Você está na página 1de 87

CORPORATE ANNUAL REPORT 2014

SUSTAINABILITY
GROWTH
DAFTAR ISI TERM OF CONTENTS

1 PERUSAHAAN
Company
11 Kata Pengantar
Foreword
12 Profil Perusahaan
Company profile
12 Bidang Usaha Dan Kegiatan Perusahaan
Company Business Line and Activities
24 Visi Dan Misi Perusahaan
Company vision and mission
25 Tata Nilai Perusahaan
Corporate Values
26 Tata Nilai Operasi
Operational Values
27 Struktur Organisasi
Organizational Structure

2 LAPORAN DEWAN KOMISARIS & DIREKSI


Board & Commissioners Report
Aktivitas Bongkar Muat BBM di SPBU COCO 31.129.02 Kuningan, Jakarta
31 Laporan Komisaris Utama
Board of Commissioners Report SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN

4 5
39 Laporan Direktur Utama KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN
Board of Directors Report
TATA KELOLA PERUSAHAAN Quality, Health, Safety And Environment
52 Strategi Jangka Panjang Perusahaan Good Corporate Governance Management System
Companys Long-Term Strategy
105 KEBIJAKAN TATA KELOLA Perusahaan 145 Peningkatan Mutu Secara Berkesinambungan
Good Corporate Governance Policy Continous Quality Improvement
107 Impelentasi Tata Kelola Perusahaan Yang Baik 145 Konvensi Mutu
Good Corporate Govenance Implementation

3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN Quality Convention


108 Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku 151 STANDAR PENERAPAN K3LL
Analytic And Management Discussion Guidelines on Business Ethics and Conduct Standard HSE Implementation
109 Pedoman Benturan Kepentingan Penggantian Oli Motor di Bright OliMart
55 Wilayah Operasi Guidelines on Conflict of Interest SPBU 31.102.02 Abdul Muis, Jakarta
Operational Area 109 Pedoman Gratifikasi
57 TINJAUAN BISNIS Guidelines on Gratification
Business Overview 109 Sosialisasi GCG

6
60 Analisis Kinerja Keuangan Komprehensif GCG Dissemination
Comprehensive Financial Performance Analysis 111 Struktur Tata Kelola Perusahaan CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
65 Tingkat Kesehatan Perusahaan Good Corporate Givernance Structure Corporate Social Responsibility
Companys Soundness 111 RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
69 Perbandingan Antar Target dan Realisasi General Meeting Of Shareholders (GMS) 161 Visi Dan Misi CSR
Target and Realisation Comparison 113 DEWAN KOMISARIS CSR Vision and Mision
87 GAMBARAN UMUM SISTEM PENGELOLAAN RESIKO Board Of Commissioners 163 IMPLEMENTASI
Risk Management System Overview 116 DIREKSI Implementation
89 SUMBER DAYA MANUSIA Board Of Directors 163 KEGIATAN TJSL REGULAR
Human Resources 126 Komite Penunjang Dewan Komisaris Regular Csr Activities
Board of Commissioners Supporting Committee 163 KEGIATAN TJSL NON-REGULAR
126 Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Non-Regular Csr Activities
Duties and Responsibilities of the Audit Committee
129 Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
131 Satuan Pengawas Internal
Internal Audit Unit 176 LAPORAN KEUANGAN
135 PENGADAAN BARANG DAN JASA PROSEDUR PENGADAAN Financial Statement
Procurement Procedure Bright Cafe SPBU COCO 31.401.01 Dago, Bandung
IKHTISAR PERTUMBUHAN KINERJA 2014 2014 GROWTH OVERVIEW

Sales
Fuel & Gas

14

Revenue
Growth Sales
Vol. NFR

29
Profit

276 Growth

27

Sales
Vol. Bright

9,8
41 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 52
KALEIDOSKOP KALEIDOSCOPE

PERISTIWA PENTING 2014 / 2014 EVENT HIGHLIGHTS

APRIL JUNI

Opening NEW SPBU COCO ke-100 Apresiasi Manajemen kepada Personil di


31.175.05 SPBU COCO Tendean 31.127.02
Cibarusah-Cikarang Dalam penanggulangan "Spark"
7 April 2014 di lubang ATG, 3 Juni 2014
The Opening of the 100th Award given from Management
31.175.05 COCO Fueling Station to 31.127.02 COCO Tendean Fueling Station
Cibarusah-Cikarang Personels for handling "Spark" in ATG hole,
April 7th, 2014 June 3rd, 2014

APRIL MEI JUNI JULI

TOWN HALL 2014 Penandatangan kontrak kerjasama


Grand Launching BRIGHT Cafe
"Evaluasi Kinerja TW I-2014" Private label "Kacang" BRIGHT Training Batch 2 Mekanik BRIGHT Olimart
Kualanamu Medan, Kamis 8 Mei 2014.
Wisma Tugu Wahid Hasyim lantai 2, antara PT Pertamina Retail dengan Kerjasama dengan SMK 26
Bright Cafe Kualanamu Medan adalah
Ruang Pertamax Racing UD Gangsar Food & Snack Pembangungan, 2 Juli 2014
Bright Cafe pertama di Bandara
25 April 2014 Jakarta, 13 Juni 2014
The Grand Launching of BRIGHT Cafe BRIGHT Olimart Mechanical Training, Batch 2
TOWN HALL 2014
Kualanamu Medan, Contract Signing between Cooperated with SMK 26 Pembangungan
"TW I-2014 Performance Evaluation"
Thursday, May 8th, 2014. PT Pertamina Retail and UD Gangsar Food July 2nd, 2014
Tugu Wahid Hasyim Building, 2nd Floor,
Bright Cafe Kualanamu Medan is the first & Snack for BRIGHT "Kacang" private-label
Pertamax Racing Hall
Bright Cafe in the airport production, Jakarta, June 13rd, 2014
April 25th, 2014

3 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 4


KALEIDOSKOP KALEIDOSCOPE

-
-
SEPTEMBER NOVEMBER

Selamat atas keberhasilan hasil kegiatan Rally Santai atas kerjasama


Forum CIP AP yang diadakan di - PT Pertamin (Persero), PT Pertamina Retail -
Bogor 15-16 September dan Kis FM di SPBU COCO 31.128.02
MT Haryono pada 29 November 2014
Forum CIP AP that runned very well. Fun Rally held by PT Pertamina (Persero)
Held in Bogor, September 15th-16th, 2014 cooperated with PT Pertamina Retail
and Kis FM at 31.128.02
COCO Fueling Station, MT Haryono
on November 29th, 2014

SEPTEMBER SEPTEMBER NOVEMBER NOVEMBER

Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2014


Acara lepas sambut Direktur Keuangan Penandatanganan Pengalihan merk Selamat atas pembukaan Gerai Bright Store sebagai ajang penghargaan bagi para
PT Pertamina Retail dari BRIGHT kepada ke 300 di SPBU COCO 31.175.05 Manajemen dan pekerja yang berhasil
Bapak Narendra Widjajanto kepada PT Pertamina Retail Majapahit Lippo Cikarang mengelola kegiatan Quality Management
Bapak Azwani 28 Agustus 2014 20 November 2014 pada 5 November 2014
16 September 2014 Brand Diversion Signing from BRIGHT The Grand Opening of Annual Pertamina Quality (APQ) Awards
PT Pertamina Retail Financial Director to PT Pertamina Retail the 300th Bright Store at 31.175.05 2014 is a reward given from management
Handover Ceremony August 28th, 2014 COCO Fueling Station to employee who successfully manage
from Mr. Narendra Widjajanto to Mr. Azwani Majapahit Lippo Cikarang Quality Management activities
September 16th, 2014 November 20th, 2014 on November 5th, 2014

5 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 6


KALEIDOSKOP KALEIDOSCOPE

DESEMBER DESEMBER

Peresmian Distribution Center Grand opening Bright Store


Bright Region V di KP PT Pertamina
Surabaya, 11 Desember 2014 10 Desember 2014
The Opening Distribution Center Grand Opening BRIGHT Store
Bright Region V Head Office PT Pertamina
Surabaya, December 11st, 2014 December 10, 2014

L L

DESEMBER
DESEMBER

Rapat Koordinasi
PT. Pertamina Retail 2015 Kerjasama penjualan voucher BBK melalui
"Kerja Cepat, Tepat, dan Akurat" media online Dealgoing dengan
Jakarta 16-17 Desember PT Pertamina Retail
Coordination Meetings 11 Desember 2104
PT. Pertamina Retail 2015 Partnership Agreement between PT
" WorkFast, Precise, Accurate" Pertamina Retail and Dealgoing for seliing
Jakarta, December 16th-17th, 2014 voucher, December 11st, 2014
L
L

7 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 8


Aktivitas Bongkar Muat BBM di SPBU COCO 31.129.02
Kuningan, Jakarta

PERUSAHAAN
COMPANY

9 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 10


1 PROFIL PROFILE

Kata Pengantar Foreword PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE


PT Pertamina Retail secara bijaksana terus berupaya mencapai PT Pertamina Retail is thoughtfuly continues to accomplish its Sekilas Sejarah Perusahaan Company History In A Brief
rencana jangka panjangnya yang bertujuan untuk menjadi long-term goal of becoming the leading global retail company PT Pertamina Retail (selanjutnya disebut Perusahaan) merupakan PT Pertamina Retail (hereinafter referred to as the Company) is
Perusahaan ritel global yang berkelas dengan memberikan nilai by offering values from Fuel and Non-Fuel Retail business anak Perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang a subsidiary company of PT Pertamina (Persero) that engaged in
dari diversifikasi bisnis Ritel Bahan Bakar dan Non-Bahan Bakar diversification through integrated products and services. In 2014, usaha retail produk Pertamina. Perusahaan didirikan pada tanggal Pertaminas products retail business. The company was founded
melalui produk dan jasa yang terintegrasi. Di tahun 2014 inisia initiations of new businesses, establishment of new partnerships 17 Juni 1997, dan awalnya bernama PT Pertajaya Lubrindo yang on June 17th 1997 and was originally named PT Pertajaya
si-inisiasi bisnis baru, pengukuhan kemitraan-kemitraan baru and synergy in sales between business units and PT Pertamina bergerak di bidang usaha Pelumas. Pada tanggal 1 September Lubrindo which engaged in the lubricant business. On September
dan hasil sinergi penjualan antara antar-grup dengan pelanggan Retails customers have contributed to sustainable and ever 2005, Perusahaan berganti nama menjadi PT. Pertamina Retail. 1st 2005, it changed its name to PT Pertamina Retail. This
PT Pertamina Retail telah membantu memberikan keuntungan- growing profits. Perubahan ini bertujuan untuk menghadapi perubahan pasar change was aimed to address the transformation of retail market
keuntungan yang berkesinambungan dan terus tumbuh. retail khususnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di in Indonesia, particularly Fueling Stations toward a global free
Indonesia menuju pasar bebas dunia. Terhitung sejak Maret 2006, market. As of March 2006, the Company has been managing and
Di masa mendatang, PT Pertamina Retail akan mengoptimalkan In the future, PT Pertamina Retail will optimize and continuesly Perusahaan mulai mengelola dan mengoperasikan SPBU. operating Fueling Stations.
dan terus mengembangkan aset-aset dan infrastruktur yang develop the existing infrastructure and assets in order to
dimiliki demi mempertahankan keunggulan kompetitif untuk maintain its competitive advantage in order to make greater Dasar Hukum Legal Basis
menjadi Perusahaan yang memberikan kontribusi lebih bagi contributions to the Holding Company and the State, as well PT Pertamina Retail didirikan berdasarkan Hukum Republik PT Pertamina retail is incorporated under the Law of Republic of
Perusahaan Induk dan Negara, dan tetap terus berpegang as continue to hold on to its commitment as a company that Indonesia yang Anggaran Dasarnya beberapa kali telah dilakukan Indonesia and its Articles of Association has been amended several
kepada komitmennya sebagai Perusahaan yang menjunjung upholds nationalism, accountability and is oriented towards perubahan sebagaimana termuat di dalam: times, as contained in:
profesionalitas, akuntabilitas dan berorientasi pada kenyamanan customer convenience and satisfaction.
dan kepuasan pelanggan. 1. Akta No. 1 tanggal 1 September 2005 dan telah mendapat 1. Deed No.1 dated September 1, 2005, approved by the Ministry
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia by its
Indonesia dengan Surat Keputusannya No.C-02803.HT.01.04. Decree. C-02803.HT.01.04. Year 2006, February 1, 2006.
Tahun 2006, tanggal 1 Februari 2006.

2. Perubahan Anggaran Dasar yang telah disesuaikan dengan 2. Amandment to the Articles of Association pursuant to the Law
Undang-undang No. 40 Tahun 2007 sebagaimana dimuat dalam No.40 of 2007 as set forth in the Deed No.16 dated June 26,
Akta No. 16 tanggal 26 Juni 2008, yang telah mendapat persetujuan 2008, approved by the Minister of Law and Human Rights of the
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Republic of Indonesia in his Decree No.AHU 51814.AH.01.02, of
dengan Surat Keputusannya No. AHU- 51814.AH.01.02. Tahun 2008, dated August 15, 2008.
2008, tanggal 15 Agustus 2008.

3. Perubahan Anggaran Dasarnya terakhir sebagaimana dimuat 3. The last Amandment to the Articles of Association as set forth in
dalam Akta No. 04 tanggal 6 Juni 2011, yang telah mendapat the Deed No.04 dated June 6, 2011, approved by the Minister of
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Law and Human Rights of the Republic of Indonesia by its Decree
Indonesia dengan Surat Keputusannya No. AHU-44498.AH.01.02. No.AHU-4498.AH.01.02, of 2011, dated September 12, 2011.
Tahun 2011 tanggal 12 September 2011. Ketiganya dibuat di All three deeds was made in the presence of Notary Drs.Andy A.
hadapan Notaris Drs. Andy A. Agus, SH dan bertempat di Jakarta. Agus, SH in Jakarta.

Bidang Usaha dan Kegiatan Perusahaan Company Business Line and Activities
Sebagai pelopor bisnis ritel modern di Indonesia, kegiatan usaha As a pioneer in modern retail business in Indonesia, the Compa-
Perusahaan terbagi menjadi dua kegiatan utama yaitu bisnis melalui nys business activities is divided into two main activities, namely
produk BBM dan Non-BBM yang dilakukan secara terintegrasi di integrated Fuel and Non-Fuel product retail in Fueling Stations
lingkungan SPBU yang dimiliki dan dioperasikan oleh Perusahaan owned and operated by the Company, or called COCO Fueling
atau disebut SPBU COCO (Company Owned Corporate Operated). Stations (Company Owned Corporate Operated).

Bisnis Ritel Bahan Bakar Fuel Retail Business


Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Fueling Stations (SPBU)
Melalui SPBU yang dimiliki dan dioperasikan sendiri, Perusahaan Through Company Owned and Operated Fueling Stations, The
memasarkan bahan bakar minyak yang diproduksi oleh P T Company markets fuel products produced by PT Pertamina
Pertamina (Persero). Berbagai inisiatif di bidang SPBU dilakukan (Persero). The Company has undertaken various initiatives
oleh Perusahaan sebagai upaya untuk menjawab tantangan related to Fuleling Stations as an effort to take on the challenge
Pramuniaga SPBU COCO 31.103.03 Cikini, Jakarta
menjadi Perusahaan ritel terdepan di Indonesia dan sebagai of becoming the leading retail company in Indonesia and as a
wujud fokus pada kenyamanan pelanggan melalui berbagai realisation of its focus on customers convenience through
inovasi. various innovations.

11 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 12


1 PROFIL PROFILE

1. SPBU 1. SPBU 3. SPBU Pertamax Series 3. PERTAMAX Series Fueling Station


Melalui SPBU yang dioperasikannya, PT Pertamina Retail PT Pertamina Retail market fuel produced by PT Pertamina SPBU Pertamax Series atau Bahan Bakar Khusus (BBK) adalah A PERTAMAX Series or Special Fuel (BBK) Fueling Stations is a
memasarkan bahan bakar minyak yang diproduksi oleh PT Per- (Persero) in its Fueling Stations. Types of fuel that is marketed SPBU COCO yang khusus menjual produk BBM unggulan Non- special COCO fueling stations that exclusively sells Pertaminas
tamina (Persero). Jenis-jenis bahan bakar yang dipasarkan oleh by PT Pertamina Retail is as follows: Subsidi Pertamina sehingga pelanggan setia produk Non-Subsidi Non PSO Fuel products, so loyal customer of Non-PSO products
PT Pertamina Retail dalah sebagai berikut : Premium dapat membeli produk Pertamax Series tanpa harus m engantri will be able to purchase Pertamax Series products without having
Premium Pertamax dengan pelanggan lain yang menggunakan produk BBM to queue with other customers that purchase PSO Fuel products.
Pertamax Pertamax Plus bersubsidi. Produk yang Tersedia di SPBU Pertamax Series : The products are available at PERTAMAX Series Fueling Station:
Pertamax Plus Pertamina DEX PERTAMAX PERTAMAX
Pertamina DEX Bio Solar PERTAMAX PLUS PERTAMAX PLUS
Bio Solar Pertamax Racing PERTAMAX DEX PERTAMAX DEX
Pertamax Racing V-Gas PERTAMAX RACING. PERTAMAX RACING
V-Gas CNG
CNG Saat ini sudah tersedia empat SPBU Pertamax Series yang There are currently four PERTAMAX Series fueling stations, lo-
berlokasi di : cated in:
SPBU COCO Pondok Indah (SPBU31.122.04) Fueling Stations COCO Pondok Indah (SPBU31.122.04)
SPBU COCO Fatmawati (SPBU 310124.01) Fueling Stations COCO Fatmawati (SPBU 310124.01)
SPBU COCO Modernland (SPBU 31.151.01) Fueling Stations COCO Modernland (SPBU 31.151.01)
SPBU COCO Azalea - Cikarang (SPBU 31.175.01) Fueling Stations COCO Azalea Cikarang (SPBU 31.175.01)

Sistem Self Service SPBU COCO 31.129.02 Kuningan, Jakarta

2. SPBU Self Service 2. Self Service Fueling Stations


Berbagai terobosan dan inisiatif dilakukan PT Pertamina Retail Breakthroughs and initiatives undertaken by PT Pertamina Re-
sebagai wujud customer focused guna memberikan layanan ter- tail as a form of customer focused in order to provide the best
baik bagi pelanggan. Salah satunya mengoperasiakan SPBU Self service. One of them is operate Self Service Fueling Stations, SPBU T Adhimix Tanah Abang, Jakarta
Service, Salah satunya mengoperasikan SPBU yang memberi- where customers can refuel their vehicle, both motorcycles and
kan kesempatan kepada konsumen untuk mengisi sendiri bahan cars, on their own. In the future these self-service fueling station 4. SPBU-T (Transportable) 4. T (Transportable)-Fueling Stations
bakar di tanki sepeda motor maupun mobil roda empat. Kede- will be able to accommodate RFID (Radio Frequency Identifica- Merupakan SPBU yang berlokasi di dalam area Depot atau In- A T-Fueling Station is a fueling station located within a PT Per-
pannya, SPBU Self Service akan mengakomodasi pembayaran tion) card and credit card, debit, and e-money payments. stalasi PT Pertamina (Persero) yang khusus melayani kebutu- tamina (Persero)s Depot or installation that exclusively serves
menggunakan kartu RFID (Radio Frequency Identification), kartu han own-used mobil tanki Pertamina dan hanya melayani pen- Pertaminas own used tank cars and provides only Non-PSO
kredit, debit dan e-money. jualan produk Solar Non-Subsidi. Saat ini terdapat 28 SPBU-T (Pubilc Service Obligation) diesel products. There are currently
yang tersebar di seluruh Indonesia. 28 T-Fueling Station all across Indonesia.

13 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 14


1 PROFIL PROFILE

7. Program Pemasaran Penyediaan BBM/BBK 7. Fuel/BBK Supply Marketing Program


PT Pertamina Retail saat ini sudah mengelola 150 konsumen PT Pertamina Retail is now managing 150 medium and
korporasi menengah dan besar diseluruh Indonesia dalam large corporate customers throughout Indonesia in cooperation
program kerjasama penyediaan BBM/BBK, diantaranya adalah program to provide fuel/BBK. Those companies are: PT
PT Telkomsel, PT CIMB Niaga, TRAC (Toyota Rent a Car) dan Telkomsel, PT CIMB Niaga, TRAC (Toyota Rent a Car) and
Panorama Group serta Instansi Pemerintah seperti Kementerian Panorama Group as well as government agencies such as the
BAPPENAS, Ditjen Pajak & Kantor Layanan Pajak. Ministry of National Development Planning Agency, DG Taxation
Adapun dalam Program ini ditawarkan dengan 2 (dua) media & Tax Services Office.
layanan yaitu: The program is offered in two (2) media services, namely:
1. RFID (Radio Frequency Identification) Card/ Pertamina 1. RFID (Radio Frequency Identification) card / Pertamina
Retail Card Retail Card
RFID adalah kartu khusus untuk pelanggan corporate PT RFID is a special card for corporate customers of PT Per-
Pertamina Retail yang menggunakan teknologi radio frek- tamina Retail which uses radio frequency technology as a
uensi sebagai alat identifikasi. RFID Card/Pertamina Retail means of identification. RFID Card / Pertamina Retail Card
Card dapat digunakan sebagai alat/ media pembayaran can be used as a non-cash payments tool / media for cor-
non tunai bagi pelanggan corporate PT Pertamina Retail. porate customers of PT Pertamina Retail.
Keunggulan Benefits
a. Secure Transaksi tidak dapat dimanipulasi (update) a. Secure Transaction can not be manipulated (update)
b. Fexible dapat dilakukan pembatasan pembelian (daily b. Fexible Can be conducted for a maximum purchase
limit system) c. Informative and Transparency exclusive printed receipt
c. Informative & Transparenscy Struk tercetak eksklusif with (2) receip (bill) and the report can be presented
dengan 2 (dua) struk (bon) dan laporan dapat disajikan according to customer requirements.
sesuai kebutuhan pelanggan.

Pengisian Envogas Bus Transjakarta di SPBU G 31.114.03 Daan Mogot, Jakarta 2. Voucher BBM/BBK 2. Fuel/BBK Voucher
Suatu alat pembayaran yang digunakan pada SPBU COCO A means of payment used at fueling stations by using
5. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) 5. Gas Filling Station (SPBG) dengan menggunakan Voucher BBM/BBK dengan nomi voucher COCO fuel/BBK with a par value of IDR25.000,
Adalah stasiun yang khusus menjual produk gas terkompresi These stations is exclusively sells CNG (Compressed Natural nal Rp 25.000, Rp 50.000, Rp 100.00 IDR50.000, IDR100.000
atau CNG (Compressed Natural Gas) untuk sektor transportasi. Gas) products for transportation sector. CNG is developed as Keunggulan Advantages
Pengembangan CNG merupakan program Pemerintah sebagai a government program aiming to provide an alternative fuel a. Flexible Jaringan Penukaran Luas yang terdiri dari 80 a. Flexible - Exchange Area Network consisting of 80 retail
salah satu bahan bakar alternative untuk menggantikan BBM to replace the conventional fuel. By 2013 the Company has SPBU COCO outlets COCO
dimana pada tahun 2013 telah dikembangkan sebanyak 3 unit developed 3 units of SPBGs. b. Hologram Stricker menggunakan striker hologram b. Hologram Stricker - using holographic striker
SPBG. c. Nilai Nominal bervariasi Rp 25.000, Rp 50.000, & c. Nominal value varies - IDR 25,000 to IDR 50,000, and
Rp 100.00 IDR 100.00
6. Kerjasama Operasional 6. Operational Cooperation d. Warna voucher berubah setiap bulannya d. Voucher Colour is change monthly
PT Pertamina Retail menawarkan konsep kerjasama pengelo- PT Pertamina Retail offers co-management concept for DODO e. Barcode system tahap pengembangan aplikasi e. Barcode systems - application development stage
laan SPBU DODO untuk dikelola oleh perusahaan. Pola ker- fueling stations to be managed by the company. There are two Program Kerjasama yang sudah dijalankan: Cooperation program that have been done:
jasama operasi ini ada 2 (dua) skema bisnis yang kami tawar- (2) business schemes that we offer: a. Program Sinergi Anak Perusahaan (Pertamina Group) a. Synergy Program Subsidiary (Pertamina Group)
kan yaitu: Profit sharing (Sharing Margin) b. Program Kerjasama Penyediaan BBM/BBK untuk b. Cooperation Programme Provision of fuel / BBK for
Bagi hasil (Sharing Margin) Rent Corporate Corporate
Sewa c. Program Sinergi BUMN c. Synergy Program SOE
d. Program Kerjasama Pelayanan BBM Non PSO d. Cooperation Program Services Non PSO fuel
Kedua pola skema bisnis diatas, semua biaya operasional dan On both scheme, all operating costs and investment funds to
dana investasi untuk perbaikan SPBU DODO yang berminat repair DODO Fueling Stations that are interested can provide Tercatat pada Desember 2014 OUTLET SPBU telah As of December 2014, there are 103 Fueling Stations in cities
dapat memberikan informasi yang kami butuhkan sebagai information as follow: berkembang menjadi 103 SPBU yang tersebar di kota-kota all across Indonesia.
berikut: Location, land area, and Fueling stations Number di Indonesia.
Lokasi, luas tanah, dan Nomor SPBU Data sales of fuel and non-fuel products
Data sales produk BBM dan Non BBm HR Information
Informasi SDM Data Mapping technique
Mapping data teknik Financial Reports for 1 (one) last year.
Laporan Kuangan 1 (satu) tahun terkahir

15 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 16


1 PROFIL PROFILE

1. Bright Convenience Store & Caf 1. Bright Convenience Store and Caf
Terintegrasi di jaringan SPBU Pertamina, Bright Convenience As an integrated part of Pertaminas fueling station chains,
Store/Mini Market/ Caf menawarkan berbagai produk, serta BRIGHT Store or Mini Market offers various products, food and
makanan dan minuman berkualitas premium dengan harga beverages with affordable price, supported by hospitable services,
terjangkau yang dipadukan dengan pelayanan ramah dan in strategic locations. Some of BRIGHT facilities are available for
lokasi dipadukan dengan pelayanan ramah dan lokasi strategis. 24 hours plus optional ease such as free internet access.
Tidak hanya itu, fasilitas Bright sebagian buka 24 jam ditambah Bright Store Outlet and caf development is focused on self-
kenyamanan opsional seperti akses internet Wi-Fi. management concept (managed by PT Pertamina Retail).
Pengembagan Gerai Bright Store dan Caf difokuskan Development target of Bright Store and Caf, either at
dengan konsep Swakelola (dikelola oleh PT Pertamina SPBU Coco or SPBU DODO or outside SPBU area with
Retail) self-management concept.
Target pengembangan Bright Store & Caf baik di SPBU We open cooperation opportunities with location owner,
COCO dan SPBU DODO maupun di luar area SPBU dengan within SPBU or outside SPBU area
konsep Swakelola We open Bright Cafe in Bandara Internasional Kualanamu,
Kami membuka peluang kerjasama dengan pemilik lokasi, Medan
baik dari SPBU maupun diluar area SPBU
Kami membuka Bright Caf di Bandara Internasional
Kualanamu, Medan
Skema Kerjasama: Cooperation Scheme
Reguler Regular
Pengembangan Gerai Bright baik di area SPBU maupun Bright Outlet development in SPBU and outside SPBU area
diluar area SPBU Cooperation scheme is proposed to Location Owner with
Kerjasama yang ditawarkan bagi Pemilik Lokasi dapat leasing or revenue sharing, upon agreement.
berupa sewa atau bagi hasil (revenue sharing) sesuai
dengan kesepakatan.

Bright Store Kantor Pusat PT Pertamina (Persero)

Bisnis Ritel Non-Bahan Bakar Non-Fuel Retail Business


Untuk melengkapi usaha penjualanan BBM dan demi mena- In line with the growth of retail business in Indonesia, and to
warkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan masyarakat di offer a wide range of integrated services based on the needs
sekitar SPBU, PT Pertamina Retail turut menjalankan penjualan of the customers in particular and the society in the vicinity of
Non BBM yang terdiri dari : the Fueling Stations in general, the Company also conducts a
a. Bright Non-Fuel Retail Business, which consist of:
Convenience Store a. Bright
Caf Convenience store
Olimart Caf
Carwash Olimart
b. Property Management Carwash
c. Periklanan dan Media Luar Ruang b. Property Management
d. Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga c. Advertising and Outdoor Media
e. ATM & EDC d. Promotion and Partnership
f. Keagenan Pelumas dan LPG e. ATM & EDC
f. Lubricant and LPG Agency

Bright Cafe SPBU COCO 31.401.01 Dago, Bandung

17 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 18


1 PROFIL PROFILE

Bright Wash Complete Bright Wash Complete


Service : Car Wash dan Motor Wash Car Exterior dan Service : Car Wash dan Motor Wash Car Exterior and
Interior Treatment Interior Treatment
Tipe Service : Complete Tipe Service : Complete
Minimum Lahan yang dibutuhkan : >400m2 Minimum Space needed: >400m2
Minimum Peralatan yang dibutuhkan : Minimum Equipment needed:
a. 2 Unit Robotic Wash machine a. 2 Unit Robotic Wash machine
b. 3 - 4 Unit Single Post Hydraulic Machine b. 3 - 4 Unit Single Post Hydraulic Machine
c. 4 Unit Single Post Motor c. 4 Unit Single Post Motor
Lokasi: Rurel Area (perumahan) , PRIME Area (perda- Location : Rural Area (housing) , PRIME Area (commerce)
gangan) Minimum Rent/Lease :>5 years
Minimum Sewa Lahan :>5 tahun

3. Bright Olimart 3. Bright Olimart


BRIGHT olimart merupakan alternatif bisnis retail otomotif yang BRIGHT Olimart is an alternative Non-Fuel products business
ditawarkan PT Pertamina Retail di SPBU yang dioperasikannya. through which The Company provides automotive retail products
Fokus bisnis Bright Olimart adalah penjualan Pelumas untuk in the Fueling Stations owned and operated by it. BRIGHT Olimart
mobil dan motor yang didukung oleh jaringan retail yang kuat, focuses on selling lubricants for cars and motorcycles, supported
jaminan kualitas dan keaslian produk, serta layanan yang cepat by strong retail chains, quality assurance and eco-friendly
dan baik serta ramah lingkungan genuine products, as well as quick and maximum services.

Pencucian Mobil di Bright Wash SPBU COCO 37.153.02 BSD, Tanggerang

2. BRIGHT Carwash 2. BRIGHT Carwash


Sebagai pengembangan bisnis penjualan produk Non-BBM, As a part of Non-Fuel product sales business development, The
Perusahaan juga menyediakan layanan cucian mobil yang hanya Company also offers carwash services, using only bio-shampoo
menggunakan bio-shampoo dengan sistem pengaturan air yang and eco-friendly water management systmen in support of PT
ramah lingkungan demi mendukung program Go Green PT Pertamina (Persero)s Go Green program.
Pertamina (Persero).

Tipe Bright Wash; Bright Wash Type:


Bright Wash Quick Bright Wash Quick
Service : Car Wash Service : Car Wash
Tipe Service : Quick Service Type: Quick
Minimum Lahan yang dibutuhkan : 150 m2 Minimum Space needed : 150 m2
Minimum Peralatan yang dibutuhkan : 1 Unit Minimum equipment needed : 1 Unit Robotic Wash
Robotic Wash machine machine
Lokasi : Rurel Area (perumahan) Location : Rural Area (housing)
Minimum Sewa Lahan :>5 tahun Minimum Rent: >5 years

Bright Was Standard Bright Was Standard


Service : Car Wash dan/atau Car Exterior dan Interior Service : Car Wash and/or Car Exterior and Interior
Treatment Treatment
Tipe Service : Standard Type of Service : Standard
Minimum Lahan yang dibutuhkan : Minimum Space needed: 200-300 m2
200-300 m2 Minimum Equipment needed: Bright OliMart SPBU COCO 31.102.02 Abdul Muis, Jakartarta
Minimum Peralatan yang dibutuhkan : a. 1 Unit of Robotic Wash machine
a. 1 Unit Robotic Wash machine b. 2 Unit of Single Post Hydraulic Machine
b. 2 Unit Single Post Hydraulic Machine Location (housing) : Rural Area, PRIME Area
Lokasi (perumahan) : Rurel Area , PRIME Area Minimum Rent/Lease :>5 years
Minimum Sewa Lahan : >5 tahun

19 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 20


1 PROFIL PROFILE

4. Manajemen Properti 4. Property Management


Demi memaksimalkan ruang dan lahan yang ada di setiap SPBU To maximize the utility of spaces and lands in every COCO fueling
COCO dan menjadikannya salah satu sumber penghasilan bisnis station as one of Non-Fuel business revenue sources, also to
Non-BBM serta memberikan nilai tambah kompetitif bagi SPBU provide competitive added value to COCO Fueling Stations, The
COCO, Perusahaan menawarkan usaha Manajemen Properti. Company offers a Property Management service. Up to this point,
Hingga saat ini, mitra usaha telah memanfaatkan layanan ini various business partners have used this service to open restau-
untuk mendirikan restoran, kafe, pertokoan, kantor, agen per- rants, cafes, stores, offices, travel agents, carwashes, ATMs, etc.
jalanan, pencucian mobil, ATM dan lain sebagainya.

5. Periklanan dan Media Luar Ruang 5. Advertising and Outdoor Media


Untuk memberikan nilai tambah tanpa mengurangi nilai dan To maximize the utility of spaces and lands in every COCO fueling
fungsi utama SPBU sebagai penyedia bahan bakar untuk station as one of Non-Fuel business revenue sources, also to
kepentingan publik, Perusahaan memanfaatkan area SPBU provide competitive added value to COCO Fueling Stations, The
untuk penempatan Media Luar Ruang dan/atau Media Dalam Company offers a Property Management service. Up to this point,
Ruang. Pada tahun 2014, Tingkat Okupansi (Hunian) mencapai various business partners have used this service to open restau-
sebesar 96,11% atau 19.360,09 m2 dari total ruang yang ada di rants, cafes, stores, offices, travel agents, carwashes, ATMs, etc.
seluruh SPBU COCO. Program:
Program:
Penawaran langsung kepada Advertising Agent untuk pe- Direct proposal to the Advertising Agent to make use of
manfaatan area di sekitar SPBU area around the fueling station
Menggunakan database yang dibuat oleh konsultan un- Using database created by the consultant to make an offer
tuk melakukan penawaran dan kerjasama dengan pihak and cooperation with the agency / advertising for using the
Agensi/periklanan untuk pemanfaatan area di SPBU mel- area around fueling station through a image sample.
alui contoh gambar.

Fasilitas ATM diBright Store SPBU 31.401.01 Dago, Bandung


6. Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga 6. Promotion and Partnership
Perusahaan juga menyediakan layanan promosi dan kerjasama The Company also offers promotional services and partnerships
dengan mitra usaha sebagai pihak ketiga. Kemitraan ini terbuka with a third-party business partners. The partnership is open 7. Lokasi ATM dan EDC 7. ATM and EDC Location
luas untuk Pemangku Kepentingan dari industri perbankan, asu- for stakeholders from banking, insurance and music industries Untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi To provide customers with ease of access to banking transac-
ransi dan musik dengan bentuk kerjasama yang sangat bervariasi through various forms of partnership, such as CD sales, banks perbankan tanpa harus datang ke bank yang bersangkutan, tions without them having to visit a bank, The Company offers
mulai dari penjualan CD, promo debet bank serta perlindungan debit promos and insurance coverage. Perusahaan menawarkan lahan untuk ATM dan EDC untuk spaces for ATM and EDC for major banks in Indonesia. EDC is a
asuransi. bank-bank terkemuka di Indonesia. EDC adalah alat untuk tool to facilitate sales transactions through credit cards or debit
mempermudah transaksi penjualan melalui kartu kredit ataupun cards issued by PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Mandiri
kartu debit yang diterbitkan oleh PT Bank Central Asia Tbk., PT (Persero) Tbk., PT CIMB Niaga Tbk. and PT Bank Negara In-
Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT CIMB Niaga Tbk. Dan PT Bank donesia Indonesia (Persero) Tbk. Both facilities ensures ease of
Negera Indonesia (Persero) Tbk. Kedua fasilitas ini memastikan transaction and payment in all activities.
kemudahan transaksi dan pembayaran di semua kegiatan.

Bentuk Kerjasama dengan Pihak Ketiga di Bright Store SPBU COCO 31.129.02 Kuningan, Jakartaakarta

21 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 22


1 PROFIL PROFILE

VISI / VISION
MENJADI PERUSAHAAN RITEL TERDEPAN
BECOMING THE LEADING RETAIL COMPANY

MISI / MISSION
MENGELOLA DAN MENGEMBANGKAN
Ketersediaan Stok Bright OliMart SPBU COCO 31.107.01 Industri, Jakarta
RITEL OUTLET PERTAMINA SECARA TERINTEGRASI,
PROFESIONAL, DAN MENGUNTUNGKAN
MENINGKATKAN CITRA PERTAMINA MELALUI
8. Keagenan Pelumas dan LPG 8. Lubricant and LPG Agency
SPBU COCO sebagai factory outlet produk-produk Pertamina, COCO fueling stations as factory outlets of Pertamina products,
menyediakan berbagai produk LPG yaitu LPG 3 kg, LPG 12 providing a wide range of LPG products ie 3 kg LPG, 12 kg LPG, JAMINAN KUALITAS PRODUK DAN LAYANAN PRIMA
kg, Bright Gas dan Ease Gas. Saat ini PT Pertamina Retail su- Bright Gas and Ease Gas. Currently PT Pertamina Retail has be-
dah menjadi Agen Khusus Pelumas Nasional dan Agen LPG 3 come a National Lubricant Special Agent and 3 kg LPG Agent, MENJADI ROLE MODEL DALAM PENGELOLAAN
kg khususnya wilayah Jabodetabek dengan wilayah jual untuk especially Jabodetabek area with sales region for COCO fueling BISNIS SPBU DAN SPBG
SPBU COCO, Bright Store dan Bright Olimart. Tahun 2014 Ke- stations, Bright Store and Bright Olimart. Lubricant and LPG
agenan Pelumas dan LPG akan meningkatkan pertumbuhannya Agency in 2014 would increase growth by: MEMPERLUAS JARINGAN DI PASAR REGIONAL
dengan:
Memanfaatkan jaringan SPBU COCO sebagai etalase Per- Do utilize COCO retail network as Pertamina Pertaminas MANAGING
AND DEVELOPING PERTAMINA
tamina Produk serta memaksimalkan ketersediaan per- showcase products and maximize the availability of the
tamina produk pada SPBU COCO, Bright Store dan Bright product in COCO fueling stations, Bright Store and Bright OUTLET RETAIL IN INTEGRATION,
Oli Mart Oli Mart PROFESSIONAL, AND PROFITABLE
Memasarkan ke SPBU DODO dan Chanell lainnya Doing market to DODO fueling stations and other channel
IMPROVING PERTAMINAS IMAGE THROUGH
QUALITY ASSURANCE PRODUCTS AND FIRST-
RATE SERVICES
BECOMING A ROLE MODEL IN FUELING AND
GAS STATION BUSINESS MANAGEMENT
EXPANDING NETWORK IN REGIONAL

MARKETS

23 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 24


1 PROFIL PROFILE

TATA NILAI PERUSAHAAN TATA NILAI OPERASI

PT. Pertamina Retail memiliki Tata Nilai yang disingkat Selain itu Perusahaan juga memiliki Tata Nilai Operasi
dengan 6C. Tata Nilai ini menjadi pedoman yang dijalan- yang menjadi acuan dalam implementasi bekerja se-
kan dalam situasi dan kondisi apa pun dan ditanamkan hari-hari.
kepada seluruh staf dan manajemen Perusahaan.
1. Integrity
1. CLEAN Dalam menjalankan usahanya, setiap karyawan dan
Perusahaan dikelola secara profesional, menghindari corporate values manajemen Perusahaan harus
benturan dan kepentingan pribadi atau kelompok tert- menjalankan keselarasan antara pikiran dan perbuatan.
entu, tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi keper- PT Pertamina Retail hold six corporate values,
cayaan dan integritas. abbreviated as 6C. These values are ingrained in the 2. Safety
mind of all staff and management of The Company Perusahaan berkomitmen tinggi terhadap keselamatan
2. COMPETITIVE and service as guidelines that must be applied in any kerja setiap orang tanpa terkecuali.
Perusahaan mampu berkompetisi dalam skala regional situations and conditions.
maupun internasional, mendorong pertumbuhan melalui 3. Best customer Experience
investasi, membangun budaya sadar biaya dan meng- 1. CLEAN Perusahaan selalu berupaya untuk menjadi pengalaman
hargai kinerja. The company is managed professionally, avoids any con- terbaik kepada pelanggan secara terus-menerus dan
flicts of interest of certain individuals or group, repudiates berkesinambungan.
3. CONFIDENT bribery, and honors integrity as well as trustworthiness. OPERATIONAL VALUES
Perusahaan berperan dalam pembangunan ekonomi 4. Passion For Excellence
nasional, menjadi pelopor dalam reformasi BUMN dan 2. COMPETITIVE Perusahaan bertekad untuk melakukan yang terbaik dan
membangun kebanggan bangsa. The Company is capable of competing in both region- fokus pada kenyamanan pelanggan. In addition, The Company also holds Operational Values
al and international scales, encourages development that serve as a reference in day-to-day work.
4. CUSTOMER FOCUSED through investments, fosters a cost-awareness culture 5. Profit Oriented
Perusahaan berorientasi pada kepentingan pelanggan and values performance. Fokus dalam meningkatkan keuangan Perusahaan dan 1. Integrity
dan berkomitmen untuk memberikan berkontribusi memberikan keuntungan bagi P
T Pertamina In conducting business, each employee and management
pelayanan terbaik kepada pelanggan. 3. CONFIDENT Persero. member of The Company must maintain a consistency
The Company contributes to national economic between his/her mind and action.
5. COMMERCIAL development, becomes a pioneer in state-owned
Perusahaan menciptakan nilai tambah dengan orienta- enterprises (SOE) reform and boosts the nations pride. 2. Safety
si komersial, mengambil keputusan berdasarkan prin- The Company is highly committed to the safety of all
sip-prinsip bisnis yang sehat. 4. CUSTOMER FOCUSED persons, without exception.
The Company focus on customers interest and is com-
6. CAPABLE mitted to provide the best services to customers. 3. Best customer Experience
Perusahaan dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang The Company always strives to continuously and
profesional dan memiliki talenta serta penguasaan teknis 5. COMMERCIAL simultaneously provide the best experience to customers.
tinggi, berkomitmen dalam membangun kemampuan ri- The Company creates commercial oriented added value
set dan pengembangan. and takes decisions in accordance with healthy business 4. Passion For Excellence
principles. The Company is determined to do its best and focuses on
Dalam rangka mewujudkan Pertamina One dengan customer convenience.
values 6C, maka nilai perusahaan yang sebelumnya yaitu 6. CAPABLE
3S tidak diberlakukan lagi dan diganti dengan 6C. Terkait The Company is managed by professional and talented 5. Profit Oriented
dengan hal tersebut, maka Pedoman Etika Kerja dan directors and employees, who have excellent technical The Company focuses on boosting The Companys
Bisnis direvisi. mastery and are committed to improving research and finances and contributing to PT Pertamina (Persero)s
development capabilities. profits.

In order to create Pertamina One with 6C values, the


previous company values 3S is no longer applicable and
replaced with 6C. Related to this, the Code of Business
and Work Ethics is revised.

25 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 26


1 PROFIL PROFILE

STRUKTUR ORGANISASI ORGANIZATIONAL STRUCTURE

Direktur Utama Induk Pertamina


President Director Pertamina Corporate

Sekretaris Perusahaan Manajer Hse Ka. SPI


Corporate Secretary HSE Manager Head of
Internal Audit

Direktur Operasi Direktur Keuangan & SDM Representatives


Operations Director Finance & HR Director Representatives

VP Marketing
Marketing VP

Manajer Spbu/Spbg Manajer Complementary Manajer Store Bright/Cafe


Fuel Station / Gas Station Complementary Manager BRIGHT / Cafe Store Manager
Manager
Manajer Keuangan Manajer SDM Manajer Umum &
Finance Manager HR Manager Pengadaan
General and Procurement
Manager

Manajer IT Manajer DC Manajer Business Development Manajer Teknik


IT Manager Distribution Center Business Development Manager Technical Manager
Manager

27 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 28


LAPORAN DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI

Dari Kiri: Direktur Utama Toharso, Komisaris Nursatyo Argo, Direktur


Keuangan Azwani, Komisaris Utama Suhartoko,
Direktur Operasi Romulo Hutapea

LAPORAN DEWAN KOMISARIS


& DIREKSI
BOARD OF COMMISSIONERS & DIRECTORS REPORT

29 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 30


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

Atas perubahan dan pencapaian di tahun 2014, kami meyakini pany has re-strengthen a solid foundation for fa better uture
bahwa perusahaan telah kembali memperkuat pondasi yang ko- growth of the company, towards the target of achieving PT Per-
koh untuk pertumbuhan perusahaan di masa datang yang lebih tamina Retail vision.
baik, menuju target pencapaian visi PT Pertamina Retail.

Tahun 2014 adalah tahun perjuangan dan pembelajaran bagi 2014 was a year of struggle and learning for the Board of Di-
Direksi dan segenap pemangku kepentingan di PT Pertamina rectors and all stakeholders in PT Pertamina Retail to make
Retail untuk melakukan perbaikan pelaksanaan rencana kerja di improvements in 2015 work plan implementation.
tahun 2015.

Penilaian Kinerja Direksi Performance Assessment of Directors


Selain melaksanakan berbagai hal di atas, Dewan Komisaris In addition to carrying out the above, Board of Commissioners
SUHARTOKO melakukan penilaian terhadap kinerja Direksi di tahun 2014. Se- is conducting a performance assessment of the Board of Direc-
cara umum, Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas kinerja tors in 2014. In general, the Board of Commissioners appre-
KOMISARIS UTAMA / jajaran Direksi yang tercermin dari hasil pencapaian kinerja se- ciate Board of Directors performance which is reflected in the
BOARD OF COMMISSIONERS lama tahun 2014. achievement of the performance during the year 2014.

Dari sisi finansial, gambaran singkat kinerja Direksi adalah Finance-wise, the overall performance of the Board of Directors
sebagai berikut: was as follow:
Neraca per 31 Desember 2014, ditutup dengan jumlah Balance sheet per December 31, 2014 was closed with a
aset sebesar Rp 864,2 miliar mengalami kenaikan sebe- total asset amounted to IDR 864,2 billion, increasing by
sar Rp 195 miliar atau 29% dibandingkan dengan posisi IDR195 billion or 29% compared to 2013s balance sheet,
neraca pada akhir tahun 2013 dengan jumlah Rp 668,5 which amounter IDR668,5 billion.
miliar. Profit and Loss Statements resulted in a net profit of IDR
Dari pos Rugi Laba selama tahun 2014 diperoleh laba 60,07 billion or reaching 83,2% of the target of IDR 72,16
setelah pajak sebesar Rp 60,07 miliar atau mencapai billion and increasing by 7,5% compared to 2013s Nett
83,2% dari target sebesar Rp 72,16 miliar dan meningkat Profit, which amounted to IDR 55,9 billion.
7,5% dari laba bersih tahun 2013 sebesar Rp 55,9 miliar. The Companys total revenue in 2014 amounted to IDR
Total pendapatan Perusahaan selama tahun 2014 men- 9.188 trillion or reaching 94,4% of the 2014s budget,
capai Rp 9,188 triliun atau 94,4% dari anggaran 2014 which amounted to IDR 9.729 trillion or increasing by
sebesar Rp 9.729 triliun atau naik 29,2% dibandingkan 29,2% compared to 2013s revenue.
dengan tahun 2013.

