Você está na página 1de 6

Agar kita dapat fokus, efisien dan efektif dalam suatu mata pelajaran, maka

hendaklah kita tidak membenci mata pelajaran tersebut. Sehingga kita tidak
menganggap bahwa suatu mata pelajaran tersebut sebagai angin lalu.
Memahami bahwa palajar memiliki kewajiban untuk belajar, maka kita harus
dapat bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban.
Berikut ini beberapa tips atau cara agar kita dapat mencintai semua mata
pelajaran:
1. Jangan bersikap acuh atau tidak peduli dengan mata pelajaran
Ketika kita sudah merasa tidak menyukai suatu mata pelajaran, maka kikta telah
menutup diri kita terhadap ilmu yang diajarkan oleh guru. Mungkin kita akan
bersikap acuh pada suatu kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung
tindakan tersebut sebenarnya merugikan diri kita sendiri. Kita tidak akan pernah
bisa dan mampu menguasai pelajaran tersebut kalau kita sendiri bersikeras
untuk menghindarinya. Walaupun susah, cobalah untuk memperhatikan
penjelasan guru. Apapbila kita masih mengalami ketidak pahaman dalam materi
tersebut, maka ajukanlah pertanyaan kepada guru. Ingat bahwa guru akan
senantiasa membantu dan mengajarkan denga sabar kepada anak didiknya yang
belum paham.
2. Latihlah diri untuk selalu berfikir positif terhadap guru
Profesi guru adalah pekerjaan yang mulia. Guru berperan sebagai fasilitator dan
motivator yang membantu, membimbing, dan mengarahkan anak didiknya
memperoleh pembelajaran dan pendidikan. Kita harus mengetahui bahwa
gurulah yang membina kita menjadi generasi yang berkualitas. Tak ada harapan
dari seorang guru, guru hanya ingin untuk dihargai oleh anak didiknya. Itulah
memang kewajiban setiap pelajar terhadap guru. Hindarilah pemikiran yang
negative mengenai guru. Belajarlah untuk mempunyai anggapan positif terhadap
guru. Janganlah kebencian kita terhadap guru membuat semangat atau gairah
belajar kita menjadi menurun dan kurang.
3. Teguhkanlah diri bahwa ilmu adalah penting
Pendidikan adalah hal mutlak yang diperlukan oleh setiap orang. Tidak semua
orang dapat mengenyam pendidikan, baik pendidikan formal ataupun nonformal. Kita masih beruntung, masih memiliki kesempatan untuk dapat menimba
ilmu. Tidak ada maksud lain kita mencari ilmu, kecuali ingin memperoleh
kehidupan yang baik dikehidupan hari. Teguhkanlah diri kita bahwa ilmu itu
penting untuk masa depan kita. Kita sering menganggap bahwa beberapa ilmu
yang kita pelajari tidak akan bermanfaat untuk kehidupan kita. Namun
sebenarnya secara tidak langsung ilmu yang kita anggap tidak terlalu penting,
sangat bermanfaat dalam menjalani kehidupan. Kita tak lantas hanya
menganggap bahwa sekolah adalah sebuah rutinitas yang biasa. Rubahlah
pemikiran tersebut. Niatkanlah untuk mencarai ilmu karena Thuanmu. Yakinlah

bahwa ilmu adalah kunci untuk membuka gerbang kesuksesan.


