Você está na página 1de 6

PROGRAM PEMBANGUNAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (P3MD)

DIREKTORAT JENDERAL PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA


KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI

Laporan Individu disusun oleh:


STEPHANUS MULYADI, M.Sc.
TA PENGEMBANGAN PELAYANAN SOSIAL DASAR
KABUATEN KAPUAS HULU, KALIMANTAN BARAT

P3MD KABUPATEN KAPUAS HULU, KALIMANTAN BARAT


Jl. Kopral Rahman Hilir Kantor, Kec. Putussibau Utara Kab. Kapuas Hulu Kalimantan Barat
HP/WA. 081280503764 E-Mail: stephanus_mulyadi@yahoo.de
Daftar Isi DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

No Judul Halaman Jalan Achmad Sood No. 25, Telp/Fax : 0561-583047,Email:


bpmpd.kalbarprov@gmail.com, bpmpd@kalbarprov.go.id
1 Pengantar Laporan 2
Kode Pos : 78121
2 Bab 1: Pendahuluan 3 Nomor : ..
Lamp :
3 Bab 2: PELAKSANAAN
H a l : Laporan Bulan Februari 2017
KEGIATAN
2.1. Kegiatan TUPOKSI 4
Kepada Yth :
2.2. Kegiatan Tugas Lainnya 5 Satker P3MD Dirjen PPMD
Provinsi Kalimantan Barat
4 Bab 3: RENCANA KEGIATAN 6 di-
BULAN BERIKUTNYA PONTIANAK
5 Bab 4: KESIMPULAN DAN Dengan Hormat
REKOMENDASIRKTL
4.1. Kesimpulan 6 Bersama ini saya sampaikan Laporan Individ-
ual Kegitan TA PSD P3MD KH untuk priode
4.2. Rekomendasi Tindak 6 Bulan Februari 2017, agar bisa dijadikan
Lanjut rujukan bagi yang berkepentingan.

6 Bab 5: PENUTUP 6 Demikian laporan ini kami sampaikan, atas


kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.
LAMPIRAN
Putussibau, 28 Februari 2017
Lamp 1 Realisasi kegiatan Individu
Hormat Saya
Lamp 2 Rencana kegiaatan bulan beri-
kutnya
Lamp 3 Laporan Kunjungan Lapangan
STEPHANUS MULYADI, M.Sc
Lamp 4 Photo kegiatan Individu TA PSD P3MD KH

Lamp 5 Bimbingan yang dilakukan Tembusan disampaikan :


oleh TA 1. TL KPW Provinsi Kalimantan Barat
2. Satker Kabupaten Kapuas Hulu

photo terpilih edisi ini

MUSYAWARAH MASYARAAT ADAT KAPUAS HULU


TEMA: MASYARAKAT ADAT DALAM PARTISIPASIPEMBANGUNANDI KAPUAS HULU

2
LAPORAN INDIVIDU
TENAGA AHLI PELAYANAN SOSIAL DASAR (TA 6)
T.A . 2017

Nama : STEPHANUS MULYADI, M.Sc


Posisi : TA 6 ( PENINGKATAN PELAYANAN SOSIAL DASAR )
Lokasi Tugas : KAPUAS HULU
Laporan Bulan : FEBRUARI 2017

Pendahuluan
Gambaran Umum
Kabupaten Kapuas Hulu, secara astronomis berada pada 0,5 Lintang Utara sampai 1,4 Lintang Selatan dan
111,40 sampai 114,10 Bujur Timur dengan ibukota Putussibau. Sebelah Utara berbatasan dengan Serawak
(Malaysia Timur), sebelah Barat dan Selatan berbatasan dengan Kabupaten Sintang dan Melawi, sementara sebelah
Timur berbatasan dengan Propinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas Hulu merupakan
kabupaten paling timur di Kalimantan Barat dengan luas wilayah 29.842 kilometer persegi (20,33% dari wilayah
Provinsi Kalbar).

