Você está na página 1de 41

AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA (NERACA LAJUR)

Definisi Neraca Lajur


Suatu kertas / daftar yang digunakan untuk mencatat, menyesuaikan dan
menggolongkan semua rekening yang ada di Neraca Saldo dan dibuat pada
saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan

Tujuan Neraca Lajur


1. Mempermudah penyusunan Laporan Keuangan
2. Membantu menghindari kesalahan-kesalahan yg mungkin terjadi pada
saat pembuatan ayat-ayat penyesuaian.
3. Memungkinkan penyesuaian laporan keuangan sementara tanpa harus
menyelenggarakan jurnal penyesuaian secara formal

Proses penyusunan
1. Memasukan saldo-saldo rekening buku besar kedalam kolom-kolom
neraca saldo pada formulir neraca lajur.
2. Memasukkan ayat jurnal penyesuaian ke dalam kolom-kolom
penyesuaian
3. Mengisi kolom-kolom neraca saldo setelah disesuaikan.
4. Memindahkan jumlah-jumlah didalam kolom-kolom neraca saldo setelah
disesuaikan ke dalam kolom R/L dan neraca
5. Menjumlahkan kolom-kolom R/L dan kolom-kolom neraca serta
memasukkan angka laba bersih/ rugi bersih sebagai angka pengimbang ke
dalam kedua pasang kolom diatas, dan sekali lagi menjumlahkan kolom tsb.
Diketahui Neraca saldo pada usaha Adzkia Decorator per 31 Desember
2010

Data Penyesuaian :

1. Perlengkapan(supplies) yang masih ada per 31 Desember Rp 50.000


2. Gaji pegawai-pegawai(Salary expense) yang masih harus dibayar Rp
18.000
3. Biaya bunga (interest expense) yang masih harus dibayar Rp 4.000
4. Depresiasi peralatan (Depreciation expense) 5%/thn.
5. Depresiasi Kendaraan (Depreciation expense) 10%/thn

Diminta : Buat neraca lajur usaha Adzkia Decorator per 31


Desember 2010

Definisi Akuntansi (menurut A.A.A)


Akuntansi adalah proses mengidentifikasikan,
mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk
memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang

jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan


informasi tersebut.

Tujuan & Fungsi


Menyajikan informasi ekonomi dari suatu kesatuan
ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Pemakai Informasi Akuntansi


a. Pemilik perusahaan e. Kreditur
b. Karyawan f. Pemerintah
c. Manajemen g.Analis dan konsultan keuangan
d. Asosiasi dagang h. Federasi buruh
Bidang-bidang akuntansi
a. Akuntansi Keuangan g. Akuntansi Anggaran
b. Auditing h. Akunt Lembaga Nonprofit
c. Akunt. Biaya i. Akuntansi Internasional
d. Akunt. Manajemen j. Akuntansi Sosial
e. Akunt. Pajak k. Akuntansi Pendidikan
f. Sistem Akuntansi

Jenis-jenis Perusahaan
a. Perusahaan Jasa (Service Firm)
b. Perusahaan Dagang (Merchandising Firm)
c. Perusahaan Industri (Manufacturing Firm)

Konsep Dasar Akuntansi ( Accounting Concept)

1. Berkesinambungan ( Going Concern)


Adalah suatu kesatuan ekonomi diasumsikan akan
terus melanjutkan usahanya dan tidak akan dibubarkan
kecuali bila ada bukti dan sebaliknya.

2. Periode Akuntansi ( Periodicity)


Maksudnya bahwa perlunya pembagian kegiatan dalam
periode sehingga perkembangan perusahaan dapat
dicatat secara periodik. Perlunya informasi akuntansi
secara periodik untuk perencanaan perusahaan.

3. Kesatuan Akuntansi ( Business Entity Concept )


Adanya pemisahan perusahaan dari pemilik.

4. Pengukuran dalam nilai uang (Money as unit of


Measurement)
Akuntansi keuangan menggunakan uang sebagai niali
nominal dalam pengukuran aktiva, utang dan
perubahannya.

