Você está na página 1de 10

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DALAM KONTEKS KELUARGA

PADA Tn.R RT 05 RW 03 DUSUN GALESONG KOTA


DESA GALESONG KECAMATAN GALESONG
TAKALAR KABUPATEN TAKALAR

DATA DAN IDENTIFIKASI


A. Struktur dan sifat Keluarga
1. Struktur Keluarga
a. Nama Kepala Keluarga : Tn.Rahim
b. Umur :46tahun
c. Jenis Kelamin : Laki-laki
d. Agama : Islam
e. Pendidikan : SD
f. Pekerjaan :Buruh
g. Pendapatan : 500.000
h. Alamat :Galkot RT 05 / RW 03
i. Suku / Bangsa :Makassar / Indonesia
j. Daftar Anggota Keluarga :
NO Nama Hub. umur L/P Agama Pendidikan Pekerjaan
klg

1 Rahim kk 46 th L Islam SD Buruh


2 Isna Istri 30th P Islam SD Tani
3 Nanang anak 15th L Islam SMP _
4 Irvan anak 18 bln L Islam _ -

k. Tipe Keluarga : nuclear family


Di keluarga Tn. R merupakan nuclear family yang terdiri dari
keluarga inti yaitu ayah, ibu, dan anak.

l. Genogram (3 generasi)

Bp. Ny. I
R

B I
m. Hubungan antar anggota keluarga
Hubungan antara suami, istri dan anak dari keluarga Bp. R
cukup harmonis, terbukti dengan mereka sangat dekat dan
akrab. Dan hubungan antara keluarga dan masyarakat juga
terlihat harmonis terbukti dari sering mengobrol dengan
tentangga dan saling membantu keluarga.
2. Sifat Keluarga
a. Anggota keluarga yang berpengaruh dalam mengambil keputusan
dalam keluarga adalah suami.
b. Kebiasaan hidup sehari-hari
Kebiasaan makan keluarga ini adalah 3x sehari secara teratur dengan
nasi, sayur dan lauk. Cara pengolahan makanan di awali dengan
mencuci tangan terlebih dahulu sayuran yang akan di masak & menu
bervariasi dengan menggunakan garam yodium. Sebelum dan sesudah
makan mencuci tangan dengan air.tidak ada makanan pantangan dan
juga tidak mengkhususkan suka pada sesuatu jenis makanan. Satu
keluarga jumlah minum rata-rata 8-9 gelas perhari.
c. Kebiasaan Istirahat dan Tidur Keluarga
Keluarga Bp. R mempunyai kebiasaan tidur cukup mulai dari jam
21.00 sampai dengan jam 05.00 pada malam hari dan tidur siang 1-2
jam.
d. Sarana hiburan keluarga
Keluarga mempunyai sarana hiburan yaitu Televisi

e. Pemanfaatan Waktu Senggang


Keluarga Bp. R menggunakan waktu luang mengobrol dengan
tetangga atau menonton TV.
f. Eliminasi
Keluarga Bp. R biasa BAB 1x /hari di WC rumah, BAK 3-4 sehari dan
tidak ada keluhan.
g. Kebiasaan keluarga yang merugikan adalah merokok

B. Faktor Keluarga, Sosial dan Budaya


1. Penghasilan dalam satu bulan
a. Ayah = Rp500.000
b. Ibu = Rp200.000
c. Jumlah keseluruhan = Rp.700.000
d. Kegiatan sosial kemasyarakatan
Keluarga Bp. R aktif dalam kegiatan social, hubungan anggota keluarga
dengan masyarakat harmonis.

