Você está na página 1de 68

Tim Pembelajaran & Kurikulum, Direktorat Pembelajaran,

BELMAWA KEMENRISTEKDIKTI
Industry 4.0  Education 4.0

Education 4.0

Curriculum
Learning & Learning QA
Resources Physical
Teaching Infrastructure
method & Technology
21st century skills
Tugas Dosen dlm Pembelajaran
(SN-DIKTI pasal 26-30)

RPS, Perangkat Pengampuhan Lembar Rencana Rencana


Pembelajaran & MK, Monitoring & SAP Penilaian / Evaluasi /
Bahan Ajar membimbing, Instrumen Instrumen
dll. Penilaian Evaluasi

1. 2. 3. 5. Proses
4.
Merenca Melaksa Mengen
Menilai
Mengeva & Hasil
nakan nakan dalikan luasi Belajar

Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama


mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat.
UU No.14 Thn 2005: Tentang Guru dan Dosen
The
Learning
SmartProcess
Campus
Learning Process
sebagai dasar
Diadopsi oleh penyusunan
SN-DIKTI sebagai SKL/CPL pd ranah
SKL/CPL pada (deskripsi umum) (alinea 1 disetiap level)
KETRAMPILAN
ranah SIKAP KHUSUS
______________ 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ______________

KETRAMPILAN ranah
UMUM PENGETAHUAN
(alinea 2 disetiap level)
(alinea 3 disetiap level)

Standar Kompetensi Lulusan / Capaian Pembelajaran Lulusan


Tabel Matrik distribusi CPL-PRODI dan Mata Kuliah
Mata Kuliah (MK)
No CPL - PRODI
MK1 MK2 MK3 MK5 MK6 ….. ….. ….. ….. ….. MKn
SIKAP (S)
1 S1. ……  
2 S2. ……     • Kemampuan 
• Bahan Kajian
… ……..  
• Kontek (Ruang Lingkup)
PENGETAHUAN (P)
P1. …….   
P2. …….     
……
KETRAMPILAN KHUSUS (KK)
KK1. …….    
KK2. …….   
Matrik ini digunakan untuk mengetahui
…….. 
distribusi CPL yang dikandung oleh setiap
KETRAMPILAN UMUM (KU)
MK, dan memastikan CPL habis
KU1. …….   
…. KU2. ……. 
dibebankan

pd MK.
…. ………
Objective – Outcomes – Standard

Mastery Learning

Objective Standard Kompetensi Lulusan

experience Internalizations Construct


Entry Behavior Learning Proses Outcomes
(measurable & observable)
BELAJAR di KELAS DAN BELAJARA di LAB, DISKUSI &
TUTORIAL & DARING DARING
(Expected Learning Outcomes)

Perbaikan
CPL yg dibebankan pd MK

Pembelajaran
Mahsiswa
Capaian
Materi Materi Materi Materi
A B C D

Sub-CPMK-1 Sub-CPMK-2 Sub-CPMK-3 Sub-CPMK-4 ..horeee lulus…


TUGAS & UJI KINERJA MEMBUAT MODEL UJIAN
PRESENTASI (35%) KOMPREHENSIF
(25%)
(20%) (20%)

UTS/Evaluasi Formatif UAS/Evaluasi Sumatif


Indonesia
Research and
Education
Network
Desain Pembelajaran
ADDIE
Analysis Design Development Implementation Evaluation

3. Membuat
10. Melakukan
Analisis
Perbaikan
Pembelajaran
(Dick & Carey)-Like

4.Merumuskan 6.Mengem 9.Mengembangkan


1. Mengidentifikasi CPL 5. Mengem 7.Memilih &
kinerja hasil bangkan & menyusun
yg dibebankan pd MK, bangkan mengembang
belajar Mhs & BENTUK & EVALUASI
dan menjabarkan INSTRUMEN kan MATERI
Indikator & METODE FORMATIF
dalam CPMK dan Sub- PENILAIAN pembelajaran
Kreteria Pembelajaran pembelajaran 11.Merancang
CPMK & menyusun
2. Analisis EVALUASI
kebutuhan SUMATIF
belajar Mhs
sesuai
EVALUASI SUMATIF
konteksnya
Tujuannya menjawab pertanyaan:
2. Seberapa besar telah terjadi perubahan sikap dan atau perilaku
EVALUASI FORMATIF mahasiswa?
Tujuannya menjawab pertanyaan: 3. Sejauh mana tujuan pembelajaran (CPL) telah tercapai?
1. Apakah RPS telah berjalan sesuai dengan yang telah 3. Seberapa besar mahasiswa menguasai materi yg dipelajari?
direncanakan? 4. Apakah RPS telah betul-betul dapat membuat perbedaan
2. Apakah semua komponen RPS berfungsi efektif atau kemampuan mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti
ada beberapa yg memerlukan perbaikan? pembelajaran?
3. Berdasarkan data monitoring pelaksanaan RPS, 5. Apakah RPS dapat mencapai atau memenuhi kebutuhan yg telah
dapatkah RPS dijalankan di kelas lain, jika kelas diidentifikasi (identified needs) dalam CPL?
paralel? 6. Apakah kesenjangan yg ada sbg hasil needs assessment sudah
4. Apakah ada kejadian-kejadian penting dalam proses dapat terpenuhi?
pembelajaran yg harus ditambahkan dalam struktur 7. Apakah kinerja mahasiswa sudah berada pada level seperti yg
RPS? telah ditetapkan dalam CPL yg dibebankan pd MK?
(Sumber: Kauffman&Thomas,1980) (Sumber: Kauffman&Thomas,1980)
HERARKI
CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN CPL, CPMK, Sub-CPMK
Herarki Capaian Pembelajaran
Masih bersifat Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi
umum (Program Educational Objectives/Expected Learning Outcomes): SKL/CPL PRODI

