Você está na página 1de 4

ALAT KELEMBABAN UDARA

Higrometer
Higrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat kelembaban pada suatu tempat. Biasanya
alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan barang yang memerlukan tahap
kelembapan yang terjaga seperti dry box penyimpanan kamera. Kelembaban yang rendah akan
mencegah pertumbuhan jamur yang menjadi musuh pada peralatan tersebut.
Higrometer juga banyak dipakai di ruangan pengukuran dan instrumentasi untuk menjaga
kelembapan udara yang berpengaruh terhadap keakuratan alat-alat pengukuran.
Kini Higrometer banyak dipakai untuk pengukur kelembaban ruangan pada budidaya jamur,
kandang reptil, sarang burung walet maupun untuk pengukuran kelembaban pada penetasan telur

ALAT PENGUKUR CURAH HUJAN

1.

Penakar Hujan Ombrometer Biasa


Penakar hujan ini tidak dapat mencatat sendiri (non recording),bentuknya sederhana terbuat dari seng
plat tingginya sekitar 60cm di cat alumunium, ada juga yang terbuat dari pipa paralon tingginya 100 cm.
Prinsip kerja Ombrometer menggunakan prinsip pembagian antara volume air hujan yang ditampung
dibagi luas mulut penakar. Ombrometer biasa diletakan pada ketinggian 120-150 cm. Kemudian luas
mulut penakar dihitung, volume air hujan yang tertampung juga dihitung.

ALAT PENGUKUR TEKANAN UDARA

Barometer air
Barometer air pertama kali dibuat oleh Otto Von Genricke. Prinsip kerja barometer ini sama
dengan barometer air raksa, perbedaannya terletak pada zat cair pengisi barometer, yaitu air.
Oleh karena massa jenis air lebih ringan dibanding air raksa maka panjang tabung barometer air
lebih panjang dibandingkan tabung barometer air raksa.
Massa jenis air adalah 1.000 kg/m3 sehingga tinggi tabung yang diperlukan untuk mengukur
tekanan udara sebesar 1 atm = 76 cmHg = 100.000 Pascal adalah:

ALAT PENGUKUR SUHU

1. Termometer Laboratorium
Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur suhu air dingin atau air yang
sedang dipanaskan. Termometer laboratorium menggunakan raksa atau alkohol
sebagai penunjuk suhu. Raksa dimasukkan ke dalam pipa yang sangat kecil
(pipa kapiler), kemudian pipa dibungkus dengan kaca yang tipis. Tujuannya agar
panas dapat diserap dengan cepat oleh termometer.

Skala pada termometer laboratorium biasanya dimulai dari 0 C hingga 100 C. 0


C menyatakan suhu es yang sedang mencair, sedangkan suhu 100 C menyatakan
suhu air yang sedang mendidih.
ALAT PENGUKUR KECEPATAN ANGIN
Anemometer Termal
Anemometer termal adalah alat pengukur kecepatan angin yang dilengkapi dengan
sensor khusus. Sensor ini bekerja dengan menghitung jumlah kalor yang berpindah
pada daerah sekitar sensor. Panas yang berpindah dianggap atau diinterpretasikan
sebagai kecepatan angin. Secara sederhana, prinsip kerja anemometer termal
mengikuti prinsip kerja tabung pilot.

ALAT PENGUKUR SINAR MATAHARI


Alat Pengukur Energi Sinar Matahari / Energi Tenaga Surya DT-1307 adalah produk Solar Power
Meter model baru. Alat ukur energi surya ini digunakan untuk mengukur kekuatan energi surya ( cahaya
matahari). Alat ukur energi cahaya matahari ini mengukur tenaga surya baik dalam satua Watt atau BTU
secara akurat. Instrumen ini didesain sesuai dengan standar keselamatan dan keamanan EN61010-1
yang berkaitan dengan alat ukur elektronik.
Alat Pengukur Energi Sinar Matahari ini juga merupakanAlat Pengukur Radiasi Sinar Matahari yang
banyak digunakan dalam penelitian energi tenaga surya, laboratorium, bidang meteorologi, agrikultur /
pertanian dan bidang bidang lainnya. Alat ukur radiasi matahari ini juga banyak digunakan pada industri
pembuatan kaca film untuk mengecek seberapa optimal kemampuan kaca film hasil produksi mereka
dalam menangkal radiasi sinar matahari.