5. Harga Pertukaran (Historical cost)


Akuntansi mengasumsikan bahwa harga yang
disetujui pada saat terjadinya suatu transaksi
ditentukan secara obyektive oleh pihak-pihak yang
bersangkutan didukung oleh bukti yang dapat
diperiksa kelayakannya oleh pihak bebas (netral) dan
karenanya merupakan dasar paling tepat untuk
pencatatan akuntansi.
6. Penetapan beban dan pendapatan (Matching Cost
Againts Revenue)
Laba ditentukan berdasarkan metode akrual yakni
dikaitkan dengan pengukuran aktiva dan kewajiban
serta perubahannya pada saat terjadinya penentuan
laba periodik pada dasarnya menyangkut 2 masalah
yaitu pengakuan pendapatan selama periode dan
penentuan beban yang terjadi sehubungan dengan
usaha untuk menghasilkan pendapatan tersebut.
GAMBARAN UMUM AKUNTANSI
Definisi Akuntansi (menurut A.A.A)
Akuntansi adalah proses mengidentifikasikan,mengukur dan melaporkan
informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan
yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.
Tujuan & Fungsi
Menyajikan informasi ekonomi dari suatu kesatuan ekonomi kepada pihak-
pihak yang berkepentingan.

Pemakai Informasi Akuntansi


a. Pemilik perusahaan e. Kreditur
b. Karyawan f. Pemerintah
c. Manajemen g. Analis dan konsultan keu.
d. Asosiasi dagan h. Federasi buruh
Bidang-bidang akuntansi
a. Akuntansi Keuangan g. Akuntansi Anggaran
b. Auditing h. Akunt Lembaga Nonprofit
c. Akunt. Biaya i. Akuntansi Internasional
d. Akunt. Manajemen j. Akuntansi Sosial
e. Akunt. Pajak k. Akuntansi Pendidikan
f. Sistem Akuntansi

Jenis-jenis Perusahaan
Perusahaan Jasa (Service Firm)
Perusahaan Dagang (Merchandising Firm)
Perusahaan Industri (Manufacturing Firm)

Konsep Dasar Akuntansi ( Accounting Concept)


1. Berkesinambungan ( Going Concern)
Adalah suatu kesatuan ekonomi diasumsikan akan terus melanjutkan
usahanya dan tidak akan
dibubarkan kecuali bila ada bukti dan sebaliknya.

2. Periode Akuntansi ( Periodicity)


Maksudnya bahwa perlunya pembagian kegiatan dlm periode sehingga
perkembangan perusahaan dapat dicatat secara periodik. Perlunya
informasi akuntansi secara periodik untuk perencanaan perusahaan.

3. Kesatuan Akuntansi ( Business Entity Concept )


Adanya pemisahan perusahaan dari pemilik.

4. Pengukuran dalam nilai uang (Money as unit of Measurement)


Akuntansi keuangan menggunakan uang sebagai nilai nominal dalam
pengukuran aktiva, utang dan perubahannya.
5. Harga Pertukaran (Historical cost)
Akuntansi mengasumsikan bahwa harga yang disetujui pada saat terjadinya
suatu transaksi
ditentukan secara obyektive oleh pihak-pihak yang bersangkutan didukung
oleh bukti yang dapat
diperiksa kelayakannya oleh pihak bebas (netral)dan karenanya merupakan
dasar paling tepat untuk pencatatan akuntansi.

6. Penetapan beban dan pendapatan (Matching Cost Againts Revenue)


Laba ditentukan berdasarkan metode akrual yakni dikaitkan dengan
pengukuran aktiva dan
kewajiban serta perubahannya pada saat terjadinya penentuan laba periodik
pada dasarnya
menyangkut 2 masalah yaitu pengakuan pendapatan selama periode dan
penentuan beban
yang terjadi sehubungan dengan usaha untuk menghasilkan pendapatan
tersebut.

TRANSAKSI, PERKIRAAN, JURNAL, BUKU BESAR DAN NERACA SALDO


Pengertian Transaksi (Transaction)
Transaksi adalah : suatu perubahan yang menyangkut ketiga unsur pokok
persamaan akuntansi (aktiva, utang, &modal)
Persamaan akuntansi (Accounting Equation): H = U + M
Bukti Transaksi ( Transaction Document) :
Setiap transaksi perlu adanya bukti untuk memastikan keabsahan transaksi
yang dicatat.
Macamnya : Bukti Pengeluaran Uang (Struk Cek, Kuitansi).
Bukti Penerimaan Uang (Kuitansi)
Bukti Jurnal (Journal Voucher)
Bukti Transaksi lain secara kredit (Faktur)

Siklus Akuntansi (Accounting Cycle):


Tahapan - tahapan kegiatan dalam proses pencatatan dan pelaporan
akuntansi, mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan di buatnya laporan
keuangan.