LAPORAN KOMISARIS UTAMA BOARD OF COMMISSIONERS REPORT Dari sisi Tingkat Kesehatan Perusahaan, dapat disampaikan Meanwhile, The Companys Financial Soundness was as follow:
pencapaian perusahaan sebagai berikut, The Public Accountant Office Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo
Para Pemangku Kepentingan Yang Terhormat, Dear Stakeholders Laporan Keuangan Tahun Buku 2014 di audit oleh and Partners has given an Unqualified Opinion for The
Pertama-tama, kami menyampaikan puji dan syukur kehadirat Wed like to thank God Almighty for His blessings which have Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo & Companys Financial Statements, and The Company has
Allah SWT, karena atas berkat rahmatnya PT Pertamina Re- enabled The Company to carry out its business accrodingly to Rekan dengan memberikan pernyataan Wajar Tanpa taken adequate measures to comply with the laws and
tail dalam menjalankan bisnis perusahaan sesuai dengan target 2014 Work Plan and Company Budget Pengecualian, dan bahwa perusahaan telah melakukan regulations and its internal control.
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2014. tindakan yang memadai terhadap kepatuhan untuk The Companys Financial Soundness score based on SOE
memenuhi peraturan perundangan serta kepatuhan Ministers Decree Number KEP-100/MBU/2002 higher
Sepanjang tahun 2014, terdapat bebagai hal yang telah kami In 2014, we have implemented many things as part of execution terhadap pengendalian intern. then 95 or in a category of AAA.
laksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas, dan tanggung of duties, and responsibilities of the Board of Commissioners. Tingkat Kesehatan Perusahaan berdasarkan SK Menteri
jawab Dewan Komisaris. Sesuai Anggaran Dasar PT Pertamina In accordance with PT Pertamina Retails Article of Association Negara BUMN Nomor KEP-100/MBU/2002 tanggal 4
Retail pasal 15, dan dalam rangka melakukan pengawasan article 15, and in order to supervise the management and Juni 2002 mendapat skor lebih besar dari 95 Atau dalam
terhadap kebijakan pengurusan dan atau jalannya perseroan yang policies or the way the company conducted by the Board kategori AAA.
dilakukan oleh Direksi serta memberikan nasehat kepada Direksi, of Directors and provide advice to the Board of Directors,
termasuk pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan, including the implementation of the Company's Long-Term
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan, Keputusan Rapat Plan, Work Plan and Budget, General Meeting of Shareholders
Umum Pemegang Saham (RUPS) dan ketentuan perundang- (GMS) and compliance with laws and regulations, the Board
undangan, maka Dewan Komisaris telah menyusun program of Commissioners has developed annual work program to be
kerja Tahunan dan dimasukkan dalam RKAP, Key Performance incorporated into the RKAP, "Key Performance Indicators" (KPI).
Indicator (KPI). Of changes and achievements in 2014, we believe that the com-

31 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 32


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

Realisasi Kesepakatan Kinerja Tahun 2014 / Performance Agreement Realization 2014 Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance
Dewan Komisaris memiliki peran penting dalam memastikan BOC has an important role in ensuring the quality of financial
INDIKATOR KINERJA UTAMA FREQUENCY MONITORING BOBOT (%) KINERJA kualitas pelaporan keuangan Perusahaan dan efektivitas dari reporting and the effectiveness of internal control systems such
Key Performance Indicator Monitoring Frequency Weight Value Performance beberapa sistem pengawasan internal seperti manajemen risiko. as risk management. Audit Committee on an ongoing basis to
Komite Audit secara berkesinambungan melakukan pengawasan supervise and provide recommendations as well as collaborate
I Financial 30%
Tri-Wulanan (Quarterly) 25,25% dan memberikan rekomendasi serta bekerja sama dengan unit with related units to improve governance standards. We notice the
II Operational 40%
Tri-Wulanan (Quarterly) 35,74% kerja terkait untuk meningkatkan standar tata kelola. Kami melihat achievement of Good Corporate Governance (GCG) assessment,
III Business Development 25%
Tri-Wulanan (Quarterly) 29,20% tercapainya penilaian Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), which is an annual achievement of corporate performance.
IV People Management 5%
Tri-Wulanan (Quarterly) 6,0% yang merupakan pencapaian tahunan dari kinerja perusahaan.

TOTAL BOBOT 100% 96,19% Lingkungan dan Keberlanjutan Environment and Sustainability
(TOTAL WEIGHT VALUE) Tujuan utama dari usaha keberlanjutan perusahaan adalah sebagai The main objective of the company's sustainability efforts
arm length PT Pertamina (Persero) dalam menyalurkan bahan is the "arm length" of PT Pertamina (Persero) in delivering
bakar minyak kepada masyarakat termasuk didalamnya memenuhi fuel to community including to meet the energy needs in the
kebutuhan energi di masa depan. Perusahaan meng upayakan future. Companies seek this efforts in various fields such as
INDIKATOR KERJA LAINNYA FREQUENCY MONITORING TARGET KINERJA hal ini di berbagai bidang seperti lingkungan, keselamat an serta environmental, safety, social and economic welfare of all workers
Other Performance Indicator Monitoring Frequency Weight Value Performance kesejahteraan sosial dan ekonomi seluruh pekerja dan masyarakat and the public, as well as the continuation of the Company's
serta kelanjutan operasional Perusahaan. Manajemen telah ber operations. Management has a maximum effort in 2014 to
1 TRIR Tri-Wulanan (Quarterly) Ratio 0,17 0,00 usaha maksimal di tahun 2014 untuk memastikan kesinambungan ensure the continuity of the Company's financial capability as a
2 Number of Accident (NOA) Tri-Wulanan (Quarterly) #Cases 35,74% 0 kemampuan keuangan Perusahaan sebagai landasan yang kuat strong foundation for long-term growth. The company also builds
3 GCC Compliance Tri-Wulanan (Quarterly) % 92 100 untuk pertumbuhan jangka panjang. Perusahaan juga memba a framework for business continuity in the company, ranging from
4 External Auditor Opinion Tahunan (Yearly) WTP WTP ngun kerangka bagi usaha keberlanjutan di perusahaan, mulai dari energy savings at the business unit and the head office, waste
90 120 penghematan energi di SPBU dan kantor pusat dan pengelolaan management in head office, also cooperate with government
5 Learning Index Tri-Wulanan (Quarterly) %
80 50,88 sampah di kantor sampai dengan kerjasama dengan pihak lembaga agencies, embassies and local government in some areas to
6 Follow Up Audit Finding Tri-Wulanan (Quarterly) %
pemerintah, kedutaan besara Negara lain dan PEMDA di beberapa encourage the use of environmentally friendly fuels through RFID
7 Akurasi, Kelengkapan, laporan Tahunan (Yearly) % 90 120
daerah untuk mendorong penggunaan bahan bakar ramah card. Social and environmental responsibility program remains
keuangan & ketepatan waktu lingkungan melalui kartu RFID. Program tanggungjawab sosial dan our step towards sustainability of our business. In 2014, we
pengiriman lingkungan tetap merupakan langkah kami menuju keberlanjutan continued our efforts to help social and environmental activities in
8 Utilisasi ERP (MySAP) Tri-Wulanan (Quarterly) 97
% 47,36 bisnis Perusahaan. Tahun 2014, kami me - lanjutkan upaya untuk the stations surrounding, especially in areas of health, education,
9 Sales Volume BBG Tri-Wulanan (Quarterly) 37,625
KLSP 30,6 membantu kegiatan social dan lingkungan di sekitar SPBU terutama development aid for worship place and public fasliitas.
10 Knowledge Sharing & Tri-Wulanan (Quarterly) 13,5
% 13,5 di bidang kesehatan, pendidikan, bantuan pembangunan tempat
Innovations ibadah dan fasliitas umum.

Bagi perusahaan, kepedulian kepada masyarakat bukan hanya A care attention to the community is not only a form of social
sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial dan ling- and environmental responsibility implementation, but is an
Pencapaian target di tahun 2014, lain adalah pengelolaan sumber Target achievement in 2014, among other, is the management kungan (TJSL), namun merupakan bagian integral dari operasional integral part of the Company's operations. Because we are fully
daya manusia dan kegiatan lainnya termasuk pencapaian TRIR, of human resources and other activities, including the achieve- Perusahaan, karena kami menyadari sepenuhnya bahwa tanggung aware that environmental social responsibility is an important
NOA, kepatuhan GCG, tindak lanjut temuan audit, serta inovasi ment of TRIR, NOA, GCG compliance, follow-up on audit find- jawab social lingkungan merupakan faktor penting bagi kelancaran factor for a smooth running operations of the Company.
dan berbagi pengetahuan, semua pencapaian ini kami nilai positif, ings, as well as innovation and sharing of knowledge. All of these operasional Perusahaan.
karena perusahaan tidak hanya berhasil mempertahankan achievements are considered positive, because the company not
kinerja ekonomi, tetapi juga pada kinerja social dan lingkungan. only managed to maintain economic performance, but also so- Pandangan Atas Prospek Usaha Perspective on Business Prospects
cial and environmental performance. Prospek usaha telah disusun dan telah telah dilaksanakan oleh Prospects have been developed and implemented by the Board
Tantangan di tahun 2014 telah kita lalui bersama, adanya Direksi sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Jangka Panjang of Directors as set forth in the Company's Long Term Plan. In
perubahan struktur organisasi adalah bagian dari dinamika Together weve gone through the 2014 challenges. Changes in Perusahaan. Secara garis besar, Dewan Komisaris berpandangan general, the Board believes that the prospects that had been
perusahaan. Tentunya setiap perubahan menuntut kemampuan organizational stucture are part of the Companys dynamics. Of bahwa prospek usaha yang telah disusun dan dilaksanakan Dewan developed and implemented by the Board of Directors is in
organisasi untuk dapat beradaptasi dan bertindak optimal agar course, every change requires the ability of organizations to adapt Direksi sudah selaras dengan arah dan tujuan perusahaan dan line with the direction and objectives of the company and in
tujuan dan target perusahaan dapat terwujud. Di kesempatan and act in the optimal order to achieve company objectives and telah sesuai dengan kepentingan pemegang saham. accordance with the interests of shareholders.
ini, kami selaku Dewan Komisaris memberikan apresiasi setinggi targets. In this occasion, we as BOC gives the highest appreciation
tingginya dan ucapan terima kasih kepada para pimpinan and gratitude to the leadership of the management who have Dapat kita cermati bahwa Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang Indonesian economic growth is marked by high growth of gross
manajemen yang telah bertugas dengan baik dan memberikan served well and give a support to the new management to tinggi yang ditandai dengan laju pertumbuhan produk domestik domestic product (GDP) per capita of about 5% per year. Lack of
dorongan kepada pimpinan manajemen baru untuk terus continue to improve the performance, with a sincere intention to bruto (PDB) per kapita sekitar 5% per tahun, kurangnya paso- public transport services and a rise in the supply of fuel prices
meningkatkan kinerja dengan niat yang tulus untuk kemajuan the company advancement. kan layanan angkutan umum dan harga BBM yang secara relatif are three main factors that trigger the growth of motor vehicle
perusahaan. mulai meningkat secara keseluruhan merupakan tiga faktor ownership ratio in Indonesia. With a growth rate of 14% per

33 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 34


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

utama yang memicu pertumbuhan ratio kepemilikan kendaraan year, it can be estimated that in 2015 the ratio will reach nearly Perubahan Susunan Dewan Komisaris Changes in Board of Commissioners
bermotor di Indonesia. Dengan laju pertumbuhan sebesar 14% 540 vehicles per 1,000 population in Indonesia, or on average Pada periode 2014, tidak terdapat perubahan susunan Dewan In 2014, there were no changes in the composition of the Board
per tahun, maka dapat diperkirakan bahwa pada tahun 2015 there will be more than one 4-wheeled vehicle for every two Komisaris of Commissioners
ratio Indonesia akan mencapai hampir 540 kendaraan per 1000 residents of Indonesia.
penduduk atau secara rata-rata akan ada lebih dari 1 kendaraan Apresiasi Kepada Seluruh Pemangku Kepentingan Appreciation to all stakeholders
bermotor beroda 4 untuk setiap 2 penduduk Indonesia. Dewan Komisaris optimis bahwa PT Pertamina Retail mampu Board of Commissioners of PT Pertamina Retail optimistic to be
untuk meningkatkan kinerja dengan terus bekerja keras, cerdas, able to improve performance by continuing to work hard, smart,
Seiring dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia, maka Along with the growth of the Indonesian economy, the growth ikhlas dan penuh kreativitas serta dapat menerapkan prinsip sincere and full of creativity, and able to consistently apply the
sektor riil yang berkembang perlu disikapi sebagai peluang pasar of real sector need to be addressed as a considerable market GCG secara konsisten. Dewan Komisaris mengamanatkan agar principles of good corporate governance. BOC mandates all
yang cukup besar, prospek usaha di bidang Retail tentunya akan opportunities. Retail business will grow rapidly, collaboration seluruh jajaran manajemen dan pekerja dapat bekerja sama management and employees to be able to work together in
bertumbuh pesat, kolaborasi bisnis dengan mitra usaha melalui with business partners through expansion of KSO cooperation secara sinergis dengan segenap pemangku kepentingan serta synergy with all stakeholders and always proud to present the
ekspansi kerjasama KSO dengan SPBU lainnya, pemanfaatan with other fueling stations, land use with other parties, the de- selalu bangga mempersembahkan pelayanan terbaik melampaui best service exceeding customers expectation.
lahan di lingkungan SPBU bersama pihak lain dan perkembangan velopment of retail outlets and service points are things that tuntutan pelanggan.
gerai Retail, service point sangat berpengaruh pada pertumbuhan will affect the growth of the company. Development towards
perusahaan. Pengembangan ke arah SPBG sebagai bahan Gas Stations as fuel alternative in accordance with government Bersama ini Dewan Komisaris menyampaikan penghargaan dan In this regard, we are expressing our appreciation and gratitude
bakar alternatif sesuai dengan kebijakan pemerintah akan policy will be developed consistently. Support toward the imple- terimakasih kepada Direksi, jajaran Manajemen dan seluruh to the Board of Directors, Board of Management and the entire
dikembangkan secara konsisten dan hal ini perlu dukungan mentation of government's policy need to be supported by the Pekerja PT Pertamina Retail atas seluruh upaya memajukan of PT Pertamina Retail employees, over all efforts to improve
masyarakat dan pihak terkait. community and stakeholders. Perusahaan. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada the Company. We also express appreciation to our shareholders,
pemegang saham, pelanggan dan seluruh mitra kerja atas customers and all business partners for their trust and support
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia memiliki konse On the other hand, Indonesia's economic growth has impacted a kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada kami. that continues to be given to us.
kuensi peningkatan upah kerja regional, peningkatan upah ini wage increase in regional employment. This increases requires
memerlukan antisipasi manajemen sehingga dampaknya dapat management to anticipate the impacts so that it can be addressed
disikapi secara rasional dan berdampak pada peningkatan kinerja rationaly and able to improve the performance of organization in
organisasi di tahun 2015. 2015. Jakarta, December 2014

Untuk itu, kami telah memberikan arahan untuk keberlanjutan To that end, we have provided guidance for business sustainability
usaha dengan penambahan SPBU, pertumbuhan gerai Bright dan by continue to increase the number of fueling stations, growth of
gerai Non Fuel Retail lainnya yang dapat memberikan kontribusi Bright and other Non Fuel Retail outlets that can make positive
positif bagi kinerja perusahaan. PT Pertamina Retail telah menjadi contribution to the performance of the company. PT Pertamina
role model dalam pengelolaan SPBU di Indonesia, kemampuan Retail has shown the ability to be a "role model" in fueling
tersebut perlu dipertahankan dan semakin dikembangkan untuk stations management in Indonesia. These capabilities need to be SUHARTOKO
keberlanjutan bisnis dan kesinambungan Perusahaan. maintained and developed as The Companys business continuity President Commissioner
and sustainability.

Anggota Dewan Jabatan / Periode


Komisaris / Position
Board of
Commissioners
Member

Suhartoko Komisaris Utama / President Commissioner 2 Oktober 2012 - Present


Nursatyo Argo Komisaris / Commissioner 3 Maret 2011 - Present

35 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 36


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

PROFIL DEWAN KOMISARIS / Board of Commissioners Profile

SUHARTOKO NURSATYO ARGO


Komisaris Utama / President Commissioner Komisaris / Commissioner

Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja
Bekerja di PT. Wiratman & Associate pada tahun 1984. Kemudian pada tahun 1986 Pada tahun 1990, menjabat sebagai Asisten Teknik bagian Teknik Pelabuhan, lalu
bekerja sebagai Staff Teknik Direktorat PPDN III di Jakarta. Pada tahun 1988 menjabat menjabat sebagai Super Numerary MT Pertamina sampai dengan tahun 1993. Pada
sebagai Pws. Teknik Sipil Seksi TPA UPMS V, Surabaya. Karir berlanjut sebagai Pws. tahun 1993 menjabat sebagai Pws. Teknik Survey Subdin. Karir berlanjut sebagai Pws.
Teknik Perencanaan UPDN V, Surabaya pada tahun 1992. Pada tahun 1995 menjabat Survey Subdin Tekpel pada tahun 1994. Dan pada tahun 1996 menjabat sebagai Ka.
sebagai Kepala TPA Teknik UPPDN V, Surabaya. Kemudian pada tahun 1998 menjabat Perencanaan & Evaluasi. Pada tahun 1998 menjabat sebagai Ka. Hidro Oceanografi
sebagai Pws. Utama Perencanaan Sipil Dinas Teknik PPDN, di Dit. PPDN. Jabatan & PE, pada tahun 1999 menjabat sebagai Ka. Ekonomik Pertamina LGJTG dan pada
selanjutnya adalah sebagai Kasubdin Perencanaan Teknik PPDN, Dit. Hilir pada tahun tahun 2001 menjabat sebagai Asisten Manajer Brokerage. Karir selanjutnya adalah
2000. Pada Tahun 2001, menjabat sebagai Kepala Teknik UPPDN I Medan dan pada sebagai Manajer Pengusahaan Kapal dari tahun 2006 hingga tahun 2008. Pada tahun
tahun 2003 menjabat sebagai Manajer Jasa Teknik Bidang Pemasaran-Dit. Hilir. 2008 beliau menjabat sebagai Korpel Implementasi Strategi Perkapalan. Pada tahun
Kemudian juga menjabat sebagai Manajer Umum UPMS VII, Makassar pada tahun 2006. 2009 menjabat sebagai Vice President Operasi Perkapalan dan pada tahun 2009
Pada tahun 2007, menjabat sebagai Vice President Charter Dit. Hilir Bidang P
erkapalan menjabat sebagai Vice President Renstra & Bangus. Pada tahun 2011 menjabat
dan pada tahun 2008, menjabat sebagai Vice President Operasi Perkapalan, Dit. Hilir sebagai Vice President Investasi Hilir dan Pengembangan Bisnis. Menjabat sebagai
Bidang Perkapalan. Menjabat sebagai Senior Vice President Perkapalan, Dit. Pemasaran Sekretaris Perusahaan Kantor Pusat Pertamina pada tahun 2012.
& Niaga Kantor Pusat Pertamina pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2011. Menjabat
sebagai SVP Pemasaran & Distribusi Bahan Bakar. Dit. Pemasaran & Niaga Kantor Pusat Riwayat Pendidikan
Pertamina pada tanggal 1 Agustus 2012. Menempuh pendidikan di Universitas Gajah Mada Jurusan Teknik Geodesi pada tahun
1981 dan pada tahun 1996 meneruskan S-2 Pasca Sarjana di Universitas Gajah Mada,
Riwayat Pendidikan Yogyakarta.
Lulus dari dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1983.

Career History and Work Experience


Worked in PT Wiratman & Associates in 1984. In 1986, worked as the Vice President Charter Directorate of Downstream Business
the PPDN III Directorate Technical Staff in Jakarta. In 1988 served in Shipping. In 2008, served as the Vice President of Shipping Career History and Work Experience
as the Pws. Sectional Civil Engineering TPA UPMS V, Surabaya. Operation, Directorate of Downstream Business in Shipping. He In 1990, served as the Engineer Assistant in Port Engineering, and Shipping Operation and Vice President of Restra and Bangus. In
Continued to serve as the Pws. Planning Engineering UPDN V, served as the Senior Vice President of Shipping, Directorate of later served as a Super Numerary MT Pertamina until 1993. In 2011, served as the Vice President of Downstream and Business
Surabaya in 1992. In 1995 served as the Head of Engineering Marketing and Trade in Pertamina Head Office from 2009 to 1993, served as Pws. Sub-Office Survey Engineer. Then served Development. Served as the Corporate Secretary at the Head Of-
of TPA UPPDN V, Surabaya. In 1998, served as the Main Pws. 2011. Served as the Senior Vice President of Fuel Marketing and as Pws. Sub-Office Survey of Port Engineering in 1994. In 1996, fice of Pertamina in June 2012.
Of Civil Planning of PPDN Engineering Office, in the Directorate Distribution, Directorate of Marketing and Trade of Head Office of served as the Head of Planning and Evaluation. In 1998, served
of Downstream Business in 2000. In 2001, served as the Head Pertamina in August 1st, 2012. as Head of Hydro-Oceanography and PE. In 1999, served as the Education Background
of Engineering of UPPDN I Medan and in 2003, served as the Head of Economics of Pertamina LG/TG and in 2001 served as the Graduated from the Gadjah Mada University, majoring in Geode-
Manager of Engineering Services in Marketing Department of the Educational Background Brokerage Manager Assistant. Then served as Ship Procurement sy Engineering in 1981, and in 1996 graduated from a Masters
Directorate of Downstream Business. Then served as the General Graduated from Institute of Technology, Bandung in 1993. Manager from 2006 to 2008. In 2008, served as Korpel Shipping Program of Gadjah Mada University, Yogyakarta.
Manager of UPMS VII, Makassar in 2006. In 2007, served as Strategy Implementation. In 2009, served as the Vice President of

37 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 38


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

PT Pertamina Retail melalui segenap jajaran manajemen telah PT Pertamina Retail through all levels of management has
melakukan banyak kegiatan yang berdampak pada upaya done various activities to be able to achieve the Companys
tercapainya kinerja perusahaan dengan target mencapai performance with the target achievement Work Plan and
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2014 yang selaras Budget 2014 that is consistent with the Long-Term Plan
dengan Rencana Jangka Panjang 2013 2018. 2013-2018.

Di tahun 2014, PT Pertamina Retail telah mampu membuktikan In 2014, PT Pertamina Retail has been able to prove their ability
kemampuannya dan membangun dan mengoperasikan SPBU and build and operate fueling stations in several provinces in
di beberapa propinsi di Indonesia. Dengan mengatasi berbagai Indonesia. By addressing various issues during the year 2014,
masalah di sepanjang tahun 2014, kami berhasil merealisasikan we managed to realize the strategic plan and increase of fuel
rencana strategis dan meningkatkan pertumbuhan penjualan volume sales growth.
volume bahan bakar minyak.
TOHARSO
Kondisi Perekonomian Dan Pasar Ritel di Indonesia Economic and Retail Market Conditions in Indonesia
DIREKTUR UTAMA / Ekonomi Indonesia menghadapi tantangan cukup berat Indonesian economy encounteres a substantial challenges from
PRESIDENT DIRECTOR dari kondisi global dan domestic di tahun 2014. Peraturan global and domestic conditions in 2014. Government Regulation
Pemerintah yang mengatur usaha minyak dan gas bumi di on oil and gas business in upstream and downstream level can
Hulu dan Hilir belum dapat menjamin investasi di sektor minyak not guarantee investment in the oil and gas sector, because
dan gas bumi akan masuk, karena masih banyak masalah lain there are many other issues which are barriers to realization
yang menjadi hambatan bagi terealisasinya investasi. Masalah of the investment. These include laws on tax, environment,
tersebut antara lain peraturan perpajakan dan lingkungan and regional autonomy that makes it difficult for foreign oil
hidup serta otonomi daerah yang menyulitkan bagi perusahaan companies to operate.
minyak asing beroperasi.

Sementara itu, konsumsi minyak bumi (BBM) di dalam negeri Meanwhile, the consumption of petroleum (oil) in the country
sudah melebihi kapasitas produksi. Dalam beberapa tahun has exceeded production capacity. In recent years the supply
belakangan ini penyediaan BBM dalam negeri tidak dapat of domestic fuel can not be fulfilled by domestic oil refineries,
seluruhnya dipenuhi oleh kilang minyak domestik, hampir 20%- nearly 20% -30% of domestic oil needs had to be imported from
30% kebutuhan minyak bumi dalam negeri sudah harus diimpor abroad. Demands on imported oil are expected to continue to
dari luar negeri. Kebutuhan impor minyak bumi ini diperkirakan increase along with the growth of population and economic
akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah growth in the country which is expected to further improve in
penduduk yang terus meningkat dan pertumbuhan ekonomi the coming years.
di dalam negeri yang diharapkan semakin membaik ditahun-
tahun mendatang.
LAPORAN DIREKTUR UTAMA PRESIDENT DIRECTORS REPORT
Assalamuallaikum Warrahmatullah Wabarrakatuh, Assalamuallaikum Warrahmatullah Wabarrakatuh, Disamping itu jumlah kendaraan yang masih beroperasi di In addition, the number of vehicles that are still operating
Salam sejahtera bagi kita semua, Best wishes for all of us. seluruh Indonesia pada 2014 mencapai 115,674 juta unit, throughout Indonesia in 2014 reached 115.674 million units,
naik 10,9 persen dari tahun 2013 sebesar 104,211 juta unit increasing by 10.9 percent from 2013 amounted to 104.211
Pemegang saham yang terhormat, Dear Shareholders, dengan perincian sepeda motor sejumlah 87,333 juta unit, million units, comprising 87.333 million of motorcycle units,
mobil penumpang dengan 11,69 juta unit, dan mobil barang 11.69 million units of passenger cars, and 5.723 million units
Pada kesempatan yang sangat baik ini, marilah kita bersama In this excellent opportunity, let us together offer our praise (truk, pikap, dan lainnya) sejumlah 5,723 juta unit. Pertumbuhan of freight car (truck, pickup, and others). The height of vehicle
sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Alloh SWT, karena and thanks to the presence of Allah SWT. It is upon His blessing kendaraan yang tinggi (di atas 10%) tersebut tidak sebanding growth (above 10%) are not comparable with the growth of
atas rachmat dan hidayah Nya, kita bersama-sama dapat melalui and guidance, we are able to gone through challenges in the dengan pertumbuhan jalan raya di Indonesia. roads in Indonesia.
berbagai tantangan dana dinamikan bisnis di tahun 2014. business dynamics in 2014.
Perubahan harga jual BBM bersubsidi dari Rp. 6,500/ltr menjadi Changes in prices of subsidized fuel from IDR 6.500 / ltr to IDR
PT Pertamina Retail sebagai anak perusahaan PT Pertamina PT Pertamina Retail as a subsidiary of PT Pertamina (Persero) Rp. 8.500/ltr (BBM Premium), dan Rp. 5.500/ltr menjadi Rp. 8,500 / ltr (Premium Fuel), and IDR 5.500 / ltr to IDR 7,500 /
(Persero) juga sebagai arm length Pertamina dalam melakukan as well as Pertamina "arm length" to conduct operational 7.500/ltr (Solar Bersubsidi) juga berdampak pada sisi keuangan ltr (Subsidized Diesel Fuel) also have an impact on the finan-
operasional SPBU, tentunya menjadi role model atau fueling station, should act as a "role model" or a pilot project dan operasional perusahaan. Dampak yang terasa adalah cial and operational of the company. Impacted on a percentage
percontohan bagi SPBU Pertamina lainya. PT Pertamina Retail for other Pertamina fueling station. PT Pertamina Retail have terjadinya penurunan penerimaa margin persentase, dan decrease of margin revenues, and the migration queue from
memiliki target kerja dan komitmen kepada pemegang saham work targets and commitments to shareholders in particular terjadinya migrasi antrian BBM bersubsidi (Premium dan Solar) subsidized fuel (Premium and Diesel) to BBK (Special Fuel) as
khususnya dan pemangku kepentingan lain pada umumnya and other stakeholders in general to be able to give their best ke BBK (Bahan Bakar Khusus) seperti Pertamax, Pertamax Plus Pertamax, Pertamax Plus and Pertamina Dex.
untuk mampu memberikan kinerja terbaiknya yang telah kami performance that we have implemented in 2014. dan Pertamina Dex.
laksanakan di tahun 2014.

39 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 40


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

Sebagai bagian dari PT Pertamina (Persero) yang merupakan As part of PT Pertamina (Persero) which is a State Owned Dengan laba usaha PT Pertamina Retail tahun buku 2014 The Companys Business Income in 2014 is IDR60,07 Billion,
Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina Retail harus Enterprises (SOEs), Pertamina Retail should be able to provide sebesar Rp.60,07 Milyar mengalami kenaikan sebesar 8 % grew 8 % from last years Business Income of IDR 55,85 Billion,
dapat memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan service to customers by supplying fuel in order to maintain dibandingkan dengan laba usaha tahun buku 2013 sebesar which shows The Companys ability in facing the challenges and
menyalurkan Bahan Bakar Minyak demi terjaganya mobilitas people's mobility. Although there are constraints and conditions, Rp. 55,85 Milyar, menunjukan kemampuan perusahaan dalam opportunities as well as a manifestation of the commitment
masyarakat. Walaupun kendala dan kondisi yang ada, the company still strives to achieve the targets set by shareholders. menghadapi tantangan dan peluang serta wujud dari komitment from top management down to operation level (Fueling Stations
perusahaan tetap berupaya untuk mencapai target yang manajemen puncak sampai dengan level pramuniaga untuk Operators) to fulfill Stakeholders need.
ditetapkan oleh pemegang saham. mengupayakan pemenuhan kebutuhan pelanggan.

Kinerja Perusahaan Dan Kebijakan Strategis Tahun 2014 Corporate Performance and Strategic Policy 2014 Di tahun 2014, pertumbuhan unit SPBU COCO berhasil In 2014, unit growth of COCO fueling stations able to increase
Dengan peluang pasar yang semakin terbuka dan tumbuh, An increase in market opportunities and growth, increasing meningkatkan 25 unit SPBU yang dikelola terdiri dari SPBU, the number of fueling station to 25 units; consist of fueling
meningkatnya pertumbuhan perekenomian, pertumbuhan economic growth, and the growth in the number of vehicles, SPBU-T, SPBU Mini dan SPBG, pertumbuhan ini masih akan stations, fueling stations-T, Mini Fueling Stations and Gas
jumlah kendaraan bermotor tentunya dampak pertumbuhan provides opportunities for PT Pertamina Retail to leverage dioptimalkan di tahun 2015. Pertumbuhan jumlah ini dapat Stations. This growth will still be optimized in 2015. Growing
yang positif ini memberikan peluang kepada PT Pertamina Retail its resources to meet the needs of a competitive market. By dicapai SPBU melalui skema pembangunan baru, akuisisi SPBU number of fueling stations can be achieved through new de-
untuk mendayagunakan sumber dayanya bagi pemenuhan fulfilling the needs of the market, PT Pertamina Retail can eksisting dan kerjasama operasi yang dikembangkan terutama velopment schemes, acquisition of existing fueling stations and
kebutuhan pasar yang kompetitif. Melalui pemenuhan be more aggressive to try to improve the achievement of the di daerah luar Jakarta. developed co-operation, especially outside Jakarta.
kebutuhan pasar, PT Pertamina Retail dapat lebih agresif untuk company target.
berupaya meningkatkan pencapaian target perusahaan. Pertumbuhan gerai Bright Store dan Caf berhasil mencapai Number of Bright and Caf outlets reached 301, with 136
301 gerai, dengan pertumbuhan 136 gerai baru selama of new outlets in 2014. This growth also followed by the
Tahun 2014 merupakan tahun pembelajaran bagi PT 2014 was a year of learning for PT Pertamina Retail in achieving tahun 2014. Pertumbuhan gerai Bright juga diikuti dengan development of Distribution Centre (DC) as the company's
Pertamina Retail dalam mencapai tujuan besar di tahun 2020, its major goals in 2020, which is to operate 1000 retail outlets pengembangan Distribution Centre (DC) sebagai upaya efforts to improve service of logistics through the fulfillment of
yaitu mengoperasikan 1000 SPBU dan 2000 gerai Bright. and 2,000 Bright outlets. Further challenges will continue to be perusahaan untuk meningkatkan service level logistic melalui goods supply to Bright Outlets in Surabaya and Medan. Bright
Tantangan demi tantangan akan terus dihadapi, terutama faced, especially with the rising of gas stations operational cost, pemenuhan supply barang ke gerai Bright di wilayah Surabaya DC development will facilitate the acquisition of goods supply
dengan meningkatnya biaya operasional SPBU terutama yang especially those related to human resources due to increase dan Medan. Pengembangan DC Bright ini akan mempermudah to the Bright Outlets across Sumatra and eastern Java. This
berhubungan dengan sumber daya manusia seiring dengan in minimum wage. Other than that, the gradually rising cost perolehan pasokan barang bagi gerai Bright wilayah Sumatera will suppressed Out of Stock in stores. The growth od outlets
meningkatnya upah minimum pekerja. Disamping itu biaya of utilities such as electricity and telephone take effect on the dan Jawa bagian timur, sehingga Out of Stock di gerai dapat in 2015, will depend on the development of DC in this region
utilitas seperti listrik, telfon yang meningkat secara bertahap increase in operating costs per liter. ditekan. Pertumbuhan gerai di tahun 2015, akan bergantung and other regions.
ikut berpengaruh terhadap meningkatnya biaya operasi per pada pengembangan DC di wilayah ini dan wilayah lainnya.
liter.

Namun dengan kerja cepat, tepat dan akurat seluruh jajaran By working quickly, precisely and accurately, all management
manajemen dan pekerja PT Pertamina Retail senantiasa and employees of PT Pertamina Retail strives to overcome
berupaya untuk mengatasi kendala maupun tantangan the obstacles and challenges. We continue to strive to reduce
tersebut. Kami tetap berupaya untuk melakukan efisiensi costs through optimization of workers in each business unit,
biaya melalui optimalisasi pekerja di setiap unit usaha, utilizing IT technology to streamline the cost of utilities. Various
memanfaatkan teknologi IT untuk mengefisiensikan biaya efforts to increase the competence of workers implemented
utilitas. Berbagai upaya peningkatan kompetensi pekerja ikut through operational excellence training, including the activities
dilaksanakan melalui pelatihan operasional excellence secara of Continuous Improvement Program (CIP), which cause
rutin, termasuk didalamnya kegiatan Continous Improvement an increase in worker motivation and improvement for the
Program (CIP) yang berdampak kepada peningkatan motivasi company.
pekerja dan improvement bagi perusahaan.

Kemampuan PT Pertamina Retail untuk memberdayakan PT Pertamina Retail ability to empower all its potential in
segenap potensi yang ada dalam mencapai target perusahaan, achieving companys target, is the basis to address challenges
merupakan modal dasar dalam menghadapi tantangan dan and seize opportunities in 2014
meraih peluang di tahun 2014

41 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 42


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

Kebijakan strategis korporasi DAN FUNGSIONAL 2014 Corporate Strategy, Business and Functional Policy
Dengan mempertimbangkan tantangan bisnis ke depan, PT Pertamina Retail berupaya meningkatkan pencapaian penjualan By considering the coming business challenge, PT Pertamina Retail seeks to improve the achievement of fuel and non-fuel
BBM/K dan Non BBM. Perusahaan telah mempersiapkan langkah strategis sebagai respon terhadap meningkatnya sales. The Company has prepared a strategic move in response to the increasing demand of fuel and non-fuel.
kebutuhan masyarakat akan BBM dan non BBM.

Kebijakan strategis korporasi yang dilakukan selama tahun 2014 adalah : Corporate strategic policies conducted during 2014 are:
Melakukan restrukturisasi organisasi operasi dengan memperkuat struktur Sales dan Marketing di perusahaan. Operations organizational restructuring by strengthening the structure of Sales and Marketing at The Company.
Mengelola kegiatan pertumbuhan usaha BBM dan Non BBM, melalui penerpana operational excellence dan services Managing the growth activity of fuel and non-fuel business, through "operational excellence" and "services excellence"
excellence, penerapan HSE secara berkelanjutan di semua aspek bisnis dan pembenahan pengelolaan sumber daya implementation, application of HSE in a sustainable manner in all aspects of business and human resources
manusia management reform
Percepatan pertumbuhan unit usaha baik BBM maupun Non BBM melalui skema Akuisisi, KSO untuk unit usaha BBM Accelerated growth of both fuel and non-fuel business units through acquisition scheme, KSO for fuel business unit
dan kontrak sewa dan kerjasama di lokasi SPBU DODO untuk unit usaha Non BBM. and rental contracts and cooperation in DODO fuel stations for non-fuel unit.
Meningkatkan laba dengan peningkatan volume penjualan BBM dan melakukan efisiensi biaya operasional perusahaan Increase profits with an increase in sales volume of fuel and operational cost efficiency
Meningkatkan kemampuan Supply Chain Logistic melalui pertumbuhan Distribution Centre di beberapa lokasi dan Improving Supply Chain Logistic capabilities through growth "Distribution Centre" in several locations and improve
memperbaiki jaringan serta system informasi data yang menunjang kelancaran proses kerja perusahaan. network and information system data that support the company's work processes

Kebijakan Strategi Usaha / Business Strategy, Business Strategy Policy


Mengembangkan jaringan SPBU dan Bright (Store & Caf) secara berkelanjutan pada lokasi strategis dan memberikan Develop a network of fueling stations and Bright (Store & Caf) on an ongoing basis at strategic locations and have an
dampak bagi pertumbuhan perusahaan, pemberdayaan organisasi dan lingkungan di sekitar area operasi PT Pertamina impact on the company's growth, environmental and organizations empowerment around the area of operations of PT
Retail. Pertamina Retail.
Implementasi integrasi usaha BBM dan Non BBM PT Pertamina Retail, melalui sinergi usaha pada area operasional Implementation of the integration of fuel and non-fuel business of PT Pertamina Retail, through synergy in the
perusahaan. operational area.
Mengelola kompetensi Sumber daya manusia, melalui penerimaan pekerja dan pelatihan penyesuaian spesifikasi Managing human resources competencies, through the recruitment and training on workers specifications adjustment
pekerja yang sesuai dengan kompetensi level jabatan. that is in accordance to the positions competence level.
Melakukan percepatan arsitektur system informasi teknologi (IT) yang terpadu sebagai upaya perusahaan dalam Accelerating the system architecture of information technology (IT) that are integrated as the company's efforts to
menjangkau semua area operasional dan memastikan komunikasi data yang handal bagi kebutuhan perusahaan. reach out to all operational areas and ensuring reliable data communication for the needs of the company.
Melaksanakan implementasi system manajemen berdasarkan kinerja (Performance Management System) sebagai Carry out the implementation of the management system based on performance (Performance Management System)
upaya menuju peningkatan sumberdaya perusahaan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan. as an effort towards an increase in The Companys resource that have competence as needed.

Kebijakan Strategi fungsional Functional Strategy Policy


Percepatan pertumbuhan pelanggan korporasi dengan skema pengembangan RFID (Radio Frequency Identification) Accelerated growth of corporate customers with RFID (Radio Frequency Identification) development schemes as an
sebagai upaya meningkatkan kemudahan dan kepercayaan pelanggan serta memastikan RFID/Vocuher ini sebagai effort to improve the ease and confidence of customers and ensure RFID / Voucher as a form of customer involvement
wujud keterlibatan pelanggan dalam penggunaan BBM/BBK Pertamina. in the use of Pertamina fuel / BBK.
Percepatan pengembangan jaringan SPBU melalui skema KSO dengan pihak SPBU DODO sebagai upaya mendekatkan Accelerating the development of retail network through KSO scheme with the DODO fuel stations in an attempt to gain
diri kepada pelanggan dan menginkatan pencapian penjualan volume BBM PT Pertamina Retail. customers engagement and increase sales of fuel volume.
Pengembangan Bright Store & Caf di SPBU secara berkelanjutan, terutama lokasi yang bernilai strategis seperti Bright Development Store & Caf in a sustainable manner, especially at valuable strategic location such as airport,
Bandar, Rumah sakit, lingkungan perkantoran dan tempat lainnya, baik melalui kerjasama sewa ataupun bagi hasil hospital, office environment and other places, either through cooperation lease or for shared revenue to increase the
yang bertujuan meningkatakan persepsi masyrakat. perception of society.
Mempersiapkan pengembangan Bright Oli Mart, Car Wash dan keagenan Elpiji nasional sebagai upaya untuk Preparing the development of Bright Oil Mart, Car Wash and national LPG agency in an effort to expand the range of
memperluas jangkauan area produk Pertamina, dan wujud sinergi perusahaan dengan induk dan anak perusahaan product areas and form synergies with the parent company and other Pertaminas subsidiaries.
Pertamina lainnya. Increase the competence of human resources through training and improvement of human resources management
Meningkatkan kompetensi Sumber daya manusia melalui training dan pembenahan pengelolaan sumber daya manusia through increased worker satisfaction.
melalui peningktatan kepuasan pekerja.

43 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 44


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

Tidak tercapainya target penjualan di tahun 2014 dipengaruhi The failure to achieve sales target in 2014 was affected by MANAJEMEN MUTU, LINGKUNGAN dan QUALITY MANAGEMENT, HEALTH, SAFETY AND
beberapa faktor baik secara internal, karena target penjualan yang several factors. Internally, the sales targets is high, investment KESELAMATAN KERJA ENVIRONMENT
dicanangkan cukup tinggi, termasuk realisasi investasi SPBU yang realization of gas stations still not reached target, as well Kepuasan pelanggan, output yang maksimal dan produktivitas Customer satisfaction, maximum output and productivity is
masih belum mencapai target, kinerja Bright yang masih belum as Brights performance is still not maximized. Externally, tidaklah mungkin dicapai bila proses internal termasuk individu not likely to be achieved if the internal processes including the
maksimal. Secara ekternal, kebijakan pemerintah, terkait biaya government policy, minimum wage which increase 49% of di dalamnya tidak dikelola dan terus dikembangkan secara baik related individual is not well-managed, continously developed
upah minimum pekerja yang mencapai 49% dari struktur biaya the operating cost structure is still consider as an obstacle for dan berkesinambungan. Untuk itu, kami terus konsisten dalam and sustained. To that end, we continue to be consistent in
operasional SPBU masih menjadi kendala bagi perusahaan untuk companies to suppress operating costs per liter, in addition to komitmen kami dalam implementasi system manajemen mutu, our commitment in the implementation of quality management
menurunkan biaya operasi per liter, disamping kondisi margin the condition of fuel margins that are not ideal for companies K3 dan lingkungan secara menyeluruh dan komprehensif di system, K3 and environment, thoroughly and comprehensively
BBM yang belum ideal bagi perusahaan untuk menutup biaya to cover the operating cost. seluruh bagian Perusahaan. Pada tahun 2012, Perusahaan in all parts of the Company. In 2012, the Company managed
operasional SPBU. berhasil mempertahankan sertifikat Integrated Quality, Envi- to maintain a certificate of Integrated Quality, Environment
roment Health & Safety Management System ISO 9001, ISO Health & Safety Management System ISO 9001, ISO 14000
Salah satu upaya yang telah dilakukan di tahun 2014 adalah One of the efforts that have been made in 2014 is the change 14000 dan OHSAS 18000 dari Badan sertifikasi TUV Rheinland and OHSAS 18000 certification from TUV Rheinland Indonesian
perubahan struktur organisasi baru Perusahaan dan perbaikan in the Company's organizational structure and improvement in Indonesia untuk manajemen mutu terintegrasi di SPBU COCO Agency for integrated quality management at COCO Fueling
berbagai tahapan yang diperlukan untuk pencapaian target jangka various stages required for the company to achieve its long- 31.114.03 Daan Mogot. Manajemen berkomitmen tinggi dalam Stations 31.114.03 Daan Mogot. Management are committed
panjang organisasi yang meliputi aspek Sumber Daya Manusia, term targets that include aspects of Human Resources, In- menjaga kualitas hasil dan layanan, dengan memperhatikan to maintaining the quality of service, with attention to the health
Information Teknologi, dan fasilitas pendukung lainnya, seperti formation Technology, and other supporting facilities, such as kesehatan dan keselamatan para karyawan Perusahaan serta and safety of its employees as well as our dedication to the
Distribution Centre. Distribution Centre. dedikasi kami dalam pelestarian lingkungan akan terus kami preservation of our environment will continue to be strengthened.
perkuat.
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance
Di usia Perusahaan yang ke-8, konsistensi implementasi In its 8th year, The Company is consistenty implementing the Keselamatan kerja atau safety tetap merupakan prioritas bagi Worker safety or safety remains a priority for the company. We
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang berkelanjutan principles of sustainable corporate governance throughout the perusahaan. Kami terus berupaya meningkatkan pelaksanaan are continuously working to improve the implementation and
di seluruh aktivitas Perusahaan terus dilaksanakan secara Company's activities to be carried out consistently and contin- dan kehandalan sistem safety bagi pekerja, pelanggan, sub- reliability of safety systems for workers, customers, subcontractors
konsisten Per usahaan bertekad untuk menjadikan prinsip- uously improved. The company is determined to make the prin- kontraktor dan pemangku kepentingan lainnya melalui pela- and other stakeholders through regular fire-fighting training at
prinsip GCG sebagai perilaku dengan memastikan manajemen ciples of good corporate governance as behavior by ensuring tihan pemdaman api seara berkala di unit SPBU. Pertamina fueling stations unit. Pertamina Retail has maintained a safe
yang bertanggungjawab dan untuk memberikan kepastian serta responsible business management and to provide certainty and Retail telah mempertahankan jam kerja aman, peningkatan working hours, increased awareness and implementation of
menerapkan sistem yang tepat dan sesuai untuk melindungi implement appropriate systems to protect the Company value. kesadaran dan penerapan tindakan-tindakan safety oleh para safety measures for workers and contractors.
nilai Perusahaan. Langkah penting dalam tata kelola perusahaan An important step in corporate governance should be able to pekerja dan kontraktor.
harus dapat menjamin seluruh insan Pertamina Retail patuh guarantee all Pertamina Retail employee to abide the rules and
pada peraturan dan beretika. authority, not breaking the law, and implement ethics. Pertumbuhan Berkelanjutan Sustainbility Growth
Sebagai suatu tema Laporan Tahunan Pertamina Retail 2014, As this years Annual Report theme, "Sustainability Growth" is
Pada tingkat Dewan Direksi dan Dewan Komisaris, prinsip-prinsip At Board of Directors and Board of Commissioners level, afirmasi "Sustainbility Growth", adalah suatu pernyataan un- an expression to describe the rate of sustainable growth of all
GCG diwujudkan dengan menjaga kewenangan Direksi pada manifestation of GCG principles is conducted by maintaining the tuk menggambarkan tingkat pertumbuhan yang berkelanjutan, business lines as well as the supporting lines of business ac-
operasional dan anggaran agar selalu mematuhi Anggaran Dasar authority of the Board of Directors on operations and budget in menggambarkan upaya dan inisiatif Pertamina Retail dalam tivities to become a company that has a unified commitment
Perusahaan. order to always adhere to the Companys Articles of Association. menerapkan strategi bisnisnya sehingga mampu mengem- towards achieving its vision and mission. By sharpening the
gangkan usaha melalui peningkatan pencapaian pendapatan, companys vision and mission, PT Pertamina Retail has come up
Selain itu, Dewan Direksi dan Komisaris rutin melakukan tinjauan In addition, the Board of Directors and Commissioners jumlah unit usaha, kapitalisasi kompetensi pekerja. Semua with new vision to be "Leading Retail Company".
melalui rapat tinjauan dengan Dewan Komisaris yang diadakan regularly review through review meetings with the Board of upaya ini adalah bagian dari langkah-langkah Pertamina
secara berkala, rapat koordinasi Direksi, serta memastikan setiap Commissioners, coordination meeting of Directors, as well as Retail yang sistematis dan konsisten menuju pencapaian visi
rapat tinjauan dan rapat koordinasi memiliki risalah rapat yang jelas ensuring each review meeting and minutes of meetings are PT Pertamina Retail "Menjadi Perusahaan Retail Terdepan".
untuk selanjutnya ditindak lanjuti dan dibahas pada pertemuan clear for further follow up and to be discussed at the next
berikutnya. Untuk memastikan setiap insan Perusahaan memiliki meeting. To ensure that every member of the Company have
pandangan dan semangat yang sama dalam melaksanakan prinsip- the same views and spirit in implementing the principles of GCG,
prinsip GCG, Perusahaan memiliki Panduan Prilaku dan Kode Etik the Company provide a Code of Ethics and Behavior Guide in the
yang kami sediakan dalam bentuk buku dan online. Panduan ini form of books and online. This guide has been published and
telah dipublikasikan dan disosialisasikan kepada seluruh pekerja di disseminated to all employees in February 2014, the Code of
bulan Februari 2014. Panduan Perilaku dan Kode Etik Perusahaan Conduct is regularly updated online each month in which every
dalam bentuk online rutin diperbaharui setiap bulan dimana setiap worker to ceratin level participated to fill personal commitment
pekerja sampai dengan level ter tentu turut berpartisipasi untuk and all reports related to GCG during the period.
mengisi komitmen pribadi dan pelaporan-pelaporan terkait GCG
selama periode tersebut.

