Você está na página 1de 2

Kata Pergerakan Nasional memiliki suatu

Artikel

Diponegoro

dll.

Namun

perlawanan-

KUALITAS PENDUDUK

perlawanan itu menemui kegagalan karena di

modern ke arah perbaikan hajat hidup bangsa

a. Faktor yang berasal dari luar negeri (eksternal),

nasional. Kegagalan demi kegagalan inilah

Indonesia yang disebabkan rasa ketidakpuasan

antara lain: pada waktu itu pada umumnya

yang menyadarkan para pemimpin bangsa atau

terhadap keadaan masyarakat yang ada. Dengan

bangsa-bangsa di Asia sedang menghadapi

dalam hal ini kaum pergerakan nasional untuk

demikian istilah ini mengandung arti yang sangat

imperialisme

merubah

luas. Gerakan yang mereka jalankan memang

mendorong bangkitnya nasionalisme Asia.

melawan penjajah dalam mewujudkan cita-

tidak hanya terbatas untuk memperbaiki taraf

Selain itu kemenangan Jepang dalam perang

cita

hidup bangsa tetapi juga meliputi gerakan di

melawan Rusia tahun 1905 juga membuktikan

Merdeka

berbagai

bahwa ternyata Bangsa Timur dapat juga

organisasi modern.

pengertian yang khas yakni merupakan sebuah


perjuangan yang dilakukan oleh organisasi secara

sektor,

seperti:

pendidikan, keagamaan,

sosial,

ekonomi,

kebudayaan,

wanita,

pemuda dan lain-lain.

Barat.

mengalahkan

Hal

Bangsa

inilah

Barat.

yang

Disamping

adanya gerakan Turki Muda yang bertujuan

Istilah nasional berarti bahwa pergerakan-

mencari perbaikan nasib.

pergerakan tersebut mempunyai cita-cita nasional

b. Faktor yang berasal dari dalam negeri

untuk mencapai kemerdekaan bagi bangsanya

(internal), yaitu adanya rasa tidak puas,

yang

itu, sifat

penderitaan, rasa kesedihan dan kesengsaraan

pergerakan pada masa ini lebih bersifat nasional

dari bangsa Indonesia terhadap penjajahan dan

bila

penindasan

masih terjajah. Disamping


dibanding

dengan

sifat

pergerakan

sebelumnya yang bercorak kedaerahan.

timbulnya
adalah:

faktor-faktor
pergerakan

yang

Ketidakpuasan

itu

sebenarnya sudah lama mereka ungkapkan


melalui

Adapun

kolonial.

perlawanan

bersenjata

melawan

menyebabkan

Belanda di berbagi daerah, antara lain:

nasional, antara lain

perlawanan yang dipimpin oleh Pattimura,


Teuku

Umar,

Imam

Bonjol,

Pangeran

antara mereka masih belum ada rasa persatuan

taktik

mereka,

dan

yaitu

dengan

strategi

perjuangan

mencapai

Indonesia

mendirikan

organisasi-

Artikel

Kualitas Penduduk
Indonesia Yang
Semakin Menurun
25 Mei 2013 09:29
Masalah kependudukan Indonesia dalam
hal kualitas adalah masalah kependudukan
dalam hal mutu kehidupan dan
kemampuan sumber daya manusianya. Di
Indonesia, masalah kualitas penduduk
yang terjadi, antara lain, dipengaruhi oleh
masih rendahnya tingkat pendidikan dan
kualitas sumber daya manusia, rendahnya
taraf kesehatan sehingga kesemuanya itu
pada akhirnya mengarah pada rendahnya
pendapatan perkapita masyarakatnya.
Masalah-maslah yang menyebabkan
menurunnya kualitas penduduk Indonesia:
a. Masalah Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu indikator
kualitas penduduk. Semakin tinggi tingkat
pendidikan yang dicapai, maka semakin
tinggi pula kualitas sumber daya manusia
yang dimiliki. Secara umum, tingkat
pendidikan penduduk Indonesia masih
tergolong relatif rendah. Akan tetapi,
tingkat pendidikan masyarakat tersebut
senantiasa diupayakan untuk selalu
ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Contohnya pada zaman sekarang banyak


anak tidak bersekolah bahkan banyak anak
yang lebih memilih bekerja dari pada
bersekolah. Kurangnya perhatian
pemerintah terhadap pendidikan. Dan juga
kurangnya kesadaran untuk bersekolah.
b . Masalah Kesehatan
Tingkat kesehatan merupakan salah satu
indikator kualitas penduduk suatu negara.
Dalam hal ini, tingkat kesehatan dapat
diindikasikan dari angka kematian bayi,
angka kematian ibu melahirkan,
ketercukupan gizi makanan, dan usia
harapan hidup.
c . Rendahnya Pendapatan Perkapita
Pendapatan perkapita adalah banyaknya
pendapatan kotor nasional dalam satu
tahun dibagi jumlah penduduk.
Pendapatan perkapita mencerminkan
tingkat kemakmuran suatu negara.
Pendapatan perkapita negara Indonesia
masih tergolong rendah, data tahun 2002
menyebutkan pendapatan perkapita
Indonesia mencapai 2.800 dollar Amerika
Serikat. Di antara negara-negara anggota
ASEAN saja, Indonesia menempati urutan
keenam setelah Singapura, Brunei
Darussalam, Malaysia, Thailand, dan
Filipina. Keadaan ini menggambarkan
bahwa tingkat kehidupan masyarakat
Indonesia masih didominasi masyarakat
miskin atau masyarakat prasejahtera
dengan tingkat penghasilan yang relatif
rendah. Kondisi semacam ini dapat

disebabkan keadaan sumber daya alam


yang tidak merata di tiap daerah, ataupun
karena ketidakseimbangan sumber daya
manusia yang ada di tiap daerah.
Dengan jumlah penduduk yang besar
tanpa ada peningkatan kualitas penduduk
maka ini akan menimbulkan masalah
besar dalam negara dan akhirnya menjadi
beban di kemudian hari. Kualitas penduduk
Indonesia masih jauh dari apa yang kita
harapkan. Tidak seperti negara-negara lain
kualitas penduduknya mulai meningkat.
Kualitas penduduk Indonesia sekarang ini
sangat memprihatinkan. Pada tahun 1996
Indonesia menempati urutan ke 102 untuk
kualitas penduduknya. Tetapi tidak
menunjukkan peningkatan di tahun
berikutnya, karena pada tahun 200,
Indonesia malah melorot ke urutan 109. Ini
menunjukkan betapa parahnya kualitas
penduduk di Indonesia yang notabene
mempunyai sumber daya yang sangat
melimpah ruah.
Solusi yang tepat untuk mengatasi kualitas
penduduk adalah dengan program
Keluarga Berencana (KB). Dengan program
ini maka akan menekan angka kelahiran.
Dengan demikian maka Pemerintah akan
fokus untuk meningkat sumber daya
manusia. Seharusnya pemerintah harus
lebih memperkenalkan program KB ke
masyarakat agar masyarakat mau
menjalankan program ini.