Você está na página 1de 2

Pengertian Manajemen Proyek

Manajemen proyek merupakan suatu tren pelaksanaan bisnis masa depan. Pada awalnya,
manajemen proyek banyak diterapkan pada lingkungan konstruksi, namun kini telah berkembang
pada berbagai bidang pekerjaan. Apakah yang dimaksud dengan manajemen proyek? Untuk
menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lihat pada uraian berikut.

PENGERTIAN PROYEK

Di dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bersinggungan dengan aktivitas proyek, baik yang kita
sadari maupun tidak. Sebagai contoh apabila kita ikut dalam kepanitiaan pernikahan anggota
keluarga. Banyak aktivitas yang harus dilakukan didalamnya, seperti mengurus surat pernikahan,
acara resepsi, kostum pengantin, dan banyak hal lain yang berkaitan dengan rencana
penyelenggaraan acara tersebut.

Dalam dunia kerja, seringkali kita tidak menyadari aktivitas proyek yang kita jumpai, misalnya ketika
kita dipercaya untuk dapat menyelenggarakan perayaan ulang tahun perusahaan, menangani lelang,
dan lain-lain. Bahkan, ketika bosa kita memberikan tugas sungguh-sungguh menggunakan istilah
"proyek", misalnya proyek pengembangan produk baru.

Sebuah proyek mempunyai karakter yang menjadi ciri khas dari proyek. Karakter dari sebuah proyek
akan menjawab pertanyaan tentang apa itu proyek, karakter tersebut antara lain adalah sebagai
berikut :

Memiliki tujuan yang akan dicapai.

Memiliki rentang waktu tertentu, kapan dilaksanakan dan kapan berakhir.

Melibatkan banyak pekerjaan / tugas yang ditangani lintas departemen.

Merupakan pekerjaan non rutin, pada umumnya berupa sesuatu yang baru atau belum
pernah dilakukan.

Memiliki parameter tertentu, seperti : waktu, anggaran, sumber daya dan spesifikasi.

Sebagai contoh, kita menggunakan ilustrasi pada sebuah proyek pernikahan. Penjabaran karakter
sebuah proyek pernikahan adalah :

Tujuan proyek : terselenggaranya pernikahan.

Rentang waktu : mulai dari pembentukan susunan kepanitiaan sederhana sampai


berakhirnya kepanitiaan (pernikahan selesai).

Rangkaian tugas dan sumber daya : acara pernikahan melibatkan serangkaian aktivitas /
tugas; sebelum, pada saat, maupun setelah acara pernikahan berlangsung. Tugas tersebut
melibatkan banyak orang, sesuai dengan kapasitas dan tanggung jawabnya masing-masing
terhadap kepanitiaan acara tersebut.
Pekerjaan non rutin : aktivitas / tugas pernikahan merupakan non rutin. Demikian halnya
ketika kita pernah diberi tanggung jawab pada acara sejenis, dengan kondisi yang berbeda,
baik dari sisi waktu, tempat, maupun spesifikasinya.

Pembatas : waktu, anggaran dan sumber daya yang tersedia dalam melaksanakan proyek
pernikahan tersebut.

PENGERTIAN MANAJEMEN

Setelah dapat memahami makna proyek, selanjutnya kita akan memahami makna manajemen.
Berbicara tentang istilah manajemen pasti tidak terlepas dengan kata manajer. Manajer proyek
adalah seseorang yang diberi tanggung jawab oleh perusahaan untuk mengelola sumber daya
perusahaan agar memiliki kinerja tinggi yang efektif dan efisien.

Proses yang digunakan seorang manajer untuk mencapai target kinerja


dinamakan manajemen.Manajemen, secara formal dapat diartikan sebagai perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian (4P) terhadap penggunaan sumber daya untuk
mencapai tujuan.

PENGERTIAN MANAJEMEN PROYEK

Setelah kita mengetahui pengertian manajemen dan proyek melalui uraian di atas, dengan demikian
manajemen proyek merupakan suatu proses yang melingkupi proses perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian suatu proyek.

Project Manajement Institute (PMI) mendefinisikan istilah manajemen proyek sebagai sebuah
aplkasi dari pengetahuan, keahlian, alat dan pada aktivitas proyek tertentu untuk memenuhi
persyaratan berlangsungnya sebuah proyek. Dengan kata lain, menyelesaikan pekerjaan, tepat
waktu, dalam budget, dan sesuai persyaratan atau spesifikasi. Unsur pembatas waktu, budget, dan
spesifikasi sering disebut sebagai triple contrant.

SUMBER REFERENSI :

C. Trihendradi. 2007. Mastering Microsoft Project 2007 - Konsep & Aplikasi. Yogyakarta : CV. Andi
Offset