1. Letak geografis
Kabupaten Kapuas Hulu
memanjang dari arah Barat
ke Timur, dengan jarak
kurang lebih 240 Km dan
melebar dari Utara ke
Selatan dengan jarak kurang
lebih 126,70 Km.
Dari Pontianak, ibu kota
provinsi Kalimantan Barat,
Kabupaten Kapuas Hulu ber-
jarak kurang lebih 657 Km
melalui jalan darat, dan 842
Km melalui Sungai Kapuas.
Waktu tempuh ke Pontianak
kurang lebih empat puluh
lima menit penerbangan
menggunakanPesawat Udara
jenis ATR 42 Seri 300/F27 Peta wilayah Kabupaten Kapuas Hulu
atau kurang lebih 16 jam
dengan kendaraan darat.
3. Kaya Potensi
2. Icon dunia
Kabupaten yang memiliki 23 Kecamatan, 278 Desa
Kabupaten yang sangat luas ini termasuk
dan 4 Kelurahan ini memiliki potensi wilayah yang
kabupaten yang sangat unik karena memiliki 2
sangat besar di sektor pertanian, industri,
(dua) icon dunia yaitu Taman Nasional Danau
perdagangan, UKM, koperasi, pertambangan dan
Sentarum dan Betung Kerihun, yang merupakan
lingkungan hidup dan pariwisata.
kawasan hutan lindung atau konservasi.
4. Minim Infrastruktur & rendahnya SDM
Dilihat dari segi kawasan kehutanan Kapuas
Hulu memiliki kawasan kehutanan sekitar 51,21 Berbagai keunggulan di atas tidak serta merta
% dan Kapuas Hulu merupakan kawasan Hutan membuat masyarakat di kabupaten ini sejahtera.
Lindung dan Konservasi terbesar di Kalbar. Minimnya infrastruktur transportasi dan
Dengan demikian Kabupaten Kapuas Hulu komunikasi serta rendahnya SDM menempatkan
memberikan sumbangan yang besar dalam kabupaten ini masih tergolong sebagai Kabupaten
menahan lajunya perubahan iklim dunia. Tertinggal.

3
PELAKSANAANKEGIATAN
2.1. Kegiatan TUPOKSI
Berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) tertang- 3. Fasilitasi SKPD dan pihak lain yang bermaksud untuk
gal 05 Januari 2017 tentang penugasan Tenaga mendampingi Desa dalam meningkatkan pelayanan sosial
Ahli Pengembangan Pelayanan Sosial Dasar dasar.
4. Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi pelayanan pendidikan
(TA-PSD), TA PSD dalam melaksanakan tugas dan kesehatan bagi masyarakat Desa secara terpadu.
pendampingan pelaksanaan implementasi 5. Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi pemberdayaan
undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang De- perempuan, anak, kaum difabel/berkebutuhan khusus,
sa memiliki TUPOKSI sebagai berikut: kelompok miskin dan masyarakat marginal.
1. Meningkatkan kapasitas PD dan PLD dalam 6. Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi pelestarian dan
mendampingi Desa/antar Desa terkait pelayanan sosial pengembangan adat, kearifan lokal, seni dan budaya
dasar Desa.
2. Memfasilitasi pemerintah Kabupaten/Kota dalam 7. Membantu Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa
penyusunan regulasi tentang pelayanan sosial dasar. dalam koordinasi peningkatan pelayanan sosial dasar.

Realisasi Kegiatan TA PSD Bulan Februari 2017


Bertepatan dengan masa proses penganggaran untuk kegiatan tahun 2018 TA PSD memfokuskan kegiatan pada koordinasi
dengan berbagai SKPD dan anggota DPRD Kapaus Hulu. Tujuannya adalah untuk menjamin agar bidang Pelayanan Sosial Da-
sar didesa diperkuat. Fokus yang kedua adalah memfasilitasi kembalinya hak-hak Masyarakat Adat atas tanah. Dari 23 Kecama-
tan di Kapuas Hulu, ada 20 kecamatan yang sebagian atau bahkan seluruh wilayahnya masuk dalam kawasan hutan lindung atau
konservasi. Hal ini sangat meresahkan warga, karena sebagian besar masyarakat Kapuas Hulu memiliki mata pencaharian ber-
basis lahan. Oleh karena itu TA PSD bekerjasama dengan aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kapuas Hulu, Lanting
Borneo dan Pemkab. Kapuas Hulu memfasilitasi Musyawarah Masyarakat Adat Kapuas Hulu pada tanggal 17 Februari 2017
dengan mengangkat Tema: Masyarakat Adat dalam Partisipasi Pembangunan di Kapuas Hulu. Hadir sebagai Narasumber da-
lam MMA tersebut Bp. Usep Setiawan, Staf Ahli Presiden bidang Issu-Issu Sosial dan Abdon Nababan, Sekjen AMAN pusat.