Selain itu cara belajar efektif biasa disebut dengan cara belajar yang bermakna
atau berkesan. Atau cara yang ampuh untuk belajar memahami sesuatu atau
pelajaran dengan mudah dan cepat menggunakan cara-cara yang paling efisien
dan efektif.
Cara belajar efektif ini biasa dilakukan dengan belajar mengenal diri kita sendiri
terlebih dahulu. Belajar mengenal sikap dan sifat-sifat kita masing-masing.
Belajar mengenal kebiasaan kita, dan yang paling utama adalah kita siap belajar
mengetahui keinginan kita. Karena dengan keinginan yang kuat tersebut, kita
bisa menjadi sangat fokus untuk melakukan sesuatu.
Jadi inti dari cara belajar efektif adalah fokus. Yaitu fokus terhadap pelajaran
yang sedang dipelajari dengan cara cepat yang efektif. Belajar fokus tersebut,
berarti: sangat serius, berusaha dengan keras dan berkonsentrasi untuk segera
memaham. Fokus adalah inti dari cara belajar yang efektif
Seseorang bisa menjadi sangat fokus jika sesuatu yang ia pelajari itu ia sukai,
dan menyenangkan baginya. Terlebih jika memang cara fokusnya untuk hal-hal
yang mereka inginkan. Secara otomatis, maka ia akan bisa menjadi sangan
fokus.
Salah satu contoh tentang cara untuk fokus adalah sebagai berikut: jika kita
perhatikan, atau mungkin kalian sendiri yang mengalaminya. Yaitu ketika
seorang laki-laki berusaha mendapatkan cinta dari seorang wanita yang sangat
dicintainya dan disayanginya dengan sepenuh hati, biasanya laki-laki tersabut
akan sangat fokus dan berusaha keras supaya cepat mendapatkannya.
Sama halnya dengan belajar yang efektif, kita sebaiknya meniru contoh yang
diatas. Yaitu dengan senang hati menyukai suatu pelajaran, ditambah dengan
fokus terhadap pelajaran tersebut. Dan berusaha dengan keras memahami
pelajaran atau ilmu pengetahuan itu dengan cara yang paling tepat. Dan ini
adalah belajar yang efektif.
Hal yang dapat membuat kita belajar dengan fokus, efisien dan efektif salah
satunya yaitu ada keinginan, diantaranya sebagai berikut:
Jika kita menginginkan sebuah benda, kemudian kita fokus, dan tekun
melakukan cara-cara efektif yang mengarah kepada pencapaian benda itu, maka
Insya Allah kita akan mendapatkan benda tersebut.
Dan jika kita menginginkan diri kita menjadi cerdas, kemudian kita focus dan
takun melakukan cara-cara efektif yang menuju kecerdasan, maka Insya Allah
kita akan menjadi cerdas.
Semakin besar keinginan kita, maka kemungkinan besar kita akan menjadi lebih
kreatif untuk menemukan cara-cara yang paling efektif untuk mendapatkannya.
Fokus dan keinginan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan adalah faktor yang

sangat kuat dalam hal cara belajar yang efektif dan efisien. Kita mungkin bisa
membayangkan satu waktu ketika kita tidak memiliki keinginan. Tentunya kita
akan bermalas-malasan saja bukan?
Faktor-faktor lain supaya bisa mudah belajar secara efektif adalah faktor
lingkungan dan wawasan. Apabila lingkungan di sekitar kita banyak memiliki
yang berwawasan atau pengetahuan luas, maka hal tersebut juga akan
mewabah ke kita. Dan terkadang hal tersebut terjadi dipikiran bawah sadar kita.
Begitu juga sebaliknya, apabila lingkungan kita kebanyakan orang-orang yang
tidak memiliki wawasan dan pengetahuan luas, maka tanpa kita sadari, kita juga
akan masuk kelingkungan tersebut.
Jadi misalkan kita ingin bisa memahami ilmu fisika, maka cara yang paling efektif
adalah kita harus menyukai ilmu fisika tersebut, lalu kita semestinya memiliki
hobi dalam membaca artikel-artikel atau makalah yang berhubungan erat
dengan ilmu fisika tersebut. Dan akan lebih baik lagi, jika kita mau bergaul
dilingkungan orang-orang yang memang mengetahui ilmu fisika seperti kita.
Mungkin disana kita bisa berbagi pengetahuan tentang fisika dan biasa belajar
bersama-sama, sehingga akan ada lebih banyak lagi ilmu fisika yang bisa kita
pahami, dan jadikanlah hal tersebut sebagai satu motivasi belajar.
Hal yang sama juga berlaku untuk belajar bahasa inggris dan bahasa-bahasa lain
atau bidang ilmu yang lain. Tips cara belajar yang fokus, efisien dan
efektif:
Kita ada keinginan dan mau fokus membaca, mengetahui dan mendapatkan
gambaran tentang mata pelajaran yang akan disampaikan esok hari oleh guru
atau dosen kita.
Melakukan praktek atau inisiatif sendiri, karena kita menyukainya.
Mendiskusikan pelajaran-pelajaran dengan teman-teman kita yang memiliki
keinginan dan fokus belajar yang sama dengan kita.
Membaca materi pelajaran pada saat sebelum dan sesudah tidur dimalam
hari. Cara ini adalah cara belajar yang paling baik dan efektif untuk membuat
pikiran kita supaya bisa lebih memahami materi-materi pelajaran.
Disiplin - Jika kita dapat disiplin terhadap segala sesuatu, maka kita juga akan
dapat membiasakan diri terhadap segala sesuatu yang biasa kita lakukan. Jika
dari sekarang kita sudah dapat disiplin, maka kita juga akan dapat disiplin dalam
melakukan fokus dan efektif dalam belajar.
Disiplin dalam belajar disekolah - Seperti telah disebutkan diatas bahwa disiplin
memiliki makna membiasakan diri. Dalam hal belajar disekolah, maksud disiplin
ini adalah untuk membantu para siswa atau murid agar lebih menyukai setiap
pelajaran disekolah. Dan tujuan dari disiplin ini adalah agar semua siswa dan

