Você está na página 1de 2

DEMAM TIFOID

No. Dokumen SPO/ / /2016


No. Revisi
SO TanggalTerbit 2016
P
Halaman 1 dari 3

PEMERINTAH MARTA RAHAYU,SKM


NIP.19660303.198703.2.009
KABUPATEN LANDAK
1. Pengertian Demam tifoid merupakan suatu infeksi sistemik yang akut yang disebabkan Salmonella
typhi. Gejalanya : demam seminggu atau lebih, distres abdominal dan gejala neurologis
dalam bentuk penurunan kesadaran.

2. Tujuan Untuk mengobati dan mencegah komplikasi penyakit Demam Tifoid

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kecamatan Karangan Nomor tentang Pemulangan dan Tindak Lanjut
Pasien

4. Referensi 1. Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
tahun 2013

5. Langkah- 1. Terapi suportif dapat dilakukan dengan:


langkah - Istirahat tirah baring dan mengatur tahapan mobilisasi.
- Diet tinggi kalori dan tinggi protein.
- Konsumsi obat-obatan secara rutin dan tuntas.
- Kontrol dan monitor tanda vital (tekanan darah, nadi, suhu, kesadaran), kemudian
dicatat dengan baik di rekam medik pasien.
2. Terapi simptomatik untuk menurunkan demam (antipiretik) dan mengurangi
keluhan gastrointestinal.
3. Terapi definitif dengan pemberian antibiotik. Antibiotik lini pertama untuk demam
tifoid adalah kloramfenikol, ampisilin atau amoksisilin (aman untuk penderita yang
sedang hamil), atau trimetroprim-sulfametoxazole (kotrimoksazol).
4. Bila pemberian salah satu antibiotik lini pertama dinilai tidak efektif, dapat diganti
dengan antibiotik lain atau dipilih antibiotik lini kedua yaitu Ceftriaxone,
Cefotaxime (diberikan untuk dewasa dan anak), Kuinolon (tidak dianjurkan untuk
anak <18 tahun karena dinilai mengganggu pertumbuhan tulang).

Tabel 1. Antibiotik dan dosis penggunaannya


1. Unit 1 IGD
terkait 2 Apotik