Você está na página 1de 3

Amandemen 20 Kontrak Pertambangan Oleh

Direktur Jendral Mineral dan Batubara


Fachrul Rozy Elba Ansofa

Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Islam Bandung, Jl.
Tamansari No.1, Bandung, Jawa Barat
email: fachrulrozyea9@gmail.com

Abstract. Article attempts to analyze 20 mining contracts by the director general of mineral
and coal. These companies consist of companies holding contracts of work (COW) and the
holder of the coal mining company's work agreement (PKP2B). Ministry of Energy and
Mineral Resources (ESDM) targeted process of amendment 13 contract of work (COW) and
seven coal mining exploitation work agreement (PKP2B) completed in early December 2015.

Keywords: Director General of Minerals, Ministry of Energy and Mineral Resources, Mining

Abstrak. Tulisan berupaya menganalisis 20 kontrak pertambangan oleh direktur jendral


mineral dan batubara. Perusahaan-perusahaan tersebut terdiri atas perusahaan pemegang
kontrak karya (KK) dan pemegang perjanjian karya perusahaan pertambangan batubara
(PKP2B). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan proses
amandemen 13 kontrak karya (KK) dan tujuh perjanjian karya pengusahaan pertambangan
batubara (PKP2B) tuntas pada awal Desember 2015.

Kata kunci : Direktur Jendral Mineral, Kementrian Energi Dan Sumber Daya Mineral,
Pertambangan

Pendahuluan keberadaan kontrak atau izin yang berlaku


sebelumnya.
Sistem kontak atau izin
pertambangan yang berlaku berdasarkan Amanat Undang-Undang Mineral
pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun dan Batubara No. 4 Tahun 2009
1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok
Pertambangan, Meliputi Kontrak Karya Dalam rangka merealisasikan
(KK), perjanjian karya pertambangan amanat Undang-Undang Mineral dan
batubara (PKP2B), Kuasa pertambangan Batubara No. 4 Tahun 2009 tentang
(KP) dan izin pertambangan rakyat (IPR). Pertambangan Mineral dan Batubara,
Sedangkan bentuk izin pertambangan Kementrian Energi dan Sumber Daya
yang berlaku berdasarkan Undang- Mineral akan menganmandemen 20
Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Kontrak pertambangan yang meliputi 20
Pertambangan Mineral dan Batubara, perusahaan yang terdiri atas 13
meliputi Izin Pertambangan Rakyat (IPR), perusahaan pemegang KK dan 7
Izin Usaha Pertambangan (IUP), dan Izin pemegang PKP2B. Proses amandemen
Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). ini melalui renegosiasi kontrak dengan
Walaupun dalam Undang-Undang enam poin pembahasan, yaitu
Nomor 4 Tahun 2009 tentang peningkatan nilai tambah, penciutan luas
Pertambangan Mineral dan Batubara lahan, divestasi saham, peningkatan
mengatur tiga bentuk izin, namun dalam penerimaan negara, peningkatan
undang-undang ini masih mengakui kandungan dalam negeri, dan perubahan
status menjadi izin usaha pertambangan tambang. Dari jumlah tersebut, terdapat
(IUP). tujuh perusahaan yang sudah menyatakan
Pada hakekatnya, tujuan komitmennya untuk melakukan
penguasaan dan pengendalian kegiatan
amandemen kontrak pada awal
usaha pertambangan adalah memberi
nilai tambah secara nyata bagi Desember, yakni PT Banjar Intan Mandiri,
perekonomian nasional. Sementara itu, PD Baramarta, PT Tanjung Alam Jaya, PT
tujuan pengelolaan mineral dan batubara, Bara Pramulya Abadi, PT Sumber Kurnia
yaitu : Buana, PT Batualam Selaras dan PT
1. Menjamin efektivitas pelaksanaan Ekasatya Yanatama. Sementara itu, ada
dan pengendalian kegiatan usaha 74 perusahaan tambang pemegang
pertambangan secara berdaya;
PKP2B. Sejauh ini, baru 10 perusahaan
2. Menjamin manfaat pertambangan
mineral dan batubara secara yang telah menandatangani amendemen
berkelanjutan dan berwawasan kontrak, yakni pada Agustus 2015.
lingkungan hidup;
3. Menjamin tersedianya mineral dan Kesimpulan dan Saran
batubara sebagai bahan baku dan
sebagai sumber energi untuk Dalam pengamandemenan kontrak
kebutuhan dalam negeri; perusahaan Mineral dan Batubara di
4. Mendukung dan Indonesia, kita tau bahwa pemenrintah
menumbuhkembangkan sedang meningkatkan mutu kebijakan
kemampuan nasional agar lebih tentang Mineral dan Batubara pada
mampu bersaing di tingkat
perusahaan Mineral dan Batubara di
nasional, regional, dan
internasional; Indonesia. Tujuan dari peningkatan mutu
5. Meningkatkan pendapatan kebijakan pertambangan di Indonesia
masyarakat lokal,daerah, dan sesuai dengan amanat Undang Undang
negara, serta menciptakan No.4 tahun 2009 tentang Mineral dan
lapangan kerja untuk sebesar- Batubara.
besarnya kesejahteraan rakyat;
6. Menjamin kepastian hukum dalam Daftar Pustaka
penyelengaraan kegiatan usaha
pertambangan mineral dan Hs, Salim. 2012 . Hukum Pertambangan
batubara. Mineral & Batubara. Jakarta Timur
Penguasaan mineral dan batubara
diselengarakan oleh pemerintah dan : Sinar Grafika
pemerintah daerah. Penguasaan oleh
Viva , 2015. Pemerintah Amandemen 20
negara ini adalah memberi nilai tambah
secara nyata bagi perekonomian Kontrak Pertambangan,
nasional. http://m.news.viva.co.id/news/read/
701071-pemerintah-amandeman-
Peningkatan mutu kebijakan 20-kontrak-pertambangan.
pertambangan di Indonesia
CNN, 2015. Dirjen Minerba: Amandemen
Dalam rangka peningkatan mutu 20 Kontrak Tambang Tuntas
kebijakan pertambangan di Indonesia, Desember,
Kementrian Energi dan Sumberdaya http://www.cnnindonesia.com/ekon
Mineral melakukan pengamandemen omi/20151118192154-85-
kontrak perusahaan yang ada di 92567/dirjen-minerba-amandemen-
Indonesia. Direktorat Jenderal Mineral dan 20-kontrak-tambang-tuntas-
Batubara mencatat saat ini total desember/.
pemegang KK ada 34 perusahaan