Você está na página 1de 6

Analisa Data

Data
DS :
1. Ibu An. E menyatakan
anaknya sering sariawan
2. Ibu An. E mengatakan
anaknya merasa tidak
nyaman sewaktu makan
karena ada benjolan
DO :
1. Dx medis : tumor lidah
2. Nampak adanya
benjolan ukuran korek
api yang berbentuk bulat
di bawah lidah
DS :
1. Ibu mengatakan An. E
merasa tidak nyaman
dengan adanya benjolan
di bawah lidah
2. Ibu mengatakan An.E
cemas dan tidur tidak
pulas
DO :
1. Pasien akan dilakukan
operasi
2. Anak terlihat kurang
semangat
DS :
1. Ibu mengatakan An. E
terdapat benjolan di lidah
2. Ibu mengungkapkan
An. E akan dilakukan
operasi
DO :
1. DX medis : tumor lidah

DS :

Etiologi
Faktor predisposisi

Timbul benjolan dibawah


lidah

Tumor lidah

Rasa tidak nyaman


sewaktu makan

Kerusakan membran
mukosa oral

Masalah Keperawatan
Kerusakan membran
mukosa oral (00045)
Domain II : Keamanan/
perlindungan
Kelas 2 : Cedera fisik

Benjolan pada lidah

Rasa tidak nyaman di


mulut

Dilakukan tindakan
operasi

Cemas dan gangguan


tidur

Gangguan rasa nyaman

Gangguan rasa nyaman


(00214)
Domain 12 :
Kenyamanan
Kelas 1 : Kenyamanan
fisik

Benjolan di lidah

Tumor lidah

Operasi pengangkatan
tumor

Terdapat jahitan dibekas


operasi

hygiene yang tidak bersih

Port the entry kuman

Resiko infeksi
Benjolan dilidah

Resiko Infeksi (00004)


Domain II : Keamanan /
perlindungan
Kelas I : Infeksi

Nyeri akut (00132)

1. Ibu pasien
mengatakan anaknya
usai menjalani operasi
2. Ibu mengatakan
anaknya diam saja
DO :
1. Pasien terlihat
meringis, menahan sakit
dan rewel
DS :
1. Ibu pasien
mengatakan anaknya
usai menjalani operasi
2. Ibu pasien
mengatakan anaknya
dijahit pada bekas tumor
DO :
3. Lidah nampak adanya
bekas jahitan

Operasi pengambilan
tumor

Meringis, rewel dan


menahan sakit

Nyeri akut

Domain 12 :
Kenyamanan
Kelas 1 : Kenyamanan
Fisik

Benjolan di lidah

Tumor lidah

Dilakukan tindakan
operasi

Terdapat jahitan

Kerusakan integritas
jaringan

Kerusakan integritas
jaringan (00044)
Domain II : Keamanan/
perlindungan
Kelas 1 : Cedera fisik

Diagnosa Keperawatan :
1. Kerusakan membran mukosa oral (00045)
2. Gangguan rasa nyaman (00214)
3. Resiko Infeksi (00004)
4. Nyeri akut (00132)
5. Kerusakan integritas jaringan (00044)
Rencana Asuhan Keperawatan
No. Diagnosa
Diagnosa Keperawatan
Tujuan Diagnosa
Kriteria Hasil
Intervensi
Implementasi
Evaluasi
No. Diagnosa
Diagnosa Keperawatan
Tujuan Diagnosa

Kriteria Hasil
Intervensi
Implementasi
Evaluasi
No. Diagnosa
Diagnosa Keperawatan
Tujuan Diagnosa
Kriteria Hasil

Intervensi

Implementasi

Evaluasi

No. Diagnosa
Diagnosa Keperawatan
Tujuan Diagnosa

3
Resiko Infeksi
Tidak terjadi infeksi setelah dilakukan
tindakan pembedahan
NOC : Infection severity-0703
No.
Indikator
1 2 3 4 5
07031
Kemerahan
070330 Suhu
070333 Nyeri
NIC : Infection Control
1. Monitor tanda gejala infeksi
2. Inspeksi membran mukosa adanya
kemerahan, panas
3. Inspeksi kondisi luka
4. Ajarkan pasien dan keluarga tentang
tanda infeksi
5. Ajarkan cara menghindari infeksi
6. Tingkatkan intake nutrisi
Kolaborasi
7. Pemberian antibiotik
1. Memonitor tanda gejala infeksi
2. Menginspeksi membran mukosa
adanya kemerahan, panas
3. Menginspeksi kondisi luka
4. Mengajarkan pasien dan keluarga
tentang tanda infeksi
5. Mengajarkan cara menghindari infeksi
6. Meniingkatkan intake nutrisi
7. Berkolaborasi pemberian antibiotik
S : Tidak ada tanda infeksi
O : Jahitan nampak bersih bebas dari
infeksi
A : Analisa teratasi
P : Edukasi tentang perawatan mulut
sesudah operasi
4
Kerusakan Integritas Jaringan
Mengembalikan integritas jaringan

