Você está na página 1de 12

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

STIMULASI PERSEPSI HALUSINASI SESI I1

A. Topik

Terapi Aktivitas kelompok : Stimulasi Persepsi Halusinasi sesi I1

B. Tujuan

1. Tujuan Umum

Klien dapat mengontrol halusinasinya

2. Tujuan Khusus

a. Klien memahami pentingnya menghardik halusinasi apabila

mendengar suara-suara yang wujudnya tidak nyata, untuk mencegah munculnya

halusinasi.

b. Klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara menghardik untuk

mencegah halusinasi.

B. Landasan Teori

Kelompok adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan satu dengan yang lain

saling bergantung dan mempunyai norma yang sama (Stuart & Sundeen 1995). Dalam

terapi aktivitas kelompok (TAK) merupakan salah satu terapi modalitas yang di

lakukan prawat pada sekelompok klien yang mempunyai masalah perawatan yang

sama. Aktifitas di gunakan sebagai terapi dan kelompok di gunakan sebagai target

asuhan

Halusinasi adalah persepsi tentang efek bayangan dan sensori yang timbul tanpa ada

stimulus eksternal (Urison & Khull, 1998). Halusinasi terdiri atas halusinasi dengar

dan halusinasi lihat, halusinasi penciuman, halusinasi pengecapan dan halusinasi raba,

klien dengan halusinasi di tunjukan dengan tanda tanda klien mengatakan

mendengar suara bisikan/ melihat bayangan. Klien menyatakan kesal, menyatakan

1
senang dengan suara suara, klien bicara sendiri, tertawa sendiri, marah tanpa sebab

menyendiri dan melamun.

Klien dengan halusinasi harus mendapat tindakan keperawatan yang tepat. Observasi

harus tetap di lakukan pada klien halusinasi agar tidak tejadi perilaku kekerasan dan

bunuh diri. Untuk itu perlu di lakukan suatu kegiatan yang terwujud dalam terapi

aktifitas kelompok (TAK) berupa stimulus persepsi.

Klien di latih mempersepsikan stimulus yang di sediakan atau stimulus yang pernah di

alami. Dengan proses ini di harapkan respon klien terhadap berbagai stimulus

terhadap kehidupan menjadi adaptif.

C.Klien

1 Kriteria
a. Sehat jasmani
b. Klien dengan halusinasi yang sudah mengontrol halusinasinya
c. Klien yang telah di kontrak sebelumnya, yang bersedia mengikuti kegiatan

TAK dan sudah mengikuti TAK 1


2 Proses seleksi
a. Mengidentifikasikan klien dengan halusinasi yang sudah terkontro
b. Berdasarkan informasi dan diskusi dengan perawat ruangan mengenai perilaku

klien sehari - hari

a Pengorganisasian

1 Hari/ tanggal : Sabtu 14 Oktober 2016

Waktu : 45 menit (Jam 10.00 10.45 WIB)

Tempat : Ruang Dhira

Lama waktu tiap fase :

a. Fase orientasi : 10 menit


b. Fase kerja : 25 menit
c. Fase terminasi : 10 menit
d. Setting Tempat :

Terapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran membentuk huruf U

2
Ruangan nyaman dan tenang

Denah

Setting
CO L
O

K K

K K

K F K
O
Keterangan :
L : Leader
Co : Co Leader
F : Fasilitator
K : Klien
O : Observer

2 Tim terapis

Melaksanakan kegiatan TAK supaya berjalan dengan baik, maka tim petugas yang

akan melaksanakannya harus terdiri dari leader, co leader, fasilitator dan observer.

Adapun pembagain tugas untuk melaksanakan kegiatan TAK terdiri dari :

1 Leader : Teti yustianti

Tugas :

1 Menyusun rencana TAK

2 Mengarahkan proses TAK dalam mencapai tujuan dengan cara memberikan motivasi

kepada anggota yang terlibat dalam kegiatan

3 Memfasilitasi setiap sikap anggota kelompok untuk mengekpresikan perasaannya,

mengajukan pendapat dan memberikan umpan balik

4 Sebagai role model

3
5 Sebagai penopang dari anggota yang terlalu lemah atau mendominasi.

2 Co leader : Yuraeni

Tugas :

1 Membantu leader dalam mengorganisir kemampuan anggota kelompok

2 Membantu mengobservasi kemampuan klien dalam TAK stimulasi persepsi

3 Mengingatkan leader jika kegiatan menyimpang.

c. Fasilitator : Ito P

Tugas :

1 Memfasilitasi anggota kelompok untuk berperan aktif dan memotivasi anggota

kelompok

2 Mempertahankan kehadiran anggota kelompok

3 Mencegah atau hambatan kelompok dari dalam maupun dari luar kelompok.

d. Observer : Subekti

Tugas :

1 Mengobservasi setiap respons klien

2 Mengamati dan mencatat semua proses yang terjadi dan semua perubahan perilaku

klien (jumlah peserta yang hadir, daftar hadir, yang memberikan ide dan pendapat,

topik dan diskusi, respon verbal dan non verbal)

