Você está na página 1de 8

Tri Hita Karana

Brahmacari : masa menuntut ilmu pengetahuan.


Hindu itu bisa monotheisme, politheisme, tergantung saatnya dimana
Ekam sat wiprah bahuda wadanti : hanya ada satu Tuhan tetapi punya banyak
nama.
Tri Murti : 3 perwujudan Tuhan dalam konsep Horizontal
Tri Purusha : 3 perwujudan Tuhan dalam konsep vertikal
Dibagi menjadi :
Paramasiwa :
Transeden (di luar jangkuan)
Nirguna Brahman
Impersonal God
Nirwikara (tuhan yang tidak berpribadi)
a. Sat (Maha ada)
b. Cit (Maha tau)
c. Ananda (Maha kebahgiaan)
sunya belum aktif (belum menunjukan kemahakuasaan)
Belum menunjukan sifat-sifat
Tanpa atribut
Sadasiwa
:
Imanen (di dalam)
Saguna Brahman
Personal God
Tuhan yang sudah mulai aktif
Berwujud
Sudah menunjukan sifat-sifat atau berpribadi :
a. Guna
b. Sakti
c. Siwabawa
Siwatman (Atma) :
Tuhan yang ada dalam makhluk ciptaan Tuhan
Pantheisme
Animisme (kecil)
Personal God as Individual God

Tuhan sebagai sumber hidup ciptaannya meresap dalam ciptaan


Konsepsi Ketuhanan Hindu
Istilah :
Brahma Widya
Widhi Tatwa
Tri Purusha : 3 nama Tuhan yang bergelar Siwa dalam konsep Vertikal
Tri
: tiga
Purusha
: menyebut nama Tuhan
Yaitu :
a. Paramasiwa
b. Sadasiwa
c. Siwatman
Paramasiwa :
Telah menunjukan sifat-sifat :
1) Guna
: daya, kemampuan
a. Dura Srawana : berpendengaran tembus
b. Dura Jnana
: Berpengetahuan tembus (Maha mengetahui)
Atita
: mengetahui masa lampau
Wartamana : mengetahui masa sekarang
Nagata
: mengetahui masa yang akan datang
c. Dura Dharsana : penglihatan (pandangan) tembus
Sang Hyang Ketu : mengajarkan yang baik
Sang Hyang Krau : Mengajarkan yang buruk
Sang Suratma
: mencatat semua kegiatan
2)

sakti : Kekuatan Istimewa


Catur sakti (cadu Sakti):
a. Prabhu Sakti : Mahakuasa
b. Wibhu Sakti : maha ada
c. Krya sakti
: Mahakarya
d. Jnana sakti
: mahatau

3)

swabawa : kemuliaan/ keagungan

Asta Aiswarya :
1. Anima
2. Mahima
3. Laghima
4. Isitwa
5. wasitwa
6. Prapti
7. Prakamya
8. Yatrakama
keinginan

: maha kecil
: maha besar
: maha ringan
: Isa=raja : maharaja
: mahakuasa
: dapat mencapai segala tempat
: dapat memnuhi segala tempat
wasajitwa : tidak dapat yang akan menghalangi segala

Dewata Nawa Sanga : Sembilan dewata penjaga alam

PADMASANA DAN MANTRATMA


padma adalah bunga teratai yang berdaun mahkota delapan dari bahasa
sanskerta (merah/padma)
asana adalah sikap/duduk
Padmasana adalah tempat duduk yang berupa bunga teratai, disanalah
singgasana dari sadasiwa
Bunga Teratai melambangkan Tri Bhuwana :
Bhur : alam makhluk ciptaan
Bwah : Alam pitara
Swah : alam para dewa

