Você está na página 1de 8

PANDUAL PASIEN USIA LANJUT

( GERIATRI )
Rumah Sakit TEBET
Jl. Let. Jen. MT. Haryono Kav.13 Jakarta 12810
Tlp. 021 8307540 Fax. 021 8291767 email: rstebet@indo.net.id SMS center: 0858 8822 2957

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-
Nya Panduan Pelayanan Pasien Tahap Terminal ini dapat selesai dan menjadi
Panduan di Rumah Sakit Tebet.

Dengan terbitnya Panduan Pelayanan Pasien Tahap Terminal ini ini diharapkan
dapat membantu pasien dan keluarga pasien agar terpenuhi rasa aman dan nyaman
selama berada dilingkungan Rumah Sakit Tebet.

Dalam rangka menjamin keselamatan pasien dan peningkatan mutu pelayanan di


Rumah Sakit, maka salah satunya diperlukan Panduan Pelayanan Pasien Tahap
Terminal yang dapat digunakan acuan bagi seluruh penguna pelayanan di Rumah
Sakit Tebet.

Akhir kata kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu terwujudnya Buku Panduan Pelayanan Pasien Tahap Terminal di
Rumah Sakit Tebet.

Jakarta, Oktober 2016

Dr. Esther Poerwantoro, SpPK

Direktur Utama

2
KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT TEBET
tentang
PANDUAN PELAYANAN PASIEN GERIATRI
DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT TEBET

No. ..........................................

Direktur UtamaRumah Sakit Tebet :

Menimbang : Bahwa dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh


pasien di Rumah Sakit Tebet, maka diperlukan adanya Panduan
pelayanan Pasien Geriatri di Rumah Sakit Tebet sebagai landasan bagi
seluruh penyelenggara dan pelaksana pelayanan kesehatan tentang Pasien
Tahap Terminal di Rumah Sakit Tebet.
Mengingat : 1. Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
2. Undang-undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
3. Undang-undang RI Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran.
4. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
No.436/MENKES/SK/VII/1993 tentang berlakunya Standar
Pelayanan Rumah Sakit dan Standar Pelayanan Medis di Rumah
Sakit.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :
PERTAMA : Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Tebet tentang Panduan
Pelayanan Pasien Geriatri di Rumah Sakit Tebet
KEDUA : Panduan Pasien Geriatril di Rumah Sakit Tebet sebagaimana tercantum
dalam lampiran keputusan ini.
KETIGA : Panduan Pasien Geriatri di Rumah Sakit Tebet sebagaimana dimaksud
harus dijadikan acuan dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan
kepada pasien, di seluruh unit yang terkait di Rumah Sakit Tebet.
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian
hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya

3
Ditetapkan di : Jakarta

pada tanggal : November


2016

Direktur Utama Rumah


Sakit Tebet,

Dr. Esther Poerwantoro,


Sp.PK

4
PANDUAN PELAYANAN PASIEN USIA LANJUT ( GERIATRI )

BAB I
DEFINISI

1. Definisi Lansia

a. Menurut UU No. 4 tahun 1945 Lansia adalah seseorang yang mencapai umur 55 tahun,
tidak berdaya mencari nafkah sendiri untuk keperluan hidupnya sehari-hari dan menerima
nafkah dari orang lain (Wahyudi, 2000).
b. Usia lanjut adalah sesuatu yang harus diterima sebagai suatu kenyataan dan fenomena
biologis. Kehidupan itu akan diakhiri dengan proses penuaan yang berakhir dengan
kematian (Hutapea, 2005).
c. Usia lanjut adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindari (Azwar, 2006).
d. Menua secara normal dari system saraf didefinisikan sebagai perubahan oleh usia yang
terjadi pada individu yang sehat bebas dari penyakit saraf jelas menua normal ditandai
oleh perubahan gradual dan lambat laun dari fungsi-fungsi tertentu (Tjokronegroho
Arjatmo dan Hendra Utama,1995).
e. Menua (menjadi tua) adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan lahan
kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti dan mempertahankan fungsi
normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan
yang diderita (Constantinides 1994). Proses menua merupakan proses yang terusmenerus
(berlanjut) secara alamiah dimulai sejak lahir dan umumnya dialami pada semua makhluk
hidup (NugrohoWahyudi, 2000).

2. Batasan Lansia
Menurut WHO, batasan lansia meliputi :
a. Usia Pertengahan (Middle Age), adalah usia antara 45-59 tahun
b. Usia Lanjut (Elderly), adalah usia antara 60-74 tahun
c. Usia LanjutTua (Old), adalah usia antara 75-90 tahun
d. Usia SangatTua (Very Old), adalah usia 90 tahun keatas

5
BAB II
RUANG LINGKUP

Ruang lingkup panduan pelayanan pasien usia lanjut adalah :


1. Pasien dengan demensia senilis
2. Pasien dengan tergangganggunya aktifitas
3. Pasien dengan resiko jatuh

BAB III
TATA LAKSANA

Tata laksana pelayanan pasien usia lanjut ini meliputi :


1. Upaya kuratif yaitu upaya pengobatan pada usia lanjut dan dapat berupa kegiatan :
a. Pelayanan kesehatan dasar
b. Pelayanan kesehatan spesifikasi melalui sistem rujukan
2. Upaya rehabilitatif yaitu upaya mengembalikan fungsi organ yang telah menurun. Yang dapat
berupa kegiatan :
a. Memberikan informasi, pengetahuan dan pelayanan tentang penggunaan berbagai alat
bantu misalnya alat pendengaran dan lain-lain agar usia lanjut dapat memberikan karya
dan tetap merasa berguna sesuai kebutuhan dan kemampuan.
b. Mengembalikan kepercayaan pada diri sendiri dan memperkuat mental penderita.
c. Pembinaan usia dan hal pemenuhan kebutuhan pribadi ,aktifitas di dalam maupun diluar
rumah.
d. Nasihat cara hidup yang sesuai dengan penyakit yang diderita.
e. Perawatan fisioterapi.
Disamping upaya pelayanan diatas dilaksanakan yang tidak kalah penting adalah penyuluhan
kesehatan rumah sakit. Adapaun tujuan khusus penyuluhan kesehatan rumah sakit pada usia lanjut
ditujukan kepada :
1. Kelompok usia lanjut itu sendiri.
2. Kelompok keluarga yang memiliki usia lanjut.
3. Kelompok masyarakat lingkungan usia lanjut.
4. Penyelenggaraan kesehatan Lintas sektoral (Pemerintah dan swasta).

6
BAB IV
DOKUMENTASI

Semua kegiatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan di Rumah Sakit Tebet tentang upaya
pelayanan pasien usia lanjut didokumentasikan pada berkas rekam medik.

7
8