Você está na página 1de 12

BAB II

PEMBAHASAN

I. PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ANTROPOLOGI

Istilah antropologi berasal dari bahasa yunani, asal kata antropos


berarti manusia, dan logos berarti ilmu, secara harfiah antropologi berari
manusia. Para ahli antropoligi (antropolog) sering mengemukakakan
bahwa antropologi merupakan studi tentang umat manusia yang berusaha
menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan
perilakunya, dan untuk memeperoleh pengertian ataupun pemahaman
yang lengkap tentang keanekaragaman manusia
(Haviland,1999:7;koentjaraningrat,1987,:1-2)
Jadi antropologi merupakan ilmu yang berusaha mencapai
pengertian atau pemahaman tentang manusia dengan mempelajari
anekah warna bentuk fisik, masayarakat dan kebudayaan nya.
Sedangkan Secara harfia antropologi sendiri mempunyai arti sebagai ilmu
yang mempelajari tentang manusia dan kebudayaan nya.
Konsep dasar antropologi
Mencakup lima pokok kajian yaitu:
Sejarah terjadi dan perkembanagan manusia sebagai mahluk biologis
Sejarah terjadinya anekeh warna manusia berdasar ciri ciri tubuh
Persebaran dan terjadinya keseragaman bahasa yang di ucapkan manusia
Perkembangan persebaran dan terjadinya aneka warna kebudayaan
manusia
Masalah keragaman budaya suku suku bangsa seluruh dunia dewasa itu
A. MACAM MACAM ANTROPOLOGI SOSIAL
Antropologi juga di bagi menjadi beberapa macam secara khusus
adalah antropologi fisik serta antropologi budaya. Cabang antropologi ada
beberapa macam antropologi ini pun masi di bagi ke dalam beberapa sub
bidang seperti berikut :
Antropologi fisik
Antropologi fisik mempelajari manusia sebagai organisme biologis
yang melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan
menyelidiki variasi biologisnya dalam berbagi jenis ( spesies)
Melalui aktivitas analisis yang mendalam terhadap fosil fosil dan
pengamatan pada primata primata yang pernah hidup, para ahli
antropologi fisik berusah melacak nenek moyang jenis manusia untuk
mengetahui bagaimana, kapan, dan mengapa kita menjadi mahluk seperti
sekarang ini (Hviland 1999;13)
1. Antropologi fisik
Antropologi fisik juga di bagi menjadi beberapa sub bagian seperti
berikut :
a. Paleontologi
Paleontologi merupakan kata yang berasal dari bahasa
Yunani, paleon, ontos, serta logos. Gabungan kata inilah
yang kemudian di artikan jadi ilmu yang mempelajari
tentang kehidupan pada masa lalu. Paleontologi sendiri
adalah keilmuan yang mempelajari asal usul dan juga
perkembangan manusia biologis.
b. Somatologi
Somatologi merupakan salah satu bagian dari antropologi
fisik yang membahas mengenai jenis ras manusia
berdasarkan ciri ciri fisik. Ciri fisik manusia seperti fenotip
dan genotip akan dipelajari dalam ilmu somatologi.