murid bisa lebih memahami setiap pelajaran yang diberikan supaya lebih
menjadi mudah dan efektif. Disiplin disekolah ini akan bisa menjadi efektif jika
setiap siswa menerapkan cara-cara atau metode belajar yang efektif.
Selain itu agar kita dapat fokus, efisien dan efektif dalam suatu mata pelajaran,
maka hendaklah kita tidak membenci mata pelajaran tersebut. Sehingga kita
tidak menganggap bahwa suatu mata pelajaran tersebut sebagai angin lalu.
Memahami bahwa palajar memiliki kewajiban untuk belajar, maka kita harus
dapat bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban.
Kesimpulan - Jadi kesimpulannya adalah, jika kita menginginkan sesuatu dan
mencintai sesuatu lalu kita berusaha dan mempelajarinya, kemudian kita
mengerjakan semua prosesnya dengan disiplin, tekun, fokus, dan efektif, maka
Insya Allah kita akan cepat mendapatkannya.
Disiplin dan tekun itu akan ada dengan sendirinya didalam pikiran bawah sadar
kita. Caranya adalah jika kita memiliki keinginan dan motivasi belajar,
mengetahui cara-caranya dalam bersedia mengerjakan setiap prosesnya dengan
akurat.
Dalam hal belajar supaya bisa cepat memahami, kita senantiasa harus
mendapatkan unsur keinginan dan ketekunan ini didalam pikiran kira. Sebab
keinginan adalah proses awal sebuah pencapaian, dan tekun dalam belajar
berarti terus-menerus belajar sampai kita dapat memahami dengan benar.
Setiap kali kita hendak tidur dimalam hari, lakukanlah hal berikut ini: pejamkan
mata kita dan katakan kepada diri kita sendiri bahwa kita sedang melakukan
sesuatu yang benar dan sedang tidak salah melangkah.
Jika hal tersebut diatas kita lakukan setiap malam, setiap kali kita hendak tidur,
maka pemikiran kita akan dibawa menuju kepada kepercayaan atau merasa
percaya diri dan kendali diri. Toh jika kita belum menemukan cara-cara yang
paling benar dan efektif, kita akan secara otomatis dikendalikan oleh diri kita
sendiri setiap malam sebelum tidur untuk selalu memperbaiki diri dan motivasi
diri.

Malas, malas dan malas. Setiap orang pasti pernah mengalami rasa atau
penyakit mental ini. Dari kalangan anak-anak, remaja, pelajar, mahasiswa
sampai orang dewasa pun pernah merasakannya. Malas adalah sebuah rasa
menurunnya semangat kejiwaan dalam keinginan yang positif yang di reflesikan
dalam gerak tubuh untuk melakukan aktifitas rohani atau jasmani. Dalam Kamus
Besar Bahasa Indonesia, malas ini diartikan sebagai 1. tidak mau bekerja atau
mengerjakan sesuatu, dan, 2. segan; tidak suka; tidak bernafsu.
Penyebab rasa malas secara umum dapat ditimbulkan karena beberapa hal

seperti faktor fisik yaitu, menurunnya kondisi kesehatan, kelelahan beraktifitas.


