Você está na página 1de 2

I.

PENDAHULUAN Hasil uji fitokimia

Penyakit kanker merupakan pendahuluan pada Umbut Rotan

penyakit yang mematikan dan Humbut (Calamus caesius Blume)

menjadi salah satu penyebab secara kualitatif mengandung

kematian utama di seluruh dunia. senyawa kimia trepenoid, saponin,

Berdasarkan data World Health dan tanin. Tanin sebagai antikanker

Organization (WHO), jumlah dengan cara menghambat tumor

penderita kanker di dunia mencapai promotion.9 Saponin menghambat

14,1 juta pada tahun 2012 dan siklus sel kanker pada fase tertentu

mengalami peningkatan tiap dan menginduksi apoptosis.7

tahunya.1 Belakangan ini di tengah Terpenoid sendiri memiliki aktifitas

banyaknya jenis obat modern di antikanker dengan cara merusak

pasaran dan munculnya berbagai ikatan DNA menjadi DNA single

jenis obat modern yang baru, strand yang kemudian dapat

terdapat kecenderungan global untuk menghambat mitosis sel.10

kembali ke alam (back to nature).


Penelitian ini mempelajari
Faktor yang mendorong masyarakat
sifat toksisitas akut ekstrak etanol
untuk menggunakan obat bahan alam
umbut rotan humbut (Calamus
antara lain mahalnya harga obat
caesius Blume) terhadap larva udang
modern/sintetis dan banyaknya efek
Artemia saline Leach. Pemilihan
samping.3 Tumbuhan pahit biasanya
pelarut etanol dalam penelitian ini
5
mengandung tanin. Tanin
sering sering digunakan dalam
merupakan senyawa kimia pada
laboratorium karena sifatnya yang
tumbuhan yang sering digunakan
tidak beracun, mempunyai kelarutan
sebagai pengobatan tradisional.6
yang relatif tinggi dan bersifat inert
Rotan Humbut (Calamus caesius
sehingga tidak bereaksi dengan
Blume) merupakan satu dari ribuan
komponen lainnya.26
tumbuhan yang banyak tumbuh di
Metode pengujian
Kalimantan yang sering digunakan
menggunakan larva udang (Artemia
sebagai obat herbal oleh
salina Leach) sebagai hewan coba.
masyarakat.4
Artemia salina Leach merupakan
organisme mempunyai kepakan
cukup tinggi terhadap toksik. Hasil
uji toksisitas dengan metode ini telah
terbukti memiliki korelasi positif
dengan daya sitotoksik senyawa
antikanker. Jika pada uji toksisitas
menunjukan LC50 dibawah 1000
g/mL berarti bahan tersebut
memiliki potensi sebagai
antikanker.11
Tujian penelitian ini adalah
untuk mengetahui kemampuan
toksisitas akut ekstrak etanol Umbut
Rotan Humbut (Calamus caesius
Blume dan untuk mengetahui
konsentrasi ekstrak etanol Umbut
Rotan Humbut (Calamus caesius
Blume) yang memiliki kemampuan
toksisitas akut paling efektif terhadap
Larva Artemia salina Leach dengan
metode Brine Shrimp Lethality Test
(BSLT).