Proses Penyusunan
Bersifat Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah
Proses Pencapaian

spesifik thd MK (Courses Learning Outcomes): CPMK MK

dapat diukur / Kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran Tahapan
diamati (Lesson learning outcomes): Sub-CPMK belajar

Indikator-1 Indikator-2 Indikator-N

Instrumen Penilaian & Evaluasi


(Sesuai dengan indikator)

Bentuk / Metoda / Penugasan Pembelajaran

Materi Pembelajaran (keluasan dan kedalaman)


Penjabaran Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yg dibebankan pd MK
Masih bersifat Beberapa item CPL yang terdiri dari ranah sikap, ketrampilan umum, ketrampilan
umum khusus, dan pengetahuan yang dibebankan pada suatu mata kuliah.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)


Bersifat CPMK (Courses Learning Outcomes) adalah capaian pembelajaran yang bersifat
spesifik thd MK spesifik terhadap mata kuliah mencakup aspek sikap, ketrampilan dan
pengetahuan yg dirumuskan berdasarkan beberapa CPL yang dibebankan pada
matakuliah.

Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (Sub-CPMK)


dapat diukur / Sub-CPMK (Lesson learning outcomes) adalah merupakan penjabaran dari setiap
diamati CPMK, bersifat dapat diukur dan/atau diamati dan merupakan kemampuan akhir
yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran.
Anatomy CPL
Verbs Noun Adverb

Kemam- Bahan
puan Kajian
Kontek CPL

Kemampuan yang Bahan kajian yg Dalam kontek dan


dapat didemontrasikan berisi pengetahuan ruang lingkup apa
oleh mhs, dinyatakan disiplin ilmu atau kemampuan
dalam bentuk kata pengetahuan yg tersebut mampu
berja yg dipelajari oleh mhs didemontrasikan
mendiskripsikan proses dan dpt oleh mahasiswa
kognitif, psikomotorik, didemontrasikan pada akhir
dan afektif oleh mhs. pembelajaran

Contoh:
Mampu mengkaji dan menyusun rancangan proyek kewirausahaan kecil dan menengah.
Kemampuan Bahan kajian Kontek
S.M.A.R.T: Prinsip Menakar LO
Capaian pembelajaran harus jelas, menggunakan istilah yang
Specific spesifik menggambarkan kemampuan pengetahuan, nilai, sikap
dan kinerja yang diinginkan. Gunakan kata-kata tindakan atau
kata kerja nyata (concrete verbs).

Capaian pembelajaran harus mempunyai target dan hasil yang


dapat diukur atau diamati, sehingga kita dapat menentukan Measurable
kapan hal tersebut dapat dicapai oleh mahasiswa.

Achievable Pastikan bahwa kemampuan yang diinginkan adalah sesuatu


yang mahasiswa dapat mencapainya dlm aktivitas belajar.

Pastikan bahwa kemampuan mahasiswa yang diinginkan adalah


realistis dan Relevan untuk dicapai oleh mahasiswa.
Realistic

Time-bound Pastikan bahwa waktu yang diperlukan oleh mahasiswa untuk


mencapai kemampuan yg diinginkan cukup dan wajar.
diadopsi dari Smith,1994
Contoh Perumusan CPL dg Prinsip SMART
No CPL yg dibebankan pada MK S M A R T
1 Mampu membuat unit usaha kewirausahan;
2 Mampu mengkaji dan menyusun rancangan proyek kewirausahaan;
3 Mampu merasakan berbagai perubahan teknologi informasi dan komunikasi;
4 mampu melakukan pemeliharaan sistem mekatronika secara berkesinambungan;

No CPMK yg dijabarkan dari CPL S M A R T


1 mampu merumuskan masalah dan menyusun hopotesis penelitian secara sahih, terukur
dan bermutu ;
2 mampu merumuskan masalah dan menyusun hopotesis penelitian secara sahih, terukur
dan bermutu;
3 mampu menyusun proposal penelitian dan mempresentasikan nya dg kinerja mandiri,
bermutu, dan terukur;
CPMK & SUB-CPMK CPMK & Sub-CPMK
THE TAXONOMY OF EDUCATIONAL OBJECTIVES
Cognitive Domain Psychomotor Domain Affective Domain
(Anderson & Krathwohl, 2001) (Dave,1970) (Krathwohl,Bloom & Masia,1964)

Remembering POTENSI BELAJAR


Imitation Receiving
Understanding Manipulation Responding
HOTS
Applying UTUH & Precision
MENYELURUH Valuing
Analyzing Articulation Organizing
Evaluating Naturalisation Characterization of Values
Creating

attitudes)
knowledge)

(feeling =
(knowing =

(doing =
skills)
LEARNING PROSES
Knowledge Skills Attitudes
Facilities for facts and figures, Mental and physical operations (e.g. Motivational dispositions, perceptions,
conceptual frameworks, and/or “Calculate basic epidemiology values, and/or opinions (e.g. “Value
KINERJA HASIL BELAJAR
metacognition (e.g. “Specify
environmental risk assessment
measures” or “Communicate an
organization’s mission to stakeholders”)
commitment to lifelong learning and
professional service”)
methods”) UTUH & MENYELURUH
LEARNING OUTCOMES
Prinsip penulisan CPMK & Sub-CPMK
Berorientasi kepada mahasiswa, bukan
kepada dosen atau mata kuliah;

Berorientasi kepada hasil belajar,


bukan kepada proses belajar;