Implementasi GCG dan Kode Etik tersebut, turut didukung dengan GCG and Code of Conduct implementation also supported by the
system dan sampai dengan akhir tahun 2014, belum ada pelapo- system. In 2014, there are no related violations of the Code re-
ran terkait pelanggaran Kode Etik melalui sistem ini. ported through this system.

45 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 46


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

Harapan Kinerja tahun 2015 2015 Performance Expectation Apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan Appreciation to all shareholders
PT Pertamina Retail memiliki keyakinan untuk semakin PT Pertamina Retail has the confidence to keep growing and Kinerja dan pencapaian Pertamina Retail di tahun 2014 Pertamina Retail Performance and achievement in 2014 is a
tumbuh dan memantapkan usahanya di tahun 2015 melalui strengthen its business in 2015 by improving the competence merupakan indikasi yang jelas bahwa Perusahaan berada pada clear indication that the company is on the right track towards
peningkatan kompetensi pekerja, kerjasama team dan faktor of workers, teamwork and leadership factors that have an jalur yang tepat menuju tercapainya target perusahaan di tahun achieving its target in 2020 and achieve its vision of becoming
kepemimpinan yang memiliki wawasan ke depan. insight into the future. 2020 dan mencapai visi menjadi perusahaan retail terdepan. a leading retail company. Furthermore, we will continue to
Selanjutnya, kami akan terus meningkatkan kemampuan kami, improve our capabilities, optimizing the company's assets and
Dengan kondisi perekenomian nasional dan dunia yang In regard of fluctuating national and world economy also mengoptimalkan aset perusahaan dan mendorong inovasi encourage innovation to take advantage of existing business
fluktuatif, dimana harga minyak dunia masih bergerak, PT unstable world oil prices, PT Pertamina Retail believes to untuk memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan kerja opportunities, quickly and accurately.
Pertamina Retail meyakini pertumbuhan usaha sebesar achieve business growth of 34%. Business growth above the cepat tepat dan akurat.
34%. Pertumbuhan usaha diatas tingkat inflasi dan bunga rate of inflation and interest is the motivation for companies to
ini merupakan motivasi bagi perusahaan untuk selalu fokus always focus on the customer, improving worker competence, Akhir kata, atas nama Dewan Direksi, kami menyampaikan Finally, on behalf of Board of Directors, we express our
kepada pelanggan, peningkatan kompetensi pekerja, penerapan implementation of the mission and values of the company's penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak appreciation and gratitude to all those who have supported
misi dan tata nilai operasional perusahaan teknologi yang operations technology to support accelerated business cycle in yang telah mendukung Perusahaan dalam upaya kami the Company in our efforts and all achievement in 2014. In
mendukung percepatan siklus usaha ke depan. the future. dan segala pencapaian di tahun 2014. Pada Tahun-tahun the coming years, the Company was faced with a number of
mendatang, Perusahaan dihadapkan pada sejumlah peluang- tremendous opportunities. Surely this opportunity comes
Untuk membangun dan memperkuat infrastruktur serta To build and strengthen the infrastructure and human peluang yang luar biasa. Tentunya peluang ini hadir dengan with challenges. The company still needs to improve the
sumber daya manusia Perusahaan menuju peningkatan resources to its maximum capacity, the Company has prepared sejumlah tantangan. Perusahaan masih perlu meningkatkan integration of information systems to support the promotion
kapasitas ini, Perusahaan telah mempersiapkan dana investasi an investment fund of IDR 259.86 billion for 2015. integrasi sistem informasi untuk menunjang peningkatan dan and development of future business. Through an integrated
sebesar Rp. 259,86 miliar untuk periode 2015. pengembangan usaha ke depan. Melalui sistem informasi yang and comprehensive information system that covers all areas
terintegrasi dan komprehensif mencakup seluruh wilayah of operations, coordination and accuracy of the data will be
Perubahan komposisi Direksi Changes in the composition of the Board of Directors operasi, koordinasi dan keakuratan data akan ditingkatkan improved. This will make decision-making process faster and
Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 16 September General Meeting of Shareholders on September 16, 2014 sehingga pengambilan keputusan akan lebih cepat dan tepat more efficient. With passion to learn and improve themselves,
2014 mengangkat Azwani sebagai Direktur Keuangan PT appointed Azwani as PT Pertamina Retail Finance Director. guna. Dengan berbekal semangat untuk terus belajar dan experience, strong internal cooperation, and support of
Pertamina Retail. Pemegang saham memberhentikan dengan Shareholders dismiss with respect Narendra Widjajanto of his memperbaiki diri, pengalaman, kerjasama internal yang erat, stakeholders, we believe the Company is able to overcome
hormat Narendra Widjajanto dari jabatan sebagai Direktur positions as PT Pertamina Retail Finance Director, as stipulated serta dukungan dari para pemangku kepentingan, kami yakin challenges, seize future opportunities, and able to realize our
Keuangan PT Pertamina Retail, karena telah ditetapkan in the new assignment as Vice President (VP) Treasury Perusahaan mampu menaklukkan tantangan, meraih peluang vision.
dalam tugas baru sebagai Vice President (VP) Treasury Directorate of Finance of PT Pertamina (Persero). Information masa depan,dan mampu mewujudkan visi kita bersama.
Direktorat Keuangan PT Pertamina (Persero). Informasi changes in the composition of the Board of Directors can be
perubahan komposisi Direksi selengkapnya dapat dilihat dalam seen in the discussion of the implementation of circular GMS.
pembahasan pelaksanaan RUPS sirkuler.
Jakarta, December 2014

TOHARSO
President Director

47 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 48


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

TOHARSO ROMULO HUTAPEA


Direktur Utama / President Director Direktur Operasi / Operations Director

Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja
Pada tahun 1989, dimulai karirnya di bagian Perencanaan, Memulai karirnya di PT Pertamina (Persero) pada tahun 1992.
PT.Adhiputro, Bekasi. Dari tahun 1989 hingga 1991, menjabat Pada tahun 2006 menjabat sebagai Wira Penjualan I Medan dan
sebagai Insinyur Senior di PT. NISCONI Indonesia. Memulai sebagai Manajer Pemasaran LPG, Bidang Pemasaran Dit. Hilir.
karir di Pertamina pada tahun 1992 dengan mengikuti program Karir selanjutnya adalah sebagai Asisten Manajer Pertamina
pelatihandi tempat kerja di UPMS III, Jakarta. Pada tahun 1993, Way, Bidang Pemasaran Dit. Hilir pada tahun 2007 dan sebagai
bekerja sebagai Insinyur Penjualan untuk UPMS IV, Semarang, Sales Area Manajer Upms. III Jakarta. Pada tahun 2008 menjabat
dan di tahun 1996 untuk UPMS V, Surabaya. Kemudian pada sebagai Manager Gas Domestik Region II Jakarta. Pada tahun
tahun 1999, pindah ke Pertamina Timor Lorosae, Dili untuk 2009, menjabat sebagai Manajer Pemasaran LPG, Dit. Pemasaran
bekerja sebagai Manajer Representatif. Pada tahun 2002, & Niaga Kantor Pusat Pertamina. Pada tahun 2009, menjabat
menjabat sebagai Manajer Wilayah Penjualan Pelumas di UPMS sebagai Manajer Ritel Operasi & Penetapan Harga, Dit. Pemasaran
III, Jakarta. Selanjutnya, bekerja sebagai Manajer Produksi & Niaga Kantor Pusat Pertamina. Menjabat sebagai Direktur
Pelumas di Pertamina Pusat, Jakarta pada tahun 2003. Pada Operasi PT. Pertamina Retail sejak bulan Mei 2011
tahun 2006, menjabat sebagai Kepala Divisi Komunikasi sekaligus
Juru Bicara Pertamina. Pada tahun 2007, diangkat sebagai Riwayat Pendidikan
CEO/Direktur Utama PT. Patra Niaga yang merupakan Anak Pada tahun 1988, lulus pendidikan S-1 Universitas Sumatera
Perusahaan Pertamina dan di tahun 2009, menjabat sebagai Utara, Medan jurusan Ekonomi Manajemen dan pada tahun
Sekretaris Perusahaan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta. Pada 2004 lulus pendidikan S-2 Magister Manajemen Universitas Sam
tahun 2010, ditunjuk sebagai Staf Ahli Direktur Pemasaran dan Ratulangi, Manado.
Niaga. Sejak Juli 2013 hingga saat ini, menjabat sebagai Direktur
Utama PT. Pertamina Retail. Di saat yang bersamaan menjabat
sebagai Anggota Dewan Pengawas di Pertamina Foundation
sejak tahun 2011.

Riwayat Pendidikan
Lulus dari Akademi AKPRIND, Yogyakarta sebagai Sarjana Muda
pada tahun 1985. Menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Mesin
di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang pada tahun 1989.
Pada tahun 2000, sempat mengikuti program pendidikan S2
Magister Manajemen di Universitas Airlangga (UNAIR), namun
tidak menyelesaikan programnya karena rotasi pekerjaan.

Career History and Work Experience Career History And Work Experience
In 1989, began the career working in the Planning Division of In 2009, worked as the Corporate Secretary at Pertamina Head Started his career in PT Pertamina (Persero) in 1992. In 2006, the Head Office of Pertamina. Served as the Operations Director of
PT Adhiputro, Bekasi. From 1989 to 1991, eorked as a Senior Office. In 2010, was appointed as the Expert Staff to Directorof served as Sales Officer I Medan and as LPG Marketing Manager PT Pertamina Retail since May 2011.
Engineer at PT NISCONI Indonesia. Started the career in Pertamina Marketing and Trade. Since July 2013, serves as the President Assistant, Marketing Sector of Directorate of Downstream
by joining on-the-job-training (OJT) program as Marketing Unit Director of PT Pertamina Retail and at the same time as a member Business. Later served as Pertamina Way Manager Assistant, Educational Background
(UPMS) III, Jakarta in 1992. In 1993, worked as a Sales Engineer of the Supervisory Board at PT Pertamina Foundation since 2011. Marketing Sector of Directorate of Downstream Business in 2007 In 1988, received Bachelors Degree from North Sumatra
at UPMS IV, Semarang, and in 1996 at UPMS V, Surabaya. In and as Sales Area Manager of UPMS III Jakarta. In 2008, served as University, Medan in Management Economy major. In 2004
1999, moved to Pertamina Timor Lorosae, Dili to work as a Educational Background the Domestic Gas Manager of Region II Jakarta. In 2009, served as completed a Masters Program in Management at Sam Ratulangi
Representative Manager. In 2002, serves as Lubricant Sales Graduated from AKPRIND Academy, Yogyakarta as a Baccalaureate the LPG Marketing Manager, Directorate of Marketing and Trade University, Manado.
Area Manager at UPMS III, Jakarta. Then worked as a Lubricant in 1985. Received a Bachelors Degree in Mechanical Engineering of the Head Office of Pertamina. In 2009, served as the Retail and
Production Manager at Pertamina Head Office, Jakarta, in 2003. from National Technology Institure (ITN), Malang in 1989. In 200, Pricing Operation Manager, Directorate of Marketing and Trade at
In 2006, served as the Head of Communication Department and enrolled on a Masters Program in Management in Airlangga
Spokeperson for Pertamina. In 2007, was appointed as the CEO/ University (UNAIR), but did not complete the program due to job
President Director of PT Patra Niaga, a Subsidiary of Pertamina. rotation.

49 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 50


LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
2 DAN DIREKSI & DIRECTORS REPORT

Strategi JANGKA PANJANG PERUSAHAAN COMPANY'S LONG-TERM STRATEGY


Dalam mencapai tujuan bisnisnya yang terdefinisi pada pernyataan To achieve its business objective, as defined in The Companys
Visi Perusahaan Menjadi Perusahaan Ritel Terdepan, Perusahaan vision of Becoming the Leading Retail Company, The Company
dituntut untuk lebih mengedepankan daya saing usaha dalam is required to emphasize business competitiveness in facing the
AZWANI menghadapi persaingan bisnis ritel dengan mancanangkan competitions in retail business with the following strategies.
Direktur Keuangan / Finance & HR Director Strategi Jangka Panjang.

Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja Strategi TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY STRATEGY
Memulai karirnya di PT Pertamina (Persero) pada tahun 1992 Mengembangkan komunikasi data yang mudah, terjangkau, To develop a simple, economical, fast and reliable data
sebagai Asisten Keuangan di UPMS V Surabaya dan masih ditahun cepat dan handal. Membeli lisensi perangkat lunak dan kemudian communication. To purchase software licenses and internally
yang sama menjadi Pws. Akt. Asset/ Mat UPMS V Surabaya mengembangkan modul-modul yang terkait dengan kebutuhan develop relevant modules according to the users need for cost
sampai dengan tahun 1998.Menjabat sebagai Ka.PBD UPMS I pengguna internal untuk efisiensi biaya. efficiency.
Medan di tahun 2001 sampai dengan 2004.Dari tahun 2004-
2008 berturut-turut bertugas sebagai Ka. Akuntansi UPMS II
Palembang, Ka. Akuntansi UPMS VI Balikpapan dan Ka. Kontroler
Unit Pengolahan II Dumai.

Pada tahun 2008-2010 menjabat sebagai Manager Keuangan


Pemasaran Region I Medan. Pada tahun 2011 menjabat sebagai
Finance Refinery. Off-Site Support Reg IV Manager dan selanjutnya
menjabat sebagai Quantity Accounting Manager di Kantor Pusat PT
Pertamina (Persero) sampai dengan tahun 2014. Sejak September
2014 menjabat sebagai Direktur Keuangan PT. Pertamina Retail.

Riwayat Pendidikan
Pada tahun 1989, lulus pendidikan S1 Ekonomi Akuntansi
Universitas Syiahkuala dan pada tahun 2013 lulus pendidikan S2
Magister Manajemen dari Universitas Sumatera Utara.

Career History and Work Experience


Started his career at PT Pertamina (Persero) in 1992 as Financial IV Manager and after that served as Quantity Accounting Manager
Assistant in UPMN V Surabaya and in the same year served as Pws. in Pertamina (Persero) Head Office until 2014.
Akt. Asset/Mat UPMS V Surabaya until 1998. Served as Ka.PBD
UPMS I Medan in 201 until 2004. From 2004-2008 in order Educational Background
served as Ka.Accountant UPMS II Palembang, Ka. Accountant In 1989 graduated from Syiahkuala University, Bachelors Degree TOHARSO
UPMS VI Baikpapan and Ka. Processing Controller Unit II Dumai. in Accountancy and in 2013 completed a Masters Degree in Direktur Utama / President Director
Management from North Sumatera University.
In 2008-2010 served as Marketing Finance Manager Region I
ROMULO HUTAPEA
Direktur Operasi / Operations Director
Medan. In 2011 served as Finance Refinery. Off-Site Support Reg
AZWANI
Direktur Keuangan / Financial Director

51 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 52


Launching Menu Baru Croissant Bright Cafe Kantor Pusat Pertamina (Persero),
Jakarta, 12 November 2014

ANALISIS DAN DISKUSI


MANAJEMEN
ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

53 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 54


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

U
U

REGION I
REGION VI U
U

U
U

U
U

REGION VIII
U
U

REGION II
REGION VII

REGION IV
U
U

U
U
U
U

REGION III

REGION V

U
U REGION I U
U REGION III U
U REGION V U
U REGION VII
13 SPBU COCO 55 SPBU COCO 9 SPBU COCO 1 SPBU COCO
4 SPBU-T COCO 8 SPBU COCO 4 SPBG COCO 1 SPBU-T COCO
25 BRIGHT STORE 6 SPBU-T COCO 5 SPBU-T COCO 10 BRIGHT STORE
1 BRIGHT CAFE 119 BRIGHT STORE 16 BRIGHT STORE
2 BRIGHT OLIMART 7 BRIGHT CAFE 1 BRIGHT CAFE
1 BRIGHT CARWASH 7 BRIGHT OLIMART 2 BRIGHT OLIMART
11 BRIGHT CARWASH

U
U REGION II U
U REGION IV U
U REGION VI U
U REGION VIII
6 SPBU COCO 10 SPBU COCO 8 SPBU COCO 1 SPBU COCO
1 SPBG COCO 3 SPBU-T COCO 4 SPBG COCO
3 SPBU-T COCO 22 BRIGHT STORE 4 SPBU-T COCO
9 BRIGHT STORE 5 BRIGHT OLIMART 12 BRIGHT STORE
3 BRIGHT OLIMART 2 BRIGHT CARWASH 1 BRIGHT CARWARS
1 BRIGHT CARWASH

55 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 56


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

TINJAUAN BISNIS BUSINESS OVERVIEW 2. Beban 2. Expense


Bisnis Ritel Bahan Bakar Fuel Retail Business Total Beban Bisnis Ritel Bahan Bakar dan Gas pada tahun 2014 Total Fuel and Gas Retail Business Expenses in 2014 were Rp.
Kapasitas dan PERTUMBUHAN Produk Bahan Bakar GROWTH and Capacity Fuel Products adalah sebesar Rp. 253,76 miliar lebih besar 25,6% dari Total 253,76 billion increasing by 25,6% from 2013s Total Expenses
Total Penjualan Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar Khusus The Total Fuel and Special Fuel Sales in 2014 were 1.302.257 Beban di tahun 2013 sebesar Rp. 201,97 miliar. of Rp. 201,97 billion.
pada tahun 2014 adalah sebesar 1.302.257 kl naik dari tahun kl increasing from 2013s sales of 1.147.502 kl. 3. Laba (Rugi) Operasi 3. Operating Income (Loss)
2013 sebesar 1.147.502 kl. Total Laba Operasi Bisnis Ritel Bahan Bakar dan Gas pada tahun Total Fuel and Gas Business Operating Income in 2014 was
2014 adalah sebesar Rp. 75,73 miliar lebih besar 18,1% dari Laba Rp. 75,73 billion, increasing by 18,1% from 2013s Operating
Pertumbuhan Penjualan Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar The Fuel and Special Fuel Sales Growth can be seen in the table Operasi di tahun 2013 sebesar Rp. 64,10 miliar. Income of Rp64,10 billion.
Khusus dapat terlihat dalam tabel di bawah ini. below. 4. Laba (Rugi) Usaha 4. Business Income (Loss)
Total Laba Usaha Bisnis Ritel Bahan Bakar dan Gas pada tahun Total Fuel and Gas Business Income in 2014 was Rp. 57,32
Bisnis Ritel Bahan Bakar dan Non-Bahan Bakar Fuel and Non-Fuel Retail Business 2014 adalah sebesar Rp. 57,32 miliar lebih besar 11,5% dari Laba billion, increasing by 11,5% from 2013s Business Income of
Pendapatan Dan Profitabilitas Bisnis Ritel Bahan Bakar Fuel Retail Business Revenue And Profitability Usaha di tahun 2013 sebesar Rp. 51,41 miliar. Rp. 51,41 billion.
1. Laba (Rugi) Kotor 1. Gross Income (Loss) 5. Laba (Rugi) Sebelum Pajak 5. Income (Loss ) Before Tax
Total Laba Kotor Bisnis Ritel Bahan Bakar dan Gas pada tahun Total Gross Income of Fuel and Gas Retail Business in 2014 Total Laba Sebelum Pajak Bisnis Ritel Bahan Bakar dan Gas pada Total Fuel and Gas business Income Before Tax in 2014 was
2014 adalah sebesar Rp. 329,5 miliar lebih besar 23,8% dari Laba was Rp. 329,5 billion or increasing by 23,8% from 2013s Gross tahun 2014 adalah sebesar Rp. 60,73 miliar lebih besar 4,5% dari Rp. 60,73 billion, increasing by 4,5% from 2013s Income Before
Kotor di tahun 2013 adalah sebesar Rp. 266,07 miliar. Income of Rp. 266,07 billion. Laba Sebelum Pajak di tahun 2013 sebesar Rp. 58,11 miliar. Tax of Rp.58,11 billion.
6. Laba (Rugi Tahun Berjalan 6. Current Year Income (Loss)
Tabel pertumbuhan penjualan BBM dan BBK / Fuel and Special Fuel Sales Growth Table
Total Laba Tahun Berjalan Bisnis Ritel Bahan Bakar dan Gas pada Total Fuel and Gas business Income for The Current Year in
JENIS PRODUK / Type of product (KL) 2012 2013 2014 tahun 2014 adalah sebesar Rp. 40,22 miliar lebih kecil 5,1% dari 2014 was Rp. 40,22 billion, increasing by 5,1% from 2013s
Laba Tahun Berjalan di tahun 2013 sebesar Rp. 42,38 miliar. Current Year Income of Rp42,38 billion.
Premium 709,344 775,652 867,602 (Tabel profitabilitas bisnis ritel bahan bakar) (Fuel Retail Business Profitable Table)

Solar & Bio Solar 215,118 233,056 254,280

Solar Non-Subsidi 9,005 56,319 66,863 BISNIS RITEL NON-BAHAN BAKAR NON FUEL RETAIL BUSINESS
Pertamax 43,991 60,941 86,466 Kapasitas Dan Pertumbuhan Produk Bright BRIGHT Products Capacity and Growth
Pertamax Plus 13,265 14,756 17,473 Total Penjualan BRIGHT pada tahun 2014 adalah sebesar The total Bright sales in 2014 were Rp. 169,06 billion, increas-
Pertamina Dex 2,282 5,754 9,054 Rp. 169,06 miliar meningkat 20,4% dari Penjualan di tahun ing by 20,4% from 2013s Sales of Rp140,39 billion.
V-Gas 883 986 488 2013 sebesar Rp. 140,39 miliar.
Pertamax Racing 21 39 30 Pertumbuhan Penjualan BRIGHT dapat terlihat dalam table di The BRIGHT Sales Growth can be seen in the table below:
Total 993,909 1,147,503 1,302,257 bawah ini :

Tabel profitabilitas bisnis ritel bahan bakar / Fuel Retail Business Profitable Table Tabel profitabilitas bisnis ritel Bright / Bright Sales Growth Table

URAIAN / classification 2013 2014 JENIS PRODUK/ TYPE OF PRODUCT 2013 2014
(Rp Juta/ Million Rupiah)
(Rp Juta/ Million Rupiah)
Penjualan Produk Bright/ Bright Product Sales 143,811 169,064
Penjualan Fuel & CNG/ Sales Fuel & CNG 6,950,242 8,978,154
HPP Produk Bright/ COGS Bright Product 104,462 115,571
HPP Fuel & CNG/ COGS Fuel & CNG 6,684,173 8,648,653
Laba (Rugi) Kotor/ Gross Income (Loss) 39,349 53,492
Laba (Rugi) Kotor/ Gross Income (Loss) 266,069 329,501
Beban Operasi & Overhead Bright/ Operational Expenses & Bright Overhead 30,822 44,434
Beban Operasi & Overhead/ Operation Expenses & Overhead 201,967 253,766
Depresiasi & Amortisasi/ Depreciation & Amortization 2,740 5,208
Depresiasi & Amortisasi/ Depreciation & Amortization 12,694 18,411 3,851
Laba (Rugi) Usaha/ Business Income (Loss) 5,787
Laba (Rugi) Usaha/ Business Income (Loss) 51,408 57,324 564 -
Pajak/ Tax
Pendapatan (Biaya) Lain/ Other Revenue (Cost) 6,702 3,407 Laba (Rugi) Tahun Berjalan/ Current Year Income (Loss) 5,223 3,851
Pajak Penghasilan/ Income Tax 15,735 20,507
Laba (Rugi) Tahun Berjalan/ Current Year Income (Loss) 42,375 40,225

57 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 58


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

Pendapatan Dan Profitabilitas Bisnis Ritel Bright Bright Retail Business Revenue And Profitability TABEL PROFITABILITAS Non bahan bakar/ TABLE PROFITABILITY Non fuel retail
1. Laba (Rugi ) Kotor 1. Gross (Loss ) Income
URAIAN/ classification 2013 2014
Total Laba Kotor bisnis BRIGHT pada tahun 2014 adalah sebesar Total BRIGHT business Gross Income in 2014 was Rp53,49
(Rp Juta/ Million Rupiah)
Rp. 53,49 miliar lebih besar 39% dari Laba Kotor di tahun 2013 billion, increasing by 39% from 2013s Gross Income of Rp38,48
Penjualan NFR/ Sales NFR 17,441 48,139
sebesar Rp. 38,48 miliar. billion.
HPP NFR/ COGS NFR 2,864 20,143
2. Beban 2. Expenses Laba (Rugi) Kotor/ Gross Income (Loss) 14,577 27,996
Total Beban bisnis BRIGHT pada tahun 2014 adalah sebesar Total BRIGHT business expenses in 2014 were Rp44,34 billion, Beban Operasi & Overhead Bright/ Operational Expenses & Bright Overhead 9,341
4,415
Rp. 44,34 miliar lebih besar 44,16% dari Total Beban di tahun increasing by 44,16% from 2013s Total Expenses of Rp30,82 Depresiasi & Amortisasi/ Depreciation & Amortization 302 508
2013 sebesar Rp. 30,82 miliar. billion. Laba (Rugi) Usaha/ Business Income (Loss) 9,859 18,147
3. Laba (Rugi) Operasi 3. Operating Income (Loss) Pendapatan (Biaya) Lain/ Other Revenue (Cost) 2 1,823
Total Laba Operasi bisnis BRIGHT pada tahun 2014 adalah Total BRIGHT business Operating Income in 2014 was Rp9,06 Pajak/ Tax 743 332
sebesar Rp. 9,06 miliar lebih besar 18,2% dari Laba Operasi di billion, increasing by 18,2% from 2013s Operating Income of Laba (Rugi) Tahun Berjalan/ Current Year Income (Loss) 9,118 15,992
tahun 2013 sebesar Rp. 7,66 miliar. Rp7,66 billion.
4. Laba (Rugi) Usaha 4. Business Income (Loss)
Total Laba Usaha bisnis BRIGHT pada tahun 2014 adalah sebesar Total BRIGHT Business Income in 2014 was Rp3,85 billion,
Rp. 3,85 miliar lebih rendah 21,8% dari Laba Usaha di tahun 2013 decreasing from 2013s Business Income of Rp4,92 billion.
sebesar Rp. 4,93 miliar.
5. Laba (Rugi ) Sebelum Pajak 5. Income Before Tax (Loss )
Total Laba Sebelum Pajak bisnis BRIGHT pada tahun 2014 Total BRIGHT business income before tax in 2014 was Rp3,85
adalah sebesar Rp. 3,85 miliar lebih rendah 21,8% dari Laba billion, decreasing by 21,8% from 2013s income Before Tax of
Sebelum Pajak di tahun 2013 sebesar Rp. 4,92 miliar. Rp4,92 billion.
6. Laba (Rugi ) Tahun Berjalan 6. Current Year Income (Loss )
Total Laba Tahun Berjalan bisnis BRIGHT pada tahun 2014 Total BRIGHT business income for the current year in 2014 was
adalah sebesar Rp. 3,85 miliar lebih rendah 11,7% dari Laba Rp3,85 billion, decreasing by 11,7% from 2013s income for the
Tahun Berjalan di tahun 2013 sebesar Rp. 4,36 miliar. current year of Rp4,36 billion.
(Tabel profitabilitas bisnis ritel Bright) (BRIGHT Retail Business Profitability Table)

Kapasitas Dan Pertumbuhan Bisnis Ritel Non-Bahan Bakar Non-Fuel Retail Business Capacity and Growth
Bisnis Ritel Non-Bahan Bakar (NFR) meliputi usaha marketing, Non-Fuel Retail Business (NFR) comprises marketing, promotion
promosi dan periklanan, serta pemanfaatan ruang dan lahan and advertising, as well as commercial use of space and land in
yang terdapat di area SPBU. Total pendapatan dari bisnis NFR the Fueling Station area. The Total Revenue from NFR business
pada tahun 2014 adalah sebesar Rp.48,14 milliar meningkat in 2014 was Rp48,14 billion, increasing (176%) from 2013s of
(176%) dari Rp.17.44 milliar di tahun 2013. Rp17.44 billion.

Bright OliMart SPBU COCO 31.114.03 Daan Mogot, Jakarta

Bright Cafe SPBU COCO 31.401.01 Dago, Bandung

59 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 60


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

3. Laba Bruto 3. Gross Income


Analisis Kinerja Keuangan Komprehensif Comprehensive Financial Performance Total Laba Bruto Perusahaan pada tahun 2014 adalah sebe- The Companys Gross Income in 2014 was Rp. 137.717.019.616
Kinerja Keuangan Perusahaan pada tahun 2014 mengalami Analysis sar Rp. 137.717.019.616 lebih besar 16,7% dibandingkan Laba increasing by 16,7% from Rp 131.127.961.937 in 2013.
kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan tahun 2013, The Companys Financial Performance in 2014 experienced a Bruto pada tahun 2013 sebesar Rp. 131.127.961.937
dengan pencapaian Laba Bersih hingga Rp. 60.067.602.598 significant increase compared woth 2013s Performance, with
miliar atau 83,2% dari RKAP yang ditetapkan dengan demikian Nett Income amounted to Rp. 60.067.602.598 billion or 83,2% 4. Laba Usaha 4. Business Income
meningkat 7,5% dibandingkan dengan tahun 2013. of RKAP hence a 7,5% increase from 2013s income. Laba Usaha Perusahaan pada tahun 2014 adalah sebesar The Companys Business Income in 2014 was Rp.74.391.927.595,
Rp.74.391.927.595 lebih besar 18,7% dibandingkan Laba Usaha increasing by 18,7% from Rp 66.878.960.067 in 2013.
Uraian atas kinerja keuangan berikut ini mengacu pada Laporan The description of financial performance is based on The Com- pada tahun 2013 sebesar Rp. 66.878.960.067
Keuangan Perusahaan hasil dari proses audit yang dilakukan panys Financial Report audited by Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo and partners Public Accountant Office (KAP) in accordance to its 5. Laba Bersih 5. Net Income
& Rekan sesuai laporannya pada tanggal 21 Januari 2014 untuk report on January 21, 2014 for fiscal year closed on December Laba Bersih Perusahaan pada tahun 2014 adalah sebesar The Companys Net Income in 2014 was Rp60.067.602.598, in-
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 31, 2014, which is presented in this 2014 Annual Report. The Rp. 60.067.602.598 naik 7,5% dibandingkan Laba Bersih pada creasing by 7,5% from Rp55.854.566.6340 in 2013.
yang terurai dalam buku Laporan Tahunan 2014 ini. Laporan financial statement has been prepared according to the appli- tahun 2013 sebesar Rp. 55.854.566.640.
Keuangan ini disajikan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan cable Financial Standard in Indonesia. The currency used in the
yang berlaku di Indonesia. Mata uang pelaporan keuangan financial statement is Indonesia Rupiah (IDR). 6. Total Laba Komprehensif 6. Total Comprehensive Income
adalah Rupiah Indonesia (RP). Total Laba Komprehensif Perusahaan pada tahun 2014 The Companys Total Comprehensive Income in 2014 was
adalah sebesar Rp. 60.067.602.598 naik 7,5% dibandingkan Rp60.067.602.598, increasing by 7,5% from Rp55.854.566.640
LAPORAN POSISI KEUANGAN FINANCIAL STATEMENT Total Laba Komprehensif pada tahun 2013 adalah sebesar in 2013.
Aset Perusahaan The Company Assets Rp. 55.854.566.640.
Pada tahun 2014, PT. Pertamina Retail mencatat Total In 2014, PT Pertamina Retail recorded The Companys Total
Aset Perusahaan sebesar Rp. 864.218.627.626 dengan Assets of Rp864.218.627.626 with Current Assets amounted
Tabel asset perusahaan 2014 / The Companys 2014 Assets Table
komposisi Aset Lancar sebesar Rp.512.651.357.474 dan to Rp512.651.357.474 and Non-Current Assets amounted
Aset Tidak Lancar sebesar Rp.351.567.270.152. Total to Rp351.567.270.152. This amount is increasing by 29,3%
URAIAN 31 Des 2013 RKAP 2014 31 Des 2014
Aset tersebut naik 29,3% dibandingkan aset di tahun 2013 from 2013s assets, which was Rp 668.566.630.491 in which
classification (Rupiah)
yaitu sebesar Rp. 668.566.630.491 terdiri dari Aset Lancar consisting of Current Assets of Rp 450.189.552.602 and Non-
sebesar Rp. 450.189.552.602 dan Aset Tidak Lancar sebesar Current Assets of Rp.218.377.077.889. 450,189,552,602 280,737,218,933 512,651,357,474
Aset Lancar / Current Asset
Rp.218.377.077.889.
Aset Tidak Lancar / Non-Current Asset 218,377,077,889
365,115,617,384 351,567,270,152
TOTAL 668,566,630,491 645,852,836,317 864,218,627,626
Peningkatan Total Nilai Aset sebagian besar diakibatkan oleh The Companys Total Assets has increased mainly due to
adanya peningkatan Aset Lancar Perusahaan sebesar 13,84% the increase of 13,84% in The Companys Current Assets or
dari tahun lalu atau sebesar Rp.450.189.552.602 menjadi Rp.450.189.552.602 into Rp.512.651.357.474 in 2014, also
Rp.512.651.357.474 pada tahun 2014, serta adanya there was an increase of 61,0% in the Companys Non-Cur- Tabel Liabilitas DAN EKUITAS perusahaan 2014 / The Companys 2014 Liability AND EKUITAS Table
peningkatan atas Aset Tetap Perusahaan sebesar 61,0% rent Assets from last year of Rp. 218.377.077.889 into
dari tahun lalu atau sebesar Rp. 218.377.077.889 menjadi Rp. 351.567.270.152. URAIAN 31 Des 2013 RKAP 2014 31 Des 2014
Rp. 351.567.270.152. classification (Rupiah)

Liabilitas Perusahaan The Companys Liabilities Jumlah Liabilitas Jangka Pendek/ 352,690,558,698 244,434,710,016 492,681,342,982
Pada akhir tahun 2014, PT. Pertamina Retail mencatat Total At the end of 2014, PT Pertamina Retail recorded The Companys Total Current Liabilities
Liabilitas Perusahaan sebesar Rp. 495.353.139.183 yang ter- Total Liabilities of Rp. 495.353.139.183 in consists of Current Jumlah Liabilitas Jangka Panjang/ 1,492,885,677 2,801,766,045 2,671,796,201
diri dari Liabilitas Jangka Pendek yaitu Rp.492.681.342.982 Liabilities of Rp.492.681.342.982 and Non-Current Liabilities of Total Long-Term Liabilities
dan Liabilitas Jangka Panjang sebesar Rp 2.671.796.201. Rp 2.671.796.201. Jumlah Ekuitas/ Total Equity 314,383,186,117 398,616,398,255 368,865,488,443
TOTAL 668,566,630,491 645,852,836,317 864,218,627,626
Laporan Laba (Rugi) Income Statement
1. Pendapatan 1. Revenue
Perusahaan sukses membukukan Pendapatan pada tahun The Company managed to earn revenue of Rp. 9.188.708.470.539
2014 sebesar Rp. 9.188.708.470.539 meningkat 29,2% dari in 2014, increasing by 29,2% from Rp. 7.113.466.412.300
Pendapatan tahun 2013 sebesar Rp. 7.113.466.412.300 in 2013.

2. Beban Pokok Pendapatan 2. Cost Of Revenue


Beban Pokok Pendapatan Perusahaan pada tahun 2014 adalah The amount of Companys Cost Revenue in 2014 was Rp
sebesar Rp. 9.050.991.450.913. Beban ini lebih besar 29,5% 9.050.991.450.913. This cost of revenue was higher by 29,5%
dibandingkan Beban Pokok Pendapatan pada tahun 2013 ada- compared to Rp. 6.982.338.450.363. in 2013.
lah sebesar Rp. 6.982.338.450.363.

61 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 62


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

Laporan Arus Kas Cash Flow Statement


1. Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi 1. Net Cash From Operational Activities 4. Kas Dan Setara Kas Awal Tahun 4. Cash And Cash Equivalent At The Beginning Of The Year
Perusahaan mencatat nilai Kas Bersih yang diperoleh dari aktiv- The Company recorded net cash from operational activities in Kas dan Setara Kas Awal Tahun Perusahaan pada tahun 2014 The Companys Cash Equivalent at the beginning of 2014
itas operasi selama tahun 2014 sebesar Rp. 211.821.725.512 2014 of Rp 211.821.725.512 , increasing by 832,3% from Rp sebesar Rp. 127.930.597.491 naik 16,1% dari tahun 2013 was Rp. 127.930.597.491 increasing by 16,1% from Rp.
naik 832,3% dibandingkan arus Kas Bersih tahun 2013 sebesar (27.212.041.975). sebesar Rp. 110.172.631.706. 110.172.631.706 in 2013.
Rp. (27.212.041.975).
5. Kas Dan Setara Kas Akhir Tahun 5. Cash And Cash Equivalent At The End Of The Year
2. Kas Bersih Untuk Aktivitas Investasi 2. Net Cash For Investment Activities Kas dan Setara Kas Akhir Tahun Perusahaan pada tahun 2014 The Companys Cash Equivalent at the end of 2014 was Rp.
Selama tahun 2014, nilai Kas Bersih yang digunakan untuk The Companys Net Cash for investment activities in 2014 was Rp sebesar Rp. 176.785.686.789 naik 38,2% dari tahun 2013 176.785.686.789 increasing by 38,2% from Rp. 127.930.597.491
aktivitas investasi adalah sebesar Rp 157.381.335.943 naik 12% 157.381.335.943, increasing by 12% from Rp 97.221.689.169 sebesar Rp. 127.930.597.491. of 2013.
dari tahun 2013 sebesar Rp 97.221.689.169. in 2013.

3. Arus Kas Untuk Aktivasi Pendanaan 3. Cash Flow For Financing Activities
Nilai Kas Bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan The Companys Nett Cash for financing activities in 2014 was
pada tahun 2014 tercatat sebesar Rp. 5.585.300.271 sebagai Rp5.585.300.271 from dividend payment.
pengeluaran pembayaran dividen.

Tabel LAPORAN ARUS KAS 2014 CASH FLOW STATEMENT 2014 Table

URAIAN 2014 2013 classification 2014 2013


(Rupiah) (Rupiah)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 9.520.448.605.317 7.143.490.768.104 Cash receipts from customers 9.520.448.605.317 7.143.490.768.104
Pembayaran kas kepada pemasok untuk beban operasi (9.289.957.202.644) (7.157.994.437.440) Cash payments to suppliers for operating expenses (9.289.957.202.644) (7.157.994.437.440)
Pembayaran atas beban pajak penghasilan (18.669.677.161) (12.708.372.639) Payment for income tax expense (18.669.677.161) (12.708.372.639)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 211.821.725.512 (27.212.041.975) Net Cash Provided by (Used in) Operating Activities 211.821.725.512 (27.212.041.975)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan bunga 4.920.479.988 4.252.602.840 interest received 4.920.479.988 4.252.602.840
Perolehan aset tetap (111.314.874.244) (98.582.798.759) Acquisition of fixed assets (111.314.874.244) (98.582.798.759)
Perolehan aset tidak berwujud (50.986.941.687) (2.891.493.250) Acquisition of intangible assets (50.986.941.687) (2.891.493.250)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (157.381.335.943) (97.221.689.169) Net Cash Used in Investing Activities (157.381.335.943) (97.221.689.169)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari penertiban saham - 145.545.000.000 Acceptance of controlling stock - 145.545.000.000
Pembayaran Dviden (5.585.300.271) (3.353.303.071) Dividend Payment (5.585.300.271) (3.353.303.071)
Kas Bersih (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (5.585.300.271) 142.191.696.929 Net Cash (Used in) Provided by Financing Activities (5.585.300.271) 142.191.696.929

Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 48.855.089.298 17.757.965.785 Net Increase in Cash and Cash Equivalents 48.855.089.298 17.757.965.785
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 127.930.597.491 110.172.631.706 Cash and Cash Equivalents at Beginning of Year 127.930.597.491 110.172.631.706
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 176.785.686.789 127.930.597.491 Cash and Cash Equivalents at End of Year 176.785.686.789 127.930.597.491

63 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 64


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

Tingkat Kesehatan Perusahaan The Companys Soundness


Penilaian Tingkat Kesehatan Perusahaan untuk tahun 2014 The Companys Soundness Appraisal Rating for 2014 was
mendapatkan 55,50 untuk Kinerja Keuangan yang berarti 55,50 for Financial Performance, indicating a SOUND Financial
SEHAT; 8,50 untuk Kinerja Operasional yang berarti TUMBUH Performance, 8,50 for Operational Performance indicating a
SEDANG; 9,50 untuk Kinerja Administrasi yang berarti TERTIB; MODERATE GROWTH, 9,50 for Administrative Performance,
dan 73,00 untuk Kinerja Perusahaan yang berarti SEHAT A. indicating an ORDERLY Administrative Performance, and 73,00
for The Companys Performance, indicating an A SOUND.

