Você está na página 1de 5

IDENTIFIKASI MASALAH DA ANALISA DATA

Dari hasil data-data tentang manajemen keperawatan di ruang flamboyan diidentifikasi dan
dianalisis untuk memperoleh masalah. Analisa data hasil pengkajian data, dapat dilihat pada
table berikut ini :

NO DATA FOKUS MASALAH

1 Observasi : Pendokumentasian asuhan keperawatan


belum optimal
PA melakukan pengkajian pada pasien baru,
yang dikaji hanya aspek fisik pasien saja.
Hasil pengkajian ditulis dalam format
pengkajian.

Wawancara :

Hasil wawancara dengan seorang katim


dimana masih terdapat kekurangan dalam
format pendokumentasian yaitu dalam
format diagnosa yang tersedia belum
tercantumkan data subjektif dan data
objektif sehingga kurang efektif.

Studi Dokumentasi :

Dari hasil dokumentasi askep diruang


Flamboyan di dapatkan beberapa hal yang
menjadi catatan yaitu :

1. Pengkajian klien tidak dilakukan


secara holistik yang meliputi aspek
bio-psiko-sosio dan spiritual.

2. Pengkajian hanya dititik beratkan


pada aspek biologis (pengkajian
fisik) klien.

3. Selain itu masih ada kolom


pengkajian yang belum lengkap
diisi.

4. Dalam perumusan masalah masih


ada yang tidak menuliskan etiologi,
simtom, tujuan dan kriteria hasil.
5. Dalam penulisan rencana tindakan
keperawatan masih ada yang belum
melibatkan keluarga pasien.

6. Implementasi belum semua


mengacu pada rencana tindakan.

7. Penentuan diagnosa dan intervensi


keperawatan belum secara optimal
mengacu atau menerapkan NANDA
dan NIC-NOC.

2. Observasi : Orientasi pada pasien baru belum optimal

1. Perawat tidak selalu


mengorientasikan pasien baru
tentang fasilitas dan penggunaan
yang disediakan oleh RS

2. Perawat tidak selalu menyebutkan


nama atau memperkenalkan diri.

Kuesioner (Chek list) :

Dari hasil evaluasi kepuasan pasien


terhadap mutu asuhan keperawatan di
ruang Flamboyan sebesar 62%. Beberapa
hal yang menjadi catatan adalah:

1. Perawat tidak membantu menyuapi


makan pada pasien yang tidak
mampu makan sendiri.

2. Perawat tidak membantu


memandikan pasien yang tidak
mampu mandi sendiri.

3. Perawat tidak membantu pasien


yang tidak mampu menggosok gigi,
membersihkan mulut, mengganti
baju, menyisir rambut dan
memotong kuku.

Wawancara :
Pasien atau keluarga mengatakan bahwa
mereka tidak mengetahui nama perawat
yang bertanggung jawab setiap kali
bergantian dinas sehingga kedekatan pasien
kurang.

3 Observasi : Operan jaga belum berjalan dengan


optimal.
Operan jaga atau timbang terima

1. Pada pelaksanaan operan jaga tidak


didahului dengan doa bersama

2. Pada pelaksanaan operan jaga tidak


dilakukan didepan pintu kamar
pasien tetapi dilakukan diruang
perawat.

3. Pada pelaksanaan operan jaga


beberapa perawat tidak
menginformasikan kepada
pasien/keluarga nama perawat shif
berikutnya.

4. Pada pelaksanaan operan jaga


perawat tidak menyebutkan
diagnosa keperawatan yang muncul
pada pasien tetapi hanya
memunculkan diagnosa medisnya.

Wawancara :

Dari hasil wawancara dengan beberapa


perawat bahwa operan jaga belum bisa
dilakukan secara optimal.

4 Observasi : Pelaksanaan pre dan post conferece


diruang flamboyan tidak berjalan.
Pre dan Post conference

1. Pelaksanaan pre dan post


conference di ruang flamboyan
tidak dilakukan

Wawancara :
Dengan hasil wawancara karu,PN dan PA
bahwa pre dan post conference diruang
flamboyan tidak pernah dilakukan 3 bulan
terakhir.

5 Wawancara : Pelaksanaan bimbingan mahasiswa


praktek belum berjalan secara optimal.
Proses evaluasi pelaksanaan bimbingan
mahasiswa praktek.

Mahasiswa praktikan mengatakan mereka


tidak memilki jadwal untuk bedside
teaching, pre-post conference dan ronde
keperawatan.

6 Observasi : Pelaksanaan universal precaution belum


optimal di lakukan.
Universal precaution

1. Perawat jarang melakukan cuci


tangan sebelum dan sesudah
melakukan tindakan ke pasien.

2. Perawat tidak menempatkan spuit


injeksi pada kom yang streril tetapi
ditempatkan pada kom yang bersih.

3. Perawat kurang mempraktekan


pemakaian APD(alat pelindung diri)
setiap kali tindakan ke pasien.

4. Perawat terkadang menempatkan


sampah medis dan non medis
menjadi satu.