Perkiraan/Rekening atau Akun/Account


Adalah : formulir khusus yang digunakan untuk mencatat dan
menggolongkan transaksi sejenis.
Bentuk-bentuk Rekening :
Bentuk T (T account)
Bentuk 2 kolom (Two Column Account)
Bentuk 3 kolom ( Three Column Account)
Bentuk 4 kolom (Balance/four Column Account)
Penggolongan Rekening :
1. Aktiva ( Asset) 4. Pendapatan (Revenue)
2. Utang (Liabilities) 5. Biaya ( Expense; Cost)
3. Modal (Capital) 6. Prive (Drawing)
Aturan debet kredit
NamaRek. Bertambah Berkurang Saldo Normal(Normal Balance)
Aktiva D K D
Utang K D K
Modal K D K
Pendapatan K D K
Biaya D K D
Prive D K D

AKTIVA = PASIVA
Rumus : A = U + M
A = AKTIVA (asset)
U = UTANG (liabilities)
M = MODAL (capital)

Jurnal (Journal)
Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi yang dilakukan secara
kronologis (berdasarkan urutan waktu terjadinya) dengan menunjukkan
rekening yang di debet dan di kredit
beserta jumlah rupiah masing-masing.
Buku Besar (Ledger)
Buku Besar adalah : alat untuk menggolongkan rekening-rekening sejenis
yang ada buku jurnal dan disusun secarasistematis sehingga dapat diketahui
saldo terakhir dari tiap-tiap rekening tersebut (disebut saldo normal)
Neraca Saldo (Trial Balance)
Neraca Saldo adalah : suatu daftar saldo rekening yang terdapat di buku
besar.

Ayat Jurnal Penyesuaian (Adjusting Journal Entry)


Yaitu ayat jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo-saldo rekening
yang ada di Neraca Saldo menjadi yang saldo yang sebenarnya sampai
dengan akhir periode akuntansi
Tujuan
Untuk mengoreksi perkiraan-perkiraan yg ada shg mencerminkan keadaan
aktiva, utang, modal, pendapatan, dan biaya yang sebenarnya.
Macam-macam penyesuaian
Keadaan dimana suatu transaksi sudah terjadi tetapi informasi tersebut
belum dicatat dalam perkiraan ybs Transaksi yang sudah dicatat dalam
perkiraan yang bersangkutan tetapi saldo perkiraan masih harus disesuaikan
agar dapat disajikan dalam jumlah yang benar.
Hal-hal yang perlu disesuaikan :
1. Biaya Dibayar Dimuka ( Prepaid Expense)
Dilakukan dengan 2 cara :
a. Dicatat sebagai persekot biaya
b. Dicatat sebagai biaya
2. Pendapatan Diterima Dimuka (Unearned revenues)
Dilakukan dengan 2 cara :
a. Diakui sebagai utang
b. Diakui sebagai pendapatan
3.Biaya yang masih harus dibayar (Accrued Expense)
4.Pendapatan yg masih hrs diterima (Accrued Revenues)
5.Penyusutan aktiva tetap (Depreciation)
6.Kerugian piutang ( Bad Debt Expense)

Definisi Neraca Lajur


Suatu kertas / daftar yang digunakan untuk mencatat, menyesuaikan dan
menggolongkan semua rekening yang ada di Neraca Saldo dan dibuat pada
saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan
Tujuan Neraca Lajur
1. Mempermudah penyusunan Laporan Keuangan
2. Membantu menghindari kesalahan-kesalahan yg mungkin terjadi pada
saat pembuatan ayat-ayat penyesuaian.
3. Memungkinkan penyesuaian laporan keuangan sementara tanpa harus
menyelenggarakan jurnal penyesuaian secara formal.

Proses penyusunan
1. Memasukan saldo-saldo rekening buku besar kedalam kolom-kolom
neraca saldo pada formulir neraca lajur.
2. Memasukkan ayat jurnal penyesuaian ke dalam kolom-kolom
penyesuaian.
3. Mengisi kolom-kolom neraca saldo setelah disesuaikan.
4. Memindahkan jumlah-jumlah didalam kolom-kolom neraca saldo setelah
disesuaikan ke dalam kolom R/L dan neraca.
5. Menjumlahkan kolom-kolom R/L dan kolom-kolom neraca serta
memasukkan angka laba bersih/ rugi bersih sebagai angka pengimbang ke
dalam kedua pasang kolom diatas, dan sekali lagi menjumlahkan kolom tsb.
Laporan Keuangan (Financial Statement) yaitu Laporan yg meliputi Neraca,
Laporan L/R, Laporan Perubahan Posisi Keuangan (yg dpt disajikan dlm
berbagai cara,seperti : laporan arus kas atau laporan arus dana)
Catatan & laporan lain serta materi penjelasan yg merupakan bagian
integral dari Lap. Keuangan
Bentuk-bentuk Laporan Keuangan
1. Laporan Laba/Rugi ( Income Statement)
Laporan keuangan yg menggambarkan kinerja perusahaan untuk
memperoleh laba dalam suatu periode tertentu, yang meliputi Penghasilan
(Income) dan Beban (Expenses) Bentuk Laporan L/R:
a. Laporan L/R Bertahap ( Multiple Step )
Yaitu suatu bentuk Laporan Laba Rugi, dimana ada pemisahan antara
Pendapatan usaha atau biaya usaha dengan pendapatan atau biaya diluar
usaha.
b. Laporan Rugi / Laba Satu Tahap ( Single Step )
Yaitu suatu bentuk Laporan Laba Rugi, dimana tidak ada pemisahan antara
Pendapatan usaha atau biaya usaha dengan pendapatan atau biaya diluar
usaha
Catatan : Laporan Rugi / Laba perusahaan jasa bentuknya single step.