Tabel Tingkat Kesehatan Perusahaan 2014 The Company's 2014 Soundness Performance

INDIKATOR KINERJA KEUANGAN/ RKAP 2014 AUDIETED 2014 FINANCIAL PERFORMANCE RKAP 2014 AUDIETED 2014
INDICATOR % Value of %
Financial Value of Financial
% Nilai Kinerja Keuangan % Nilai Kiinerja Keuangan
Performance Performance

ROE 22.10 20.0 19.45 17.00 ROE 22.10 20.0 19.45 17.00
ROI 20.74 15.00 12.04 12.00 ROI 20.74 15.00 12.04 12.00
Batas Keuntungan Operasi 1.01 1.00 0.81 0.00 Operating Profit Margin 1.01 1.00 0.81 0.00
Batas Keuntungan Bersih 0.74 1.50 0.65 1.50 Net Profit Margin 0.74 1.50 0.65 1.50
Perbandingan Kas 36.51 5.00 35.88 5.00 Cash Ratio 36.51 5.00 35.88 5.00
Rasio Lancar 114.85 4.00 104.05 4.00 Current Ration 114.85 4.00 104.05 4.00
Periode Terkumpul 3.00 hari 3.00 6.60 hari 3.00 Collection Period 3.00 day 3.00 6.60 day 3.00
Perputaran Persediaan 3.29 hari 3.00 4.56 hari 3.00 Rotation Supply 3.29 day 3.00 4.56 day 3.00
Perputaran Total Aset 1,522.71 3.00 1,109.32 3.00 Rotation Total Assets 1,522.71 3.00 1,109.32 3.00
Rasio Total Modal Sendiri 61,72 6.00 42.68 7.00 Total Capital Stock Ratio 61,72 6.00 42.68 7.00
Terhadap Aset Against Assets
Waktu Bunga Yang Diperoleh INF 0.00 INF 0.00 Time Interest Earned INF 0.00 INF 0.00
Ratio (TIER)
TOTAL NILAI KERJA 61.50 55.50 Total Value Of 61.50 55.50
KEUANGAN Financial Performance
KLASIFIKASIK TINGKAT CLASSIFICATION LEVEL

KINERJA KEUANGAN SEHAT SEHAT FINANCIAL PERFORMANCE SOUND SOUND

INDIKATOR KINERJA OPERASIONAL/ RKAP 2014 AUDIETED 2014 OPERATIONAL PERFORMANCE RKAP 2014 AUDIETED 2014
INDICATOR
% Value of
Financial Value of Financial
%
% Nilai Kinerja Keuangan % Nilai Kinerja Opersional
Performance Performance

Pertumbuhan Aset Produktivitas 34.39 4.00 (8.19) 0.00 Asset Productivity Growth (ASPG) 34.39 4.00 (8.19) 0.00
Pertumbuhan Penjualan 36.16 5.00 29.25 5.00 Sales Growth (SALG) 36.16 5.00 29.25 5.00
Margin Laba Bersih 12.09 3.00 (16.79) 0.00 Net Profit Margin (NPMG) 12.09 3.00 (16.79) 0.00
Penjualan Total Aset Pertumbuhan 11.47 3.00 (0.01) 0.00 Sales to Total Asset Growth (STAG) 11.47 3.00 (0.01) 0.00
Pertumbuhan Laba Bersih 52.62 5.00 7.54 4.00 Net Profit Growth (NPG) 52.62 5.00 7.54 4.00
Total Nilai Kerja Operasional 20.00 9.00 Total Value Of 20.00 9.00
Operation Performance

KINERJA KEUANGAN Tumbuh Tinggi Tumbuh Sedang FINANCIAL PERFORMANCE High Growth Medium Growth

63
65 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 64
66
3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

ADMINISTRATIVE PERFORMACE RKAP 2014 YTD DECEMBER 2014


INDIKATOR KINERJA ADMINISTRASI RKAP 2014 YTD DESEMBER 2014
INDIKATOR Administration Administration
Nilai Kinerja Administrasi Nilai Kinerja Administrasi
Performance Value Performance Value

Laporan Keuangan Bulanan 7-9 hari kalender 1.9 9 1,5 Monthly Financial Reports 7-9 calendar days 1.9 9 1,5
Laporan Manajemen Bulanan 16-19 hari kalender 1.6 19 1,5 Monthly Management Report 16-19 calendar days 1.6 19 1,5
Laporan Keuangan Audited Februari 3 Februari 3 Audited Financial Report February 3 February 3
Rancangan RKAP Agustus 3 Juli 3 RKAP Planning August 3 July 3
Total Nilai Kerja Administrasi 9.5 9 Total Value of
Work Administration 9.5 9

Klasifikasi Tingkat Kinerja Tertib Tertib Classification Performance Orderly Orderly


Administrasi

PENILAIAN TINGKAT KINERJA



PERUSAHAAN RKAP 2014 YTD DESEMBER 2014
THE COMPANY'S PERFORMANCE RKAP 2014 YTD DECEMBER 2014
THE COMPANY'S PERFORMANCE SCORING INDICATOR
SCORING INDICATOR

Indikator Kinerja Keuangan 61.50 55.50 Financial Performance Indicators 61.50 55.50
Indikator Kinerja Operasional 20.00 9.00 Operational Performance Indicators 20.00 9.00
Indikator Kinerja Administrasi 9.50 9.00 Performance Indicators Administration 9.50 9.00
Total Nilai Indikator Kinerja 91.00 73.50 Total Value of Corporate 91.00 73.50
Perusahaan Performance Indicators

Klasifikasi Tingkat Kinerja AA Sehat A Sehat Klasifikasi Tingkat Kinerja AA Sound A Sound

Perusahaan Perusahaan

Tabel Perbandingan Antar Target dan Realisasi 2014 2014 Target and Realisation Comparison

URAIAN RKAP 2014 AUDITED 2014 AUDITED URAIAN RKAP 2014 AUDITED 2014 AUDITED
TERHADAP TERHADAP
RKAP 2014 RKAP 2014

Pendapatan Usaha 9,729,939,055,486 9,188,708,470,539 94.44% Operating Revenues 9,729,939,055,486 9,188,708,470,539 94.44%
Harga Pokok Penjualan 9,587,524,830,690 9,050,991,450,913 94.40% Main Cost Of Sales 9,587,524,830,690 9,050,991,450,913 94.40%
Laba/(Rugi) Kotor 142,414,224,796 137,717,019,626 96.70% Gross Income (Loss) 142,414,224,796 137,717,019,626 96.70%
Beban Umum & Administrasi 44,056,592,691 63,325,092,031 143.74% General Expenses & Administration 44,056,592,691 63,325,092,031 143.74%
Laba/(Rugi) Usaha 98,357,632,105 74,391,927,595 75.63% Business Income (Loss) 98,357,632,105 74,391,927,595 75.63%
Pendapatan (Beban) Lain-lain 2,194,442,257 6,515,173,481 296.89% Other Revenue (Cost) 2,194,442,257 6,515,173,481 296.89%
Laba/(Rugi) sebelum Pajak 100,552,074,362 80,907,101,076 80.46% Income (Loss) Before Tax 100,552,074,362 80,907,101,076 80.46%
Pajak Penghasilan 28,392,557,564 20,839,498,478 73.40% Income Tax 28,392,557,564 20,839,498,478 73.40%
Laba/(Rugi) Tahun Berjalan 72,159,516,798 60,067,602,598 83.24% Current Year Income (Loss) 72,159,516,798 60,067,602,598 83.24%

67 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 68


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

Kemampuan Membayar Utang Dan Tingkat Kolektibilitas Debt Repayment Capacity And Collectibility Kebijakan Dividen Dividend Policy
Tingkat Kolektibilitas Piutang untuk kategori bisnis Retail ada The Debt Collection Period for Retail Business category is 60 Pada tahun 2014, Perusahaan telah membayarkan Dividen ke- In 2014, The Company has been paying out dividends to
lah 60 hari. Saat ini Kolektibilitas Piutang Perusahaan adalah days. Currently The Companys Current Debt Collection Period pada Pemilik Saham sebesar 10% dari Laba Bersih berdasarkan Shareholders amounting to 10% of net profits based on the fiscal
6,60 hari. is 6,60 days. tahun buku 2013 dengan nilai Rp. 5.585.300.271,- (lima miliar year 2013 with a value of Rp. 5.585.300.271,- (five billion five
lima ratus delapan puluh lima juta tiga ratus dua ratus tujuh hundred eighty five million three hundred thousand two hundred
Ikatan Material Investasi Barang Modal Capital Goods Investment Material Ties puluh rupiah). seventy one rupiah).
Sepanjang tahun 2014 Perusahaan belum melakukan ikatan The Company did not make any material ties for capital goods
material dalam rangka investasi barang modal. investment in 2014. Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Public Offering Fund Realisation
Perusahaan belum mencatatkan sahamnya di Pasar Modal. The Company has not listed its shares in the Stock Market. As
Informasi Dan Fakta Material Yang Terjadi Setelah Tanggal Material Information And Facts Subsequent To The Date Of Dengan demikian, tidak ada Laporan Realisasi Penggunaan Dana such, this Annual Report does not contain public offering fund
Laporan Akuntan Accountant Report Hasil Penawaran Umum dalam Laporan Tahunan ini. realisation report.
Tidak ada informasi dan fakta material yang terjadi pada kegiatan There were no material information and facts on The Companys
bisnis Perusahaan sepanjang tahun 2014 setelah Laporan business activities in 2014 arising subsequent to the date of Laporan Materi Investasi, Ekspansi Dan Akuisisi Investment, Expansion And Acquisition Material Report
Akuntan. Accountants Report. 1. Investasi 1. Investment
Pada tahun 2014, Perusahaan menargetkan beberapa investasi In 2014, The Company set a target to carry out several
Perbandingan Antar Target dan Target and Realisation Comparison meliputi perawatan dan pengelolaan SPBU dan HO, investasi IT, investments, including Fueling Stations and HO Maintenance
Realisasi dan investasi Ritel Non-Bahan Bakar dan Gerai BRIGHT. Dalam and Management, IT investment and NFR and BRIGHT Outlet.
Target Penjualan Sales Target realisasinya, pencapaian investasi yang berhasil dilakukan Pe- In reality, investment realisation only reached 61% of the initial
Target Penjualan bisnis Perusahaan yang ditetapkan pada The Companys business Gross Income (Loss) Target set in the rusahaan hanya sebesar 61% dari target yang telah ditetapkan. target.
awal tahun buku adalah sebesar Rp. 9,73 triliyun dan Realisasi beginning of the fiscal year was Rp9,73 trilion and the realisation
sebesar Rp. 9,18 triliyun lebih rendah target sebesar 5,56%. was Rp 9,18 trillion short of target by 5,56%. 2. Ekspansi 2. Expansion
Di awal tahun 2014, Perusahaan menyiapkan rencana ekspansi In the beginning of 2014, The Company prepared an expansion to
Target Laba (Rugi ) Kotor Gross Income (Loss) Target untuk membangun 14 SPBU Self Service khususnya untuk build 14 self-service Fueling Stations specifically for motorcycles
Target Laba (Rugi) Kotor bisnis Perusahaan yang ditetapkan The Companys business Gross Income (Loss) Target set at kendaraan Sepeda Motor dan target ini dapat terealisasi. Untuk and this has been accomplished. In terms of BRIGHT Outlet
pada awal tahun buku adalah sebesar Rp. 142,41 miliar dan the beginning of the fiscal year was Rp. 142,41 billion and the ekpansi Gerai BRIGHT, Perusahaan berhasil meningkatkan expansion, The Company managed to increase the number of
Realisasi sebesar Rp. 137,71 miliar lebih rendah target sebesar realisation was Rp. 137,71 billion, short of target by 5,60%. jumlah gerai lebih dari yang telah ditargetkan yaitu dari 272 outlets to 301, which exeeded the original target of 272 outlets.
5,60%. gerai menjadi 301 gerai.

Target Laba (Rugi ) Usaha Business Income (Loss) Target 3. Akuisisi 3. Acquisition
Target Laba (Rugi) Usaha bisnis Perusahaan yang ditetapkan The Companys Business Income (Loss) Target set in the begin- Di awal tahun, Perusahaan menargetkan untuk mengakuisisi At the beginning of the year, The Company is targeting to
pada awal tahun buku adalah sebesar Rp. 98,36 miliar dan ning of the fiscal year was Rp. 98,36 billion and the realisation 4 SPBU dan realisasi akuisisi Perusahaan pada tahun 2014 acquire 4 Fueling Stations and the realisation of the Companys
Realisasi sebesar Rp. 74,39 miliar lebih rendah dari target was Rp. 74,39 short of target by 24,37%. mencapai lebih dari yang telah ditargetkan dan berhasil acquisition in 2014 reached more than targeted and managed to
sebesar 24,37%. mengakuisisi hingga 10 SPBU. acquire up to 10 Fueling Stations.

Target Laba (Rugi ) Sebelum Pajak Income (Loss) Before Tax Target 4. Amandemen Perundang-Undangan 4. Laws And Regulation Report
Target Laba (Rugi) Sebelum Pajak bisnis Perusahaan yang The Companys business Income (Loss) Before Tax Target set in Di tahun 2014 kebijakan pemerintah untuk menaikkan UMR In 2014, the governments policy to raise the Regional Minimum
ditetapkan pada awal tahun buku adalah sebesar Rp. 100,55 the beginning of the fiscal year was Rp. 100,55 billion and the berpengaruh secara signifikan terhadap laporan keuangan Wage (UMR) had a significant impact on the Companys financial
miliar dan Realisasi sebesar Rp 80,90 miliar lebih rendah dari realisation was Rp 80,90 billion, short of target by 19,54%. Perusahaan. Beban Operasi yang ditanggung Perusahaan tahun statements. The Operational Expenses incurred by The Company
target sebesar 19,54%. 2014 sebesar Rp. 262.898.618.622 naik 26,94% dari tahun in 2014 amounted to Rp. 262.898.618.622 or increased
2013 sebesar Rp. 207.102.272.007. Hal ini berdampak terhadap by 26,94% compared to Rp. 207.102.272.007 in 2013.
Target Laba (Rugi ) Tahun Berjalan Income (Loss) For The Current Year Target pencapaian Laba Perusahaan sebesar Rp. 60.067.602.598 This matter had affected The Companys Income amounted
Target Laba (Rugi) Tahun Berjalan bisnis Perusahaan yang The Companys business Income (Loss) for The Current Year lebih rendah dari RKAP yang ditetapkan pada 2014 sebesa Rp. Rp60.067.602.598 which is lower that the set target in 2014
ditetapkan pada awal tahun buku adalah sebesar Rp. 72,16 Target set in the beginning of the fiscal year was Rp72,16 billion 72.159.516.798. RKAP of 72.159516.798.
miliar dan Realisasi sebesar Rp. 60,07 miliar lebih rendah dari and the realisation was Rp. 60,07 billion, short of target by
target sebesar 16,76%. 16,76%. 5. Kebijakan Akutansi 5. Accounting Policy
Sepanjang tahun 2014, tidak terjadi perubahan Kebijakan In 2014, there were no changes made in The Companys
Akuntansi Perusahaan yang berdampak signifikan terhadap Accounting Policy that caused significant impact to The
laporan keuangan Perusahaan. Companys financial statements.

69 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 70


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

BRIGHT STORES

71 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 72


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

SPBU

BRIGHT OLIMART

73 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 74


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

jumlah unit spbg tahun 2014 / total gas fueling station in 2014

jumlah unit spbU-T tahun 2014 / total T-FUELING STATIONS IN 2014

75 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 76


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

SPBU COCO 31.401.01 Dago, Bandung

77 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 78


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

OPERASI DAN PEMASARAN OPERATION AND MARKETING Program kegiatan pemasaran akan dirancang baik untuk Inline with Pertamina Way Program, marketing action plans are
Dalam rangka mencapai target Prognosa RKAP 2014 makan akan PT Pertamina Retail doing a list of works in order to achieve pemasaran secara below the line maupun pemasaran above the designed appropriately for target below the line and above the
dilakukan melalui program-program kerja berupa: Prognosa RKAP 2014s target. line, sejalan dengan program Pertamina Way. line.
Melakukan upaya pencapaian target penjualan fuel dengan Do the attainment of sales target fuel by adding a number Pengenalan (Brand Awareness) atas SPBU COCO terus digalakan Given a continuously brand awareness of COCO Fueling Station
penambahan jumlah unit bisnis SPBU dan SPBUT yang of SPBU and SPBUT business units. untuk SPBU baru maupun peningkatan pelanggan dengan by using voucher or RFID to improved customer satisfaction.
dikelola. Do operational cost efficiency, including employee menggunakan voucher mapun RFID
Terus melakukan efisiensi biaya operasi terutama biaya expenses, utilities and PBB.
pegawai, utilities, dan PBB. Increase sales point by developing linked costumer (WAA) Pencitraan dalam rangka pembedaan atara SPBU COCO dan DODO Keep on forming COCO and DODO fueling station images by
Peningkatan penjualan dengan mengembangkan langganan and other corporate clients. terus dilakukan dengan cara: pembuatan logo baru, pemasaran sign making a new logo, placing PT Pertamina Retail advertisement
berjaring (WAA) dan langganan korporasi lainnya. Developing synergies with corporate and holding subsidiary board Pertamina Retail di SPBU, akan dibuatkan pemberian jalur sign board at fuel station, provisioning BBK special line and
Mengembangkan sinergy dengan induk dan Anak in discharging the other used of fuel in COCO fueling khusus BBK, dan peningkatan service level yang berkelanjutan. improving sustainability service level.
Perusahaan lainnya dalam pemakaian BBM di SPBU COCO stations.
Mengembangkan sinergy dengan BUMN dan instansi Developing synergies with BUMN and governmental PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY DEVELOPMENT
pemerintah dalam rangka program pembatasan BBM dan institution due the restrictions of fuel and NFR business Pengembangan teknologi informasi terus dikembangkan Along with the growth of the company business, the information
pengembangan bisnis NFR development program. seiring dengan bisnis perusahan yang semakin berkembang. technologies are also continuously improving. This development
Meningkatkan upaya marketing untuk produk BBM Non Increasing marketing attempt to sell the Non-PSO to Pengembangan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendukung made to support the company business, inline with the increasing
Subsidi dengan sasaran Instansi Pemerintah dan B2B governmental institution and B2B Market, by doing an bisnis perusahaan, meningkatkan efektivitas kerja, dan akurasi of work effectiveness and data accuracy produced. Information
Market, dengan cara strategis Branding, edukasi pelanggan efficient branding, building customer awareness and data yang dihasilkan. Pengembagan teknologi informasi yang technologies made by 2014 are:
dan Bundling promosi. promotion bundling. dilakukan pada tahun 2014, antara lain: Integrated information technology system used for
Menjaga tingkat margin dengan mempertahankan dan Preserving margin level by keep on maintaining and Integrasi Sistem Teknologi Informasi yang digunakan untuk business process, including POS Integrated System on
meningkatkan grade sertifikasi Pasti Pas. improving the Pasti Pas grade certification. proses bisnis meliputi Integrasi POS System di SPBU, Fueling Station, IFCA on property business management,
Terus meningkatkan kualitas sarana dan fasilitas dalam Keep improving the quality of utilities and facilities to Integrasi IFCA di bisnis property Amanajemen, dan Integrasi and digital data on Bright Store and Caf business using
rangka peningkatan service level pelanggan increase the level of customer service. Data Digi di bisnis Bright Store dan Caf dengan aplikasi Back Back Office System application that soon will integrated
Terus memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk Keep providing ease for customer to deal at Pertamina Office System yang nantinya akan terintegrasi dengan SAP. with SAP.
bertransaksi di SPBU COCO Pertamina dengan ATM, EDC, COCO Fueling Station by using ATM, EDC and RFID Implementasi My SAP di Pertamina Retail. My SAP implementation on PT Pertamina Retail.
dan RFID berjaringan networks. Pemasangan CCTV di SPBU dan gerai Bright. CCTV installation on Fueling Stations and Bright Store and
Peningkatan kegiatan promosi untuk menambah jumlah Developing promotion events to increase the number of Implementasi Voucher Management System menggunakan Caf Stores.
pelanggan. costumer. barcode. Voucher Management System implementation using barcode.
Meningkatkan promosi untuk menambah pelanggan Improving revenue from NFR business, mainly advertising Pemasangan Sistem POS di SPBU yang belum POS system installation on Fueling Stations who has not
Meningkatkan pendapatan dari bisnis NFR terutama and rental space promotions, advertisements, lubricants, menggunakan system POS. been using POS system.
periklanan & promosi space rental, iklan, pelumas, elpiji, LPG, Bright Olimart, and Bright Store and Cafe.
Bright Oli Mart, dan Bright Store dan Caf. Perform a fuel exsiccate management that will impact on SINERGI ANTAR ANAK PERUSAHAAN SYNERGY AMONG PERTAMINA SUBSIDIARY
Melakukan manajemen pengelolaan susut BBM yang the reduction of the keel level until below 0.25%. COMPANY
berdampak pada pengurangan tingkat susut pada level Doing promotion strategy for BOM (Bright Oli Mart)
dibawah 0.25%. business trough advertisements, personal selling, or Perusahaan Jenis Pekerjaan Nilai (rp) PRESENTASE
Melakukan strategi promosi untuk bisnis BOM (Bright Oli bundling promotions, also expanding BOM business at Company TYPE OF WORK VALUE PRECENTASE
Mart) melalui iklan, personal selling, maupun Bundling COCO fueling stations and DODO fueling stations on every
Promosi, dan mengembangkan bisnis BOM di SPBU COCO strategic locations, followed with high sell of gasoline and PT Pertamina Trans Kontinental Own Used (Voucher) 402.963.973 0,11%
dan SPBU DODO dengan lokasi strategis yang disertai a lubricants. PT Tugu Pratama Indonesia Sewa Gedung & Kendaraan 2.209.742.958 0,62%
dengan penjualan BBM dan pelumas yang tinggi. Improving private label products category, such as Mini Polis Asuransi,Voucher
Melakukan pengembangan produk Category Private Label. Market products, Local Contents, and Gift or Merchandising PT Patra Jasa Own Used (Voucher) 16.954.176 0,0048%
Produk Mini Market, Local Content, serta produk Gift/ Product on Bright Business sector. PT Pertamina Patra Niaga SPBU T,Handling Fee 81.470.657.057 23,01%
Merchandising pada Bisnis Bright. Extending Bright location outside fueling station. On PT Pertamina EP Own Used (Voucher) 2.915.705.428 0.82%
PT Pertamina Hulu Energi Own Used (Voucher) 414.598.657 0,12%
Melakukan pengembangan outlet Bright yang tidak terbatas commercial location such as airports, rest areas, office
PT Pertamina Geothermal Energy Own Used (Voucher),RFID 1.017.108.991 0,29%
pada area SPBU namun pada lokasi komersial (Bandara, areas, hotels, apartments and hospitals. PT Pertamina (Persero) - Downstream Own Used (Voucher),RFID 57.583.439.231 16,27%
Rest Area, Gedung Perkantoran, Hotel, Apartment, dan Doing integrated promotion on Fuel-Bright-NFR/ PT Pertamina Gas Own Used (Voucher) 1.933.513.269 0,55%
Rumah Sakit). Complimentary business sector. PT Nusantara Regas Own Used (Voucher) 967.233.861 0,27%
Melakukan integrasi promosi di Bisnis Fuel-Bright-NFR/ PT Elnusa Petrofin SPBU T,Handling Fee 203.165.933.854 57,39%
Complimentary PT Pertamina Lubricants Own Used (Voucher) 1.144.810.932 0,32%
PT Pertamedika Pengobatan/Medical Check up 762.950.697 0,22%

TOTAL 354.005.613.084 100%

69
79 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 80
3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

1. Kerjasama pengadaan asuransi SPBU COCO dengan PT. Tugu 1. Provision of insurance for COCO fuel stations by PT Tugu FUEL & GAS RETAIL: TREND SALES 2014
Pratama Indonesia Pratama Indonesia
2. Kerjasama dengan PT. Pertamedika untuk pengobatan dan 2. Collaboration on medication and medical check-up for
medical check-up bagi DIREKSI Perusahaan company board of directors with PT Pertamedika.
3. Kerjasama dengan PT. PERTAMINA PATRA NIAGA UNTUK 3. Collaboration for providing Non-PSO transporter vehicles with
PENYEDIAAN BBM NON-SUBSIDI MOBIL TANGKI PT Pertamina Patra Niaga. SALES VOLUME PER BULAN (dalam Juta Liter) SALES VOLUME PER BULAN (dalam juta liter)

Prospek Usaha Business Outlook


Berdasarkan penelitian dari McKinsey, Konsultan Manajemen Research conducted by McKinsey, the worlds renowned
ternama dunia, jumlah kelas menengah akan bertambah tiga kali Management Consultant, predicts that middle-class population
lipat menjadi 135 juta di tahun 2030. will have triple to 135 million by 2030.

Semangat untuk mengoptimalkan potensi bisnis yang dapat PT Pertamina Retail is strongly determined to optimise any
mendukung strategi jangka panjang Perusahaan, tertanam business potentials, in support of The Companys longterm
dalam PT. Pertamina Retail. Aktif melakukan pengamatan dan strategy. Active observation and quick adaptation to external
beradaptasi terhadap kondisi eksternal baik kondisi makro- conditions are an ethos keenly preserved by the Company, by
ekonomi maupun kondisi bisnis ritel Indonesia, menjadi which it always formulates strategies for adapting to these
salah satu etos yang terus dijaga oleh Perusahaan, dimana external conditions.
Perusahaan senantiasa menciptakan strategi-strategi yang
mampu mendukung Perusahaan agar dapat beradaptasi dengan
perubahan kondisi eksternal tersebut.

Krisis global yang masih melanda Amerika dan Eropa secara Global crisis persisting in America and Europe have significantly
signifikan mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia. undermined Indonesias economy. Throughout the last quarter of
Di triwulan terakhir tahun 2014, nilai tukar Rupiah melemah 2014, rupiah weekend against the US Dollar, hitting IDR12,835
terhadap mata uang Dolar Amerika hingga mencapai Rp. 12.835 per dollar. This was contrast to the condition in 2013, when the
per Dolar jika dibandingkan pada akhir tahun 2013 dimana nilai exchange rate was IDR 12,171
tukar saat itu adalah Rp. 12.171.

Berdasarkan data Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia According to World Banks data, Indonesias economic growth
berada di angka 5,3%, lebih rendah dari perkiraan Pemerintah stood at 5,3% down from the Governments early 2014 forecast
di awal tahun 2014 sebesar 5,8%. Kondisi perekonomian of 5,8 %. Indonesias poor economy performance, if compared
Indonesia yang tidak begitu baik jika dibandingkan dengan tahun to last years was further hurt by the Governments policy that NET PROFIT PER BULAN (dalam Miliar Rupiah) NET PROFIT PER BULAN (dalam Miliar Rupiah)
sebelumnya juga diperburuk dengan Kebijakan Pemerintah raise fuel prices. It exerted a negative consequence stymied retail
menaikkan harga BBM. Hal ini berpengaruh terhadap daya beli business growth.
masyarakat sehingga pertumbuhan bisnis retail juga menurun.

Data dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Data from the Indonesian Retail Merchants Association (Aprindo)
menunjukkan pertumbuhan sektor sebesar 10%, lebih besar jika indicates a retail sector growth of only 10%, lower than last year
dibandingkan pada tahun 2013 sebesar 12,5%. Di lain pihak, 12.5%. on the other hand, Aprindo believes that retail sector
Aprindo optimis bahwa sektor ritel bisa meraih keuntungan remains profitable, in line with the rapid growth of middle class
seiring dengan bertambahnya populasi kelas menengah yang as on of The Companys target markets.
juga merupakan potensi target Perusahaan.

Berdasarkan penelitian dari konsultan manajemen ternama Research conducted by McKinsey, a world renowned
dunia, McKinsey, jumlah kelas menengah akan bertambah management consultant, predicts that middle-class population
tiga kali lipat menjadi 135 juta di tahun 2030. Pertumbuhan will have tripled to 135 million by 2030. The rapid growth of
kendaraan bermotor sejak tahun 2013 yang lebih dari 9,6% juga 9,6% motor vehicle ownership since 2013 has also contributed
mendukung bertambahnya potensi pasar bagi Perusahaan. to boosting The Companys market potentials.

Dengan adanya tren tersebut, maka Perusahaan akan secara With this positive trend, PT Pertamina Retail plans to aggressively
agresif menambah jumlah gerai baik untuk Ritel Bahan Bakar add new Fuel and Non-Fuel retail outlets, in response to market
maupun Non-Bahan Bakar untuk merespon kebutuhan pasar. demands.

81 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 82


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

KINERJA KOMPLIMENTARI 2014


KINERJA BRIGHT 2014

SALES PER BULAN (dalam Miliar Rupiah) SALES PER BULAN (dalam Miliar Rupiah) SALES VOLUME PER BULAN (dalam juta liter) SALES VOLUME PER BULAN (dalam juta liter)

NET PROFIT PER BULAN (dalam Miliar Rupiah) NET PROFIT PER BULAN (dalam Miliar Rupiah)
NET PROFIT PER BULAN (dalam Miliar Rupiah) NET PROFIT PER BULAN (dalam Miliar Rupiah)

83 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 84


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

Gambaran Umum Sistem Pengelolaan Risk Management System Overview Sebagai tindak lanjut terhadap seluruh Risk Event yang ada, As a follow up to all existing Event Risk, implementation of risk
Risiko telah dibuat rencana pelaksanaan mitigasi risiko oleh Risk Owner/ mitigation plans have been made by each Risk Owner / functions
Fungsi masing-masing yang dimonitor oleh Fungsi Business that are monitored by the Business Development function. The
Untuk mengelola ketidakpastian yang berpotensi menimbulkan To manage the uncertainty that potentially pose a threat to Development. Tujuan Monitoring adalah untuk memastikan monitoring goal is to ensure Risk Mitigation Plan is executed by
ancaman bagi kelangsungan usaha, Perusahaan telah the survival of the business, the Company has developed a risk bahwa Rencana Mitigasi Risiko dijalankan oleh Risk Owner. Untuk Risk Owner. To facilitate monitoring, Monitoring Form which can
mengembangkan strategi manajemen risiko. Strategi yang dapat management strategy. Strategies that can be taken include the memudahkan pemantauan, digunakan Form Monitoring yang be accessed on the online Risk Management system is used and
diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak transfer of risk to another party, avoiding the risk, reducing the dapat diakses pada sistem daring Risk Management updated by the Risk Owner.
lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan negative effect of risk, and to accommodate some or all of the kemudian dilakukan update oleh Risk Owner.
menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu consequences of certain risks.
Terhadap Top 14 Risk Pertamina Retail setelah dilakukan After monitoring the status of risk mitigation and pay attention
Sebagai upaya penerapan Good Corporate Governance (GCG) In an effort to Good Corporate Governance (GCG) implementation, monitoring mitigasi risiko dan dengan memperhatikan status to mitigation status of the Top 14 Pertamina Retail Risk, there is
yang baik, Pertamina Retail telah menerapkan manajemen risiko Pertamina Retail has applied risk management in the company as mitigasinya, terdapat perubahan pada level risiko yang semula a change in the level of risk that originally contained the majority
di perusahaan sebagai salah satu pilar GCG. Prinsip-prinsip ke one of GCG pillars. The principles of transparency, accountability, mayoritas terdapat pada extreme risk, maka pada triwulan IV of the extreme risk, then in the fourth quarter decreased to be at
terbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, responsibility, independence, and fairness are applied in order mengalami penurunan yang terdapat pada low sampai high risk a low level to a high risk as follows:
serta kewajaran diterapkan guna mewujudkan pengelolaan risiko to achieve effective risk management. Pertamina Retail has sebagai berikut:
secara efektif. Pertamina Retail telah menerapkan Enterprise Risk implemented an Enterprise Risk Management (ERM) since
Management (ERM) sejak tahun 2009 yang dengan pembuatan 2009 with the formation of Risk Register and determination
Risk Register dan penetapan Top Risk Pertamina Retail. Secara of Pertamina Retail Top Risk. On an ongoing basis, the
Peta Risiko Inherent / INHERENT RISK PROFILE 2014
berkelanjutan, proses implementasi ERM di Pertamina Retail implementation process of ERM in Pertamina Retail provides
memberikan perbaikan-perbaikan pada proses, kesisteman serta improvements in processes, systemic and understanding (risk
Profil Risiko Inheren
pemahaman (risk awareness) bagi para pekerja. Hal tersebut awareness) for workers. It is an achievement for Pertamina
PT Pertamina Retail
merupakan suatu pencapaian bagi Pertamina Retail. Retail.

Penerapan ERM di Pertamina Retail melibatkan seluruh fungsi ERM implementation in Pertamina Retail involving all functions
yang ada di lingkungan perusahaan baik di fungsi Kantor Pusat, exist in corporate environment both at head office functions,
6. Definitely 3, 4, 12 1
maupun unit bisnis dimana salah satu aktifitasnya adalah as well as the business unit in which one of the activities is to
membuat Risk Register dan melakukan monitoring mitigasi make the Risk Register and conduct periodic risk mitigation 5. Almost
Certain 5, 6
risiko secara berkala serta melaporkannya kepada fungsi Bisnis monitoring and reporting to the Business Development function.
Development. Pembuatan Risk Register dilakukan melalui The formation of Risk Register is done through a Updating Risk
mekanisme Updating Risk Register yangdilaksanakan setahun Register mechanism which held once a year at the beginning of 4. Likely 8, 13 7 2
sekali pada awal tahun. the year.

Profil Resiko Inheren Top 14 Risk Pertamina Retail Inherent Risk Profile Top 14 Pertamina Retail Risk 3. Moderate 14
Berdasarkan 10 risiko tertinggi Pertamina Retail, telah Based on the 10 highest Pertamina Retail risk, the Top 14 Risk
teridentifikasi Top 14 Risk berdasarkan nilai (RPN) perkalian based value (RPN) - Probability and Impact multiplication was
Probability dan Impact yaitu: identified - as follows, 2. Unlikely 9, 10, 11
No. Kejadian Resiko

1 Sales Volume BBM Non Subsidi tidak tercapai/ Volume Sales for PSO Fuel is not achieved 1. Rare
2. Sales Volume BBM Subsidi tidak tercapai/ Potential risk of high fuel/BBK operations losses
3. Potensi risiko tingginya Losses operasi BBM/ BBK/ Potential risk of high BBM/ BBK operations losses 1 2 3 4 5
Insignificant Minor Moderate Significant Catastrophic
4. Potensi risiko tingginya Losses operasi BBG/ Potential risk of high BBG operations losses
5. Potensi risiko penurunan Margin akibat turunnya Pasti Pas/ Potential risk of margin decline due to the decline of Pasti Pas
6. Potensi risiko kenaikan biaya pegawai/ Potential risk of employee fee rise
Keterangan
7. Tidak tercapainya pendapatan Bright/ Bright revenue is not achieved
8. Potensi tidak tercapainya pendapatan sewa ruang/ Potential failure to achieve space leasing income E Extreme Risk

9. Potensi tidak tercapainya pendapatan sewa ATM/ Potential failure to achieve ATM leasing income H HIgh Risk

10. Potensi tidak tercapainya target pendapatan dari periklanan/ Potential failure to achieve revenue target from advertisement placing M Medium Risk
11. Terjadi kecelakaan kerja/ Work accident occurred L Low Risk
12. Tidak tercapainya proyek pembangunan SPBU motor/ Project development of motorcycle fuel station is not achieved
13. Tidak tercapainya proyek akusisi SPBU DODO/ Accusation project of DODO Fuel Station is not achieved
14. Tidak tercapainya proyek pembangunan Bright baru/ Project development of new Bright is not achieved

85 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 86


3 MANAJEMEN RESIKO

Forum Komunikasi Ide Kantor Pusat PT Pertamina Retail,


Jakarta, 9 Oktober 2014

SUMBER DAYA MANUSIA

87 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 88


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

PENYELEKSIAN Selecting
Kandidat yang memenuhi kualifikasi administrative akan The candidate who meet administrative requirement will
menjalani tes kesehatan dan akan dipekerjakan dengan undergo a medical check-up and be recruited as contractual
status PKWT. employees (PKWT).
Penentuan Electing
Hasil psikotes, interview dan tes kesehatan akan The acceptance of prospective candidates will be determined
menentukan diterimanya calon tenaga kerja tersebut. by the psychological test, interview and medical check-up
Pelatihan results.
Setelah diterima bekerja, pekerja baru akan mengikuti Training
Training Opertator SPBU di Kantor Pusat PT Pertamina Retail, 7 Oktober 2014 pelatihan awal yang dilaksanakan oleh Departemen SDM After acceptance, the new employess will attend
dan dilanjutkan dengan pelatihan lainnya sesuai kebutuhan introduction training conducted by the HR Department and
Perusahaan menyadari bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) The Company recognises that a highly competent Human masing-masing fungsi. other relevant training based on the requirement of each
yang kompeten unggul merupakan salah satu aset utama Resources is one of The Company vital asset. Without reliable department.
Perusahaan. Tanpa adanya SDM yang handal dan loyal, kegiatan and loyal human resources, The Company will not achieve
operasional dan tumbuh kembang Perusahaan tidak akan maximum results in its operational and development activities. Komposisi Karyawan Employee Configuration
mencapai hasil yang maksimal. Jumlah pekerja di Perusahaan hingga 31 Desember 2014 As of December 31, 2014, the total number of employees in
adalah 4.854 orang terdiri dari Pekerja Kantor Pusat sebanyak The Company unit is 4,854 people consisting of 249 Head Office
Sebagai Perusahaan ritel dengan fokus penjualan produk As a leading retail company in Indonesia focusing on Fuel and 249 orang dan Pekerja di unit SPBU dan gerai BRIGHT sebanyak workers and 4,605 Fueling Stations and BRIGHT outlet workers.
Bahan Bakar dan Non-Bahan Bakar terkemuka di Indonesia, Non-Fuel sales, the Company feels obligated to continuously 4.605 orang.
Perusahan merasa berkewajiban untuk secara terus menerus develop its potential and improve the quality of human resources
mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas sumber to be in harmony with the Companys Vision, Mission and Sistem Pengembangan Sumber Daya Manusia Human Resources Development System
daya manusianya agar selalu selaras dengan Visi, Misi dan Core Values through HR requirement planning and selective Sistem Pengembangan Sumber Daya Manusia di Perusahaan Human Resources Development System in the Company is
Tata Nilai Perusahaan melalui perencanaan kebutuhan SDM recruitment process. The Company has periodically conducted diarahkan melalui program BPM (Bimbingan Pelatihan conducted through a Management Training Program which
dan proses sistem rekrutmen yang selektif, serta secara rutin various training programs and development activities, both Manajemen) yang difokuskan kepada: focused on:
melaksanakan Program Pelatihan dan Pengembangan, baik internally as well as collaborating with various external training Kompetensi Manajerial Managerial Skills
yang dilakukan sendiri atau secara internal, maupun melalui institutions and the like. Meliputi kemampuan pengelolaan usaha dan manajemen Comprising Fueling Station business and management
berbagai lembaga pelatihan dan sejenisnya. SPBU, kepemimpinan wirausaha yang berfokus pada skill and enterpreneurial leadership focusing on generating
penciptaan pendapatan yang maksimal serta efisiensi optimum revenue as well as effiiciency competitiveness.
Dalam pengembangan usahanya, Perusahaan melakukan To expand its business, the Company assesses the needs and daya saing. Operational Skills
penilaian kebutuhan dan kapabilitas tenaga kerja dengan capabilities of workers with a reference to the organisations Kompetensi Operasional Comprising operational excellence in all transactions and
mengacu kepada kebutuhan organisasi, yang tercermin dalam needs, which are described in the Long-Term Corporate Plan Meliputi kemampuan dalam melaksanakan keunggulan high-performance in all Fueling Station through a Zero-
RJPP/RKAP dan Rencana Strategis. Berdasarkan kebutuhan (RJPP)/Corporate Work and Budget Plan (RKAP). Based on these operasi pada setiap transaksi dan persiapan kehandalan Complaint Operation.
tersebut, Perusahaan memastikan kebutuhan tenaga kerja di needs, The Company effectively and efficiently determines the SPBU melalui total Zero- Complaint Operation. Sales Supervisory Skills
masing- masing fungsi disesuaikan kebutuhan terhadap tenure, quality, position, criteria, lever or post and capacity or Kompetensi Pengawasan Penjualan Conducting a proper operational explanatory skills in
waktu, jumlah, dan jabatan termasuk di dalamnya kriteria, number of workers in each department, as it sees fit. Melakukan penjelasan operasi yang tepat sebagai upaya order to build Leadership Services in The Companys retail
golongan atau posisi dan kapasitas atau jumlah orang sesuai membangun Layanan Kepemimpinan pada pelaksanaan business operations.
dengan kebutuhan Perusahaan secara efektif dan efisien. operasi bisnis Perusahaan. Key Performance Indicator Implimentation
Penerapan Indikator Prestasi Kinerja Implementing Key Performance Indicator (KPI) for Service
Rekrutmen Karyawan Employee Recruitment Menerapkan Indikator Prestasi Kinerja (KPI) Tingkat Level and disseminating Standard Operational Procedure
1. Kategori Tenaga Kerja 1. Employee Category Pelayanan dan menyiapkan sosialisasi Prosedur Standar to optimise Service Level in Fueling Station operations.
Organik Organic Operasi, agar operasi SPBU dapat memiliki tingkat kualitas
Organik adalah tenaga kerja yang direkrut oleh Perusahaan Organic is those recruited by The Company as contractual layanan yang maksimal.
dengan status kontrak atau pekerja tetap. or permanent employees.
Outsourcing Outsourced Perusahaan secara periodik melakukan pelatihan internal mau- The Company has regularly conducted internal training and
Outsourcing adalah tenaga kerja yang direkrut dan Outsourced is those recruited by third-party on contractual pun bekerja sama dengan lembaga-lembaga pelatihan eksternal collaborated with external training institutions to improve
dikontrak oleh pihak ketiga. basis. untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas pekerja. Pada employees competency and productivity. In 2014, the total
2. Proses Penerimaan Tenaga Kerja Baru 2. New Employee Recruitment Process tahun 2014, Perusahaan telah melakukan berbagai pelatihan training expenses incurred by the Company is Rp.509.900.000
Perencanaan Planning dengan total biaya sebesar Rp.509.900.000 yang terdiri dari which includes Head Office Training Cost of Rp.222.115.000,
Departemen SDM menyusun perencanaan jumlah tenaga HR Department prepares a Manpower Planning for each Biaya Pelatihan Kantor Pusat sebesar Rp.222.115.000, Biaya Fueling Stations and BRIGHT Training Cost of Rp.105.768.700
kerja sesuai fungsi berdasarkan hasil analisa masing- department based on analisys. Pelatihan SPBU dan BRIGHT sebesar Rp.105.768.700 dan and other training cost of Rp.182.016.300.
masing fungsi tersebut. training lainnya sebesar Rp.182.016.300.
Penerbitan Announcing
Pencarian kandidat yang dilakukan melalui pengumuman Candidate search is made through vacancy annoucements
di media cetak dan elektronik. in various printed and electronic media.

89 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 90


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

Dalam proses pembelajaran tenaga kerja, PT. Pertamina Retail In employee learning process, PT. Pertamina Retail conduct ed- Setiap pejabat yang menduduki jabatan Direksi adalah pejabat The Director positions can only be held by an official having
melakukan workshop pendidikan, pelatihan, coaching dan mentoring ucational workshops, training, coaching and mentoring as well as yang telah menduduki jabatan setara Manajer Umum untuk experience of holding a post equivalent to General Manager
serta pengalaman On Job Training (OJT) bagi pekerja baru untuk On the Job Training (OJT) for new workers to provide experience, posisi Direktur Utama dan jabatan setara Manajer di PT and Manager in PT Pertamina (Persero) for President Director
memberikan pengalaman, penyertaan dalam gugus tugas, agar participation in the task force, to be in harmony with the needs of Pertamina (Persero). Pengembangan suksesi kepemimpinan position. Career advancement for a senior official will be based on
dapat selaras dengan kebutuhan perusahaan. Beberapa sharing the company. Some sharing or workshop services provided are: yang diperuntukkan bagi pekerja senior dilakukan berdasarkan decision of the General Meeting of Shareholders held periodically.
atau workshop pelayanan yang diberikan adalah : pada RUPS dari Pemegang Saham yang dilakukan secara
Pelatihan service excellent Service excellent training periodik.
Pelatihan mandatory tenaga kerja terkait core competency Mandatory employee training related to core competency
Modul Pelatihan Pertamina Way Pertamina Way Training Module Untuk posisi manajer, pejabat yang menduduki jabatan tersebut The appointment for a managerial positions will be decided by
merupakan hasil keputusan dari para Pemimpin Senior dan Senior Leaders and must be based on a Decision of the Board
Sistem Pengembangan dan Pembelajaran yang Development and Learning System harus diterbitkannya Surat Keputusan Direksi. Hasil keputusan of Directors. The decision will be based on various considerations
Memperhatikan Tenaga Kerja In its development and learning system, PT. Pertamina Retail give tersebut didasarkan atas pertimbangan yang terkait kapasitas, related to the capacity, capability and KPI achievement of the
PT. Pertamina Retail dalam pengembangan dan pembelajaran attention to employee, especially for aspects: kapabilitas dan hasil pencapaian KPI oleh pejabat yang relevant official.
memperhatikan tenaga kerja, terutama untuk aspek : bersangkutan.
Perkembangan teknologi dan inovasi Technology and innovation development
Etika bisnis Business ethics Penilaian kinerja dapat diukur dengan menggunakan Perfor- Performance assessment can be measured by the Performance
Sistem Pelatihan Training System mance Managemen System (PMS) yang menngacu pada pen- Management System (PMS) which refers to employees KPI/SMK
Transfer pengetahuan Transfer of knowledge capaian KPI /SMK pekerja dengan membandingkan hasil bisnis achievement by comparing the achieved business results when
yang tercapai bila keterlibatan pekerja meningkat. Hal ini akan employees involvement was increased. This will show employees
PENILAIAN KINERJA PERFORMANCE EVALUATION menunjukan komitment pekerja terhadap organisasi melalui commitment toward organization through KPI and compliance to
Setiap pekerja Perusahaan memperoleh penilaian kinerja Each Companys employee will be evaluated each year. Employees pencapaian terhadap KPI dan kepatuhan terhadap kontrak kerja the agreed employment contract. Improvement to attendance,
yang dilakukan setiap tahunnya. Penilaian kinerja untuk performance assessment is conducted at the end of contract yang telah disepakati. Selain itu dapat dilihat keterkaitan keterli- violations and workers safety will affect organizations, workers
pekerja, dilakukan di setiap berakhirnya masa kontrak untuk period and at the end of each year for permanent employee. The batan tenaga kerja terhadap absensi, pelanggaran, keselamatan performace. The Company will need to focus on spesific treatment
pekerja kontrak dan setiap akhir tahun untuk pekerja tetap. results of this performance evaluation will be used as the basis kerja, bila terjadi peningkatan terhadap faktor tersebut, maka to make sure organisation/The Companys target can still be
Hasil dari penilaian kinerja ini, kemudian digunakan sebagai to determine the Company's policies and decisions in managing fungsi HSE dan fungsi SDM akan melakukan penelitian lebih lan- achieved.
dasar penetapan kebijakan dan keputusan Perusahaan dalam human resources, among others, to determine: jut apa yang menjadi faktor utama terjadinya masalah tersebut.
mengelola sumber daya manusia, antara lain untuk menentukan: Peningkatan terhadapa absensi, pelanggaran dan keselamatan
1. Rencana pelatihan dan pengbangan individu 1. Individual training and development plan. kerja akan mempengaruhi kinerja organisasi maupun individu
2. Perencanaan karir 2. Career plan pekerja dalam organisasi, yang memerlukan fokus penanganan
3. Perencanaan kebutuhan pekerja 3. Employees need planning tertentu agar target perusahaan / organisasi tetap dapat tercapai.
4. Remunerasi, tunjangan dan kebijakan lain yang berhubun- 4. Remuneration, benefits and other policy in regards of the
gan dengna pekerja employee
Training Pegawai Bright di Kantor Pusat PT Pertamina Retail
Jenjang Karir Karyawan Employee Career Path 30 Oktober 2014
Jenjang Karir Pekerja di Perusahaan terdiri dari beberapa ting- Employees career path in the Company consists of several levels,
katan, yaitu sebagai berikut: as follows: Kesejahteraan Karyawan Employees Welfare
Direksi Directors Perusahaan selalu berusaha memenuhi ketentuan Pemerintah The Company is commited to comply with Governent Regulations
Manajer Managers yang berhubungan dengan kesejahteraan pekerja berupa on employee welfare in terms if salary adjustment pursuant to
Asisten Manajer Assistant Managers penyesuaian besar gaji berdasar Undang-undang Tenaga Kerja the Law on Manpower No.13 of 2003 dated March 25th, 2003
Staf Senior Senior Staff No.13/2003 tanggal 25 Maret 2003 (Undang-undang Tenaga (Law on Manpower No.13). In compliance with the applicable laws
Staf Staff kerja No.13). Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- and regulations, The Company also provides various benefits for
undangan yang berlaku, Perusahaan juga menyediakan fasilitas employess, such as:
Indikator utama yang digunakan dalam kemajuan karir setiap The main indicators used in employees career advancement in bagi karyawan berupa:
pekerja di Perusahaan adalah kapabilitas, kapasitas tenaga kerja the Company are his/her capability and capacity as well as the 1. Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) 1. Employee Social Security Program (JAMSOSTEK)
dan hasil dari pencapaian Indikator Prestasi Kinerja (KPI) yang result of Key Performance Indicators (KPIs) achievement. Career Jaminan Hari Tua (JHT) Old-Age Coverage (JHT)
ditetapkan. Usulan peningkatan karir dilakukan melalui usulan advancement recommendation is made through a proposal for Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Working Accident Coverage (JKK)
kenaikan golongan. Hal ini berpatokan pada Pedoman SDM dan promotion submitted by the employees superior according to HR Jaminan Kematian Death Coverage
rekomendasi atasan pekerja. Perencanaan karir pekerja untuk Guidelines. The career path advancement planning is adjusted 2. Tunjangan Hari Raya 2. Religious Holiday Allowance
dapat menempati posisi yang lebih tinggi disesuaikan dengan to their capabilities, capacities and available positions. In that Diberikan kepada pekerja pada saat Hari Raya Given to employees during Religious Holiday
kapabilitas dan kapasitas serta posisi yang tersedia. Dalam hal ini, regard, the Company prioritizes placement for employees within 3. Tunjangan Kematian dan Uang Duka 3. Death and Funeral Benefits
Perusahaan mengutamakan pengisian posisi kepada pekerja yang its organizational structure. Diberikan kepada keluarga inti pekerja yang meninggal Given to the family of employee who passes away, in
telah berada dalam struktur organisasi Perusahaan. dunia sesuai ketentuan yang berlaku. accordance with the applicable regulations.

