Você está na página 1de 6

ANALISA DATA

No Data Subyektif Data Obyektif Masalah


1 Lingkungan fisik 1. Masih ada penduduk LINGKUNGAN :
Lingkungan yang di dusun barat kubur Risiko terjadinya
kurang sehat di desa sesela yang penyebaran penyakit
di dusun barat memiliki rumah jenis (diare, DHF, typoid,
kubur desa sesela semi permanen yaitu ISPA)
sebanyak 11 KK Berhubungan dengan
(2,37%). lingkungan masyarakat
2. Masih ada penduduk
yang kurang sehat
di desa Banyumulek
yang memiliki rumah
dengan jenis lantai
rumah yang berupa
tanah yaitu sebanyak
4 KK (0,86%).
3. Masih ada penduduk
di desa Banyumulek
yang tidak memiliki
system ventilasi
yaitu sebanyak 21 KK
(4,5%)
4. Masih ada banyak
penduduk desa
Banyumulek yang
tidak terbiasa
membuka jendela
setiap hari yaitu
sebanyak 207 KK
(46,6%).
5. Masih ada cukup
banyak penduduk desa
Banyumulek yang
kondisi kebersihan
rumahnya kotor yaitu
sebanyak 99 KK
(21.3%).
6. Masih banyak
penduduk di desa
Banyumulek yang
memiliki jarak rumah
dengan tetangga yang
berdekatan yaitu
sebanyak 374 KK
(80,4%).
7. Masih cukup banyak
penduduk di desa
Banyumulek yang
kondisi halaman
rumahnya kotor yaitu
sebanyak 71 KK
(25%).
8. Masih banyak
penduduk yang
memiliki jarak
sumber air dengan
septik tank yang <10
meter yaitu sebesar
249 KK (65.4%).
9. Masih banyak
penduduk yang
memiliki tempat
penampungan air
sementara dalam
keadaan terbuka
yaitu sebesar 362 KK
(77,8%)
10.Masih cukup banyak
penduduk di desa
Banyumulek yang
belum memiliki
jamban yaitu
sebanyak 84 KK
(18,1%)
11.Masih ada penduduk
yang membuang air
limbah di sembarang
tempat yaitu 8 KK
(1,72%)
12.Masih banyak kondisi
saluran limbah di
Desa Banyumulek yang
dalam kondisi
terbuka yaitu 354
(76,1%).

2 Usia Lanjut 1. Jumlah Total lansia Resiko terjadinya


Sebagian besar 94 Orang. peningkatan angka
2. Sebagian besar
dari jumlah kesakitan pada lansia
lansia menderita
lansia di Dusun berhubungan dengan
penyakit rematik dan
Kerangkeng Barat, kurangnya prilaku
asam urat sebanyak
Kerangkeng Timur, masyarakat dalam
45 (52,9%) dan
dan Gubuk baru memelihara kesehatan
hipertensi sebanyak
lansia mengalami lansia.
23 lansia (27,1%)
keluhan penyakit.
3. Sebagian besar
lansia memiliki
keluhan penyakit
sebanyak 85 lansia
(90,4%).
4. Masih ada lansia
yang membiarkan
penyakit yang
diderita tanpa
memeriksakan ke
pelayanan kesehatan
yang ada sebanyak 29
(30,2%).
3 Remaja 1. Remaja begadang Resiko penyalahgunaan
sebanyak 37 remaja NAPZA dan meningkatnya
(18,7%). masalah kesehatan pada
2. Remaja memiliki
remaja berhubungan
kebiasaan merokok
dengan prilaku remaja
sebanyak 40 (20,2%) yang tidak sehat
3. Sudah ada kelompok
karang taruna di dua
dusun yaitu
Kerangkeng Barat dan
Kerangkeng Timur
sedangkan gubuk baru
belum ada.

4 Balita 1. Masih ada balita Risiko meningkatnya


yang tidak masalah kesehatan pada
memanfaatkan sarana balita berhubungan
kesehatan posyandu dengan masih minimnya
sebanyak 6 balita kesadaran ibu dalam
(3,41%). pemanfaatan sarana
2. Masih adanya bayi
kesehatan seperti
berumur (0-1 tahun)
posyandu
yang imunisasinya
belum lengkap
sebanyak 16 bayi
(39%).
3. Masih adanya balita
berumur (1-5 tahun)
yang imunisasinya
tidak lengkap
sebanyak 31 balita
(23%).
4. Masih banyak balita
yang tidak memiliki
KMS yaitu sebanyak
22 balita (12,5%).
5. Masih banyak ibu
balita yang tidak
dapat membaca hasil
KMS sebanyak 23
orang (15%).
6. Masih ada balita
yang berada pada
kondisi gizi kurang
yaitu sebesar 1
balita (0,59%).

5 Status Kesehatan 1. Ada penduduk desa Risiko meningkatnya


Umum Banyumulek Masih ada masalah kesehatan
yang tidak masyarakat berhubungan
memanfaatkan sarana dengan masih adanya
kesehatan sebanyak 1 masyarakat yang tidak
KK (0,9%). memanfatkan sarana
2. Masih ada beberapa
kesehatan.
warga desa
Banyumulek yang
memiliki kebiasan
pengobatan yang
kurang tepat sebelum
berobat seperti
membeli obat bebas
yaitu sebanyak 146
KK (31,4%).
3. Beberapa warga di
desa Banyumulek
masih kurang
memperhatikan
kesehatannya karena
masih banyak warga
yang menderita
penyakit 6 bulan
terakhir yaitu
sebanyak 174 jiwa
(37,4%).
A. DIAGNOSA KEPERAWATAN KOMUNITAS

1. Risiko terjadinya penyebaran penyakit (diare, DHF, typoid,


ISPA) berhubungan dengan lingkungan masyarakat yang kurang
sehat.
2. Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pada lansia
berhubungan dengan kurangnya prilaku masyarakat dalam
memelihara kesehatan lansia.
3. Resiko penyalahgunaan NAPZA dan meningkatnya masalah
kesehatan pada remaja berhubungan dengan prilaku remaja yang
tidak sehat.
4. Risiko meningkatnya masalah kesehatan pada balita
berhubungan dengan masih minimnya kesadaran ibu dalam
pemanfaatan