Você está na página 1de 2

ANALISIS DATA KEPERAWATAN KOMUNITAS

NO DATA MASALAH KES

1. Hasil angket: Risiko kontaminasi di


Desa Kaliwining
Jumlah responden adalah 31 KK. Kecamatan Rambipuji
52-50 % KK memiliki risiko kontaminasi.
Jarak sumber air dengan septik tank tidak sesuai Kabupaten Jember
persyaratan (<10 m) sebanyak 17 kk, dengan yang berhubungan
presentase 55% pajanan pada polutan
Kondisi tempat penampungan air dalam atmosfer yang
keluarga sebanyak 16 kk yang memiliki tempat ditandai dengan 58%
penampungan air terbuka dengan presentase keluarga membuang
52% sampah secara
58% keluarga membuang sampah secara dibakar.
dibakar.
48% keluarga tidak mempunyai penampungan
sampah sementara

Hasil wawancara:

Masyarakat mengatakan bahwa kondisi tempat


penampungan air dalam keluarga itu terbuka
dikarenakan sudah menjadi kebiasaan sejak
dulu.
Masyarakat mengatakan bahwa jarak sumber air
dengan septic tank yaitu <10 m.
Masyarakat mengatakan bahwa kebanyakan
keluarga membuang sampah secara dibakar.

Hasil observasi:

Tempat penyimpanan air 50% terbuka.


58% lantai dari semen.
Sampah tampak berserakan disekitar rumah

Data Sekunder: -

2. Hasil angket: Ketidakefektifan


manajemen kesehatan
Jumlah responden adalah 31 KK. Dari 10 KK masyarakat di Desa
Kebiasaan keluarga sebelum ke pelayanan Kaliwining
kesehatan 90 % dengan membeli obat bebas. Kecamatan Rambipuji
Dari 31 KK yang tidak mempunyai sumber
Kabupaten Jember
pendanaan keluarga yaitu 15 KK (48%). yang berhubungan
dengan persepsi
Hasil wawancara: keseriusan kondisi
Masyarakat mengatakan bahwa upaya yang ditandai dengan
telah dilakukan untuk menyikapi penyakitnya kebiasaan keluarga
yaitu dengan diobati sendiri dari obat bebas, jadi sebelum ke pelayanan
tidak mau berobat ke tenaga kesehatan dan kesehatan 90 %
penyakitnya dianggap biasa saja. dengan membeli obat
Masyarakat beranggapan bahwa penyakit yang
bebas.
diderita mudah untuk diobati sendiri.
Masyarakat mengatakan bahwa sumber
pendanaan itu dapat dilakukan sendiri dari pihak
keluarga.

Hasil observasi:

Masyarakat membeli obat sendiri ke toko


apabila sakit.
Masyarakat tampak tidak perlu sumber
pendanaan/dapat mengeluarkan pendanaan
sendiri.

Data Sekunder:-