91 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 92


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

GRAFIK TENAGA KERJA

93 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 94


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

Tabel Pelatihan Internal dan External Dilakukan Oleh Perusahaan

REKAPITULASI PELAKSANAAN INHOUSE TRAINING

RENCANA REALISASI

No Nama Training Tanggal Jumlah Peserta Tanggal Pelaksanaan Jumlah Rencana Lokasi Anggaran
Pelaksanaan Peserta vs Pelaksanaan
Realisasi

Training HO 485 427 88,0% 222,115,000

1 Training Finance For Non Finance 28-29 Jan 2014 20 28-29 Jan 2014 20 100,0% HO, Pertamax Racing 3,800,000
2 Training CIP-QM 22 Mei 2014 2 22 Mei 2014 2 100,0% 5,085,000
3 Leadership 19 19 100,0% 3,350,000
4 Values Internalization Program 5-6 April 2014 216 5-6 April 2014 164 75,9% Menara 165 104,000,000
5 Perencanaan Bisnis 9 9 100,0% -
6 Implementasi SAP 27 Maret 2014 20 21 Maret 2014 20 100,0% HO, Pertamax Racing 1,330,000
7 Trainig for Trainer 21-22 Mei 2014 51 21-22 Mei 2014 45 88,2% HO, Pertamax Racing 28,000,000
8 Manajemen & Administrasi 17 Juli 2014 17 17 Juli 2014 17 100,0% HO, Pertamax Racing 16,700,000
Dokumentasi
9 Manajemen Resiko 19 Agustus 2014 20 19 Agustus 2014 20 100,0% HO, Pertamax Racing 4,340,000
10 Komunikasi Layanan Bahasa Inggris Oktober 2014 23 Oktober 2014 23 100,0% HO, Pertamax Racing 9,145,000
11 Penyusupan KPI 20 November 2014 35 20 November 2014 35 100,0% HO, Pertamax Racing 23,400,000
12 Induction Training 26 & 27 Nov 2014 38 26 & 27 Nov 2014 38 100,0% HO, Pertamax Racing 5,040,000
13 Supply Chain 3 Desember 2014 15 3 Desember 2014 15 100,0% HO, Pertamax Racing 17,925,000

Training Bright 325 260 80,0% 83,700,000

1 Upskilling SA Bright Store 9 Mei 2014 25 9 Mei 2014 25 100,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
2 Upskilling SA Bright Store Batch 1 12 Agustus 2014 25 12 Agustus 2014 24 96,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
3 Upskilling SA Bright Store Batch 2 20 Agustus 2014 25 20 Agustus 2014 20 80,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
4 Upskilling SA Bright Store Batch 3 28 Agustus 2014 25 28 Agustus 2014 20 80,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
5 Upskilling SA Bright Store Batch 4 4 September 2014 25 4 September 2014 18 72,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
6 Upskilling SA Bright Store Batch 5 16 September 2014 25 16 September 2014 13 52,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
7 Upskilling SA Bright Store Batch 6 18 September 2014 25 18 September 2014 11 44,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
8 Upskilling SA Bright Store Batch 7 25 September 2014 25 25 September 2014 18 72,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
9 Upskilling SA Bright Store Batch 8 2 Oktober 2014 25 2 Oktober 2014 26 104,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
10 Upskilling SA Bright Store Batch 9 9 Oktober 2014 25 9 Oktober 2014 25 100,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
11 Upskilling SA Bright Store Batch 10 6 November 2014 25 6 November 2014 15 60,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
12 Upskilling SA Bright Store Batch 11 13 November 2014 25 13 November 2014 20 80,0% HO, Pertamax Racing 6,050,000
13 Training Mekanik Bright Oil Mart 18-29 Des 2014 25 18-29 Des 2014 25 100,0% HO, Pertamax Racing 11,100,000
14 Training POS SA Bright Store 11 Desember 2014 40 11 Desember 2014 29 72,5% HO, Pertamax Racing 3,050,000
15 Training POS SA Bright Store 24 Desember 2014 40 24 Desember 2014 18 45,0% HO, Pertamax Racing 3,050,000
16 Training POS Mekanik Bright Oil Mart 7 Oktober 2014 11 7 Oktober 2014 11 100,0% Ruang Meeting lt.1 11,100,000

95 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 96


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

RENCANA REALISASI

No Nama Training Tanggal Jumlah Peserta Tanggal Pelaksanaan Jumlah Rencana Lokasi Anggaran
Pelaksanaan Peserta vs Pelaksanaan
Realisasi

Training SPBU/SPBG 377 228 60,5% 45,000,000

1 Upskilling Pengawas SPBU COCO Region III 22-23 Januari 2014 22-23 Januari 2014 0,0% HO, Pertamax Racing -
2 Salesmanship Pengawas SPBU COCO Region III 26-28 Mei 2014 52 26-28 Mei 2014 48 92,3% HO, Pertamax Racing -
3 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 1 11-12 September 2014 17 11-12 September 2014 17 100,0% HO, Pertamax Racing 7,600,000
4 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 2 24 September 2014 40 26 September 2014 21 52,5% HO, Pertamax Racing 7,600,000
5 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 3 1 Oktober 2014 38 7 Oktober 2014 15 39,5% HO, Pertamax Racing 7,500,000
6 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 4 8 Oktober 2014 39 14 Oktober 2014 12 30,8% HO, Pertamax Racing -
7 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 5 15 Oktober 2014 40 17 Oktober 2014 20 50,0% HO, Pertamax Racing -
8 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 6 24 Oktober 2014 40 24 Oktober 2014 36 90,0% HO, Pertamax Racing -
9 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 7 31 Oktober 2014 35 31 Oktober 2014 20 57,1% HO, Pertamax Racing 7,400,000
10 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 8 4 November 2014 38 4 November 2014 19 50,0% HO, Pertamax Racing 7,400,000
11 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Batch 9 11 November 2014 38 11 November 2014 20 52,6% HO, Pertamax Racing 7,500,000

TOTAL PESERTA 377 973 76,1% 368,015,000

REKAPITULASI PELAKSANAAN UNIT TRAINING


RENCANA
RENCANA REALISASI

No Nama Training Tanggal Jumlah Peserta Tanggal Pelaksanaan Jumlah Rencana Lokasi Anggaran
Pelaksanaan Peserta vs Pelaksanaan
Realisasi


Training SA BRIGHT 215 208 96,7% 23,800,000

1 Upskilling SA Bright Bandung 24 & 24 Juli 2014 25 24 & 24 Juli 2014 25


100,0% Disnaker Kota Bandung
2 Upskilling SA Bright Yogyakarta 22 Agustus 2014 20 22 Agustus 2014 20 100,0% Yogyakarta 5,800,000
3 Upskilling SA Bright Jember 30 September 2014 10 30 September 2014 10 100,0% Jember 5,800,000
4 Upskilling SA Bright Bali 29 & 30 September 2014 19 29 & 30 September 2014 12 63,2% Bali -
5 Upskilling SA Bright Semarang 19 19 100,0% Semarang 3,050,000
6 Upskilling SA Bright Tegal 18 Oktober 2014 20 18 Oktober 2014 20 100,0% Tegal 3,050,000
7 Upskilling SA Bright Yogyakarta 25 25 100,0% Yogyakarta 3,050,000
8 Upskilling SA Bright Surabaya 23 Oktober 2014 52 23 Oktober 2014 52 100,0% Yogyakarta 3,050,000
9 Introduction Pelayanan Sempurna & 23-24 Oktober 2014 25 23-24 Oktober 2014 25 100,0% Medan -
Operasional SA Bright Wash Medan

97 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 98


3 ANALISIS DAN DISKUSI MANAJEMEN ANALYSIS AND MANAGEMENT DISCUSSION

RENCANA REALISASI

No Nama Training Tanggal Jumlah Peserta Tanggal Pelaksanaan Jumlah Rencana Lokasi Anggaran
Pelaksanaan Peserta vs Pelaksanaan
Realisasi


Training PRAMUNIAGA SPBU/SPBG 56 60 107,1% 28,625,000

1 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Bali 28 & 30 September 2014 14 28 & 30 September 2014 14 100,0% Bali 11,000,000
2 Upskilling Pramuniaga SPBU/SPBG Cirebon 11 & 12 September 2014 17 11 & 12 September 2014 17 123,5% Cirebon 11,650,000
3 Fire Fighting Training 29 Desember 2014 25 29 Desember 2014 25 100,0% Kawasan Sumarecon 5,975,000
KSO Bekasi

Training Mekanik BOM 30 30 100,1% 8,260,000

1 Training Mekanik BOM 28-29 Januari 2014 20 28-29 Januari 2014 20 100,0%
2 Training Mekanik BOM 26 Maret-1 April 2014 26 Maret-1 April 2014 0,0%
3 Training Mekanik BOM 1 & 2 Juli 2014 10 1 & 2 Juli 2014 10 100,0% SMK 26 Rawamangun 8,260,000

TOTAL PESERTA 301 298 99,0% 60,685,000

REKAPITULASI PELAKSANAAN PUBLIC TRAINING


RENCANA REALISASI

No Nama Training Tanggal Jumlah Peserta Tanggal Pelaksanaan Jumlah Rencana Lokasi Anggaran
Pelaksanaan Peserta vs Pelaksanaan
Realisasi


1 Upskilling examiner PQA berbasis KKEP 2014 1 1 100,0% Hotel Patra, Bali -
2 Distinct Job Profile Development 9-10 Oktober 2014 1 9-10 Oktober 2014 1 100,0% Jakarta 4,200,000
3 Talent Assessment 16 September 2014 1 16 September 2014 1 100,0% Jakarta 1,250,000
4 IR Officer Development Program Angk. II - 2014 15-19 September 2014 2 15-19 September 2014 2 100,0% Jakarta -
5 Accident Investigation 23-25 September 2014 1 23-25 September 2014 1 100,0% Bandung -
6 Penyusunan Owner Estimate 18-20 Juni 2014 2 18-20 Juni 2014 2 100,0% Jakarta 7,400,000
7 eMoney 2004 22-23 Mei 2014 1 22-23 Mei 2014 1 100,0% Bandung 8,250,000
8 Risk Assessment & JSA Workshop 22 Juli 2014 1 22 Juli 2914 1 100,0% 4,000,000
9 Update PPH 21 12-13 Juli 2014 2 12-13 Juli 2014 2 100,0% Jakarta 6,000,000
10 Certified Recruitment & Selection Professional (CSRP) 24-25 Februari 2014 1 24-25 Februari 2014 1 100,0% Jakarta 3,000,000
11 Audit SDM Berbasis Resiko 24-25 Februari 2014 2 24-25 Februari 2014 2 100,0% Jakarta 6,000,000
12 Mengaudit Kecukupan Penerapan Manajemen Resiko 30-31 Oktober 2014 1 30-31 Oktober 2014 1 100,0% Hotel Luxton, Bandung 4,400,000
13 Certified Man Power Planning Analyst 25-26 April 2014 2 25-26 April 2014 2 100,0% Jakarta 8,500,000
14 Teknik & Implementasi WLA & 22-23 Januari 2015 2 22-23 Januari 2015 2 100,0% Yogyakara Plaza Hotel, 7,200,000
Perencanaan Kebutuhan SDM Yogyakarta
15 Teknik Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial 10-11 Desember 2014 1 10-11 Desember 2014 1 100,0% Gd. PPM Manajemen, Jakarta 3,750,000
16 Transforming Corporate Culture 26-27 November 2014 1 26-27 November 2014 1 100,0% Ritz Carlton, Jakarta 7,500,000
17 Managing Cash Flow & Treasury 19-20 Februari 2014 3 19-20 Februari 2014 3 100,0% Jakarta 9,750,000

TOTAL PESERTA 25 25 100,0% 81,200,000

TOTAL ANGGARAN 509,900,000

99 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 100


Town Hall Meeting 2014 di Kantor Pusat PT Pertamina Retail,
Jakarta, 25 April 2014

TATA KELOLA PERUSAHAAN


GOOD CORPORATE GOVERNANCE

101 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 102
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

103 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 104
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Kebijakan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Policy Yang Baik (Good Corporate Governance). Penerapan Tata Kelola Implementation of GCG at Pertamina Retail is aim to:
Tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) Good Corporate Governance is a series of mechanism or system Perusahaan yang baik di lingkungan Pertamina Retail, bertujuan 1. Optimize company value in order to have a strong
adalah suatu rangkaian mekanisme atau system yang that lead and control The Company to be in accordance with untuk: competitiveness nationally, to be able to maintain its
mengarahkan dan mengendalikan perusahaan agar sesuai Stakeholderss expectation, in line with applied regulations also 1.
Mengoptimalkan nilai Perusahaan agar memiliki existence and sustainable life to achieve The Companys
dengan harapan pemangku kepentingan (stakeholders), selaras compliance to the norms of business ethics that applies universaly daya saing yang kuat secara nasional, sehingga vision and mission.
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta and The Companys values that is held high by the entire company. mampu mempertahankan keberadaannya dan hidup 2. Encourage a professional, efficient, and effective
patuh pada norma-norma etika bisnis yang berlaku secara This mechanism influence The Companys objective determination berkelanjutan untuk mencapai maksud dan tujuan management, as well as empowering function and
universal dan tata nilai perusahaan yang dijunjung tinggi oleh and accomplishment, business risk monitoring and evaluation, Perusahaan; increasing the independence of Companys Organ.
jajaran perusahaan. Mekanisme ini mempengaruhi penetapan maximize efforts to improve performance also formation and 2. Mendorong pengelolaan Perusahaan secara profesional, 3. Encourage Companys Organ in making decisions
dan pencapaian tujuan perusahaan, pemantauan dan penilaian development of corporate culture in The Company environment. efisien, dan efektif, serta memberdayakan fungsi dan and perform actions based on high moral values and
resiko usaha, memaksimalkan upaya peningkatan kinerja dan In order to promote business efficiency, the Company is committed meningkatkan kemandirian Organ Perusahaan; compliance with laws and regulations, as well as the
pembentukan serta pengembangan budaya kerja di lingkungan to constantly to develop the existing GCG system. It aims to deliver 3. Mendorong agar Organ Perusahaan dalam membuat awareness of corporate social responsibility towards
perusahaan. Dalam rangka peningkatan efisiensi pelaksanaan excellent performance through a more professional corporate keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai stakeholders and the environment in which the
usaha, Perusahaan berkomitmen untuk terus mengembangkan governance and more transparent accountability structures. moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan Company operates;
sistem GCG yang sudah ada. Hal ini dilakukan untuk menciptakan In 2014, the Companys GCG policy remains focused on the perundang-undangan, serta kesadaran akan adanya 4. Increasing The Companys contribution for national
kinerja usaha yang baik melalui GCG yang lebih profesional dan application of GCG as a corporate culture that was implemented tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap Pemangku economy.
struktur akuntabilitas yang lebih jelas. Pada tahun 2014, kebijakan by all The Companys element in a consistent and consequent Kepentingan maupun kelestarian lingkungan di sekitar 5. Improving a condusive climate for the growth of
GCG Perusahaan tetap terfokus pada penerapan GCG sebagai manner. A sustainable GCG implementation is expected to help Perusahaan; national investment.
budaya Perusahaan agar seluruh perangkat Perusahaan dapat the company achieve its long-term business objectives in more 4. Meningkatkan kontribusi Perusahaan dalam perekonomian
mengimplementasikannya secara konsisten dan konsekuen. effective manner. The companys commitment to implementing nasional;
Penerapan GCG yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu GCG principles in every business spect and organisational level, is 5. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan
Perusahaan mencapai tujuan bisnis jangka panjang dengan lebih demonstrated by: investasi nasional
efektif. Komitmen Perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip
GCG pada setiap aspek bisnis dan pada semua jajaran organisasi, Keberhasilan pelaksanaan GCG di perusahaan harus didukung The successful implementation of GCG in the company must
diwujudkan dalam aspek-aspek berikut: integritas dan komitmen yang tinggi dari seluruh pihak yang terlibat, be supported integrity and strong commitment from all parties
Melaksanakan tugas dan tanggung jawab anggota Dewan Performing duties and responsibilities of the Board of termasuk pimpinan sampai dengan pekerja. Oleh karenanya involved, including leaders and all workers. Therefore, as a form
Komisaris dan Direksi Commissioners and Board of Directors sebagai wujud dari komitmen imepelntasi tersebut, sebagai of commitment to the implementation, as a company, we are
Menerapkan fungsi kepatuhan Enforcing compliance perusahaan, kami wajib memiliki pedoman perilaku sebagai acuan required to have a code of conduct as a reference for Companys
Pengelolaan Manajemen Risiko Implementing risk Management bagi Organ Perusahaan dan semua pekerja dalam menerapkan Organ and all workers in applying the values and business ethics
Melaksanakan transparansi keuangan dan nonkeuangan Implementing financial and non-financial transparency nilai-nilai dan etika bisnis sehingga menjadi bagian dari budaya to become part of the corporate culture. As a company that
Melengkapi serta melaksanakan tugas-tugas komite dan Completing and performing duties of SPI and committees Perusahaan. Sebagai perusahaan yang berbasis GCG, Perusahaan implement GCG, the Company has equipped itself with a variety
satuan kerja yang melaksanakan fungsi pengawasan telah melengkapi diri dengan berbagai perangkat pendukung GCG of devices supporting GCG which is unitary system to support a
internal. yang merupakan kesatuan system untuk menunjang tercapainya successful achievement of GCG implementation in the Company.
keberhasilan penerapan GCG di perusahaan. Dengan merancang By designing and establishing policies and tools to develop a
Impelentasi Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Good Corporate Governance Implementation dan menetapkan berbagai kebijakan dan perangkat untuk systematic and effective corporate governance, among others:
PT Pertamina Retail menjadikan Tata Kelola Perusahaan PT Pertamina Retail realize good corporate governance and mengembangkan GCG yang sistematis dan efektif, yang antara lain:
yang baik dan prinsip-prinsip Transparansi, Akuntabilitas, the principles of Transparency, Accountability, Responsibility,
Pertanggungjawaban, Kemandirian dan Kewajaran sebagai dasar Independence and Fairness as a basis for improvement of the Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku Guidelines on Business Ethics and Conduct
peningkatan kinerja Perseroan dengan secara terus menerus Companys performance by continuously updating the various Pedoman Etika Usaha dan Tata Perilaku ditetapkan pemberlakuannya Guidelines on Business Ethics and Conduct was set by the Man-
melakukan pemutakhiran berbagai pedoman, prosedur operasi, manuals, operating procedures, manuals in accordance with oleh Direktur Utama dan Komisaris Utama Perusahaan pada tanggal aging Director and the Commissioner of the Company on June 3,
manual sesuai dengan perubahan peraturan perundang- changes in laws and applied regulations, program transformation 03 Juni 2013, No. 001/SOP-COC/VI/2013 yang disusun untuk 2013, No. 001 / SOP-COC / VI / 2013, which is compiled to be a
undangan yang berlaku, program transformasi dan perkembangan and development of the Company. This update strengthened menjadi acuan perilaku bagi Dewan Komisaris, Direksi dan pekerja reference to the rules of conduct for the Board of Commissioners,
Perusahaan. Pemutakhiran ini dikuatkan dengan sosialisasi with dissemination and implementation. Dissemination as the sebagai pekerja Pertamina Retail dalam mengelola perusahaan Directors and employees of Pertamina Retail, in managing com-
dan penerapannya. Pelaksanaan sosialisasi sebagai komitmen Companys commitment to continually remind all stakeholders guna mencapai visi. Misi dan tujuan perusahaan. Hal-hal yang diatur panies in order to achieve its vision, mission and goals. Matters set
Perseroan untuk senantiasa mengingatkan seluruh stakeholders of the importance of good corporate governance in all work dalam pedoman ini dimaksudkan untuk, forth in this guideline is intended to:
betapa pentingnya tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap activities. 1. Mengidentifikasi nilai nilai dan standar etika selaras 1. Identified values and ethical standard in harmony with
aktivitas pekerjaan. dengan visi misi perusahaan. The Companys vision and mission.
2. Menjabarkan Tata Nilai sebagai landasan etika yang ha- 2. Elaborate the values as foundation of ethics that should
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik merupakan wujud A good GCG implementation is a form of Pertamina Retail rus diikuti oleh pekerja Pertamina Retail dalam melak- be followed by Pertamina Retail workers in performing
kepatuhan Pertamina Retail terhadap Peraturan Menteri BUMN obedience to SOE Minister Regulation Number PER 09/ sanakan tugas. their task.
Nomor PER 09/MBU/2012 tanggal 6 Juli 2012 tentang perubahan MBU/2012 dated July 6, 2012 amandment to SOE Minister 3. Menjadi acuan perilaku pekerja Pertamina Retail dalam 3. As behavior reference for Pertamina Retail workers in
atas Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER 01/MBU/2011 tanggal Regulation Number PER 01/MBU/2011 dated August 1, melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing carrying out duties and responsibilities also interact
1 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan 2011 about Good Corporate Governance Implementation. dan berinteraksi dengan stakeholders perusahaan with The Companys stakeholders.

105 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 106
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE


4. Menjelaskan secara rinci standar etika agar pekerja 4. Describe the ethical standards in detail so that Pertamina GCG Online System GCG Online System
Pertamina Retail dapat menilai bentuk kegiatan yang Retail workers can assess the form of desired activities Perusahaan telah mengembangkan sebuah program GCG online, The company has developed an online GCG program, where all
diinginkan dan membantu memberikan pertimbangan and help to give consideration if face with doubt. dimana semua pekerja wajib mengisi form Code of Conduct, workers are required to fill up the Code of Conduct, Conflict of
jika menemui keraguan dalam bertindak. Conflict of Intererest, Gratifikasi dan LHKPN secara online pada intererest, Gratuities and LHKPN, online on Companys portal.
portal Perusahaan. Dengan adanya GCG Online System, pihak With the GCG Online System, Pertamina Retail management
Pada tahun 2014, telah dilakukan penandatanganan Pedoman In 2014, Code of Business Ethics and Conduct for employees of manajemen Pertamina Retail mengharapkan agar seluruh expects that all workers can fill out an online system in a timely
Etika Usaha dan Perilaku bagi pekerja perusahaan. the company was signed. pekerja dapat mengisi GCG online system tepat pada waktunya manner and implement the principles of GCG in the companys
dan mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG dalam aktivitas business activities at any time.
Pedoman Benturan Kepentingan Conflict of Interest bisnis perusahaan setiap saat.
Pedoman Benturan Kepentingan ditetapkan pemberlakuannya The enforcement of Conflict of Interest Guidelines is set out
oleh Direktur Utama dan Komisaris Utama Pertamina Retail by the Managing Director and the Commissioner of Pertamina Whistleblowing System Whistleblowing System
pada tanggal 03 Juni 2013, No. 002/SOP-COC/VI/2013 yang Retail on June 3, 2013, No. 002 / SOP-COC / VI / 2013, Whistleblowing System (WBS) adalah suatu sistem yang Whistleblowing System (WBS) is a system to facilitate
disusun untuk memberikan arah dan acuan bagi seluruh pekerja which is ensambled to provide direction and guidance for memberikan sarana kepada para Pemangku Kepentingan, Stakeholders, especially Insan Pertamina to file a complaint
Pertamina Retail yang berkenaan dengan konflik Benturan all workers of Pertamina Retail in relations with Conflict of khususnya Insan Pertamina untuk membuat pengaduan regarding unethical behavior anonymously, confidentialy
Kepentingan (Conflict of Interest) di lingkungan Pertamina Interest at Pertamina Retail, to conform with the principles of mengenai perilaku tidak etis secara anonim, rahasia dan secara and independently. WBS is a world-class solution for
Retail, agar sesuai dengan azas Tata Kelola Perusahaan yang Good Corporate Governance (GCG ), so as to encourage the independen. WBS merupakan solusi kelas dunia untuk masalah dishonesty, farud and undue action problems within the
Baik (Good Corporate Governance), sehingga dapat mendorong implementation of high business ethics and prevent fraud and ketidakjujuran, fraud dan tindakan yang tidak semestinya di workplace environment. WBSs scope includes report filing
terlaksananya etika bisnis yang tinggi dan mencegah kecurangan other irregularities behavior. lingkungan kerja. Lingkup pengaduan WBS meliputi korupsi, of corruption, bribery, conflict of interest, theft, cheating and
serta penyimpangan perilaku lainnya. suap, benturan kepentingan, pencurian, kecurangan dan The Companys rules-breaking.
melanggar hukum aturan Perusahaan. WBS reposrting or disclosure channels can be done in several
Pedoman Gratifikasi Guidelines on Gratification Saluran pengaduan atau penyingkapan WBS dapat dilakukan ways:
Pedoman Gratifikasi ini ditetapkan oleh Direktur Utama dan This Gratification guidelines set by the Director and Commissioner melalui beberapa cara, yaitu:
Komisaris Utama Pertamina Retail pada tanggal 03 Juni 2013, of Pertamina Retail on June 3, 2013, No. 003 / SOP-
No. 003/SOP-GRATIFIKASI/VI/2013, dengan memperhatikan GRATIFICATION / VI / 2013, with regard to the development of 1. Perkara Penting 1. Major Issue
perkembangan modus gratifikasi di dunia usaha saat ini, gratification mode in todays business world. It is necessary to Sepanjang tahun 2014 tidak ditemukan perkara penting yang In 2014, there was no major issue that significantly affected the
dipandang perlu penyusunan pedoman gratifikasi yang draft a guidelines on gratification that includes the following: berpengaruh terhadap kinerja Perusahaan secara signifikan. performance of The Company.
mencakup hal-hal sebagai berikut, 1. Provide direction and guidance to employees regarding the
1. Memberikan arah dan acuan bagi pekerja Perusahaan gratification 2. Sanksi Administrasi 2. Administrative Sanction
mengenai gratifikasi 2. Provide direction and guidance to employees regarding the Sepanjang tahun 2014 tidak ditemukan kasus yang menimbulkan In 2014 there was no case that resulted in sanction for any
2. Memberikan arah dan acuan bagi pekerja Perusahaan importance of compliance to report gratuities for the protection sanksi yang dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris member of The Board of Commissioners or The Board of
mengenai pentingnya kepatuhan melaporkan gratifikasi of himself and his family from wearing allegations of bribery. maupun Direksi. Directors.
untuk perlindungan dirinya sendiri maupun keluarganya 3. Establish an organizational environment that is conscious and
dari peluang dikenakannya tuduhan tindak pidana suap. controlled in practice handling gratification so that theprinciples 3. Akses Informasi 3. Access to Information
3. Membentuk lingkungan organisasi yang sadar dan of openness and accountability in carrying out operational activities Pertama Retail menjunjung tinggi nilai keterbukaan atau The Company values highly openness or transparency in the
terkendali dalam penanganan praktek gratifikasi and daily business is getting implemented. transparansi dalam implementasi GCG. Informasi Perusahaan implementation of GCG. The Company information is available
sehingga prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam tersedia bagi semua Pemangku Kepentingan melalui media to all Stakeholders through national media and disclsure
menjalan- kan kegiatan operasional dan bisnis sehari- nasional dan kegiatan pengungkapan berdasarkan peraturan activities based on the Capital Market authoritys regulations.
hari semakin terimplementasi. otoritas Pasar Modal. Seluruh publikasi kegiatan Perusahaan All publications related to The Companys activities can be
dapat diakses melalui website Perusahaan www.pertaminaretail. accessed via The Companys website www.pertaminaretail.com.
Sosialisasi GCG GCG Dissemination com.
Pada tahun 2014, sosialisasi GCG telah diadakan pada Rapat In 2014, GCG dissemination was held on Pertamina Retail
Kerja Pertamina Retail di Hotel Sultan Jakarta tanggal, 22 Working Meeting at Hotel Sultan, Jakarta, on February 22, 4. Program Kepemilikan Saham oleh Pekerja 4. Employee Share Ownership Program
Februari 2014. Manajemen telah memberikan pembekalan 2014. Management has provided a briefing to all employees Saham Perusahaan 99,9972% dimiliki oleh PT Pertamina 99.9972% of The Companys shares are owned by PT Pertamina
kepada seluruh pekerja Perusahaan tentang GCG, termasuk about corporate governance, including the definition, benefits (Persero) dan 0,0028% dimiliki oleh PT. Pertamina Trans (Persero), and another 0,0028% is owned by PT Pertamina
pengertian, manfaat dan kendala, prinsip-prinsip GCG, proses and constraints of GCG, GCG implementation process, as well Kontinental. Hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai Trans Kontinental. Up to now, there has been no discussion
implementasi GCG, serta kunci sukses penerapan GCG di as the key to successful implementation of GCG. In the event, kepemilikan saham oleh pekerja. related to share ownership by employees.
Perusahaan. Dalam acara sosialisasi tersebut, seluruh peserta all participants were also given an explanation and training on
juga diberikan penjelasan dan pelatihan tentang tata cara filling the Companys GCG online system. 5. Permasalahan Hukum 5. Legal Case
pengisian GCG online system. Tidak ada kasus hukum yang dikenakan terhadap Perusahaan, There was no legal case filed against The Company, Board of
Dewan Komisaris maupun Direksi pada tahun 2014, baik terkait Commissioners and Board of Directors in 2014, whether in
kriminal, sipil, komersial, administrasi, hubungan industri, criminal, civil, commercial, administrative, industrial relations,
perpajakan, maupun arbitrase. tax or arbitration court.

107 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 108
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Telephone : (62) (21) 381-5909/5910/5911


KEPEMILIKAN SAHAM / STOCK OWNERSHIP
SMS : (62) (21) 381-5909/5910/5911

Facsimilie : (62) (21) 381-5912

PT Pertamina
Site : pertaminaclean.pertamina.com
(Persero)
E-mail : pertaminaclean@tipoffs.com.sg
99,9972%
Mailbox : Pertamina Clean PO BOX 2600

JKP 10026 PT Pertamina
Trans Kontinen
0,0028%
Struktur Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Structure
Struktur Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Structure
Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang In accordance with Act No. 40 of 2007 on Limited Liability
Perseroan Terbatas, Organ Perseroan terdiri dari Rapat Umum Companies, Organ of The Company consists of the General
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Organ Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners
Perseroan tersebut merupakan peran kunci dalam keberhasilan and Board of Directors. Organ of the Company is a key role in
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang baik. Organ Perseroan the successful implementation of GCG. Organ of the Company
menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan perundang- perform its functions in accordance with statutory provisions,
undangan, Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan lainnya the Articles of Association and other provisions on the basis of Sepanjang tahun 2014, Perusahaan telah melakukan RUPS Throughout 2014, the Company has conducted AGM for 8 times,
atas dasar prinsip bahwa masing-masing organ mempunyai the principle that each organ is independent in carrying out sebanyak 8 kali, dengan deskripsi sebagai berikut: with the following description:
independensi dalam melaksanakan tugas, fungsi dan tanggung the duties, functions and responsibilities for the benefit of the
jawabnya untuk kepentingan Perseroan Company.
Hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Results of General Meeting Of Shareholders

Organ RUPS / GMS 27 Januari 2014 : Penetapan Bp. Narendra Widjajanto January, 27th 2014 : Determination of Narendra Widjajanto
Perseroan / sebagai Direktur Keuangan Pertamina as Finance Director of Pertamina
Company
Retail. Retail
Organ
Direksi / Board of Directors Dewan Komisaris / Board of Commisioner 27 Februari 2014 : Penetapan Bp. Toharso sebagai February, 27th 2014 : Determination of Toharso as
Direktur Utama Pertamina Retail President Director of Pertamina Retail
3 Maret 2014 : Pengangkatan kembali Bp. Nursatyo March, 3rd 2014 : Reappoinment of Nursatyo Argo as
Sekretaris Perusahaan / Komite Audit / Argo sebagai Komisaris Pertamina Commissioner of Pertamina Retail
Corporate Secretary Audit Committee Retail. Reappoinment of Romulo Hutapea
Organ Pengangkatan kembali Bp. Romulo as Operational Director of Pertamina
Pendukung / Hutapea sebagai Direktur Operasi Retail.
Supporting Internal Auditor (SPI) / Pertamina Retail. March, 5th 2014 : General Meeting Of Shareholders
Organ Internal Auditor (SPI)
5 Maret 2014 : Rapat Umum Pemegang Saham 2013
Tahun 2013 April, 4th 2014 : Determination and ratification of 2014
HSE 4 April 2014 : Penetapan & Pengesahan Rencana of Pertamina Retail Work and Budget
Kerja dan Anggaran Perusahaan Plan.
(RKAP) P ertamina Retail 2014. Penetapan & Pengesahan Rencana
18 Juni 2014 : Penetapan Penggunaan Laba Bersih Kerja dan Anggaran Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (Rups) General Meeting Of Shareholders (Gms)
Pertamina Retail Tahun Buku 2013. (RKAP) Pertamina Retail 2014
RUPS adalah wadah para pemegang saham untuk mengambil GMS is a forum of shareholders to make decisions based on the 27 Agustus 2014 : Penetapan Penghargaan Kinerja June, 18th 2014 : Determination Utilization of Pertamina
keputusan berdasarkan kepentingan Perusahaan secara wajar interests of the Company, in a fair and transparent manner and Tahunan (Tantiem) Direksi dan Dewan Retail Net Income for Fiscal Year 2013
dan transparan serta tidak melakukan intervensi terhadap fungsi, not to intervene in the functions, duties, and authority of the Board Komisaris Pertamina Retail Tahun August, 27th 2014 : Determination of the Annual
tugas, dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi, tanpa of Commissioners and Board of Directors, without prejudice to Buku 2013. Performance Award (Bonus) for
mengurangi kewenangan RUPS untuk menjalankan haknya sesuai the authority of the General Meeting of Shareholders to exercise 10 September 2014 : Pemberhentian Bp. Narendra Widjajanto Board of Directors and Board of
dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan this right in accordance with the Statues and regulations. GMS sebagai Direktur Keuangan Pertamina Commissioners of Pertamina Retail
yang berlaku. Kewenangan RUPS antara lain mengangkat dan authority among others appoint and dismiss the Board of Retail. Fiscal Year 2013
memberhentikan Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui Commissioners and Board of Directors, approved changes in the Pengangkatan Bp. Azwani sebagai September, 10th 2014 : Termination of Narendra Widjajanto as
perubahan anggaran dasar, menyetujui laporan tahunan dan constitution, approved the annual report and determine the form Pemanggu Jabatan (PJ) Direktur Finance Director of Pertamina Retail
menetapkan bentuk dan jumlah remunerasi Dewan Komisaris and amount of remuneration for the Board of Commissioners and Keuangan & SDM Pertamina Retail. Appointment of Azwani as Stakeholder
dan Direksi. Penyelenggaraan RUPS selama tahun 2014 Board of Directors. General Meeting of Shareholders for the year Position (PJ) Finance & HR Director of
telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam UU No. 40 2014 has been implemented in accordance with the provisions Pertamina Retail.
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dan Anggaran Dasar of Law No. 40 Year 2007 on Limited Liability Company, and the
Perusahaan. Selama tahun 2014, pemberitahuan dan undangan Companys Articles of Association. During 2014, the AGM notice
RUPS kepada pemegang saham telah dilakukan. and invitation to shareholders has been done.

109 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 110
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS Board of Commissioners Members as of December 31st, 2014
Dewan Komisaris Pertamina Retail terdiri dari 1 Komisaris BOC Pertamina Retail consists of one Commissioner, 1
Komisaris Utama / President Commisioner : Suhartoko
Utama, 1 Anggota Komisaris. Anggota Dewan Komisaris Commissioner and 1 Commissioner Member. Members of the
diangkat berdasarkan hasil dari RUPS dan pencalonan tersebut Board of Commissioners are appointed based on the results Komisaris / Commisioner : Nursatyo Argo
mengikat bagi RUPS. Anggota Dewan Komisaris Perusahaan of the AGM and the nomination is bound to the AGM. Member
telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, Board of Commissioners has met the legislation, and the nature
kebutuhan dan sifat bisnis perusahaan. Anggota Dewan Komisaris of the companys business needs. Members of the Board of
tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua Commissioners has no family relationship to the second degree RAPAT KOORDINASI DIREKSI DAN COORDINATION MEETING OF THE BOARD OF
dengan anggota Dewan Komisaris lainnya atau dengan Direksi with other members of the Board of Commissioners or the Board DEWAN KOMISARIS DIRECTORS AND COMMISSIONERS
Perusahaan. of Directors of the Company. Rapat Dewan Komisaris dan Direksi, sebagaimana diatur dalam Meetings of the Board of Commissioners and Board of Directors,
Anggaran Dasar Perseroan bahwa Rapat Koordinasi Dewan as stipulated in the Articles of Association of the Company that
Tanggung jawab Dewan Komisaris Responsibilities of the Board of Commissioners Komisaris dan Direksi juga perlu mengadakan Rapat Koordinasi. the Coordination Meeting of the Board of Commissioners and
Setiap anggota Dewan Komisaris wajib dengan itikad baik dan Each member of the Board of Commissioners shall in good faith Rapat Koordinasi dilakukan untuk membahas mengenai hal- Board of Directors also need to hold a coordination meeting.
bertanggungjawab menjalankan tugas pengawasan dan pemberian and responsible, perfoming supervision duties and provision of hal yang strategis bagi operasional Perusahaan. Pada Rapat Coordination Meeting held to discuss strategic for the Companys
nasihat kepada Direksi untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan. advice to the Board of Directors for the interests and objectives Koordinasi ini juga dapat dihadiri oleh Komite Audit dan Sekretaris operations. Coordination Meeting also attended by the Audit
Setiap anggota Dewan Komisaris ikut bertanggungjawab secara of the Company. Each member of the Board of Commissioners Perusahaan. Selama tahun 2014 Rapat Koordinasi antara Committee and the Corporate Secretary. In 2014, Coordination
pribadi dan tanggung renteng atas kerugian Perusahaan apabila take responsibility individually and severally for The Company Dewan Komisaris dan Direksi telah dilaksanakan sebanyak 7 kali. Meeting between the Board of Commissioners and Board of
yang bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya. damages if the concerned is guilty or negligent to duties. Directors have been conducted as much as 7 times.
Dewan Komisaris bertanggungjawab penuh atas pengawasan BOC fully responsible for the supervision of the companys
perusahaan untuk kepentingan dan tujuan perusahaan. Dewan interests and objectives of the company. The Board also has Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris & Direksi pada Rapat Koordinasi -The Attendance Level of The Board of Commissioners
Komisaris juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan the responsibility for monitoring the effectiveness of corporate
Nama & Jabatan Kehadiran Persentase
pemantauan terhadap efektivitas praktik GCG dan memberikan governance practices and provide advice and giving suggestion
Name & Position Attendance Percentage
saran saran perbaikan sistem dan implementasi GCG to improve the implementation of GCG system.
Suhartoko 7 100%
Dalam melaksanakan tugasnya tersebut, setiap anggota Dewan In performing these duties, each member of the Board of Komisaris utama
Komisaris berkewajiban untuk: Commissioners shall be obligated to: President Commisioner
1. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan 1. Comply with the Statutes and regulations and the
Nursatyo Argo 7 100%
serta prinsip profesionalisme, efisiensi, tranparansi, kemandirian, principles of professionalism, efficiency, transparency, Komisaris
akuntabilitas pertanggungjawaban, serta kewajaran. independence, accountability, responsibility, and fairness. Commisioner
2. Beritikad baik, dan penuh kehati-hatian serta bertanggung-jawab 2. Good faith, prudence and having a responsibility in
Toharso 7 100%
dalam menjalankan tugas pengawasan juga pemberian nasihat carrying out supervisory duties also giving advice to the
kepada Direksi untuk kepentingan Perusahaan serta sesuai Board of Directors for the benefit of the Company and in Direktur Utama
dengan maksud dan tujuan Perusahaan. accordance with the Company purposes and objectives. President Director
3. Setiap anggota Dewan Komisaris ikut bertanggung jawab secara 3. Each member of the Board of Commissioners responsible Romulo Hutapea 6 85%
pribadi atas kerugian Perusahaan apabila yang bersangkutan personally for The Company damages if the concerned is Direktur Operasi
bersalah atau lalai menjalankan tugasnya. at fault or negligent to duties. Operation Director
4. Dalam hal Dewan Komisaris terdiri atas 2 (dua) anggota Dewan 4. In the event that the Board of Commissioners consists of
Narendra Widjajanto 3 42%
Komisaris atau lebih, tanggung jawab berlaku secara tanggung two (2) members of the Board of Commissioners or more,
renteng bagi setiap anggota Dewan Komisaris. responsibility applies jointly and severally for any member Direktur Keuangan
Finance Director
5. Anggota Dewan Komisaris tidak dapat dipertanggungjawab of the Board of Commissioners.
kan atas kerugian (secara pribadi atau tanggung renteng) apabila 5. Members of the Board of Commissioners can not be held Azwani 3 42%
dapat membuktikan: responsible for any damages (personal or joint liability) if Direktur Keuangan & SDM
Telah melakukan pengawasan dengan itikad baik dan it can prove: Finance & HR Director
kehati-hatian untuk kepentingan Perusahaan dan Has conducted surveillance in good faith and prudence
sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan; to the interests of the Company and in accordance with Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Duties of the Board of Commissioners
Tidak mempunyai kepentingan pribadi baik langsung the purposes and objectives; Selama kurun waktu tahun 2014 Dewan Komisaris telah melak- During the period of 2014, the Board of Commissioners has
maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan Does not have a personal interest, either directly or in- sanakan tugas dan kegiatan sebagai berikut: been carrying out the duties and activities as follows:
Direksi yang mengakibatkan kerugian; dan directly, for the management of the Board of Directors 1. Memberikan persetujuan dan pengesahan atas, 1. Provide the approval and ratification of,
Telah memberikan nasihat kepada Direksi untuk which resulted in a loss; and a. Penghapusan buku Piutang Sorong dan Kemang a. Removal of books Receivables Sorong and Kemang
mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut. Has provided advice to the Board of Directors to pre- b. Akuisisi SPBU DODO Pertamina Mastrib Surabaya b. DODO Mastrib Surabaya Fueling Station acquisition
vent the continuation of such losses. c. Kesepakatan Kerja PT Pertamina Retail Tahun 2014 c. Contract Agreements PT Pertamina Retail 2014
d. Kerjasama Operasi PT Pertamina Retail dengan d. PT Pertamina Retail Operations Cooperation with

111 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 112
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

SPBU DODO 34.40230, Jl. Laswi No. 61, Bandung. 34.40230 fueling stations, Jl. Laswi No. 61, Bandung. yang akan melakukan audit laporan Keuangan untuk to audit the financial statements for the year ended
e. Penambahan Rencana Investasi Tahun 2014 e. Addition Investment Plan 2014 Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2014. December 31, 2014.
f. Pengalihan Anggaran Tahun 2014 f. Transfer of Budget 2014 c. Menindaklanjuti hasil keputusan RUPS Tahunan Tahun c. Following up the results in Fiscal Year 2013 Annual
g. Penyertaan Modal Perusahaan Amaco Production. Ltd. g. Amaco Production Company Equity. Ltd. (Thailand) Buku 2013. General Meeting.
(Thailand) h. PT Pertamina Retail Operations Cooperation with
h. Kerjasama Operasi PT Pertamina Retail dengan SPBU DODO 24.301.07 fueling stations, Jl. Demang Lebar PROGRAM PELATIHAN/SEMINAR DALAM RANGKA TRAINING/WORKSHOP PROGRAM IN ORDER TO
DODO 24.301.07, Jl. Demang Lebar Daun No. 89, Daun No. 89, Palembang MENINGKATKAN KOMPETENSI Dewan KOMISARIS IMPROVE THE COMPETENCE OF COMMISSIONERS
Palembang i. PT Pertamina Retail Joint Operation with 2 units of Untuk meningkatkan kompetensi dan untuk menunjang To improve the competence and to support the
i. Kerjasama Operasi PT Pertamina Retail dengan 2 unit fueling stations owned by PT Summarecon Agung, Tbk. pelaksanaan tugas Dewan Komisaris PT Pertamina Retail, implementation of Commissioner task, during the year 2014,
SPBU milik PT Summarecon Agung, Tbk. j. Transfer of Budget for Bright Investment Addition selama tahun 2014 telah mengikuti program pelatihan, training programs, workshops, conferences and seminars,
j. Pengalihan Anggaran untuk Penambahan Investasi Bright 2014 workshop, konferensi dan seminar, dan Manajemen Walk and Walk Through Management, was held and attended by,
Tahun 2014 k. Transfer of Budget for Capital Investment in Amaco Through antara lain : among others:
k. Pengalihan Anggaran untuk Penyertaan Modal pada Production Co. Ltd.
Amaco Production Co. Ltd l. Change of Name Position in PT Pertamina Retail
l. Perubahan Nama Jabatan di Lingkungan PT Pertamina Organisation Structure DEWAN Komisaris / Board Of Commissioners
Retail 1. Manajemen Walk Through / Management Walk Through 10-11 April
Lokasi / Location: Yogyakarta
2. Membahas, memberi pendapat dan nasehat, serta meminta 2. To discuss, give opinions and advice, and asked for an
penjelasan antara lain mengenai: explanation, among others, regarding: 2. Manajeman Walk Through / Management Walk Through 04-07 Juni
a. Isu-isu strategis yang mempengaruhi jalannya operasional a. Strategic issues that affect the course of the companys Lokasi / Location : NTT
perusahaan; operations; 3. Manajeman Walk Through / Management Walk Through 10-11 Juli
b. Progress RKAP 2014 beserta permasalahannya; b. CBP Progress in 2014 along with the problem; Lokasi / Location : Balikpapan
c. KPI Dewan Komisaris dan Direksi, Program Kerja Direksi c. KPI Board of Commissioners and Board of Directors,
4. Manajeman Walk Through / Management Walk Through 25 Juli
Tahun 2014 the Board of Directors Work Programme 2014
d. Tindaklanjut hasil audit Auditor Eksternal maupun Auditor d. Follow up the audit results of the External Auditor and Depot Pelumpang
Internal; Internal Auditor; Lokasi / Location : Jakarta
e. Penghapusbukuan dan/atau Pemindahtanganan Aset e. Write-offs and / or transfer of assets of the Company; 5. Manajeman Walk Through / Management Walk Through 19-23 Sept
milik Perusahaan; f. Equity in the company Amaco Production Co. Ltd., Lokasi / Location : Makassar
f. Penyertaan modal di perusahaan Amaco Production Co. Thailand, as a companion shares of PT Pertamina
6. Manajeman Walk Through / Management Walk Through 13-16 Nov
Ltd, Thailand, sebagai saham pendamping PT Pertamina Lubricants;
Lubricants; g. Cooperation Network expansion operations with DODO Lokasi / Location : Balikpapan
g. Perluasan jaringan kerjasama Operasi dengan SPBU fueling stations; 7. Manajeman Walk Through / Management Walk Through 30 Nov
DODO; h. Handling Gas Supply to gas stations Lokasi / Location : SPBU Jakarta
h. Penanganan Supply Gas ke SPBU/G; i. Focus on the implementation of HSE management at
i. Fokus manajemen terkait pelaksanaan HSE di SPBU; the fueling stations;
j. Implementasi praktek Good Corporate Governance (GCG) j. Implementation of the practice of Good Corporate DIREKSI DIRECTORS
dilingkungan perusahaan; Governance (GCG) within the company; Seluruh anggota Direksi telah memenuhi peraturan perundang- All members of the Board of Directors has met the regulations
k. Kebijakan investasi dalam rangka pengembangan usaha; k. Investment policy in the context of business undangan yang berlaku dan disesuaikan dengan kebutuhan in force and tailored to the needs and nature of the companys
l. Transformasi Perusahaan (Organisasi dan SDM) dalam development; dan sifat bisnis perusahaan. Direksi terdiri dari Direktur Utama, business. The Board of Directors consists of the President
rangka menghadapi tantangan bisnis ke depan beserta l. Company Transformation (Organization and Human Direktur Operasi, dan Direktur Keuangan & SDM. Anggota Direksi Director, Director Operations, and Finance & HR Director.
kebijakan tentang tenaga outsourcing; Resources) in order to face the challenges of the future tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua Members of the Board of Directors does not have a family
m. Memantau dan memonitor pergerakan harga saham and its policy of outsourcing labor; dengan anggota Direksi lainnya atau dengan Dewan Komisaris. relationship to the second degree with other members of the
PGAS; m. Track and monitor the movement of PGAS stock prices; Anggota Direksi diangkat melalui RUPS dan jabatan direksi Board of Directors or the Board of Commissioners. Member of
n. Revisi RJPP dan Rancangan RKAP Tahun 2015. n. Revised RJPP and CBP 2015 Draft. akan berakhir apabila mengundurkan diri, tidak lagi memenuhi the Board of Directors appointed by the AGM and the function
persyaratan, meninggal dunia, diberhentikan Dewan Komisaris will end when they resigns, no longer meets the requirements,
3. Memberi tanggapan atas laporan berkala Direksi, serta men 3. Provide feedback on Directors periodic report, as well as atau berdasarkan RUPS. died, dismissed by Board of Commissioners or by GMS.
yampaikan tanggapan atas Laporan Keuangan Perusahaan submit a response to the Companys Financial Statements
Triwulanan Tahun 2014 kepada Pemegang Saham. Quarterly 2014 to shareholders. Tanggung jawab Direksi Directors Responsibility
Direksi bertanggungjawab untuk menjalankan pengurusan The Board of Directors is responsible for running the management
4. Melaksanakan tugas Dewan Komisaris terkait dengan pelak 4. Carry out the duties of the Board of Commissioners related Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan for the benefit of the Company and in accordance with the
sanaan RUPS. to implementation of the GMS. maksud dan tujuan Perseroan. Direksi berwenang menjalankan aims and objectives of the Company. The Board of Directors is
a. Membahas agenda RUPS Tahunan Tahun Buku 2013 a. Discuss the agenda for Annual General Meeting of pengurusan perusahaan sesuai dengan kebijakan yang dipandang authorized to run the management of the company in accordance
yang dilaksanakan pada tanggal 17 April 2013. Fiscal Year 2013 held on April 17, 2013. tepat, dalam batas yang ditentukan dalam peraturan perundang- with the policy that is appropriate, within the limits specified in the
b. Membahas dan mengusulkan Kantor Akuntan Publik (KAP) b. Discuss and propose Public Accounting Firm (KAP) undangan dan/atau anggaran dasar Direksi melakukan pengelo- legislation and / or articles of association of the Board of Directors