C. Faktor rumah dan lingkungan


1. Keluarga Bp. R tinggal di rumah sendiri dimana dinding sudah permanen
(tembok) ukuran rumah 5x6, lantai keramik,atap rumah terbuat dari
genting, jenis ventilasi berupa pintu, keadaan ventilasi sudah memenuhi
syrat kesehatan. Penerangan menggunakan listrik. Pembagian ruangan
adalah dua kamar tidur, dapur, ruang tamu, dan ruang makan. Kebersihan
rumah sudah baik.
2. Perabotan rumah
Alat masak menggunakan kompor gas, tempat penyimpanan perabotan
dapur diletakkan di rak piring
3. Sampah
Pembuangan sampah di tempat sampah terletak di belakang rumah. Jarak
pembuangan sampah dengan sumber air minum 15 m

4. Sumber air
Keluarga Bp. R menggunakan sumber air minum dari mata air dengan
kwalitas air jernih dan tidak terasa. Tidak ada jamban dalam tempat
penampungan air pada radium lebih dari 15 m.
5. Penampungan air minum
Penempatan air minum ditempatkan di gentong dalam keadaan tertutup
6. Jamban rumah
Keluarga Bp. R memiliki jamban sendiri tidak menggunakan jamban
umum.
7. Pembuangan air limbah
Jenis air limbah yang berasal dari limbah rumah tangga di buang di selokan
belakang rumah
8. Kandang ternak
Keluarga Bp. R memiliki kandang ternak ayam.
9. Halaman
Keluarga Bp. R memiliki halaman rumah yang terletak di bagian depan
rumah
10. Kamar mandi
Keluarga Bp. R mmpunyai kamar mandi sendiri

D. Riwayat Kesehatan Material Psikososial-spiritual


1. Memenuhi kebutuhan jiwa
Keluarga Bp.R setiap hari merasa nyaman tidak ada gangguan, masing-
masing anggota keluarga merasa senang
2. Pemenuhan Status Sosial
Di dalam keluarga tidak ada perasaan di kucilkan, tidak ada yang di benci
dan membenci.
3. Riwayat Kesehatan Material Keluarga
Di dalam anggota keluarga tidak ada yang mengalami gangguan jiwa,
tidak ada yang pernah di rawat di RS jiwa.

4. Gangguan Maternal Keluarga


Tidak ada gangguan maternal seperti rasa bersalah, gagal, kecewa dan
tekanan. Kadang-kadang anaknya sering marah-marah dan bertengkar.
5. Penampilan Tingkah Laku Anggota Yang Menonjol tidak ada
6. Riwayat Spritual Keluarga
Semua anggota keluarga Bp. R taat dalam menjalankan perintah agama
yang di anutnya.
7. Kesadaran Keluarga Tentang HIV / AIDS
Keluarga Bp. R mengtahui tentang penyakit HIV / AIDS
8. Dana Sehat
Keluarga Bp. R tidak mengikuti program Dana Sehat
9. Keadaan Kesehatan keluarga saat kunjungan dalam keadaan sehat.

E. Riwayat Kesehatan Keluarga


1. Riwayat KesehatanAnggota Keluarga
Pada keluarga Bp. R tidak memiliki penyakit tertentu
2. Kebiasaan memeriksakan diri
Pemeriksaan pada waktu sakit saja di puskesmas.
3. Kesehatan Ibu dan Anak
a. Kehamilan dan persalinan yang lalu dengan gestasi 9 bulan, tempat
bersalin di BPS, di tolong oleh Bidan dengan proses persalinan secara
spontan.
b. Tidak ada ibu hamil di keluarga Bp. R
c. Tidak ada ibu nifas di keluarga Bp. R
d. Terdapat ibu menyusui di keluarga Bp. R
e. Menggunakan alat kontrasepsi KB suntik 3 bulan
f. Pemeriksaan Balita
Keluarga Bp. R mempunyai 1 orang balita, pemeriksaan di lakukan
secara rutin di posyandu. Mempunyai KMS yang di isi oleh kader.
Status imunisasi lengkap dan status gizi tidak cukup.
g. Persepsi dan Tanggapan Keluarga terhadap Masalah
Tanggapan keluarga terhadap masalah yang dihadapi selalu
dirundingkan dengan anggata keluarga secara baik-baik terutama
anggota keluarga yang tidak sehat dibawa ke Puskesmas

