Você está na página 1de 1

ASPEK LEGAL DOKUMENTASI ASKEB ELEKTRONIK

Dalam UU No 11 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik di jelaskan bahwa


dokumen elektronik adalah setiap informasi elektronik yang di buat, diteruskan, dikirimkan,
diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal atau sejenisnya,
yang dapat dilihat,ditampilkan, dan didengar melalui komputer atau sistem elektronik.
Dokumentasi dalam kebidanan adalah suatu bukti pencatatan dan pelaporan yang dimiliki oleh
bidan berguna untuk kepentingan klien, bidan dan tim kesehatan dalam memberikan pelayanan
kesehatan dengan dasar komunikasi yang akurat dan lengkap secara tertulis dengan tanggung
jawab bidan.
Keuntungan dokumentasi elektronik adalah lebih mudah dibaca ; Meningkatkan
komunikasi antara tim petugas kesehatan ; Kemungkinan salah atau kelupaan lebih sedikit
(ketepatan pencatatan lebih tinggi, karena secara otomatis komputer memanggil semua data yang
ada bila file pasien tertentu dibuka dan tidak bisa dimasukkan data bila ada hal yang tidak sesuai
dengan yang terprogram) ; Hemat waktu dan biaya ; Pelayanan pasien bisa lebih cepat karena
banyak pesanan dapat disampaikan lewat komputer dan komunikasi antar unit bisa dipantau
lewat sarana computer ; Meningkatkan komunikasi antara tim kesehatan. Kerugian dalam sistem
ini adalah kurang terjaminnya kerahasiaan pasien. ; Kurangnya SDM untuk sistem komputerisasi
; Membutuhkan modal awal yang sangat tinggi dan menuntut keahlian khusus ; Ketergantungan
pada alat atau teknologi tinggi. ; Ada perhitungan atau perbandingan khusus untuk keperluan alat
atau unit komputer dan jumlah pasien.
Pengembangan dokumentasi kebidanan berbasis teknologi informasi harus
memperhatikan prinsip kerahasiaan data klien, komprehensif, akurat, tepat waktu, dan jelas
mengidentifikasi pemberi asuhan kebidanan. Hal yang harus diperhatikan dalam
mengembangkan dokumentasi berbasis elektronik : Catatan kesehatan elektronik klien adalah
kumpulan informasi kesehatan pribadi satu individu yang diberikan oleh penyedia layanan
kesehatan dan disimpan secara elektronik di bawah pengamanan ketat ; Entri data dilakukan oleh
orang yang melaksanakan asuhan dan bukan oleh staf yang lain ; Masukan data yang dibuat dan
disimpan dalam catatan kebidanan elektronik dianggap sebagai bagian permanen dari rekaman
dan tidak dapat dihapus. Jika diperlukan koreksi setelah data dimasukkan dan telah disimpan,
maka kebijakan lembaga memberikan arahan tentang bagaimana hal ini harus dilakukan.