113 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 114
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

laan resiko dan perlaksanaan GCG yang baik pada seluruh jenjang to perform risk management and good corporate governance at Adapun ruang lingkup dan tanggung jawab masing-masing Di- The scope and responsibilities of each Director are as follows:
organisasi. Selain itu, Direksi juga wajib menyusun strategi all organizational levels. In addition, the Board of Directors are rektur adalah sebagai berikut:
bisnis, termasuk rencana kerja dan anggaran serta pelaksanaan also required to formulate business strategy, including the work
akuntansi dan pembukuan sesuai ketentuan perusahaan publik. plan and budget as well as the implementation of accounting and Direktur Utama President Director
bookkeeping in accordance with a public company. Ruang Lingkup Pekerjaan Scope of work
a. Direktur Utama mempunyai fungsi mengkoordinasikan a. President Director coordinating all development and operational
Direksi wajib melaksanakan tugas pokoknya dengan itikad baik The Board of Directors shall carry out its core functions in seluruh kegiatan pengembangan dan operasional per activities of the company, assisted and cooperated with other
dan penuh tanggung jawab. Setiap anggota Direksi bertanggung good faith and full responsibility. Each member of the Board of usahaan, yang dalam pelaksanaannya dibantu dan Directors.
jawab secara penuh secara pribadi dan secara tanggung renteng Directors takes full responsibility individually and severally liable bekerjasama dengan Direktur lainnya.
atas kerugian Perseroan, apabila yang bersangkutan bersalah for the loss of the Company, if such person is guilty or negligent b. Selain menjalankan fungsi sebagaimana pada ayat b. In addition, President Director also establish, manage, and
atau lalai menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan in carry out their duties in accordance with the provisions of tersebut di atas, Direktur Utama juga mempunyai fungsi control the supervision of the company management.
perundangan-undangan. regulations. menetapkan, mengelola, dan mengendalikan pengawasan
terhadap pengelolaan perusahaan.
Direksi merupakan organ perseroan yang berwenang dan The companys Board of Directors is authorized organ and
bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan untuk are fully responsible for the management of the company for Tanggung Jawab Responsibilities
kepentingan perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan the benefit of the company, in accordance with the intent and a. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan Rencana a. Plan, manage and control the Company Work Plan and
perseroan serta mewakili perseroan baik di dalam maupun di purpose of the company and represent the company both inside Kerja dan Anggaran Perusahaan serta mengevaluasi Budget and evaluate achievements.
luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. and outside the court in accordance with the provisions of the pencapaiannya. b. Plan, manage and control the supervision of the company
Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Direksi bertugas Articles of Association. Directors are appointed and dismissed b. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan management.
dan bertanggungjawab secara kolegial. Masing-masing Direktur by the GMS. Directors served and responsible collegially. Each pengawasan pengelolaan perusahaan. c. Plan, manage and control compliance with laws and
dapat bertindak dan mengambil keputusan sesuai dengan Director may act and make decisions in accordance with their c. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kepatuhan regulations.
pembagian tugas dan wewenangnya. Namun, pelaksanaan tugas duties and responsibilities. However, execution of tasks by each terhadap hukum dan perundangundangan. d. Plan, manage and control policies on corporate
oleh masing-masing Direktur tetap merupakan tanggung jawab director remains a collective responsibility. Position of each d. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan communications, institutional relations and investor
bersama. Kedudukan masing-masing anggota Direksi termasuk member of the Board of Directors including the Managing bidang komunikasi korporat, hubungan kelembagaan dan relations.
Direktur Utama adalah setara. Tugas Direktur Utama sebagai Director is equivalent. Director task as primus inter pares is to hubungan investor. e. Controlling activities on technology development,
primus inter pares adalah mengkoordinasikan kegiatan Direksi. coordinate the activities of the Board of Directors. e. Mengendalikan kegiatan pengembangan teknologi, development, and corporate information technology.
pembangunan, dan teknologi informasi secara korporat. f. Controlling the supply of fuel, operations, marketing,
Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi berkewajiban untuk : In performing its duties, the Board of Directors is obliged to: f. Mengendalikan kegiatan pasokan Bahan Bakar Minyak, ope corporate sales, as well as occupational health safety and
1. Menjalankan segala tindakan yang berhubungan dengan 1. Run all actions related to the management of the Company rasi, pemasaran, penjualan korporat, serta keselamatan environmental management.
pengurusan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan for the benefit of the Company and in accordance with kesehatan kerja dan pengelolaan lingkungan. g. Controlling the activities of budget management, treasury,
dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta the purposes and objectives as well as representing the g. Mengendalikan kegiatan pengelolaan anggaran, accounting, corporate finance, as well as social and
mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar Peng Company both inside and outside the court about all things perbendaharaan, akuntansi, keuangan perusahaan, serta environmental responsibility.
adilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan and all events with restrictions as set in the legislation, the tanggung jawab sosial dan lingkungan. h. Controlling the activities of the management of human
pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam Articles of Association and / or the general Shareholders h. Mengendalikan kegiatan pengelolaan sumber daya resources, public services and companys security,
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/ Meeting Resolution. manusia, layanan umum dan pengamanan perusahaan, logistical, organizational and business processes as well as
atau Keputusan Rapat umum Pemegang Saham. 2. In performing its duties, the Board of Directors shall devote kelogistikan, organisasi dan proses bisnis serta manajemen asset management.
2. Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi wajib mencurahkan energy, thoughts, attention and full devotion to duty, aset. i. Controlling the activities of business development strategic
tenaga, pikiran, perhatian dan pengabdiannya secara obligation and the achievement of company objectives. i. Mengendalikan kegiatan perencanaan strategis planning, business transformation and risk management.
penuh pada tugas, kewajiban dan pencapaian tujuan 3. In performing their duties, members of the Board of pengembangan bisnis, transformasi bisnis dan
Perusahaan. Directors must comply with the Companys Articles of manajemen risiko.
3. Dalam melaksanakan tugasnya, anggota Direksi harus Association and regulations and legislation required to
mematuhi Anggaran Dasar Perusahaan dan peraturan implement the principles of professionalism, efficiency, Direktur Operasi Operations Director
Perundang-undangan serta wajib melaksanakan transparency, independence, accountability, responsibility Ruang Lingkup Pekerjaan Scope of Work
prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi, and fairness. Direktur Operasi mempunyai fungsi menetapkan, mengelo- The duty of Operations Director is to establish, manage and
kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban serta 4. Each member of the Board of Directors shall in good la dan mengendalikan kebijakan perusahaan dalam peng control the operation of the companys policy, fuel and non-fuel
kewajaran. faith and full responsibility and duty to the interests of the operasian, pengembangan bisnis BBM dan Non BBM, termasuk business development, including the maintenance of supply dis-
4. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh Company with regard to the applicable legislation. didalamnya pemeliharaan jaringan distribusi supply, fasilitas
tribution networka and supporting facilities, as well as planning,
tanggung jawab menjalankan tugas untuk kepentingan penunjangnya, serta perencanaan, kebutuhan, pembangunan requirements, construction of business unit network.
dan usaha Perusahaan dengan mengindahkan jaringan unit usaha.
perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung Jawab Responsibilities
a. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan Rencana a. Plan, manage and control the Work Plan and Budget Unit in
Kerja dan Anggaran Satuan Kerja di Direktorat Operasi the Directorate of Operations and evaluate achievements.
serta mengevaluasi pencapaiannya.

115 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 116
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

b. Merencanakan, mengelola, mengendalikan, dan b. Plan, manage, control, and develop policies relating
mengembangkan kebijakan yang berkaitan dengan to the operation and development of fuel and non-
pengoperasian dan pengembangan bisnis BBM dan non fuel business following its supporting facilities.
BBM berikut fasilitas penunjangnya. c. Plan, manage, control, and develop policies related
c. Merencanakan, mengelola, mengendalikan, dan to marketing, sales and customer service.
mengembangkan kebijakan yang berkaitan dengan d. Plan, manage and control policies relating to the
pemasaran, penjualan dan layanan pelanggan. safety, health and environmental management.
d. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan
yang berkaitan dengan keselamatan, kesehatan kerja dan
pengelolaan lingkungan.

Direktur Keuangan & SDM Finance & HR Director


Ruang Lingkup Pekerjaan Scope of Work
Direktur Keuangan mempunyai fungsi menetapkan, mengelola The duty of Finance Director is to establish, manage and control
dan mengendalikan kebijakan perusahaan tentang rencana the companys policy on the Corporate Finance Directorate
kerja Direktorat Keuangan dan anggaran Perusahaan, kegiatan work plan and budget, treasury activities, the organization of
perbendaharaan, penyelenggaraan kegiatan akuntansi, accounting, financial reporting, taxation, financial management Rapat Koordinasi Direksi dan Manajemen di Kantor Pusat PT Pertamina Retail
penyusunan laporan keuangan, perpajakan, pengelolaan and program management of social and environmental
keuangan perusahaan serta pengelolaan program tanggung responsibility. Rapat Direksi Board of Directors meeting
jawab sosial dan lingkungan. Rapat Direksi dilaksanakan secara rutin setiap minggu dan Board of Directors meeting held regularly every week and at
sewaktu-waktu jika diperlukan. Rapat Direksi biasanya dihadiri any time if necessary. Board of Directors Meetings are usually
Tanggung Jawab Responsibilities oleh Vice President dan atau seluruh pejabat setingkat manajer attended by the Vice President and the entire official or manager-
a. Mengkoordinir penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran a. Coordinate the preparation of the Company Work Plan and dalam Rapat Koordinasi Direksi dan Manajemen. Selama level in Coordination Meeting of Directors and Management.
Perusahaan secara korporat serta evaluasi pencapaiannya. Budget corporately and achievement evaluation. periode 2014 Direksi telah melakukan rapat sebanyak 45 kali. During the period of 2014 the Board of Directors had met 45
b. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan Rencana b. Plan, manage and control the Directorate of Finance Work Rapat-rapat yang telah dilaksanakan selama satu tahun oleh times. Meetings that have been held by the Board of Directors
Kerja dan Anggaran Direktorat Keuangan serta evaluasi Plan and Budget and evaluation of achievements. Direksi membahas mengenai kinerja operasional Perusahaan, last year is to discuss the Companys operating performance,
pencapaiannya. c. Plan, manage and control policies and activities related to khususnya terkait aktivitas produksi di masing-masing particularly related to production activities in their respective
c. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan the company treasury. area geothermal, perkembangan proyek, kinerja keuangan areas of geothermal, project development, financial performance,
dan kegiatan yang terkait dengan perbendaharaan d. Plan, manage and control the activities of the Company perusahaan, pendanaan proyek, kemitraan untuk pengelolaan project financing, partnership for project and areas management,
perusahaan. accounting policies, financial reporting and taxation. area dan proyek, termasuk berbagai peluangdiversifikasi dan including opportunities in diversification and businesses expansion
d. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan e. Plan, manage and control policies related to long-term ekspansi usaha dan hambatan-hambatan yang dihadapi. also obstacles.
kegiatan Akuntansi perusahaan, penyusunan laporan corporate finance.
keuangan dan perpajakan. f. Plan, manage and control the implementation of policies Tingkat kehadiran pada rapat Direksi sepanjang tahun 2014 The attendance level of The Board of Directors meetings
e. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan related to social and environmental responsibility. adalah sebagai berikut: throughout 2014 are as follows:
yang terkait dengan keuangan perusahaan jangka g. Plan, manage and control policies and activities related (Total jumlah Rapat Direksi adalah 47 kali) (Total number of the Board of Directors meetings is 47 times)
panjang. to workforce planning, development and empowerment of
f. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan human resources. Tingkat Kehadiran Direksi pada Rapat Manajemen -The Attendance Level of The Board of Directors
yang terkait dengan pelaksanaan tanggung jawab sosial h. Plan, manage and control policies and activities related
dan lingkungan. to logistical, including procedures for the procurement of Nama
Kehadiran Presentase
g. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan goods and services. Name
Attendance
Precentage
dan kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan tenaga
kerja, pengembangan dan pemberdayaan sumber daya Toharso 43 89%
manusia. Romula Hutapea 44 91%
h. Merencanakan, mengelola dan mengendalikan kebijakan Narendra Widjajanto 31 64%
dan kegiatan yang berkaitan dengan kelogistikan, Azwani 14 29%
termasuk tata cara pengadaan barang dan jasa.

PROGRAM PELATIHAN DALAM RANGKA TRAINING PROGRAM IN ORDER TO IMPROVE


MENINGKATKAN KOMPETENSI DIREKSI THE COMPETENCE OF DIRECTORS
Untuk meningkatkan kompetensi dan untuk menunjang pelak- To improve the competence and to support the implementation
sanaan tugas Direksi PT Pertamina Retail, selama tahun 2014 of Directors of PT Pertamina Retail tasks during the year 2014,
telah mengikuti program pelatihan, workshop, konferensi dan training programs, workshops, conferences and seminars, was
seminar, antara lain : held and attended by:

117 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 118
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Direktur Utama President Director


No. TANGGAL ACARA LOKASI No. DATE ACARA LOCATION

1 3-4 Maret Petro Forum Hotel Shangrila 1 March 3-4 Petro Forum Hotel Shangrila
2 17 Maret 204 Mengajar Program BPS M&T Pertamina 2013 Pertamina 2 March 17, 204 BPS M&T Program Teaching Pertamina 2013 Pertamina
Angkatan II "Pengantar Industri Migas" Learning Center Batch II "Introduction to Oil and Gas Industry Learning Center
16 April 2014 Mengajar Program BPS M&T Pertamina 2013 April 16, 2014 BPS M&T Program Teaching Pertamina 2013
Angkatan II "Sales & Competencies Batch II "Sales & Competencies
(Customer Relationship Management)" (Customer Relationship Management)
23 April 2014 Mengajar Program BPS M&T Pertamina 2013 April 23, 2014 BPS M&T Program Teaching Pertamina 2013
Angkatan II "Sales & Competencies Batch II "Sales & Competencies
(Customer Value Proposition)" (Customer Value Proposition)
3 24 April 2014 Narasumber Program Radio Marketeers Industry Studio Radio Marketeers, 3 April 24, 2014 Source for Marketeers Radio Program Industry Studio Radio Marketeers,
Insight Live Show EightyEight@Kasablanka Insight Live Show EightyEight@Kasablanka
Lt.8 Lt.8
4 01 Mei 2014 Mengajar Program Competency & Capability Development Hotel Patra Jasa 4 May 01, 2014 Competency & Capability Development S&D Hotel Patra Jasa
S&D Angkatan I dan II "Initiating" Semarang Teaching Program Batch I & II "Initiating" Semarang
09 Juni 2014 Mengajar Program Competency & Capability Hotel Patra Jasa 09 Juni 2014 Mengajar Program Competency & Capability Hotel Patra Jasa
Development S&D Angkatan I dan II Bandung Development S&D Angkatan I dan II Bandung
"Initiating Action" (Batch II) "Initiating Action" (Batch II)
5 04 Juni 2014 Mengajar di Univ. Bina Nusantara (Binus) Bina Nusantara (Binus) 5 June 04, 2014 Teaching in Univ. Bina Nusantara (Binus) Bina Nusantara (Binus)
6 19 Juni 2014 Workshop Marketing Strategy 2014 Hotel Grand Hyatt 6 June 19, 2014 Workshop Marketing Strategy 2014 Hotel Grand Hyatt
7 03 Juli 2014 Pricing Excellence Workshop Hotel Borobudur 7 July 03, 2014 Pricing Excellence Workshop Hotel Borobudur
8 21-23 Agustus 2014 Risk Management for Senior Managers Hotel Sheraton Bandung 8 August 21-23 2014 Risk Management for Senior Managers Hotel Sheraton Bandung
(M&T Academy 2014) (M&T Academy 2014)
9 22-Sep-14 Mengajar Program BPS M&T PTM Pertamina Corporate 9 Sep 22, 2014 BPS M&T PTM Teaching Program Year 2014 Batch. I Pertamina Corporate
Tahun 2014 Angk. I "Pengantar Industri Migas" University "Introduction to Oil and Gas Industry" University
21 Oktober 2014 Mengajar Program BPS M&T PTM October 21, 2014 BPS M&T PTM Teaching Program Year 2014 Batch. I
Tahun 2014 Angk. I "Sales & Competencies "Sales & Competencies (Customer Relationship Mgt)"
(Customer Relationship Mgt)" October 24, 2014 BPS M&T PTM Teaching Program year 2014 Batch. I
24 Oktober 2014 Mengajar Program BPS M&T PTM "Sales & Competencies (Customer Values Proposition)"
Tahun 2014 Angk. I "Sales & Competencies 10 November 12-17 2014 BCA Tour "Winner of Appreciation Program Japan
(Customer Values Proposition)" 11 December 03-04 2014 Conference & Exhibition (Day 2) The Ritz Carlton, Pacific Place
10 12-17 November 2014 BCA Tour "Pemenang Program Apresiasi" Japan "Pertamina Energy Outlook 2015"
11 03-04 Desember 2014 Conference & Exhibition (Day 2) The Ritz Carlton, Pacific Place
"Pertamina Energy Outlook 2015"

Direktur Operasi Operations Director


No. TANGGAL EVENT LOKASI No. DATE EVENT LOCATION

1 3-4 Maret Petro Forum Hotel Shangrila 1 March 3-4 2014 Petro Forum Hotel Shangrila
2 19 Juni 2014 Workshop Marketing Strategi 2014 Hotel Grand Hyatt 2 June19 2014 Workshop Marketing Strategy 2014 Hotel Grand Hyatt
3 3 Juli 2014 Pricing Exellent Workshop Hotel Borobudur 3 July 3 2014 Pricing Exellent Workshop Hotel Borobudur

Direktur Keuangan & SDM Finance & HR Director


No. TANGGAL EVENT LOKASI No. DATE EVENT LOCATION

1 5-6 April 2014 Internalisasi Budaya Perusahaan Value Menara 165 1 April 5-6 2014 Companys Values Internalisation Value Menara 165
Internalization Session Internalization Session
2 14 April 2014 Leadership Forum Tingkat Manajerial PT Pertamina Retail Hotel Sari Pan Pacific 2 April 14 2014 Leadership Forum Managerial Level PT Pertamina Retail Hotel Sari Pan Pacific
3 26 Juni 2014 Pelatihan VBDP Modul K-24 Batch 2 2014 Hotel Borobudur 3 June, 26 2014 VBDP Training Modul K-24 Batch 2 2014 Hotel Borobudur

119 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 120
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Kunjungan Pemegang Saham


Ke SPBU COCO 31.129.02 Kuningan, Jakarta
Pada Tanggal 24 September 2014
Stakeholders visit to SPBU COCO 31.129.02 Kuningan,
Jakarta, on September 24th, 2014

Penggunaan E-Money
di Bright Olimart SPBU COCO 31.102.02 ABDUL MUIS
pada tanggal 10 Oktober 2014

E-Money utilization
at Bright Olimart SPBU COCO 31.102.02 Abdul Muis
on October 10 th, 2014

121 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 122
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Remunerasi Direksi Remuneration for Board of Directors Komite Penunjang Dewan Komisaris Board of Commissioners Supporting Committee
Direksi menerima renumerasi terdiri atas gaji, fasilitas kendaraan Directors receive remuneration that consists of salary, vehicle Untuk memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris terhadap To be able to give advise to the Board of Commissioners
jabatan, kesehatan sesuai dengan ketentuan berdasarkan facility, health benefit, as regulatated on a proposal of the Board laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh Direksi kepada regarding reports or matters submitted by the Board of
usulan Dewan Komisaris dan Direksi kepada Pemegang Saham, of Commissioners and Board of Directors to the Shareholders. Dewan Komisaris, mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan Directors, to identify issues that require attention of the
selanjutnya usulan tersebut akan dibahas dalam RUPS untuk The proposal will be discussed further at the GMS for approval. perhatian Dewan Komisaris, dan melaksanakan tugas-tugas Board of Commissioners, and perform other tasks related to
mendapatkan persetujuan. Secara garis besar, proses penetap In general, Board of Commissioners and Board of Directors lain yang berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris, antara lain the duties of the Board of Commissioners, among others, is
an remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dapat disampaikan remuneration is determined in the following chart adalah Komite Audit. the Audit Committee.
dalam suatu bagan sebagai berikut,
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Duties and Responsibilities of the Audit Committee
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit adalah untuk Is to provide opinions to the Board of Commissioners
memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris terhadap regarding reports or matters submitted by the Board of
laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh Direksi kepada Directors, identify issues that require the attention of the
Dewan Komisaris, mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan Board of Commissioners, and perform other tasks related
perhatian Dewan Komisaris, dan melaksanakan tugas-tugas to the duties of the Board of Commissioners, among others:
lain yang berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris, antara lain: a. Reviewing the financial information that will be issued
Rapat Umum Pemegang Remunerasi Anggota a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang by the company, including financial reports, projections,
Usulan Dewan Komisaris
& Direksi Saham (RUPS) Dewan Komisaris & akan dikeluarkan perusahaan seperti laporan keuangan, as well as the Long-Term Plan, Work Plan and Budget,
General Meeting of Share- Direksi proyeksi, serta Rencana Jangka Panjang, Rencana Kerja management reports and other informations.
Proposal from BOC and
BOD holder Remuneration for Member dan Anggaran Perusahaan, laporan manajemen dan b. To review the compliance to laws and regulations in
of BOC & BOD informasi lainnya. the capital market and other legislation related to the
b. Melakukan penelaahan atas ketaatan perusahaan activities of the company.
terhadap peraturan perundang-undangan di bidang c. Provide independent opinion in the event of
Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan disagreements between management and accounting
lainnya yang berhubungan dengan kegiatan perusahaan. upon the services.
c. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi d. To review the Companys system of internal control
perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan conducted by the Internal Control Unit, ensuring the
Dalam pengajuannya, Direksi mempertimbangkan pencapai In its submission, the Directors will consider the achievement of atas jasa yangdiberikan. effectiveness of the internal control system and the
an Kesepakatan Kinerja 2014, yang mencakup penilaian kerja 2014 Performance Agreements, which includes an assessment d. Melakukan penelaahan atas system pengendalian internal effectiveness of tasks implementation and assess the
individu, batasan Key Performance Indicator (KPI) dan factor of individual work, Key Performance Indicator (KPI) and other Perusahaan oleh Satuan Pengawas Intern, meliputi implementation of the activities and results of the audit
penilaian lainnya. valuation factors. memastikan efektifitas sistem pengendalian intern dan conducted.
Renumerasi Direksi Renumerasi Dewan Komisaris
efektifitas pelaksanaan tugas dan menilai pelaksanaan e. Conduct a review, selection and nomination of Public
Remuneration Director Remuneration Commissioners kegiatan serta hasil audit yang dilaksanakan. Accountants, as well as its independence and make
e. Melakukan review, seleksi dan pencalonan Akuntan recommendations of Public Accountants to the Board
4% THR 4% THR Pu blik, termasuk independensinya dan memberi of Commissioners.
8% Honorarium
Rp 8% Honorarium
Rp rekomendasi penunjukan Akuntan Publik kepada Dewan f. Conduct an assessment of the examination
Komisaris. implementation by external auditors as well as ensuring
f. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan the effectiveness of the internal control system and the
26% Pajak 26% Pajak oleh auditor eksternal meliputi memastikan efektifitas effectiveness of the implementation and assess the
sistem pengendalian intern dan efektifitas pelaksanaan implementation of the activities and results of the audit
dan menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang conducted in accordance with applicable standards.
dilaksanakan sesuai dengan standar yang berlaku. g. Reporting to the Board of Commissioners of the various
g. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko risks faced by the company and the implementation of
yang dihadapi perusahaan dan pelaksanaan manajemen risk management by the Board of Directors.
62% Penghasilan 62% Penghasilan
(Salary) (Salary) risiko oleh Direksi. h. Reviewing and reporting to the Board of Commissioners
h. Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada Dewan on complaints relating to the Company.
Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan i. Maintain the confidentiality of documents, data
Perusahaan. and information about the Company. Provide
i. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi recommendations on the improvement of the
perusahaan.Memberikan rekomendasi mengenai management control system and its implementation to
penyempurnaan sistem pengendalian manajemen serta the Board of Commissioners.
pelaksanaannya kepada Dewan Komisaris. j. Ensure there has been a satisfactory review procedures
j. Memastikan terdapat prosedur review yang memuaskan for all information issued by the company
terhadap segala informasi yang dikeluarkan perusahaan

123 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 124
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

k. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan k. Reviewing and providing advice to the Board in relation to Riwayat Jabatan, Riwayat Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit / Career History, Educational Background and

Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan the potential conflict of interest Work Experience of Audit Committee
kepentingan perusahaan

Wewenang Komite Audit Authority of Audit Committee BAMBANG SUPRIHANTO


a. Mengakses secara penuh, bebas dan tidak terbatas a. Access fully, freely and not limited to records, employees, Komite Audit / Audit Committee
terhadap catatan, karyawan, dana, aset serta sumber funds, assets and other resources related to their duties. Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja
daya perusahaan lainnya yang berkaitan dengan tugasnya. b. Communicate directly with employees, including Directors Mengawali karirnya di PT Pertamina (Persero) pada tahun 1994. Menjabat sebagai Ka. Bag. Akuntansi
b. Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk and those who run the internal audit function, risk Kilang Pertamina pada tahun 2006 dan sebagai Ka. Bag. Komptroler pada tahun 2007. Pada tahun
Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, management and accounting related to the duties and 2008 menjabat Ka. Bag. Kontroler. Pada tahun 2010, menjabat sebagai Asisten Manajer Laporan
manajemen risiko dan akuntan terkait dengan tugas dan responsibilities of the audit committee. Keuangan dan selanjutnya sebagai Manajer Keuangan Pemasaran Region IV. Pada tahun 2011,
tanggung jawab komite audit c. Involving independent authority outside audit committee to menjabat Finance M&T Off-Site Supp Region III. Kemudian diangkat mejadi Manajer di Kantor Pusat
c. Melibatkan pihak independen di luar komite audit untuk assist the implementation of duties (if required) Pertamina sejak Mei 2011 hingga Februari 2012. Kemudian ditunjuk sebagai Manajer Rekening
membantu pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan) d. Perform other authority granted by the Board of Commis- Piutang di Kantor Pusat Pertamina sejak Maret 2012.
d. Melakukan kewenangan lainnya yang diberikan oleh sioners
Dewan Komisaris e. Shall cooperate with the Internal Control Unit (SPI), among Riwayat Pendidikan
e. Wajib bekerja sama dengan Satuan Pengawas Intern others: Pada tahun 1991 lulus S1 Ekonomi Manajemen dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dan mel-
(SPI), antara lain: a. Coordinate the preparation of the annual audit work anjutkan S2 Ekonomi Manajemen di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto yang berhasil disel-
a. Berkoordinasi dalam penyusunan rencana kerja audit plan and audit. esaikan pada tahun 2007.
tahunan dan pelaksanaan audit. b. Held a meeting with the SPI if necessary, to discuss matter
b. Mengadakan pertemuan dengan SPI apabila dianggap that considered significant, and within the framework of
perlu untuk membahas masalah yang dinilai signifikan, the duties and functions of the Commissioner under Career History and Work Experience
dan masih dalam kerangka tugas dan fungsi Komisaris the legislation in force. If necessary, with approval of Started his career in PT Pertamina (Persero) in 1994. Served as Pertaminas Head of Refinery Accounting in 2006 and as the Head of
sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. the Board of Commissioners and accompanied by SPI Comptroller Department in 2007, served as Head of Controller Department. In 2010, served as Manager Assistant of Financial Report,
Apabila diperlukan, dengan persetujuan Dewan can do a review and discussion at the Unit or Unit of and subsequently as the Manager of Marketing Finance for Region IV. In 2011, served as the Finance M&T Off-Site Support for Sub-
Komisaris dan didampingi SPI dapat melakukan Work as needed to carry out assessment of the specific Region II and was sebsequently appointed as the Pertamina Head Office Manager in May 2011 and severd until February 2012. Then
peninjauan dan pembahasan di Satuan Kerja atau Unit findings that are considered necessary. was appointed as the Account Receivables Manager at Pertamina Head Office since March 2012.
Kerja sesuai kebutuhan untuk melakukan pendalaman f. Able to obtain sufficient evidence to provide assurance about
terhadap temuan tertentu yang dianggap perlu. the nature, scope, magnitude and impact of weaknesses or Educational Background
f. Dapat memperoleh bukti yang memberikan keyakinan significant changes in internal controls and their effect on In 1991, completed the Undergraduate Program of Management Economics in Gadjah Mada University and continued by enrolling in
memadai tentang sifat, lingkup, besaran dan dampak dari the financial statements. a Masters Program of Management Economics at Jenderal Sudirman University Purwokerto, which was completed in 2007.
kelemahan atau perubahan signifikan pengendalian inter- g. Upon approval of the Board of Commissioners, may
nal serta pengaruhnya terhadap laporan keuangan. request outsiders view to help provide technical guidance
g. Atas persetujuan Dewan Komisaris, dapat meminta and others at the expense of the company.
pandangan lain dari pihak luar untuk membantu
memberikan petunjuk teknis dan lain-lain atas biaya
perusahaan.

125 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 126
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan tahun 2014 Corporate Secretarys Duty Performance in 2014
Fungsi dan Tugas Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Task and Function Beberapa kegiatan terkait dengan pemangku kepentingan yang Some activities related to stakeholders that have been conducted
Sekretaris Perusahaan mempunyai fungsi serta tanggung jawab The Company Secretarys functions and responsible in policy telah dilakukan Sekretaris Perusahaan selama tahun 2014 Corporate Secretary in 2014 include:
dalam penyusunan kebijakan, perencanaan dan pengendalian making, planning and control activities related to legal, corporate antara lain:
kegiatan terkait hukum, komunikasi korporat, hubungan communications, institutional relations, investor relations, stra- 1. Menyelenggarakan RUPS Tahunan. 1. Holding Annual General Meeting.
kelembagaan, hubungan investor, manajemen strategis serta tegic management and corporate secretariat. 2. Menyelenggarakan/partisipasi Public Expose, Media Site 2. Organize / participate in Public Expose, Media Site Visit,
sekretariat korporat. Visit, Analyst Meeting, Conference, Exhibition. Analyst Meeting, Conference, Exhibition.
3. Menyelenggarakan press conference dan teleconference. 3. Holding a press conference and teleconference.
Tugas dan Tanggung Jawab Dasar Hukum Penunjukkan dan Duties and Responsibilities, Appointment Legal Basis and 4. Menjalin komunikasi dengan beberapa Pemda Setempat, 4. Communicate with some Local Government, companies
Periode Jabatan Period Position beberapa perusahaan dan lembaga-lembaga terkait and other related institutions.
Sekretaris Perusahaan mempunyai tugas : The Role of Company Secretary: lainnya. 5. Attend Board of Commissioners and Board of Directors
a. Mengendalikan pengelolaan strategi komunikasi untuk a. Controlling the management of communication strategies 5. Menghadiri setiap pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris meeting and concluded the results in Minutes of Meeting.
membangun citra korporat. to build corporate image. dan Rapat Direksi dan membuat Notulen hasil Rapat
b. Bertindak selaku wakil perusahaan dalam b. Acting as a representative of the company in communicating Dewan Komisaris dan Rapat Direksi.
mengkomunikasikan kegiatan perusahaan secara akurat the companys activities accurately and timely to all
dan tepat waktu kepada seluruh stakeholder. stakeholders.
c. Mengendalikan pengelolaan kegiatan perusahaan terkait c. Control the management of the companys activities related
dengan aspek hukum dan perundang-undangan serta to the legal aspects and legislation as well as advise and Riwayat Jabatan, Riwayat Pendidikan dan Pengalaman Kerja Sekretaris Perusahaan / Career History, Educational

memberi saran dan membantu Direksi sesuai dengan assist the Board of Directors in accordance with the duties Background and Work Experience of Corporate Secretary
tugas dan tanggung jawabnya untuk terlaksananya and responsibilities for the implementation of compliance
kepatuhan terhadap hukum dan perundang-undangan with laws and regulations of companies and corporate M. IVAN ASMARA
perusahaan dan corporate action kepada otoritas pasar action to the capital market authority, stock exchange Sekretaris Perusahaan/ Corporate Secretary
modal, otoritas bursa, investor, dan Dewan Komisaris authorities, investors, and the Board of Commissioners Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja
serta Kementerian terkait. and the Ministry related. Memulai karirnya di PT Pertamina Retail sebagai Manajer Bright pada tahun 2008. Selanjutnya
d. Mengendalikan pelaksanaan pengelolaan mekanisme d. Controlling the implementation of management menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan.
dalam pengungkapan informasi secara internal maupun mechanisms disclosure internally and externally in
eksternal sesuai dengan kepentingan perusahaan dan accordance with the interests of the company and the Riwayat Pendidikan
kebutuhan pemegang saham serta pihak-pihak lain yang needs of shareholders and other parties associated with Menyelesaikan pendidikan S1 Manajemen Pemasaran di Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1993.
berhubungan dengan perusahaan. the company. Pada tahun 1997, sempat mengikuti program pendidikan S2 Magister Manajemen di Universitas
e. Menyampaikan Laporan Tahunan Perusahaan, Laporan e. Delivering the Companys Annual Report, Financial Indonusa Esa Unggul (IEU).
Keuangan, dan Laporan Berkelanjutan kepada stakeholder. Statements, and Sustainability Reports to stakeholders.
f. Mengkoordinasikan penyelenggaraan rapat direksi, f. Coordinate the implementation of board meeting, board
rapat direksi dengan dewan komisaris, rapat kinerja meeting with the commissioner, meeting the companys
perusahaan dan Rapat Umum Pemegang Saham, serta performance and the General Meeting of Shareholders, as Career History and Work Experience Educational Background
menatausahakan dan menyimpan dokumen Perusahaan. well as administer and store company documents. Started his career in PT Pertamina Retail as Bright Manager in Completed the Undergraduate Program of Marketing
g. Mengendalikan pelaksanaan kajian dan pemberian g. Control the execution of the study and providing 2008. Subsequently served as The Company Secretary. Management in Universitas Trisakti, Jakarta in 1993. In 1997,
rekomendasi kepada Direksi terkait berbagai isu strategis recommendations to the Board of Directors related to had the opportunity to obtain a Masters Degree of Magister of
perusahaan, penyediaan informasi dan laporan bagi various strategic issues, providing information and reports Management in Indonusa Esa Unggul University (IEU).
Direksi, serta pengelolaan kegiatan kesekretariatan to the Board of Directors, as well as the management
Direksi. Directors secretarial activities.

Selain tugas-tugas tersebut, Sekretaris Perusahaan juga In addition to these tasks, Company Secretary also oversees:
membawahi: Legal Units
Unit Hukum /Legal Corporate Communications Unit
Unit Komunikasi Korporat

127 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 128
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Satuan Pengawas Internal Internal Audit Unit 5. Auditor Satuan Pengawasan Intern dilarang melakukan 5. Auditor Internal Audit prohibited from geminating duties
Fungsi Satuan Pengawas Internal dijalankan oleh Satuan Internal Audit Unit function is executed by Internal Control Unit perangkapan tugas termasuk pelaksana kegiatan include executing the company's operations.
Pengawasan Intern (SPI) yang dipimpin oleh seorang Kepala (SPI) which is is led by a Head of Internal Audit Unit and reports operasional perusahaan.
Satuan Pengawasan Internal dan bertanggung jawab langsung directly to the Managing Director. Audit results are reported in
kepada Direktur Utama. Hasil Audit dilaporkan melalui Laporan the Audit Report (LHA) and are presented to the Managing Di- PIAGAM SATUAN PENGAWAS INTERNAL Internal Audit Unit Charter
Hasil Audit (LHA) yang disampaikan selain kepada Direktur rector and the Board of Commissioners simultaneously. Head of Independensi sangatlah penting bagi SPI dalam melaksanakan Independency for Spi is important in implementing its function.
Utama juga kepada Dewan Komisaris secara bersamaan. Kepala Internal Audit is appointed and dismissed by Managing Director tugasnya. Oleh karena itu, SPI berkedudukan langsung di bawah Therefore, SPI holds a position directly below President Director
Satuan Pengawasan Internal diangkat dan diberhentikan oleh with the approval of Board of Commissioners. Direktur Utama untuk menjamin independensinya dari kegiatan to ensure its Independency from the audited work units or
Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris atau unit kerja yang diaudit. SPI memiliki Piagam Satuan activities. SPI has an Internal Audit Unit Charter, which contains
Pengawas Internal yang mencakup hal-hal sebagai berikut: the following points:
Tugas Satuan Pengawasan Intern meliputi hal-hal sebagai Tasks of Internal Audit Unit include the following: 1. Pernyataan Misi yaitu SPI melaksanakan aktivitas 1. Mission statement which is that SPI shall provide consulting
berikut : untuk memberikan konsultasi dan keyakinan secara and assurance in an independent and objective manner
1. Menyusun dan melaksanakan Program Kerja Audit 1. Develop and implement the Annual Audit Work Program independen dan obyektif dalam rangka menambah nilai in order to add values to and improve the operational
Tahunan (PKAT); (PKAT); dan meningkatkan kinerja operasi Perusahaan. performance of The Company.
2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian 2. Examine and evaluate the implementation of the internal 2. Tujuan utama SPI adalah menguji dan mengevaluasi 2. The main objective of SPI shall be to test and evaluate the
intern dan system manajemen risiko sesuai dengan control and risk management system in accordance with apakah proses kerangka Manajemen Risiko, pengendalian adequacy of Risk Management, control and good corporate
kebijakan perusahaan; company policy; dan tata kelola Perusahaan telah memadai dan berfungsi governance frameworks. Furthermore, SPIs objective shall
3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan 3. Perform inspection and assessment of the efficiency and dengan baik. Selain itu, tujuan SPI mencakup pemberian also include offering advice and recommendations to the
efektifitas dibidang keuangan, akuntansi, operasional, effectiveness in the field of finance, accounting, operations, saran dan rekomendasi kepada Direksi dan manajemen Board of Directors and work unit management to improve
sumberdaya manusia, pemasaran, teknologi informasi human resources, marketing, information technology and unit kerja untuk memperbaiki sistem Manajemen Risiko, Risk Management, control and good corporate governance
dan kegiatan lainnya; other activities; pengendalian, dan tata kelola Perusahaan. system.
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif 4. Provide suggestions for improvements and objective in- 3. Ruang lingkup pekerjaan SPI meliputi: 3. The work scope of SPI as follows:
tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat formation about the activities examined at all levels of Pengujian dan evaluasi ketepatan dan efektifitas Testing ad evaluating the efficiency and effectiveness of
manajemen; management; sistem pengawasan internal Perusahaan Peninjauan The Companys Internal auditing system
5. Membuat Laporan Hasil Audit (LHA) dan menyampaikan 5. Make the Audit Report (LHA) and submit the report to aplikasi dan efektifitas prosedur Manajemen Risiko dan Reviewing the application and effectiveness of Risk
laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Komisaris; Managing Director and Commissioner; metodologi penilaian risiko operasi dan aktivitas Per Management procedures, operational risk assessment
6. Memantau,menganalisis dan melaporkan pelaksanaan 6. Monitor, analyze and report on the implementation of the usahaan lainnya methodologies and other Companys activities.
tindaklanjut perbaikan yang telah disarankan; follow-up of improvements that have been suggested; Peninjauan sistem informasi manajemen dan finansial, Reviewing the management and financial information
7. Bekerja sama dengan Komite Audit; 7. Working closely with the Audit Committee; termasuk sistem informasi elektronik. Melakukan systems, including electronic information systems.
8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan 8. Develop a program to evaluate the quality of internal audit peninjauan keakuratan dan kehandalan catatan Reviewing the accuracy and reliability of accounting
Audit Internal yang dilakukannya dan; activities and accomplishments; akuntansi dan laporan keuangan dan operasional records and operational and financial reports.
9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan. 9. Conduct a special examination if necessary. Pengujian transaksi dan fungsi untuk spesifik prosedur Testing transactions and functions of spesific Internal
Pengawas Internal dari berbagai unit kerja baik di Audit procedures of different work units, in the Head
Tanggung Jawab Satuan Pengawasan Intern Internal Audit Responsibilities Kantor Pusat maupun di unit usaha Office or business units.
Tanggung Jawab Satuan Pengawasan Internal meliputi hal-hal Internal Audit Unit Responsibilities include the following: Evaluasi kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan Evaluating the compliance with the applicable laws and
sebagai berikut: perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan regulations and the policies and procedures estbalished
1. Satuan Pengawasan Internal bertanggung jawab 1. Responsible for carrying out the audit process in dan prosedur yang ditetapkan manajemen by the management.
melaksanakan proses Audit sesuai dengan standar Audit accordance with audit standards and code of ethics, Evaluasi efektifitas kebijakan dan prosedur yang Evaluating the effectiveness of the existing policies
dan kode etik yang berlaku, mengalokasikan sumber allocate audit resources effectively and efficiently, develop berlaku dan memberikan rekomendasi bagi perbaikan and procedures and providing recommendations for
daya Audit secara efektif dan efisien, mengembangkan auditors professionalism and implement quality assurance manajemen improving management.
profesionalisme auditor dan melaksanakan program quality programs in implementing the tasks and management of Pengidentifikasian kesempatan untuk penghematan Identifying opportunities for cost saving and providing
assurance dalam melaksanakan tugas dan pengelolaan Internal Audit Unit; biaya dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan recommendations for improving cost efficiency.
Satuan Pengawasan Internal; 2. Internal Control Unit responsible for maintaining the efisiensi biaya Periodically testing the efficient and effective use and
2. Satuan Pengawasan Intern bertanggung jawab menjaga confidentiality of data, documents and information relating Pengujian secara berkala berkaitan dengan sumber proper protection of economically-obtained resources.
kerahasiaan data, dokumen dan informasi yang berkaitan to the implementation of audit assignments and reporting daya yang diperoleh secara ekonomis, digunakan
dengan pelaksanaan tugas audit dan pelaporan hasil audit audit results in accordance with the information privacy secara efisien dan efektif dan dilindungi secara
sesuai dengan kebijakan kerahasiaan informasi perusahaan policy that has been established by the Companys Board memadai 4. SPIs independency embodied as its position is to be
yang ditetapkan oleh Direksi dan Kode Etik Auditor; of Directors and Auditors Code of Ethics; 4. Independensi SPI terwujud dalam posisinya yang directly responsible underneath the President Director
3. Satuan Pengawasan Intern wajib mendapat persetujuan 3. Internal Control Unit must receive approval from Program bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama and is to work independently from each work unit in Head
dari Direktur Utama atas program kerja dan rencana Director of work and audit development plan that has been dan independen terhadap setiap unit kerja baik di Kantor Office as well as in unit business; has authority function,
pengembangan audit yang telah disusun; prepared; Pusat maupun di unit usaha; memiliki kewenangan executive or management function limited to SPI related
4. Satuan Pengawasan Intern wajib melaporkan kepada 4. Internal Audit shall report information on implementation fungsi, tugas eksekutif atau manajerial terbatas pada matters, is not involve directly in day-to-day operations of
Direktur Utama mengenai informasi terkait dengan of ongoing audits to Managing Director;
pelaksanaan audit yang sedang berjalan;