F. PEMERIKSAAN FISIK
1. Keadaan Umum
a. Ny Isna : Baik
b. Nanang :Baik
c. Irvan :Baik
2. Pemeriksaan TTV :
a. Ny. Isna
TD : 130/80 mmHg
Suhu : 36,5 C
Nadi : 84 X/menit
P : 24 X/menit
b. An.Nanang
TD : 100/80 mmHg
Suhu : 36,5 C
Nadi : 80 X/menit
P : 22 X/menit
c. An. Aldo
BB : 8,3 kg
TB : 65 cm
3. Inspeks dan palpasi
a. Kepala
Ny.Isna : bersih, rambut tidak mudah rontok
An.Nanang : Bersih
An. Irvan : Bersih
b. Wajah
Ny.Isna : tidak pucat
An. Nanang : Tidak pucat
An.Irvan : tidak pucat
c. Mata
Ny.Isna : simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih
An. Nanang : simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih
An.Irvan : simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih
d. Hidung
Ny.Isna : bersih
Nanang : bersih
An.Irvan : bersih
e. Telinga
Ny.Isna : simetris, bersih
Nanang : simetris, bersih
An.Irvan : simetris, bersih
f. Mulut dan Gigi
Ny.Isna : bibir tidak pucat, ada caries gigi, tidak ada stomatitis
Nanang : bibir tidak pucat, tidak ada caries gigi, tidak ada stomatitis
An.Irvan : bibir tidak pucat, tidak ada caries gigi, tidak ada stomatitis
g. Leher
Ny.Boni : tidak ada pembesaran kelenjar thyroid
Nanang : tidak ada pembesaran kelenjar thyroid
An.Irvan : tidak ada pembesaran kelenjar thyroid
h. Dada
Ny.Isna : simetris, tidak ada tarikan dinding dada
Nanang : simetris, tidak ada tarikan dinding dada
An Irvan : simetris, tidak ada tarikan dinding dada
i. Genetalia
Ny.Isna : normal
Nanang : normal
An.Irvan : normal
j. Ekstremitas
Ny.Isna : tidak ada oedema, tidak ada varises
Nanang : tidak ada oedema, tidak ada varises
An.Irvan : tidak ada oedema,gerakan aktif

ANALISA DATA
1. Penjajakan Kesehatan Tahap I
a. Ancaman kesehatan
Kurangnya pengetahuan tentang nutrisi pada balita.
Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai ASI eksklusif
Kurangnya pengetahuan keluarga tentang bahaya merokok.
b. Kurang/Tidak sehat
c. Situasi krisis
1) Apabila ibu tidak mengetahui tentang kebutuhan nutrisi balita maka akan
terjadi kurang gizi bahkan bisa juga terjadi gizi buruk pada balita.
2) Apabila ibu tidak mengetahui tentang ASI eksklusif maka bayi mereka
tidak di beri ASI eksklusif sehingga bayi akan mudah sakit dan daya tahan
tubuh bayi akan rentan juga kecerdasan otak bayi tidak maksimal
3) Racun dalam rokok dapat terisap oleh bayi, dan akan berakibat fatal bagi
kesehatan bayi dan anggota keluarga lain.

PERUMUSAN MASALAH
Penjajakan Kesehatan Tahap II
No Data Masalah Kesehatan
1. BB An.Irvan sejak bulan desember Kekurangtahuan ibu tentang nutrisi
menurun balitanya
2. Kurangnya pengetahuan keluarga Kekurangtahuan keluarga Tn. R
tentang ASI Esklusif mengenai ASI Ekslusif
3. Kurangnya pengetahuan keluarga Kekurangtahuan keluarga Tn. R
mengenai bahaya merokok. mengenai bahaya merokok, yaitu
kebiasaan merokok dapat
mengganggu kesehatan keluarga.