2. Antropologi budaya
memfokuskan perhatiannya pada kebudayaan manusia ataupun
cara hidupnya dalam masyarakat menurut Haviland ( 1999: 12 )
antropologi budaya juga merupakan studi tentang praktek praktek
sosial, bentuk bentuk ekspresif, dan penggunaan bahasa, dimana
makna diciptakan dan diuji sebelum digunakan oleh masyarakat
manusia ( burke, 2000: 193). Somatologi juga membahas lebih
lanjut mengenai sejarah terjadinya keanekan warna manusia
berdasarkan ciri ciri tubuhnya. Antropologi Budaya Pada awal abad
ke-20 franz boas (1940). Mengajukan tinjauan kritisnya terhadap
asumsi saumsi antropologi evalosioner serta implikasinya yang
cenderung bersifat rasial dalam hal itu, boas menyoroti
keberpihakan pada komperasi dan generalisasi amptropollogi
tardisi hal yang di nilainya kurang tepat. Ia mengembangkan alitan
baru yang sering di sebut antropologi boas dalam hal ini ,boas
merumuskan konsep kebudayaan yang bersifat relative plural, dan
holistick kajian antropologi budaya lebih menekan pada empat
aspek yang tersusun atas.
a. pertimbangan politik,di mana para antropologi budaya sering
terjebak dalam kepentingan kepentingan politik dan
membiarkan dalam penulisan nya masih terpaku metode
metode lama yang sudah terbukti kurang layak untuk menyusun
sebuah karya ilmiah, seperti yang di keluhhkan said dalam
orientalism (1970)
b. menyangkut hubungan kebudayaan dengan kekuasaan . jika
pada awalnya bertumpuk pada asumsi kepatuhan dan
penguasaan masing masing anggota masayarakat terhadap
kebudayaan nya, sedangkan pada masa kini dengan
munculnyan karya bourdieu (1977) dan foucault(1977,1978)
kian menekan penggunaan iskursus budaya yang melayani
kalangan tertentu di masyarakat .
c. menyangkut bahasa dalam antropologi budaya , di mana terjadi
pergeseran makna kebudayaan dari homogenitas ke
heterogenitas yang menekan peran bahasa sebagai sistem
formal abstraksi abstraksi kategori budaya.
d. preferensi dan pemikiran individual di mana terjadi hubungun
antara jati diri dan emosi, sebab antara kepribadian dan
kebudayaan memiliki keterkaitan yang erat
cabang antopologi budaya ini di bagi menjadi tiga bagian yaitu
arkeologi, antropologi, linguistick, dan etnologi.
a. Arkeologi adalah antropologi kebudayaan yang mempelajari
tentang benda benda peninggalan lama dengan maksud untuk
menggambarkan serta menerangkan perilaku manusia karena
dalam peninggalan peninggalan lama itulah terpantul ekspresi
kebudayaan nya
b. Antropologi lingustic Ernets cassirer (1951 :32) mengatakan
bahwa manusia adalah mahluk yang paling mahir dalam
menggunakan simbol simbol sehingga manusia di sebut homo
symbolicum. karena itulah manusia dapat berbahasa, berbicara
dan melakukan melakukan gerkan lainnya yang juga banyak di
lakukan oleh mahluk lain yang serupa dengan manusia akan
tetapi hanya manusia yang dapat mengembangkan sistem
komunikasi labing atau simbol yang begitu kompleks karena
memang manusia memiliki kemampuan bernalar.
c. Etnologi Pedekatan etnologi adalah etnografi lebih
memusatkan perhatian nya pada kebudayaan jaman sekarang
terpusat pada perilaku manusia sehingga yang dapat di
saksikan langsung, di alami serta di diskusikan dengan
pendukung kebudayaan nya.etnologi ini mirip dengan arkeologi
bedanya dalam etnologi tentang kekinian yang di alami dalam
kehidupan sekarang. Sedangkan arkeologi tentang kelampaun
yang sangat klasik oleh karena itu, benar ungkapan kluckhon
(1965) yang mengatakan bahwa ahli etnografi adalah ahli
arkeologi yang mengamati arkeologi nya hidup hidup .
3. Antropologi pisikologi
Bidang ini merupakan wilayah antropologi yang mengkaji tentang
hubungan nya antara individu dengan makna dan nilai dengan
kebiasaan sosial dari sistem budaya yang ada (white, 2000;856) .
adapun ruang lingkup antropologi fisikologi tersebut sangat luas
dan menggunakan berbagai pendekatan pada masalah
kemunculan interaksi antara pemikiran, nilai, dan kebiasaan sosial
