsi.
4. Untuk pengecoh B, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 7,9 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D= 0,029. Karena indeks daya pembedanya positif, berarti
pengecoh B dipilih lebih banyak kelompok bawah daripada kelompok atas. Ini berarti
pengecoh B tidak berfungsi.
5.

Untuk pengecoh D, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 47,4% peserta dan
diperoleh indeks daya beda = 0,227. Karena indeks daya pembedanya positif, berarti
pengecoh D dipilih lebih banyak kelompok atas daripada kelompok bawah. Ini berarti
pengecoh D tidak berfungsi.

6. Untuk pengecoh E, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 13,2% peserta dan
diperoleh indeks daya beda = 0,132. Karena indeks daya pembedanya positif, berarti
pengecoh E dipilih lebih banyak kelompok atas daripada kelompok bawah. Ini berarti
pengecoh D tidak berfungsi.
7. Semua peserta mengerjakan soal no 11 ( lihat alternatif other 0%)
8. Perhatikan bahwa ITEMAN memberika masukan agar pengembang tes meninjau kembali
kunci jawaban. Kunci jawaban yang disebut oleh pengembang adalah C, namun
ITEMAN menyarankan apakah kunci jawabannya bukan D, karena pengecoh D
mempunyai daya pembeda positif yang paling besar diantara pembeda yang lainnya.

Saran:
1. Butir soal ini tergolong soal yang terlalu sulit dan bukan soal yang
baik sehingga perlu direvisi atau dibuang.
2. Untuk pengecoh A,B,D,E perlu diganti atau dibuang karena daya
bedanya positif.

12

0-12

0.368

Analisis Keluaran Iteman:

0.714

0.558

A
B
C
D
E
Other

0.105
0.368
0.132
0.053
0.342
0.000

-0.307
0.714
-0.198
-0.775
-0.239
-9.000

-0.182
0.558
-0.125
-0.373
-0.185
-9.000

1. Indeks tingkat kesulitan P= 0.368 , yang berarti butir soal tidak terlalu mudah dan tidak
terlalu sulit.
2. Indeks daya pembeda D= 0.714 ( jika menggunakan korelasi biserial) dan D= 0.558
(jika menggunakan korelasi biserial titik). Ini berarti butir soal no 7 merupakan butir soal
yang baik karena daya pembedaanya lebih atau kurang dari sama dengan 0,3.
3. Untuk pengecoh A banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 10,5 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D = -0,182. Berarti , pengecoh A dipilih lebih banyak kelompok
bawah daripada kelompok atas. Sehingga pengecoh A berfungsi.
4. Untuk pengecoh C, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 13,2 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D= -0.125. Karena indeks daya pembedanya 6lternat, berarti
pengecoh B dipilih lebih banyak kelompok bawah daripada kelompok atas. Ini berarti
pengecoh B berfungsi.
5. Untuk pengecoh D, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 5,3 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D=- 0.373. Karena indeks daya pembedanya 6lternat, berarti
pengecoh D dipilih lebih banyak kelompok bawah dari pada kelompok atas. Ini berarti
pengecoh D berfungsi.
6. Untuk pengecoh E, banyaknya peserta tes yang memilihnya ada 34,2 % dan diperoleh
indeks daya pembeda D= -0.185. Karena indeks daya pembedanya 6lternat, berarti
pengecoh E dipilih lebih banyak kelompok bawah daripada kelompok atas. Ini berarti
pengecoh E berfungsi
7.

Semua peserta mengerjakan soal nomor 12 ( lihat 6lternative other 0%)

Saran:
1. Butir soal ini tergolong soal yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit dan

merupakan butir soal yang baik karena daya bedanya lebih atau sama dengan 0,3.