Você está na página 1de 1

Epidemi kasus TB lebih besar dari yang sebelumnya diperkirakan.

Pada tahun 2015,


diperkirakan terdpat 10,4 juta kasus (insidensi) TB baru, 5,9 juta (56%) diantaranya
diderita oleh laki-laki, 3,5 juta (34%) diderita perempuan dan 10 juta berikutnya (10%)
diderita oleh anak-anak. Dari seluruh kasus TB yang dilaporkan, 1,2 juta diantaranya
(11%) merupakan penderita HIV (WHO, 2016).
Pada tahun 2015 pula, diperkirakan terdapat 480.000 kasus Multidrug Resistant TB
dan sekitar 100.000 orang dengan rifampisin-resistant TB di dunia.
1.4 juta orang diperkirakan meninggal oleh karena TB pada tahun 2015, dan
tambahan 0,4 juta orang meninggal karena TB pada orang yang terkena HIV. Meski
angka kematian akibat TB menurun dalam rentang tahun 2000 hingga 2015, TB tetap
menjadi satu dari 10 kasus tertinggi yang menyebabkan kematian di dunia pada tahun
2015 (WHO, 2016).
(sumber: WHO. 2016. Global Tuberculosis Report 2016. Switzerland: WHO Library
Cataloguing in Publication Data)

TB saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarkat di dunia. Pada
tahun 2012 diperkirakan terdapat 8,6 juta kasus tb dimana 1,1 juta diantaranya adalah
pasien TB dengan HIV positif. Pada tahun yang sama, diperikrakan terdapat 450.000
orang yang menderita TB MDR dan 170.000 diantaranya meninggal dunia.
Meskipun jumlah kasus TB dan jumlah kematian TB tetap tiggi untuk penyakit yang
sebenarnya bisa dicegah dan disembuhkan tetap fakta menunjukkan keberhasilan dalam
pengendalian TB. Peningkatan angka insidensi TB secara global telah berhasil dihentikan
dan telah menunjukka tren penurunan (turun 2% per tahun pada tahun 2012), angka
kematian pun sudah berhasil diturunkan 45% bila dibandingkan tahun 1990.
(sumber: kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Pedoman Nasional
Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2014)