Você está na página 1de 5

Asesmen Cidera OR

Preseason Assessment
Riwayat penyakit lengkap
Kondisi umum terkait sex, umur, dan kapasitas kerja sistim muskuloskeletal
dan cardiovasculer
Tes yang sesuai dengan cabor tertentu

Onfield assessment
Analisa gerak olahraga
TOTAPS

Talk

Observasi

Touch

Active movement

Pasive Movement

Skill test

TOTAPS
Talk; atlet diajak bicara dengan pertanyaan secara bertingkat untuk
mengetahui tingkat kesadaran atlet
Observe; general observasi dilakukan untuk melihat tanda tanda yang dapat
mengancam kehidupan, seperti gangguan pernapasan, jantung, perdarahan
yang tidak terkontrol, observasi juga melihat adanya cidera yang
membutuhkan penanganan secara cepat
Touch; diharuskan untuk melakukan palpasi pada bagian yang cidera untuk
mendapatkan sisi cidera yang pasti, gejala pada jaringan lunak, bengkak dan
perubahan tempratur. Palpasi ini juga menuntun kepada seberapa besar
jaringan mengalami kerusakan sehingga atlet bisa terus bertanding atau
harus berhenti

Assesmen Cidera OR
History taking Nama, umur, jenis kelamin, olahraga yang ditekuni, diagnosa
dokter, riwayat penyakit meliputi kondisi ketika cidera, gerakan apa, pada
saat apa
Situasi cidera meliputi; Keadaan akut, kronis atau tiba tiba; tempat, tipe dan
intensitas nyeri; lokalisasi dan tipe limitasi fungsi
Pemeriksaan meliputi inspeksi, gerak aktif dan pasif, tes sendi, tes jaringan
lunak, palpasi, tes fungsional
Riwayat Cidera
Keluhan utama keadaan sekarang, lokasi dan proses munculnya (onset)
Mekanisme cidera terkait dengan biomekanik
Karakteristik gejala
Gangguan gerak dan fungsi yang muncul
Riwayat penyakit lainnya
Inspeksi
Analisa gerakan yang terjadi pada olahraga yang ditekuni
Analisa gerak yang menimbulkan cidera
Kondisi umum; bentuk, bengkak, efusi, hipertropi, atropi, deformitas, fisura
Epidermis dan subkutan, kondisi, warna, luka, bengkak, oedema, jaringan
parut, rambut, warna kuku
Otot , bentuk, bengkak,retarkasi, luka, robekan,
Inspeksi yang harus dilakukan
Penampilan seluruhnya
Simetris tubuh
Fungsi motorik secara umum
Postur dan berjalan

Inspeksi yang lain


Observasi deformitas
Bengkak
Perubahan warna
Scars
Kondisi kulit umumnya

Pengukuran Sendi
Pangukuran aktif
Pengukuran pasif
Pengukuran sircumference dan panjang anggota gerak

PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR


PEM. GERAK AKTIF

Dalam bidang sagital, frontal dan transversal

Gerak fungsional

PEM. GERAK AKTIF

Dalam bidang sagital, frontal dan transversal

Gerak fungsional

PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR


PEM. GERAK PASIF
Ditujukan pada Sendi dan jar. Lunak
Diperhatikan:
Pain
ROM
End feel

Sound
PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR
PEM. GERAK ISOMETRIK

Untuk tendomuscular problems

Hindari provokasi jaringan lain

Perhatikan:
Pain & Strength

Gerak aktif dan pasif


Yang perlu diperhatikan, irama gerak, kekuatan lokal dan daya tahan,
kripitasi, jenis nyeri
Jika timbul nyeri pada gerakan aktif dan pasif ke arah yang sama jaringan
non kontraktil
Jika timbul nyeri pada gerakan aktif dan pasif ke arah yang berlawanan
jaringan kontraktil
Jika pada pasif ada keterbatasan gerak maka kelainan pada kapsul sendi

Resistance tes/ Isomterik tes


Nyeri dan kuat cidera pada otot kecil dan tendon
Nyeri dan lemah cidera pada otot besar dan tendon
Tidak nyeri dan lemah gangguan neurologis
Tidak nyeri dan kuat normal

Tes Sendi dan Jaringan Lunak


Tes sendi dilakukan dengan gerakan asesoris (JPM) seperti traksi, translasi
dan gliding
Hasil yang diperoleh adalah hipomobil, normal dan hipermobil

Tes Jaringan lunak adalah meliputi fungsi, kekuatan, daya tahan, fleksibilitas
dan kordinasi

TES KHUSUS
PALPASI
Menetapkan lokasi, posisi, bentuk, tender point, konsistensi

Palpasi
Epidermis dan jaringan subcutan suhu, sensitifitas permukaan, adhesif,
bengkak, luka, retraksi
Otot dan tendon tonus, myogeloses, hubungan tendon dan otot,
konsistensi, bengkak, kripitasi, luka, dan nyeri
Fascia ketebalan, bengkak, mobilitas, adhesif, kripitasi, nyeri, luka
Sendi efusi, bentuk, titik referensi, nyeri
Kapiler, Syaraf bengkak, inflamasi, tekanan, luka