Você está na página 1de 15

Tutorial Vray SketchUp Bahasa Indonesia - Mengenal Default Setting adalah menu yang keluar pada saat

kita menampilkan pilihan option pada vray. Menu ini berisi pengaturan-pengaturan standart maupun custom
pada v ray sketch up 2.0. Ada beberapa setting standart dengan berbagai kualitas pada vray sketchup 2.0.
Untuk Pemilihan Presets ada 3 pilihan yang disediakan, yaitu :
1. Camera
2. Interior
3. Exterior
Dari menu pilihan camera saja kita sudah bisa mendapatkan lebih dari 10 setting standart, dan di pilihan
exterior dan interior kita bisa menentukan kualitas dari masing masing setting. mulai dari test sampai dengan
very high quality.
Dari hal ini saja kita sudah sangat diberi kemudahan oleh vray 2 ini. Tetapi hal tersebut masih bisa dikatakan
setting standart, karena kita masih bisa meningkatkan kualitas render dengan mempelajari menu-menu yang
ada dalam vray option render.
Kita bisa saja mencari jalan instan untuk mencari setting terbaik vray. Dengan cara download file 3d yang
ada di sketchup texture dan mengaplikasikan setting vray mereka untuk file kita. Akan tetapi kita akan
menemui banyak masalah dalam masing setting-setting tersebut. Hal ini dikarenakan sebagian besar
pengaturan vray option hanya berlaku pada file tersebut. Kenapa bisa begitu?
1. Faktor luas layout atau lokasi kita berbeda dengan setting-setting yang ada di file hasil download tersebut.
Misalnya posisi jendela, hal ini akan berpengaruh pada hasil pencahayaan.
2. Jika luas berbeda, maka kebutuhan cahaya juga berbeda untuk setiap setting. Ini berpengaruh pada
kecerahan bahkan dalam hal tertentu Ambinet Oclusion pada menu Irradiance map juga akan berpengaruh.
3. Kualitas perangkat komputer kita belum tentu mumpuni untuk menggukanan seting dari file hasil
download. Jika kita memaksakan setting tersebut, kita akan menghabiskan banyak waktu untuk menunggu
proses render. Bahkan disini saya pernah mencoba, Untuk salah satu setting mereka membutuhkan waktu
hampir 12 jam jika dijalankan di PC saya.
Alangkah baiknya jika kita menggunakan file hasil download hanya sebagai acuan atau refrensi sebagai
belajar untuk menemukan setting terbaik dan setting yang paling cocok buat kita dan PC yang kita gunakan.
Memang hal ini akan memakan waktu yang lama. Tapi ingat...segala sesuatu tidak ada yang instan di dunia
ini.
Mari kita sama-sama belajar untuk menemukan yang terbaik bagi masing-masing.

Global Switch
Pada bagian ini mungkin yang paling sering digunakan adalah pada kolom lighting, dimana disana ada :

1. Lights
Adalah sumber cahaya, disarankan tetap untuk dicentang
2. Hidden Lights
Jika kita ingin menyembunyikan cahaya yang kita buat, kita bisa centang Hidden Lights. Biasanya ini saya
gunakan jika saya menggunakan rectangle lights sebagai sumber cahaya. Supaya rectangle lights tidak
terlihat pada saat render maka Hidden Lights harus dicentang dan pada rectangle lights centang bagian
invisible.
3. Default Lights
Adalah pencahayaan bawaan dari vray. Jika kita centang maka kita juga harus centang GI Lights pada menu
environtment, jika tidak makan layar akan menjadi gelap / hitam.

Global Switch

System
1. Dinamic Memory Limit
Ini adalah penggunaan RAM yang digunakan pada saat render. Jika dikosongi maka vray akan
menyesuaikan dengan sendirinya. Mungkin lebih baik jika kita isikan 1/3 dari jumlah RAM yang kita punya.
2. Render Region divisions
X, Y, Means dan Regions sequence

Ini adalah pengturan kotak-kotak yang muncul pada saat rendering dijalankan,misalnya semakin kecil nilai x
dan y nya maka akan semakin kecil kotak-kotak yang muncul. Kalau menurut saya pribadi hal ini tidak
mempengaruhi proses render.

System

Camera
Teori standart tentang pengaturan camera
Shutter speed>>>Semakin rendah semaikn terang
F-number>>>Semakin rendah semakin terang
Film speed(ISO)>>>Semakin tinggi semakin terang

Camera

Environtment
Environtment Sketch Up adalah alternatif untuk mendapatkan sumber cahaya adalah menaikkan angka
environtment, tetapi disini tidak ada angka pasti tergantung seberapa cerah cahaya yang ingin anda dapat.

Environtment

Image Sampler
Image Sampler adalah (menurut chaosgroup) sebuah alogaritma untuk menyaring dan menyeleksi fungsi
masing-masing gambar/pixel dan memberikan hasil akhir untuk menghasilkan gambar yang diinginkan.Ada
3 type dalam image sampler
1. Fixed>>>mengambil jumlah sample yang sama dalam setiap pixel yang dihasilkan.
2. Adaptive DMC>>>mengambil sample tergantung pada intensitas gambar yang dibutuhkan per pixelnya,
bisa dikatan type ini lebih fleksibel.
3. Adaptive Subdivision>>>sampler ini mengambil dan membagikan sample langsung seperti ke struktur
grid. Dan langsung memfilter sesuai dengan perbedaan intensitas pixel.
Untuk pengaturan image sampler akan dibahas pada bab post yang selanjutnya.