Dapat didemontrasikan oleh


mahasiswa pd akhir pembelajaran dan
dapat diukur.
Merumuskan CPMK/Sub-CPMK
The cognitive process dimension

The knowledge dimension


This revised Bloom’s REMEMBER UNDERSTAND APPLY ANALYZE EVALUATE CREATE
Taxonomy (C1) (C2) (C3) (C4) (C5) (C6)
Factual Knowledge List Summarize Classify Order Rank Combine
1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6
Conceptual knowledge Describe Interpret Experiment Explain Assess Plan
2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6
Procedural knowledge Tabulate Predict Calculate Differentiate Conclude Compose
3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6
Metacognitive Appropriate Use Execute Construct Achieve Action Actualize
4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 5.6
knowledge
Kemampuan Materi Pembelajaran
Sub-CPMK:
2.4 mampu menjelaskan berbagai metode penelitian kualitatif dan kuantitatif [C2,A3]; 2 mg;
3.6 mampu mengembangkan instrumen pengumpul data penelitian dg kinerja mandiri, bermutu, dan
terukur [C3,A3];
4.5 mampu memilih dan menetapkan sampel penelitian dg sistematis, bermutu, dan terukur [C3,A3]
4.4 mampu mengolah data serta menginterpretasi hasilnya dg sikap bertanggungjawab [C3,A3,P3];;
3.6 mampu merumuskan permasalahan penelitian dan menyusun hipotesa penelitian dg sumber
rujukan bermutu, terukur dan sahih [C3,A3];
4.3 mampu merancang penelitian dalam bentuk proposal penelitian & mempresentasikan nya dg
kinerja mandiri, bermutu, dan terukur [C6,A3,P3];

Sumber: Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001)


Konteks
ANALISIS PEMBELAJARAN AP-MK
MATA KULIAH
Analisis Pembelajaran
Analisis pembelajaran merupakan penjabaran secara sistematik
dan terstuktur dari CPMK menjadi beberapa Sub-CPMK yang
lebih spesifik dan menggambarkan tahapan-tahapan
pembelajaran sesuai dengan kemampuan akhir yang
direncanakan.
✓ Apak ilmu dalam MK memiliki
struktur?
✓ Apakah kemampuan belajar
memiliki jenjang?
✓ Apakah proses belajar mahasiswa
pd MK memiliki tahapan belajar?
Analisis Pembelajaran
(Sistimatis & Terstruktur) CPMK
Sub-
CPMK-10

Sub-
CPMK-7
Sub-
CPMK-8
Sub-
CPMK-9 P
Sub-
CPMK-6 H P:Prosedural
H:Herarkikal
C:Cluster
Sub-
CPMK-3
Sub-
CPMK-4
Sub-
CPMK-5 C CP : Capaian Pembelajaran
CPMK : CP Mata Kuliah

Sub-
CPMK-2

Sub-
CPMK-1

garis entry behaviour


Kemampuan awal mahasiswa yg diperlukan
Analisis Pembelajaran MK Metodologi Penelitian
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) METODOLOGI PENELITIAN:
mampu merancang penelitian dan menyusun proposal penelitian dalam bidang Teknik Fisika dg kinerja mandiri,
CPMK
bermutu,Pembelajaran
(Capaian terukur, dan menghindari
Mata kuliahplagiasi, serta mempresentasikannya
yg diturunkan dg sikap
berdasarkan beberapa butirbertanggungjawab.
CPL yg dibebankan pada MK)

EVALUASI TENGAH SEMESTER / UJIAN TENGAH SEMESTER (mg ke 16)


1. Apa indikator & kriteria penilaian?
2. Penilaian seberapa banyak & Sub-CPMK-8. mampu merancang penelitian dalam bentuk proposal penelitian & mempresentasikan nya dg kinerja
mandiri, bermutu, dan terukur. [C6,A3,P3], (mg ke 14-16);
macam nya apa saja? (Observasi,
partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, Sub-CPMK-7. mampu mengolah data serta menginterpretasi hasilnya dg sikap bertanggungjawab. [C3,A3,P3], (mg ke 12-
13);
tes lisan, dan angket)
3. Bentuk, Metode, dan Penugasan Sub-CPMK-6. mampu mengembangkan instrumen pengumpul data penelitian dg kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.
Pembelajaran yg sesuai? [C3,A3] (mg ke 10-11);
Sub-CPMK
4. Materi Pembelajaran minimum yg
(Sub-CPMK yg dijabarkan dari CPMK, Sub-CPMK-5.
dan merupakan kemampuan
mampu memilih dan menetapkanakhir yg diharapkan
sampel penelitian dg sistematis,pada
bermutu,tiap tahapan
dan terukur. belajar)
[C3,A3], (mg ke 9);
diperluka apa?
EVALUASI TENGAH SEMESTER / UJIAN TENGAH SEMESTER (mg ke 8)

Sub-CPMK-3. mampu merumuskan permasalahan penelitian dan menyusun hipotesa Sub-CPMK-4. mampu menjelaskan validitas dan reliabilitas pengukuran dalam
penelitian dg sumber rujukan bermutu, terukur dan sahih[C3,A3] (mg ke 5-6); penelitian [C2,A3] (mg ke 7);

Sub-CPMK-2. mampu menjelaskan berbagai metode penelitian kualitatif dan kuantitatif Sub-CPKM-1. mampu menjelaskan tentang Pengetahuan, Ilmu, filsafat & etika dan
[C2,A3],(mg ke 3-4); plagiasi dlm penelitian [C2,A3], (mg ke 1-2);
Garis Entry Behavior

kemampuan Pengolahan
yg diperlukan sebelum
data dan analisis statistikmengikuti mata kuliah tsb.
Analisis Pembelajaran MK Metodologi Penelitian
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) METODOLOGI PENELITIAN:
mampu merancang penelitian dan menyusun proposal penelitian dalam bidang Teknik Fisika dg kinerja mandiri,
bermutu, terukur, dan menghindari plagiasi, serta mempresentasikannya dg sikap bertanggungjawab.