No Tanggal Lokasi Kegiatan Hasil yang telah dicapai Ketr


Mengerjakan pekerjaan kantor, administrasi,
pekerjaan kantor, administrasi, penguatan kapa-
penguatan kapasitas PD/PLD, dan persiapan
1 1-4 Sekretariat P3MD sittas PD/PLD dan persiapan desa edukasi dan
rintisan desa edukasi dan desa wisata di desa
desa wisata terlaksana dengan baik
Tekudak & Nanga Raun, Kec. Kalis
Kooordinasi dengan PD, PLD, TA terlaksana
RAKOR TA-PD - Penguatan kapasitas PD - dengan baik
2 6-7 Sekretariat P3MD
Desa Tematik Penguatan kapasitas PD bidang fasilitasi
MUSRENBANGDES
Koordinasi dengan BAPPEDA tentang bi-
Bidang PSD masuk dalam 5 prioritas DURKP:
3 8 Putussibau dang PSD agar masuk dalam 5 prioritas
1) pendidikan, 2) kesehatan
DURKP Kab KH 2018
koordinasi dengan Dinas Kesehatan tentang
Anak kekurangan gizi mendapat penanganan
4 9 Putussibau bidang anak penderita kekurangan gizi di
dan perawatan di RS Diponegoro Putussibau
desa Setunggul, kec. Silat Hilir
Kunjlap Desa Nanga
3 10-11 Pembinaan awal desa Wisata kegiatan pembinaan terlaksana dengan baik
Raun

pekerjaan kantor dan administrasi, terlaksana


4 13-16 Sekretariat P3MD Mengerjakan pekerjaan kantor, administrasi,
dgnbaik
Musyawarah Masyarakat Adat Kapuas Hulu Musyawarah Masyarakat Adat Kapuas Hulu
5 17 Putussibau
tentang masalah Lahan (Agraria) terlaksana dengan baik
FGD AMAN Kapuas Hulu - penyusunan
6 18 Putussibau FGD terlaksana dengan baik
RPJM
pekerjaan kantor dan administrasi, terlaksana
7 20-21 Sekretariat P3MD Mengerjakan pekerjaan kantor, administrasi,
dgn baik
MUSRENBANG KEC. KALIS terlaksana
8 22 Putussibau Selatan MUSRENBANGCAM KEC. KALIS
dengan baik
MUSRENBANG KEC. KALIS terlaksana
9 23 Kalis MUSRENBANGCAM KEC. KALIS
dengan baik
Kunjungan lanjutan persiapan Desa Edu-
10 24-28 Nanga Raun Kunjungan terlaksana dengan baik
wisata
4
PELAKSANAAN KEGIATAN

DI MANA POSISI MASYARAKAT ADAT DALAM


NEGARA RI?

Pertanyaan ini tidak seharusnya muncul. Karena UU No.6


tahun 2014 tentang Desa telah mengkui Masyarakat Adat. Na-
mun pengakuan Negara ternyata tidak sungguh-sungguh saat
berhadapandengan hak hidup Masyarakat Adat, hak atas tanah.
Dari 23 kecamatan di Kapuas Hulu, ada 23 kecamatan yang
wilayahnya masuk dalam kawasan Hutan Lindung. Beberapa
kecamatan di perbatasan wilayahnya masuk Taman Nasional,
wilayah konservasi. Kedua jenis wilayah kawasan ini tidak
boleh dimiliki masyarakat, bahkan tidak boleh digarap.

Pemerintah lebih tidak berada ditengah-tengah rakyat saat


dikeluarkannya Instruksi KARHUTLA yang ditelan mentah-
mentah oleh aparat di lapaangan. Akibatnya tidak sedikit
petani yang membakar ladang ditangkap dan ditahan. Mes-
kipun ladang yang dibakar tidak melebihi 2 hektar dan sudah
mengikuti aturan kearifan lokal.