Bunga teratai menjadi lambang karena bunga teratai hidup di 3 tempat yakni :
ditanah, air adan udara.
Bangunan padmasana:
o Yang melilit padmasana :
Anantaboga (kulit bumi)
ananta : tidak berawal dan berakhir
boga
: lapisan bumi yang terus menerus menghasilkan makanan
Basuki (diatasnya) : air ; bersayap
o Bedawangnala (kura-kura api) : inti bumi
o Naga Taksaka (singgasana)
Penggagas : Sang Hyang Nirartha
a. Padmasana dalam bentuk bunga teratai
b. Padmasana dalam bentuk mantra
c. Padmasana dalam bentuk gambar
MANTRATMA
Adalah kekutan gaib dari doa dan mantra
Ngenteg linggih : upacara menstanakan Hyang Widhi di Padmasana
Panca Brahma (Wijaksara) : sa,ba,ta,a,i
Panca aksara
: na,ma,si,wa,ya
Dasa aksara
: sa,ba.ta.a.i,na,ma,si,wa,ya
Eka dasa Aksara
: om, sa,ba.ta.a.i,na,ma,si,wa,ya
Siwatman :
o Berfungsi sebagai sumber hidup ciptaannya
o Awidya : menjadi tidak sadar akan jati dirinya ; Tuhan yang sudah
bersenyawa dengan unsur materi yang mengandung awidya
o Unsur pantheisme dan totenisme (atma dalam binatang) mincul disini
a) Eka Pramana : semua ciptaan diresapi oleh atma
Satu kemampuan : bayu/tenaga
Disebut dengan Sthwara(tumbuhan)
Ada beberapa golongan :
a. Trus
: bangsa rumput
b. Lata
: tumbuhan menjalar
c. Taru
: semak dan tumbuhan berkayu
d. Gulma
: tumbuhan yg batangnya berongga dan berbatang semu

e. Jangama : Tumbuhan yg menumpang


2. Dwi Pramana
Mempunyai dua kemampuan : bayu + sabda
Disebut dengan sato, satwa
Golongannya adalah sbb:
a) Swedaya : tumbuhan bersel tunggal yang hidupnya di air dan di
tanah basah
b) Andaya : Binatang bertelur
c) jarayusa : binatang mamalia (menyusui)
3. Tri Pramana
Mempunyai 3 kemampuan : bayu + sabda + idep
Idep : bhudi, manah, ahamkara
Disebut dengan Manusya
Golongannya adalah sbb :
o Nara Merga : manusia yang mirip binatang
o Wamana
: manusia kerdil (cebol)
o Jatma
: makhluk yang dapat berpikir paling sempurna
JALAN (CARA) MENUJU;
MENCARI TUHAN

MENGHUBUNGKAN

DIRI:;

MENCAPAI;

Catur marga Yoga hdala 4 jalan menghubungkan dirii dengan Tuhan :


catur : empat
marga : jalan
Yoga atau Yug : terhubung
Bagian-bagiannya adalah :
1. Bhakti Marga Yoga :
o Menghubungkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi dengan
mencurahkan cinta kasih pada Hyang Widhi
o Cinta kasih disini tidak semata-mata pada Tuhan tetapi juga pada
seluruh ciptaannya
o Dimisalkan dengan Kontabawa : Cinta anak dengan orangtuanya
menyayangi semua miliknya dengan modal rasa
4 Kriteria Bakta (Bhagawadgita)
Karena sakit/menderita

Orang yang miskin


Orang ingin kemasyuran
Orang yang ingin slalu bersama dengan Tuhan

Ciri-ciri yang menempuh jalan Bhakti (Ciri ciri bakta)