Faktor kejiwaan seperti, seseorang yang sifatnya labil mudah terpengaruh sifat
yang negatif, tidak mempunyai tujuan hidup, sifat egois diri, manja, stress, tidak
peduli atau cuek terhadap lingkungan, tidak ingin diatur, masa bodoh pada masa
depan dan cepat putus asa.
Faktor lingkungan seperti penggunaan teknologi yang berlebihan dan tidak
mendukung orang untuk giat belajar diantaranya penggunaan teknologi atau
situs-situs dunia maya seperti Facebook, Twitter, Game Online dan situs-situs
lainnya. Teknologi semakin maju, dan orang-orang menjadi bermalas-malasan.
Padahal disisi lain teknologi ini memberikan sisi positif untuk anak pelajar dalam
mencari informasi untuk membantu materi tugas sekolahnya. Namun, di sisi lain
sebagian anak pelajar menggunakannnya untuk kepuasan dirinya sendiri, seperti
bermain Game Online yang membuat waktu mereka terbuang dengan percuma.
Pada saat ini kebanyakan anak pelajar dari tingkat dasar sampai universitas
sudah terjebak dengan kecanggihan teknologi dari sisi negatifnya.
Sobat, kita pasti tau belajar merupakan hal sangat penting bagi kehidupan kita
kelak. Jika kita sekarang terpedaya dengan teknologi sekarang ini, maka hapus
sudah harapan dan cita-cita yang kita inginkan. Belajar juga merupakan proses
pencerahan menuju perubahan berfikir yang diterapkan dalam tingkah laku,
dimana yang dulunya kita tidak tau apa-apa menjadi tau.
Manfaat belajar itu sangat penting bagi kehidupan kita, diantaranya kita bisa
mendapatkan pengetahuan baru yang belum kita ketahui, hasil dari belajar kita
bisa digunakan untuk membantu orang lain yang membutuhkan, dan dengan
belajar kita akan bisa memanfaatkan semua potensi yang ada di sekeliling kita
untuk menunjang kebutuhan kita sendiri serta kita bisa menjadi penerus
generasi bangsa untuk lebih maju, dengan menciptakan sesuatu dari hasil
pembelajaran kita. Jika kita sekarang malas ketika belajar, begitu ruginya orangorang tersebut. Karena orang-orang sukses itu yaitu orang yang berasal dari
orang yang tidak pernah menyerah, tidak putus asa, selalu rajin dan tidak malas.

Untuk itu, ada beberapa tips untuk kita sebagai anak pelajar dalam mengatasi
rasa malas ketika belajar diantaranya :
1. Niat yang kuat bahwa kita pasti BISA.
2. Banyak membaca biografi orang-orang sukses supaya kita termotivasi untuk
bisa seperti mereka.
3. Jaga kesehatan, sebab jika tubuh yang tidak sehat malas untuk beraktifitas
4. Bayangkan momen indah ketika kita meraih prestasi belajar baik itu di sekolah
maupun di luar sekolah.

5. Nasihati diri sendiri di depan kaca, Jika saya malas, berarti saya tidak akan
bisa menjadi orang yang sukses."
6. Cari temen atau saingan yang membuat kita terpompa semangatnya.
7. Jangan terlalu akrab dengan anak-anak yang malas, karena sifat malasnya
bisa menular.
8. Cari suasana yang nyaman untuk belajar. Jika kamu lebih nyaman
mendengarkan musik dalam belajar, maka lakukanlah agar kamu tidak merasa
jenuh dan bosan.
9. Yakinkan pada diri sendiri bahwa belajar banyak manfaatnya.
10. Lakukan berulang-ulang mengucapkan Aku rajin dan pasti bisa!
11. Hindari kata-kata negatif seperti Aku malas, Bodoh dan Tidak bisa
12. Jika harus belajar dari buku maka usahakan buku di beri warna cerah, karena
otak mudah menyimpan hal-hal yang menarik.
13. Jika sedang belajar merasa jenuh, lihatlah daun berwarna hijau. Bayangkan
kesejukan dan kesegarannya.
14. Kenalilah gaya belajar kita, apakah termasuk Kinestik (jika belajar selalu
mengerakkan salah satu anggota tubuh), Visual (mudah menangkap pelajaran
lewat gambar) atau Auditorial (lebih konsentrasi lewat pendengararan), hal ini
bisa membantu untuk meningkatkan belajar kita.
Jadi, Sobat jika kita ingin mengatasi rasa malas ketika belajar, lakukanlah tipstips diatas. Tentunya tips diatas tidak akan bermanfaat jika kita tidak di iringi
dengan kemauan yang kuat pada diri kita sendiri. Karena, sebenarnya obat untuk
mengatasi rasa malas ini selain diri kita sendiri, untuk bisa merubahnya.
Bersabarlah dalam mengulang-ulangnya. Jangan pernah menyerah mencari ilmu,
bersungguh-sungguhlah dalam belajar, jangan biarkan teknologi menguasai diri
kita dan otak kita, tapi kita yang harus menguasai mereka. Sokapan lagi ? Do it
now mumpung masih muda, mari kita aktifkan rasa semangat kita. Karena
sesungguhnya kitalah penerus generasi muda bagi Negara ini untuk lebih maju.