129 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 130
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

hal-hal yang berkaitan dengan SPI; tidak terlibat secara involved in a systems or new procedures detailed devel- SISTEM EVALUASI SATUAN PENGAWASAN Internal Audit Unit Evaluation System
langsung dalam operasi sehari hari Perusahaan, kecuali opment or implementation, except the execution of the INTERNAL Internal Audit Evaluation
dalam pelaksanaan fungsi SPI dan tidak terlibat di dalam development and implementation is conducted by Team/ Evaluasi Satuan Pengawas Internal The Companys SPI carries out the internal auditing activities to
pengembangan atau implementasi rinci suatu sistem Committee formed by Board of Directors or related to SPI SPI Perusahaan melakukan pengawasan internal untuk achieve GCG by evaluating, consulting and auditing the accuracy
dan prosedur baru, kecuali pelaksanaan pengembangan procedure and its system. mencapai GCG dengan melakukan evaluasi, konsultasi dan of The Companys auditing system according to Internal Audit
dan implementasi tersebut dilakukan oleh Tim/Komite 5. SPI authority shall cover unlimited access to all work units, audit atas ketepatan sistem pengawasan Perusahaan sesuai Unit Charter. The findings and input from SPI will be forwarded
yang dibentuk Direksi atau berkatian dengan system dan activities, documents/records, asset information and The dengan Piagam SPI. Selanjutnya, hasil temuan dan masukan to the Board of Directors for follow-ups.
prosedur SPI. Companys employees, either working in the Head Office or SPI akan disampaikan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti.
5. Wewenang SPI meliputi akses secara tidak terbatas business units that are relevant to the performance of SPIs
terhadap seluruh unit kerja, aktivitas dokumen/ catatan, duties, establishing working scopes and applying techniques Jumlah Penyimpangan Internal Dan Perkara Lain Number of Internal Deviation and Other Cases
informasi aset dan pekerja Perusahaan baik di Kantor required to achieve the internal auditing objectives, requesting Sepanjang tahun 2014, tidak ada penyimpangan internal During 2014, there was no internal deviation or other cases that
Pusat maupun di unit usaha, yang relevan untuk support form personnel of work units other than the ones dan perkara penting yang berpengaruh signifikan terhadap had a significant impact on The Companys performance. How-
pelaksanaan tugas SPI, penetapan ruang lingkup kerja being audited by SPI or expert from inside or outside The kinerja Perusahaan. Namun ditemukan adanya inefisiensi ever there were various inefficiencies and potential inefficiancies
dan penerapan teknik-teknik yang diperlukan untuk Company, as it deems necessary. dan potensi inefisiensi dalam usaha SPBU Perusahaan. in The Companys Fueling Stations business activities, such as
mencapai tujuan pengawasan internal; memperoleh 6. SPIs responsibilities shall be to comply with the guidelines and Salah satu inefisiensi yang ditemukan ialah dalam penilaian in the grading of Fueling Stations management. Based on input
bantuan dari personil unit kerja selain dari unit kerja methodologies stated in provisions underlying the performance pengelolaan SPBU. Dengan masukan dari SPI, SPBU yang from SPI, problematic Fueling Stations managed to survive and
yang diaudit oleh SPI maupun tenaga ahli dari dalam of SPIs duties; perform its duties in a professional manner; bermasalah dalam hal grading ini berhasil bertahan dan increase its grades.
atau luar Perusahaan, jika dipandang perlu. maintain its integrity and objectivity and report any findings kembali menaikkan mutunya.
6. Tanggung jawab SPI adalah mentaati pedoman dan at the earliest possible to the heads of operational and non-
metodologi yang terdapat pada ketentuan yang mendasari operational work units; and ensure that corrective measures
pelaksanaan tugas SPI; melaksanakan tugas secara were taken.
profesional; menjaga integritas dan objektivitas serta 7. The findings in SPIs Reports and recommendations shall
melaporkan sedini mungkin temuan-temuan kepada be communicated appropriately to the personnel or officials
pimpinan unit kerja operasional maupun nonoperasional overseeing the audited activities or functions in the form of
dan menyakinkan bahwa tindakan korektif telah dilakukan. written reports, consultations, advice or other media. Profil Kepala Satuan Pengawas Internal / Head of Internal Audits Profile
7. Laporan hasil Pengawas Internal dan rekomendasi 8. Final reports shall be drafted and issued to be delivered to the PARIAMA ROLITA. S
dikomunikasikan secara tepat kepada personil atau President Director and other parties, as necessary. Kepala Satuan Pengawas Internal / Head of Internal Audit
pejabat yang bertanggungjawab atas aktivitas atau fungsi 9. SPI shall monitor the follow ups to all recommendations Riwayat Jabatan dan Pengalaman Kerja Memulai karirnya di Dit. Umum Rumah Sakit Pusat Pertamina,
yang diaudit dalam bentuk laporan tertulis, konsultasi, stated in every report. Jakarta sebagai perawat pada tahun 1986. Pada tahun 1993, menjabat sebagai Klerk Administrasi
saran atau melalui bentuk/media lainnya. 10. In any audit activity, SPI shall discuss with the auditees the Medis di rumah sakit tersebut. Selanjutnya, menjabat sebagai Riktu Trainee pada tahun 1994 dan
8. Laporan akhir tertulis disusun dan diterbitkan untuk objectives and the scope of the audit prior to commencing Riktu EP pada tahun 1995 di PT Pertamina (Persero). Pada tahun 2002, ditugaskan sebagai Asisten
disampaikan kepada Direktur Utama dan pihak lain the audit process, findings and recommendations after the Administrasi Umum di bagian Internal Audit. Pada tahun 2005, menjabat sebagai Auditor Ahli
sesuai kebutuhan. completion of the audit; and the follow-up plans to SPIs Muda. Pada tahun 2009, menjabat sebagai Auditor Ahli Madya di bagian Satuan Pengawas Internal,
9. SPI menjalankan prosedur monitoring tindak lanjut atas recommendations. Kantor Pusat Pertamina. Pada tahun 2011, ditunjuk sebagai Asisten Manajer Penyedian Umum &
rekomendasi yang tercantum pada setiap laporan. 11. SPI shall work with External Auditors to encourage Pengembangan Perusahaan. Sejak bulan September 2011, menjabat sebagai Asisten Manajer SIM &
10. Hubungan dengan pihak yang di audit (auditee), collaboration in audit; reduce the possibilities of audit overlaps; Manajemen Pengetahuan.
dalam setiap kegiatan pengawasan, SPI melakukan ensure adequate information dissemination; and ensure
pembahasan dengan auditee terkait tujuan dan ruang coordination in throughout the entire audit projects. Riwayat Pendidikan
lingkup audit yang akan dilakukan sebelum audit dimulai; 12. SPI shall communicate with the Audit Committee the work Pada tahun 1986, lulus pendidikan Sekolah Pengatur Perawat. Pada tahun 1992, lulus dari program
temuan dan usulan rekomendasi pada saat penyelesaian plan and budget concepts through SPIs reports and periodical D-III Ekonomi Akuntansi dan tahun 1999 lulus pendidikan S1 Ekonomi Akuntansi.
audit dan tindaklanjut rencana atas rekomendasi yang work performance reports.
disampaikan SPI. 13. All internal auditing activities conducted by SPI shall refer
11. SPI berhubungan dengan Auditor Eksternal dalam rangka to the generally accepted internal auditing standards and Career History and Work Experience appointed as the General Supp & Comp Dev Assistant Manager.
mendorong kerjasama audit; mengurangi kemungkinan professional ethics. Began the career in the General Directorate of Pertamina Hospital, Since September 1 2011, has been assuming the post of MSI &
duplikasi audit; menjamin pembagian informasi secara Jakarta as a nurse in 1986. In 1993, worked as the Medical Knowledge Management Assistant Manager.
memadai dan menjamin koordinasi pekerjaan audit Administration Clerk in the same hospital. Afterwards, worked as
secara keseluruhan. a Riktu Trainee in 1994 and Riktu EP in 1995 for PT Pertamina Educational Background
12. Hubungan SPI dengan Komite Audit adalah komunikasi (Persero). In 2002, was assigned as the General Administration In 1986, graduated form Nursing Management School. In 1992,
mengenai konsep rencana kerja dan anggaran SPI Assistant in the Internal Audit department. In 2005, worked as received a Diploma Degree in Economics and Accounting and
melalui pelaporan hasil Pengawas Internal dan laporan a Junior Auditor. In 2009, worked as an Intermediate Auditor 1999, received a Bachelors Degree in Economics and Accounting.
realisasi kerja periodik. at the Internal Audit Unit, Pertamina Head Office. In 2011, was
13. Seluruh aktivitas pengawasan internal yang dilaksanakan
SPI harus mengacu kepada strandard profesi dan kode
etik.

131 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 132
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

PENGADAAN BARANG DAN JASA PROCUREMENT Sistem Pengadaan Barang Dan Jasa Procurement System
PROSEDUR PENGADAAN BARANG DAN JASA PROCUREMENT PROCEDURE Tahapan Proses Pengadaan Procurement Process
Di tahun 2014, Perusahaan telah membentuk unit pengadaan In 2014 the Company established a goods and services Proses Pengadaan Barang/Jasa terdiri dari tahap-tahap berikut: The process of procurement is as follows:
barang dan jasa, namun pelaksanaanya masih perlu terus procurement unit, although it still needs continuous development 1. Tahapan Perencanaan 1. Planning Stage
dikembangkan di tahun mendatang. Akan tetapi, tahun ini telah for the upcoming years. However, a vendor assessment for Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Corporate Work Plan and Budget (RKAP)
satu kali dilaksanakan penilaian vendor untuk pengadaan barang goods and services procurement was performed to ensure the Kontrak-kontrak Pengadaan yang masa berlakunya akan Procurement contracts which expire soon, to anticipate
atau jasa untuk memastikan efisiensi dan kepatuhannya pada efficiency and compliance with applicable laws and regulations. segera berakhir, sehingga dapat mengantisipasi bila ada changes in the scope of work that require an amendment
peraturan perundangan yang berlaku. Walaupun pedoman In the absence of the guideline, the vendor assessment process perubahan lingkup pekerjaan dan memerlukan perubahan to contract
penilaian belum ada, penilaian terhadap vendor tetap dilakukan was conducted by referring to the assessment guideline of PT kontrak New project development or procurement plan which is
dengan mengacu kepada pedoman penilaian milik PT Pertamina Pertamina (Persero). Rencana pembangunan proyek-proyek baru atau Pengadaan complex in nature
(Persero). yang bersifat kompleks Periodically identifying all Procurement requirements
Mengidentifikasikan secara rutin semua kebutuhan to support operational activities in the upcoming years,
Prinsip Dasar Pengadaan Barang Dan Jasa Procurement Basic Principles pengadaan untuk menunjang jalannya operasional di including asset maintenance, rental services, consulting
Efisien Efficient tahun yang akan datang, meliputi perawatan aset, sewa services, office item purchasing, etc.
Efisiensi Pengadaan Barang/Jasa dinilai dari penyerapan dana, daya The efficiency of Procurement is assessed from how jasa, jasa konsultan, pembelian barang perkantoran, dan Identifying HSE risk category for every Procurement
dan fasilitas sekecil mungkin dengan hasil yang optimal dan waktu yang minimized the funds, resources and facilities it uses lain-lain activity
relative cepat dengan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan compared to its optimum result in a relatively short time Mengidentifikasi kategori risiko HSE terhadap setiap Peng Identifying procurement process risk to determine the
Efektif with accountable quality. adaan Barang/Jasa need for performance guarantee based on the input from
Pengadaan Barang/Jasa dilakukan secara tepat sasaran dengan hasil Effective Mengidentifikasi risiko pelaksanaan Pengadaan Barang/ Risk Management Department (if necessary
manfaat yang maksimal Procurement is carried out effectively to produce maximum Jasa yang digunakan untuk menetapkan atau tidaknya
Kompetitif benefits. jaminan pelaksanaan berdasarkan masukan dari Fungsi
Setiap Penyedia Barang/Jasa diseleksi berdasarkan kriteria yang jelas Competitive Manajemen Risiko (bila diperlukan)
yang meliputi kualitas, biaya dan layanan Each procurement provider is selected based on a clear 2. Tahapan Persiapan 2. Preparation Stage
Transparan and transparent criteria, that includes quality, costs and Pada tahap persiapan, fungsi pengguna membuat ruang In the preparation stage, the user department create work
Semua ketentuan dan informasi mengenai Pengadaan Barang/Jasa, services. lingkup pekerjaan dan estimasi nilai pengadaan, penentuan scope, procurement value estimation, selection criteria
termasuk syarat teknis administrasi pengadaan, tata cara evaluasi, Transparent kriteria evaluasi seleksi, penentuan strategi pengadaan determination, procurement strategy and schedule in a
hasil evaluasi, penetapan calon Penyedia Barang dan Jasa, tersedia All provisions and information regarding Procurement dan jadwal pelaksanaan yang paling efisien dan efektif bagi away that is most efficient and effective for The Company.
bagi semua pemangku kepentingan, termasuk Penyedia Barang/Jasa procedure, including technical and administrative Perusahaan. Procurement Strategy is created such as to optimise The
Prosedur dan Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa requirements, evaluation procedure, evaluation result, Strategi Pengadaan Barang/Jasa sedapat mungkin Companys bargaining power, simplify the Procurement
Adil appointment of Procurement Provider are available to all dibuat untuk meningkatkan daya tawar Perusahaan, process and utilise long term
Semua calon Penyedia Barang/Jasa diperlakukan secara sama Stakeholders, including Procurement Providers. menyederhanakan proses pengadaan dan penggunaan A long-term contract is to utilize business momentum to
dan penilaian dilakukan berdasarkan persyaratan jelas yang telah Fairness Kontrak jangka panjang, memanfaatkan momentum bisnis increase The Companys revenue
ditetapkan sebelumnya All procurement provider candidates are treated equally, sehingga meningkatkan keuntungan Perusahaan
Akuntabilitas and assessment is conducted based on predetermined
Pengadaan Barang/Jasa dilakukan secara tepat dan sesuai kebutuhan, requirements 3. Tahapan Seleksi /Pemilihan 3. Selection Stage
dalam cara yang dapat dipertanggungjawabkan tanpa adanya Accountability Perlu kehati-hatian dalam melaksanakan proses evaluasi Prudence is required in the pre-qualification, administration,
penyimpangan The Procurement is conducted properly as needed, in an prakualifikasi, administrasi, teknis, HSE dan komersial, technical, HSE and commercial evaluation process to enable
Kehati-Hatian accountable manner, free from any deviations. sehingga pada akhirnya Perusahaan dapat memberikan The Company to award the contract to a Procurement
Selalu siap siaga memperhatikan tindakan atau informasi apapun Prudence kontrak kepada Penyedia Barang/Jasa yang mempunyai provider with high commitment in performing the work
yang dapat diduga sebagai potensi kerugian Perusahaan selama Always being cautious to observe any action or information komitmen tinggi dalam melaksanakan pekerjaan according to the agreed quality schedule, required HSE and
proses Pengadaan Barang/Jasa that could become a potensial for loss during the sesuai kualitas yang diinginkan, jadwal kebutuhan yang best cost for The Company
Kemandirian procurement. direncanakan, aspek HSE yang disyaratkan dan biaya The above stel shall be followed by monitoring on the
Pengadaan Barang/Jasa dikelola secara professional tanpa benturan Independence yang terbaik bagi Perusahaan contract administration, contract implementation, contract
kepentingan dan pengaruh/tekanan pihak lain Integritas The procurement is professionally managed without any Tahapan tersebut di atas harus dilanjutkan dengan cost and Procurement Providers performance (including
Pengadaan Barang/Jasa mengacu pada etika-etika pengadaan yang conflict of interest and influence/pressure from any parties. pengawasan administrasi kontrak, pengawasan terhadap the implementation of CSMS) and providing guidance
berlaku Integrity pelaksanaan kontrak, realisasi biaya kontrak dan kinerja to Procurement Provider or Supplier Relationship
Berwawasan HSE The procurement refers to the applicable procurement Penyedia Barang/Jasa (termasuk implementasai CSMS), management to avoid any additional worksope.
Proses Pengadaan Barang/Jasa harus memenuhi kriteria kesehatan, ethics. serta pembinaan terhadap Penyedia Barang/Jasa atau
keselamatan dan keamanan kerja serta perlindungan terhadap Hse Oriented Supplier Relationship Management untuk menghindari
lingkungan yang mengacu pada Sistem Manajemen Keselamatan The procurement must fulfill the occupational health and terjadinya penambahan lingkup kerja.
Kontraktor (CSMS) safety and environmental protection criteria pursuit to the
Contractor Safety Management System (CSMS).

133 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 134
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Sistem Pemilihan Penyedia Barang Dan Jasa Procurement Provider Determination System Dalam metode persaingan terutama terletak pada segi Winner determination is mainly based on the offer price.
Pengadaan Barang/Jasa pada dasarnya dilaksanakan secara The Procurement basically is conducted competitively and openly penawaran
kompetitif dan terbuka dengan mengikutsertakan calon Penyedia by involving qualified prospective Procurement Provider based on
Barang/Jasa yang memenuhi syarat berdasarkan kemampuan its ability and performance. The determination of Procurement 2. Metode Dua Sampul 2. Two Envelope Method
dan kinerja yang sesuai dengan yang diharapkan. Pemilihan Provider is conducted using the following methods: Sampul pertama hanya berisi kelengkapan Data The first envelope only contain administrative technical data
Penyedia Barang/Jasa menggunakan metode sebagai berikut: Administrasi dan Teknis serta HSE plan yang disyaratkan, and HSE Plan requirement. The second envelope contains
1. Evaluasi Penawaran 1. Bid Evaluation sampul kedua berisi data perhitungan harga penawaran. cost calculation. Both envelope are submitted in one folder
Tujuan evaluasi penawaran adalah untuk mendapatkan The purpose of bid evaluation is obtain legitimate bid Sampul 1 dan 2 dimasukkan ke dalam satu sampul (closing folder).
penawaran yang sah dan memenuhi segala persyaratan according to the set requirements in the Terms of Referen (disebut sampul penutup) This method is used for contract work (consultation and
yang ditetapkan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) (KAK) overview Metode ini dilakukan untuk pekerjaan pemborongan construction service). Although the Term of Reference
penjelasan umum The evaluation is conducted on the administrative, technical, (jasa konsultansi dan konstruksi) yang meskipun Term (TOR) and technical spesification had been specified, the
Evaluasi dilakukan terhadap unsur administrasi, unsur teknis, HSE and price aspects, by referring to the evaluation of Reference (TOR) dan spesifikasi teknisnya sudah jelas nature of the work requires in-depth technical evaluation
unsur HSE Plan dan unsur harga, dengan berpedoman criteria and procedures set in the Procurement documents namun karena sifat-sifat pekerjaannya memerlukan before conducting price evaluation.
pada kriteria dan tata cara evaluasi yang telah ditetapkan di In special cases, the Procurement Committee or evaluasi teknis yang mendalam sebelum dilakukan
dalam dokumen pengadaan Procurement Department can include related department evaluasi harga
Dalam hal-hal yang bersifat khusus, Panitia Pengadaan as its members in the evaluation process
atau Fungsi Pengadaan menyertakan fungsi terkait sebagai 3. Metode Dua Tahap 3. Two Stage Method
anggota dalam melaksanakan proses evaluasi Metode ini diterapkan di seluruh tipe pekerjaan Pemasukan This methode is used in all types of work. The bidding documents
dokumen penawaran pada metode ini dilakukan dalam dua is submitted in two stages with two envelopes.
2. Penetapan Pemenang 2. Winner Determination tahap dengan dua sampul. In the first stage, all administrative, technical and HSE
Fungsi Pengadaan mengusulkan calon pemenang hasil negosiasi: The Procurement Division suggest the winner after discussion: Pada tahap 1, persyaratan administrasi dan teknis serta Plan requirement is submitted in a closed envelope 1. In
Pemenang Tunggal, apabila satu pemenang sudah cukup Single Winner, if one winner can fulfill the requirement HSE Plan dimasukkan ke dalam sampul tertutup 1, the second stage, the bidiing price is submitted in closed
memenuhi kebutuhan Multi Winner, if there is more than one winner based on the sedangkan pada tahap II, harga penawaran dimasukkan envelop 2. The submission is done at different times.
Pemenang Ganda, apabila terdapat lebih dari satu pemenang security of supply or production/service capacity limitation ke dalam sampul tertutup 2. Penyampaiannya dilakukan This method is used in the Procurement related to complex
berdasarkan pertimbangan jaminan penyediaannya of the Procurement Provider dalam waktu yang berbeda and sophisticated technology.
(pengamanan penyediaan) atau keterbatasan kapasitas Metode ini dilakukan dalam Pengadaan Barang/Jasa This method mainly emphasise on the output performance
produksi/layanan Jasa Penyedia Barang/Jasa yang sifat pekerjaannya berkaitan dengan penggunaan criteria fulfillment
teknologi canggih dan kompleks.
Sistem Swakelola Self-Managed System
Swakelola adalah pelaksanaan pengadaan Barang/Jasa yang Self-Management System is a Procurement system which has Metode ini mengutamakan tercapainya pemenuhan kriteria SELF-ESTIMATED PRICE (HPS) is calculated based on the skill,
direncanakan, dikerjakan dan diawasi oleh Perusahaan dengan been planned, conducted and monitored by The Company itself output performance HARGA PERKIRAAN SENDIRI Harga that is used as reference in determining price fairness.
menggunakan tenaga sendiri, alat sendiri, atau upah borongan using its own power, tools or contract workers. Self-Management Perkiraan Sendiri (HPS) dikalkulasikan berdasarkan keahlian,
tenaga. Swakelola tidak melibatkan Penyedia Barang/Jasa System does not involve the Procurement Provider directly. yang digunakan sebagai acuan dalam menilai kewajaran harga.
secara langsung. Pekerjaan yang dilaksanakan secara swakelola Self-Managed jobs must also consider HSE Plan aspects during
harus tetap memperhatikan aspek HSE selama pelaksanaan its implementation. 4. Negosiasi 4. Negotiation
pekerjaannya. Swakelola dilaksanakan oleh: Self-Management System is carried out by: Mencantumkan tata cara negosiasi dalam dokumen Include negotiation procedurs in the Procurement
Pengguna Barang/Jasa Procurement User Pengadaan documents.
Instansi pemerintah lain Other government agency Menyesuaikan tata cara negosiasi dengan metode Peng To adjust negotiation procedures with Procurement me
Kelompok masyarakat/lembaga swadaya masyarakat Community Groups/NGOs adaan dan tata cara evaluasi thod and evaluation procedure
Negosiasi dengan tata cara Pelelangan dan Pemilihan Negotiation is carried out by Auction and Direct Selection
Sistem Pembayaran Dokumen Penawaran Bid Document Payment System Langsung procedure
Penyampaian dokumen penawaran dapat dilakukan secara The submission of the bid document can be done directly, through
langsung, melalui pos/kurir. postal/courier service. Sanggahan Refutation
1. Metode Satu Sampul 1. One Envelope Method Peserta yang kalah berhak mengajukan sanggahan saat peng All participant not selected as the winner in entitled to file a
Keseluruhan dokumen penawaran dimasukkan ke dalam All bidding document is submitted in one envelope, including umuman pemenang untuk menjamin transparansi dan perlakuan refutation during winner annoucement to ensure transparency
satu sampul, yang mencakup surat penawaran yang bid letter accompanied by administrative, technical, HSE setara, dengan batasan hal-hal yang berkaitan dengan: and equal treatment, in all matters related to:
dilengkapi dengan persyaratan administrasi, teknis, HSE Plan requirements, cost calculation and other necessary Kesesuaian pelaksanaan Pelelangan dengan prosedur Conformity of the Auction Implementation with Auction
Plan dan perhitungan harga serta dokumen lainnya yang documents. atau tata cara Pelelangan, termasuk yang ditetapkan procedure, including procedures set in procurement
diperlukan This methode is normally used for Procurement with dalam dokumen pengadaan documents.
Metode ini biasanya dilakukan untuk Pengadaan Barang/ technical spesification. The bidder shall be evaluated based Adanya praktek atau unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme Any practices of corruption, collusion and nepotism (KKN)
Jasa dengan spesifikasi teknis pekerjaan yang diundang on its tech nical capabilities. (KKN) di antara peserta atau dengan anggota Pani tia amongst the participants or with any member of the
untuk memasukkan penawaran akan mampu melaksanakan Pengadaan/Fungsi Pengadaan dan/ atau dengan pejabat Procurement Committee/Division and/or with other officials
pekerjaan tersebut dilihat dari segi teknis. Dalam metode yang lain.
persaingan terutama terletak pada segi harga penawaran.

135 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 136
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Etika Usaha & Tata Perilaku / Code Of Conduct (COC)


Keputusan atas sanggahan disampaikan oleh Panitia The decision for the refutation shall be announced by the
Pengadaan/Fungsi Pengadaan selambat-lambatnya 5 hari Procurement Committee/Department at least 5 working
kerja dari tanggal diterimanya pengajuan sanggahan dan days from the date of refutation and the decision is final,
keputusan tersebut bersifat final serta proses pengadaan afterwards the procurement process shall continues, if the
dapat dilanjutkan. Apabila sanggahan benar, maka refutation proved to be true, the decision shall be annulled.
keputusan yang ada akan dilakukan anulir The handling and examination of the refutation shall involve
Penanganan dan pemeriksaan sanggahan melibatkan other parties who are directly related to the Procurement
pihak yang tidak terkait langsung dengan proses Process.
Pengadaan Barang/Jasa yang bersangkutan The refutation letter of guarantee shall be returned if the
Surat jaminan sanggahan dikembalikan kepada refutation proved to be lawfully true or shall be returned
penyanggah apabila sanggahannya benar secara hukum to the Company is the refutation proved to be lawfully un
atau dikembalikan oleh Perusahaan apabila sanggahan true.
terbukti tidak benar secara hukum.

Penerapan Inisiatif GCG 2014/ 2014 GCG Initiative SEPT/SEPT

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) / State Officials Wealth Report

Pembangunan Aplikasi Sistem GCG Compliance Online Penyempurnaan Aplikasi COMPOL GCG
GCG Compliance Online System Application Development GCG COMPOL Application Refinement

Penyusunan Pedoman COC, COI & Gratifikasi Sosialisasi COMPOL GCG


COC, COI & Gratification Guidance Formulation GCG COMPOL Dissemination

Penandatanganan Pedoman Go Live Aplikasi COMPOL GCG


Guidance Signing GCG COMPOL Application Go Live

137 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 138
4 TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Sosialisasi GCG / GCG Socialisation Gratifikasi / Gratification

Konflik Kepentingan / Conflict Of Interest (COI) Buku Pedoman Tata Kelola Perusahaan / Good Corporate Governance Guide Book

Buku Pedoman Code Of Conduct Buku Pedoman Conflict Of Interest

Buku Pedoman Gratifikasi

139 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 140
Uji Coba SPBU-T Adhimix Tanah Abang, Jakarta, 6 Oktober 2014

SISTEM MANAJEMEN MUTU,


KESELAMATAN KESEHATAN KERJA
& LINDUNG LINGKUNGAN
QUALITY, HEALTH, SAFETY
AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

141 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 142
SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN QUALITY, HEALTH, SAFETY
5 KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

Perusahaan menyadari bahwa pengawasan mutu dan The company realizes that quality control and creating a safe kami adakan satu tahun sekali. Konvensi Mutu ini adalah sarana convention once a year. quality convention is a means of sharing
menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi and healthy working environment for all personel and business untuk berbagi ilmu dan pengalaman, promosi karya mutu, ajang knowledge and experience, promotion of quality work, awarding
seluruh pekerja dan mitra kerja mampu memberikan manfaat partners will provide benefits for the company, its environment pemberian penghargaan, serta ajang kompetisi yang diikuti event, as well as competitions that are followed by featuring
positif bagi perusahaan, lingkungan dan masyarakat sekitar. and surrounding communities. the company prioritize its oleh karya unggulan buah hasil tim Gugus Kendali Mutu (GKM), excellent team works of Quality Control Task Force (QCTF),
Untuk itu Perusahaan memprioritaskan aspek-aspek Kesehatan, attention to health, safety and environment protection and Project Kendali Mutu (PKM) dan Sumbang Saran (SS). Quality Control Project (QCP) and Suggestions System (SS).
Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan serta Manajemen quality management in an integrated and unified manner in all
Mutu (K3LL & MM) secara terpadu dan terintegrasi dalam setiap its activities. Berikut ini adalah Pencapaian tim mutu Perusahaan di berbagai Here is a quality achievement team of the company in various
kegiatan kami. ajang Konvensi Mutu selama tahun 2014: events during the 2014 quality convention:

Perusahaan berkomitmen untuk menjamin kualitas dari proses The company is committed to ensure the quality of the work
kerja sampai pada tingkat operasional demi tercapainya target process to the operational level in order to achieve production No CIP Gugus Tema/Judul Awards Konvensi Award Award
produksi serta kinerja perusahaan yang efektif dan efisien. targets as well as an effective and efficient company performance. Antar Anak Perusahaan Konvensi Korporat Konvensi
Direktorat APQ Awards Nasional
Pengelolaan dan mplementasi sistem mutu di Perusahaan management and implementation of quality systems in the
Pemasaran TKMPN
mencakup semua tingkatan kegiatan, meliputi: company covers all levels of activities, including:
1. Penerapan prinsip - prinsip dan sistem manajemen mutu. 1. application of quality management systems principles. 1 PKM Profit Upaya Peningkatan Revenue Gold Gold Gold
2. Penerapan sistem dan metode standar internasional dan 2. implementation of international and national standards Melalui Layanan Co Branding
nasional sepertiISO Series dan Pertamina Way system and such as iso series and pertamina way Pada Kartu Pas RFID
3. Pelaksanaan continuous improvement dalam setiap pros 3. implementation of continuous improvement in all process Pelanggan PT. Pertamina Retail
es dan kegiatan. es and activities.
2 GKM Lekra Upaya Mencegah hilangnya Omset Gold Silver
4. Pengukuran kinerja Performance Excellence berdasarkan 4. performance measurement of performance excellence SPBU Akibat Proses Kalibrasi Tangki
Pertamina Quality Assessment (PQA). based on Pertamina Quality Assessment (PQA). Pendam dengan Metode Koreksi
Tabel Tangki melalui Penjualan DI SPBU
Peningkatan Mutu Secara Berkesinambungan Continous Quality Improvement COCO 31.131.01 PRAMUKA"
Perusahaan dalam upaya menjamin dan terus meningkatkan In an effort to ensure and continuously improve the quality of its
3 SS Junaidi Pemanfaatan Ruang Tidak Gold Bronze
mutu operasi Perusahaan , menerapkan siklus PDCA (Plan- operations, the company implementing the pdca cycle (plan-do-
Bak Air Terpakai Sebagai Bak Penampung
Do-Check-Action) sebagai dasar dari kegiatan continuous check-action) as the basis of continuous improvement activities Air Hujan Dan Air Tanah Untuk s
improvement di seluruh lingkup operasional. Peningkatan aspek- throughout the operational scope. improved quality aspects on an Sarana Sanita Dan Car Wash DI SPBU
aspek mutu secara berkesinambungan adalah salah satu fokus ongoing basis is one of the company's primary focus to improve COCO Rawa Makmur Bengkulu
utama Perusahaan dalam tujuan kami untuk meningkatkan its effectiveness and efficiency which will also affect the image,
4 GKM Cuk Upaya Peningkatan Pelayanan Silver
Efektivitas dan efisiensi yang akan turut empengaruhi citra dan business and corporate financial performance.
Ke pada Calon Pelanggan Dengan
kinerja bisnis serta keuangan perusahaan.
Menggunakan Media Internet
di PT. Pertamina Retail
Bentuk kegiatan continuous improvement ini mencakup Format of continuous improvement activities include creation
penciptaan ide kreatif, penerapan teknologi mutakhir,handal dan of creative ideas, application of cutting-edge, reliable and 5 GKM Berkas Upaya Penurunan Biaya Listrik Silver
Melalui Penggant i an List Harga
tepat guna sesuai prinsip-prinsip Quality Management System, appropriate technology, in accordance with quality management
pada Totem dengan Sistem Manual
evaluasi dan melakukan usaha-usaha peningkatan kesadaran system principles. also conducting an evaluation and efforts to
di SPBU COCO Kemang
pekerja, kinerja organisasi, fungsi, tim dan Individu secara raise awareness of workers, organization performance, functions,
berkesinambungan yang dituangkan dalam wadah kesisteman teams and individuals on an ongoing basis as outlined in the 6 SS Alvan Optimalisasi Program CSW Dengan Silver
dan transfer knowledge. systemic and knowledge transfer forum. Penambahan Simulasi Pada Saat
Briefing Shift DI SPBU COCO
Otista Jakarta
Upaya menjalankan siklus continuous improvement secara Efforts to run a cycle of continuous improvement consistently
konsisten dan berkelanjutan di Perusahaan, kami dukung and continuously in the company are supported through 7 SS Junaidi Pemberian sarung Pelapis pada Silver
melalui pelatihan- pelatihan Continuous Improvement Program continuous improvement program (cip) trainings, among others, selang Selang Dispenser Sebagai pengaman
(CIP), antara lain pemahaman dasar CIP, pengenalan seven a basic understanding of cip, introduction of the seven tools of Selang dan Promosi Di SPBU COCO
tools of quality improvement dan peningkatan kompetensi quality improvement and improving worker competence, both in Rawa Makmur Bengkulu
pekerja baik kompetensi teknis sampai manajerial. Upaya-upaya technical and managerial. company's efforts were taken to raise 8 SS Junaidi Penggunaan Cansteen Tembok Silver
ini Perusahaan tempuh untuk meningkatkan kesadaran akan awareness of continuous improvement culture and spirit. Cansteen Sebagai Pembatas antrian Jalur
budaya dan semangat continuous improvement. Pengisia Pada Roda Dua
DI SPBU COCO Bengkulu
Konvensi Mutu Quality Convention 9 SS Hariz Yuri Mempercepat Pelayanan pada Silver
Perusahaan berkomitmen untuk menjadikan Sistem Manajemen The company is committed to turn quality management system Antrian Sepeda Motor Dengan
Mutu sebagai bagian yang tak terpisahkan dari tolak ukur kinerja as an integral part of the benchmark of workers performance, Menempatkan Kasir Berjalan
pekerja, kinerja bisnis dan rencana pembinaan pekerja. Wujud business performance and employee development plans. concrete di SPBU COCO Ketintang
nyata dari komitmen ini adalah dengan Konvensi Mutu yang manifestation of this commitment is shown by conducting a quality

143 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 144
SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN QUALITY, HEALTH, SAFETY
5 KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

No CIP Gugus Tema/Judul Awards Konvensi Award Award No CIP Group Theme/Title Convention Award (Groups) Corporate National
Antar Anak Perusahaan Konvensi Korporat Konvensi (Gugus) Awards Konvensi (Gugus) Convention Award Convention
Direktorat APQ Awards Nasional Inter Subsidiary APQ Awards Award
Pemasaran TKMPN Directorate of Marketing TKMPN

10 SS Suryo Andi Peningkatan Pelayanan Dengan Silver


Menambah Fasilitas Pengisian Angin 1 PKM Profit Co-Branding Service on Gold Gold Gold
di Lalur Red Carpet PT. Pertamina Retail Customers
Di SPBU COCO Pramuka By Pas RFID Card
to Increase Revenue
11 SS Junaidi Pemberian Stiker V-Kool Pada Bronze
Stiker Layar Key Pad dan digital Dispenser 2 GKM Lekra Correction Method of Table Tank Gold Silver
Sebagai Sarana Pelindung in efforts to prevent turnover loss
Operasional Dispenser due to Tank Pendam Calibration Process
di SPBU COCO Rawa Makmur at retail outlets COCO IN 31.131.01,
Bengkulu COCO 31.131.01 PRAMUKA

12 SS Andi Promosi Penjualan Pertamax Series Bronze 3 SS Junaidi Utilization of Unused Space for Gold Bronze
Media Kemasan & NFR dengan Menggunakan Bak Air Rain Water and Groundwater Reservation
Promosi Segitiga Media Papan Informasi Groundwater Reservation as a
Sanitation and Car Wash Facility AT COCO
13 SS Anendro/ Efisiensi Electrical Cost dengan Bronze
Fueling Station Rawa Makmur, Bengkulu
Umar Merubah Perilaku Pengguna Listrik
Melalui Penerapan jam on/off 4 GKM Cuk Increasing Service to Prospective Customer Silver
Perangkat Electrical by Utilizing Internet Media
Sesuai SOP di SPBU COCO at PT. Pertamina Retail
Pakuwon City
5 GKM Berkas Electricity Cost Reduction Through Silver
14 SS Donni Upaya Peningkatan Sales Voucher Bronze List Prices Replacement on Totem
Bani BBK Melalui Penjualan Voucher with Manual System
di Bright Store SPBU COCO at COCO Kemang Fueling Stations

6 SS Alvan Optimization of CSR Program Silver
Dalam semangat Perusahaan sebagai contoh pengelolaan SPBU In the spirit of The Company as an example of exellent Fueling by Adding Simulation on Shift
yang baik, pelaksanaan kegiatan usaha secara profesional dan Station Management, professional and careful implementation of Briefing AT COCO Fueling Stations,
hati-hati sangatlah penting. Didasari kesadaran bahwa bisnis daily business activities is vital. Based on the awareness that the Otista, Jakarta
yang dikelola Perusahaan merupakan bisnis dengan risiko business managed by The Company is a high risk business, its
7 SS Junaidi Provide gloves Upholstery in Silver
tinggi, dalam prosesnya diperlukan prosedur yang jelas untuk process required clear procedure to ensure the security, health
selang Hose Dispenser as safety measure
memastikan keselamatan, kesehatan dan keamanan pekerja, and safety of the workers, consumers, facilities, environments,
as well as Promotion activities
konsumen, fasilitas, lingkungan, juga masyarakat luas. and the general public. at COCO fueling stations Rawa Makmur
Bengkulu
Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lindung The Health, Safety and Environment (HSE) Management System
8 SS Junaidi The use of Cansteen Wall Silver
Lingkungan (K3LL) merupakan salah satu prioritas penting is on one of the top priorities of The Company. This system is
Cansteen As queues Boundary Line Charging
bagi Perusahaan. Sistem ini dilaksanakan untuk memastikan implemented to ensure the health and safety of the workers
for motorcycles at COCO fueling stations
keselamatan dan kesehatan pekerja serta lingkungan dari and its working environment from incidents or environmental
Bengkulu
kecelakaan maupun pencemaran lingkungan untuk menciptakan pollution to create a safe and comfortable Fueling and Gas
suatu SPBU dan SPBG yang aman dan nyaman. Fueling Stations. 9 SS Hariz Yuri Accelerate Services for Silver
Motorcycles Queue with walking-cashier
at COCO Fueling Stations, Ketintang
Target Perusahaan adalah untuk menjadi Perusahaan ritel The Companys target is to be the top retail company with a safe
terdepan dengan lingkungan kerja yang aman, bebas dari insiden working environment, free from incidents and environmental 10 SS Suryo Andi Improving Service by Adding Silver
dan pencemaran lingkungan, dan kepuasan pelanggan melalui pollution, and customer satisfaction through premium product Air Filling Stations at Red Carpet Lane
produk premium dan kualitas layanan. Upaya Perusahaan untuk and service quality. The Companys efforts to achieve a world- of COCO Fueling Stations Pramuka
mencapai standar pelayanan kelas dunia yang sesuai dengan class service that complies with the HSE system are: 11 SS Junaidi Applying V-Kool Stickers on Bronze
sistem K3LL adalah: Stiker Dispenser keypad and digital screen
1. Mematuhi peraturan sesuai dengan buku panduan K3LL 1. Complying with regulations of the HSE guidebook of as protection at COCO Fueling Stations
Pertamina Direktorat Pemasaran dan Niaga, Oktober Pertamina Directorate of Marketing and Comerece, October Rawa Makmur Bengkulu
2008 2008
2. Mengutamakan kepuasan pelanggan dengan memasar 2. Prioritising customer satisfication by distributing quality, No Quis eum Lorem Lorem/Ipsum Lorem Ipsum Lorem Ipsum Lorem Ipsum
kan produk yang berkualitas, aman dan ramah lingkungan safe and enviromentally friendly product as The Company Quis autem vel eum Quis autem vel eum Quis eum
serta menjadikannya sebagai daya saing Perusahaan competitive edge Quis eum Quis eum Quis No CIP

145 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 146
SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN QUALITY, HEALTH, SAFETY
5 KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

No CIP Groups Theme / Title Convention Award (Groups) Corporate National


(Gugus) Awards Konvensi (Gugus) Convention Award Convention
Inter Subsidiary APQ Awards Award
TKMPN

12 SS Andi PERTAMAX Series Packaging & NFR Bronze


Media Sales Promotion Using Triangle
Promosi Media Information Board

13 SS Anendro/ Efficiency of Electrical Cost Bronze


Umar by Changing Electricity Users Behavior
Through Application of on/off hour
on Electrical devices in accordance
with SOP at COCO Fueling Stations
Pakuwon City

14 SS Donni BBK Vouchers Sales in order to Bronze


Bani to increase sales in Bright Store
COCO fueling stations

3. Mencegah dan menanggulangi kecelakaan, bahaya 3. Preventing and eradicating incidents, fire and ezplosion
kebakaran dan ledakan, penyakit akibat kerja dan hazards, work-related illness and enviromental pollution,
pencemaran lingkungan, melalui upaya pembinaan serta through supervisory efforts and the integration of HSE
melakukan integrasi aspek K3LL aspects
4. Mengikuti pedoman di bawah SI, GSI & AT Modul Sertifikasi 4. Following the guidelines under the SI, GSI and AT Penyerahan Piagam CIP di Kantor Pusat PT Pertamina Retail, 18 September 2014
PT Pertamina (Persero) 2010. Mematuhi perundang- certification Modules of PT Pertamina (Persero) 2010.
undangan dan persyaratan lainnya yang Dalam semangat Complying with the law and other requirements in relation
Perusahaan sebagai contoh pengelolaan SPBU yang baik, to HSE, which is also impelemented in all operational
pelaksanaan kegiatan usaha secara profesional dan hati- activities. Running a high-risk business, The Company
hati sangatlah penting. Didasari kesadaran bahwa bisnis realized the necessary of clearly procedures. Procedures
yang dikelola Perusahaan merupakan bisnis dengan risiko kept the workers, consumers, environmental facilities
tinggi, dalam prosesnya diperlukan prosedur yang jelas and also people around safe, health, and secure. The
untuk memastikan keselamatan, kesehatan dan keamanan Company put HSE as priority because The Company tend
pekerja, konsumen, fasilitas, lingkungan, juga masyarakat to becoming a leader on retail company that make a safe
luas. Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja, and secure working environment, free from incidents
dan Lindung Lingkungan (K3LL) merupakan salah satu and pollution, and customer's satisfaction guaranteed by
prioritas penting bagi Perusahaan. Sistem ini dilaksanakan providing premium class products and services.
untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja 5. Communicating and embedding awareness of HSE policies
serta keamanan lingkungan kerja dari kecelakaan maupun to all personels in The Companys working environment
pencemaran lingkungan untuk menciptakan suatu SPBU 6. Maintaining consistency in sustainable improvement efforts.
yang aman dan nyaman. Target Perusahaan adalah untuk
menjadi Perusahaan ritel terdepan dengan lingkung
an kerja yang aman, bebas dari insiden dan pencemaran
lingkungan, dan kepuasan pelanggan melalui produk
premium dan kualitas layanan.
5. Mengkomunikasikan dan menanamkan kesadaran ke
bijakan K3LL kepada semua personil di lingkungan kerja
Perusahaan
6. Selalu konsisten dalam upaya peningkatan perbaikan Convention CIP level Corporate di Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), 10 November 2014
yang berkelanjutan

147 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 148
SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN QUALITY, HEALTH, SAFETY
5 KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

HSE PYRAMID 2014 dengan semua bagian Perusahaan. Upaya-upaya tersebut The Company. Those efforts are embodied in the HSE programs
diwujudkan dalam program-program K3LL yang dilakukan pada conducted in 2014, which include:
Fatality Pencapaian HSE Pertamina Retail 2014 tahun 2014, meliputi:
0
1. Penerapan Sistem Pengelolaan Keselamatan yang 1. Implementation of Safety Management System to all
DAYS AWAY FROM WORK - Total jam Kerja Selamat : 10.324.264 diberlakukan kepada mitra, yang mewajibkan dijalankannya partners, which requires the implementation of The
0 Fungsi Keselamatan Perusahaan di SPBU masing-masing Companys Safety function in their respective Fueling
- Zero Fatality di tahun 2014
dan kepatuhan pada pelaksanaan kaidah dan program Station and compliance to HSE principles.
RESTRICTED WORK DAYS CASES
0 K3LL 2. Implementation of Preventive Maintenance in the form of
2. Melakukan Preventive Maintenance dalam bentuk inspection and unannounced visit by the management to
MEDICAL TREATMENT 0 TRIR
inspeksi dan kunjungan tiba-tiba oleh manajemen untuk reduce damage risk and loss.
(Total Recordable Incident Rate) mengurangi risiko kerusakan serta kerugian
ENVIRONMENTAL DAMAGE 0
Dalam implementasi kinerja K3LL pada tahun 2014 secara Through out 2014, overall incidents recorded by the HSE function
FIRST AID CASES keseluruhan terjadi beberapa insiden yang tercatat oleh Fungsi in implementation, are:
0
HSE, yaitu:
PROPERTY DAMAGE
6 0,00 1. (Property Damage) Terjadi kebakaran di kanopi tiang
pulau pompa 3 SPBU COCO Rawa Makmur pada tanggal
1. (Property Damage) Fire on the pump island canopy
pole 3 COCO fuel stations Rawa Makmur on January 26,
26 Januari 2014 dan mengakibatkan kabel-kabel, saklar 2014 and resulted in cables, switches and switch ohm
FIRE
14 dan ohm saklar terbakar. burned.
2. (NearMiss) Saat pengisian full tank di bajaj konsumen 2. (NearMiss) When driver of bajaj fill the tank full at COCO
NEAR MISS di SPBU COCO Industri, tiba-tiba supir bajaj tersebut Industry Fueling Stations, suddenly the bajaj driver pull
10
menarik nozzle dari tangki bajaj sehingga minyak the nozzle out of the tank so that the driver gushed in oil.
menyem bur supir tersebur. Kejadian ini terjadi pada This incident occurred on February 10, 2014.
tanggal 10 Februari 2014. 3. (Fire) Fire on consumer car due to short circuit, on
3. (Fire) Terjadi kebakaran pada mobil konsumen akibat February 12, 2014 at COCO Brass Fueling Stations.
korsleting arus listrik pada tanggal 12 Februari 2014 There are no affected assets, APAR use only.
Total Recordable Incident Januari - Desember 2014 : 0 Kasus di SPBU COCO Kuningan. Tidak ada aset SPBU yang 4. (Property Damage) Hose pump island number 3 and
Total Non Recordable Accident Januari - Desember 2014 : 30 Kasus
terkena dampak, hanya pemakaian APARnya saja. 4 at COCO Fatmawati II Fueling Station were drawn
TRIR ( Total Recordable Incident Rate ) Januari - Desember 2014 : 0,00
4. (Property Damage) Selang pulau pompa 3 dan 4 SPBU by consumer car when charging is not completed. The
COCO Fatmawati II tertarik oleh mobil konsumen saat incident occurred on February 16, 2014. Hose nozzle on
Standar Penerapan K3ll Standard Hse Implementation pengisian belum selesai pada tanggal 16 Februari 2014. pump island 3 and 4 were damaged and will be replaced
Budaya K3LL di Perusahaan dibangun melalui pertemuan inter- The HSE culture in The Company is built through periodical internal Kerusakan terjadi pada selang nozzle pulau pompa 3 by the consumer.
nal fungsi yang dilakukan secara berkala. Kebijakan K3LL yang meeting of functions. The HAS policies issued by The Company dan 4 dan akan diganti oleh pihak konsumen. 5. (NearMiss) COCO Industry Fueling Stations operator
dikeluarkan oleh manajemen Perusahaan menitikberatkan pada management emphasise on the implementation of stages to 5. (NearMiss) Operator SPBU COCO Industri tersembur was sprayed by fuel when releasing the nozzle in car
penerapan langkah-langkah untuk memastikan K3LL. Dalam ensure HSE. In its implementation activities, the standards applied Premium ketika melepaskan nozzle dari tangki peng because consumer is not removing the nozzle lock on
aktifitas kegiatannya, standar yang diterapkan adalah: are: isian di mobil konsumen karena belum melepas kunci February 23, 2014.
1. ISO 14001 UNTUK Environment Management System. 1. ISO 14001 for Environment Management System. nozzle pada tanggal 23 Februari 2014. 6. (Property Damage) Heavy rain and strong wind that
2. OHSAS 180001 Occupational Health and Safety Zone 2. OHSAS 180001 Occupational Health and Safety Zone is to 6. (Property Damage) Hujan deras dan angin kencang hit COCO Modernland Fueling Stations on February 24,
adalah untuk mengelola aspek kesehatan dan keselamatan manage aspects of occupational health and safety (K3). yang melanda SPBU COCO Modernland pada tanggal 2014 resulted in water and wind facilities collapsed. The
kerja (K3). 3. OSHA for Occupational Safety and Health Administration. 24 Februari 2014 mengakibatkan fasilitas air dan angin metal frame of the facility also already rusty and brittle.
3. OSHA untuk Occupational Safety and Health Administration. 4. K3 Occupational Health and Safety. SPBU rubuh. Hal ini selain disebabkan karena hujan dan 7. (Fire) Bamboo tree in a residential area next to Yos
4. K3 Occupational Health and Safety. 5. ISM Occupational Health and Safety. angin kencang tersebut, kerangka besi fasilitas tersebut Sudarso Fueling Station (near the mosque wall) were
5. ISM Occupational Health and Safety. juga sudah berkarat dan rapuh. burned on March 22, 2014.
7. (Fire) Pohon bambu yang ada di area perumahan 8. (Property Damage) "Dieng Indah" bus hit canopy
Dalam upayanya meningkatkan citra Perusahaan sebagai In its efforts to improve The Companys image as the best sebelah SPBU Yos Sudarso Medan (dekat tembok pole of pump island number 6 of COCO Cipularang B
pengelola SPBU terbaik di industrinya, Perusahaan senantiasa Fueling Station manager, The Company continously improves mushola) terbakar pada tanggal 22 Maret 2014. Fueling Stations on Monday, March 31, 2014 around
memperbaiki kinerja Perusahaan di segala aspek, terutama its performance. In all aspects especially in the implementation 8. (Property Damage) Bus Dieng Indah menabrak 04.30 AM.
sistem K3LL. Implementasi K3LL yang menyeluruh untuk of HSE. HSE is conducted throughly to ensure the safe conduct tiang kanopi pulau pompa 6 SPBU COCO Cipularang B 9. (Fire) Fire in the generator room of Merak Jingga COCO
memastikan kegiatan usaha yang aman dan sesuai dengan nilai- of business that complies with the applicable occupational safety. pada hari Senin tanggal 31 Maret 2014 sekitar pukul Fueling Stations, Medan, due to the stabilizer burn in
nilai keselamatan kerja yang berlaku. 04.30 WIB. generator room on April 22, 2014.
9. (Fire) Terjadi kebakaran di ruang genset SPBU COCO
Pada tahun 2014, pelaksanaan sistem K3LL lebih terfokus pada In 2014, the implementation of HSE system focused on the Merak Jingga Medan akibat terbakarnya stabilizer di
pengembangan K3LL sebagai budaya kerja yang terintegrasi establishment of HSE as a work culture integrated with all parts of ruang genset pada tanggal 22 April 2014.