2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)


Laporan keuangan yg menyajikan informasi mengenai perubahan modal
perusahaan krn operasi perusahaan pada suatu periode akuntansi tertentu.

3. Neraca (Balance Sheet)


Yaitu Laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan
perusahaan, yang meliputi aktiva, kewajiban dan ekuitas suatu unit usaha
pada saat tertentu
Bentuk Neraca :
a. Bentuk Skontro
b. Bentuk Staffel

Tahap Akhir Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Jasa


1.Jurnal Penutup(Closing entry) adalah jurnal yang dibuat pada akhir tahun
untuk menutup
semua rekening yang bersifat sementara
Rekening sementara adalah rekening-rekening yang hanya berlaku untuk
satu periode akuntansi, meliputi semua rekening yang dicantumkan di Laba
Rugi & Prive
Tujuan Jurnal Penutup
a. Untuk menutup saldo yang terdapat dalam semua rekening sementara
b. Agar saldo rekening modal menunjukkan jumlah yang sesuai dengan
keadaan pada akhir periode.
Proses Penutupan Buku
a. Menutup semua rek. pendapatan ke rekening Ikhtisar L/R(Income
Summary)
Pendapatan xx
Ikhtisar L/R xx
b. Menutup semua rekening biaya ke rekening L/R
Ikhtisar L/R xx
Biaya-biaya xx
c. Menutup rekening R/L ke rekening Modal(Capital)
i. Jika perusahaan memperoleh Laba
Ikhtisar L/R xx
Modal xx
ii. Jika perusahaan memperoleh Rugi
Modal xx
Ikhtisar L/R xx
d. Menutup rekening Prive(Drawing) ke rekening modal
Modal xx
Prive xx

2. Neraca Saldo Setelah Penutupan Buku (Post Closing Trial Balance) yaitu
suatu bentuk neraca saldo yang digunakan untuk memuat semua rekening
yang tidak mengalami penutupan buku
3. Jurnal Penyesuaian Kembali / Jurnal Pembalik(Reversing Entries)
adalah Jurnal yang dibuat pada awal tahun untuk menyesuaikan kembali
AJP yang pernah dibuat pada akhir tahun periode sebelumnya,selama
berhubungan dengan penerimaan atau pengeluaran kas pada periode yang
akan datang.
Tujuan dibuatnya jurnal pembalik yaitu Untuk menyederhanakan
pembuatan jurnal yang bersangkutan pada tahun berikutnya.Pada dasarnya
ada 2 macam jurnal penyesuaian yang
memerlukan jurnal balik yaitu :
a. Biaya yang masih harus dibayar
b. Pendapatan masih harus diterima

Pengertian Perusahaan Dagang (Merchandising Firm)


Adalah perusahaan yang kegiatan usahanya membeli dan menjual barang
dagangan tanpa melakukan perubahan apapun
Dalam proses pencatatan transaksi di perusahaan dagang pada umumnya
menggunakan Jurnal Khusus.
Jurnal Khusus yaitu Jurnal yang digunakan khusus untuk mencatat transaksi
yang sejenis.
Ada 4 macam jurnal khusus yaitu :
1. Jurnal Penjualan (Sales Journal)yaitu Jurnal khusus yang digunakan untuk
mencatat penjualan barang dagang dengan syarat kredit yaitu penjualan
yang menimbulkan hak tagihan kepada pelanggan.
2. Jurnal Pembelian (Purchasing Journal) yaitu Jurnal khusus yang digunakan
untuk mencatat pembelian barang dagang dengan syarat kredit yakni
pembelian yang menimbulkan hutang kepada pemasok, serta pembelian
kredit selain barang dagang.
3. Jurnal Penerimaan Kas (Cash Receipt Journal) yaitu Jurnal khusus yang
digunakan untuk mencatat seluruh penerimaan kas baik dari debitur, bunga,
sewa, penjualan tunai, dll.
4. Jurnal Pengeluaran Kas ( Cash Disbursement Journal) yaitu Jurnal khusus
yang digunakan untuk mencatat pengeluaran kas, baik untuk membayar
utang kepada pemasok, gaji pegawai, pembelian tunai, dll.

