Você está na página 1de 9

ANALISIS RETORIKA VISUAL PADA POSTER IKLAN HEINZ

BERDASARKAN TEORI RETORIKA VISUAL :


VISUAL RHETORIC AS A PERSPECTIVE (SONJA K. FOSS)

PAPER

Untuk Memenuhi Tugas Harian Mata Kuliah


Kapita Selekta Budaya Nusantara

Oleh :
Rendi Andrianto
15151121

DESAIN KOMUNIKASI VISUAL


FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN
INSTITUT SENI INDONESIA
SURAKARTA
2017
I. TINJAUAN PUSTAKA
Definisi Retorika
Hendrikus (1990, h.14) menjelaskan bahwa titik tolak retorika adalah berbicara.
Berbicara berarti mengucapkan kata atau kalimat kepada seseorang atau kelompok
orang, untuk mencapai suatu tujuan tertentu (misalnya memberikan informasi).
Retorika berarti kesenian untuk berbicara baik (kunst, gut zu reden atau ars bene
dicendi), yang dicapai berdasarkan bakat alam (talenta) dan ketrampilan teknis (ars,
techne).

Retorika visual menurut Sonja K. Foss (Chapter 9: Theory of Visual Rhetoric, 141)

Visual rhetoric is the term used to describe the study of visual imagery within the
discipline of rhetoric. As a branch of knowledge, rhetoric dates back to classical
Greece and is concerned with the study of the use of symbols to communicate; in
the most basic sense, rhetoric is an ancient term for what now typically is called
communication.

Visual Rhetoric as a Perspective


The term visual rhetoric is used in the discipline of rhetoric to refer not only to the
visual object as a communicative artifact. It also refers to a perspective scholars
may take on a visual image or visual data. In this meaning of the term, visual
rhetoric constitutes a theoretical perspective that involves the analysis of the
symbolic or communicative aspects of visual rhetoric. Visual rhetoric as a
theoretical perspective or what might be called a rhetorical perspective on visual
imagery to distinguish it from the other sense of visual data that highlights the
communicative dimensions of images. It is particular way of viewing images a set
of conceptual lenses through which visual images become knowable as
communicative or rhetorical phenomena.

A rhetorical perspective on visual imagery also is characterized by specific


attention to one or more of three aspects of visual images - their nature, function,
and evaluation. The study of the nature of visual imagery is primary; to explicate
function or to evaluate visual images requires an understanding of the substantive
and stylistic nature of those images.

Nature of the Image


Essential to an application of rhetorical perspective is explication
of distinguishing features of the visual image. Description of the nature of
the visual rhetoric involves attention to two components - presented
elements and suggested elements.

Function of the Image


A second focus for scholars who take a rhetorical perspective on
visual imagery can be the function or functions the visual rhetoric serves
for an audience. Scholars who focus on function attempt to discover how
the image operates for its viewers. Function, as it is used in this perspective,
is not synonymous with purpose, which involves an effect that is intended
or desired by the creator of the image.

Evaluation of the Image


A third area in which scholars may focus as they apply a perspective
of visual rhetoric is evaluation. They may be interested in assessing an
image, which can be done in a number of ways. Some scholars choose to
evaluate an image using the criterion of whether it accomplishes the
functions suggested by the image itself. If an image functions to memorialize
someone, for example, such an evaluation would involve discovery of
whether its media, colors, forms, and content actually accomplish that
function.
II. PEMBAHASAN

1. Nature of the Image Sifat Gambar


- Elemen yang disajikan (presented)
Warna : merah tua (tomat), menyesuaikan dengan identitas produk
- Elemen yang disarankan (suggested)
Tema/Konsep : Bahan-bahan alami. Kreator berusaha untuk membangun citra
produk saus tomat Heinz sebagai produk yang alami dan kesegaran.
2. Fungsi Gambar
Ilustrasi botol saus tomat dengan bentuk serta efek potongan tomat sebagai penanda
jelas bahwa ini merupakan sebuah iklan produk saus tomat.
3. Evaluasi Gambar

Ilustrasi botol saus tomat dengan efek layaknya sebuah tomat lengkap dengan
irisannya menghadirkan penggambaran yang sangat tepat dengan konsep
kealamian produk saus tomat Heinz. Citra kesegaran saus tomat juga tergambar
dari ilustrasi potongan tomat yang sekaligus mewakili bentuk botol. Seolah-olah
memang hanya tomat yang dikemas dan menjadi bahan utama dalam saus tomat
Heinz. Hal ini juga makin diperjelas dengan unsur linguistik teks No one grows
ketchup like Heinz.
1. Nature of the Image Sifat Gambar
- Elemen yang disajikan (presented)
Warna : Latar belakang abu-abu, serta warna merah dari saus tomat
- Elemen yang disarankan (suggested)
Tema/Konsep : Kreator ingin menyajikan bahwa saus tomat Heinz sangat tepat
untuk melengkapi sajian ayam. Terlihat dari ilustrasi tuangan saus tomat yang
membentuk ayam di atas piring.
2. Fungsi Gambar
Ilustrasi ayam dan saus tomat yang dituang menghadirkan sebuah makna yang
menjelaskan kegunaan dari saus tomat Heinz
3. Evaluasi Gambar
Ilustrasi ayam dan saus tomat menunjukkan kreatifitas creator dalam
merealisasikan konsep. Dimana masakan berupa ayam dapat menjadi lebih terlihat
nikmat ketika dilumuri dengan saus kecap.
1. Nature of the Image Sifat Gambar
- Elemen yang disajikan (presented)
Warna : Latar belakang warna merah tua. Identik dengan saus tomat.
- Elemen yang disarankan (suggested)
Tema/Konsep : Kreator ingin menyajikan bahwa saus tomat sangat cocok untuk
pendamping makanan ringan seperti stik kentang. Dilengkapi dengan tulisan
When fries cant resist the attraction
2. Fungsi Gambar
Sebagai ilustrasi dari konsep yang juga terwakili dalam teks When fries cant
resist the attraction.
3. Evaluasi Gambar
Ilustrasi stik kentang yang merupakan benda mati, seolah-olah menjadi hidup dan
dapat merasakan daya Tarik dari saus tomat Heinz. Sangat sesuai dengan teks yang
disajikan disamping ilustrasi.

III. PENUTUP
KESIMPULAN
Retorika visual mempermudah dalam proses pemahaman sebuah karya visual. Dalam
hal ini, dapat dilihat dari nature of the image, function of the image dan evaluation of
the image. Ketiga hal ini saling berkaitan dalam proses pemahaman sebuah karya
visual, dimana ketika nature of the image yang berupa elemen yang disajikan (warna,
bentuk, garis, tekstur,dll) dan elemen yang disarankan (berupa tema, ide, konsep,dll)
saling berkesinambungan untuk mendukung sebuah karya visual yang tepat.
REFERENSI

E-book - Theory of Visual Rhetoric (Sonja K. Foss)