Você está na página 1de 4

sdvhnsadjhcfvsjdhbfjsabdhjjasbdjbasjdbjasbhjdasadhbvjashvdjvasjfH

aloo.. selamat siang dok..

Dok, saya ingin bertanya. Kalau untuk melindungi kulit dri sinar uv
matahari langsung itu cocoknya/bagusnya pakai handbody SPF
berapa yah dok? Karena saya orang yg suka berada di outdoor dok.
Dan setiap saya beli handbody dari level SPF terendah sampai SPF
tertinggi pun hasil nihil. tetap saja kulit saya jadi belang dok. Dan
saya pernah juga beli handbody online, dan saya juga sudah lihat
speknya dan ternyata bagus banyak yg pakai. tetapi ketika saya pakai,
hanya melindungi di awal saja dok, kesana-sananya sama seperti
handbody biasanya. Mohon solusinya dok..

Terimakasih.

dr. Jati Satriyo


Dokter
Apr 13, 2017 at 05:25 PM

Halo Novia........

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Perlu Anda ketahui sebelumnya bahwa kulit akan terbakar dan


menjadi hitam jika terkena sinar matahari terlalu lama dan tempat
perlindungan. Tidak hanya masalah kecantikan, sinar matahari juga
bisa meningkatkan risiko timbulnya kanker kulit. Salah satu cara agar
terhindar dari efek buruk sinar matahari memang dengan memakai
Tabir surya " secara tepat ".

Dengan memakai tabir surya secara tepat, kulit akan terlindung dari
bayi sinar matahari yang bisa memicu produksi melanin, yaitu
pigmen penentuan kulit, yang bisa membuat kulit menjadi gelap.
Sebenarnya dengan menggunakan Tabir surya SPF 15 sudah cukup.
Kadar SPF yang lebih tinggi hanya diperuntukkan bagi mereka yang
memiliki kulit sangat putih, terlahir dari keluarga yang memiliki
riwayat kanker kulit atau Lupus.

Gunakanlah Tabir surya setiap Anda beraktivitas diluar rumah,


terutama pada pukul 10.00 hingga pukul 14.00. Gunakan Tabir surya
baik pada kondisi cuaca sedang panas atau mendung. Saat mendung
ternyata sinar UV bisa menembus awan.

Oleskan Tabir surya 15 menit atau 30 menit sebelum beraktivitas di


bawah sinar matahari. Oleskan sekitar dua sendok makan Tabir Surya
keseluruh tubuh ( jangan terlalu sedikit ). Dan yang paling penting
adalah gunakan Tabir surya secara berulang ulang setiap dua jam
sekali. Gunakan lebih sering jika Anda berkeringat atau berenang.

Jika Anda tidak melakukan cara - cara diatas, maka kemungkinan


kulit anda terbakar dan menjadi hitam walaupun sudah menggunakan
Tabir surya sangat besar kemungkinannya.

Dan yang terakhir, sebagus atas setebal apapun Tabir surya yang
Anda kenakan tidak dapat sepenuhnya melindungi anda dari sengatan
matahari. Kulit masih saja berpotensi menjadi lebih hitam, terbakar
dan bahkan terkena kanker kulit. Oleh karena itu, selain
menggunakan Tabir surya maka harus ditambah dengan perlindungan
lainnya, seperti memakai kaca mata, kenakan topi bertepi lebar,
gunakan payung, atau memakai pakaian panjang.

------------------------------------------------------------------------------------

Sinar UV Tidak Hanya Membahayakan Kulit

Sebagai makhluk hidup, manusia memerlukan sinar matahari untuk mendapatkan vitamin
D. Vitamin D membuat tulang menjadi lebih kuat dan membantu tubuh lebih mudah
dalam menyerap kalsium. Meski begitu, terlalu banyak paparan sinar UV dapat
memberikan dampak buruk bagi tubuh.

Sinar UV pada dasarnya merupakan sinar matahari yang mencapai bumi. Sinar UV ini
terbagi menjadi beberapa jenis, adapun jenis sinar UV yang umum diketahui adalah UVA
dan UVB. Kedua jenis sinar UV ini jika terpapar secara berlebihan dapat berdampak pada
kesehatan tubuh.
Adapun akibat buruk pada kesehatan tubuh yang mungkin terjadi, seperti gangguan
kesehatan mata, gangguan kesehatan kulit kronis atau akut (kulit terbakar sinar matahari
atau eritema), dan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Dalam jangka panjang, terpapar sinar UV secara berlebihan dapat menimbulkan reaksi
inflamasi mata, keratosis aktinik, fotodermatosis, serta perubahan degeneratif pada sel
kulit, pembuluh darah, dan jaringan fibrosa.

Berikut ini adalah beberapa efek sinar UV bagi kesehatan Anda berdasarkan jenisnya:

Dampak Sinar UVA Untuk Kesehatan


Sinar UV yang satu ini dapat menyebabkan kerusakan kulit jangka panjang. Pasalnya,
sebagian besar paparan sinar matahari merupakan UVA. Sinar UVA dapat menyebabkan
beberapa kondisi kesehatan seperti keriput, penuaan kulit, dan meningkatkan risiko
kanker kulit.

Dampak Sinar UVB Untuk Kesehatan


Sedangkan sinar UVB meski dapat membantu tubuh mendapatkan vitamin D, tapi juga
dapat menyebabkan beberapa kondisi. Misalnya saja seperti katarak, kulit terbakar
matahari atau sunburn, dan kanker kulit. Intensitas sinar UV yang satu ini akan
meningkat pada daerah dataran tinggi, dekat dengan ekuator, dan pada saat tengah hari.

Kenali Cara Melindungi Kulit dari Dampak Sinar UV


Kini Anda sudah tahu dampak dari paparan sinar UV, bukan? Tidak hanya berbahaya bagi
kesehatan kulit, tapi juga dapat memengaruhi kesehatan mata. Berikut ini adalah
beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melindungi diri Anda dari paparan sinar UV
yang berlebihan:

1 Gunakan krim tabir surya dengan minimal SPF 15Guna melindungi kulit dari sinar
UVA dan UVB, pilihlah tabir surya yang tertulis broad-spectrum pada bagian kemasan.
Ingatlah untuk menggunakannya 15 menit sebelum kulit Anda terpapar sinar matahari,
dan gunakan kembali tabir surya setelah sekitar 1 jam pemakaian.

2 Jangan biarkan kulit Anda terpapar sinar matahari langsung

3 Selain menggunakan tabir surya, Anda juga dapat menggunakan pakaian yang
tertutup untuk melindungi kulit Anda. Seperti pakaian lengan panjang, celana panjang,
dan topi dengan tepian lebar.

4 Hindari terpapar matahari pada waktu tertentu


5 Sebisa mungkin, hindarilah keluar atau terlalu lama terpapar sinar matahari pada
pukul 10.00-14.00 siang.

6 Gunakan kacamata hitam

7 Sinar matahari tidak hanya dapat membahayakan kulit Anda, tapi juga mata. Oleh
karena itu, gunakanlah kacamata hitam yang memiliki perlindungan terhadap sinar UV.

Meski sinar UV dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan, bukan berarti Anda
menghindari sinarnya sama sekali. Karena pada dasarnya, sinar UV juga memiliki
manfaat bagi kesehatan asalkan tidak terpapar terlalu lama dan menghindarinya pada
waktu tertentu.