Rekapitulasi Jurnal Khusus


Untuk memindahkan dari jurnal khusus ke dalam buku besar,sebaiknya di
buat terlebih dahulu rekapitulasi.
Rekapitulasi adalah penjumlahan secara global angka-angka dalam kolom
dari masing-masing jurnal khusus serta menetapkan kelompok yang di
debet atau yang di kredit.
Tujuan pembuatan rekapitulasi
1. Mempermudah pemindahbukuan dari jurnal khusus ke dalam buku besar
2. Menentukan jumlah-jumlah yang harus diposting
3. Menghindari kesalahan dari jumlah yang diposting
4. Menjamin kebenaran nama akun yang diposting
Tuan Anggi adalah pengusaha yang gigih, ia ingin meningkatkan penghasilannya, pada
bulan september tuan anggi mendapat ide untuk membuka bengkel mobil didekat usaha
sebelumnya yaitu berdagang onderdil motor dan mobil, diharapkan dengan membuka usaha baru
ini selain meningkatkan pendapatannya tuan Anggi juga ingin usaha onderdilnya semakin ramai
pembeli, maka dari itu untuk keperluan usahanya tuan anggi memerlukan beberapa kebutuhan,
berikut tansaksi-transaksi yang terkait dengan usaha tuan anggi pada Usaha bengkel arjuna.
Catatan. Pembayaran gaji karyawan setiap tanggal 3, dan metode penyusutan menggunakan
metode garis lurus.
2 Pada tanggal 7 November 2010 tuan Anggi menyetorkan uang pribadinya
November sebesar Rp 40.000.000,00 sebagai modal untuk mendirikan perusahaan,
yaitu usaha Bengkel ARJUNA
3 Tuan Anggi menyewa gedung sebesar Rp 8.400.000,00 untuk keperluan
November usahanya selama dua tahun, dan baru membayar Rp 8.400.000,00
10 Perusahaan membeli perlengkapan bengkel untuk keperluan kebersihan
November sebesar Rp 500.000,00 berupa handuk, sapu, timba, alat pel, sabun,
15 membeli seperangkat peralatan mobil seharga Rp 3.000.000,00 dan memiliki
November masa manfaat 8 tahun
16 Perusahaan membeli mesin kompresor 1 unit sebesar Rp 2.000.000,00
November dengan rincian Rp 1.500.000,00 tunai dan 500.000,00 kredit, mesin
kompresor memiliki masa manfaat 8 tahun
17
Dibayar beban air, listrik dan telepon sebesar Rp 200.000,00
November
17 Diterima pendapatan atas jasa perbaikan mobil sebesar 500.000,00 dari
November pelanggan baru
22
Diterima pendapatan jasa sebesar Rp 200,000,00 atas perbaikan mesin
November
27
Diterima pendapatan jasa atas perbaikan Ac mobil sebesar Rp 80.000,00
November
1 Baru Dibayarkan upah dua kayawannya sebesar @ Rp 400.000,00
desember dikarenakan perusahaan baru memulai usahanya
4 Untuk menunjang usahanya tuan Anggi membeli perlengkapan sebesar Rp
Desember 200.000,00
6
Dibayar beban air, listrik dan telepon sebesar Rp 350.000,00
Desember
8 Diterima pendapatan jasa perbaikan mobil atas kerusakan sistem
Desember pembakaran mobil, dan pengecekan kondisi mobil sebesar Rp 200.000,00
11 Tuan Anggi menarik sejumlah uang dari perusahaannya untuk keperluan
Desember pribadi sebesar Rp 2.000.000,00
13
Melakukan perbaikan gedung sebesar Rp 250.000,00
Desember
15
Diterima pendapatan atas perbaikan AC mobil sebesar Rp 200.000,00
Desember
17 Diterima pendapatan atas perbaikan kerusakan mesin mobil sebesar Rp
Desember 400.000,00
19 Diterima pendapatan atas perbaikan kendaraan sebesar Rp 500.000,00
21
Perusahaan membeli perlengkapan kebersihan sebesar Rp 100.000,00
Desember
25
Diterima pendapatan atas perbaikan AC mobil sebesar Rp 500.000,00
Desember
29
Diterima pendapatan atas perbaikan kerusakan mesin sebesar Rp 600.000,00
Desember
30
Membayar hutang atas pembelian peralatan sebesar Rp 500.000,00
Desember
30
Diterima pendapatan atas perbaikan kerusakan mesin sebesar Rp 450.000,00
Desember
Jurnal Umum
Usaha Bengkel Arjuna
Jurnal Umum
Tanggal Akun/Keterangan Ref Debet Kredit
2010 2 Kas 101 40.000.000 40.000.000
november 3 Modal Anggi 301 8.400.000 8.400.000
Desember 10 Sewa dibayar dimuka 103 500.000 500.000
15 Kas 101 3.000.000 3.000.000
16 Perlengkapan 102 2.000.000 500.000
17 Kas 101 1.500.000
17 Peralatan 111 200.000 200.000
22 Kas 101 500.000 500.000
