Você está na página 1de 3

https://almanhaj.or.id/1560-apakah-boleh-seseorang-berdoa-ketika-shalat-fardhu.

html

Apakah Boleh Seseorang Berdoa Ketika Shalat Fardhu ?

Doa Sujud Dalam Sholat Wajib Doa Sujud Terakhir Shalat Fardhu Allahummaghfirli Allahummaghfirli
Artinya Arti Allahummaghfirli

APAKAH SESEORANG BOLEH BERDOA KETIKA SHALAT FARDHU ?

Oleh

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Bolehkah seseorang berdoa di tengah shalat wajib,
misalnya setelah melakukan beberapa rukun seperti ketika sujud seusai membaca Subhanallah lalu
berdoa Allahummaghfirli warhamni (Ya Allah ampunilah aku dan rahmatillah aku) atau doa yang lain ?
Saya berharap mendapatkan nasihat yang bermanfaat.

Jawaban

Disyariatkan bagi seorang mukmin untuk berdoa ketika shalatnya di saat yang disunnahkan untuk
berdoa, baik ketika shalat fardhu maupun shalat sunnah. Adapun saat berdoa katika shalat adalah
tatkala sujud, duduk di antara dua sujud dan akhir salat setelah tasyahud dan shalawat atas Nabi
Shallallahu alaihi wa sallam sebelum salam. Sebagaimana telah disebutkan dari Nabi Shallallahu alaihi
wa sallam bahwa beliau berdoa ketika duduk di antara dua sujud untuk memohon ampunan. Telah
diriwayatkan pula bahwa beliau berdoa ketika duduk di antara dua sujud

Allahummagfirlii, warhamnii, wahdinii, wajburnii, warjuqnii, waaafinii


Artinya : Ya Allah ampunilah aku, rahmatillah aku, berilah hidayah kepadaku, cukupilah aku,
berilah rezeki kepadaku dan maafkanlah aku

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda.

Artinya : Adapun rukuk maka agungkanlah Rabb-mu, sedangkan ketika sujud bersungguh-
sungguhlah dalam berdoa, niscaya segera dikabulkan untuk kalian[Diriwayatkan oleh Muslim
di dalam shahihnya]

Diriwayatkan pula oleh Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu
alaihi wa sallam bersabda.

Artinya : Jarak paling dekat antara seorang hamba dengan Rabb-nya adalah ketika sujud,
maka perbanyaklah doa (ketika itu)

Di dalam Ash-Shahihian dari Abdullah bin Masud Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu
alaihi wa sallam ketika mengajarkan tasyahud kepadanya berkata :

Kemudian hendaknya seseorang memilih permintaan yang dia kehendaki

Dalam lafazh yang lain.

Kemudian pilihlah doa yang paling disukai lalu berdoa


Hadits-hadits yang semakna dengan ini banyak. Hal ini menunjukkan disyariatkannya berdoa
dalam kondisi-kondisi tersebut dengan doa yang disukai oleh seorang muslim, baik yang
berhubungan dengan akhirat maupun yang berkaitan dengan kemaslahatan duniawiyah.
Dengan syarat dalam doanya tidak ada unsur dosa dan memutuskan silaturahim. Namun yang
paling utama adalah memperbanyak doa dengan doa yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu
alaihi wa sallam

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Juz Awwal, edisi Indonesia Fatawa bin Baaz, Penulis Syaikh Abdul
Aziz bin Abdullah bin Baaz, Penerjemah Abu Abdillah Abdul Aziz, Penerbit At-Tibyan Solo]

Sumber: https://almanhaj.or.id/1560-apakah-boleh-seseorang-berdoa-ketika-shalat-fardhu.html