Image Sampler

DMC Sampler
Adaptive Amount>>>Mengontrol jumlah minimum sample yang akan diambil. 1,0 berarti adaptasi penuh;
nilai 0,0 berarti tidak ada adaptasi. Pada bagian ini jika nilai semakin besar maka hasil akan semakin baik,
tetapi akan berimbas pada waktu render.
Noise Treshold>>>Mungkin sudah banyak yang tahu. Semakin tinggi maka semakin halus gambar, dan
semakin lama waktu rendernya. Begitu juga sebaliknya.
Baca juga : Cara mengurangi noise pada vray sketchup

Min Samples>>>Menentukan jumlah minimum sample yang akan digunakan. Semakin tinggi maka semakin
halus gambar, dan semakin lama waktu rendernya. Begitu juga sebaliknya.
Global Subdivs Multiplier>>>Ini adalah subdivs secara keseluruhan, bisa juga digunakan untuk menaikkan
ataupun menurunkan setting secara keseluruhan. Karena sebagian besar subdivs dipengaruhi hal
ini (contohnya : dof, moblur, peta radiasi, brute-force GI, lampu daerah, bayangan daerah, mengkilap
refleksi / refraksi)

DMC Sampler

Color Mapping
Color Mapping vray sketchup adalah pemetaan warna. Karena terkadang gambar/pixel terlalu tinggi untuk
ditampilkan pada layar. Dan pemetaan ini berfungsi untuk memetakan ulang gambar/pixel yang cocok untuk
layar.

Penjelasan mengenai Color Mapping akan dibahas pada post Color Mapping V-ray SketchUp.

Color Mapping

Vfb Channel
Adalah channel tambahan sesuai kebutuhan untuk melakukan recomposition gambar. Kita bisa memilih
secara custom channel yang akan kita keluarkan. Mulai dari RGB, Alpha, Background, Reflection,
Refraction dll. Channel ini berguna pada saat kita melakukan post production di PS atau yang lainnya.

Vfb Channel

Output
Adalah gambar hasil rendering. Mulai dari ukuran sampai dengan jenis file. Bahkan jika kita ingin
mendapatkan output video kita juga bisa melakukan pengaturan dari sini dengan tambahan-tambahan
lainnya.

Output

Indirect Illumination
Pada menu ini yang paling sering digunakan adalah Ambient Occlussion atau biasa disebut AO. Yang
berfungsi memunculkan gradasi cahaya pada bagian sudut-sudut ruangan atau model 3d kita.
Baca juga : Cara setting ambient occlusion pada vray sketchup
Amount adalah nilainya
Subdivs adalah tingkat kehalusannya
Radius adalah jarak gradasi cahayanya
Banyak sekali setting AO yang beredar, akan tetapi sekali lagi gunakanlah yang paling sesuai dengan anda.

Indirect Illumination

Irradiance Map
Irradiance Map adalah bagian yang memungkinkan kita untuk mengontrol dan menyempurnakan berbagai
aspek peta radiasi. Bagian ini diaktifkan hanya ketika mereka peta radiasi dipilih sebagai metode GI untuk
pantulan difus primer.

Irradiance Map

Light Cache
Light Cache adalah adalah teknik untuk mendekati penerangan global dalam sebuah scene. Metode ini
dikembangkan oleh Chaos Grup khusus untuk penyaji V-Ray. Hal ini sangat mirip dengan pemetaan foton,
tetapi tanpa banyak keterbatasan.
Liagh cache dibangun dengan menelusuri jejak dari jalur mata camera. Dari setiap pantulan akan menjadi
struktur pencahayaan 3d.
Semakin besar Light Cache akan semakin halus pencahayaan yang dipantulkan, akan tetapi juga akan
berakibat pada waktu rendering. Hal ini berkebalikan dengan Sample size.
Karena penjelasan tentang Light Cache ini sangat panjang, akan dibahas pada post yang membahas khusus
tentang Light Cache.

Light Cache

Caustic
Caustic adalah teknik V-Ray yang dikenal juga dengan teknik pemetaan foton. Ini adalah teknik yang kedua,
teknik pertama terdiri dari :

mengambil foton dari dalam scene

melacak foton yang terpantul di dalam scene

merekam foton yang sampai ke permukaan objek

Dan Caustic melakukan penghitungan akhir setelah tahap pada teknik pertama selesai.

Caustic
Saya pribadi kurang menggunakan hal ini, ini dikarenakan saya sendiri masih belum begitu memahami cara
kerja caustic secara keseluruhan maupun secara detail.

Default Displacement
Default Displacement adalah menu yang berfungsi agar kita dapat mengontrol materila displacement secara
keseluruhan. Jika anda ingin mengatur displacement per material (bukan secara global) maka anda jangan
mencentang opsi material GLOBAL pada material displacement.

Default Displacement

RT Engine
Mengaktifkan Real Time Rendering. Saran saya jika PC anda tidak terlalu kuat jangan pernah menggunakan
menu ini. Karena akan sangat mengecewakan.