3 Memberikan umpan balik kepada kelompok

4 Mengobservasi respons anggota kelompok

5 Mengidentifikasi strategi yang digunakan leader

6 Mencatat modifikasi strategi untuk kegiatan kelompok berikutnya.

3 Metode dan Media

1 Alat :

4
1) Tape Recorder/HP

2) Bola Kertas

3) Buku catatan dan pulpen

2 Metode :

1) Dinamika kelompok

2) Diskusi dan tanya jawab

3) Bermain peran / stimulasi

b Proses Pelaksanaan

1 Orientasi

1 Salam perkenalan

1) Salam dari terapis kepada klien

2) Peserta dan terapis memakai name tag

2 Evaluasi / validasi

1) Menanyakan perasaan klien saat ini

2) Menanyakan penerapan TAK yang lalu

3 Kontrak

1) Menjelaskan topik, tujuan kegiatan dan menyepakati waktu serta tempat

2) Menjelaskan aturan main sebagai berikut :

a) Menyampaikan, cara mengontrol halusinasi dengan menghardik.

b) Jika ada peserta yang ingin meninggalkan kelompok harus minta izin kepada

terapis

c) Lama kegiatan 45 menit

d) Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.

2 Kerja

a Hidupkan musik dan edarkan bola kertas berlawanan dengan arah jarum jam.

5
b Pada saat musik dimatikan anggota kelompok yang mendapat giliran, terapis

meminta klien menceritakan apa yang dilakukan pada saat mengalami

halusinasi, dan bagaimana hasilnya.

c Setelah semua klien mendapat giliran di lanjutkan ke permainan berikutnya

d Memperagakan cara menghardik jika halusinasi muncul.

e Terapis meminta klien untuk memperagakan cara menghardik.

f Berikan pujian atas keberhasilan klien

g Ulangi peragaan menghardik sampai semua klien mendapat giliran.

h Setelah permainan selesai klien dan terapis bersama sama menyanyi.

3 Terminasi

1 Evaluasi respon subyektif klien

Leader menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK.

2 Evaluasi respon obyektif klien

Leadar menanyakan kegiatan apa yang telah di lakukan dan menganjurkan klien

untuk menyebutkan kembali (leader beri reinforcement positif bagi yang berhasil

menjawab)

3 Tindak lanjut

1) Menganjurkan klien menggunakan tiga cara mengontrol halusinasi yaitu

menghardik, bercakap cakap dan melakukan kegiatan.

2) Kontrak yang akan datang

a) Leader membuat kesepakatan dengan klien untuk TAK berikutnya, yaitu

mengontrol halusinasi dengan cara bercakap-cakap.

b) Menyepakati waktu dan tempat.

c Evaluasi

1 Struktur

6
1 Proposal sudah disetujui pembimbing tiga hari sebelum kegiatan

2 Persiapan dilakukan satu hari sebelum kegiatan, termasuk ijin menggunakan

tempat .

3 Telah dilakukan diskusi kelompok untuk tugas pembagian tugas TAK dan role play

(Leader, Co leader, Observer, Fasilitator,)

2 Proses

1 Peserta aktif dalam mengikuti kegiatan sampai selesai

2 75 % klien dapat mengikuti kegiatan sampai selesai

3 Kegiatan dilaksanakan tepat waktu

4 Leader dan Co leader dapat mengarahkan peserta untuk aktif melaksanakan

kegiatan

5 Observer dapat melaporkan jalannya kegiatan

3 Hasil

1 Sekurang-kurangnya 85% peserta kegiatan TAK dapat memperagakan cara

menghardik halusinasi.

2 Sekurang-kurangnya 75% peserta kegiatan TAK dapat memberikan tanggapan

terhadap pertanyaan yang ditujukan kepadanya.

SESI 11 : TAKS

KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI DENGAN CARA MENGHARDIK

Hari/ tanggal : Sabtu 14 Oktober 2016

Ruangan : Dhira

Jumlah pasien : 16 orang

I. Proses keperawatan

7
a. Kondisi klien

1. Klien dengan kondisi fisik yang sehat


2. Klien dengan halusinasi yang sudah mampu mengontrol halusinasinya
3. Klien yang telah dikontrak sebelumnya, yang bersedia mengikuti kegiatan

TAK

b Tujuan khusus

1. Klien dapat mmenjelaskan cara yang selama ini dilakukan untuk mengatasi

halusinasi
2. Klien dapat memahami cara menghardik
3. Klien dapat memperagakan cara menghardik halusinasi

c Tindakan Keperawatan

d Bermain peran/simulasi dan latihan cara mengontrol halusinasi dengan menghardik

melalui pelaksanaan TAK

11.Proses Tindakan Keperawatan

a Fase Orientasi

1 Salam Terapeutik

Selamat pagi Bapak Sebelumnya kami akan memperkenalkan diri dulu. Nama saya

teti, disamping saya ada yuraeni, di depan saya ada bapak ito dan pak subekti, Bapak

sudah pada kenal kan ?. Bagus.