149 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 150
SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN QUALITY, HEALTH, SAFETY
5 KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

10. (Fire) Pada tanggal 14 Mei 2014 terjadi pemadaman 10. (Fire) Power outage around Yos Sudarso, Medan Coco 21. (Fire) Tiba-tiba muncul percikan api dari angkot yang 21. (Fire) Suddenly a spark coming form public
listrik di sekitar wilayah SPBU COCO Yos Sudarso M edan. Fueling Stations on May 14, 2014. PLN transformer sedang mengisi Premium dan saat yang bersamaan, transportation that is fueling premium, and at the
Tiba-tiba trafo PLN meledak dan terbakar. suddenly exploded and caught fire. supir melakukan perbaikan accu. Pengisian dilakukan same time the driver repairing batteries. Charging is
11. (Fire) Pada tanggal 16 Mei 2014 terjadi kebakaran pada 11. (Fire) Fire in vapor above PERTAMAX tank and it propa di pulau pompa 2 SPBU COCO Tentara Pelajar done in pump island two at COCO Fueling Stations
uap di atas tangki Pertamax dan merambat ke tangki gate into the Bio Solar and nonsubsidies Solar tank, in pada tanggal 1 September 2014. Kejadian tersebut Tentara Pelajar, on September 1, 2014. The incident
Bio Solar dan Solar non Subsidi SPBU COCO Kemang. Kemang COCO Fueling Stations, on May 16, 2014. The tidak menyambar ke peralatan SPBU namun cukup did not spread to the gas station equipment, but
Kejadian tersebut terjadi sesaat setelah mobil tangki incident occurred shortly after the P ERTAMAX tank car membuat panik. enough to create a panic.
Pertamax datang untuk melakukan bongkar BBM. unloaded its content. 22. (Fire) Becak motor milik konsumen SPBU COCO 22. (Fire) Consumer-owned motor tricycles was burned
12. (Fire) Pada tanggal 24 Mei 2014 di SPBU COCO Serang 12. (Fire) Fire at COCO Fueling Stations, Serang, on a mo- Katamso Medan terbakar pada tanggal 10 September at COCO Fueling Stations Katamso, on September 10,
motor konsumen terbakar dekat pulau pompa 4 akibat torcycle, occurred near the island pump 4, on Omay 24, 2014. Penyebabnya diduga berasal dari karburator 2014. The cause is thought to have come from a leaky
korsleting listrik. 2014, due to short circuit. yang bocor sehingga menetes ke busi yang masih panas carburator so that it drips into a hot spark plug and
13. (NearMis) Pada tanggal 29 Mei 2014 di SPBU COCO 13. (NearMis) Fire emerged from the hood of a car at pump dan menimbulkan api. cause a fire.
Sepinggan Balikpapan terjadi kebakaran yang muncul island of Premium 3 of COCO Fueling Stations Seping- 23. (Fire) Mobil Avanza yang sedang parkir di area 23. (Fire) Avanza car that was parked in exit area of MT.
dari kap mesin mobil konsumen yang hendak mengisi gan, Balikpapan, on May 29, 2014, pintu keluar SPBU MT. Haryono Jakarta tiba-tiba Haryono Fueling Stations, Jakarta suddenly put out a
BBM jenis Premium di pulau pompa 3. 14. (NearMiss) Fire coming from Carry Suzuki, a public mengeluarkan api pada tanggal 11 September 2014. fire on September 11, 2014. This event was caused by
14. (NearMiss) Pada tanggal 6 Juni 2014 di SPBU COCO transportation car that has finished filling at COCO fuel Peristiwa ini disebabkan oleh korsleting pada soket a short circuit in the new installed headlights socket.
Pramuka Jakarta terjadi kebakaran yang berasal dari stations Pramuka, Jakarta, on June 6, 2014. lampu depan mobil yang baru terpasang. 24. (NearMiss) Signs pole of BBK lane suddenly fell and
mobil konsumen (angkot) Suzuku Carry yang telah selesai 15. (NearMiss) On June 14, 2014 smoke comes out in front 24. (NearMiss) Tiang rambu jalur BBK tiba-tiba hit consumers cars at COCO fueling stations MT.
mengisi Premium. of electric pole COCO fueling stations, Kemang, Jakarta. terjatuh dan menimpa mobil konsumen SPBU COCO Haryono, Jakarta on September 11, 2014.
15. (NearMiss) Pada tanggal 14 Juni 2014 terjadi kepulan About 5 minutes later it sparks. Fueling Stations officer MT. Haryono Jakarta pada tanggal 11 September 2014. 25. (NearMiss) Vehicle that is in queue to fill the fuel at
asap di tiang listrik depan SPBU COCO Kemang Jakarta. immediately conducted a series of action to prevent 25. (NearMiss) Kendaraan yang sedang antri untuk COCO Fueling Stations, Pramuka, suddenly smoke
Sekitar 5 menit kemudian terjadi percikan api. Pihak sparks grew bigger by spraying APAB to the power pole. melakukan pengisian BBM SPBU COCO Pramuka tiba- on September 26, 2014. No gas station assets was
SPBU segera berupaya untuk mencegah percikan api 16. (NearMiss) On June 25, 2014, consumers saw fire tiba mengeluarkan asap pada tanggal 26 September damaged by the incident.
tersebut menjadi lebih besar dengan menyemprotkan come out from the solar cell installation cable of COCO 2014. Tidak ada aset SPBU yang rusak akibat peristiwa 26. (NearMiss) Bickering occurred among consumers who
APAB ke tiang listrik tersebut. fueling stations, Cililitan. The fire allegedly caused by tersebut. want to fill fuel at the COCO Fueling Stations, Sorong,
16. (NearMiss) Pada tanggal 25 Juni 2014, konsumen fragile wires and it can not receive the solar cell energy 26. (NearMiss) Terjadi percekcokan antar konsumen yang on September 27, 2014.
melihat api dari kabel instalasi solar cell SPBU COCO as supply for PLN. ingin mengisi BBM di SPBU COCO Sorong pada tanggal 27. (Fire) Motor tricycles was burned at COCO Fueling
Cililitan. Diduga api tersebut muncul karena kondisi kabel 17. (Property Damage) On July 1, 2014, tronton with 27 September 2014. Stations, Sei Ladi Batam due to motor cable short
yang rapuh dan tidak dapat menerima energi solar cell police plate number B9975VO which was carrying iron 27. (Fire) Becak motor konsumen terbakar di SPBU COCO circuit on September 29, 2014.
sebagai supply untuk energi PLN. hit a fueling station sign product dispenser 3 of COCO Sei Ladi Batam akibat adanya korsleting kabel badan 28. (Fire) Short circuit occurs on the primary stabilizer of
17. (Property Damage) Pada tanggal 1 Juli 2014, truk yang Fueling Stations, Karawaci, and resulted a dent on motor tersebut pada tanggal 29 September 2014. COCO fueling stations Pondok Indah, on October 14,
sedang membawa besi menabrak sign produk dispenser product sign. 28. (Fire) Terjadi korsleting pada stabilizer utama SPBU 2014 and resulted in petrol stations halted operations
3 SPBU COCO Karawaci dan mengakibatkan sign produk 18. (Property Damage) On July 14, 2014, 2 hose nozzle COCO Pondok Indah pada tanggal 14 Oktober 2014 dan for 6 hours for repairation.
penyok. of pump island at COCO fueling stations, Rawamakmur, mengakibatkan operasional SPBU terhenti selama 6 29. (NearMiss) Consumers motorbike who have completed
18. (Property Damage) Pada tanggal 14 Juli 2014 selang was drawn by Colt Diesel Dump Truck. jam untuk perbaikan. filling suddenly emit sparks and the fire grabbed onto
nozzle pulau pompa 2 SPBU COCO Rawamakmur tertarik 19. (Fire) On July 16, 2014, public transportation suddenly 29. (NearMiss) Motor konsumen yang telah selesai the battery cable at a distance of 5 meters from pump
oleh Pump Truck Colt Diesel. exploded after it finished filling at Island pump 3 COCO dilakukan pengisian Premium tiba-tiba mengeluarkan island 4 at COCO Fueling Stations, Narogong Bekasi,
19. (Fire) Pada tanggal 16 Juli 2014, mobil angkutan umum Fueling Stations, Rawamakmur. Thirty minutes later, percikan api dan menyambar ke kabel aki di jarak 5 on November 3, 2014. The event was not causing any
tiba-tiba meledak selesai mobil tersebut mengisi Premium a second explosion came out from the same car. The meter dari pulau pompa 4 SPBU COCO Narogong Bekasi damage to gas station assets.
di Pulau pompa 3 SPBU COCO Rawamakmur. 30 menit car was found to contain seven pieces of LPG @ 3kg pada tanggal 3 November 2014. Peristiwa tersebut 30. (Fire) Suddenly sparks came out from consumers
kemudian, ledakan kedua terdengar kembali dari mobil tube. The cause of explosion is thought to result from tidak sampai merusak aset SPBU. motorbike who have completed filling at COCO Fueling
angkot tersebut yang sudah dibawa keluar SPBU. Mobil residual gas vapor that are collected from tube and 30. (Fire) Konsumen motor yang telah selesai melakukan Stations, Kaligarang Semarang, when it was just turn
tersebut ternyata berisi 7 buah tabung LPG @3Kg. the lack of air circulation in a car (the car windows and pengisian BBM di SPBU COCO Kaligarang Semarang, on. The bike is immediately taken away from the
Penyebab ledakan tersebut diduga akibat kumpulan uap doors closed tightly). saat hendak menyalakan motornya tiba-tiba keluar pump. The incident occurred on December 25, 2014.
gas sisa dari tabung dan kondisi mobil yang tertutup 20. (Fire) On July 28, 2014, explosions and fire was coming percikan api. Motor tersebut langsung dibawa menjauhi
rapat (jendela dan pintu mobil ditutup rapat). from electronic cooker/fryer at Bright Caf Kitchen of SPBU. Kejadian tersebut terjadi pada taggal 25
20. (Fire) Pada tanggal 28 Juli 2014 di SPBU COCO Dago COCO Fueling Stations. The explosion and fire occurred Desember 2014.
Bandung terjadi ledakan dan terbakarnya kompor listrik due to the fault of the salesperson who lit the stove
/ fryer dari dapur Bright Cafe. Ledakan dan kebakaran when some of its electrical components are damaged.
tersebut terjadi karena kesalahan dari pramuniaga yang
menyalakan kompor tersebut padahal kompor tersebut
sedang rusak dibeberapa komponen listriknya.

151 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 152
SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN QUALITY, HEALTH, SAFETY
5 KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

HSE Performance 2014 Kegiatan Briefing Di Spbu COCO 31.103.03 Cikini (8 Oktober 2014)
Briefing at Fueling Stations at COCO 31.103.03 Cikini Fueling Station, October 8, 2014
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sept Oct Nov Dec

Fatalities - - - - - - - - - - - -
Days Away From Work - - - - - - - - - - - -
Restricted Work - - - - - - - - - - - -
Days Cases - - - - - - - - - - - -
Medical Treatment Cases - - - - - - - - - - - -
Environmental Damege - - - - - - - - - - - -
First Aid - - - - - - - - - - - -
Property Damage 1 2 1 - - - - - - - - -
Fire - 1 1 1 3 - 2 - 4 1 - 1
Near Miss - 2 - - 1 3 - - 3 - 1 -

4,5
Briefing dilakukan oleh tim HSE

3,5

2,5

Prosos pengecekan Fill Point Tim HSE sedang melakukan deeping


1,5

0,5

0
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sept Oct Nov Dec

Fatality DAFW RWDC MDC Enviro FA PD Fire NM


Perbaikan secara berkala totem SPBU Pengecekan kondisi Tank Sumb

153 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 154
SISTEM MANAJEMEN MUTU, KESELAMATAN QUALITY, HEALTH, SAFETY
5 KESEHATAN KERJA & LINDUNG LINGKUNGAN AND ENVIRONMENT MANAGEMENT SYSTEM

Simulasi Keadaan Darurat SPBU Reg III SPBU COCO 31.401.01 Dago (19 Desember 2014) Simulasi Keadaan Darurat SPBU Reg IV Simulasi COCO 41.551.01 Lempuyangan (11 Juli 2014)
Emergency Simulation of Reg III Fueling Station at COCO 31.401.01 Dago Fueling Station, Emergency Simulation of Reg IV Fueling Station at COCO 41.551.01 Lempuyangan Fueling Station,
December 19, 2014 July 11, 2014

SPBU COCO 41.551.01


Lempuyangan, Yogyakarta

Simulasi Kebakaran dengan asap buatan Tim HSE memberikan arahan pengamanan

Regu Pemadam Kebakaran melakukan pemadaman Situasi saat proses pemadaman berlangsung

Regu Pemadam Kebakaran melakukan pemadaman api Regu Pemadam Kebakaran melakukan persiapan pemadaman

Ketua Tim Pemadam Kebakaran


melakukan briefing

155 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 156
Buka Puasa Bersama di Kantor Pusat PT Pertamina Retail,
Jakarta, 8 Agustus 2014

CORPORATE SOCIAL
RESPONSIBILITY
157 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 158
6 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

Komitmen Kebijakan Pada tanggal On October 2nd, 2013, in Jakarta,


2 Oktober 2013 di Jakarta, Direktur The Companys President Director,
Utama PT. Pertamina Retail, Toharso, Mr Toharso, signed the Corporate
menandatangani Kebijakan Tanggung Social Responsibility (CSR) Policy.
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). The signing markes The Companys
Penandatanganan ini menandai dim- commitent in conducting sustainable
ulainya komitmen Perusahaan untuk business by taking into account the
VISI / VISION
menjalankan kegiatan usaha secara environmental and social aspects,
Menuju SPBU Peduli Masyarakat berkelanjutan dengan mempertim- in which all operational and product
Toward the Fueling Stations that care for community bangkan aspek lingkungan dan ke- policies may not adversely impact
masyarakatan, dimana semua kebi- the environment and community.
jakan operasi maupun produk tidak
MISI / MISSION
berdampak merugikan lingkungan In addition, the stated Corporate
Menciptakan SPBU yang peduli terhadap masyarakat maupun masyarakat. Social Responsibility Policy is a form of
dan sekitarnya dengan berlandaskan kepada komitmen The Companys responsibility for the
Selain itu, Kebijakan Tanggung Jawab impacts its policies and activities have
Perusahaan atas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Sosial dan Lingkungan tersebut juga on the community and environment
To establish Fueling Stations that care for the merupakan bentuk tanggung jawab by means of transparent and ethical
neighborhood communities based on The Companys Social Perusahaan terhadap dampak yang practices.
diakibatkan oleh kebijakan dan ke-
and Environmental Responsibility commitment.
giatannya kepada masyarakat dan In conducting its business activities,
lingkungan melalui perilaku yang The Company adopts the following
TUJUAN UMUM / STRATEGY transparan dan beretika. Dalam CSR policies:
pelaksanaan kegiatan usaha tersebut, Perusahaan menerapkan
Membudayakan hidup bersih Health-Responsibility Fueling
kebijakan TJSL sebagai berikut:
SPBU sebagai etalase program Stations
oksigen bagi kehidupan Education-Responsibility
1. Mempertimbangkan harapan semua Pemangku Kepentingan 1. Taking into consideration the expectation of all Stakeholders
Mengajak konsumen untuk Fueling Stations terkait dengan produk dan lingkungan di sekitar SPBU yang regarding products and environment in the Fueling Stations
lebih ramah lingkungan Environment-Responsibility dikelola oleh Perusahaan. managed by The Company.
Fueling Stations 2. Berkomitmen memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi 2. Having a commitment to make contributions to the commu-
dan hidup budaya bersih masyarakat dan lingkungan. nity and environment.
Menggalang dukungan 3. Menerapkan Kebijakan TJSL dalam pelaksanaan bisnis Peru- 3. Sustainably implementing CSR Policy in The Companys
masyarakat sekitar SPBU sahaan secara berkelanjutan. business.
4. Membangun interaksi sosial dan komunikasi yang baik deng 4. Establishing social interaction and communication with the
an masyarakat di lingkungan lokasi unit operasional Perusa- people around the Companys operational unit.
TUJUAN KHUSUS / SPECIFIC OBJECTIVE haan berada.
Membudayakan hidup bersih
SPBU sebagai etalase program oksigen bagi kehidupan Komitmen Perusahaan dalam mengintegrasikan program TJSL The Companys commitment in intergrating CSR programs into
ke dalam kegiatan bisnis korporasi adalah: corporate business activities is as follows:
Mengajak konsumen untuk lebih ramah lingkungan dan hidup
budaya bersih 1. Mengatasi dampak negatif operasi Perusahaan melalui 1. Addressing the negative impacts of the Companys operations
Menggalang dukungan masyarakat sekitar SPBU kepatuhan terhadap regulasi serta menciptakan nilai baru by complying with the regulations and creating new and bet-
yang lebih baik kepada masyarakat dan lingkungan. ter values for the community and environment.
To improve the use of renewable energy awareness 2. Memberikan manfaat sosial, ekonomi dan lingkungan kepada 2. Providing social, economic and environmental benefits to the
Fueling Stations as the showcase of oxygen for life masyarakat terutama di sekitar wilayah operasi Perusahaan. community, especially in The Companys operational areas.
program 3. Meningkatkan reputasi Perusahaan, efisiensi, pertumbuhan 3. Improving the Companys reputation, efficiency, business
Encouraging the customers to be more usaha dan menerapkan meringankan risiko usaha. growth and mitigating business risks.
environmentally friendly and cultivate a clean
MANAJEMEN MANAGEMENT
culture life
TJSL ialah salah satu alat yang dapat menjembatani Perusahaan CSR is one of The Companys tools to establish a relationship
Mobilize community support around Fueling Stations dengan masyarakat sekitarnya. Perusahaan sebagai bagian dari with its community The Company as a part of the society need
neighboring area. masyarakat perlu berkontribusi kepada kesejahteraan masyarakat to contribute to the welfare of its community, by paying attention
sekitar, dengan memperhatikan kebutuhan lingkungan, nilai budaya to the need of community, the cultural value and norm of the
dan norma masyarakat di lingkungan Perusahaan atau unit usahanya. community of The Company or its business units.

159 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 160
6 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

Pelaksanaan program TJSL merupakan wujud tanggung jawab The iplementation of CSR program is a form of The Companys
Perusahaan sebagai bagian dari masyarakat di sekitarnya. responsibility as a part of its community. Based on the belief that
Dilandasi kepercayaan bahwa SPBU merupakan bagian dari Fueling Stations are a part of the community, The Company views
komunitas, Perusahaan beranggapan bahwa partisipasinya that its sustainable participation in contributing to the welfare of
dalam berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan the society and the environment is at the utmost importance.
lingkungan secara berkelanjutan sangatlah penting.

Karena itu, komitmen pengelolaan dan manajemen kegiatan Therefore, The Companys commitment on CSR activity
TJSL Perusahaan harus berlandaskan pada: management is held on the basis of:
1. Memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat 1. Making contributions to the community in accordance with
berdasarkan harapan semua Pemangku Kepentingan terkait the wish of all Stakeholders through The Companys business
melalui bisnis Perusahaan untuk membangun interaksi sosial to establish excellent social interaction and communication
dan komunikasi yang baik dengan masyarakat di seluruh with the people around The Companys operational units.
lokasi unit operasional Perusahaan. CSR dalam rangka HUT PT Pertamina Retail ke 8 pada 1 Februari 2014
2. Mewujudkan upaya Perusahaan dalam bentuk program 2. Manifesting the effort of The Company in Pertamina Retail
Pertamina Retail Peduli yang bertujuan untuk membuktikan Cares program, which aims to establish COCO Fueling
bahwa SPBU COCO peduli terhadap masyarakat dan Stations that show compassion to its community.
sekitarnya.

IMPLEMENTASI IMPLEMENTATION
Implementasi kegiatan TJLS Perusahaan dibagi menjadi dua, The Implementation of The Companys CSR activities is divided
yaitu Kegiatan Regular dan Kegiatan Non-Regular. Total dana into two categories, namely Regular and Non-Regular Activities.
baik dari Perusahaan maupun dari PT Pertamina (Persero) yang Total funding both from The Company and PT Pertamina (Persero)
disalurkan untuk program TJSL pada tahun 2014 adalah sebe- provided for CSR program in 2014 is Rp713.000.000.
sar Rp. 713.000.000.

KEGIATAN TJSL REGULAR REGULAR CSR ACTIVITIES


Kegiatan TJLS Regular merupakan kegiatan yang didanai oleh Regular CSR program activities are funded by The Company and
Perusahaan dan dalam pelaksanaan kegiatannya terwujud dalam its activities are embodied in the day-to-day implementation of the
Kebijakan Perusahaan sehari-hari, yaitu: following Companys Policies:
Memastikan grading PastiPas selalu tercapai dalam Ensuring PastiPas gradings reached in the periodic CSR Fogging di lingkungan SPBU COCO 31.133.01 Otista, Jakarta CSR kepada anak yatim di SPBU COCO 31.139.02 Pulo Gadung,
penilaian secara periodik yang dilakukan auditor independen assessment conducted by independent auditor. Jakarta, 19 Juni 20144 Mei 2014
Menjadi contoh bagi pengelola SPBU lain dalam hal Setting an example for other Fueling Station in terms of
pengelolaan SPBU yang baik dan bertanggungjawab managing good and responsible Fueling Stations.
Menjaga dan memelihara perlengkapan sarana dan fasilitas Maintaining and protecting facilities and support systems to
serta sistem penunjang agar kualitas dan kuantitas BBM guarantee the quality and quantity of the oil fuel delivered to
tetap terjamin sampai ke tangan masyarakat the society
Mengadakan kegiatan Daurah di lokasi lingkungan SPBU Regularly conducting dawah activities around Fueling Stations
yang bekerjasama dengan Badan Dakwah Islam PT neighboring area, in collaboration with PT Pertamina Retails
Pertamina retail, dilakukan secara rutin satu kali dalam Islamic Dawah Organisation, once a month.
sebulan. Periodically conducting Blood Donor program in partneship
Mengadakan program Donor Darah yang bekerjasama with the Indonesian Red Cross (PMI) as a form of The
dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk Companys routine social community care.
kepedulian sosial kemasyarakatan Perusahaan secara rutin Recruiting local workers from Fueling Station nearby area
Rekrutmen tenaga lokal untuk pekerja di sekitar SPBU, as contribution to the community empowerment of the
untuk membantu pemberdayaan masyarakat sekitar SPBU. neighboring Fueling Station.

KEGIATAN TJSL NON-REGULAR NON REGULAR CSR ACTIVITIES


Kegiatan TJLS Non-Regular di dalam aktifitas bisnis Perusahaan Non-Regular CSR activities of The Companys business activities
CSR di lingkungan SPBU COCO 31.175.06 Kp. Bulu, Bekasi, 14 Mei 2014
merupakan kegiatan yang pelaksanaan usahanya mengikuti are implemente in accordance with its long-term corporate
rencana penyusunan program jangka panjang Perusahaan program and elaborated in details in the annual program, as well as

161 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 162
6 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

dan dirinci dalam program tahunan, serta menyesuaikan dengan conducted according to socal mapping and needs assessment to Sesuai dengan strategi utama yang telah ditetapkan, maka In accordance with the main set strategies, accordingly the
pemetaan sosial dan penilaian kebutuhan untuk mengetahui gain accurate information on publics needs and focus to address penyusunan rencana program kegiatan TJLS Non- Regular di planning program preparation for the 2014 Non-Regular CSR
lebih pasti kebutuhan masyarakat dan fokus menjawab kebutuh those needs in the accordance with The Companys Policies. tahun 2014 fokus kepada upaya Perusahaan dalam pemberdayaan activities focues on The Companys effort in empowering the
an tersebut dengan tetap sesuai dengan Kebijakan Perusahaan. lingkungan sekitar SPBU COCO, dan memberikan bantuan-bantuan COCO Fueling Stations neighboring community and in making
yang sifatnya berkelanjutan. Program-program TJLS Non- sustainable aid contributions. The Non-Regular CSR programs
Menindaklanjuti hal tersebut, tim lapangan Perusahaan saat As a follow-up of the matter, The Companys field team has Regular merupakan kegiatan yang diprakarsai pada tahun 2014 were initiated by the Company in 2014 and funded by PT
melakukan pemetaan sosial dan penilaian kebutuhan mene- conducted social mapping and needs assessment and concluded oleh Perusahaan dan didanai oleh PT Pertamina (Persero) yang Pertamina (Persero) and expected to be sustainable program in
mukan bahwa fokus kegiatan TJLS Non-Regular di tahun 2014 the 2014 Non-Regular CSR Activities cover Integrated Service diharapkan ke depannya menjadi program yang berkelanjutan. the future.
ini adalah kegiatan yang mencakupi kegiatan di Up Skill Po- Post Cadre Up Skill activities, Fogging activities and childrens
syandu, kegiatan Fogging dan kegiatan program pengemban- library development. BIDANG KESEHATAN HEALTH SECTOR
gan taman baca. Up-Skill Kader Posyandu Integrated Service Post (POSYANDU) Cadres Up-Skill
Untuk meningkatkan reputasi Perusahaan sebagai Perusahaan yang To further estbalish The Companys reputation as a responsible
Berdasarkan hal tersebut, Perusahaan menyusun strategi uta- Based on the foregoing, The Company has formatted the key bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan melalui SPBU corporation and concern about the environment through
ma untuk dapat menjawab tantangan dalam memenuhi ke- strategy to address the challenges in meeting the publics needs, yang berpartisipasi dalam mendukung kesehatan masyarakat di Fueling Stations that participate in supporting the health of its
butuhan masyarakat yang terintegrasi dengan strategi bisnis which is intergrated with The Companys Business strategy, as lingkungan SPBU guna mencipatakan generasi sehat, Perusahaan neighboring communities in building a healthy generation, The
Perusahaan, yaitu: follows: melaksanakan program pelatihan Up-Skill Kader Posyandu yang Company implemented a Posyandu Cadres Up-Skill training
Mengadakan kegiatan yang memiliki nilai tanggung ja Holding activities which have responsibility values of dilakukan selama 2 hari pada tanggal 6-7 Mei 2014 lokasi Graha program, which was held for 2 days on May 6-7, 2014located
wab Perusahaan yang di dalamnya termasuk konsumen, The Companys, including consumers, employees, Rumah Sakit Pusat Pertamina. in Graha Rumah Sakit Pusat Pertamina.
karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan shareholders, communitues and environment, in all
dalam segala aspek operasional Perusahaan yang men- Companys operational aspects, including economic, social Pada hari pertama, peserta diberikan pelatihan mengenai teori- On the first day, participants were given training on the theories of
cakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. and environmental aspects. teori pelaksanaan program kesehatan di Posyandu, yang dilanjutkan Posyandu health program implementation, followed by the practice
Mengadakan kegiatan yang memiliki dampak sosial dan Holding activities which generates social impacts and are dengan praktik semua teori yang telah disampaikan di hari pertama. of all theories that had been given on the frist day. Posyandu
berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan, strongly relevant to short and long-term sustainabile Adapun anggaran Program Up-Skill Kader Posyandu yang telah Cadres Up-Skill Program Budget was Rp100.000.000. Targeted
baik jangka pendek maupun jangka panjang. development. disiapkan adalah sebesar Rp. 100.000.000,-. Dari jumlah peserta participants are 30 from total of 15 COCO Fueling Stations within
yang ditargetkan sebanyak 30 orang, dalam pelaksanaannya the Region III, which are:
program ini telah mencapai target pesertanya dari total 15 SPBU
COCO di wilayah Region III, yaitu :

No. FUELING STATIONS POSYANDU NUMBER OF PARTICIPANTS

1 SPBU SAMANHUDI 31.107.02 FLAMBOJAN 2


2. SPBU PULOGADUNG 31.139.02 TERATAI PUTIH 2
3. SPBU PERMATA HIJAU 31.122.03 PISANG RAJA 2
4. SPBU MT. HARYONO 31.128.02 YASMIN 2
5. SPBU MAJAPAHIT 31.175.02 KENANGA 10 2
6. SPBU HYUNDAI 31.175.04 KENANGA 4 2
7. SPBU MARGONDA 31.164.01 KENCANA UNGU 2
8. SPBU CIPULARANG A 31.411.02 TULIP II 2
9. SPBU CIPULARANG B 31.411.01 TULIP III 2
10. SPBU CILILITAN 31.136.02 HARAPAN IBU 2
11. SPBU CIBUBUR 31.164.02 AHMAD EFFENDI 2
12. SPBU AZELA 31.175.01 KENANGA 3 2
13. SPBU ALAM SUTERA 31.153.03 CENDRAWASIH 2
14. SPBU TENDEAN 31.127.02 ANGGREK 2
CSR Up Skill Posyandu di RS Pertamina, Jakarta, 6 Mei 2014 15. SPBU TAMAN ROYAL 31.151.03 PINUS 7 2

163 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 164
6 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

BIDANG PENDIDIKAN EDUCATION SECTOR


Program Pengembangan Taman Baca Chlidrens Libraries Development Program
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PT Pertamina This activity is conducted as PT Pertamina Retail concern for
Retail untuk mendekatkan akses bahan bacaan dalam upaya closer access to reading materials in an effort to raise public
menumbuhkan minat baca masyarakat khususnya kepada anak- interest in reading, especially to children. In accordance with
anak. Sesuai dengan salah satu program CSR PT Pertamina one of the CSR program of PT Pertamina Retail in educational
Retail dalam hal program pendidikan. programs.

Kegiatan program ini dilakukan selama 28 Mei-18 Juni 2014, Program of activities carried out during May 28-June 18, 2014,
dengan jangkauan 20 SPBU COCO yang berada di Indonesia. that reach 20 COCO Fueling Stations around Indonesia. The pur-
Adapun tujuan dari program kegiatan ini antara lain : pose of the program activities include:
Membangkitkan dan Meningkatkan minat baca sehingga Generating and Increasing interest in reading and thus
terciptanya anak-anak yang cerdas creating intelligent children
Menjadi sebuah wadah kegiatan belajar anak-anak As a place for childrens learning activities
Mendukung program pemerintah dalam peningkatan ke- Supporting government programs to increase the ability
mampuan aksarawan baru dalam rangka pemberantasan of the new literates in order to eradicate illiteracy so that
buta aksara sehingga mereka yang telah melek huruf those who have literacy does not become illiterate again
tidak menjadi buta aksara lagi

Adapun anggaran yang disiapkan Perusahaan untuk program ini Budget allocated by The Company for this program is
sejumlah Rp. 300.000.000 Rp 300.000.000

No. SPBU PAUD WAKTU PELAKSANAAN


Fueling Station Eary Childhood Implementation
Education & Development
Program
CSR Taman Baca di lingkungan SPBU 31.131.01 Pramuka, Jakarta, 11 April 2014

1 SPBU 31.401.01 DAGO - BANDUNG 18 Juni 2014


2 SPBU 61.761.03 MT HARYONO 13 Juni 2014
3 SPBU 31.137.01 PEKAYON 15 Juni 2014
4 SPBU 31.127.01 BANGKA 15 Juni 2014
5 SPBU 51.601.124 KETINTANG MADYA 13 Juni 2014
6 SPBU 51.801.30 HAYAM WURUK 14 Juni 2014
7 SPBU 41.575.01 MADEGONDO 28 Mei 2014
8 SPBU 31.175.01 KAMPUNG BULUH BEKASI 18 Juni 2014
9 SPBU 41.501.28 PENDURUNGAN SEMARANG 28 Mei 2014
10 SPBU 31.114.03 JELAMBAR JAKARTA BARAT 15 Juni 2014
11 SPBU 31.133.01 OTISTA JAKARTA TIMUR 15 Juni 2014
12 SPBU 31.163.02 JAMPANG BOGOR 16 Juni 2014
13 SPBU 31.161.13 CIMANGGU BOGOR 16 Juni 2014
14 SPBU 31.127.02 TENDEAN - JAKARTA SELATAN 15 Juni 2014
15 SPBU 31.168.01 JONGGOL - BOGOR 15 Juni 2014
16 SPBU 31.131.01 PRAMUKA JAKARTA TIMUR 15 Juni 2014
17 SPBU 61.761.02 SEPINGAN - BALIKPAPAN 15 Juni 2014
18 SPBU 61. 761.01 KARANG ANYAR BALIKPAPAN 15 Juni 2014
CSR di lingkungan SPBU 31.175.02 Majapahit, Lippo Cikarang, 20 November 2014
19 SPBU 31.134.01 BEKASI TIMUR JAKARTA TIMUR 15 Juni 2014
20 SPBU 31.139.01 CAKUNG JAKARTA TIMUR 15 Juni 2014

165 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 166
6 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

BIDANG LINGKUNGAN ENVIRONMENT SECTOR No. HARI & TANGGAL / Date LOKASI / Location CAKUPAN / Coverage
Penyuluhan Bahaya Yang Diakibatkan Gigitan Nyamuk dan Counseling on the Danger of Dengue Fever and Fogging
Fogging This activities is carried out a concern PT Pertimna Retail to
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PT Pertamina improve public health, in particular the prevention of dengue 1 Senin, 28 April 2014 RT 01 RW 05 Kel. Cakung Barat 137 Kepala Keluarga
Retail untuk menaikan taraf kesehatan masyarakat, khususnya fever disease. In accordance with one of PT Pertamina Retail CSR 2 Senin, 28 April 2014 RT 02 RW 05 Kel. Cakung Barat 150 Kepala Keluarga
pencegahan bahaya penyakit Demam Berdarah. Sesuai dengan programs in health program. 3 Selasa, 29 April 2014 RT 03 RW 05 Kel. Cakung Barat 150 Kepala Keluarga
salah satu program CSR PT Pertamina Retail dalam hal program
kesehatan. 4 Selasa, 29 April 2014 RT 04 RW 05 Kel. Cakung Barat 142 Kepala Keluarga
5 Rabu, 30 April 2014 RT 08 RW 05 Kel. Cakung Barat 105 Kepala Keluarga
Kegiatan program ini dilakukan selama 23 hari dengan cakupan The program carried out for 23 days with coverage of 1688 fam- 6 Rabu, 30 April 2014 RT 09 RW 05 Kel. Cakung Barat 115 Kepala Keluarga
1688 kepala keluarga, adapun tujuan dari kegiatan program ini ilies, while the purpose of this program activities include:
antara lain : 7 Kamis, 1 Mei 2014 RT 05 RW 05 Kel. Cakung Barat 75 Kepala Keluarga
1. Dapat Meningkatkan wawasan, pengetahuan mengenai ba- 1. To raise awareness, knowledge about the danger of dengue 8 Kamis, 1 Mei 2014 RT 07 RW 05 Kel. Cakung Barat 165 Kepala Keluarga
haya demam berdarah fever 9 Jumat, 2 Mei 2014 RT 06 RW 05 Kel. Cakung Barat 60 Kepala Keluarga
2. Untuk mencegah kemantian yang diakibatkan oleh penyakit 2. To prevent death cause by dengue fever
demam berdarah 3. To help government program in combating AEDES AEGYPTI JUMLAH 1.099 Kepala Keluarga
3. Membantu program pemerintah dalam memberantas mosquitos.
nyamuk AEDES AEGYPTI

Adapun anggaran yang disiapkan Perusahaan untuk program ini Budget allocated by The Company for this program is
sejumlah Rp. 108.000.000 Rp108.000.000

No. HARI & TANGGAL / Date LOKASI / Location CAKUPAN / Coverage

1 Senin, 21 April 2014 RT 05 RW O9 Kel. Bidara Cina 35 Kepala Keluarga


2 Selasa, 22 April 2014 RT 01 RW 09 Kel. Bidara Cina 36 Kepala Keluarga
3 Selasa, 22 April 2014 RT 04 RW 09 Kel. Bidara Cina 39 Kepala Keluarga
4 Selasa, 22 April 2014 RT 02 RW 09 Kel. Bidara Cina 48 Kepala Keluarga
5 Selasa, 22 April 2014 RT 03 RW 09 Kel. Bidara Cina 45 Kepala Keluarga
CSR Fogging di lingkungan SPBU COCO 31.133.01 Otista, Jakarta pada 25 April 2014
6 Selasa, 22 April 2014 RT 06 RW 09 Kel. Bidara Cina 40 Kepala Keluarga
7 Rabu, 23 April 2014 RT 07 RW 09 Kel. Bidara Cina 35 Kepala Keluarga
8 Rabu, 23 April 2014 RT 08 RW 09 Kel. Bidara Cina 37 Kepala Keluarga
9 Rabu, 23 April 2014 RT 09 RW 09 Kel. Bidara Cina 80 Kepala Keluarga
10 Kamis, 24 April 2014 RT 10 RW 09 Kel. Bidara Cina 33 Kepala Keluarga
11 Kamis, 24 April 2014 RT 11 RW 09 Kel. Bidara Cina 40 Kepala Keluarga
12 Kamis, 24 April 2014 RT 12 RW 09 Kel. Bidara Cina 50 Kepala Keluarga
13 Jumat, 25 April 2014 RT 13 RW 09 Kel. Bidara Cina 30 Kepala Keluarga
14 Jumat, 25 April 2014 RT 14 RW 09 Kel. Bidara Ciina 41 Kepala Keluarga

JUMLAH 589 Kepala Keluarga

Serah Terima Piagam Pencegahan Demam Berdarah di SPBU COCO 31.133.01 Otista, Jakarta
pada 25 April 2014

167 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 168
6 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

Kesesuaian Implementasi dengan Strategi Implementation and Strategy Suitability REALISASI ANGGARAN KEGIATAN CSR PERTAMINA RETAIL /
Sesuai dengan Kebijakan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Under The Companys CSR Policy, The Company is committed to Budget Realisation For Pertamina Retail Csr Event
(TJSL) Perusahaan, komitmen pelaksanaan program harus conduct CSR activities that in accordance to The Companys main
selaras dengan strategi utama yang dimiliki Perusahaan dan strategy and around the operation environment of Fueling Stations
dilaksanakan di sekitar lingkungan operasional SPBU yang dikelola managed by The Company. In addition to that, the programs
oleh Perusahaan. Selain itu, program-program tersebut harus conducted are those that accommodate the environmental
menyesuaikan dengan kebutuhan lingkungan di sekitar operasi needs of the environment surrounding The Company and The
Perusahaan yang berada di lokasi strategis dan bersinggungan Companys operation environment are located in strategic
dengan para end-user atau Pemangku Kepentingan (Stakeholder) locations that engage end users or Companys Stakeholders.
Perusahaan.

Hal ini untuk memastikan implementasi program-program This is to guarantee the implementation of its programs
yang dilaksanakan sesuai dengan harapan dan keinginan para are obtaining Stakeholders aspirations through survey and
Pemangku Kepentingan yang didapatkan dari survei serta community approach, to ensure that the programs can be
dilakukan melalui pendekatan kepada masyarakat sekitar, accepted by the local community. With the current programs hel 2013 2014
sehingga dipastikan program yang dilakukan akan dapat in 2014, The Company as successfully mapped the needs of the Rp 347.450.000 Rp 508.000.000
diterima oleh masyarakat di lingkungan setempat. Dengan community surrounding The Company while accommodating the
program-program yang dilakukan sepanjang tahun 2014, aspiration of one of The Companys Stakeholders. Realisasi Dana Program CSR Pertamina Retail 2014 / Donation Realisation For Pertamina Retail Csr Program
Perusahaan telah berhasil memetakan kebutuhan masyarakat
di lingkungan operasi Perusahaan secara tepat, dan tetap dapat No. Bidang/Sector Program Lokasi/Location Realisasi / Realisasi /
mengakomodasi keinginan salah satu Stakeholder Perusahaan. Realisation Realisation

1. Pendidikan daurah di sPBu CoCo sPBu CoCo region 3 tW ii 22,000,000


Dalam pelaksanaannya, implementasi strategi TJSL In its implementation, CSR strategy implementation has received
mendapatkan sambutan yang antusias dan apresiasi yang positive response and appreciation from the program beneficiaries, 2. Masyarakat Kursi di Kelurahan Kampung Buluh sPBu CoCo region 3 tW ii 3,300,000
sangat baik dari para penerima program tersebut. Berdasarkan based on the result of post implementation review and 3. Masyarakat Penyerahan bantuan renovasi masjid sPBu CoCo Kampung Buluh tW ii 5,000,000
hasil tinjauan dan penilaian setelah pelaksanaan, program yang assessment after implementation. The programs implemented sPBu CoCo Kampung Buluh tW ii 14,000,000
dijalankan memerlukan roll-out ke beberapa lokasi SPBU atau require rollout to several other fuel station or operational 4. Masyarakat daurah di Mesjid nurul salam
operasional lainnya. Kebutuhan TJSL ini bagi Perusahaan terbukti locations. The Companys CSR implementation has proven to
memberikan dampak yang baik bagi lingkungan sekitarnya. Pada have positive impact on its community. In its implementation, sPBu CoCo Pulo gadung tW ii 6,000,000
5. Masyarakat daurah di sPBu CoCo
pelaksanaannya, diperlukan penyebaran program yang lebih these programs need to be more evenly distributed to fuel station tW ii 9,000,000
sPBu CoCo M yamin
merata ke lokasi-lokasi SPBU atau operasional yang berada di or operational locations in other regions with similar program 6. Masyarakat sumbangan bantuan Masjid
JX expo Jakarta tW iii 202,288,800
daerah lain dengan kebutuhan program sejenis dan dilakukan needs in a sustainable way. 7. Masyarakat Buka puasa bersama 10.000 anak yatim
itB Bandung tW iii 12,500,000
secara berkelanjutan. 8. Masyarakat Pameran Csr Pemkot Bandung
sPBu CoCo Klender tW iii 4,960,000
9. Masyarakat daurah di Mesjid al Makmur
Diharapkan di masa mendatang, peran serta dari Kepala SPBU For the future, the involvement of fuel station heads who are sPBu Banjar Baru tW iV 1,800,000
10. Masyarakat Pelaksanaan Kurban
yang berhubungan langsung dengan lingkungan sekitar dan directly interacting with the community and as workers of The tW iV 3,000,000
sPBu Mastrib
sebagai pekerja Perusahaan akan memberikan varian program Company would result in more varieties of program. Surely, this 11. Masyarakat Pelaksanaan Kurban
sPBu Majapahit tW iV 4,960,000
yang lebih beragam. Tentunya hal ini adalah mengacu kepada would refer to the need of the community and aim to establish 12. Masyarakat dauroh di sPBu
kebutuhan lingkungan sekitar dan bertujuan untuk membangun better social interaction and communication with the community
Jumlah 288,808,800
interaksi sosial dan komunikasi yang lebih baik dengan around The Companys location and operational unit.
masyarakat sekitar lokasi dan unit operasional Perusahaan.
Realisasi Dana Program CSR Pertamina Retail 2014 / Donation Realisation For Pertamina Retail Csr Program
TJSL ialah salah satu alat yang dapat menjembatani Perusahaan CSR is one of the tool that can connect The Company and its
dengan masyarakat sekitarnya. Perusahaan sebagai bagian surrounding community. The Company as a part of the society No. Bidang/Sector Program Lokasi/Location Realisasi / Realisasi /
dari masyarakat perlu berkontribusi kepada kesejahteraan needs to contribute to the welface of its community, by paying Realisation Realisation
masyarakat sekitar, dengan memperhatikan kebutuhan attention to the need of the community, the cultural value and
lingkungan, nilai budaya dan norma masyarakat di lingkungan norm of the community of The Company or its business units. 1. Pendidikan Pengembangan taman Bacaan sPBu CoCo region 2,3,4,5,6 tW ii 300.000.000
Perusahaan atau unit usahanya.
2. Kesehatan Fogging sPBu CoCo region 3 tW ii 108.000.000
tW ii 100.000.000
up skill Kader Posyandu sPBu CoCo region 3
Jumlah 508.000.000

Total Keseluruhan 796,808,800

169 Corporate Annual Report 2014 Corporate Annual Report 2014 170