EVALUASI TENGAH SEMESTER / UJIAN TENGAH SEMESTER (mg ke 16)


1. Apa indikator & kriteria penilaian?
2. Penilaian seberapa banyak & Sub-CPMK-8. mampu merancang penelitian dalam bentuk proposal penelitian & mempresentasikan nya dg kinerja
mandiri, bermutu, dan terukur. [C6,A3,P3], (mg ke 14-16);
macam nya apa saja? (Observasi,
partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, Sub-CPMK-7. mampu mengolah data serta menginterpretasi hasilnya dg sikap bertanggungjawab. [C3,A3,P3], (mg ke 12-
13);
tes lisan, dan angket)
3. Bentuk, Metode, dan Penugasan Sub-CPMK-6. mampu mengembangkan instrumen pengumpul data penelitian dg kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.
Pembelajaran yg sesuai? [C3,A3] (mg ke 10-11);

4. Materi Pembelajaran minimum yg


Sub-CPMK-5. mampu memilih dan menetapkan sampel penelitian dg sistematis, bermutu, dan terukur. [C3,A3], (mg ke 9);
diperluka apa?
EVALUASI TENGAH SEMESTER / UJIAN TENGAH SEMESTER (mg ke 8)

Sub-CPMK-3. mampu merumuskan permasalahan penelitian dan menyusun hipotesa Sub-CPMK-4. mampu menjelaskan validitas dan reliabilitas pengukuran dalam
penelitian dg sumber rujukan bermutu, terukur dan sahih[C3,A3] (mg ke 5-6); penelitian [C2,A3] (mg ke 7);

Sub-CPMK-2. mampu menjelaskan berbagai metode penelitian kualitatif dan kuantitatif Sub-CPKM-1. mampu menjelaskan tentang Pengetahuan, Ilmu, filsafat & etika dan
[C2,A3],(mg ke 3-4); plagiasi dlm penelitian [C2,A3], (mg ke 1-2);
Garis Entry Behavior

Pengolahan data dan analisis statistik


RENCANA PEMBELAJARAN RPS-MK
SEMESTER MATA KULIAH
PERMENRISTEKDIKTI NOMOR 44 TAHUN 2015, STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI
Bagian Keempat Standar Proses Pembelajaran, Pasal 12

(1) Perencanaan proses pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf b disusun untuk setiap
mata kuliah dan disajikan dalam rencana pembelajaran semester (RPS) atau istilah lain.
(2) RPS atau istilah lain ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen secara mandiri atau bersama dalam kelompok
keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam program studi.
(3) RPS paling sedikit memuat:
a.nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, nama dosen pengampu;
b.capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah;
c.kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran untuk memenuhi capaian pembelajaran
lulusan;
d.bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai;
e.metode pembelajaran;
f. waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran;
g.pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa
selama satu semester;
h.kriteria, indikator, dan bobot penilaian; dan
i. daftar referensi yang digunakan.
(4) RPS wajib ditinjau dan disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
(5) Proses pembelajaran melalui kegiatan kurikuler wajib menggunakan metode pembelajaran yang efektif sesuai
dengan karakteristik mata kuliah untuk mencapai kemampuan tertentu yang ditetapkan dalam matakuliah dalam
rangkaian pemenuhan capaian pembelajaran lulusan;
Rincian Waktu 1 sks Kegiatan Pembelajaran
(Permenristekdikti No.44 Tahun 2015: pasal 17)
Pengertian 1 sks dalam BENTUK PEMBELAJARAN Jam
a KULIAH, RESPONSI, TUTORIAL
Satuan Kredit
Tatap Muka
Semester (sks),
Penugasan Terstruktur
yang selanjutnya
Belajara Mandiri
disingkat50 sks adalah60takaran 60waktu kegiatan2,83
menit/minggu/semester
menit/minggu/semester menit/minggu/semester
b belajar
SEMINAR atauyang di bebankan
bentuk pembelajaran pada mahasiswa per
lain yang sejenis
Tatap mukaminggu per semester
Belajar mandiri dalam proses
100 menit/minggu/semester 70 menit/minggu/semester 2,83
pembelajaran melalui berbagai bentuk
c PRAKTIKUM, PRAKTIK STUDIO, PRAKTIK BENGKEL, PRAKTIK LAPANGAN, PENELITIAN,
pembelajaran atau besarnya pengakuan
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara
170 menit/minggu/semester
atas2,83
keberhasilan
Pasal 15: usaha mahasiswa dalam mengikuti
(1) Beban belajar mahasiswa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf d,
kegiatan
dinyatakan kurikuler
dalam besaran disemester
satuan kredit suatu (sks).program studi.
(2) Satu
Pasal 1 (13)sks setara dengan 170 (seratus enam puluh) menit kegiatan belajar per minggu per
semester (setara dg 2,83 jam)
(3) Setiap mata kuliah paling sedikit memiliki bobot 1 (satu) sks.
(4) Semester merupakan satuan waktu kegiatan pembelajaran efektif selama 16 (enam
belas) minggu.
Rincian Waktu 1 sks Kegiatan Pembelajaran
(Permenristekdikti No.44 Tahun 2015: pasal 17)
Pengertian 1 sks dalam BENTUK PEMBELAJARAN Jam
a KULIAH, RESPONSI, TUTORIAL
Tatap Muka Penugasan Terstruktur Belajara Mandiri
50 60 60 menit/minggu/semester 2,83
menit/minggu/semester menit/minggu/semester
b SEMINAR atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis
Tatap muka Belajar mandiri
100 menit/minggu/semester 70 menit/minggu/semester 2,83
c PRAKTIKUM, PRAKTIK STUDIO, PRAKTIK BENGKEL, PRAKTIK LAPANGAN, PENELITIAN,
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara
170 menit/minggu/semester 2,83
Pasal 15:
(1) Beban belajar mahasiswa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf d,
dinyatakan dalam besaran satuan kredit semester (sks).
(2) Satu sks setara dengan 170 (seratus enam puluh) menit kegiatan belajar per minggu per
semester (setara dg 2,83 jam)
(3) Setiap mata kuliah paling sedikit memiliki bobot 1 (satu) sks.
(4) Semester merupakan satuan waktu kegiatan pembelajaran efektif selama 16 (enam
belas) minggu.
Pengalaman belajar:
No Bentuk Pembelajaran
1 Kuliah, Responsi, Tutorial
2 Seminar atau yang setara
3 Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel,
Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian
Kepada Masyarakat dan/atau bentuk
pembelajaran lain yang setara