kajian ini di bentuk secara kusus oleh percakapan interdisipliner
antara antropologi dan lingkup lain dalam ilmu ilmu sosial serta
humaniora (schwartz, 1992) sedang kan fokus kajian bidang ini
terpusat pada individu dalam masyarakat makin mendekatkan
hubungan dengan fisikologi dan pisikiatri di bandingkan denaga
mainstream antropologi. Namun, secara histori bidang antropologi
fisikologi tersebut lebih dekat pada pisikoanalisis dari pada
pisikologi eksperimental.
4. Antropologi spesialisasi
Sama seperti beberapa antropologi, spesialispun di bagi atas tiga
sub bidang antropologi kesehatan
a. antropologi kesehatan
yaitu keilmuan mengenai pengaruh terhadap unsur unsur
dalam budaya yang terjadi terhadap penghayatan masyarakat
tentang penyakit serta kesehatan.
b. antropologi ekonomi
antropologi ekonomi yaitu tentang antropologi yang
mempelajari mengenai gejala ekonomi didalam kehidupan
masyarakat. Tentunya dengan mengamati gaya hidup manusia
serta sistem mengenai pencarian makanan yang subtantiv.
c. antropologi perkotaan
antropologi perkotaan yaitu kajian mengenai pendekatan
antropologi buat membahas tentang masalah perkotaan.
Masalah perkotaan sering kali timbul serta berkembang menjadi
ciri khas dari kota tersebut.
d. antropologi kependudukan
antropologi kependudukan merupakan kajian yang
mempelajari bagaimana cara mengatasi masalah
kependudukan.
Beberapa masalah yang menghambat berjalannya program
kependudukan seperti latar belakang serta kondisi sosial dalam
budaya masyarakat.
e. antropoplogi pendidikan
antropologi pendidikan merupakan pengkajian yang bermanfaat
buat mengasah kemampuan kognitif, psikomotorik serta afektiv
didalam menganalisa, mengsintesa serta mengefaluasi tentang
topik di sekitar antropologi.
f. antropologi hukum
antropologi hukum merupakan kajian yang berkaitan dengan
norma sosial seperti halnya hukum. Jika terjadi sebuah
pelanggaran maupun tindakan yang bertentangan terhadap
norma sosial ini akan membuat pelanggaran diberikan sanksi.
g. antropologi sosial
antropologi sosial merupakan studi tentang ilmu antropologi
guna mempelajari kebudayan masyarakat pada suatu etnis.ilmu
ini juga mempelajari mengenai manusia dari sisi
keberagamannya serta fisik seperti perilaku, tradisi, dan juga
niali nilai budaya. Sehingga bisa dikatakan jika pengertian
antropologi sosial merupakan kajian mengenai apasaja
peristiwa di dalam kehidupan manusia.
h. antropologi forensik
antropologi forensik adalah kajian dari antropologi terapan
dengan menggabungkan ilmu antropologi fisik atau biologi
dengan ilmu osteologi serrta ondotologi. Kedua ilmu inilah yang
kemudian mempelajari mengenai kondisi tulang serta gigi.
Antropologi forensik juga sering kali berkaitan dengan
penggunaan osteologi serta ondontologi untuk mengidentifikasi
mayat.
i. antropologi pembangunan
antropologi pembangunan merupakan kajian bagian dari
kebudayaan. Pembangunan sendiri biasanya menandai
eksitensi beberapa pola tingkah laku manusia. Sedangkan
proses interaksi sosial dalam kebudayaan merupakan sebuah
pedoman untuk mendasari manusia saat bertindak. Sehinga
berdasarkan presfektif antropologi pembangunan sering kali
dinilai mempunyai tujuan buat membangun masyarakat dan
juga peradaban manusia
j. antropologi terapan
antropologi terapan adalah kajian mengenai tempat
keterampilan. Pengetahuan serta sudut pandang terhadap ilmu
antropologi. Antropologi terapan sering kali dipakai buat
mencari solusi terhadap masalah masalah praktis tentang
kemanusiaan. Dan juga memfasilitas mengenai pembanguna
manusia. Antropologi terapan sering juga berkaitan terhadap
masalah nyata serta berbagai kebutuhan di dalam kelompok
sosial pada masa kini. Misalkan seperti mengenai
pengangguran, lalu komflik kelompok etnis, bencana alam,
ethnic cleancing serta sebagainya. Antropologi terapan sering
kali diketahui, dipelajari, serta di aplikasikan buat mengsituasi
kajian.
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena anugerah-Nya kami