27 Mesin 112 200.000 200.000
1 Hutang 201 80.000 80.000
4 Kas 101 800.000 800.000
6 Beban rupa-upa 502 200.000 200.000
8 Kas 101 350.000 350.000
11 kas 101 200.000 200.000
13 Pendapatan jasa 401 2.000.000 2.000.000
15 kas 101 250.000 250.000
17 Pendapatan jasa 401 200.000 200.000
19 kas 101 400.000 400.000
21 Pendapatan jasa 401 500.000 500.000
25 Beban gaji 501 100.000 100.000
29 Kas 101 500.000 500.000
30 Perlengkapan 102 600.000 600.000
30 Kas 101 500.000 500.000
Beban rupa-upa 502 450.000 450.000
Kas 101
kas 101
Pendapatan jasa 401
Prive 302
Kas 101
Beban Rupa-rupa 503
Kas 101
kas 101
Pendapatan jasa 401
kas 101
Pendapatan jasa 401
kas 101
Pendapatan jasa 401
Perlengkapan 102
Kas 101
kas 101
Pendapatan jasa 401
kas 101
Pendapatan jasa 401
Hutang 201
Kas 101
kas 101
Pendapatan jasa 401
Buku Besar
Kas
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 2 Mencatat Modal JU 40.000.000 8.400.000 40.000.000
Nov 3 sewa toko JU 500.000 500.000 31.600.000
10 Perlengkapan JU 200.000 3.000.000 31.100.000
15 peralatan JU 80.000 1.500.000 28.100.000
16 Mesin JU 200.000 200.000 26.600.000
17 Memb biaya JU 200.000 800.000 26.400.000
17 Pendapatan JU 400.000 200.000 26.900.000
22 Pendapatan JU 500.000 350.000 27.100.000
27 Pendapatan JU 500.000 2.000.000 27.180.000
1 Membayar Gaji JU 600.000 250.000 26.380.000
4 perlengkapan JU 450.000 100.000 26.180.000
6 Biaya JU 500.000 25.830.000
8 Pendapatan JU 26.030.000
11 Prive JU 24.030.000
13 Pemb Biaya JU 23.780.000
15 Pendapatan JU 23.980.000
17 Pendapatan JU 24.380.000
19 Pendapatan JU 24.880.000
21 perlengkapan JU 24.780.000
25 Pendapatan JU 25.280.000
29 Pendapatan JU 25.880.000
30 Memb.Hutang JU 25.380.000
30 Pendapatan JU 25.830.000
Perlengkapan Kantor
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 10 Membeli perlg JU 500.000 500.000
Nov 4 Membeli perlg JU 200.000 700.000
21 Membeli perlg JU 100.000 800.000
Peralatan Bengkel
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 15 Membeli peralatan JU 3.000.000 3.000.000
Nov
Mesin Kompresor
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 16 Membeli peralatan JU 2.000.000 2.000.000
Nov
Utang Usaha
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 3 Membeli peralatan JU 500.000 500.000 500.000
Nov Membayar Hutang JU 0
Modal Anggi
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 2 Mencatat Modal JU 40.000.000 40.000.000
Nov
Prive Anggi
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 11 Prive JU 2.000.000 2.000.000
Nov
Pendapatan Jasa
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 17 Pendapatan JU 500.000 500.000
Nov 22 Pendapatan JU 200.000 700.000
27 Pendapatan JU 80.000 780.000
8 Pendapatan JU 200.000 980.000
15 Pendapatan JU 200.000 1.180.000
17 Pendapatan JU 400.000 1.580.000
19 Pendapatan JU 500.000 2.080.000
25 Pendapatan JU 500.000 2.580.000
29 Pendapatan JU 600.000 3.180.000
30 Pendapatan JU 450.000 3.630.000
Sewa Dibayar di Muka
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 12 Membayar Sewa JU 8.400.000 8.400.000
Nov
Beban Gaji dan Upah
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 1 Membayar Gaji JU 800.000 800.000
Des
Beban Rupa-rupa
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 17 Pembayaran Biaya JU 200.000 200.000
Nov 6 Pembayaran Biaya JU 350.000 550.000
Des 13 Pembayaran Biaya JU 250.000 800.000
Neraca Saldo
No. Nama Akun Debet Kredit
101 Kas 25.830.000
102 Perlengkapan 800.000
103 Sewa Dibayar di Muka 8.400.000
111 Peralatan 3.000.000
112 Mesin 2.000.000
201 Utang Usaha -
301 Modal Anggi 40.000.000
302 Prive Anggi 2.000.000
401 Pendapatan Jasa 3.630.000
501 Beban Gaji dan Upah 800.000
502 Beban Rupa-rupa 800.000
Saldo 43.630.000 43.630.000
Data Penyesuaian per 31 Desember 2010 :
a. Sewa dibayar dimuka untuk 2 tahun tanggal 3 November
b. Persediaan perlengkapan sebesar Rp 600.000,00
c. Masih harus dibayar gaji kayawan selama bulan desember