Apa dampaknya bagi masyarakat? Mayoritas masyarakat


Kapuas Hulu adalah petani. Artinya sumber penghidupan uta-
ma mereka berbasis lahan. Ketika lahan mereka dijadikan
hutan lindung atau hutan konservasi, masyarakat kehilangan
sumber penghidupan. Dalam hal ini, Masyarakat Adat ke-
hilangan posisi dalam Negara Republik Indonesia.
Musyawarah Masyarakat Adat Kapuas Hulu
TA PSD berupaya memfasilitasi masalah itu, sehingga di- Dihadiri oleh Bp. Usep Setiawan, staff ahli Presiden bidang isuu-isu social
peroleh win-win solution bagi masyarakat dan Negara. Upaya dan Bp. Abdon Nabanan, Sekjen AMAN
itu dilakukan antara lain menjalin kerjasama dengan Pemkab
Kapuas Hulu, AMAN dan Lanting Borneo untuk mengadakan
Musyawarag Masyarakat Adat (17/2/2017) yang dilanjut-
kandengan FGD (18/2/2017) guna membahas persoalan Hutan
Lindung. Hadir dalam musyawarah itu Bp. Usep Setiawan,
Staf Ahli Presiden bidang Isu-isu Sosial dan Abdon Nababan,
Sekjen AMAN. Sedangkan dari pihak masarakat Adat hadir
para Temenggung, tetua Adat, perwakilan perempuan dan
lembaga lainnya yang ada di Kapuas Hulu. Lebih dari 400
peserta menghadiri acara tersebut. Musyawarah Masyarakat
Adat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi yang selan-
jutnya diteruskan ke Presiden RI.
Foto atas dan bawah: Suasana MUSRENBANG CAM
Kec. Putussibau Selatan (atas) dan Kecamatan Kalis (bawah)
2.2. Kegiatan TugasTugas Lainnya
Kegiatan pelaksanaan tugas lainnya antara lain mengadakan
studi hasil kunjungan lapangan dan input data kegiatan PSD di
desa-desa sesuai lampiran 8. Saat ini film pendek promosi
desa Nanga Raun sebagai Desa Wisata sudah selesai dan su-
dah ditayangkan di youtube ( ). Pendampingan Musrenbang
dilakukan di kecamatan. Berkaitan dengan MUSRENBANG
TA PSD melakukan koordinasi dengan BAPPEDA. Koordina-
si dengan Dinas kesehatan dilakukan berkaitan penanganan
masalah pasien penderita gizi buruk di Kecamatan Silat Hilir.

5
PERENCANAAN KEGIATAN BULAN MARET 2017
Berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) tentang penugasan Tenaga Ahli Pengembangan Pelayanan
Sosial Dasar (TA-PSD), TA PSD pada bulan Maret 2017 merencanakan kegiatan-kegiatan sebagai beri-
kut:

No Tangal Lokasi Kegiatan Hasil yang akan dicapai Keterangan


administrasi kantor, bimbingan / administrasi, bimbingan dan per-
Sekretariat
1 1 penguatan PD/ PLD,persiapan siapan pelatiha
P3MD
pelatihan P3D di Tekudak terselesaikandengan baik
1 2 Putussibau Audiensi dengan BUPATI KH Audiensi terlaksanadengan baik
Pelatihan Pemuda Pelopor Pem-
2 3-5 Tekudak pelatihan terlaksana dengan baik
bangunan Desa (P3D)
Sekretariat
3 6-7 Rakor TA-PD Rakor terlaksana dengan baik
P3MD
Penilaian lomba Desa tingkat Ka- penilaian lomba desa berjalan
4 8-11 Desa
bupaten KH dengan baik
administrasi kantor, bimbingan / administrasi, bimbingan dan per-
Sekretariat
4 12-16 penguatan PD/PLD,persiapan siapan pelatiha
P3MD
pelatihan P3D di Tekudak terselesaikandengan baik
Pembinaan Desa Pemenang Lom- Pembinaan desa terlaksana dengan
5 17-31 Desa
ba Desa Tk Kabupaten biak

Kesimpulan & Rekomendasi


4.1. Kesimpulan 4.2. Rekomendasi Tindak Lanjut

Kehadiran Masyarakat Adat adalah keniscayaan dan tidak bisa Pemerintah Kabupaten dan DPRD Kapuas Hulu harus mem-
ditiadakan dengan alasan apapun. Oleh karena itu pemarginalan beri ruang bahkan memfasilitasi Masyarakat Adat dalam
atau perampasan lahan yang menjadi sumber penghidupan memperjuangkan pengembalian hak mereka atas tanah.
Masyarakat Adat, atas alasan apapun, tidak bisa dibenarkan kare-
na itu adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia. Pemerintah harus
benar-benar, secara nyata, hadir ditengah-tengah Masyarakat TA PSD sudah berkoordinasi dengan anggota DPRD Kapuas
Adat. Di Kapuas Hulu kehadiran pemerintah itu baru akan dirasa- Hulu dan dengan Bp. Abdon Nababan, Sekjen AMAN untuk
kan oleh Masyarakat Adat, jika pemerintah mengembalikan hak memfasilitasi para Temenggung Adat menghadap Bp. Usep
Masyarakatt Adat atas tanah mereka. Tanah yang sudah mereka Setiawan, Staf Ahli Presiden untuk membawa masalah hu-
jadikan sumber penghidupan sejak leluhur mereka. tan lindung kepda pemerintah pusat.

Penutup
Demikian laporan kami. Semoga laporan ini dapat
berguna bagi pemangku kepentingan dalam upaya Putussibau, 28 Februari 2017
mewujudkan dan menyukseskan Nawa Cita ke 3,
Membangun Indonsia dari Pinggriran.

Stephanus Mulyadi, M.Sc.


Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar P3MD KH