PENENTUAN PRIORITAS MASALAH


Sesuai data yang diperoleh saat pengkajian terdapat beberapa masalah-masalah
kesehatan yaitu:
a. Kurangnya pengetahuan tentang nutrisi pada balita
b. Kurangnya pengetahuan tentang ASI eksklusif
c. Kurangnya pengetahuan tentang bahaya merokok
Masalah Sifat Kemungkinan Cara Dukungan Progr Juml
kegiatan Masalah Masalah dapat Sumber
atasi am ah
Daya
dirubah masalah Skor
dala
m
pendi
dikan
Nutrisi 4 3 3 4 3 17
Balita
ASI 3 3 4 2 3 15
eksklisif
Kebiasaa 3 1 1 1 2 8
n
merokok
Dari jumlah skor diatas maka urutan prioritas masalah adalah :
1. Nutrisi balita
2. ASI eksklusif
3. Kebiasaan merokok

ASUHAN KEBIDANAN PADA KELUARGA Tn.R


Masalah Rencana
No Tujuan Implementasi Evaluasi
Kebidanan Kebidanan
1. Kurangnya Setelah Tgl:1 agustus Tgl : 8 Tgl : 8 Februari
pengetahuan dilakukan 2012,jam Februari 2012 jam 15.30
a.
keluarga konseling 2012 jam WIB
Menjelaskan a.Ibu mengerti
mengenai nutrisi 15.00
ibu tentang
a. tentang kebutuhan
nutrisi balita balita
kebutuhan Menjelaskan nutrisi balita
diharapkan
nutrisi balita pada ibu
ibu
b.
tentang tanda
mengerti
bahaya ibu
akan
nifas.
kebutuhan
b.
nutrisi
Menjelaskan
balitanya
pada ibu
sehingga
kasus tentang
kurang gizi kebutuhan
pada nutrisi ibu
anaknya nifas.
dapat di
perbaiki dan
tidak terjadi
gizi buruk
2. Kurangnya Setelah Memberitahu Menjelaskan Keluarga
pengetahuan dilakukan ibu tentang pada keluarga mengerti tentang
keluarga penyuluhan tanda bahaya tentang tanda tanda bahaya bayi
tentang tentang bayi baru bahaya bayi baru lahir
tanda tanda lahir. baru lahir
bahaya bayi bahaya bayi
baru lahir. baru lahir,
diharapkank
eluargadapa
t mengenali
kondisi
bayinya dan
mendeteksi
secara dini
jika terjadi
ketidaknor
malan.
3. Kurangnya Setelah Memberitahu Menjelaskan Keluarga
pengetahuan dilakukan keluarga mengenai mengerti dan
keluarga penyuluhan mengenai zat bahaya mampu
mengenai tentang yang merokok bagi menjelaskan
bahaya bahaya terkandung di tubuh kembali tentang
merokok. merokok dalam rokok. perokok bahaya merokok
diharapkan maupun
keluarga orang di
sadar akan sekitarnya.
bahaya
merokok.

B. Pembahasan
Keluarga Tn.R tinggal dirumah sendiri dengan kondisi rumah permanen
dengan lantai keramik. Keluarga Tn.R merupakan kumpulan keluraga inti. Dalam
keluarga Tn.R memiliki beberapa masalah yaitu mengenai kurangnya
pengetahuan ibu tentang nutrisi balita, kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI
eksklusif serta bahaya merokok. Setelah dilakukan identifikasi masalah, lalu
muncul masalah utama dalam keluarga TnR yaitu masalah kurangnya
pengetahuan ibu tentang kebutuhan nutrisi balita,kemudian dilakukan beberapa
tindakan untuk mengatasi salah satu dari masalah tersebut, yaitu dengan
melakukan sosialisasi. Dan setelah dilakukan sosialiasasi, maka sekarang keluarga
Tn.R terutama pada Ny. I sudah mengetahui mengenai apa itu nutrisi balita,apa
saja makanan yang bergizi sehingga diharapkan nantinya dapat mengerti
kebutuhan nutrisi pada balita