Kriteria Hasil

Intervensi

Implementasi

lidah paska operasi


NOC : Tissue integrity : skin & mucous
membranes 1101
No.
Indikato 1 2 3 4 5
r
110101 Suhu
110104 Hidrasi
110103 Tekstur
110117 Jaringa
n scar
NIC : Incision site care
1. Inspeksi pada area insisi adanya
pembengkakan, kemerahan atau
pembesaran
2. Monitor proses penyembuhan pada
daerah insisi
3. Bersihkan atau berikan oral hygiene
secara teratur
4. Ukur suhu tubuh
5. Monitor tanda dan gejala dari infeksi
6. Berikan hidrasi yang cukup
7. Ajarkan pada keluarga untuk
mengenali tanda terjadinya infeksi,
ulang kembali cara oral hygiene yang
benar dan cara merawat pada area
jahitan
8. Ingatkan pada pasien dan keluarga
untuk kontrol kembali, memeriksa pada
petugas untuk area insisi / jahitan pada
lidah
1. Menginspeksi pada area insisi
adanya pembengkakan, kemerahan
atau pembesaran
2. Memonitor proses penyembuhan
pada daerah insisi
3. Membersihkan atau berikan oral
hygiene secara teratur
4. Mengukur suhu tubuh
5. Memonitor tanda dan gejala dari
infeksi
6. Memberikan hidrasi yang cukup
7. Mengajarkan pada keluarga untuk
mengenali tanda terjadinya infeksi,
ulang kembali cara oral hygiene yang
benar dan cara merawat pada area

Evaluasi

No. Diagnosa
Diagnosa Keperawatan
Tujuan Diagnosa
Kriteria Hasil

Intervensi

jahitan
8. Mengingatkan pada pasien dan
keluarga untuk kontrol kembali,
memeriksa pada petugas untuk area
insisi / jahitan pada lidah
S : Bekas operasi tidak ada tandatanda infeksi
O : Bekas jahitan tampak baik
A : Masalah teratasi sebagian
P : Edukasi dalam pemberian cairan
yang cukup
Edukasi terkait oral hygiene
mengunakan sikat yang berbulu halus

5
Nyeri akut
Menurunkan intesitas nyeri
NOC : Pain level -2102
No.
Indikator
1 2 3 4 5
210207 Rewel dan
menangis
210201 Mengatakan
nyeri
210210 RR
210220 Nadi
210212 Tekanan
darah
NIC :
1. Environmental Management : comfort
1. Kaji tujuan klien dalam meningkatkan
lingkungan yang nyaman secara optimal
2. Berikan lingkungan yang tenang dan
suportif
3. Berikan lingkungan yang bersih dan
aman
4. Fasilitas kebersihan diri agar klien
merasa aman
5. Monitor terjadinya iritasi pada area
membran mukosa
2. Pain Management
1. Kaji nyeri (lokaso, karakteristik, durasi,
frekuensi. Kualitas, keparahan nyeri

Implementasi

Evaluasi

presipitasi
2. Observasi kenyamanan non verbal,
khususnya apabila klien tidak dapat
berkomunikasi
3. Ajarkan teknik distraksi seperti tarik
nafas dala
Kolaborasi
4. Pemberian analgesik
1. Mengkaji tujuan klien dalam
meningkatkan lingkungan yang nyaman
secara optimal
2. Memberikan lingkungan yang tenang
dan suportif
3. Memberikan lingkungan yang bersih
dan aman
4. Memfasilitas kebersihan diri agar klien
merasa aman
5. Memonitor terjadinya iritasi pada area
membran mukosa
6. Mengkaji nyeri (lokaso, karakteristik,
durasi, frekuensi. Kualitas, keparahan
nyeri presipitasi
7. Mengobservasi kenyamanan non
verbal, khususnya apabila klien tidak
dapat berkomunikasi
8. Mengajarkan teknik distraksi seperti
tarik nafas dala
9. Berkolaborasi pemberian analgesik
S : Nyeri tidak dirasakan, anak merasa
nyaman dengan lingkungan
O : - Tanda-tanda vital normal
A : Analisa teratasi
P : Edukasi tentang teknik distraksi dan
cara minum obat