No Metode Pembelajaran
1 Small Group Discussion SGD
2 Role-Play & Simulation RPS
3 Discovery Learning DL
Penugasan 4 Self-Directed Learning SDL
mahasiswa 5 Cooperative Learning CoL
6 Collaborative Learning CbL
7 Contextual Learning CtL
8 Project Based Learning PjBL
(Sumber: PermenRistekDikti no.44, tahun 2015) 9 Problem Based Learning & Inquiry PBL
Contoh Pengaturan Beban Belajar Mahasiswa
Bentuk Pembelajaran: Kuliah Pengertian 1 sks (/minggu/semester)
Kegiatan belajar Waktu (menit) Dosen Asisten dosen
Belajar Mhs
Tatap muka 50 hadir tidak hadir
Penugasan terstruktur 60 tdk hadir/hadir hadir
Belajar mandiri 60 tidak hadir tidak hadir
Total waktu (menit) 170 50 / 110 60

Bentuk Pembelajaran: Praktikum Pengertian 1 sks (/minggu/semester)


Kegiatan belajar Waktu (menit) Dosen Asisten/Laboran
Belajar Mhs
Tutorial / Pre-test 20 hadir hadir
Persiapan 20 tidak hadir hadir
Pelaksanaan Praktikum 80 tdk hadir/hadir hadir
Penyusunan Laporan 30 tidak hadir tidak hadir
Presentasi 20 hadir tidak hadir
Total waktu (menit) 170 40/120 120
RPS - MK
Tuliskan bentuk/
metode
Pembelajaran Tuliskan materi Tuliskan
Pembelajaran bobot (%) pd
RPS - MK
Tuliskan Tuliskan kriteria dan penugasan
Tuliskan dengan tiap jenis
Indikator2 & bentuk Mhs sesuaikan
kemampuan kedalaman dan penilaian
pencapaian penilaian sesuai dg Sub-CPMK pd
akhir pd tiap keluasan sesuai sesuai dg
Sub-CPMK yg dg indikator tiap tahapan
tahapan belajar dg Sub-CPMK indikator dan
dapat diukur / penilaian pd belajar Mhs.
(Sub-CPMK) yg [Pustaka: new tingkat
diamati sebagai tiap tahapan [sesuaikan dg
bersifat dapat update ,jelas , kesulitan
dasar untuk belajar: besarnya sks yg
diukur / relevan] pencapaian
penilaian Tes/ telah
diamati Sub-CPMK
non-tes ditentukan]
Keterangan Pengisian RPS
1. Capaian Pembelajaran Lulusan PRODI (CPL-PRODI) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap
lulusan PRODI yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan
sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
2. CPL yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program
studi (CPL-PRODI) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang
terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
3. CP Mata kuliah (CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPL yang
dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran
mata kuliah tersebut.
4. Sub-CP Mata kuliah (Sub-CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPMK yang
dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap
pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
5. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian
pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria
penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat
berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
6. Indikator penilaian adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi pencapaian
kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
Keterangan Pengisian RPS
7. Asesmen atau penilaian adalah satu atau lebih proses yang mengidentifikasi,
mengumpulkan, dan menyiapkan data untuk mengevaluasi pencapaian hasil belajar
mahasiswa. Penilaian dilakukan berdasarkan indikator-indikator dari kemampuan
akhir yang dicapai oleh mahasiswa. Penilaian meliputi ranah sikap, ketrampilan dan
penguasaan pengetahuan. Bnetuk penilaian dapat berupa tes ataupun non-tes.

8. Metoda pembelajaran adalah cara atau tahapan belajar yang dilakukan seorang
mahasiswa dalam sebuah proses pembelajaran, di mana seorang mahasiswa akan
berinteraksi dengan sumber-sumber belajar, dosen dan lingkungan belajar nya.