2 Evaluasi / validasi

8
Bagaimana perasaan Bapak siang ini. Bapak sudah pada mandi. Seger ya kalau sudah

mandi. Bapak-bapak sudah saling kenal dengan temannya yang ada disinikan? Bagus.

3 Kontrak

Saya mau Tanya ada yang belum pernah ikut TAK sebelumnya. Bagus semuanya

sudah pernah ya barusan mengikuti TAK. Bapak tahu tidak TAK kita kali ini tentang

apa. TAK kita kali ini yaitu mengontrol halusinasi dengan cara menghardik Bapak

sudah pada tahu kan cara menghardik? TAK ini akan berlangsung selama 45 menit

menit di ruangan ini. Nanti selama permainan ini berlangsung bapak-bapak tidak

boleh meninggalkan tempat ini ya. Kalaupun ada yang ingin buang air Bapak harus

minta izin dulu sama suster atau mantri yang ada di sebelah kanan dan kiri bapak.

Oke....

4 Tujuan

Tujuan TAK kita kali ini adalah agar Bapak dapat mengontrol halusinasi dengan cara

menghardik.

b Fase Kerja

Baiklah Bapak sekarang kita mulai permainannya. Tapi sebelumnya Saya kasih tau

dulu ya cara dan peraturannya. Oke.... Bapak nanti akan dengar lagu yang sudah

disetel. Ini lagunya... Coba dengarkan. Dan ini juga ada bola. Nanti bola ini dipegang

oleh bapak lalu diedarkan ke teman yang ada disamping Bapak (bola diedarkan

berlawanan dengan arah jarum jam) terus bola diedarkan sampai lagu yang

didengarkan berhenti / tidak terdengar. Nah... apabila lagu berhenti dan bola berada

ditangan bapak.... berarti bapak yang memegang bola harus memperagakan cara

menghardik halusinasi. Sebelumnya bapak yang memegang bola memperkenalkan

diri dulu terus memperagakan cara menghardik halusinasi. Sekarang saya akan

memberikan contohnya terlebih dahulu. Lalu Bapak dengarkan lagi lagu yang sudah

9
disetel kemudian bola diedarkan lagi ke teman teman yang ada disamping bapak.

Bola diedarkan terus sampai lagu itu berhenti. Lalu apabila lagu berhenti dan bapak

yang memegang bola harus memperkenalkan diri dan memperagakan cara

menghardik halusinasi. Sekarang saya akan memberikan contohnya terlebih dahulu.

Bagaimana pak, apa Bapak sudah mengerti. Ada yang ingin ditanyakan tidak. Kalau

begitu kita mulai saja ya permainannya

c Fase Terminasi

1 Evaluasi subjektif

Bagaimana perasaan Bapak setelah kita melakukan TAK hari ini. Apa semuanya

senang. Sekarang sudah tahu kan cara mengontrol halusinasi dengan cara menghardik

2 Evaluasi objektif

Bagus...Bapak hebat ya....bisa memperagakan cara menghardik halusinasi!!!!

3 Rencana tindak lanjut

Saya berharap bapak bisa terus berlatih mengontrol halusinasi dengan cara

menghardik halusinasi. Ya. Dan juga memasukan kegiatan kali ini kedalam jadwal

kegiatan bapak ya.

4 Kontrak yang akan datang

Saya harap Bapak mau mengikuti TAK lagi ya. Tempat dan waktu akan disesuaikan

nanti. Sekarang Bapak bisa melanjutkan kembali kembali kegiatan lainnya

sebelumnya ada yang mau bernyanyi gak???

10
SESI 11 : TAKS

KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI DENGAN CARA MENGHARDIK

a. Kemampuan verbal : menyampaikan masalah

Nama Klien
No Aspek yang dinilai

1. Menyebutkan nama
2. Menyebutkan cara yang selama
ini digunakan mengatasi
halusinasi
3. Menyebutkan cara mengatasi
halusinasi dengan cara
menghardik

11
4. Melakukan cara menghardik
halusinasi
Jumlah
b. Kemampuan nonverbal

Nama Klien
No Aspek yang dinilai

1. Kontak mata
2. Menutup telinga
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
4. Mengikuti kegiatan dari awal
sampai akhir
Jumlah

Petunjuk :

1 Dibawah judul nama klien, tuliskan nama panggilan klien yang ikut TAK.

2 Untuk tiap klien, semua aspek dinilai dengan memberi tanda (check list) jika ditemukan

pada klien atau tanda jika tidak ditemukan.

3 Jumlahkan kemampuan yang ditemukan. Jika mendapat nilai 8 atau 9, klien mampu; jika

nilai 5 klien dianggap belum mampu.

DAFTAR PUSTAKA

Suliawati (2005). Konsep Dasar Keperawatan Jiwa Jakarta : EGC.

Keliat Budiana (2005). Keperawatan Jiwa Terapi Aktivitas Kelompok. Jakarta : EGC.

12