Jurnal Penyesuaian
Jurnal Penyesuaian
No. Akun Nama Akun Debet Kredit
511 Beban Sewa 700.000 700.000
103 Sewa di bayar di Muka 200.000 200.000
512 Beban pemakaian perlengkapan 375.000 375.000
102 Perlengkapan 250.000 250.000
513 Beban peny. Peralatan 800.000 800.000
111.1 Akm. Peny. Peralatan
514 Beban peny. Mesin
112.1 Akm. Peny. Mesin
501 Beban Gaji
202 Gaji yang masih harus dibayar
Keterangan :

a. sewa yang telah menjadi biaya = 2 bulan, yaitu 1/11 sampai dengan 31/12

2/24 x Rp 8.400.000,00 = Rp 700.000,00


b. Pemakaian pelengkapan = Rp 800.000,00 Rp 600.000,00 = Rp 200.000,00
c. Penyusutan peralatan bengkel = Rp 3.000.000,00 / 8 = Rp 375.000,00
d. Penyusutan kompresor (peralatan) = Rp 2.000.000 / 8 = Rp 250.000,00
e. Beban gaji yang masih harus dibayar @ Rp 400.000,00 = Rp 800.000,00
Bengkel Arjuna
Kertas Kerja
Per 31 Desember
Neraca Saldo yang
No. Neraca Saldo Penyesuaian Laporan Lab
Nama Akun Disesuaikan
Akun
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet
101 Kas 25.830.000 25.830.000
102 Perlengkapan 800.000 200.000 600.000
103 Sewa Dibayar di Muka 8.400.000 700.000 7.700.000
111 Peralatan 3.000.000 3.000.000
112 Mesin 2.000.000 2.000.000
201 Utang Usaha -
301 Modal Anggi 40.000.000 40.000.000
302 Prive Anggi 2.000.000 2.000.000
401 Pendapatan Jasa 3.630.000 3.630.000
501 Beban Gaji dan Upah 800.000 800.000 1.600.000 1.600.000
502 Beban Rupa-rupa 800.000 800.000 800.000
43.630.000 43.630.000
511 Beban sewa 700.000 700.000 700.000
512 Beban Perlengkapan 200.000 200.000 200.000
513 Beban peny. Peralatan 375.000 375.000 375.000
111.1 Akm. Peny. Peralatan 375.000 375.000
514 Beban peny. Mesin 250.000 250.000 250.000
112.1 Akm. Peny. Mesin 250.000 250.000
202 Gaji Y.Mh dibayar 800.000 800.000
2.325.000 2.325.000 45.055.000 45.055.000 3.925.000

3.925.000

Menyusun Laporan Keuangan


Laporan Laba Rugi
Bengkel Arjuna
Laporan Laba-rugi
Untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2010

Pendapatan :
Pendapatan jasa.. Rp 3.630.000
Rp 3.630.000
Beban-beban
Beban Gaji & upah 1.600.000
Beban Rupa-rupa 800.000
Beban Sewa 700.000
Beban Perlengkapan 200.000
Beban peny. Peralatan 375.000
Beban peny. Mesin 250.000 Rp(3.925.000)
+
Rugi Bersih Rp (295.000)
Laporan Perubahan Modal
Bengkel Arjuna
Laporan Perubahan Modal
per 31 Desember 2010