1. Selalu rindu ingin slalu bertemu dengan Tuhan
2. Selalu ingin mewujudkan Tuhan
3. Keinginan untuk mempersembahkan sesuatu
4. kerelaan untuk berkorban
5. Keinginan membuatkan tempat suci (Sthna)
Bentuk Bhakti
Nawa Wida Bhakti :
1. Srawanam
: membaca dan (atau) mendengarkan kitab suci/ajaranajaran suci.
2. Kirtanam
: Menyanyikan lagu keagamaan ; kidung suci ; nama-nama
Tuhan
3. Smaranam
: mengingat dan menyebut nama Tuhan
4. Pada Sewanam: berbakti dengan memberikan pelayanan kepada Tuhan
dan juga sujud Bhakti
5. Dahsyam
: memberikan pelayanan dan pertolongan dengan penuh
cinta kasih kepada ciptaan Tuhan
6. Arcanam
: melakukan Bhakti dengan jalan pemujaan atas
kebesaran Tuhan
7. Sneham
: selalu merasa dekat dengan Tuhan
8. Japam
: menyebut nama Tuhan berulang ulang
9. Atmani wedanam : pasrah kepada Tuhan
2. Karma Marga Yoga
o karma : perbuatan, bekerja
Artinya : menghubungkan diri dengan Tuhan dengan cara melakukan
pekerjaan tanpa pamrih tapi dengan penuh keikhlasan
o Modalnya adalah tenaga (Bhayu)
Ada 3 tingkatan kerja/perbuatan :
1.
kerja/berbuat untuk kepentingan sendiri
2.
kerja untuk kepentingan orang lain

3.

kerja untuk kerja; kerja sebagai kewajiban; kerja tanpa pamrih.


(merupakan nilai kerja yang tertinggi)

3. Jnana Marga Yoga


o Jnana : pengetahuan
Artinya : menghubungkan diri dengan Tuhan dengan cara Ilmu
Pengetahuan
o Jnana dibagi menjadi :
a. Aparawidya : pengetahuan berkaitan dengan keduniawian dengan
tujuan mensejahterakan duniawi
b. Parawidya :
pengetahuan
yang
berkaitan
dengan
spiritual/kerohanian
o Modal utama : intelektual atau daya pikir
4. Raja Marga Yoga
Artinya : cara menghubungkan diri dengan Tuhan dengan cara melakukan
tapa, brata, yoga dan semadhi
Brata
: pantangan-pantangan (Panca yama & panca Nyama)
Tapa
: pengendalian energi/sifat
Yoga
: terus menerus ingat dengan Tuhan, hati dan pikiran
terhubung dengan Tuhan
Semadhi : kesadaran pikirannya sama dengan Tuhan
Jalan bakti disebut jalan yang paling universal karena jalan Bhakti ini dapat
dilakukan oleh siapa saja.
Bhakti merupakan basis dari semua jalan artinya semua jalan harus
berdasarkan Bhakti.
Ada 8 tingkat untuk mencapai Raja Yoga :
1. Yama
2. Nyama
3. Asana
4. Pranayama
5. Pratyakara
6. Dharana
7. Dhyana
8. samadhi

1. Yama Brata
Melaksanakan perintah atau anjuran, menjauhi larangan.
Artinya: menyangkut hal-hal yang bersikap disiplin lahiriah.
Panca yama Brata :
a) Ahimsa
: tidak menyakiti/membunuh
b) Brahmacari : pengendalian nafsu seksual
c) Asteya
: Tidak mencuri
d) Satya
: setia kepada kebenaran
e) Apragraha : hidup sederhana/bersahaja
Panca Awita :
a) Dharma Wigata
b)
c)
d)
e)
Panca
a)
b)
c)
d)
e)

: membunuh binatang yang dapat mengancam


keselamatan hidup manusia
Atiti Puja
: membunuh binatang untuk hidangan kepada
tamu yang kita hormati
Pitra Puja
: membunuh untuk persembahan leluhur
Dewa Puja
: membunuh untuk dipersembahkan kepada
Dewa
Membela diri dengan hak milik

Satya :
Satya Mitra
Satya Wacana
Satya laksana
Satya Hredaya
Satya Semaya

:
:
:
:
:

setia
setia
setia
setia
setia

pada
pada
pada
pada
pada

sahabat
kata-kata
tingkah laku
kata hati
janji

2. Nyama Brata
Adlah pengendalian diri dalam tingkat mental.
Panca Nyama Brata :
1. sauca
: hidup suci
2. sentisa
: damai diciptakan dalam hati
3. tapa
: pengendalian enerdi dlm upaya tahan uji
4. Swadhyaya
: tekun mempelajari kitab suci
5. Iswara pramidhana : selalu menempatkan diri pada Tuhan