selaku kelompok II dapat menyelesaikan makalah tentang “ Macam –
Macam Antropologi Sosial “ ini. Kami sangat berharap makalah ini dapat
berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita
mengenai Macam – Macam Antropologi Sosial dan sebagai calon perawat
kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari – hari

Kami juga menyadari sepenuhnya di dalam makalah ini terhadap


kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu, kami berharap
adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami
buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang
sempurna tanpa saran yang membangun.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini dapat


bermanfaat bagi kami sendiri maupun yang membacanya dan jangan lupa
ajukan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kedepannya bisa
diperbaiki.

Masohi, Februari 2018

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Atropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari
tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau
muncul berawal dari keterkaitan orang – orang eropa yang melihat ciri –
ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang di kenal di
eropa. Antropologi lebuh memusatkan pada penduduk yang merupakan
masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal
di daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada
sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan
sosialnya.
Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani, Antropos dan
Logos, Antropos berarti manusia dan Logos berarti pikiran atau ilmu.
Secara sederhana, pengertian antropologi adalah ilmu yang mempelajari
manusia. Menurut william A Haviland, ahli antropologi asal Amerika
Serikat, antropologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari
keanekaragaman manusia dan kebudayaan.
Dengan mempelajari antropologi diharapkan dapat menghasilkan
manusia yang kritis dan menghargai keanekaragaman dinamika kehidupan
sosial budaya dalam konteks lokal, nasional, dan global. Selain itu agar
mahasiswa mampu menganalisis realitas keanekaragaman dan dinamika
kehidupan sosial budaya sehingga dengan mempelajari antropologi dapat
mengurangi permusuhan antar kelompok baik itu kelompok suku, ras,
agama, ataupun antar negara. Dengan begitu dunia akan menjadi tenang
damai tanpa permusuhan.

B. Tujuan Penulisan

1. Tujuan Umum

Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Antropologi


Kesehatan
2. Tujuan Khusus
a. Untuk mengetahui defenisi Antropologi
b. Untuk mendiskripsikan Macam-macam Antropologi Sosial

C. Rumusan masalah
a. Apa itu pengertian antropologi
b. Apa saja macam-macam antropologi sosial.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Antropologi berasal dari bahasa Yunani, asal kata dari Antropos
berarti manusia dan Logos berarti ilmu. Dengan demikian, secara harfiah
antropologi adalah ilmu kemanusiaan. Para ahli antropologi sering
mengemukakan bahwa antropologi merupakan studi tentang umat
manusia yang berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang
manusia dan perilakunya. Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari
tentang kemanusiaan baik dalam bentuk fisik, kemanusiaan ,dan
kebudayaan.
Adapun macam-macam antropologi adalah antropologi fisik,
antropologi budaya, antropologi sosial,antropologi medis,antropologi
psikologi

B. Saran
Kepada para pendidik di harapkan dapat menjelaskan materi
antropologi dengan baik kepada mahasiswa agar menciptakan mahasiswa
yang dapat memahami antropologi secara menyeluru
Bagi mahasiswa di harapkan dapat memahami antropologi
sehingga dapat menelaah keanekaragam budaya setiap manusia di
berbagai belahan bumi yang akhirnya dapat menciptakan rasa toleransi
yang tinggi.
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.......................................................................................
DAFTAR ISI...................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG........................................................................
B. TUJUAN PENULISAN...................................................................
C. RUMUSAN MASALAH..................................................................

BAB II PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN ANTROPOLOGI...................................................
B. MACAM MACAM ANTROPOLOGI
SOSIAL................................................
BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN................................................................................
B. SARAN...........................................................................................

DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA

Haviland,W.A. Antropologi jilid I,Erlangga, Jakarta: 1993


Ihromi, T.O, Pokok pokok Antropologi Budaya, Gramedia, Jakarta:1994
Achmad Fedyani Saifuddin,P.(2006). Antropologi Kontemporer. Jakarta:
kencana
Konsep_Dasar_Antropologi.pdf