Você está na página 1de 2

ANGINA PEKTORIS

No. Dokumen SPO/ / /2016


No. Revisi
SO TanggalTerbit 2016
P
Halaman 1 dari 3

PEMERINTAH MARTA RAHAYU,SKM


NIP.19660303.198703.2.009
KABUPATEN LANDAK
1. Pengertian Angina pektoris ialah suatu sindrom klinis berupa serangan nyeri dada yang khas, yaitu
seperti rasa ditekan atau terasa berat di dada yang sering menjalar ke lengan kiri. Nyeri
dada tersebut biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas dan segera hilang bila
aktivitas dihentikan.
2. Tujuan Untuk mengobati dan mencegah komplikasi pada Angina Pektoris

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kecamatan Karangan Nomor tentang SOP Angina Pektoris

4. Referensi 1. Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
tahun 2013

5. Langkah- 1. Oksigen dimulai 2 l/menit


langkah 2. Nitrat dikombinasikan dengan -blocker atau Calcium Channel Blocker (CCB) non
dihidropiridin yang tidak meningkatkan heart rate (misalnya verapamil, diltiazem).
Pemberian dosis pada serangan akut :
Nitrat 10 mg sublingual dapat dilanjutkan dengan 10 mg peroral sampai mendapat
pelayanan rawat lanjutan di Pelayanan sekunder.
Beta bloker:
- Propanolol 20-80 mg dalamdosis terbagi atau
- Bisoprolol 2,5-5 mg per 24 jam.
Calcium Channel Blocker (CCB)
Dipakai bila Beta Blocker merupakan kontraindikasi.
- Verapamil 80 mg (2-3 kali sehari)
- Diltiazem 30 mg ( 3-4 kali sehari)
3. Antipletelet: Aspirin 160-320 mg sekali minum pada akut.

6. Unit 1. IGD
Terkait