9. Materi pembelajaran adalah subjek pembelajaran yang diturunkan berdasarkan


bahan kajian yang dibebankan pada mata kuliah, dan dikandung oleh CPMK maupun
Sub-CPMK. Materi pembelajaran dapat disajikan dalam pokok bahasan-sub pokok
bahasan, atau tematik-tematika yang dikemas sebagai bahan ajar (buku ajar, modul
ajar, diktat, dll)
Tabel RPS MK

Bentuk Pembelajaran

Metode Pembelajaran

Penugasan mhs
Indikator, Kriteria, dan Bentuk Penilaian
Flipped Calssroom
Mg On-Classroom Off-Classroom
13 Kuliah & diskusi: Tugas 12A: belajar dan
tentang tugas 12 dan menggali permasalahan
Penyusunan Proposal melalui Youtube, web,
penelitian; dan SPADA;

14 Kuliah & Resposi: Tugas 12B: Menyusun


Presentasi rumusan draf proposal,Melakukan
masalah & kerangka literasi rujukan melalui
proposal penelitian; web ScinceDirect &
SPADA;

15 Kuliah & Responsi: Tugas 12C: Finalisasi


Presentasi & diskusi draf proposal penelitian dan
proposal penelitian dikumpulkan melalui
web SPADA
INDIKATOR PENILAIAN & PENILAIAN & EVALUASI
KRETERIA PENILAIAN
KAITAN PENILAIAN & EVALUASI
Pada Mata Kuliah Pada PRODI
Pengukuran/tes/non-tes Penilaian Evaluasi Formatif & Sumatif Evaluasi Sumatif

Indikator 1.1

Indikator 1.2
Sub-CPMK-1 CPMK - A CPL - 1

Soal2 tes & Indikator 1.n

Penugasan
(1,..,n) Indikator 2.1
CPMK - Z CPL - k

Indikator 2.2 Sub-CPMK-2

Indikator 2.m

Sub-CPMK-s

Alignment
Assessment & Evaluation

Assessment (Penilaian) – Assessment is one or more processes that identify,


collect, and prepare data to evaluate the attainment of student outcomes and
program educational objectives. Effective assessment uses relevant direct, indirect,
quantitative and qualitative measures as appropriate to the outcome or objective
being measured. Appropriate sampling methods may be used as part of an
assessment process.

Evaluation (Evaluasi) – Evaluation is one or more processes for interpreting the


data and evidence accumulated through assessment processes. Evaluation
determines the extent to which student outcomes and program educational
objectives are being attained. Evaluation results in decisions and actions regarding
program improvement.

Sumber: CRITERIA FOR ACCREDITING APPLIED SCIENCE PROGRAMS


Effective for Evaluations During the 2015-2016 Accreditation Cycle Incorporates all changes
approved by the ABET Board of Directors as of October 30, 2016
STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN sesuai SN-DIKTI
Prinsip: Edukatif, Otentik, Obyektif, Akuntabel, Transparan, dan Terintegrasi

1. Perencanaan Penilaian Pelaksana Penilaian:


Dosen atau Tim Dosen
Pengampu tanpa atau
menyusun, menyampaikan, menyepakati tahap, dengan menyertakan
teknik, indikator, kriteria, instrumen, dan bobot

2. Pemberian tugas atau soal


pihak lain.
penilaian antara penilai dan yang dinilai sesuai
4. Pemberian nilai akhir

dengan rencana pembelajaran Teknik Penilaian:


Observasi, partisipasi,
melaksanakan proses penilaian unjuk kerja, tes
tertulis, tes lisan, dan
angket
memberikan umpan balik dan konfirmasi hasil
penilaian Kategori Nilai:
A-E atau 4-0
mendokumentasikan penilaian proses dan hasil
Kelulusan:
belajar mahasiswa
1. Diploma &
Sarjana: ≥ 2.00
3. Observasi kinerja dan pengembalian hasil observasi 2. Selain itu: ≥ 3.00
Prinsip Penilaian
penilaian yang memotivasi mahasiswa agar mampu memperbaiaki
Edukatif cara belajar untuk mencapai capaian pembelajaran nya;

penilaian yang berorientasi pada proses belajar yang berkesinam-


Otentik bungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan
mahasiswa pada saat proses pembelajaran berlangsung;

penilaian yang didasarkan pada stándar yang disepakati antara


Objektif dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas
penilai dan yang dinilai;

penilaian yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria


Akuntabilitas yang jelas, disepakati pada awal kuliah, dan dipahami oleh
mahasiswa;

penilaian yang prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh


Transparan semua pemangku kepentingan;
Ranah Penilaian
Terintegrasi dan Berkinerja
%Afektif %Kognitif :
Receiving, Knowledge,
Bermain peran, Responding, Comprehension,
seminar, diskusi, demo Valuing, Application, Ujian tulis, ujian lisan,
 OBSERVASI Organization, Analysis, MC,.. TES
Characterization. Synthesis,
Evaluation,
Creation.
%Psikomotor:

menjalankan SOP
 TES KINERJA
Pearagaan,
praktikum,
Imitation,
Manipulation,
Precision,
Articulation,
Observable Naturalization. Measurable

Syamsul Arifin
Reliability, Validity, Fairness
Penilaian Pembelajaran

Bentuk Tes:
Ujian tulis: kuis, esai, pilihan ganda, uts, uas, dll.

Bentuk non-Tes:
Ujian lisan, wawancara, makalah, presentasi, bermain peran, review jurnal, dll.
Instrumen non-Tes:
Rubrik: Rubrik Holistik, Rubrik Analitik (Diskriptif dan Skala Persepsi)
Portofolio: Portofolio perkembangan, Portofolio pamer/showcase, dan Portofolio
koprehensif
Rubrik
Rubrik merupakan panduan penilaian yang menggambarkan kriteria yang
diinginkan dalam menilai atau memberi tingkatan dari hasil kinerja belajar
mahasiswa. Rubrik terdiri dari dimensi yang dinilai dan kreteria
kemampuan hasil belajar mahasiswa ataupun indikator capaian belajar
mahasiswa.

