Você está na página 1de 2

ALUR KEGAWAT DARURATAN

No.Dokumen SOP/ /UKP/VIII/Solo/2017


SOP No.Revisi 0
Tanggal Terbit 15 Januari 2017
Halaman 1

PUSKESMAS dr. ANDI ISNA


SOLO FITRIANI, M.Kes
NIP.19790515
200701 2 020

1. Pengertian Proses penerimaan pasien UGD sampai dengan pasien keluar dari UGD
2. Tujuan Sebagai tatalaksana dalm penerimaan pasien baru
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Solo No. 430/56 / IX /Pusk.Solo
tahun 2017 tentang Sasaran Keselamatan Pasien

4. Referensi

5. Alat
6. Langkah-langkah Bagan alir

Mencuci
tangan
1. Perawat menerima pasien, kemudian catat
identitas lengkapa dan jelas dan informed
concernt
2. perawat melakaukan anamnesa (auto dan
hetero anamnesa)
3. perawatmelakukan pemeriksaan GCS, TTV (T,
N, RR, S) dan pemeriksaan fisik awal
4. pengelompokan pasien dan diagnosa awal
a. Gawat darurat : memerlukan tindaklan
segera dan mengancam jiwa
b. Gawat non darurat : memerlukan tindakan
segera tapi tidak mengancam jiwa
c. Non gawat darurat : tidak urgent tindakan
segera dan tidak mengancam jiwa
5. untuk non gawat non darurat boleh diberi
terapi simptomatis (berdasar gejala) dan
disarankan jika sakit berlanjut bisa berobat
lagi besok ke UGD/ BP
6. untuk gawat darurat dan gawat non
darurat, perawat menghubungi dokter jaga
pada hari tersebut dan melaporkan kondisi
terakhir pasien dan boleh melakukan tindakan
awal pertolongan pertama/ baik live support
(BLS) meliputi :
a. Air way
bebaskan jalan nafas
jaw trust, chin lift dan hiperekstensi
bersihkan jalan nafas dari sumbatan
( secret, benda asing)
b. Breathing
nafas buatan
pasang oksigen jika perlu
c. Circulation
tensi dan nadi turu, pasang infuse
monitor produksi urine, pasang
kateter bila perlu
7. bila diperlukan doketr jaga harus datang guna
pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut
8. pasein/ keluarga melengkapi administrasi
9. semua pemeriksaan, tindakan, terapi dan
rujukan dengan lengkap pada status pasien

7. Hal-hal yang
perlu
diperhatikan
8. Unit terkait Rawat Inap