Modal awal Rp 40.000.000


Rugi operasional............. Rp 295.000
Penarikan Pribadi (prive) Rp 2.000.000

Penambah Modal Rp (2.295.000)

Modal Akhir Rp 37.705.000

Neraca
Bengkel Arjuna
Neraca
per 31 Desember 2010

Harta
Harta Lancar
Kas.......................................................... Rp 25.830.000
Sewa Dibayar di Muka............................. Rp 7.700.000
Perlengkapan............................................ Rp 600.000
Total Harta Lancar.................................... Rp 34.130.000
Harta Tetap
Peralatan..................................... 3.000.000
Akm. Peny. Peralatan................. (375.000)
Mesin.......................................... 2.000.000
Akm. Peny. Mesin...................... (250.000)
Total Harta Tetap.................................... Rp 4.375.000
Total Harta Lancar dan Tetap Rp 38.505.000
Utang dan Modal
Utang Jangka Pendek
Gaji Y.Mh dibayar................................. Rp 800.000
Total Utang............................................ Rp 800.000
Modal
Modal Anggi........................................ Rp 37.705.000
Total Utang dan Modal............................... Rp 38.505.000

Ayat Jurnal Penutup


Bengkel Arjuna
Ayat Jurnal Penutup per 31 Desember 2010

Tanggal Nama Perkiraan Debet Kredit


2010 31 Pendapatan 3.630.000 3.630.000
Desember Ikhtisar Laba/rugi 3.925.000 1.600.000
Ikhtisar Laba/rugi 295.000 800.000
Beban Gaji dan upah 2.000.000 700.000
Beban Rupa-rupa 200.000
Beban Sewa 375.000
Beban Perlengkapan 250.000
Beban peny. Peralatan 295.000
Beban peny. Mesin 2.000.000
Modal Anggi
Ikhtisar Laba/rugi

Modal Anggi
Prive Anggi

Saldo Buku Besar Setelah Penutupan


Kas
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo D 25.830.000
Des
Perlengkapan Kantor
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 200.000 D 800.000
Des 31 Penyesuaian D 600.000

Peralatan Bengkel
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 3.000.000 D 3.000.000
Des

Akumulasi Penyusutan Peralatan Bengkel


Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 375.000 K 0
Des 31 Penyesuaian 375.000
Mesin Kompresor
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 2.000.000 D 2.000.000
Des

Akumulasi Penyusutan Mesin Kompresor


Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 0 250.000 K 0
Des 31 Penyesuaian 250.000
Utang Usaha
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 0
Des
Modal Anggi
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 2.295.000 K 40.000.000
Des 31 Prive Anggi K 37.705.000
ke Modal Anggi
Prive Anggi
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 295.000 D 2.000.000
Des 31 Ayat Jurnal Penutup 2.295.000
Pendapatan Jasa
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo K 3.630.000
Des
Sewa Dibayar di Muka
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 700.000 D 8.400.000
Des 31 Penyesuaian D 7.700.000
Beban Gaji dan Upah
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 1.600.000 D 1.600.000
Des 31 Ayat Jurnal Penutup
Beban Rupa-rupa
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 800.000 D 800.000
Des 31 Ayat Jurnal Penutup
Beban sewa
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 700.000 D 700.000
Des 31 Ayat Jurnal Penutup
Beban Perlengkapan
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 200.000 D 200.000
Des 31 Ayat Jurnal Penutup
Beban Penyusutan Peralatan
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 375.000 D 375.000
Des 31 Ayat Jurnal Penutup
Beban Penyusutan Mesin
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo 250.000 250.000
Des 31 Ayat Jurnal Penutup
Gaji yang masih harus dibayar
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit D/K Saldo
2010 31 Neraca Saldo K 800.000
Des
Neraca Saldo setelah Penutupan
Bengkel Arjuna
Neraca Saldo setelah Penutupan
Per 31 Desember 2010
No. Nama Akun Debet Kredit
101 Kas 25.830.000
102 Perlengkapan 600.000
103 Sewa Dibayar di Muka 7.700.000
111 Peralatan 3.000.000
111.1 Akm. Peny. Peralatan 375.000
112 Mesin 2.000.000
112.1 Akm. Peny. Mesin 250.000
201 Utang Usaha -
301 Modal Anggi 37.705.000
502 Gaji yang masih harus dibayar 800.000
Saldo 39.130.000 39.130.000