Contoh 3 macam rubrik, yakni:

1. Rubrik holistik adalah pedoman untuk menilai berdasarkan kesan


keseluruhan atau kombinasi semua kriteria.

2. Rubrik deskriptif memiliki tingkatan kriteria penilaian yang


dideskripsikan dan diberikan skala penilaian atau skor penilaian.

3. Rubrik skala persepsi memiliki tingkatan kreteria penilian yang tidak


dideskripsikan namun tetap diberikan skala penilaian atau skor
penilaian.
Teknik dan Instrumen Penilaian
Pasal 21 (ayat 1-5)
Teknik penilaian terdiri atas:
▪ observasi,
▪ partisipasi,
▪ unjuk kerja,
▪ tes tertulis, Penilaian Teknik Instrumen
▪ tes lisan, dan Sikap Observasi Rubrik untuk
▪ angket. Ketrampilan observasi, partisipasi, penilaian
Umum unjuk kerja, tes tertulis, proses
Ketrampilan tes lisan, dan angket dan/atau
Khusus Portofolio atau
Penguasaan karya desain
Pengetahuan untuk
penilaian hasil
Hasil akhir penilaian merupakan integrasi antara
berbagai teknik dan instrumen penilaian yang
digunakan.
contoh Rubrik Holistik
Kemampuan tentang penyusunan rancangan pembelajaran
GRADE SKOR INDIKATOR KINERJA
Sangat Rancangan yang disajikan tidak teratur dan tidak
<20
kurang menyelesaikan permasalahan
Rancangan yang disajikan teratur namun kurang
Kurang 21–40
menyelesaikan permasalahan
Rancangan yang disajikan tersistematis, menyelesaikan
Cukup 41– 60 masalah, namun kurang dapat diimplementasikan

Rancangan yang disajikan sistematis, menyelesaikan


Baik 61- 80
masalah, dapat diimplementasikan, kurang inovatif
Rancangan yang disajikan sistematis, menyelesaikan
Sangat Baik >81
masalah, dapat diimplementasikan dan inovatif
contoh Rubrik Deskriptif
Kemampuan tentang presentasi mahasiswa
SKALA
DEMENSI Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat Kurang
Skor  81 (61-80) (41-60) (21-40) <20
terorganisasi terorganisasi dengan presentasi mempunyai cukup fokus, tidak ada
dengan baik dan menyajikan fokus dan menyajikan namun bukti organisasi yang
menyajikan fakta fakta yang beberapa bukti yang kurang jelas. Fakta tidak
Organisasi yang didukung meyakinkan untuk mendukung mencukupi untuk digunakan untuk
oleh contoh yang mendukung kesimpulan- digunakan dalam mendukung
telah dianalisis kesimpulan- kesimpulan. menarik pernyataan.
sesuai konsep kesimpulan. kesimpulan

Isi mampu Isi akurat dan Isi secara umum Isinya kurang Isinya tidak
menggugah lengkap. Para akurat, tetapi tidak akurat, karena akurat atau
pendengar untuk pendengar lengkap. Para tidak ada data terlalu umum.
mengambangkan menambah wawasan pendengar bisa faktual, tidak Pendengar tidak
pikiran. baru tentang topik mempelajari beberapa menambah belajar apapun
Isi fakta yang tersirat, pemahaman atau kadang
tersebut.
tetapi mereka tidak pendengar. menyesatkan.
menambah wawasan
baru tentang topik
tersebut.
contoh Rubrik Skala Persepsi
Kemampuan tentang presentasi ujian tugas akhir mahasiswa
Sangat Sangat
DEMENSI Baik Cukup Kurang
Baik Kurang
Skor  81 (61-80) (41-60) (21-40) <20
Kemampuan
Komunikasi
Penguasaan Materi
Kemampuan
menghadapi
Pertanyaan
Penggunaan alat
peraga presentasi
Ketepatan
menyelesaikan
masalah
Portofolio
Penilaian portofolio merupakan penilaian berkelanjutan yang didasarkan pada
kumpulan informasi yang menunjukkan perkembangan capaian belajar
mahasiswa dalam satu periode tertentu. Informasi tersebut dapat berupa karya
mahasiswa dari proses pembelajaran yang dianggap terbaik atau karya
mahasiswa yang menunjukan perkembangan kemampuannya untuk mencapai
capaian pembelajaran.

3 macam penilaian portofolio:


1. Portofolio perkembangan, berisi koleksi hasil karya mahasiswa yang
menunjukkan kemajuan pencapaian kemampuannya sesuai dengan
tahapan belajar yang telah dijalani.
2. Portofolio pamer/showcase berisi hasil karya mahasiswa yang
menunjukkan hasil kinerja belajar terbaiknya.
3. Portofolio koprehensif, berisi seluruh hasil karya mahasiswa selama proses
pembelajaran.
Contoh Penilaian Portofolio

No Aspek Penilaian Artikel-1 Artikel-2 Artikel-3


Tinggi Rendah Tinggi Rendah Tinggi Rendah
Skor
(6-10) (1-5) (6-10) (1-5) (6-10) (1-5)
1 Artikel berasal dari journal terindek dalam kurun waktu 3
tahun tarakhir.
2 Artikel berkaitan dengan tema dampak polusi industri
3 Jumlah artikel sekurang-kurangnya membahas dampak
polusi industri pada manusia dan lingkungan

4 Ketepatan meringkas isi bagian-bagian penting dari abstrak


artikel
5 Ketepatan meringkas konsep pemikiran penting dalam
artikel
6 Ketepatan meringkas metodologi yang digunakan dalam
artikel
7 Ketepatan meringkas hasil penelitian dalam artikel
8 Ketepatan meringkas pembahasan hasil penelitian dalam
artikel
9 Ketepatan meringkas simpulan hasil penelitian dalam
artikel
10 Ketepatan memberikan komentar pada artikel journal yang
dipilih
Jumlah skor tiap ringkasan artikel

Rata-rata skor yang diperoleh


Kreteria Penilaian (Assessment Criteria)
Kreteria Penilaian (Assessment Criteria) adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau
tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang
telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten
dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif

3 macam kreteria penilaian (assessment criteria) yg dapat digunakan:


Standar ambang batas (threshold standards): deskripsi yang menggambarkan tingkat
kemampuan maksimum (ambang atas) yang dapat dicapai oleh mahasiswa sesuai dg
capaian pembelajaran nya.
Kreteria grading (grading criteria): deskripsi yang dapat membedakan tiap tingkatan
kemampuan yang dapat didemontrasikan oleh mahasiswa sesuai capaian
pembelajaran nya.
Kriteria umum (general criteria): Deskripsi yang menggambarkan tingkat kemampuan
mahasiswa secara umum yg dapat didemontrasikan, contoh sangat baik, baik, cukup,
kurang, sangat kurang.
Rubrik Skala Persepsi
SKOR PENILAIAN
INDIKATOR Sangat kurang (E) Kurang (D) Cukup (C) Baik (B) Sangat baik (A)
=< 40 41 – 55 56 - 60 61 - 80 >=81
1 Ketepatan sistematika
proposal;
2 Ketapatan & konsistensi
tata tulis proposal;
3 Kemutakhiran rujukan;
4 Kerapian sajian proposal;
5 Efektifitas presentasi;
6 Penguasaan materi
proposal;
7 Kompleksitas berfikir;
Nilai Total
RENCANA PENILAIAN Asesmen
Perancangan Penilaian
Bentuk-bentuk Penilaian Pembelajaran Mahasiswa
NO BENTUK KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF
Tes Ujian Tulis (UTUL)  Kemampuan hardskill
1 Tes seleksi (tes masuk) 
2 Tes awal (Quis, UTS) 
3 Tes akhir (UAS) 
4 Tes diagnostik 
5 Tes formatif 
6 Tes sumatif 
Non Tes  Kemampuan Softskill & Hardskill
7 Pengamatan (observation)   

8 Wawancara (interview)   

9 Angket (Questionnaire) 
10 Pemeriksaan dokumen (documentary   
analysis)
Bentuk-bentuk Penilaian Pembelajaran Mahasiswa

NO BENTUK KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF


Alternative Assesment  Kompetensi Softskill & Hardskill
11 Makalah & Presentasi   

12 Performance   

13 Progress report   

14 Participations   

15 Proposal writing   

16 Project   

17 Exhibition   

18 Book Review   

19 Role simulation   
Contoh lembar soal ujian tulis MK-Metode Penelitian S1
LOGO Nama Perguruan Tinggi, Fakultas, Program Studi
RENCANA TUGAS RT
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
FAKULTAS …………………
LOGO JURUSAN …………………….
Nama Perguruan Tinggi, Fakultas, Program Studi
RENCANA TUGAS MAHASISWA
MATA KULIAH
KODE sks SEMESTER
DOSEN PENGAMPU
BENTUK TUGAS
Tuliskan bentuk tugas, misalnya tugas review dan presentasi, tugas lapangan, tugas simulasi, dll.
JUDUL TUGAS
Tuliskan judul tugas yang relevan jiak ada.
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH
Tuliskan SUB-CP-MK yang mendasari tugas yang akan dikerjakan oleh mahasiswa
DISKRIPSI TUGAS
Tuliaskan obyek garapan tugas, dan batas-batasan nya, relevansi dan manfaat tugas
METODE PENGERJAAN TUGAS
Jelakan tahapan pengerjaan tugas beserta batas-batasannya
BENTUK DAN FORMAT LUARAN
Jelaskan bentuk dan format luaran yang diharapkan sesuai dengan SUB-CP-MK yang telah ditetapkan
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN
Jelaskan indikator-indikator penilian sesuai dengan SUB-CP-MK yang dibebankan pada tugas tsb, kreteria penilaian beserta bobot prosentasi penilaian sesuai
indikatornya.
JADWAL PELAKSANAAN
Tuliskan jadwal pelaksanaan tugas, beserta aktivitas nya.
LAIN-LAIN
Tuliskan hal-hal yang dianggap penting yang masih terkait dengan pelaksanaan tugas.
DAFTAR RUJUKAN
Tuliskan rujukan yang digunakan dengan menggunakan standar penulisan rujukan APA
5. Rencana Tugas

LOGO Nama Perguruan Tinggi, Fakultas, Program Studi


Lanjutan……
Lanjutan……
Lanjutan……
Rujukan
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and
Assessing. New York: Longman.
AUN-QA. (2015). Guide to AUN-QA Assessment at Programme Level Version 3.0.
Bangkok: ASEAN University Network.
Branch , R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.
Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2014). The Systematic Design of Instruction (8 ed.).
New York: Pearson.
Gagne, R. M., Briggs, L. J., & Wager, W. W. (1992). Principles of Instructional Design (4
ed.). New York: Harcourt Brace College Publishers.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2009). Models of Teaching (8 ed.). New Jersey:
Pearson Education,Inc.
Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. (2015, Desember
28). Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Peraturan Menteri Riset,
Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44. Jakarta, DKI,
Indonesia: Kemenristekdikti.
Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi (2016), Direktorat Pembelajaran -
KemenristekDikti

Trimakasih